Anda di halaman 1dari 9

TUGAS KHISUS ( NERACA MASSA)

Perhitngan Neraca Massa Spesifikasi reaktor DC-201 Tinggi Inside diameter Tekanan operasi kg/cm2G Temperatur operasi = 200oC Tanpa Tray = 29,7 m = 2,17 m = 250

A. Neraca Mass Desain 1. Aliran Komponen Keluar dan Masuk Reaktor a. Komposisi Masuk Reaktor 1) Aliran A ( NH3) Aliran NH3 masuk = 97000 kg/jam = 5632,4706 kmol/jam 2) Aliran B ( CO2) Aliran CO2 masuk (98,4 % wt) = 25694 Nm3/jam = 1147,045 kmol/jam Aliran inert (0,37 % wt) = 589 Nm3/jam = 26,2946 kmol/jam Mol total gas masuk 3) Aliran C ( Recycle )
Laporan Kerja Praktek di PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang

= 1173,3482 kmol/jam

H2O (19,2 wt %)

= 388 kg/h = 3,76699 kmol/jam

b. Komposisi Keluar Reaktor Aliran D = 264,04 m3/jam Urea (36 % wt) = 82201 kg/jam = 1370,017 kmol/jam NH3 (36,8 % wt) = 83944 kg/jam = 4937,8824 kmol/jam CO2 (10,5 % wt) = 23855 kg/jam = 542,1591 kmol/jam H2O (0,41 % wt) = 37860 kg/jam = 2103,333 kmol/jam Biuret (0,1% wt) = 252 kg/jam

TUGAS KHISUS ( NERACA MASSA)

= 2,4466 kmol/jam

Tabel Neraca Massa Desain

Komponen NH3 CO2 Urea H2O Biuret Total 10186,18 Masuk Kmol/jam A B 5632,4 7 1147,0 4 Kg/jam A B 9575 2 5047 0 Keluar Kmol/jam D 4937,88 542,15 1370,01 2103,33 2,446 8955,838 Kg/jam D 83944 23855 82201 37860 252 228112

C 3005 1 2752 9 8215 1570 7 388

228112

2. Konversi CO2 Besarnya konversi CO2 dapat dihitung dengan cara berikut :

TUGAS KHISUS ( NERACA MASSA)

B. Neraca Massa Aktual 1. Aliran Komponen Keluar dan Masuk Reaktor a. Komposisi Masuk Reaktor 1) Aliran A ( NH3) Aliran NH3 masuk = 94935,48 kg/jam = 160,916 Nm3

Densitas NH3() Berat Molekul 2) Aliran B ( CO2) Aliran CO2 masuk Mol NH 3 masuk

= 1,9642 kg/m3 (data desain UP

Aliran massa masuk = Volume x CO2 = 30203,87 Nm3/jam x 1,9642 kg/m3 = 59326,441 kg/jam 3) Aliran C ( Recycle ) Aliran Recycle Densitas campuran () Urea 4) Aliran massa masuk = Volume x campuran = 81,70968 Nm3/jam x 1149,979 kg/m3 = 93964,416 kg/jam NH3 (28,41 % wt) = 28,41% wt x aliran massa recycle = 28,41% wt x 93964,416 kg/jam = 26695,29 kg/jam = 1570,3112 kmol/jam CO2 (32,93 % wt) = 30942,48 kg/jam = 703,23823 kmol/jam Urea (10 % wt) = 8456,797 kg/jam = 140,9466 kmol/jam H2O = 100% - (32,93 + 28,41 + 10)% = 81,70968 m3/jam = 1149,979 kg/m3 (data desain UP

TUGAS KHISUS ( NERACA MASSA)

= 29,66 % Massa H2O = 27869,85 kg/jam = 1548,3248 kmol/jam 2. Komposisi Keluar Reaktor Diketahui : 1. Konsentrasi biuret keluar reaktor sebesar 0,38 % wt (berdasarkan data terakhir bulan Agustus tahun 2010 ). Jadi dapat diketahui massa biuret keluar dari reaktor, yaitu dengan mengalikanya dengan jumlah massa keluar reaktor ( massa masuk = massa keluar ).

2. Disasumsikan bahwa massa urea keluar reaktor sama dengan massa urea keluaran dari Gas Separator, yaitu sebesar 72,84375 % wt *. Jumlah urea dapat dihitung dengan mengalikan % urea tersebut dengan aliran keluar dari HPAC yaitu sebesar 94000 kg/jam (desain).

TUGAS KHISUS ( NERACA MASSA)

3. Mol NH3 mula-mula = mol NH3 aliran A + mol NH3 aliran C = 7154,7512 kmol/jam *Nilai tersebut merupakan rata-rata dari data operasi Gas Separator yang diambil setiap pukul 22.00 WIB selama bulan Agustus 2013. Penghitungan aliran massa keluar reaktor menggunakan stoikiometri : 2NH2CONH2 Mula-mula Bereaksi Sisa 1114,9823 18,3157 1096,67 NH2COONH4 Mula-mula Bereaksi Sisa 2 NH3 Mula-mula Bereaksi Sisa 7154,7512 2229,9647 4924,78 + CO2 2051,566 1114,982 936,5841 1114,9823 1114,9823 1114,9823 1114,9823 NH2COONH4 9,1578 9,1578 NH2CONH2 + 9,1578 9,1578 H2O NH2CONHCONH2 + NH3

Tabel , Neraca massa aktual

Masuk Komponen NH3 Kmol/jam A B 5584,4 4 1348,3 2 C 1570,3 1 703,23 8 140,94 6 1548,3 2 Kg/jam A 94935, 4 59326, 4 B C 26695,2 9 30942,4 8 8456,79 27869,8 5 Keluar Kmol/jam D 4933,94 Kg/jam D 83877,05

CO2

936,584

41209,7

Urea

1096,67

65800

1114,982 9,1578

20069,68 943,26 248226,3

276610,2968

9780,607

Effesiensi Reaktor Effesiensi reaktor dapat kita ketahui dengan membandingkan nilai konversi CO 2 desain dengan aktual.