Anda di halaman 1dari 32

PENGELOLAAN LINGKUNGAN

PT. MAHAKAM SUMBER JAYA

HUTAN HUJAN TROPIS


Ekosistem teresterial produktif Keanekaragaman hayati sangat tinggi

Produktifitas biosfer 1000 3500 g/m2/tahun (paling tinggi dibandingkan hutan lainnya) Menerima lebih banyak sinar matahari tahunan
Memiliki curah hujan yang merata sepanjang tahun (9 12 bulan basah) Produktivitas serasah hutan hujan tropis tinggi subur Laju dekomposisi serasah paling cepat (0,45%/hari)

CURAH HUJAN DI INDONESIA


No. 1. 2. 3. Nama Newmont Nusa Tenggara Kaltim Prima Coal Nusa Halmahera Mineral Adaro NTT Kaltim Maluku Utara Provinsi Curah Hujan (mm/tahun) 2.515 2.064 1.944

4.

Kalsel

2.070

5.

Freeport

Papua

5.160

Curah hujan merupakan faktor yang dominan mempengaruhi terjadinya erosi dan sedimentasi karena pembukaan lahan Curah hujan tinggi antara 2000 5000 mm

CURAH HUJAN MEMPENGARUHI TEKNIS DAN STRATEGI PENAMBANGAN


Run off

Kolam jebak sedimen : topsoil


: mine waste : water

PENGELOLAAN AIR BUANGAN TAMBANG


PT.Mahakam Sumber Jaya

Setling Pond & Sediment Pond

Pembuatan Setling Pond ( di tapak tambang )

Pembuatan Setling Pond ( di jalan hauling )

Perawatan Setling Pond

PENGELOLAAN EROSI & SEDIMENTASI


PT. Mahakam Sumber Jaya

Pengelolaan Batuan Penutup & Tanah

Pengelolaan Batuan Penutup


Dibeberapa areal yang diidentifikasi bahaya longsor, sebelumnya dilakukan kajian goeteknik termasuk stabilitas kajian kemantapan lereng timbunan batuan penutup Beberapa metode penutupan lahan, diantaranya adalah terasering dan rekonturing

Pembuatan Saluran Pengelak

Penanaman dengan cover crop

Pembuatan Saluran Air

Penanaman areal lereng

Percepatan Penanaman Areal Revegetasi

Pengelolaan Limbah B3

PEMANTAUAN LINGKUNGAN
PT.Mahakam Sumber Jaya

Pemantauan Lingkungan , antara lain :

Udara embient & debu

Emisi Genset

Kualitas air buangan

Hidrokarbon

Analisa tanah

Flora ,Fauna & Biota air

REKLAMASI & REVEGETASI


PT.Mahakam Sumber Jaya

Areal Nursery

Kesiapan bibit tahun 2011

No Jenis Tanaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Sengon Akasia Mahoni Johar Sirsak Trembesi Ketapang Angsana Kapur Gemelina Karet Nyantoh Petai Perupuk Kedemba Kemiri Sungkai Melinjo Rambutan Jarak Kayu Putih Meranti Waru Nangka Jabon

Jenis Tanaman Albizia paraserianthes Acacia Mangium Swietenia SPP Cusia Siamea Lamk Annona Squamosa L. Samansa Saman Merr Terminalia Catappa L. Pterocarpus Indicus Pryobalanops SPP. Gmelina Aiborea Havea Brasiliensis Palaqium SPP. Parkia Speciosa Hassk Lophopetalum SPP Mitragyna Speciosa Korth Alevrites Mollvcana Peronema Canisceus Guetum Gnemon L. Nephelium SP. Jantropa Curcas Melaleuca Leucadendron Shorea SP. Hibiscus Tilia Ceus L. Artocarpus Heterophylla Authocepalos SPP. Jumlah Penyulaman

Luas (Ha) 136,00 22,00 5,00 8,00 4,00 24,00 6,00 2,00 10,00 8,00 3,00 4,00 0,10 5,00 10,00 4,00 11,00 4,00 5,00 10,00 8,00 4,00 13,00 2,00 2,00 310,1

Jumlah 85.000 13.500 3.000 5.500 2.500 15.000 3.500 1.500 6.700 5.000 1.500 2.500 50 3.500 6.000 2.500 7.000 2.500 3.500 6.000 5.000 2.500 8.000 1.000 1.000 193.750 9.687 203,437 Pohon

Keterangan Nursery Nursery Nursery Nursery Nursery Nursery Beli Bibit Nursery Beli Bibit Nursery Beli Bibit Beli Bibit Beli Bibit Beli Bibit Nursery Beli Bibit Beli Bibit Beli Bibit Beli Bibit Beli Bibit Beli Bibit Beli Bibit Nursery Beli Bibit Beli Bibit 5%

TOTAL PERSEDIAN BIBIT

Perkembangan Revegetasi
Di pertengahan 2008 dilakukan penataan lahan

Pada akhir tahun 2008 lahan telah siap untuk ditanami

Pada awal tahun 2009 cover crop telah terlihat tumbuh

Di pertengahan 2010 dilakukan pengkayaan areal dengan menanam tanaman sisipan lokal

APRIL 2011 Area Revegetasi < 6 months

APRIL 2011 Area Revegetasi < 1 year

APRIL 2011

Areal Rev < 2 years

APRIL 2011 Area Revegetasi < 3 years

APRIL 2011 Area Revegetasi > 3 years

Areal Revegetasi

DISCUSSION