Anda di halaman 1dari 17

PERENCANAAN EVALUASI DAN PROGRAM KESEHATAN ANALISIS PERENCANAAN PROGRAM DI PUSKESMAS FATUMNASI NTT Disusun Oleh: KELOMPOK 2 KELAS

S B Nuri Hutami Linda Y Didik Pujianto Suahaeli Tri C Nur azizah Sulistiani Rafika R Yudhi Tri G Ifka Haning Saqib Labiqatin Hafis N W (09-090) (10-123) (11-030) (11-035) (11-045) (11-056) (11-070) (11-078) (11-104) (11-122) (11-154)

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS JEMBER 2013

HALAMAN JUDUL

PERENCANAAN EVALUASI DAN PROGRAM KESEHATAN ANALISIS PERENCANAAN PROGRAM DI PUSKESMAS FATUMNASI NTT Disusun Oleh: KELOMPOK 2 KELAS B Nuri Hutami Linda Y Didik Pujianto Suahaeli Tri C Nur azizah Sulistiani Rafika R Yudhi Tri G Ifka Haning Saqib Labiqatin Hafis N W (09-090) (10-123) (11-030) (11-035) (11-045) (11-056) (11-070) (11-078) (11-104) (11-122) (11-154)

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS JEMBER

2013 LEMBAR PENGESAHAN

PERENCANAAN EVALUASI DAN PROGRAM KESEHATAN ANALISIS PERENCANAAN PROGRAM DI PUSKESMAS FATUMNASI NTT Jember, 20 September 2013

Telah Disetujui Oleh :

Ketua Kelompok

Dosen Pembimbing

Yudhi Tri Gunawan NIM. 112110101078

Christyana Sandra, S.KM., M.Kes NIP. 198204162010122003

KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami mampu menyelesaikan penulisan makalah yang berjudul Analisis Perencanaan Program Di Puskesmas Fatumnasi NTT. Penulisan makalah ini dimaksudkan untuk memenuhi persyaratan akademik dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Perencanaan Evaluasi dan Program Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Dalam penulisan makalah ini kami banyak mendapatkan bantuan dan dukungan yang berarti dari berbagai pihak. Untuk itu dalam kesempatan ini kami ingin mengucapkan terima kasih kepada: 1. Nuryadi, S.KM., M.Kes ; Christyana Sandra, S.KM., M.Kes ; Yennike Tri H., S.KM., M.Kes selaku Dosen Mata Kuliah Perencanaan Evaluasi dan Program Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember yang telah memberikan bimbingan, arahan dan saran yang berguna bagi kami. 2. Serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu baik secara langsung maupun tidak langsung yang telah membantu kelancaran penulisan makalah ini. Kami menyadari bahwa makalah ini masih belum sempurna. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak demi kesempurnaan makalah ini. Kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat dan merupakan sumbangsih yang berharga bagi khasanah ilmu pengetahuan, terutama di bidang Kesehatan Masyarakat. Atas perhatian dan dukungannya, penulis menyampaikan terima kasih.

Jember, 20 September 2013

Penulis

DAFTAR ISI

BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Puskesmas dalah unit pelayanan kesehatan yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu wilayah kerja dan merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan pemerintah yang berfungsi memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Puskesmas berperan

menyelenggarakan upaya kesehatan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar memperoleh derajat kesehatan yang optimal. Dengan demikian Puskesmas berfungsi sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat, serta pusat pelayanan kesehatan strata pertama. Upaya kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas terdiri dari Upaya Kesehatan Wajib dan Upaya Kesehatan Pengembangan. Upaya Kesehatan Wajib merupakan upaya kesehatan yang dilaksanakan oleh seluruh Puskesmas di seluruh Indonesia. Upaya ini memberikan daya ungkit paling besar terhadap keberhasilan pembangunan kesehatan melalui pendekatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta merupakan kesepakatan global maupun nasional. Yang termasuk dalam Upaya Kesehatan Wajib adalah Promosi Kesehatan,Kesehatan Lingkunga, Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana, Perbaikan Gizi Masyarakat, Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular serta Pengobatan. Sedangkan Upaya Kesehatan Pengembangan adalah upaya kesehatan yang ditetapkan berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan di masyarakat setempat serta disesuaikan dengan kemampuan Puskesmas. Upaya Kesehatan Pengembangan antara lain Upaya Kesehatan Sekolah, Kesehatan Olah Raga, Perkesmas, Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut, Upaya Kesehatan Jiwa, Kesehatan Usia Lanjut, Pengobatan Tradisional. Dalam menyelenggarakan upaya kesehatan wajib dan upaya kesehatan pengembangan harus menerapkan azaz penyelenggaraan Puskesmas secara terpadu yaitu azaz pertanggung jawaban wilayah, pemberdayaan masyarakat, keterpaduan dan rujukan. Agar upaya kesehatan terselengara secara optimal, maka Puskesmas harus melaksanakan managemen dengan baik. Managemen Puskesmas adalah rangkaian

kegiatan yang dilaksanakan secara sistematis untuk menghasilkan luaran Puskesmas secara efektif dan efisien. Managemen Puskesmas tersebut terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian, serta pengawasan dan

pertanggungjawaban. Seluruh kegiatan di atas merupakan merupakan satu kesatuan yang saling terkait dan berkesinambungan. Dalam penyelenggaraan upaya kesehatan tersebut, maka Puskesmas Fatumnasi menyusun Rencana Startegi (Renstra) yang dimaksudkan sebagai dokumen dan kerangka acuan dalam melaksanakan operasionalisasi kegiatan di Puskesmas Fatumnasi guna pencapaian program, sasaran dan kegiatan, baik kegiatan rutin maupun kegiatan pelayanan kesehatan lima tahun ke depan (periode waktu 2011-2016).

1.2 Tujuan 1. Mengetahui kesesuain antara visi dan misi 2. Mengetahui antara rencana strategi dan misi 3. Mengetahui rencana program dan rencana strategi

BAB 2. PROFIL INSTITUSI


2.1 Gambaran Umum Puskesmas Fatumnasi terletak di sebelah Timur Laut Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, berlokasi di wilayah Kecamatan Fatumnasi dan Kecamatan Tobu, Kabupaten Timor Tengah Selatan yang mempunyai 6 desa. Di satu kecamatan Fatumnasi terdapat satu Puskesmas induk yaitu Puskesmas Fatumnasi dengan 6 desa binaan. Data Wilayah kerja Puskesmas Fatumnasi adalah sebagai berikut : 2.1.1 Luas Wilayah Keenam desa binaan mempunyai luas wilayah 198,65 km, dengan batas-batas wilayah : Utara : Kabupaten Kupang, Kabupaten TTU dan Negara Timor Leste Selatan : Kecamatan Mollo Utara Barat : Kecamatan Nunbena Timur : Kecamatan Polen 2.1.2 Wilayah Kerja Puskesmas Fatumnasi Desa Fatumnasi Desa Kuanoel Desa Nenas Desa Nuapin Desa Tune Desa Bonleu 2.1.3 Demografi Berdasarkan hasil registrasi penduduk tahun 2011, jumlah penduduk Kecamatan Fatumnasi dan tambahan 2 Desa dari Kecamatan Tobu berjumlah 11.739 jiwa. Gambaran jumlah penduduk dan KK menurut Desa Penduduk desa dapat dilihat pada tabel berikut : No (Jiwa) 1 Fatumnasi 1657 2 Kuannoel 1231 3 Nenas 1871 4 Nuapin 2107 5 Tune 2244 6 Bonleu 2633 Total 11739

KK 431 328 435 462 589 652 2897

2.2 Visi Terwujudnya masyarakat Fatumnasi yang Sehat dan Mandiri melalui Pelayanan Kesehatan yang Prima dan Optimal

2.1

Misi Untuk mewujudkan visi tersebut diatas Puskesmas Fatumnasi memiliki misi yaitu : 1. Meningkatkan Kerjasama Lintas Program dan Lintas Sektor yang terkait. 2. Menyelenggarakan masyarakat kesehatan melalui masyarakat program kegiatan upaya peningkatan dan kesehatan

pembinaan upaya

pemeliharaan kesehatan,

meliputi

promosi

pemberantasan penyakit, penyehatan lingkungan, perbaikan gizi, peningkatan kesehatan keluarga termasuk KB dan pengobatan dasar serta upaya kesehatan masyarakat lainnya sesuai kebutuhan. 3. Meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat. 4. Berupaya menyelenggarakan pelayanan rawat jalan yang bermutu, merata dan terjangkau melalui kegiatan pelayanan di Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Keliling. 2.2 Strategi
Strategi-strategi yang mendukung terwujudnya Visi dan Misi Puskesmas, yaitu :

1. Peningkatan koordinasi dan kemitraan pelaku pembangunan kesehatan beserta pihak-pihak yang terkait 2. Peningkatan pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat mengenai kesehatan 3. Aktualisasi program yang mendukung peningkatan kesehatan masyarakat 4. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan di puskesmas fatumnasi 5. Peningkatan manajemen fatumnasi 6. Pengembangan system pembiayaan sesuai program yang kesehatan di wilayah kerja puskesmas

dicanangkan pemerintah

7. Peningkatan akses & kualitas yankes terutama bagi masyarakat miskin, desa tertinggal 2.3 Kebijakan

Untuk mencapai Visi dan Misi Puskesmas tersebut diatas, diambilah kebijakankebijakan sebagai berikut : 1. Tenaga kesehatan yang melasanakan pelayanan kesehatan : profesional sesuai dengan pendidikannya, unggul dalam prestasi serta sopan dan santun dalam memberikan pelayanan. 2. Penurunan angka kematian ibu dan bayi 3. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar dan rujukan 4. Pengembangan sistem pelayanan kesehatan perorangan dan kesehatan masyarakat 5. Peningkatan, ketersediaan, pemerataan mutu dan keterjangkauan obat dan perbekalan kesehatan 6. Peningkatan penatalaksanaan penyakit menular dan tidak menular secara cepat dan tepat 7. Peningkatan suplementasi gizi 8. Peningkatan sarana dan mutu sanitasi dasar dan lingkungan hidup sehat 9. Pengembangan upaya kesehatan berbasis masyarakat dan kemitraan dalam upaya
kesehatan

10. Obat yang diberikan adalah obat generic 11. Pelanggan dilakukan secara ramah dan sopan serta dengan penuh simpati dibantu
sepenuhnya apa keperluannya datanh ke Puskesmas

12. Tenaga kesehatan cepat dan tanggap dlam merespon keluhan dan keinginan
pelanggan

13. Semua pegawai Puskesmas mempunyai komitmen, etika dan semangat/motivasi


yang tinggi untuk meaksanakan pelayanan prima di Puskesmas

14. Tempat pelayanan kesehatan ditata rapi dan bersih sehingga memberi
kenyamanan pada pasien dan tenaga kesehatan yang melayaninya

15. Kamar mandi dan WC dibuat bersih, tidak berbau dan cukup air, serta dibersihkan
setia hari

16. Lingkungan puskesmas dibuat taman agar membuat suasana asri dan segar

2.4

Struktur Organisasi

BAB 3. PERENCANAAN PROGRAM Sasaran, Waktu, TempatPelayanan, Dan Tenaga Pelaksana. A. Sasaran Sasaranadalahseluruhpetugas
kesehatan di masing-masing puskesmas

pembantubeserta perangkat desa di kecamatan Fatumnasi.

B. WaktuPelaksanaan Kegiatanini dilaksanakan di Kecamatan Fatumnasi selama tiga bulan mulai 1 Oktober 2013 sampai 30 Januari 2014.

C. TempatPelayanan Program pengkajian pengembangan lingkungan

sehatdenganmenggunakanmetodediskusi yang dilaksanakan di kantor kecamatan di Kecamatan

Fatumnasi.Sedangkantempatpelayananpenyuluhanadalah di puskesmas Fatumnasi, dan puskesmaspembantu diKecamatan Fatumnasi dan

pelaksanaan sosialisasi kebijakan dilaksanakan di balai desa di


Desa Fatumnasi , Desa Kuanoel, Desa Nenas , Desa Nuapin , Desa Tune ,dan Desa Bonleu

D. Tenaga Jumlahtenaga disesuaikandengansasaran yang ada. Tenagapelaksana

program Pengembangan lingkungan sehat terdiriataspetugas kesehatan , non paramedisdan kaderdengantugassebagaiberikut: a. TenagaKesehatan

Petugas Kesehatan bertugas untuk penanggung jawab program Tenaga non paramedisuntukmencatat, membantumengisi kartu,

menyiapkansaranapelayanan,dll. b. Kader bertugas: Pendataansasaran Penyuluhan Menyiapkantempatpelayanan

VI. KegiatanPokok Program Untukmencapaikeberhasilan program pemberantasanpenyakit DBD

dilakuakankegiatan-kegiatansebagaiberikut: No Kegiatan Bulan Oktober November Desember Januari Minggu 1 TahapPersiapan (KewaspadaanDini) a.Penyusunanrencana kerja b.Mobilisasi sumberdana c. Pelatihan d. Kunjunganrumah e.Penemuandanpelaporanpenderita f. Penyuluhan dan sosialisasi kebijakan lingkungan sehat g.Penggerakanmasyarakat 2 TahapPelaksanaan a.Penyediaan Jamban gratis untuk Masyarakat kurang mampu b.kerja bakti membersihkan lingkungan c.pengelolaan air bersih Minggu Minggu Minggu

3 4

Pembinaan (Meningkatkan SDM) Monitoring danEvaluasi

Monitoring danEvaluasi PemantauanKegiatan Pemantauandilaksanakanuntuksetiaptahapkegiatansesuaidenganrencana. 1. Pemantauandilakukanmelalui: ~ Sistempencatatandanpelaporan program. ~ Unit pengaduanmasyarakat. ~ Kunjunganrumah 2. TindakLanjutPemantauandilakukanmelalui: ~ UmpanBalik ~ Supervisi (pengawasan) ~ Bimbinganteknis EvaluasiKegiatan Evaluasidilakukansecarabertahap.Evaluasihasilkegiatanberupa: a. Masalah kesehatan lingkungan yang terjadi di Kecamatan Fatumnasi b. Jumlah Jamban yang harus disediakan c. Pelaksanaan kerja bakti dan pengelolaan air bersih d. Lokasidanjumlahpospelayanan. e. Masalah-masalah lain.

VII. AnggaranKegiatan Sumberdanadari APBN dan APBD. - Dana dari APBNberupa penyedian Fogging danbubuk Abate. - Dana dari APBD berupabiayaoperasional.yakni: No. BiayaOperasional Jumlah

BiayaTenaga/ Satuan Output Rp.50.000 x 15 org x 10 hr/4 mgg Rp.7.500.000

BiayaTranspor/ Satuan Output

Rp.20.000 x 15 org x 10 hr/4 mgg

Rp. 3.000.000

Biaya Snack/ Satuan Output Rp.15.000 x 15 org x 10 hr/4 mgg Rp 2.250.000

Biayatidaktetap/ Satuan Output

Rp.500.000

Biaya Total

Rp.13.250.000

BAB 4. PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA