Anda di halaman 1dari 3

Tanggal:16 Mei 2013

Nitrasi
Pertanyaan dan Jawaban Presentasi
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah: Proses Industri Kimia II
Dosen pengampu: 1. Prof.Dr.Ir. Chandrawati Cahyani, M.S. 2. A.S. Dwi Saptati, S.T., M.T.

Disusun Oleh: Abimata Dwi Wahyu Prasetya (115061100111010)

PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2013

Daftar pertanyaan dalam sesi diskusi presentasi nitrasi tanggal 20-03-2013 1. Aulia Kusuma W Pertanyaan: Apa yang membedakan oxy-nitrasi dalam HNO 3 kurang dari 50% konsentrasi dengan oxynitrasi dalam HNO3 lebih dari 50% konsentrasi? Jawab: Pada oxy-nitrasi dalam HNO3 kurang dari 50% konsentrasi, nitrosobenzene bereaksi dengan 2 mol HNO3 untuk membentuk phenyl diazonium nitrat. Lalu garam diazonium dikonversi menjadi fenol dengan air dan selanjutnya dinitrasi untuk mendapat hasil akhir. Sedangkan oxy-nitrasi dalam HNO 3 lebih dari 50% konsentrasi, prosesnya jauh lebih sederhana, karena nitrosobenzene langsung dikonversi menjadi p-nitrofenol yang selanjutnya dinitrasi untuk menghasilkan produk akhir (85% dinitrofenol dan asam picric). Pertanyaan: mengapa pada oxy-nitrasi dilakukan nitrasi berulang-ulang? Jawab: untuk menghasilkan yield dinitrofenol maksimal, bahan baku dinitrasi sampai dua kali. Dalam oxy-nitrasi dengan HNO3 kurang dari 50% konsentrasi agen penitrasi, terlalu encer sehingga bahan baku harus dinitrasi berulang-ulang. Agen penitrasi yang encer dapat dipakai kembali, namun untuk pemakaian kembali agen penitrasi harus diproses pada spent acid recovery. 2. Widya Anggi Y Pertanyaan: Apa pengaruh air dalam proses nitrasi? Jawab: pada nitrasi, air merupakan produk samping yang tidak diinginkan. Selain itu air juga dapat memperlambat proses nitrasi. Untuk itu air perlu dihilangkan. Pada nitrasi yang menggunakan mixed acid (campuran antara HNO3 dan H2SO4) sebagai agen penitrasi, sisa asam akan dikeluarkan dari reaktor bersama dengan air. H2SO4 pada proses nitrasi akan menarik air sehingga nitrasi dapat berlangsung lebih cepat.

3. Kumara Tejanegara Pertanyaan: Mengapa brine digunakan sebagai cairan pendingin dalam nitrator Schmidt? Jawab: Dalam system pendingin nitrator jenis Schmidt Brine atau larutan garam digunakan sebagai cairan pendingin. Beberapa alasan pemakaian brine sebagai cairan pendingin ialah : tidak korosif, mempunyai titik beku yang rendah, mempunyai panas spesifik yang tinggi, mudah didapat dan harganya murah.

Pertanyaan: Dimana letak sistem pendingin pada nitrator Biazzi?

Jawab: Sistem pendingin pada nitrator Biazzi tersusun atas kumpulan pipa-pipa yang terintegrasi mengelilingi bagian dalam nitrator. Dimana cairan pendingin akan bersirkulasi melalui kumpulan pipapipa ini.

Letak system pendingin nitrator Biazzi

4. Rido Oktobrianata Pertanyaan: Apa yang mungkin dibuang/dikeluarkan dari nitrator? Jawab: Kebanyakan nitrator memilki dumping line dengan diameter yang besar guna menghadapi keadaan darurat. Keadaan darurat itu adalah jika reaksi berlangsung diluar kendali atau terjadi kenaikan suhu akibat kegagalan agitasi, system pendingin dan lainnya. Dalam keadaan seperti ini, isi nitrator yang harus dibuang sesegera mungkin adalah air. Air dalam jumlah besar akan dikeluarkan melalui dengan melalui drowning tub. Selain itu pada nitrator biasanya dilengapi dengan suction line yang mana digunakan untuk membuang uap dari asam dan oksida dari nitrogen yang mungkin terbentuk. Pertanyaan: Apa larutan pendingin yang dipakai pada reaktor Biazzi? Jawab: Pada reaktor Biazzi larutan pendingin yang digunakan dalah larutan garam atau brine.