Anda di halaman 1dari 37

KEDARURATAN MEDIK NON TRAUMA DI KEDOKTERAN GIGI

Oleh: Drg. Budi Sumarsetyo, Sp.BM

KULIAH BLOK (KURATIF) GSG FKG UNIVERSITAS JEMBER Jember, 24 September 2010

PERSIAPAN DALAM PRAKTEK DOKTER GIGI :

WASPADA TERHADAP PENYAKIT/KELAINAN SISTEMIK : EMERGENCY KID

PENANGANAN PADA PENDERITA DENGAN PENYAKIT SISTEMIK ATAU KELAINAN KONGENITAL : PREVENTIF: - MENGETAHUI PENYAKIT/KELAINAN SISTEMIK PRA TINDAKAN - KONSULT PADA BIDANG ILMU TERKAIT. PENDERITA DG PENYAKIT SISTEMIK TEREGULASI: - PASTIKAN ADA RUJUKAN TERTULIS - PASTIKAN PENDERITA MEMATUHI PETUNJUK DOKTER YANG MERAWAT (MINUM OBAT, DIIT, DLL) - BILA RAGU : RAWAT BARENG DI RUMAH SAKIT

BAGAIMANA BILA TERJADI KEADAAN DARURAT DALAM PRAKTEK DOKTER GIGI?


1. KEHILANGAN KESADARAN 2. NYERI DADA 3. SYOK 4. PERNAFASAN

1. KEHILANGAN KESADARAN
a. PINGSAN - KECEMASAN - ARITMIA JANTUNG - HIPERTENSI - ANEMIA b. EPILEPSI c. KOMA DIABETIKUM - HIPOGLIKEMI - HIPERGLIKEMI d. STROKE

2. NYERI DADA (CHEST PAIN)


a. ISKEMIA dan INFARK MIOKARDIAL b. HIATUS HERNIA c. TRAKEITIS

3. SYOK
a. SYOK ANAFILAKSIS b. INSIFISIENSI ADRENOKORTIKAL

4. PERNAFASAN
a. HIPERVENTILASI dan TETANUS b. SERANGAN ASMA

PERLENGKAPAN DARURAT DI PRAKTEK DOKTER GIGI


1. OKSIGEN - TABUNG OKSIGEN DG KATUP PENGATUR REDUKSI - AMBUBAG (KANTUNG PERNAFASAN) - OROPHARYNGEAL TUBE (MAYO TUBE/BROOKE) 2. OBAT-OBATAN DARURAT: - VIAL INJEKSI ADRENALIN TARTRAT BP (ADRENALIN 1:1000) - INJEKSI HIDROKORTISON (100 MG) - INJEKSI KLORPENIRAMIN MALEAT (PIRITON) 10 MG - AMPUL AQUABIDES (UNTUK INJEKSI) - 50 ML INJEKSI GLUKOSA KUAT BP 50% W/V - GLUKAGON HIDROKLORIT 1 MG - VIAL DIAZEPAM BP 10 MG - SPUIT DISPOSIBLE STERIL (20 CC dan 2 CC)

PENANGANAN PENDERITA TIDAK SADAR SAAT PERAWATAN:


SEGERA SETELAH TERJADI: 1. BARINGKAN PENDERITA DALAM POSISI TERLENTANG, KEPALA LEBIH RENDAH DARI KAKI SAMPAI DIAGNOSA DITEGAKKAN: DI LANTAI, atau DI DENTAL CHAIR 2. JAGA JALAN NAFAS DENGAN: TUBE BROOKE, atau LURUSKAN LEHER DAN MEMAJUKAN MANDIBULA KE DEPAN 3. PERIKSA DENYUT NADI ARTERI KAROTIS EKSTERNA 4. AMATI TANDA-TANDA PERNAFASAN SPONTAN 5. CATAT WAKTU 6. 90 DETIK SETELAH KESADARAN HILANG, BILA: A. NAFAS SPONTAN (-) DAN NADI TAK TERABA, PIJAT JANTUNG, DAN KIRIM KE RUMAH SAKIT B. NAFAS SPONTAN (+) DAN DENYUT NADI (+), SEGERA TEGAKKAN DIAGNOSA

PENANGANAN HENTI KARDIORESPIRASI


TEGAKKAN DIAGNOSA, PERIKSA DENYUT KAROTID DAN PERHATIKAN PERNAFASAN MINTA TOLONG TENAGA MEDIS/PARAMEDIS SEBANYAK MUNGKIN POSISI PENDERITA BERBARING, KAKI LEBIH TINGGI TEKAN DADANYA DG KERAS PADA BAGIAN BAWAH STERNUM CATAT WAKTU PASANG MAYO TUBE ATAU RAHANG BAWAH DITEKAN KEDEPAN, KEPALA FLEKSI RESUSITASI JANTUNG: - LETAKKAN KEDUA TANGAN, SATU DI ATAS YANG LAIN, PADA BAGIAN BAWAH STERNUM. - LENGAN DALAM KEADAAN LURUS, TEKAN DADA

KE ARAH BAWAH DENGAN MENUMPUKAN SELURUH BERAT BADAN, DENGAN GERAKAN YANG HALUS LAKUKAN GERAKAN TERSEBUT KIRA-2 SATU KALI DETIK BERIKAN UDARA MELALUI MULUT KE MULUT, ATAU MELALUI AMBUBAG 15X/MENIT PERIKSA DENYUT NADI SECARA BERKALA PERIKSA DIAMETER PUPIL MATA SECARA BERKALA (BILA DILATASI PROGRESIF PROGNOSA BURUK)

I. a. PINGSAN
- OLEH KARENA KECEMASAN HIPOKSIA SEREBRAL, SERING DIIKUTI KEJANG-KEJANG - OLEH KARENA PENYAKIT SISTEMIK: 1. ARITMIA JANTUNG - DENYUT NADI TAK TERKONTROL (< 50X/MENIT SAAT SERANGAN) - 3 BULAN SEBELUMNYA ADA RIWAYAT INFARK MIOKARDIAL 2. HIPERTENSI DENGAN KONSUMSI OBAT-OBATAN PEMBLOKIR GANGLION 3. PENYAKIT ANEMIA

PENATALAKSANAAN :
PINGSAN DAPAT SEGERA PULIH DALAM BEBERAPA SAAT, APABILA DISEBABKAN: - KECEMASAN; PERAWATAN DAPAT DITERUSKAN - PENYAKIT SISTEMIK; HENTIKAN TINDAKAN

I.b. SERANGAN EPILEPSI


1. PETIT MAL EPILEPSI
- HILANG KESADARAN SINGKAT - KEJANG (-) - KEHILANGAN KONTROL TIDAK NYATA - KEHILANGAN KESEIMBANGAN (-) - EKSPRESI KOSONG: BEBERAPA SAAT

PENATALAKSANAAN:
PERAWATAN GIGI DAPAT DILANJUTKAN

2. GRAND MAL EPILEPSI - KEHILANGAN KESADADARAN DAPAT


BERLANGSUNG > 10 MENIT - KEJANG (+) - KEHILANGAN KOORDINASI (+)

PENATALAKSANAAN:
SETELAH PENDERITA SADAR: BILA SERANGAN < 10 MENIT, PERAWATAN GIGI DIPERSINGKAT BILA SERANGAN > 30 MENIT (STATUS EPILEPTIKUS), BISA TERJADI HIPOKSIA & HIPERTERMI KERUSAKAN OTAK INJ. DIAZEPAM ATAU MIDAZOLAM 10 MG (IV) SECARA PERLAHAN

PENCEGAHAN SERANGAN EPILEPSI


PASTIKAN PENDERITA TERKONTROL DENGAN BAIK (DALAM PERAWATAN DOKTER) PERAWATAN GIGI DILAKUKAN 90 MENIT SETELAH MAKAN UNTUK PENDERITA YANG NERVOUS, BERIKAN OBAT PENENANG SEBELUM TINDAKAN

I.c. KOMA DIABETIK HIPOGLIKEMIA DIABETIK


DM DENGAN KONSUMSI INSULIN atau TABLET
SULPHONYL UREA) RESIKO HIPIGLIKEMI TIMBUL MENDADAK DI PRAKTEK DOKTER GIGI TANDA-TANDA KLINIS: - MERASA LAPAR - MUDAH MARAH - MENYADARI RESIKO BILA TERLAMBAT MAKAN - MUDAH GELISAH, IRASIONAL/DISORIENTASI - BILA DIIKUTI PINGSAN : TAKIKARDI, PUPIL MATA MELEBAR DAN KULIT LEMBAB

PENATALAKSANAAN HIPOGLIKEMI:
PENDERITA SADAR: MINUM AIR GULA PENDERITA DG KEHILANGAN KESADARAN YG CEPAT; INJEKSI GLUKAGON 1 mg (IM), (TANPA RESIKO) SEGERA SETELAH PEMBERIAN GLUKAGON KIRIM KE RUMAH SAKIT

HIPERGLIKEMI DIABETIK
DIABETER MELITUS PRA KOMA KOMA (LAMBAT) BUKAN KEADAAN DARURAT DI PRAKTEK DOKTER GIGI INFEKSI DIKONTROL DENGAN BAIK (INFEKSI MENGGANGGU KADAR GULA DARAH, DAN SEBALIKNYA : KADAR GULA DARAH TINGGI RAWAN INFEKSI)

I.d. CEDERA CEREBROVASKULER (STROKE)


JARANG PENYEBAB: - PERDARAHAN - TROMBOSIS - EMBOLI

TANDA-TANDA STROKE:
KEHILANGAN KESADARAN YANG DALAM

REFLEK MATA TIDAK ADA GERAKAN MATA (-) (BILA ADA MEMUTAR TIDAK WAJAR) PIPIL DILATASI UNILATERAL RUJUK SEGERA !!! PERNAFASAN NORMAL
EKSTREMITAS: LEMAH (PADA TAHAP AWAL)

= PENANGANAN PENDERITA TK SADAR OKSIGENASI SEGERA RUJUK KE RUMAH SAKIT

PENATALAKSANAAN STROKE

II. NYERI DADA


1. ISKEMIA ANGINA NYERI DADA, YG SEGERA BERHENTI DENGAN SENDIRINYA. INFARK MIOKARDIAL; - NYERI DADA MENDADAK, PARAH DAN MENEKAN. SERING MELUAS KELENGAN KIRI, LEHER DAN MANDIBULA - DENYUT NADI MELAMBAT DAN RITME TAK BERATURAN (EKTOPIK) BILA DISERTAI ARITMI PENANGANAN SEGERA

- MUNGKIN DISERTAI HIPOTENSI (ATAU NORMAL, BILA PENDERITA HIPERTENSI) - MERASA LEMAH DAN PUSING, BERDEBAR-2 (PADA ORANG TUA: BISA MERUPAKAN SATU SATUNYA GEJALA).

PENATALAKSANAAN INFARK MIOKARDIAL:


TABLET GLISERYL TRINITRAT 300 MIKROGRAM SECARA SUBLINGUAL BILA TIDAK SEGERA REDA: - BARINGKAN TERLENTANG - SIAPKAN RUJUK KE RUMAH SAKIT - JANGAN DIBERIKAN MAKAN ATAU MINUM !!! - PADA BEBERAPA PENDERITA DAPAT DENGAN CEPAT MENGALAMI GAGAL JANTUNG EDEMA PARU TANDA-2: GANGGUAN NAFAS DUDUK - SIAP-SIAP RESUSITASI

II.2. HIATUS HERNIA


TANDA-2: - NYERI DADA TENGAH DAN STERNUM (DAPAT MENYEBAR S/D DADA BAGIAN BAWAH - DAPAT MENGAKIBATKAN RASA TERBAKAR ATAU SAKIT S/D TENGGOROK - DAPAT TERJADI REFLUK GASTRIK KE DALAM MULUT - PENDERITA DAPAT PENJELASKAN RASA SAKITNYA DENGAN BAIK

PENANGANAN PENDERITA DENGAN HIATUS HERNIA


- PENDERITA DIDUDUKKAN - LONGGARKAN PAKAIAN (BAJU, IKAT PINGGANG, DAN LAIN - LAIN) - BERI MINUM TABLET ANTASIDA

II.3. TRAKEITIS
- NYERI DADA BAGIAN TENGAH (TETAPI SULIT DIDIAGNOSA), TERASA DI BELAKANG STERNUM YANG BERTAMBAH PARAH SEWAKTU BATUK - KEMUNGKINAN: PENDERITA ISPA & BATUK KERING

PENYEBAB HIATUS HERNIA:


EMBOLI PARU PNEUMOTHORAK ANEURISMA AKIBAT PEMBEDAHAN PERIKARDITIS

PENATALAKSANAAN TRAKEITIS
BARINGKAN DEMNGAN WAJAH DIBAWAH BILA MUNGKIN OKSIGENASI KIRIM KE RUMAH SAKIT POSISIKAN DUDUK BILA ADA TANDA-2 GAGAL JANTUNG

III.SYOK III.1. SYOK ANAFILAKTIK


- TERJADI SANGAT CEPAT SETELAH PEMBERIAN OBAT - PRA TINDAKAN: PERLU DITANYAKAN ADAKAH RIWAYAT ALERGI

TANDA-TANDA:
TAHAP AWAL: - GATAL-GATAL MENDADAK SELURUH TUBUH - URTIKARIA MENDADAK - MERAH DAN EDEMA MENDADAK SELURUH TUBUH - KECEMASAN AKUT

TAHAP LANJUT: - NAFAS BUNYI (MENGI/TERCEKIK) - RASA TERTEKAN PADA DADA & SESAK NAFAS - SAKIT PERUT, MUAL, MUNTAH - KELUMPUHAN/KOLAPS SIRKULASI - MENINGGAL !!!

PENATALAKSANAAN SYOK ANAFILAKTIK


BARINGKAN POSISI HORIZONTAL INJ. ADRENALIN 1: 1000 PERLAHAN-LAHAN (IM), 15 MENIT KEMUDIAN, INJ HIDROKORTISON SUKSINAT 200 mg (IV) (UNTUK MENEKAN RESPONS ALERGI BERIKUTNYA), 15 MENIT KEMUDIAN, INJ. KLORPENIRAMIN MALEAT (PIRITON) 10-20 mg (IM) OKSIGENASI KIRIM KE RUMAH SAKIT

REAKSI LAMBAT ALERGI:


DI RUMAH MEMBERIKAN TANDA-2 SEPERTI DI ATAS? STOP OBAT YANG DIMINUM KEADAAN BERTAMBAH BURUK? SEGERA DIBAWA KE RUMAH SAKIT !!!

III.2. INSUFISIENSI ADRENOKORTIKAL


HATI-2 DENGAN PENDERITA YANG MENDAPATKAN TERAPI STEROID JANGKA PANJANG (LEBIH DARI 1 TAHUN) DI TEMPAT PRAKTEK: HILANG KESADARAN, TETAPI LAMBAN DAPAT TERJADI HIPOTENSI DAPAT DISERTAI MUAL DAN MUNTAH TERDAPAT TANDA-TANDA DEHIDRASI KADANG-2 HANYA BERUPA PENING SEWAKTU BERDIRI DARI DUDUK

PENATALAKSANAAN INSUFISIENSI ADRENOKORTIKAL


BARINGKAN HORIZONTAL, KEPALA LEBIH RENDAH RENDAH DARI PELVIS DAN KAKI PERTAHANKAN JALAN NAFAS INJEKSI HIDROKORTISON SUKSINAT 200 mg (IV) SEGERA KIRIM KE RUMAH SAKIT JIKA MUNGKIN: INFUS RINGER LAKTAT

IV.PERNAFASAN IV.1. HIPERVENTILASI DAN TETANUS


KECEMASAN PANIK HIPOKALSEMIA KLINIS: - TAKUT, GELISAH - HIPERVENTILASI NYATA - JARI TANGAN GEMETAR, MENYEBAR KE KAKI & PARESTESI SEKITAR MULUT - SPASME DAERAH KARPOPEDAL (JARI-2 MENGUMPUL & KAKU) PENDERITA MERASA AKAN LUMPUH BERTAMBAH PANIK - KADANG-2 DISERTAI PINGSAN

PENATALAKSANAAN HIPERVENTILASI
DOKTER HARUS MENUNJUKKAN KETENANGAN PENDERITA DIMINTA MENIUP KERTAS ATAU KANTUNG PLASTIK BILA GAGAL: INJ. DIAZEPAM ATAU MIDAZOLAM 7-10 mg (IM) SETELAH TERATASI BERI PENJELASAN KEPADA PENDERITA APA YG TELAH TERJADI, & PERAWATAN DAPAT DITERUSKAN

IV.2. SERANGAN ASMA


CEMAS SERANGAN ASMA AKUT KLINIS: - DISPNOE PARAH, SUSAH BERNAFAS & BICARA - SESAK NAFAS MENGI - TAKIKARDI (>120X/MENIT) - SIANOSIS PENATALAKSANAAN: - GANDAKAN DOSIS INHALER YANG DIGUNAKAN PENDERITA - BILA GAGAL: INJ. HIDROKORTISON SUKSINAT 200 mg (IV) TAMBAHKAN PREDNISOLON ORAL (20mg) - OKSIGENASI - KIRIM KE RUMAH SAKIT