Anda di halaman 1dari 7

BAB II SUSUNAN SARAF PUSAT

A. PENGERTIAN Sistem saraf manusia adalah suatu jalinan jaringan saraf yang kompleks, sangat khusus dan saling berhubungan satu dengan yang lain. Sistem saraf mengkoordinasi, menafsirkan dan mengontrol interaksi antara individu dengan lingkungan sekitarnya. Sistem tubuh yang penting ini juga mengatur kebanyakan aktivitas sistem-sistem tubuh lainnya. Karena pengaturan saraf tersebut maka terjalin komunikasi antara berbagai sistem tubuh hingga menyebabkan tubuh berfungsi sebagai unit yang dinamis. Dalam sistem inilah berasal segala fenomena kesadaran, pikiran, ingatan, bahasa, sensasi dan gerakan. Jadi kemampuan untuk dapat memahami, belajar dan memberi respon terhadap suatu rangsangan merupakan hasil kerja integrasi dari sistem saraf yang puncaknya dalam bentuk kepribadian dan tingkah laku individu. Sistem saraf pusat terdiri atas dua bagian: otak dan spinal cord (susunan saraf tulang belakang atau biasa disebut sumsum tulang belakang). Otak adalah bagian CNS yang berlokasi di tengkorak dan sumsum tulang belakang adalah bagian yang berlokasi di tulang belakang

B. Susunan saraf pusat Saraf pusat terdiri dari 2 bagian besar yaitu: 1. Otak Otak merupakan bagian penting dari kerangka manusia, a. Fungsi dari otak adalah : 1) Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. 2) Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. 3) Otak terbentuk dari dua jenis sel : glia dan neuron. Glia berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron, sedangkan neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di kenal sebagai potensial aksi. 4) Mereka berkomunikasi dengan neuron yang lain dan keseluruh tubuh dengan mengirimkan berbagai macam bahan kimia yang disebut neurotransmitter . Neurotransmitter ini dikirimkan pada celah yang di kenal sebagi sinapsis. b. Bagian-bagian pada otak Bagian-bagian yang ada pada otak itu adalah: 1) Otak depan otak depan ini terdiri dari a) Telencephalon : terdiri dari korteks, serebri (pusat rasional) dan ganglia. b) Diencephalon: terdiri dari talamus dan hipotalamus. 2) Otak tengah terdiri dari mesencephalon: tektum dan tegmentum. 3) Otak belakang otak belakang terdiri dari a) Metechephalon: serebellum dan pons atau batang otak Serebellum biasa disebut dengan otak kecil. Jika terjadi kerusakan pada serebellum ini memyebabkan gangguan gerakan berdiri, berjalan, dan gerakan-gerakan terkoordinasi. Sedangkan funfsi dari serebeluum ini adalah menerima info dari visual, auditory, vertibular dan

somatosensoris.

Pons merupakan tonjolan besar pada batang otak antara mesencephalon dan medulla oblongata. Di dalam pons terkandunfg bagian dari retikularis dan beberapa inti yang penting dalam mengatur tidur dan terjaga.

b) Myelencephalon: medulla oblongata merupakan bagian tercaudal dari batang otak. Medulla oblongata mengandung bagian dari formation retikularis dan inti yang mengatur fungsi vital seperti system kardiovaskular, pernafasan dan tonus otot rangka. 4) Pelindung otak / sumsum tulang Di dalam struktur otak terdapat pelindung otak yang terdiri dari: a) Cranium/ tulang vertebra. Merupakan tulang pembentuk kepala yang disusun atas tulang-tulang (ossa craniales) dengan ketebalan bervariasi, bentuk tidak teratur & rumit. b) Meningea/ selaput otak: - durameter terdiri dari luar yang melapisi tengkorak dan bagian dalam yang membentuk falk serebri, falk serebelli, dan tentorium. Juga membentuk sinus sagitalis/longitudinalis superior dan inferior. Bagian lainnya arakhnoid dan piamater. c) Liquor cerebrospinal Berada pada rongga-rongga otak (ventrikel) di dalam ruang subarachnoid, diproduksi oleh plexus khoroid, di dalam sumsum tulang berada di kanalis sentralis & ruang subarachnoid, sifat : bening, alkali, tekanan 60 140 mm air, fungsi : buffer, bantalan fisik, nutrisi jaringan syaraf, dan pemeriksaan dengan punksi Lumbal (VL 1-2) dan punksi fontanel.

Bagian-bagian utama pada otak adalah a. Lobus Frontalis : Di sini terletak pusat pengatur gerakan di bawah sadar dari otototot rangka pada sisi tubuh berlawanan, dan impuls saraf berjalan sepanjang akson sel saraf dalam traktus (jaras) kortikobulbaris dan kortikospinalis menuju nuklei nervus serebrospinalis. Lesi iritatif pada daerah tersebut dapat menyebabkan kejang, yang dimulai dengan kejang fokal dan kemudian meluas meliputi kelompok otot besar, gangguan kesadaran dan kelemahan atau paralisis konvulsi. Lesi destruktif pada daerah tersebut akan menghasilkan paresis kontralateral pada otot yang sesuai. b. Lobus Parietalis : Pada girus post sentralis terletak korteks proyeksi sensorik primer untuk penerimaan sensasi umum yang berasal dari radiatio thalamika dan membawa sensibilitas dari kulit, otot, sendi serta tendo pada sisi tubuh berlawanan. c. Lobus Occipitalis : Pada lobus ini terletak korteks reseptif visual (penglihatan) d. Lobus Temporalis : Pada gyrus temporalis transversus terletak pusat penerimaan rangsang pendengaran e. Insula : Insula ini terbenam di dalam fissura lateralis serebri dan dapat diperlihatkan dengan memisahkan tepi fissura sebelah atas bawah. f. Rhinencephalon : Mencakup bagian-bagian yang berhubungan dengan persepsi olfaktorius (penciuman/ penghidu) 2. Medulla Spinalis Medulla Spinalis merupakan bagian dari Susunan Syaraf Pusat. Terbentang dari foramen magnum sampai dengan L1 (lumbal 1). Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih, sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung

(asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. a. Susunan medulla spinalis terdapat 31 pasang syaraf spinal: 1) 8 pasang saraf servikal 2) 12 pasang saraf torakal 3) 5 pasang saraf lumbal 4) 5 pasang saraf sacral 5) 1 pasang saraf koksigeal

b. Struktur Terdapat substansi abu abu ( substansia grisea ) dan substansi putih ( substansia alba ). Substansi Abu-abu membentuk seperti kupu-kupu dikelilingi bagian luarnya oleh substansi putih. Keluar dari medula spinalis merupakan akar ventral dan dorsal dari syaraf spinal. Substansi abu-abu mengandung badan sel dan dendrit dan neuron efferen, akson tak bermyelin, syaraf sensoris dan motoris dan akson terminal dari neuron. Substansi abu-abu membentuk seperti huruf H dan terdiri dari tiga bagian yaitu: anterior, posterior dan Comissura abu-abu. Bagian Posterior sebagai input / afferent, anterior

sebagai Output / efferent, comissura abu abu untuk refleks silang dan substansi putih merupakan kumpulan serat syaraf bermyelin. c. Peranan medulla spinalis Peran medulla spinalis: 1) Pusat prosesing data 2) Jalur sensoris 3) Sistem piramidal dan ekstrapiramidal

Daftar Pustaka http://sarafsehatsetiawan.blogspot.com/ http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_saraf_pusat http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_saraf_pusat