Anda di halaman 1dari 13

RANCANG BANGUN KOMPUTERISASI SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM MENGGUNAKAN VB.

NET 2008 PADA BMT ARTHA MULIA INSANI CABANG GOMBONG

PROPOSAL SKRIPSI

Disusun oleh Nama NIM : Muhammad Taufiq Nur Shiddiq : 11.11.1965

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM PURWOKERTO 2012

A. Umum Rancang Bangun Komputerisasi Sistem Informasi Simpan Pinjam Menggunakan VB .Net 2008 Pada BMT Artha Mulia Insani Cabang Gombong.

B. Latar Belakang Dunia pengetahuan dan teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat, sehingga kebutuhan informasi yang sangat cepat, tepat, akurat sangat dibutuhkan disetiap perusahaan, organisasi maupun bidang lainnya. Data yang diperoleh akan diolah sedemikian rupa sehingga kebutuhan informasi dapat dicapai. Salah satu produk pengetahuan dan teknologi adalah komputer. Munculnya peralatan komputer merupakan salah satu buktu bnyata yang dicapai, mesin komputer salah satu pengolah data yang mampu melakukan perhitungan-perhitungan yang rumit dalam jumlah yang besar, serta dapat menyajikan informasi secara tepat, cepat dan teliti sesuai dengan apa yang diinginkan. Salah satu bidang yang dijalankan oleh BMT Artha Mulia Insani adalah simpan pinjam yang melibatkan para anggotanya dan diatur oleh beberapa personalia. Sistem informasi simpan pinjam di BMT Artha Mulia Insani dinilai belum efektif, karena pada sistem ini sering ditemukan berbagai masalah. Kendala tersebut terjadi karena sistem yang digunakan saat ini belum terkomputerisasi. Dengan adanya sistem yang terkomputerisasi aka mempermudah dan

mempercepat proses simpan pinjam, sehingga kesalahan pada proses tersebut dapat diperkecil.

C. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka permasalahan yaitu bagaimana merancang bangun Komputerisasi Sistem Informasi Simpan Pinjam pada BMT Artha Mulia Insani Cabang Gombong menggunakan VB .Net 2008?

D. Batasan Masalah Dengan banyaknya aspek dalam komputerisasi sistem informasi simpan pinjam pada BMT Artha Mulia Insani maka diperlukan batasan masalah yang jelas untuk menghindari kerancuan dan ketidakjelasan dalam pembahasan. Adapun batasan masalahnya adalah : i. Prosedur pengajuan simpan pinjam dan pendaftaran anggota

ii. Prosedur survei iii. Prosedur pencarian dana laporan simpan pinjam

E. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah dengan dibangunnya komputerisasi sistem informasi simpan pinjam pada BMT Artha Mulia Insan yang diharapkan nantinya proses administrasi seperti pengajuan simpan pinjam dan pendaftaran anggota, prosedur survei dan prosedur pencarian dan laporan peminjaman dapat terorganisir dengan baik sehingga dapat membantu memperlancar proses simpan pinjam.

F. Manfaat Penelitian Manfaat dari penelitian ini adalah: 1. Bagi BMT Artha Mulia Insani Cabang Gombong: a. Proses pembuatan dokumen rutin dan penting serta laporan menjadi lebih mudah b. Data simpan pinjam terpusat pada server sehingga lebih mudah dalam pengelolaan c. Dengan aplikasi yang berbasis Visual Basic .Net, maka aplikasi ini dapat dijalankan pada komputer jenis apapun (multi platform) dan dapatn dijalankan pada beberapa client dengan sistem jaringan tanpa harus menginstal aplikasinya terlebih dahulu 2. Bagi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Amikom Purwokerto: a. b. Sebagai dokumentasi karya ilmiah mahasiswa Sebagai referensi penulisan karya ilmiah bagi mahasiswa angkatan selanjutnya atau bagi mahasiswa dari universitas lain 3. Bagi penulis: a. b. Sebagai jembatan untuk mengamalkan ilmu yang didapat diperkuliahan Sebagai pembelajaran dalam merancang bangun komputerisasi sistem informasi di dunia kerja

G. Tinjauan Pustaka 1. Sistem a. Pengertian Sistem Abdul Kadir (2003:2) berpendapat bahwa Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan, sedangkan menurut Tata Sutabri (2004:1) Sistem dapat diartikan juga sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atau variabel-variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu. Sedangkan Sistem informasi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keptusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan, dimana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang terorganisasi. Tujuan suatu sistem informasi adalah menyediakan informasi untuk membantu pengambilan keputusan manajemen, membantu petugas didalam melaksanakan oiperasi perusahaan dari hari ke hari dan menyediakan informasi yang layak untuk pemakai pihak luar perusahaan. b. Elemen Sistem Menurut Jogiyanto (2001:2) penjelasan dari karateristik dari suatu sistem adalah sebagai berikut : i. Komponen sistem Bagian sistem yang saling berinteraksi dan membentuk satu kesatuan. Komponen atau elemen sistem dapat berupa subsistem atau beberapa bagian sistem.

ii. Batas sistem Daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan lingkungannya atau dengan sistem lainnya. iii. Lingkungan Luar Sistem Segala sesuatu yang berada diluar sistem yang mempengaruhi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan sistem atau merugikan sistem. iv. Penghubung Sistem Merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Penghubung inilah yang menyebabkan beberapa subsistem berintegrasi dan membentuk satu kesatuan. v. Masukan Sistem Sesuatu yang dimasukkan ke dalam sistem yang berasal dari lingkungan. vi. Pengolah Sistem Bagian dari sistem yang mengubah masukan (input) menjadi keluaran (output). vii. Keluaran Sistem Suatu hasil dari proses pengolahan sistem yang dikeluarkan ke lingkungan. viii. Sasaran Sistem atau Tujuan Sasaran sistem adalah sesuatu yang menyebabkan mengapa sistem itu dibuat atau ada. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.
6

2.

Rancang Bangun Komputerisasi Sistem Informasi a. Perancangan Basis Data Perancangan basis data (database) pada komputerisasi sistem informasi simpan pinjam ini menggunakan SQL Server 2005. b. Desain Tampilan dan Pengolahan Aplikasi Perancangan desain tampilan dan pengolahan aplikasi pada rancang bangun ini menggunakan Program Development Microsoft Visual Basic .Net 2008. c. Perancangan Laporan Perancangan laporan digunakan untuk mencetak laporan. Pada rancang bangun sistem informasi ini menggunakan Crystal Report 8.5.

H. Metode Penelitian Metode pengembangan sistem dalam rancang bangun komputerisasi sistem informasi simpan pinjam ini penulis menggunakan metode waterfall. Nama model ini sebenarnya adalah Linear Sequential Model. Model ini sering disebut dengan classic life cycle atau model waterfall. Model ini adalah model yang muncul pertama kali yaitu sekitar tahun 1970 sehingga sering dianggap kuno, tetapi merupakan model yang paling banyak dipakai didalam Software Engineering (SE). Model ini melakukan pendekatan secara sistematis dan urut mulai dari level kebutuhan sistem lalu menuju ke tahap analisis, desain, coding, testing / verification, dan maintenance. Disebut dengan waterfall karena tahap demi tahap yang dilalui harus menunggu selesainya tahap sebelumnya dan

berjalan berurutan. Sebagai contoh tahap desain harus menunggu selesainya tahap sebelumnya yaitu tahap requirement. Roger S. Pressman memecah model ini menjadi 6 tahapan meskipun secara garis besar sama dengan tahapan-tahapan model waterfall pada umumnya. Berikut adalah penjelasan dari tahap-tahap yang dilakukan di dalam model ini menurut Pressman: 1. System / Information Engineering and Modeling Permodelan ini diawali dengan mencari kebutuhan dari keseluruhan sistem yang akan diaplikasikan ke dalam bentuk software. Hal ini sangat penting, mengingat software harus dapat berinteraksi dengan elemen-elemen yang lain seperti hardware, database, dsb. Tahap ini sering disebut dengan Project Definition. 2. Software Requirements Analysis Proses pencarian kebutuhan diintensifkan dan difokuskan pada software. Untuk mengetahui sifat dari program yang akan dibuat, maka para software engineer harus mengerti tentang domain informasi dari software, misalnya fungsi yang dibutuhkan, user interface, dsb. Dari 2 aktivitas tersebut (pencarian kebutuhan sistem dan software) harus didokumentasikan dan ditunjukkan kepada pelanggan. 3. Design Proses ini digunakan untuk mengubah kebutuhan-kebutuhan diatas menjadi representasi ke dalam bentuk blueprint software sebelum coding dimulai. Desain harus dapat mengimplementasikan kebutuhan yang telah disebutkan

pada tahap sebelumnya. Seperti 2 aktivitas sebelumnya, maka proses ini juga harus didokumentasikan sebagai konfigurasi dari software. 4. Coding Untuk dapat dimengerti oleh mesin, dalam hal ini adalah komputer, maka desain tadi harus diubah bentuknya menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin, yaitu ke dalam bahasa pemrograman melalui proses coding. Tahap ini merupakan implementasi dari tahap design yang secara teknis nantinya dikerjakan oleh programmer. 5. Testing / Verification Sesuatu yang dibuat haruslah diuji cobakan. Demikian juga dengan software. Semua fungsi-fungsi software harus diujicobakan, agar software bebas dari error, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan sebelumnya. 6. Maintenance Pemeliharaan suatu software diperlukan, termasuk di dalamnya adalah pengembangan, karena software yang dibuat tidak selamanya hanya seperti itu. Ketika dijalankan mungkin saja masih ada errors kecil yang tidak ditemukan sebelumnya, atau ada penambahan fitur-fitur yang belum ada pada software tersebut. Pengembangan diperlukan ketika adanya perubahan dari eksternal perusahaan seperti ketika ada pergantian sistem operasi, atau perangkat lainnya. Keuntungan dari model ini adalah : 1. Simple dan mudah diimplementasikan

2. 3.

Mudah diatur Cocok untuk proyek kecil Sedangkan kekurangan dari metode ini adalah:

1. 2. 3. 4.

Tidak mengakomodasi perubahan requirement Resiko ketidakpastian tinggi Model yang buruk untuk proyek yang berorientasi obyek Model yang buruk untuk proyek lama

Dalam kegiatan rancang bangun komputerisasi sistem informasi simpan pinjam ini penulis melakukan pengumpulan data melalui cara : 1. Data Primer a. Wawancara (Interview) Melakukan tanya jawab kepada pihak terkait secara langsung untuk mendapatkan data yang konkrit dan lengkap sebagai analisa dalam penelitian. b. Dokumentasi Mencatat/ mengambil arsip-arsip yang berhubungan dengan rancang bangun komputerisasi sistem informasi simpan pinjam pada BMT Artha Mulia Insani. c. Observasi Metode ini dilakukan dengan pengamatan secara langsung terhadap kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan komputerisasi sistem infomasi simpan pinjam di BMT Artha Mulia Insani Gombong.

10

2.

Data Sekunder Data sekunder yang diambil menbggunakan metode litelatur yaitu mencari, membaca dan mempelajari permasalahan dari buku-buku atau referensi lainnya yang dibutuhkan sehubungan dengan komputerisasi sistem informasi simpan pinjam.

I.

Sistematika Penulisan Bab I Pendahuluan, bab ini berisi tentang latar belakang masalah,

rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian dan manfaat penelitian. Bab II Tinjauan Pustaka, menguraikan teori-teori yang mendasari perancangngan dan pembangunan komputerisasi sistem informasi simpan pinjam di BMT Artha Mulia Insani Gombang. Bab III Metode Penelitian, membahas mengenai metode-metode penelitian yang digunakan dalam perancangan dan pembangunan komputerisasi sistem informasi ini. Bab IV Pembahasan, membahas tentang rancangan, pembangunan dan implementasi aplikasi yang dikerjakan, hasil yang diperoleh saat proses berlangsung dan hasil. Bab V Penutup, menyampaikan kesimpulan sebagai jawaban dari rumusan masalah yang terdapat di Bab I dan memberikan saran kepada pihak terkait. Daftar Pustaka, sumber referensi dalam penulisan ini. Lampiran.

11

J.

Jadwal Penelitian Berikut ini adalah jadwal penelitiannya: Minggu Ke 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

No 1 2 3

Uraian Kegiatan Pengumpulan Data Analisis Kebutuhan Rancangan Bangun Program Uji Coba Program

4 (testing) 5 6 Implementasi Program Pembuatan Laporan

12

DAFTAR PUSTAKA

HM, Jogiyanto. Akt, Mba, PhD, 2005. Analisa & Desain Sistem Informasi (Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis).

Yogyakarta: Andi Offset. Sutabri, Tata S,Kom. 1999. Analisa Sistem Informasi. 1995. Jakarta: Akademi Manajemen Informatika & Komputer Bina Sarana Informatika. Tim Penyusunan BMT Artha Mulia Insani. 2012.Gombong: Arsip dan Data.

13