Anda di halaman 1dari 228

ALFRED HITCHCOCK

TRIO DETEKTIF
MISTERI PURI
SETAN
Teks Oleh
Robert Arthur
Re-edit (Ebook):
Satrio Budi
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Jakarta
3
THE SECRET OF TERROR CASTLE
Text by Robert Arthur
Copyright 964 by Random House, Inc,
This translation published by arrangement with Random House, Inc.
All rights reserved
MISTERI PURI SETAN
Alihbahasa: Agus Setiadi
GM xxx.xxx
Hak cipta terjemahan Indonesia
PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Hak cipta dilindungi oleh undang-undang
Disain sampul oleh Sofnir Ali
Diterbitkan pertama kali oleh
Penerbit PT Gramedia, Jakarta 982
Anggota IKAPI
Re-edit (Ebook):
Satrio Budi
Dicetak oleh Percetakan PT Gramedia Jakarta
Isi diluar tanggung jawab Percetakan
3
CATATAN 8A0l PEV8ACA: Kalian tidak diharuskan
membaca sepatah kata pun dari kata pengantar ini.
A|lred J. l|lcrcoc|
Kata Pengantar
Ke||ralarrya se|a|u ada saja yarg rarus saya oer|
|ala pergarlar. 3aya sudar oerlarur-larur reroer|
|ala pergarlar pada prograra le|ev|s| saya d| Arer||a
Serikat. Berbagai flm, yang menghidangkannya juga
saya. 3aya pur le|ar rerper|era||ar oerracar-
macam buku kisah misteri, cerita hantu dan kisah
tegang, yang menegakkan bulu roma orang yang
reroacarya.
K|r| |ag|-|ag| saya rarus rergr|darg|ar |ala
pergarlar. 3aya a|ar rerper|era||ar l|ga se|aWar
reraja. Vere|a |r| rerara|ar d|r| rere|a Tr|o
0ele|l|l. Kerja rere|a |e|uyurar ra|| roo|| Rolls-
Royce mewah bersepuh emas, menyelidiki misteri,
teka-teki, pokoknya kejadian-kejadian yang serba
rero|rgurg|ar. 0asar g||a-g||aarl
Terus terang saja, saya sebetulnya lebih senang
apao||a l|da| ada urusar dergar |el|ga reraja |lu.
Tap| sudar ler|arjur oerjarj| a|ar rerper|era||ar
rere|a. 3edarg saya |r| se|a|u rerepal| jarj|
1 5
Wa|au jarj| |lu rere|a pero|er dergar ja|ar ||c||. Narl|
|a||ar a|ar laru serd|r| oaga|rara cara rere|a
rerpero|errya.
3aya per|era||ar saja rere|a se|ararg. Kel|ga
reraja yarg rerara|ar d|r| rere|a Tr|o 0ele|l|l
terdiri dari Bob Andrews, Pete Crenshaw dan Jupiter
Jones. Ketiga-tiganya tinggal di Rocky Beach, sebuah
kota kecil di tepi Samudera Pasifk, tidak jauh dari
lo||yWood.
8oo ArdreWs oerluour |ec|| lap| u|el. Polorgar
ilmuwan, tapi dengan semangat petualangan. Sedang
Pete Crenshaw, bertubuh jangkung dan kekar. Lalu
Jupiter Jones Ah, lebih baik tidak saya katakan
saja perdapal pr|oad| saya lerlarg reraja |r|.
Ka||ar serd|r| saja|ar yarg rarl| rerar|| |es|rpu|ar
mengenai dirinya, apabila telah selesai dengan buku
|r|. 3edarg saya rarya a|ar rergeru|a|ar la|la-
la|la yarg ada.
Karena itu, walau saya cenderung mengatakan
Jupiter Jones itu gendut, tapi di sini saya mengatakan
oarWa |a oerluour gerpa|. KaWar-|aWarrya
berpendapat begitu. Ketika masih kecil, Jupiter Jones
pernah ikut dalam suatu serial televisi, mengenai
segeroroo|ar ara|-ara| yarg |oca|. (urlurg saja
saya l|da| perrar re||ral ser|a| |lu. Tap| |el||a ras|r
bayi ia begitu gemuk dan lucu, sehingga dijuluki
8aoy Falso 8ay| 0erdul. 8erjula-jula p|rsaWar
lerp|rg|a|-p|rg|a| re||ral d|a saoar |a|| lersardurg
pada apa saja yarg ada d| de|alrya.
1 5
lr| reryeoao|ar Jup|ler |erud|ar oerc| se|a||
|a|au d|lerlaWa|ar. |a |arlas oe|ajar dergar |eraj|rar
luar biasa, supaya jangan sampai dianggap remeh oleh
orang-orang. Mulai saat bisa membaca, segala macam
bacaan ditelannya. Sains, ilmu jiwa, kriminologi jadi
||ru pergelaruar lerlarg |ejaralar dar ras|r
oarya| |ag| pergelaruar |a|rrya. 0aya |rgalrya
sangat baik. Hal-hal yang pernah dibaca, sebagian
oesar d||rgal o|errya. Karera |lu para guru d| se|o|ar
berpendapat, lebih baik menghindarkan perdebatan
dergar d|a rergera| persoa|ar yarg reryarg|ul
fakta. Soalnya, mereka sudah terlalu sering akhirnya
rarus rerga|u sa|ar.
J||a sarpa| d| s|r| |a||ar rerar|| |es|rpu|ar
oarWa Jup|ler Jores aga| so| a|s| saya seluju
dengan kalian. Tapi saya dengar, dia punya banyak
kawan yang setia. Yah, begitulah anak muda . selera
rere|a arerl
3eoelu|rya ras|r oarya| |ag| yarg o|sa saya
ceritakan mengenai dirinya, serta mengenai kedua
reraja lerarrya. 3aya o|sa rercer|la|ar oaga|
rara Jup|ler rererarg|ar ra| rera|a| roo||
oersepur eras da|ar sualu sayeroara. 3aya juga
o|sa oercer|la oaga|rara |a rerjad| ler|era| d| lerpal
|ed|ararrya |arera oerras|| rereru|ar oararg-
barang hilang, termasuk binatang ke-sayangan yang
r|rggal. 3aya o|sa
Tapi saya rasa, saya sudah memenuhi kewajiban.
3aya le|ar |eo|r dar| se|edar rererur| jarj|. J||a
Z
kata pengantar ini tidak kalian lampaui saja, kalian
se|ararg pasl| |eo|r serarg dar|pada saya oarWa
|ala pergarlar |r| se|esa|.
Salam,
Alfred Hitchcock
Z
Bab 1
TRIO DETEKTIF
Bob Andrews masuk ke rurnah, setelah
reyardar|ar sepedarya d| |uar. 8eg|lu |a rerulup
pintu, terdengar suara ibunya memanggil dari dapur.
"Kaukah itu, Robert?"
"Ya, Bu." Bob pergi ke pintu dapur, Ibunya, seorang
wanita bertubuh langsing dan berambut coklat, sedang
s|ou| reroual |ue doral.
"Bagaimana di perpustakaan tadi?" tanya Mrs.
ArdreWs.
"Baik-baik saja," jawab Bob. Jawabannya selalu
begitu, karena suasana di perpustakaan tidak pernah
berubah. Selalu tenang. Bob di samping bersekolah,
reryaro|| oe|erja d| s|lu. Tugasrya reryorl|r
|erroa|| ou|u-ou|u yarg d||eroa|||ar. dar reroarlu
peryusurar dallar ou|u.
"Tadi temanmu, Jupiter, menelepon. kata ibunya
lagi, sambil terus menggiling adonan kue. "la
rer|rgga||ar pesar urlu|ru.
"Apa katanya?" seru Bob bersemangat.
A|u lad| rercalalrya. Ada da|ar |arlorg|u. Narl|
sebentar, kuselesaikan dulu adonan ini."
Vasa l|da| |rgal apa yarg d||ala|arryal Vurg||r
|a rerer|u|ar a|u dergar segera.
8 9
"Kalau pesan biasa, bisa kuingat," jawab ibunya,
lap| Jup|ler lad| l|da| rer|rgga||ar pesar yarg o|asa.
Vero|rgurg|arl
"Jupiter memang suka pada kata yang aneh-aneh,"
|ala 8oo. |a oerusara rere|ar rasa l|da| saoarrya.
"la banyak sekali membaca, dan kadang-kadang
pero|caraarrya aga| su||l d|rergerl|.
lurl 8u|ar cura |adarg-|adarg sajal lu|as
|ourya. Ara| |lu sargal |uar o|asa. 3arpa|
sekarang aku masih belum bisa mengerti,
oaga|rara |a o|sa rereru|ar c|rc|r |aW|r|u.
Vrs. ArdreWs rery|rggurg |ejad|ar rus|r
gugur sebelum itu, yaitu ketika cincin kawinnya
r||arg. Keoelu|ar Jup|ler Jores dalarg. Pada Vrs.
ArdreWs d|r|rlarya agar rercer|la|ar sega|a ra|
yarg d|peroual pada rar| c|rc|r |lu r||arg. 3ele|ar
Mrs. Andrews selesai bercerita, Jupiter langsung
pergi ke sepen, yaitu bilik tempat menyimpan bahan
makanan. la meraihkan tangannya ke atas rak,
reraoa-raoa d| oe|a|arg sederel oolo| oer|s| acar
tomat. Dan ketika tangannya itu ditarik kembali, ia
sudar reregarg c|rc|r |aW|r yarg r||arg. Terryala
ibu Bob melepaskannya dan menaruh di situ, ketika
rercuc| oolo|-oolo| |lu seoe|ur d|pa|a|.
"Aku tidak bisa membayangkan, bagaimana ia
bisa menebak cincinku ada di tempat itu, " kata Mrs.
ArdreWs.
"Kurasa ia tidak bisa menebak, tapi menarik
kesimpulan," kata Bob menjelaskan. "Begitulah cara
8 9
otaknya bekerja... Bu, tidak bisa sekarang juga Ibu
mengambil pesannya?"
"Sebentar lagi," jawab ibunya, sambil menggiIing
lerus adorar supaya sera||r l|p|s. 0 ya oaga|rara
pers|srya |aoar yarg d|rual pada ra|arar depar
koran kemarin, mengenai Jupiter memenangkan hak
pera|a|ar sedar Ro||s-Royce se|ara l|ga pu|ur
hari?"
Ar |lu sualu sayeroara yarg d|ada|ar seouar
perusahaan penyewaan mobil, yaitu Rent-n-Ride
Auto Rental Company," kata Bob menjelaskan.
Perusaraar |lu re|ela||ar seouar oejara oesar
yarg perur oer|s| |acarg ourc|s d| jerde|a ela|ase
rere|a. Vere|a rerjarj||ar rad|ar pera|a|ar Ro||s-
Royce |erg|ap dergar sup|r oag| s|apa yarg oerras||
pa||rg de|al rerer|a jur|ar lepal |acarg ourc|s
da|ar oejara |lu. 0ar lerryala Jup|ler rerarg....
Aduh, Bu tidak bisa sekarang saja catatan pesan
itu Ibu ambil dari kantong?"
"Baiklah," kata ibunya, lalu membersihkan tepung
yarg re|e|al d| largarrya. Tap| se|ararg rau
apa Jup|ler dergar sedar Ro||-Royce yarg |erg|ap
dengan supir, biarpun cuma untuk tiga puluh hari?"
"Begini, Bu. Kami berniat "
Bob sebenarnya hendak menjelaskan, tapi ibunya
sara se|a|| l|da| rerperral||ar |a reryerocos
serd|r|.
3e|ararg |r| sega|a racar oararg o|sa
dimenangkan," katanya. "Aku bahkan membaca berita
10 11
lerlarg seorarg War|la yarg rererarg|ar rad|ar
da|ar sualu acara le|ev|s|. lad|arrya rurar peraru.
Padara| |a l|rgga| d| gururg. Je|as saja War|la |lu
bingung, tidak tahu mau diapakan hadiah itu." Sambil
bicara, Mrs. Andrews mengeluarkan secarik kertas
dar| |arlorgrya.
"Ini dia pesannya," katanya. "Di sini kutulis, "Gerbang
l|jau 3alu. Ves|r cela| sudar ru|a| oe|erja.
"Wah! Terima kasih, Bu," seru Bob sambil bergegas
pergi. Di ambang pintu ia tertegun sesaat, karena
d|pargg|| |ourya.
"Robert! Apa lagi arti pesan itu? Jupiter memakai
bahasa sandi, ya?"
"Ah, tidak. Itu bahasa Inggris yang biasa, Bu. Aku
harus cepat-cepat pergi, Bu!"
Bob bergegas ke luar, menyambar sepedanya lalu
cepal-cepal reruju |e Jores 3a|vage Yard.
Kalau sedang naik sepeda, penopang kakinya
ryar|s la| lerasa rerggarggu sara se|a||. A|al |lu
d|pasarg |e |a||rya o|er 0r. A|varez seoaga| a||oal
|ece|a|aar yarg d|a|ar| o|errya |el||a sedarg
rercooa seorarg d|r| rerda|| sa|ar salu ou||l de|al
Roc|y 8eacr. Kola |lu serd|r| ler|ela| d| daerar yarg
datar, diapit Samudera Pasifk pada satu sisi, dan
Pegururgar 3arla Vor|ca pada s|s| yarg salu |ag|.
Kalau dibilang gunung, mungkin ada yang menilai
agak rendah. Tapi sebagai bukit, tinggi sekali! Ketika
terjadi kecelakaan itu, Bob jatuh terguling-guling
d| |ererg yarg l|rgg|rya se||lar seralus ||ra pu|ur
10 11
reler. Ka||rya palar d| oeroaga| lerpal. Re|or oaru
dalam kasus patah kaki, kata orang di rumah sakit.
Tap| Wa|au oeg|lu 0r. A|varez rergala|ar oarWa
peroparg |a||rya l|da| a|ar d|pa|a| urlu| se|ara-
lamanya, apabila kakinya sudah sembuh sama sekali.
3e|ararg pur peroparg |lu pada ururrya l|da|
d|rasa|ar ler|a|u rerggarggu. Cura |adarg-|adarg
saja rerjerg|e||ar.
Bob sampai di Jones Salvage Yard, yang
|ela|rya sed|||l d| |uar pusal |ola. Terpal |lu du|urya
bernama Joness Junkyard, sampai akhirnya Jupiter
oerras|| rerouju| pararrya agar reru|ar rara
itu. Lebih gengsi, katanya. Kalau Junkyard berarti
Tempat Rombengan, Salvage Yard artinya lebih
rerlererg. 8|sa d|lals|r|ar seoaga| Terpal 8ararg
Bekas dan Antik! Dan kini yang diperjualbelikan
d| s|lu oerracar-racar oararg ur|| d| sarp|rg
oararg oe|as yarg o|asa. 0rarg o|asa oerdalargar
ke situ, kalau memerlukan sesuatu yang tidak bisa
d|pero|er d| lerpal jaur. Kadarg-|adarg oar|ar ada
yarg sergaja dalarg dar| jaur urlu| perg| |e s|lu.
Tempat itu mengasyikkan bagi setiap anak laki-laki,
dar rurg||r juga ara| pererpua|r Cora|rya yarg |uar
biasa sudah kelihatan dari jauh, yaitu dengan melihat
pagar papan yang mengelingi. Untuk mengecatnya,
parar Jup|ler rera|a| cal dergar oerracar-
racar Warra yarg d|oororgrya seoaga| oararg
oe|as yarg l|da| lerpa|a| |ag|. 8eoerapa ser|rar
setempat membantu Mr. Jones mengecat pagar itu,
12 13
|arera parar Jup|ler |lu se|a|u rergrad|ar|ar
barang-barang bekas yang mereka perlukan, tanpa
rer|rla oayarar.
Sebagai hasilnya, pagar papan itu nampak luar
o|asa se|a||. 3e|urur oag|ar deparrya rerupa|ar
gambar pemandangan. Ada pepohonan dan bunga,
darau yarg r|jau dergar argsa oererarg-rerarg d|
s|lu. Ada pu|a perardargar |aul dergar oroa| yarg
biru. Sedang sisi-sisi lainnya, dihiasi dengan gambar-
garoar |a|rrya |ag|. Rasarya l|da| ada pagar lerpal
jua|-oe|| oararg roroergar yarg |e||ralarrya oeg|lu
rer|ar seperl| pagar |lu.
Bob melewati gerbang depan, yang dilengkapi
dengan sepasang pintu besar dari besi, yang didapat
dar| pe|arargar gedurg yarg leroa|ar rao|s. 8oo
bersepeda hampir seratus meter lebih jauh, lalu
oerrerl| de|al pojo| pe|arargar. Pagar d| s|lu d|r|as|
dengan gambar laut berombak hijau, serta kapal layar
oerl|arg dua yarg leroroarg-aro|rg d||arda oada|.
Bob turun dari sepedanya, tepat di depan dua lembar
papar pagar yarg d|cal r|jau. Terpal |lu|ar yarg
dijadikan pintu masuk pribadi oleh Jupiter, dengan
peraraar 0eroarg l|jau 3alu. 8oo rercoco| rala
see|or ||ar yarg rurcu| dar| a|r rerardarg peraru
|ayar yarg ryar|s lergge|ar. Kedua papar r|jau
|argsurg |e alas.
8oo rerdororg sepedarya re|eWal| ce|ar serp|l
d| pagar. 3ele|ar |lu |edua papar d|lurur|arrya
|eroa||. |a sudar oerada da|ar pe|arargar lerpal
12 13
penjualan barang bekas, di sudut yang oleh Jupiter
dijadikan bengkel. Tempat itu terbuka, kecuali atap
se|eoar ||ra-||ra dua reler yarg lerpasarg separjarg
s|s| da|ar pagar. Vr. Jores rerarur oararg-oararg
yarg ras|r oa|| d| oaWar alap |lu.
Ketika Bob masuk ke bengkel, Jupiter Jones
sedarg dudu| d| seouar |urs| pular yarg sudar lua.
la menggigit-gigit bibir, tanda otaknya sedang bekerja
|eras. Pele CrersraW s|ou| dergar seouar res|r
cela| |ec||. A|al |lu du|urya d|oe|| Vr. Jores da|ar
keadaan rusak. Jupiter kemudian mengutak-utiknya,
sarpa| a|r|rrya o|sa d|pa|a| |ag|.
Mesin cetak Itu bergerak mundur-maju, berden-
larg-derlarg. Pele yarg jarg|urg dar oeraroul
coklat sibuk meletakkan kartu-kartu berwarna putih,
|a|u rergaro||rya |ag|. llu|ar arl| pesar Jup|ler yarg
d|sarpa||ar |eWal Vrs. ArdreWs. Ves|r cela| sudar
mulai bekerja, dan ia memanggil Bob agar datang
|eWal 0eroarg l|jau 3alu.
Kel|ga ara| |lu l|da| o|sa d|||ral dar| |arlor
perusaraar yarg ler|ela| d| de|al geroarg ulara.
Bibi Mathilda juga tidak. la bibi Jupiter, istri Mr. Jones.
war|la |lu oerluour oesar. |a|ar yarg seoerarrya
rerja|ar|ar perusaraar |lu. 0rargrya oa|| ral| dar
peramah. Tapi begitu melihat ada anak di dekatnya,
p|||rarrya se|a|u cura salu. 3urur ara| |lu oe|erjal
0a|ar usararya reroe|a d|r| dar| rorgrorgar
bibinya, dari saat ke saat Jupiter mengatur tumpukan
barang bekas, sehingga akhirnya tumpukan itu
11 15
rerulup| oerg|e|rya. K|r| |a serla |edua |aWarrya
bisa merasa aman, apabila tidak memang sedang
oerar-oerar d|per|u|ar urlu| reroarlu o|o| alau
pararrya.
Sementara Bob menaruh sepeda, Pete meng
rerl||ar res|r cela|. 0|sodor|arrya se|eroar |arlu
yarg oaru se|esa| d|cela| pada 8oo.
Cooa ||ral |r|l |alarya.
Karlu yarg d|sodor|arrya |lu |arlu rara
perusaraar. 0| alasrya lerlera:
TRl0 0ETEKTlF
Kami menyelidiki segala-galanya"
? ? ?
Perye||d|| Perlara Jup|ler Jores
Perye||d|| Kedua Peler CrersraW
Calalar dar R|sel 8oo ArdreWs
war gaya re|l |ala 8oo |agur. Jad| |au
sudah memutuskan untuk memulainya, Jupe?"
K|la |ar sudar |ara rgororg |rg|r rerou|a o|ro
penyelidikan," kata Jupiter. "Sekarang setelah aku
rererarg|ar ra| rera|a| roo|| Ro||s-Royce s|arg-
malam selama tiga puluh hari, kita bisa bebas pergi
|e rara saja rercar| |ejad|ar-|ejad|ar r|sler|us.
Karera |lu |upulus|ar urlu| ru|a| saja. 3e|ararg
||la resr| rerjad| Tr|o 0ele|l|l.
"Selaku Penyelidik Pertama, aku yang berwenang
di bidang perencanaan. Lalu Peter sebagai Penyelidik
11 15
Kedua, memimpin semua aktivitas yang memerlukan
tenaga jasmani. Kau, Bob, karena saat ini agak
lerra|arg |erarpuarru urlu| rerg||ul| orarg yarg
d|cur|ga| alau rerarjal pagar po|o|rya sega|a
jer|s pe|erjaar yarg rerer|u|ar |e||rcarar
ra|a |au rerargar| lugas pere||l|ar yarg rurg||r
d|per|u|ar da|ar rergradap| |asus-|asus rarl|.
Kau juga oerlugas rercalal sega|a-ga|arya yarg ||la
|a|u|ar.
"Aku sih setuju saja," kata Bob. "Pengalamanku di
perpusla|aar a|ar sargal reroarlu da|ar lugas|u
|lu.
Perye||d||ar gaya roderr rerarg oarya|
memerlukan kegiatan riset," kata Jupiter. "Tapi kau
|u||ral rerardarg |arlu perusaraar ||la dergar
cara yang begitu aneh. Kalau aku boleh bertanya,
kenapa?"
"Ah, tidak apa-apa! Cuma ini ketiga tanda tanya
ini," kata Bob, "maunya untuk apa?"
"Sudah kutunggu pertanyaanmu itu," kata Pete.
"Kata Jupe, kau pasti akan bertanya. Semua orang
akan menanyakannya,"
Tarda larya rerupa|ar larda yarg d||era| d|
rara-rara dar re|aroarg|ar sesualu yarg l|da|
diketahui," kata Jupiter dengan lagak sok tahu. "Kita
s|ap-s|aga rerye||d||| dar rerecar |ar sel|ap
teka-teki, misteri atau hal-hal membingungkan, yang
d|aju|ar s|apa saja pada ||la. Karerarya larda larya
1 1Z
rerjad| |aroarg usara ||la. T|ga larda larya yarg
bergabung, akan selalu berarti Trio Detektif."
8oo reryarg|a Jup|ler sudar se|esa| dergar
perje|asarrya. 3esaal |a |upa racar apa
lerarrya |lu. Jup|ler seoerarrya oaru ru|a|.
"Tambahan pula, tanda tanya akan merangsang
minat," sambungnya. "Ketiga tanda tanya itu akan
reryeoao|ar orarg oerlarya apa arl|rya. Pers|s
seperl| yarg oaru saja |au|a|u|arl 0ergar oarluar
tanda tanya itu, orang akan ingat pada kita. Itu berarti
publisitas! Setiap usaha memerlukan publisitas,
supaya o|sa rerar|| ca|or |arggarar.
"Hebat," kata Bob. Dikembalikannya kartu yang
d|pegargrya |e lurpu|ar |arlu yarg le|ar se|esa|
d|cela| o|er Pele. 3e|ararg ||la sudar purya
perusaraar. T|rgga| |asusrya saja yarg rarus
datang, untuk diselidiki."
Pele reralap 8oo dergar s||ap gagar.
"Bob," katanya, "kasus itu sudah ada!"
"Maaf, perlu kubetulkan," sela Jupiter, la
re|urus|ar s||ap saro|| rerapal|ar gerarar. Ka|au
ia sudah begitu, tampangnya yang biasanya seperti
bulan purnama karena bundarnya, langsung nampak
|eo|r |orjorg. |a |argsurg |e||ralar |eo|r deWasa.
Jupiter bisa menimbulkan kesan agak gendut, apabila
s||aprya l|da| d|lega||ar.
"Sayangnya, masih ada satu rintangan kecil,"
sambungnya. "Memang sudah ada satu kasus, yang
1 1Z
rasarya o|sa ||la pecar|ar dergar rudar. Tap| ||la
oe|ur rerer|ra order urlu| rerargar|rya.
"Kasus apa itu?" tanya Bob bersemangat.
"Kau tahu kan, siapa Mr. Hitchcock?" tanya Pete.
"Nah,Mr. Alfred Hitchcock saat ini sedang mencari
sebuah rumah, yang benar-benar ada hantunya.
Ayahku yang mendengar kabar itu, di studio." Ayah
Pete, Mr. Crenshaw, ahli special-effects. Ini istilah
flm, televisi dan radio. Seorang ahli special-effects,
lugasrya reroual l|ruar |ejad|ar-|ejad|ar a|ar dar
fantasi dalam studio. Misalnya saja membuat hujan,
kilat, derap kaki kuda dan lain-lainnya. Tentu juga
rerc|pla|ar oayargar rarlul Vr. CrersraW oe|erja
di salah satu studio flm di Hollywood, beberapa mil
dar| Roc|y 8eacr.
"Rumah berhantu?" tanya Bob dengan kening
oer|erul 8aga|rara cararya rerecar|ar rurar
berhantu?"
"Bukan rumahnya yang kita pecahkan," kata Jupiter
dengan nada agak kesal. "Rumah itu kita selidiki,
apa|ar oerar-oerar oerrarlu alau l|da|. Puo||s|las
|asus |lu a|ar reryeoao|ar rara ||la d||era|
orang, sehingga Trio Detektif setelah itu bisa mulai
oer|eroarg.
Cura Vr. l|lcrcoc| l|da| reryurur ||la rerye||d|||
rumah berhantu untuk keperluannya itu," kata Bob.
"Dan itu yang kausebut rintangan kecil?"
18 19
"Kita harus mendesaknya agar menugaskan kita,"
|ala Jup|ler. llu |arg|ar oer||ul.
"Ya, tentu saja," kata Bob dengan nada menyindir.
Kurasa rerurulru ||la |argsurg saja rerasu||
ruargar |arlor sa|ar seorarg sulradara yarg
paling termashur, lalu mengatakan padanya, Anda
memanggil kami, Sir?"
"Perinciannya agak meleset, tapi gagasannya
kurang-lebih begitulah," kata Jupiter. "Aku sudah
menelepon Mr. Hitchcock, untuk bertemu dengan
d|a.
"Kau meneleponnya?" tanya Pete, la melongo,
pers|s seperl| 8oo. 0ar d|a o||arg rau |eleru
dengan kita?"
"Tidak,." kata Jupiter mengaku. "Sekretarisnya tidak
reroer| |eserpalar pada|u urlu| o|cara serd|r|
dergar d|a.
"Bisa kubayangkan," kata Pete.
"Sekretaris itu bahkan mengatakan, jika kita berani
mendekati Mr. Hitchcock, ia akan memanggil polisi
supaya kita ditahan," sambung Jupiter. "Ternyata
rus|r paras |r| se|relar|s Vr. l|lcrcoc| sedarg cul|.
Perggarl|rya urlu| sererlara seorarg gad|s yarg
perrar oerse|o|ar d| Roc|y 8eacr s|r|. |a oeoerapa
|e|as |eo|r l|rgg| dar| ||la. Tap| |a||ar pasl| ras|r |rgal
pada dia. Namanya Henrietta Larson."
lerr|ella yarg so| rergalur |lul seru Pele. Terlu
saja a|u |rgal padaryal
18 19
"Ya, ya aku juga ingat, ia dulu suka membantu-
bantu guru, dan menyuruh-nyuruh anak-anak yang
lebih kecil dari dia," kata Bob. "Wah, kalau Henrietta
Larson sekarang menjadi sekretaris Mr. Hitchcock,
sudar|ar ||la |upa|ar saja rercara |lul 8|ar l|ga
harimau pun, takkan mampu lewat kalau Henrietta
yarg rergra|arg|.
Juslru r|rlargar yarg reroual r|dup |r|
menarik," kata "Jupiter. "Besok pagi kita semua
berangkat dengan mobil baru kita ke Hollywood, untuk
mengunjugi Mr. Hitchcock.
0ar reroer| |eserpalar pada lerr|ella
untuk memanggil polisi supaya kita ditahan?" teriak
Bob. "Aku tidak mau! Lagi pula, aku besok sibuk sehari
perur d| perpusla|aar.
Ka|au oeg|lu a|u dar Pele saja yarg perg|. Narl|
akan kutelepon perusahaan penyewaan mobil, untuk
rergala|ar oarWa roo|| yarg |urerarg|ar a|ar
mulai kupakai besok pagi, jam sepuluh. Dan kau, Bob,"
kata Jupiter menambahkan, "karena kau toh akan
terus berada di perpustakaan besok, coba kaucari
|elerargar rergera| |r| da|ar |urpu|ar sural |aoar
dar raja|ar-raja|ar lua.
Jup|ler reru||s|ar dua palar |ala d| oa||| sa|ar salu
kartu nama perusahaan mereka, lalu menyodorkan
kartu itu pada Bob. Bob membacanya, lalu menelan
|udar oeoerapa |a||. Valarya reralap |edua palar
|ala |lu. Terror Castle. Puri Kengerian, atau lebih enak
|a|au d||ala|ar: Pur| 3elarl
20
"Baiklah, Jupe kalau kau menugaskan begitu,"
|alarya.
"Trio Detektif mulai beraksi," kata Jupiter.
Tampangnya kelihatan puas. "Jangan lupa, kalian
rarus se|a|u rergarlorg| oeoerapa |eroar |arlu
perusahaan kita, sebagai tanda pengenal. Dan besok
semua harus menunaikan tugas, biar apa pun tugas
|lul
21
Bab 2
WAWANCARA PENTING
Keesokan paginya, Jupiter dan Pete sudah
rerurggu-rurggu d| depar geroarg oes| yarg oesar
dari tempat pengumpulan barang-barang bekas, jauh
seoe|ur saal roo|| Ro||s-Royce d|rercara|ar a|ar
l|oa d| s|lu. Keduarya rera|a| pa|a|ar rere|a yarg
leroa||. 3ele|ar rec|s dergar |ereja pul|r serla das|.
Raroul d|oasar| dar d|s|s|r rap|. Vu|a rere|a yarg
coklat terbakar sinar matahari, pagi itu nampak bersih
oer|||al-|||al |arera d|goso| oers|r-oers|r dergar
saour. 8ar|ar |u|u largar rere|a pur oer|||auar
|arera d|s||al.
Tap| |el||a roo|| oesar yarg d|lurggu-lurggu
akhirnya datang, ternyata kilauannya mengalahkan
mereka. Mobil itu Rolls-Royce model antik, dengan
|arpu sorol depar seoesar gerdarg serla |ap yarg
panjang sekali. Karoserinya berbentuk persegi empat,
r|r|p |ola|. Tap| serua oag|ar laroarar lerrasu|
pegangan pintu dan bumper berlapis emas,
oer|||au-|||auar |era caraya ralarar|. Karoser| yarg
dicat hitam nampak begitu mengkilat, mirip cermin
||c|rrya.
"Astaga," bisik Pete dengan kagum, ketika mobil itu
re|urcur |e arar rere|a. Ke||ralarrya |aya| roo||
22 23
yarg o|asa d|pa|a| r||yarder oerurur seralus
sepu|ur larurl
"Rolls-Royce itu mobil termahal di dunia," kata
Jup|ler. 0ar yarg |r| spes|a| d|oual alas pesarar
seorarg Arao raja r|rya| yarg l|rgg| se|erarya.
3e|ararg d|pa|a| o|er perusaraar peryeWaar roo||
urlu| |eper|uar re||are.
Voo|| |lu oerrerl| d| de|al rere|a. 0ergar
larg|as pergerud|rya |e|uar. 0rarg |lu |args|rg dar
jarg|urg. T|rgg|rya |eo|r dar| salu reler de|apar
puluh. Mukanya lonjong, nampaknya ramah. la
membuka topi seragamnya, lalu menyapa Jupiter.
"Master Jones?" katanya dengan logat Inggris yang
kentara sekali. "Saya Worthington, supir Anda."
"Ah eh, apa kabar, Mr. Worthington," kata Jupiter
agak tergagap. "Harap panggil saya Jupiter saja,
seperl| o|asa.
"Wah, Sir Anda harus menyapa saya dengan
Worthington saja," kata laki-laki jangkung itu dengan
paras aga| |||u|. Keo|asaarrya oeg|lu. 0ar rerurul
kebiasaan pula, saya harus menyapa majikan dengan
cara agak resmi. Anda sekarang majikan saya, dan
saya |rg|r rerperlarar|ar adal |eo|asaar.
"Baiklah kalau kebiasaannya memang begitu,
Worthington," kata Jupiter.
"Terima kasih, Sir. Mulai sekarang saya serta mobil
|r| lersed|a urlu| Arda se|ara l|ga pu|ur rar|.
22 23
"Tiga puluh hari, yang masing-masing terdiri dari dua
puluh empat jam," kata Jupiter. "Begitulah perumusan
rad|ar sayeroara.
"Tepat, Sir". Worthington membukakan pintu
belakang. "Silakan masuk, Sir."
"Terima kasih," kata Jupiter sambil masuk ke
dd|ar roo|| oersara Pele. Tap| Arda l|da| per|u
membukakan pintu kami kan masih muda, jadi bisa
rerou|a p|rlu serd|r|.
"Kalau Anda tidak keberatan, Sir," jawab Worthington,
saya |rg|r reroer||ar sega|a pe|ayarar seperl|
yang seharusnya saya lakukan. Sebab kalau tidak,
saya |raWal|r saya a|ar le|edor d| rasa depar.
"O, begitu." Jupiter merenung sesaat, sementara
worlr|rglor rergaro|| lerpal d| oe|a|arg sel|r.
Lalu Jupiter berkata lagi, Tapi adakalanya kami harus
cepat-cepat masuk atau keluar, Worthington. Mungkin
|ar| l|da| serpal re-rurggu Arda rerou|a|ar
pintu dulu. Bagai-mana jika keluar-masuk sendiri,
kecuali pada awal dan akhir perjalanan?"
"Baiklah, Sir." Lewat kaca spion kelihatan bahwa
sup|r orarg lrggr|s |lu lerseryur. llu perye|esa|ar
yarg sargal oa||.
"Eh, kami mungkin tidak sebegitu anggun seperti
orang-orang yang pernah Anda supiri," kata Jupiter
oerlerus-lerarg. 0ar ada |erurg||rar pu|a |apar-
|apar |ar| rarus perg| |e lerpal-lerpal yarg aga|
arer.... 8ararg|a|| |r| o|sa reroarlu rerje|as|ar
ra|sud|u. Jup|ler reryodor|ar |arlu usara Tr|o
21 25
0ele|l|l pada worlr|rglor. 0rarg |lu rerpe|ajar|
|arlu |lu dergar ser|us.
"Saya rasa saya mengerti sekarang, Sir," katanya
|erud|ar. 0ar saya rerasa serarg rergradap|
tugas ini. Asyik, sekali-sekali menjadi supir anak muda
yarg oerj|Wa pelua|arg. Tap| pelua|argar da|ar arl|
kata baik, Sir," katanya buru-buru menambahkan.
Perurparg saya oe|a|argar |r| |eoarya|ar sudar
agak tua, dan sangat hati-hati. Ke mana kita sekarang,
Sir?"
Pele dar Jup|ler serarg se|a|| oergau| dergar
sup|r yarg rarar |lu.
"Kami ingin pergi ke World Studios, di Hollywood,"
|ala Jup|ler. Kar| rerda| rergur-jurg| Vr. A|lred
l|lcrcoc|. 3aya aru saya |erar|r sudar rere
|eporrya.
"Baik, Master Jones."
3esaal |erud|ar roo|| reWar |lu sudar
meluncur di jalan yang melintas bukit-bukit, menuju
ke Hollywood. Worthington menoleh sebentar, untuk
mengatakan, "Masih perlu saya katakan, di mobil
|r| lersed|a pesaWal le|epor serla r|rurar urlu|
|eper|uar Arda.
"Terima kasih," kata Jupiter. Sikapnya sudah
berubah. Bergaya, sesuai dengan sikap penumpang
roo|| yarg oeg|lu. |a rerou|a seouar |ola| |ec||
yang ada di depannya, dan meraih pesawat telepon
yarg ada d| s|lu. A|al |orur||as| |lu juga oer|ap|s
21 25
eras. Tap| l|da| d|per|erg|ap| dergar ca|rar roror.
Yarg ada cura loroo| le|ar.
"Ini telepon mobil," kata Jupiter pada Pete. Kalau
mau bicara, tombol ini harus ditekan lalu minta
pada operalor agar d|sarourg|ar dergar roror
yarg rerda| ||la ruourg|. Tap| se|ararg ||la oe|ur
memerlukannya." Dengan agak menyesal, Jupiter
mengembalikan pesawat telepon ke tempatnya, lalu
dudu| dergar sarla|. Ke||ralar oarWa |a seoerarrya
kepingin sekali bergaya, menelepon dari mobil.
Perjalanan itu menyenangkan, tapi tanpa ada
|ejad|ar apa-apa. T|da| |ara |erud|ar sudar
3arpa| d| daerar per|arlorar |ola lo||yWood. Kel||a
sudah hampir sampai ke tujuan, Pete mulai nampak
ge||sar.
"Jupe," katanya, "coba kauceritakan, bagaimana
||la rarl| o|sa re|eWal| geroarg slud|o. Kau |ar
tahu betul, studio-studio semuanya bertembok tinggi
dengan penjaga, yang gunanya untuk mencegah
supaya orarg-orarg seperl| ||la |r| l|da| o|sa rasu|.
K|la la||ar rurg||r o|sa rererooos |e da|ar.
"Aku sudah punya siasat," kata Jupiter. "Mudah-
mudahan saja bisa jalan, karena keliha-tannya kita
sudar sarpa|.
Ro||s-Royce reWar |lu re|urcur d| ja|ar yarg
dipagari tembok tinggi. Tembok itu sangat panjang,
lerpal dua o|o| d|s|la serua dergarrya. 0| alas
leroo| lerpasarg papar rara dergar lu||sar oesar-
besar. WORLD STUDIOS. Nampak jelas tembok itu
2 2Z
ada d| s|lu urlu| salu lujuar saja. urlu| rercegar
sembarang orang bisa masuk, seperti kata Pete.
0| oag|ar lergar leroo| ada geroarg oes| yarg
l|rgg|. 0eroarg |lu lerou|a p|rlurya. 3eorarg |a||-
|a|| oerpa|a|ar seragar dudu| da|ar seouar rurar
|ec|| d| sarp|rgrya. worlr|rglor reroe|o||ar Ro||s-
Royce, masuk ke gerbang. Seketika itu juga penjaga
yarg d| s|lu re|orcal oargur.
"He, nanti dulu!" teriak orang itu. "Mau ke
mana?"
worlr|rglor rerg|rja| rer.
"Anda punya kartu pas?" tanya penjaga.
"Kami tidak memerlukannya, karena Master Jones
sudah menelepon Mr. Hitchcock," jawab Worthington.
llu rerarg oerar. Jup|ler sudar rere|epor Vr.
Hitchcock, walau tidak dijawab.
0r.
Perjaga geroarg rerggaru|-garu| |epa|a dergar
sikap sangsi. Saat itu Jupiter membuka jendela, lalu
rerju|ur|ar |epa|a |e |uar.
" My good man," katanya menyapa penjaga
gerbang. Pete menoleh dengan kaget, karena
laru-laru Jup|ler oero|cara dergar |ogal as|| lrggr|s.
Pele oe|ur perrar rerdergar Jup|ler oero|cara
dergar |ogal yarg oeg|lu. Ruparya se|ara |lu |a
oer|al|r secara seroury|-seroury|. |a rergu|arg|
sapaannya, "My good man, kenapa kita tertahan di
sini?"
2 2Z
"Astaga!" bisik Pete pada dirinya. la tahu, semasa
|ec||rya du|u Jup|ler perrar rerjad| a|lor le|ev|s|. |a
pun tahu, Jupiter sangat berbakat dalam meniru gaya
orarg. Tap| yarg |r| oe|ur perrar d|parer|arrya.
Jup|ler rerggerourg|ar p|p|rya. 8|o|rrya
dikerucutkan sedikit ke depan, sementara ia
rerardarg perjaga |lu dergar r|durg aga|
lerarg|al. 3aal |lu Jup|ler r|r|p se|a|| larpargrya
dergar A|lred l|lcrcoc|. Terlu saja l|lcrcoc| yarg
masih muda dan agak kurang ajar, tapi walau begitu
|er|r|parrya sargal reryo|o|.
"Anu saya perlu tahu, siapa yang hendak
mengunjungi Mr. Hitchcock," kata penjaga dengan
gugup.
8eg|lu. 3e|a|| |ag| Jup|ler reralap dergar s||ap
arg|ur. Kurasa a|u per|u rere|epor parar|u.
0|aro||rya pesaWal le|epor yarg oer|ap|s eras.
Tombol penghubung ditekan, lalu ia meminta agar
d|sarourg|ar pada roror yarg d|seoul|ar o|errya.
Jup|ler reryeoul|ar roror le|epor d| Jores
Salvage Yard", la memang benar-benar menelepon
pararrya.
Perjaga geroarg re||ral se|a|| |ag| roo|| reWar
|lu. 0|||ralrya Jup|ler reregarg gagarg le|epor
oer|ap|s eras.
"Ah tuan masuk sajalah," katanya cepat-
cepal Narl| saya le|epor|ar oarWa Arda da|ar
perja|arar.
28 29
28 29
"Terima kasih," kata Jupiter. "Kita terus,
worlr|rglor.
Voo|| oergera| |ag|. Jup|ler dudu| |ag| dergar
santai, sementara kendaraan yang ditumpangi
reroe|o| rasu| |e sualu ja|ar |ec||. 0| ||r| |arar
ja|ar leroerlarg ra|arar rurpul r|jau d|pagar| poror
pa|er. Narpa| rurar |ec||-|ec|| lap| |rdar oerjejer-
jejer di situ. Lebih jauh lagi nampak atap melengkung
dari studio-studio besar tempat membuat flm dan
re|arar le|ev|s|. 3ejur|ar pera|r dergar |oslur
oerare|a ragar oerduyur-duyur |e arar sa|ar salu
slud|o |lu.
wa|au rere|a ||r| sudar oerada d| da|ar |orp|e|s
studio, Pete masih tetap belum membayangkan
oaga|rara rercara |aWarrya agar o|sa |eleru
dengan Mr. Hitchcock. Tapi ia tidak sempat lama gelisah,
|arera worlr|rglor sudar rergrerl||ar roo|| d|
depar seouar rurar oesar. 3eperl| |eo|asaarrya d|
berbagai studio flm, masing-masing sutradara diberi
tempat tersendiri, di mana mereka bisa bekerja tanpa
d|garggu orarg |a|r. 0| depar rurar |lu lerpasarg
papan dengan tulisan rapi: ALFRED HITCHCOCK.
"Tunggu kami di sini, Worthington," kata Jupiter
pada supir itu, yang bergegas membukakan pintu.
A|u oe|ur laru a|ar oerapa |ara |ar| d| s|r|.
"Baik, Sir."
Jupiter berjalan mendului, menaiki jenjang yang
cuma satu, melewati pintu dan masuk ke ruang
perer|raar laru yarg seju| |arera ada a|al pergalur
30 31
raWa d| s|lu. 3eorarg gad|s oeraroul p|rarg dudu|
d| oe|a|arg reja. |a oaru saja re|ela||ar gagarg
le|epor |eroa|| |e lerpalrya. Pele seru|a l|da|
mengenali Henrietta Larson yang sudah dewasa.
Tapi ia langsung ingat lagi, begitu gadis itu membuka
ru|ul
Jad| lerryala |au oerras|| juga rasu|l lu|as
Henrietta, la menatap Jupiter Jones, sambil bercekak
pinggang. "Kau pura-pura keponakan Mr. Hitchcock,
ya! Nah, kita lihat saja sekarang, betapa cepatnya
po||s| slud|o rery|rg||r|ar d|r|ru dar| s|r|l
Pele sudar |esu saja re||ral gad|s |lu rera|r
gagarg le|epor |ag|. Tap| Jup|ler l|da| secepal |lu ger
lar. j
Turggul |alarya.
"Tunggu apa lagi?" tanya Henrietta sambil mencibir.
"Kau masuk ke mari karena menipu penjaga gerbang,
rerga|u |epora|ar Vr. l|lcrcoc|
llu l|da| oerar. Pele rerasa per|u reroe|a
lerar. Perjaga |lu yarg |e||ru rerar|| |es|rpu|ar.
Kau jargar ||ul carpur. |ala lerr|ella
rerper|rgal|ar Pele. Jup|ler Jores |r| perggarggu
ketentraman umum, dan aku bermaksud
rery|rg||r|arrya dar| s|r|.
3e|a|| |ag| lerr|ella s|ap urlu| oero|cara |eWal
le|epor. 0ar se|a|| |ag| Jup|ler Jores rerou|a
ru|ul.
"Tidak baik jika tergesa-gesa bertindak, Miss
Larson," katanya. Pete kaget, karena Jupiter kembali
30 31
oero|cara dergar |ogal lrggr|s yarg lad|. 0ar sesaal
tampangnya juga berubah, nampak seperti yang tadi
reryeoao|ar perjaga geroarg ler|esar. |a rarpa|
r|r|p A|lred l|lcrcoc| yarg ras|r ruda oe||a.
3aya rasa Vr. l|lcrcoc| pasl| oerr|ral urlu|
melihat peragaan bakat akting saya," kata Jupiter.
0agarg le|epor ler|epas dar| pegargar lerr|ella.
0ad|s |lu rerdorga| dergar cepal.
"Kau " katanya terbata-bata, seakan-akan
|erao|sar per|alaar. Tarpargrya rarpa|
bertambah galak. "Ya, Jupiter Jones, aku yakin Mr.
l|lcrcoc| |rg|r re||ral peragaarru |lu.
"Ehem! Miss Larson "
Jupiter dan Pete berpaling dengan cepat,
rerdergar suara |lu yarg dalargrya dar| oe|a|arg
rere|a. 8ar|ar lerr|ella pur |e||ralar |agel Vere|a
reralap A|lred l|lcrcoc| yarg oerd|r| d| aroarg p|rlu
|arlor.
"Ada apa, Miss Larson?" tanya Mr. Hitchcock. Dari
tadi saya menekan bel, memanggil Anda."
"Ini pemuda ini punya sesuatu, yang menurut
Saya pasti menarik minat Anda," kata Henrietta
Larson.
"Maaf, hari ini saya tidak bisa menerima siapa-
siapa," jawab Mr. Hitchcock. "Suruh dia pergi."
"Saya yakin Anda pasti mau melihat ini, Mr.
l|lcrcoc|. |ala lerr|ella rerdesa|. Ada sesualu
da|ar rada suara gad|s |lu yarg rer|rou||ar
perasaar l|da| era| pada d|r| Pele. 0ar Vr
32 33
Hitchcock juga menangkap nada itu rupanya, karena
|a rerardarg Pele dar Jup|ler dergar rerar.
Kerud|ar |a rergarg|al oaru.
8a|||ar. Ka||ar ||ul a|u.
Sambil berkata begitu ia berpaling, lalu menuju
|e seouar reja |erja yarg |eoar se|a||. Ka|au
dibilang sebesar lapangan tenis, rasanya tidak
terlalu berlebih-lebihan! Sesampai di situ, ia lantas
dudu| d| seouar |urs| pular. Jup|ler dar Pele lega| d|
depannya, sementara Henrietta menutup pintu.
"Nah sekarang apa yang harus kulihat? Aku
cuma bisa memberikan waktu lima menit," kata Mr.
l|lcrcoc|. l
"Ini yang hendak saya perlihatkan pada Anda, Sir,"
kata Jupiter dengan sopan, sambil menyodorkan
se|eroar |arlu rara Tr|o 0ele|l|l. 3aal |lu Pele oaru
sadar oarWa Jup|ler sedarg re|a|sara|ar rercara
a|s| yarg sudar d|s|ap|ar o|errya. 0ar |e||ralarrya
s|asal |lu |era. Vr. l|lcrcoc| rerer|ra |arlu yarg
disodorkan, lalu mengamat-amatinya.
"Hmm, jadi kalian ini penyelidik rupanya," kata
sutradara tenar itu. "Kalau aku boleh bertanya, apa
artinya ketiga tanda tanya ini? Apakah artinya kalian
menyangsikan kemampuan kalian sendiri?"
"Bukan begitu, Sir," jawab Jupiter. "Itu tanda pengenal
kami, dan merupakan lambang pertanyaan yang
perlu dijawab, serta misteri yang harus dipecahkan.
Kecua|| |lu juga urlu| rer|rou||ar |e|rg|rar
tahu, sehingga orang-orang ingat pada kami."
32 33
"Ah, begitu." Mr. Hitchcock mendehem. "Kalian
gerar puo||s|las.
"Usaha takkan bisa maju, jika tidak dikenal orang,"
|ala Jup|er rererarg|ar perl|roargarrya.
Ucapan yang tidak bisa dibantah," kata Mr.
Hitchcock sependapat "Tapi bicara tentang usaha, kau
oe|ur reryeoul|ar |a||ar rau apa |erar|.
"Kami ingin mencarikan rumah berhantu bagi Anda,
3|r
Rumah hantu?" Alis Alfred Hitchcock terangkat
ke atas, menunjukkan keheranannya. "Apa yang
reryeoao|ar |au rerg|ra a|u rercar| rurar
hantu?"
"Kalau tidak salah, Anda memerlukan sebuah
rumah yang benar-benar ada hantunya, untuk dipakai
sebagai lokasi dalam flm tegang yang hendak Anda
buat, Sir," kata Jupiter. "Dan Trio Detektif ingin
reroarlu rercar||arrya urlu| Arda.
A|lred l|lcrcoc| ler|e|er pe|ar.
3aal |r| dua orarg|u sedarg rercar|-car| lerpal
yang cocok untuk keperluan itu," katanya kemudian.
"Seorang mencari di timur, tepatnya di kota Salem,
Massachusetts. Dan seorang lagi di Charleston, South
Caro||ra. Kedua lerpal |lu oarya| lerpal arg|errya.
8eso| |edua orarg |lu a|ar perg| |e 8oslor dar NeW
0r|ears. A|u ya||r sa|ar seorarg dar| rere|a pasl|
a|ar oerras|| rercar||ar |o|as| yarg coco| oag||u.
31 35
Tap| j||a |ar| o|sa rereru|ar rurar yarg coco|
di sini, Sir, di California, bagi Anda akan lebih mudah,"
|ala Jup|ler.
"Wah, sayang, tapi aku tidak bisa menerima tawaran
itu, Nak," kata Mr. Hitchcock.
"Kami tidak meminta pembayaran untuk itu,
Sir," kata Jupiter lagi. "Tapi detektif-detektif yang
kenamaan, semuanya ada orang yang menuliskan
kisah pengalaman mereka. Sherlock Holmes, Ellery
Queen, Hercule Poirot semuanya, Sir! Saya
menarik kesimpulan, itulah sebabnya mereka bisa
rerjad| ler|era|. Jad| agar para ca|or rasaoar o|sa
tahu tentang Trio Detektif, semua kasus kami akan
dijadian cerita oleh ayah patner kami yang satu lagi,
Bob Andrews, la bekerja di salah satu surat kabar."
"Lalu?" Alfred Hitchcock melirik arlojinya.
"Begini, Mr. Hitchcock menurut saya, jika Anda
oersed|a reru||s |ala pergarlar urlu| ||sar |asus
|ar| yarg perlara
"Tidak bisa! Nanti pada saat kalian ke luar, tolong
katakan pada Miss Larson agar datang." "Baik, Sir."
Dengan tampang lesu, Jupiter berpaling lalu menuju
ke pintu, diikuti oleh Pete. Tapi sebelum sampai di
pintu, Alfred Hitchcock memanggil.
Narl| du|u.
"Ya, Sir?"
Keduarya oerpa||rg. Vr. l|lcrcoc| reralap
|eduarya dergar |er|rg oer|erul.
31 35
"Tiba-tiba aku teringat lagi, kalian belum lengkap
rerje|as|ar |eper|uar |a||ar |erar|. Apa lepalrya
yang kata Miss Larson tadi pasti perlu kulihat? Sudah
je|as ou|ar |arlu rara perusaraar |a||ar.
"Begini, Sir," kata Jupiter segan-segan, "saya
bisa menirukan bermacam-macam orang, dan ia
oerperdapal Arda lerlu |rg|r re||ral saya rer|ru|ar
Arda seoaga| reraja.
"Menirukan diriku semasa remaja dulu?" Suara
sulradara lerar |lu reroeral. A|r ru|arya rerjad|
suram. "Apa tepatnya yang kaumaksudkan?"
"Ini, Sir." Sekali lagi muka Jupiter seakan-akan
oeruoar. 3uararya reroeral dar o|cararya oer|ogal
lrggr|s. |a sudar rerje|ra rerjad| orarg |a|r.
"Terpikir olehku," katanya dengan nada suara yang
sudah berubah itu, "pada suatu ketika nanti Anda
rurg||r rerer|u|ar seseorarg yarg rera|r|ar d|r|
Anda semasa remaja untuk salah satu flm, dan jika
oeg|lu
Ker|rg Vr. l|lcrcoc| oer|erul. Tarpargrya
rasar.
Je|e|l lerl||ar dergar segeral lu|asrya.
Tarparg Jup|ler |eroa|| |e as||rya |ag|.
"Menurut Anda, tidak mirip?" tanyanya. "Maksud
saya, mirip Anda sewaktu remaja dulu?"
3udar je|as l|da|l A|u du|u reraja o|asa yarg
baik-baik, sama sekali tidak seperti karikatur kasar
yarg oaru saja |aularp|||arl
3
Ka|au oeg|lu saya rarus |eo|r oarya| oer|al|r
lagi," kata Jupiter sambil mengeluh. "Menurut kawan-
kawan, yang tadi itu bagus sekali."
A|u l|da| rau |au rer|ru-r|ru|ar d|r||ul
oerla| A|lred l|lcrcoc|. A|u sara se|a|| l|da|
rau |aul|ru|arl J||a |au oerjarj| la||ar perrar
melakukannya lagi, aku...hhh, sialan, sialan!... aku
a|ar reru||s|ar |ala pergarlar ||sar apa pur yarg
d|lu||s rergera| |asus |a||arl
"Terima kasih, Mr. Hitchcock!" kata Jupiter. "Jadi
Arda rergererda|| |ar| rerye||d||| rurar-rurar
hantu untuk Anda?"
"Ya, ya, ya, carilah, kalau kalian begitu kepingin!
Tapi aku tidak berjanji akan memakainya, juga apabila
kalian nanti berhasil. Sekarang keluar, sebelum aku
|er||argar |esaoarar|u. A|u l|da| serarg re||ral
remaja seperti dirimu Kau ini terlalu banyak akal, Anak
rudal
Jupiter dan Pete bergegas ke luar, meninggalkan
A|lred l|lcrcoc| yarg lelap dudu| saro|| rererurg.
3Z
Bab 3
DATA TENTANG
TERROR CASTLE
8oo ArdreWs rerdororg sepedarya rergrarp|r|
0eroarg l|jau 3alu. Napasrya lerergar-ergar. 3aal
itu sudah agak sore. Sialan, kenapa harus pada saat
begitu bannya bocor, umpatnya dalam hati.
8oo rerdororg sepedarya rasu| |e da|ar
pe|arargar lerpal per|rourar oararg oe|as |lu. 0|
|ejaurar lerdergar suara Vrs. Jores oero|cara dergar
|arlarg. Ruparya |a sedarg rergaWas| pe|erjaar
Hans dan Konrad, kedua pembantu suaminya.
Jup|ler dar Pele l|da| ada d| oerg|e|. Tap| |lu
sudar d|duga o|er 8oo. |a perg| |e oe|a|arg res|r
rela|. 0| s|lu d|geser|arrya o|er sepolorg ||s|-
kisi besi yang sudah tua, yang kelihatannya seperti
|eoelu|ar saja d|sardar|ar pada |a|| seouar reja
ououl. 0| oe|a|arg ||s|-||s| |lu ada p|pa serg yarg
oesar dar parjarg. 8oo reryusup rasu| |e da|ar
pipa itu, lalu mengembalikan kisi-kisi tadi ke tempat
seru|a. 3ele|ar |lu |a rerarg|a|-rarg|a| secepal
dimungkinkan kakinya yang cedera, menyusur dalam
pipa. Jalan yang dilaluinya itu Terowongan Dua", salah
salu ja|ar raras|a urlu| rasu| |e Var|as 8esar.
Ja|ar |lu oerujurg pada seouar pare| dar| |ayu. 8oo
38 39
rerdororg pare| |lu |e alas. |a sudar sarpa| da|ar
Var|as 8esar.
Yarg d|seoul Var|as 8esar |lu seoelu|rya
seouar caravar yarg parjargrya sepu|ur reler.
T|lus Jores reroe||rya larur seoe|urrya da|ar
|eadaar rusa| oeral |arera |ece|a|aar. Kerud|ar
ternyata caravan itu tidak bisa dijual olehnya, karena
|aroser|rya peryo|-peryo| Karerarya |a rerg|j|r|ar
Jup|ler rera|a|rya urlu| d|jad||ar |arlor.
3eja| |lu sudar oarya| se|a|| oeroaga| jer|s
oararg oe|as yarg d|lurpu||ar o|er |el|ga reraja
itu di luarnya, dengan bantuan Hans dan Konrad.
Kini caravan itu sudah tidak kelihatan lagi, karena
tersembunyi di balik tumpukan batang baja, sepotong
largga oes| oeg|lu pu|a |ayu dar oarar |a|r yarg
oerlurpu|-lurpu|.
Vr. Jores rupa-ruparya sudar l|da| |rgal |ag| pada
caravan itu. Dan hanya Jupiter, Pete dan Bob saja
yarg laru oarWa caravar yarg lerseroury| dergar
oa|| |lu ||r| sudar rerjad| seouar |arlor yarg seroa
lengkap, dengan laboratorium kecil serta kamar gelap,
oeg|lu pu|a oeroaga| ja|ar rasu| yarg lerseroury|.
Ketika Bob muncul dari pipa seng, Jupiter sedang
dudu| d| seouar |urs| pular oe|as yarg sudar
diperbaiki, di belakang meja yang ujungnya hangus
|arera leroa|ar. 3erua pera|alar yarg ada d| Var|as
8esar rerupa|ar oararg oe|as yarg le|ar d|peroa|||
ser|rgga o|sa d|pa|a| |eroa||. Pele CrersraW
dudu| rergradap| Jup|ler dj seoerarg reja.
38 39
"Kau agak lambat datang," kata Jupiter, seolah-olah
8oo serd|r| l|da| reryadar|rya.
8ar|u l|oa-l|oa |erpes. Napas 8oo ras|r
terengah-engah. "Tertusuk paku besar, ketika baru
saja |e|uar dar| perpusla|aar.
"Ada yang berhasil kautemukan?"
Terlu sajal A|u oar|ar ler|a|u oarya|
rereru|ar dala lerlarg rurar oerrarlu |lu.
Nararya Terror Casl|el
Terror Castle!" seru Pete, la bergidik. "Tak enak
rasarya rerdergar rararya.
"Tunggu dulu," potong Bob, "kau sama sekali belum
rerdergar lerlarg |e|uarga yarg lerd|r| dar| ||ra
orang, yang pernah mencoba tidur di sana semalam.
3eja| saal |lu rere|a l|da|
"Mulai dari awal," pinta Jupiter. "Sebutkan fakta-
la|larya secara oerurular.
0|e.
8oo rerou|a seouar sarpu| oesar oerWarra
co||al yarg d|oaWarya. Tap| seoe|urrya per|u
kuceritakan, Skinny Morris sepanjang pagi tadi tidak
bosan-bosannya mondar-mandir di belakangku,
oerusara rerg|rl|p apa yarg sedarg |u|a|u|ar
Wa|lu |lu.
Vudar-rudarar |au l|da| reroer| |eserpalar
pada si konyol itu untuk mengetahui apa pun juga,"
tukas Pete. "Dia itu, selalu saja mau tahu apa yang
||la |a|u|ar.
10 11
3udar je|as a|u la| rergala|ar apa-apa padarya.
Tap| ara| |lu rgololrya arpur-arpurarl Kel||a a|u
tiba di perpustakaan, ia mencegat aku karena ingin
rerarya|ar lerlarg roo|| yarg d|rerarg|ar ra|
pera|a|arrya se|ara l|ga pu|ur rar| o|er Jupe.
la menanyakan pendapatku, apa yang hendak
kaulakukan dengannya, Jupe."
"Ah, Skinny kan cuma kesal, karena ingin menjadi
satu-satunya di sekolah yang punya mobil, kata Jupiter.
Cooa ayarrya l|da| lerdallar seoaga| perdudu|
regara oag|ar yarg sudar rau reroer||ar sural
ijin mengemudi pada anak-anak yang masih ingusan,
3||rry la||ar o|sa reryup|r roo||rya serd|r| jad|
sara saja |aya| ||la serual Vu|a| se|ararg |a l|da|
o|sa so| a|s| |ag| lerradap ||la.
"Pokoknya selama aku tadi sibuk di perpustakaan,
|a lerus saja rerperral||ar a|u rergaro|| sega|a
raja|ar dar |orar lua yarg |uper|u|ar gura
mengumpulkan informasi bagimu, Jupe," kata
8oo dergar |er|rg oer|erul. a|u l|da| reroer|
|eserpalar padarya urlu| ||ul re||ral apa yarg
sedang kubaca, tapi "
"Ya?" desak Jupiter, Penyelidik Pertama.
"Kau masih ingat kan, kartu perusahaan kita
yang kautulisi perkataan Terror Castle, ketika kau
reryurur|u rerye||d||| sega|a-ga|arya yarg o|sa
kuketahui tentang tempat itu?"
"Lalu kau menggeletakkan kartu itu sementara kau
sedang sibuk meneliti daftar majalah dan koran, dan
10 11
kemudian tidak bisa menemukannya kembali," kata
Jup|ler.
Vala 8oo ler|ejap oeoerapa |a||.
"Dari mana kau tahu?" tanyanya heran.
"Kalau kartu itu tidak hilang, kau takkan
menyinggung-nyinggungnya," kata Jupiter. "Dan
lerpal pa||rg Wajar d| rara |au o|sa |er||argar |arlu
itu, tentunya di perpustakaan, sewaktu kau sedang
rer|||| |arlu dallar raja|ar.
"Ya, memang begitulah kejadiannya," kata Bob.
Kurasa a|u pasl| rer|rgga||arrya d| alas reja
Wa|lu |lu. A|u l|da| ya||r apa|ar 3||rry Norr|s
yang mengambil, tapi sewaktu ia pergi kemudian,
cerg|rarrya rercur|ga|arl
3aal |r| ||la l|da| purya Wa|lu dergar 3||rry
Morris, karena ada urusan lain yang penting,"
|ala Jup|ler. Cer|la|ar apa saja yarg oerras||
|ause||d|||.
8eres. 8oo rerge|uar|ar sejur|ar |erlas dar|
sarpu| yarg d|oaWarya.
"Pertama-tama, Terror Castle terletak dalam
sebuah ngarai kecil yang sempit di atas Hollywood, di
Black Canyon," katanya. "Nama sebenarnya Terrills
Castle, karena yang membangun seorang hintang
flm bernama Stephen Terrill. Semasa flm bisu, ia
o|rlarg yarg ler|era| se|a||. |a o|asa ra|r da|ar
flm-flm seram, tentang hantu pengisap darah, jadi-
jad|ar dar seoargsarya. Rurarrya d|oargur seperl|
pur| arg|er yarg perrar d|oargur seoaga| |o|as|
12 13
salah satu flmnya. Puri itu diisinya penuh dengan
pakaian zirah kuno, peti-peti mumi dari Mesir serta
racar-racar |ag| oararg reryerar|ar yarg
pernah dipakai dalam berbagai flm di mana ia main
seoaga| pera ulara.
"Hmm, menarik, sela Jupiter.
"Tergantung dari apa yang menarik," kata Pete "Lalu
apa yang kemudian terjadi dengan Stephen Terrill?"
"Aku justru hendak menceritakannya sekarang,"
|ala 8oo. 3leprer Terr||| du|u lersoror dergar ju|u|ar
Manusia dengan Sejuta Wajah. Tapi kemudian flm
bicara tercipta. Dan ketahuan, Terrill suaranya tinggi
dar cerprerg. Kecua|| |lu ||darrya juga pe|al.
leoall se|a Pele. To|or rarlu yarg rerdes|s-
des|s |a|au o|cara dergar suara l|rgg|. Para perorlor
pasti setengah mati, bukan karena takut tapi geli!"
"Persis itulah yang terjadi," kata Bob Andrews.
A|r|rrya 3leprer Terr||| palar serargalrya. |a
berhenti main flm. Semua pelayannya diberhentikan.
Bahkan sahabat karibnya, seseorang bernama
Jonathan Rex, yang juga merangkap sebagai
managernya, disuruhnya pergi, Stephen Terrill
rergas|rg|ar d|r|. 3ural-sural dar le|epor dar|
lerar-lerar d|o|ar|arrya la| leroa|as. |a oerlapa
seorang diri dalam purinya. Lambat laun ia dilupakan
orarg.
Narl Pada sualu rar| d|leru|ar rorgso|ar roo||
di suatu tempat, sekitar dua puluh lima mil di sebelah
ulara lo||yWood. Voo|| |lu ruparya jalur dar| ja|ar
12 13
raya, terbanting ke dasar tebing. Nyaris masuk ke
|aul.
Tap| apa ruourgarrya dergar 3leprer
Terrill?" sela Pete.
8erdasar|ar perye||d||ar po||s| lerradap roror
mobil yang mengalami kecelakaan itu, ternyata
pemiliknya Terrill," kata Bob menjelaskan. "Mereka
l|da| oerras|| rereru|ar luourrya. Tap| |lu l|da|
rergrerar|ar. Vurg||r lerserel oroa| pada saal
pasarg ra||.
Adurl Tarparg Pele rarpa| ser|us. Apa|ar
|a sergaja rerjalur|ar d|r| dergar roo||rya |e
bawah?"
"Itu tidak bisa diketahui dengan pasti," kata Bob. "Tapi
|el||a po||s| perg| |e 8|ac| Caryor urlu| rerer||sa d|
sekitar puri, mereka menemukan pintunya terpentang
|eoar. Tap| l|da| ada s|apa-s|apa d| s|lu. Kel||a rere|a
memeriksa tempat itu, ditemukan surat tertancap di
meja di perpustakaan. Pada surat itu tertulis -", Bob
melihat eatatannya sebentar, " Walau dunia takkan
melihat diriku lagi dalam keadaan hidup, tapi arwahku
a|ar lelap oerada d| lerpal |r|. Terpal |r| ler|ulu|
untuk selama-lamanya. Dan surat itu bertanda tangan
Stephen Terrill."
lurrl desar Pele. Ker|rgal d|rg|r ru|a|
reroasar| |er|rgrya. 3era||r oarya| |udergar
tentang tempat itu, semakin tidak enak saja perasaanku
lerradaprya.
11 15
"Malah sebaliknya, makin lama semakin menarik,"
tukas Jupiter. "Teruskan, Bob."
"Yah, polisi memeriksa sampai ke segala sudut
puri, tapi dari Terrill sama sekali tidak ditemukan jejak
se|a|r sural |lu. Tap| |erud|ar lerryala orarg |lu
banyak sekali utangnya pada bank, dengan jaminan
rurar. Kerud|ar oar| rerg|r|r|ar oeoerapa orarg
urlu| rergurpu||ar r|||| Terr|| yarg ada d| rurar
|lu. Tap| erlar |erapa orarg-orarg |lu serd|r| juga
l|da| rergerl| rere|a ra||r |ara sera||r ge||sar.
A|r|rrya rere|a rero|a| rerye|esa||ar lugas
itu. Kata mereka, mereka mendengar dan melihat
oeoerapa ra| yarg sargal arer. Tap| rere|a l|da|
o|sa re|u||s|arrya dergar |ala-|ala. A|r|rrya oar|
oerusara rerjua| pur| da|ar |eadaarrya saal |lu
oeserla se|urur |s|rya. Tap| l|da| o|sa d|leru|ar orarg
yarg rau l|rgga| d| lerpal |lu. Apa|ag| reroe||ryal
Semua yang masuk ke situ, setelah beberapa saat
rerjad| sargal ge||sar.
3eorarg ager perjua| rurar perrar rercooa
rerg|rap d| s|lu sera|ar. Va|sudrya rerda|
rerou|l||ar oarWa seruarya rarya |raya|ar
serala-rala. Tap| lergar ra|ar |a |ar| porlarg-
panting meninggalkan tempat itu. la begitu ketakutan,
dar |ar| lerus separjarg rgara|.
Jup|ler rerdergar|ar dergar asy||. Vu|arya
yarg ourdar rarpa| oerser|-ser|. Tap| Pele oer|a||-
|a|| reregu| |udar.
11 15
"Teruskan laporanmu," kata Jupiter pada Bob. "Ini
ra|ar |eo|r oa|| dar| sarg|aar|u seru|a.
3ele|ar |lu ras|r ada oeoerapa orarg |ag| yarg
mencoba menginap dalam puri itu," kata Bob.
"Seorang gadis yang ingin menjadi bintang flm
pernah mencobanya, sebagai reklame untuk dirinya
serd|r|. Tap| oe|ur |ag| lergar ra|ar |a sudar r|rggal
lagi. Giginya gemeletuk ketakutan, sampai nyaris tidak
o|sa o|cara. |a rarya o|sa lerpulus-pulus rergala|ar
ada oayargar o|ru dar |aoul |erger|ar.
"Bayangan biru? Kabut kengerian?", Pete
Menjilat bibirnya yang terasa kering. "Cuma itu saja?
Tidak ada penunggang kuda tanpa kepala, atau
hantu dengan rantai kemerincing, atau " "Kalau
kaubiarkan Bob menyelesaikan laporannya, kerja
kita akan bisa lebih lancar," tukas Jupiter.
"Kalau untukku, ia sudah selesai," gumam Pete.
A|u l|da| rau rerdergar |e|arjularrya.
Jup|ler l|da| rergacur|ar |aWar yarg gagar
oerar| |lu.
"Masih ada lagi, Bob?" tanyanya.
"Yah," kata Bob, "cuma kejadian-kejadian sejenis.
V|sa|rya saja |e|uarga lerd|r| dar| ||ra orarg yarg oaru
datang dari Timur. Bank menawarkan, mereka boleh
tinggal di situ selama setahun tanpa membayar sewa,
apao||a oerras|| rery|rg||r|ar ra| yarg reryerar|ar
|lu. Tap| |e|uarga |lu la| perrar lerdergar |ag| |aoar
oer|larya. Vere|a... yar... rere|a |argsurg |eryap
tak berbekas, pada malam pertama."
1 1Z
"Ada penjelmaan yang terjadi atau tidak?" tanya
Jupiter. "Barangkali suara mengerang, berkeluh-
kesah, bayangan menakutkan atau sebangsanya?"
"Tidak, pada mulanya," jawab Bob. "Tapi
|erud|ar oarya|l 3uara rergerarg d| |ejaurar.
|adarg-|adarg rarpa| soso| luour sarar rera|||
tangga, dan sekali-sekali suara mendesah. Dari
waktu ke waktu terdengar teriakan yang tidak jelas,
|edergararrya |aya| dalarg dar| oaWar pur|. 8arya|
orarg yarg rercer|la|ar oarWa rere|a rerdergar
oury| rus|| arer dar| seouar orge| yarg sudar
rusak, di kamar musik. Lalu ada sejumlah orang yang
berani bersumpah, mereka melihat sesosok tubuh
reryerar|ar oerra|r orge|. Vere|a rerara|arrya
Hantu Biru, karena menyerupai gumpalan kabut biru
yarg oers|rar perdar.
Terlurya sega|a perje|raar arer |lu sudar
diselidiki," kata Jupiter.
Verarg ada oeoerapa prolesor dalarg |e s|lu
untuk mengadakan penelitian," kata Bob, setelah
rerer||sa calalarrya seoerlar. Tap| rere|a l|da|
rerdergar alau re||ral apa-apa. Cura se|ara ada
di tempat itu, mereka terus-menerus merasa gelisah.
Cemas. Lalu setelah para profesor itu pergi, bank
putus asa. Menurut pendapat mereka, puri itu takkan
bisa dijual. Karenanya jalan ke situ ditutup, dan puri
d|o|ar|ar oeg|lu saja.
"Selama lebih dari dua puluh tahun, tak tercatat
seorarg pur yarg larar oerada d| lerpal |lu separjarg
1 1Z
malam. Ada artikel dalam majalah yang menceritakan,
du|u |aur ge|ardargar perrar rerda| rerarlaal|ar
pur| |lu rerjad| lerpal perg|rapar. Tap| rere|a
pur l|da| larar |ara-|ara d| s|lu. Cer|la rere|a
macam-macam mengenainya, sehingga kini tak ada
ge|ardargar yarg oerar| rerde|al| lerpal |lu.
Tarur-larur oe|a|argar |r| sara se|a|| l|da| ada
berita tentang Terror Castle, baik dalam majalah
maupun surat kabar," kata Bob Andrews.
Terpal |lu lelap |osorg sarpa| se|ararg. 8ar|
tidak bisa menjualnya, dan tak ada yang pernah ke
sana karena untuk apa?"
"Memang betul," kata Pete. "Aku biar dibayar pun,
l|da| rau dalarg |e lerpal serar |lu.
"Walau begitu, kita akan ke sana malam ini
juga," kata Jupiter. "Kita berdua akan mendatangi
Terror Casl|e dergar reroaWa |arera dar lape
recorder, untuk melihat apakah tempat itu masih ada
rarlurya alau l|da|. las|| pere||l|ar ||la a|ar jad||ar
dasar perye||d||ar yarg |eo|r |erg|ap. Tap| oesar
rarapar|u lerpal |lu ras|r lelap ada rarlurya.
Kalau benar begitu, tempat itu benar-benar cocok bagi
Mr. Hitchcock untuk dijadikan lokasi pembuatan flm
serarrya yarg oer||ull.
18 19
Bab 4
MASUK KE PURI SETAN
Vas|r oarya| |ag| calalar 8oo ArdreWs lerlarg
Terror Casl|e. 3erua d|oaca Jup|ler dergar le||l|. Pele
berulang kali mengatakan, biar dipaksa setengah
ral| pur |a lelap l|da| rau perg| |e lerpal serar |lu.
Tapi kenyataannya, ia sudah siap ketika tiba saatnya
oerarg|al |e sara. |a rera|a| pa|a|ar yarg sudar
usang. Di bahunya tersandang alat perekam suara,
yang diperolehnya dari seorang teman sekolah,
d|lu|ar dergar |urpu|ar perarg|orya.
Bob membawa buku catatan, lengkap dengan
pinsil, Jupiter menyandang kamera lengkap dengan
|arpurya. Pele dar 8oo rergala|ar pada orarg
lua ras|rg-ras|rg oarWa rere|a rerda| pes|ar ||ul
Jup|ler dergar Ro||s-Royce yarg d|rerarg|arrya
urlu| l|ga pu|ur rar|. 0rarg lua |edua reraja |lu
kelihatannya berpendapat, asal Jupiter ada bersama
ara| rere|a pasl| serua oeres. Kecua|| |lu rere|a
juga laru oarWa d| sarp|rg |lu ras|r ada pu|a
Worthington, supir mobil mewah itu.
Begitu hari sudah gelap, mobil Rolls-Royce yang
oesar dalarg rerjerpul rere|a. Jup|ler
reroaWa pela |o|as| 8|ac| Caryor. worlr|rglor
re||ral pela |lu seoerlar.
18 19
"Baiklah, Master Jones," katanya singkat, dan mobil
|lu re|urcur perg|. 3ererlara |erdaraar reryusur
jalan yang berkelok-kelok di perbukitan, Jupiter
reroer||ar |rslru|s| lera|r|r pada |edua re|arrya.
Kurjurgar |r| gurarya urlu| rerdapal |esar
pertama," katanya. "Tapi apabila nanti ada sesuatu
yang luar biasa, aku akan memotretnya. Dan kalau
terdengar bunyi apa saja, kau harus langsung
merekamnya, Pete."
Pa||rg-pa||rg yarg |edergarar rarl| cura suara
gigi gemeletuk ketakutan," kata Pete, sementara
Worthington membelokkan mobil, memasuki jalan
serp|l yarg d|ap|l leo|rg ou||l yarg curar.
"Kau, Bob," kata Jupiter melanjutkan, "kau
rerurggu da|ar roo|| sarpa| |ar| |eroa||.
"Nah tugas begitu yang kusenangi," kata Bob
lega. "Aduh, gelap sekali jalan ini!"
Mobil terus menyusur jalan sempit berkelok-kelok,
ra||r |ara ra||r l|rgg|. 3alu rurar pur l|da|
|e||ralar d| s|lu.
Nara 8|ac| Caryor rerarg coco| urlu| lerpal
ini," kata Pete. "Gelapnya bukan main"
"Di depan ada halangan rupanya," kata Jupiter.
Ja|ar serp|l |lu lerra|arg lurpu|ar oalu oesar
dar |ec||. 8u||l-ou||l d| daerar s|lu l|da| oarya|
d|lurour| rurpul. Yarg ada cura sera| oe|u|ar.
Jad| garparg se|a|| lerjad| larar |orgsor. 0ar oalu-
batu yang berjatuhan ke jalan, menimpa palang yang
50 51
ruparya d|pasarg d| s|lu seoaga| pergra|arg supaya
jargar ada orarg |eWal.
worlr|rglor rergrerl||ar roo|| d| lep| ja|ar.
"Saya rasa kita tidak bisa terus," katanya. "Tapi
melihat peta tadi, rasanya ngarai ini sudah hampir
oera|r|r. Cura oeoerapa ralus reler |ag| d| oa|||
l||urgar |lu.
"Terima kasih, Worthington. Yuk, Pete dari sini
||la ja|ar |a||.
Kedua reraja |lu lurur dar| roo||.
3ejar |ag| |ar| |eroa||l seru Jup|ler pada
Worthington, yang sementara itu sudah sibuk memutar
Ro||s-Royce yarg oesar |lu dergar ral|-ral|.

"Huh, tempat ini menyeramkan," kata Pete


CrersraW. 3uararya lerdergar aga| gugup.
Jup|ler d|ar saja. 3aro|| rerurdu| d| sarp|rg
Pete, ia mengamat-amati keadaan di depan. Di ujung
rgara| ge|ap dar serp|l |lu rarpa| sarar oerlu|
sualu oargurar yarg |uar o|asa. 8erlu| rerara
beratap lancip nampak jelas, dengan latar belakang
|arg|l perur o|rlarg. Tap| yarg |e||ralar cura |lu
saja. Selebihnya, puri yang katanya berhantu itu sama
se|a|| l|da| rarpa|. 8argurar |lu ler|ela| d| ujurg
ngarai sempit, dibangun menempel pada tebing.
50 51
3eoelu|rya |eo|r oa|| j||a ||la s|arg-s|arg saja |e
sini," kata Pete dengan tiba-tiba. "Supaya bisa melihat
ja|ar dergar |eo|r je|as.
Jupiter menggeleng. "Kalau siang, di sini tidak
pernah terjadi apa-apa," katanya. "Hanya kalau malam
saja lerpal |r| reryerar|ar. 0rarg-orarg yarg
datang ke sini, selalu kalau sudah malam rasanya
seperl| g||a |arera |ela|ular.
"Kau lupa orang-orang dari bank itu," kata Pete
mengingatkan. "Lagipula, aku tidak kepingin menjadi
g||a |arera |ela|ular. 3e|ararg pur rasarya sudar
selergar g||a.
"Perasaanku juga begitu," kata Jupiter berterus-
terang, "Rasanya perutku seperti ada yang mengaduk-
adu|.
"Kalau begitu lebih baik kita kembali saja," kata
Pele dergar perasaar |ega. urlu| ra|ar |r| sudar
cu|up oarya|yarg ||la |a|u|ar. K|la rarus |eroa||
ke Markas Besar, menyusun rencana selanjutnya."
"Itu sudah kulakukan," kata temannya sambil
bangkit. "Rencanaku, malam ini kita tinggal sclama
sejar da|ar Pur| 3elar.
3aro|| oer|ala oeg|lu |a re|arg|ar raju. 3orolar
serlerrya reroarlu rererarg| ja|ar d| se|a-se|a
oalu oesar |ec|| yarg oersera|ar jalur dar| leo|rg
rgara| lerja|. A|as ja|arar dar| oelor yarg sudar rela|-
retak penuh dengan batu batu. Setelah sangsi sesaat,
Pele oergegas reryusu|.
52 53
52 53
"Kalau dari semula aku tahu akan begini jadinya,
aku tidak mau menjadi penyelidik," gerutunya.
"Perasaanmu pasti akan lebih senang nanti, jika
misteri ini sudah selesai kita selidiki," kata Jupiter
padanya. "Bayangkan, betapa hebat reklame ini bagi
o|ro perye||d|| ||lal
Tap| oaga|rara j||a rarl| oerar-oerar
oerjurpa dergar rarlu yarg gerlayargar d| lerpal
ini ketemu Hantu Biru, Setan Edan atau entah apa
namanya yang menghantui tempat ini?"
"Justru itu yang kuingini," kata Jupiter. Ditepuknya
|arera yarg lergarlurg pada oarurya. J||a oerras||
memotretnya, pasti nama kita akan termasyhur!"
"Tapi bagaimana jika kita tertangkap olehnya?",
lu|as Pele.
3sssll des|s Jup|ler. Ara| |lu oerrerl| oerja|ar.
3erler pur d|padar|arrya dergar segera. Pele
l|da| oerar| oer|ul|| sed|||l pur. K|r| |ege|apar
rerye|uourg| |edua reraja |lu.
Vere|a re||ral seseorarg alau sesualul
menuruni lereng bukit, menuju ke arah mereka.
Pele cepal-cepal rerourg|u|. 3ererlara |lu
Jup|ler oergegas rery|ap|ar |arera.
8ury| oalu-oalu rergge||rd|rg lerlerdarg |a||
yang melangkah sudah dekat sekali, ketika tiba-tiba
|ege|apar d|pecar|ar parcarar |arpu |arera yarg
d|pegarg Jup|ler. 0|lerarg| caraya s||au yarg rarya
sekejap itu, Pete melihat sepasang mata besar dan
rerar oergera| dergar cepal re|orcal |e arar
51 55
mereka. Disusul angin sesuatu yang lewat, jatuh di
alas oelor ja|arar |a|u re|esal perg| saro|| re|orcal-
loncat. Batu-batu kecil bergulingan, menyentuh kaki
|edua reraja |lu.
Adurl Ruparya cura |e||rc|l |ala Jup|ler.
0ar| rada suararya lerdergar oarWa |a |eceWa. |a
la|ul |arera ||lal
"Ia takut?" tukas Pete. "Kaukira perasaanku
sekarang ini bagaimana?"
llu Wajar apao||a syaral yarg sudar legarg
rergradap| oury| r|sler|us dar gera|ar rergejul
dalam gelap," kata Jupiter, "Yuk, kita terus!" Ditariknya
tangan Pete, supaya ikut dengan dia. "Kita tidak perlu
oerral|-ral| |ag| se|ararg. Nya|a |arpu |arera|u lad|
pasl| le|ar reroual rarlu Waspada - |a|au d| s|r|
rerarg oerar ada rarlu.
"Bagaimana jika kita nyanyi sambil berjalan?" kata
Pete, sementara ia berjalan dengan segan-segan
d| sarp|rg lerarrya. Ka|au ryary|ar ||la cu|up
lantang, pasti takkan terdengar hantu itu mengerang
dar oer|e|ur-|esar.
"Kita tidak usah bertindak keterlaluan," kata
Jup|ler legas. K|la |e s|r| |arera rerarg rerda|
mendengar segala bunyi, yang katanya selalu
mengiringi kemunculan makhluk gaib. Misalnya saja,
rarlul
Pete sebetulnya hendak mengatakan, ia tidak
|ep|rg|r rerdergar sega|a oury| |lu. Tap| |a d|ar
saja, karena tahu bahwa takkan ada gunanya. Jika
51 55
Jupiter sudah menghendaki sesuatu, tekadnya
pasl| sudar ou|al. Vercooa rerouju|rya supaya
mengubah pikiran, sulitnya sama seperti mencoba
rerggeser oalu seoesar rurarl
3era||r de|al rere|a rergrarp|r| rurar oesar
yang sudah tua itu, semakin tidak enak saja perasaan
melihatnya. Nampak semakin besar, suram. Pokoknya
reryerar|ar. Pele oerusara rergus|r |rgalar pada
|aporar 8oo lerlarg rurar lua |lu.
3ele|ar aga| |ara reryusur leroo| l|rgg| yarg
terbuat dari batu dan di sana-sini sudah runtuh,
a|r|rrya |edua reraja |lu rerasu|| pe|arargar
seoerarrya dar| Terror Casl|e.
"Kita sudah sampai," kata Jupiter, la berhenti, lalu
rerdorga|.
Sebuah menara menjulang tinggi. Satu lagi, agak
lebih pendek dari yang pertama, kelihatan seakan
reralap rere|a dergar pardargar rasar. Jerde|a-
jendela memberi kesan seolah-olah mata yang buta,
reralap |arg|l dar rercerr|r|ar |e||par o|rlarg.
Tiba-tiba ada sesuatu melayang, menyambar dekat
|epa|a rere|a. 0ergar cepal Pele rerurdu|.
l|| |e|e|aWarl ler|a|rya |agel.
"Kelelawar tidak makan manusia," kata Jupiter
rerg|rgal|ar. Va|ararrya rarya serargga.
"Tapi siapa tahu, yang ini ingin mencicipi makanan
lain? Kenapa kita harus mengambil resiko?"
5 5Z
Jup|ler rerud|rg |e arar geroarg oesar dergar
daur p|rlu perur u||rar yarg oerada lepal d| depar
rere|a.
"Itu pintunya," katanya. "Sekarang kita tinggal
masuk, lewat situ."
Cooa a|u o|sa rerouju| |a|||u urlu|
melakukannya," kata Pete. "Soalnya kakiku ingin
|eroa|| |e oaWar.
"Kakiku juga begitu," kata Jupiter mengaku.
Tap| |a|||u reralur| per|rlar ola||u. Yu|l
Jupiter langsung melangkah maju. Pete ikut,
|arera |a l|da| rau rero|ar|ar lerarrya |lu rasu|
|e Pur| 3elar seorarg d|r|. Vere|a rera||| jerjarg
yang terbuat dari batu pualam, lalu berjalan di atas
leras. Tap| |el||a Jup|ler sudar rergu|ur|ar largar
untuk meraih tombol pintu, tiba-tiba Pete menyambar
|ergarrya.
"Tunggu!" desisnya. "Kau dengar tidak? Itu ada
suara, seperti musik seram!"
Keduarya rerasarg le||rga. 3esaal rere|a
rerdapal |esar seperl| rerdergar oeoerapa rada
arer. Kedergararrya seperl| dalarg dar| lerpal
yarg sargal jaur. Tap| rarya se|ejap saja lerdergar.
Kerud|ar le||rga rere|a rarya rerarg|ap suara-
suara jengkerik, serta bunyi batu-batu yang sekali-kali
jalur |e rgara|.
"Ah mungkin cuma ada dalam khayalan kita,"
kata Jupiter. Padahal, dalam hati ia sama sekali tidak
ya||r. Alau rurg||r yarg ||la dergar |lu oerasa| dar|
5 5Z
pesaWal le|ev|s| da|ar rurar yarg rurg||r ada d|
rgara| oer||ul. 8ury| |lu sarpa| d| s|r| |arera leroaWa
arg|r. 8ararg|a|| oeg|lul
"Angin, katamu?" gerutu Pete dengan suara pelan.
"Bagaimana kalau tadi itu bunyi orgel, dimainkan
Hantu Biru?"
"Kalau benar begitu, kita perlu mendengarnya lebih
jelas," kata Jupiter. "Yuk, kita masuk!"
Diraihnya tombol pintu, lalu ditariknya. Pintu terbuka,
ler|r|rg oury| oerdec|l rerarjarg. 0arar Pele lerasa
seperti membeku dalam jantung, mendengar bunyi itu.
Tarpa rerurggu sarpa| se|urur |eoerar|ar rere|a
lenyap sama sekali, kedua remaja itu langsung menuju
ke lorong dalam yang panjang dan gelap, sambil
reryorol|ar caraya serler |e depar.
Mereka melewati jajaran pintu yang terbuka,
re|eWal| oeroaga| ruargar ge|ap yarg sea|ar-a|ar
rergrerous|ar udara pergap |e arar rere|a.
Akhirnya sampai di sebuah serambi luas, yang langit-
|arg|lrya l|rgg|. 3el|rgg| dua l|rg|al rurar o|asa.
Jup|ler oerrerl|.
"Kita sudah sampai," katanya. "Ini serambi utama
puri. Kita satu jam di sini, lalu sesudah itu pergi."
Perg|l
Te||rga rere|a rerarg|ap o|s||ar pe|ar dar
reryerar|ar. 8u|u lerg|u| rere|a rererarg.
58 59
Bab 5
GEMA GAIB
"Kaudengar itu?" kata Pete sambil meremas
lengan Jupiter. "Kita disuruh pergi! Yuk, aku tidak mau
rerurggu sarpa| d|surur urlu| |edua |a||rya. |a
sudah mulai melangkah, hendak lari.
Turggul |ala Jup|ler saro|| rerarar.
"Tunggu!", kata suara gaib itu. Kini terdengar agak
ryar|rg.
"Ya seperti sudah kukira, itu cuma gema,"
kata Jupiter. "Kau lihat sendiri, langit-langit ruangan
|r| l|rgg|. 0ar oerlu|rya re||rg|ar. 0|rd|rg
re||rg|ar rerarlu||ar gera dergar sargal
baik. Pembangunnya, Mr. Terrill, memang, sengaja
reroargur ruargar |r| oeg|r|. |a reroer|rya rara
3eraro| alau 8|||| 0era.
8erar juga. |ala-|ala Jup|ler |argsurg lerparlu|
dergar cara yarg reryerar|ar d| s|lu. Tap| urlu|
apa takut pada gema?
"Ah, aku tadi kan cuma main-main saja," kata
Pele pura-pura la| acur. 0ar| seru|a a|u sudar
tahu, itu cuma gema." la lantas tertawa keras, untuk
rerou|l||ar oarWa |a l|da| la|ul. 3e|el||a |lu juga
suara tertawanya terpantul, seakan-akan dinding
l|rgg| |lu serd|r| yarg lerlaWa ge||. Va||r |ara ra||r
58 59
pelan, diakhiri kekehan seperti berbisik Pete
rere|ar |udar oeoerapa |a||.
"Itu tertawaku?" bisiknya seram.
"Ya, itu suaramu," balas temannya dengan
oero|s|| pu|a. Jargar |au u|arg| |ag|l
"Jangan khawatir, biar diupah berapa pun
takkan kulakukan," bisik Pete.
"Coba ke sini sebentar," kata Jupiter, sambil
rerar||rya aga| |e sarp|rg. 3e|ararg ||la o|sa
bicara dengan aman! Gema hanya terjadi, apabila Kita
berada di tengah ruangan. Aku tadi hendak menguji,
oararg|a|| |lu sa|ar salu suroer perje|raar serar
yarg d|cer|la|ar oeoerapa orarg d| rasa s||ar.
"Kenapa kau tidak bilang tadi?" keluh Pete. "Serambi
Gema jelas tertulis dalam catatan laporan Bob," kata
Jup|ler. Cura |au yarg |urarg le||l| reroacarya.
Perral|ar|u |eo|r lerarar pada cer|la lerlarg
|e|uarga yarg dalarg dar| T|rur dar rerg|rap d| s|r|
semalam, lalu setelah itu tidak pernah lagi terdengar
kabar beritanya," kata Pete.
"Bisa saja mereka kembali lagi ke Timur," kata
Jupiter. "Tapi memang benar, nampaknya selama
pa||rg sed|||l dua pu|ur larur oe|a|argar |r| la| ada
seorarg pur yarg sarggup oerlarar rerg|rap d| s|r|
sepanjang malam. Tugas kita sekarang, menyelidiki
apa yarg reryeoao|ar orarg-orarg |lu la|ul. Ka|au
lerryala rerarg oerar-oerar rarlu arWar
Stephen Terrill, pemiliknya yang dulu itu berarti
||la oerras|| reroual pereruar ||r|ar yarg sargal
0 1
penting." "Kalau bukan hantu, apa lagi?" tukas Pete.
Ia menyorotkan senternya berkeliling, menerangi
d|rd|rg ruargar yarg re||rg|ar se|e||||rg rere|a.
Di situ ada tangga putar, menuju ke tingkat atas. Tapi
Pele sara se|a|| l|da| oerra|sud rerg|rja||ar |a||
d| largga |lu. 0| d|rd|rg perradar| r|asar d|rd|rg
yang sudah rapuh, dengan bangku-bangku kayu yang
oeru||r d| oaWarrya. 0| oeoerapa re|urg yarg l|da|
begitu dalam, dipajang pakaian zirah.
0| d|rd|rg lergarlurg pu|a sejur|ar |u||sar
berukuran besar. Pete memainkan cahaya senternya,
oerp|rdar-p|rdar dar| |u||sar yarg salu |e |u||sar
yarg oer||ul. 3erua |u||sar |lu rerggaroar|ar
orang yang sama, tapi mengenakan pakaian yang
oer|a|rar. Pada salu |u||sar |a larp|| seoaga|
oargsaWar |rggr|s. Pada |u||sar |a|r rerje|ra
seoaga| |a||-|a|| oerpurggurg oorg|o|. Ada pu|a
yarg rerggaroar|arrya seoaga| rarus|a arer dar|
s|r|us. 8eg|lu pu|a oaja| |aul oerrala salu.
Pete menarik kesimpulan, lukisan-lukisan itu semua
menggambarkan Stephen Terrill, bekas pemilik puri itu,
da|ar oeroaga| perararrya yarg lerrasyrur serasa
flm bisu jaman dulu.
"Aku baru saja menilik perasaanku saat ini," kata
Jupiter, memotong kesibukan Pete memperhatikan
ruangan itu, "ternyata aku tidak merasa takut. Cuma
aga| legarg.
0 1
"Aku pun begitu juga," kata Pete. "Sejak gema tadi
lenyap, tempat ini rasanya seperti rumah tua yang
o|asa saja.
8|asarya pergarur serar Terror Casl|e ru|a|
lerasa oeoerapa Wa|lu sele|ar orarg rasu| |e s|r|.
|ala Jup|ler saro|| rererurg. Pada ru|arya
hanya terasa kegelisahan sedikit, tanpa diketahui
penyebabnya. Kegelisahan itu semakin bertambah,
ra||r |ara ra||r rerje|ra rerjad| rasa rger| yarg
|uar o|asa.
Per|alaarrya rarya selergar-selergar saja
didengar Pete, karena saat itu ia sudah kembali
rergarar|ar sorolar serlerrya |e |u||sar-
|u||sar yarg lerpajarg d| d|rd|rg. T|oa-l|oa reraja
itu melihat sesuatu yang menggelisahkan, langsung
d|susu| rasa gugup yarg |uar o|asa.
Mata bajak laut yang cuma satu, nampak menatap
|argsurg pada d|r|rya.
Mata bajak laut itu, yang satu tertutup kain hitam.
Tapi yang satu lagi nampak jelas, mata yang itu
|lu reralap |e ararryal Vala |lu |ererar-rerarar.
Sementara Pete membalas tatapannya tanpa berkedip,
d|||ralrya rala |lu ler|ejap se|a||.
"Jupe!" Suara Pete serak, nyaris tak terdengar.
0aroar |lu |a rerardarg ||lal.
"Gambar apa?"
llu yarg |lul Pele reryorol|ar serlerrya
|e garoar oaja| |aul. la rerardarg ||la. A|u
re||ralrya lad|.
2 3
"Ah, cuma kelihatannya saja begitu," kata temannya.
"Lukisan, kalau dibuat dengan mata menatap ke
depan, kelihatannya seperti langsung| menatap, di
rara pur ||la sedarg oerada d| deparrya.
Tap| |lu ou|ar rala yarg d||u||sl oarlar Pele.
"Mata sungguhan! Itu gambar yang dilukis, tapi
ralarya rala as||l
Kurasa |au sa|ar ||ral |ala Jup|ler. 3udar je|as
|lu |u||sar. Tap| ||la per||sa saja |eo|r de|al.
Jup|ler rergrarp|r| |u||sar |lu. 3ele|ar ragu
sejenak, Pete membuntuti. Kini keduanya menyorotkan
serler rere|a |e |u||sar |lu. Pele re||ral se|ararg
oarWa rerarg Jup|ler yarg oerar. Vala yarg
d|||ralrya lad| rerarg |u||sar. Ke||ralarrya seperl|
r|dup lap| l|da| oer|||al seperl| rala seoerarrya.
"Kurasa aku tadi salah lihat," katanya. "Tapi aku
benar-benar merasa seperti melihat mata itu terkedip ..,
He!" Napasnya tersentak. "Kau juga merasakannya?"
"Aku tiba-tiba merasa dingin," kata Jupiter heran.
K|la rerasu|| daerar oerraWa d|rg|r. 0a|ar rurar
yang ada hantunya, sering terdapat tempat-ternpat
oeg|r|.
"Kalau begitu, di sini pasti ada hantu," kata Pete
CrersraW.. 0|g|rya ru|a| gere|elu|. A|u rerasa|ar
hembusan angin dingin, seolah-olah ada barisan hantu
melintas di depanku. Lihatlah, bulu romaku merinding.
Aku takut! Ya, betul aku takut!"
la masih tegak di situ sesaat, sambil berusaha
rerarar agar g|g|rya oerrerl| gere|elu|. Erlar dar|
2 3
arah mana, ada hembusan angin dingin ke arahnya.
Kerud|ar d|||ralrya |aoul l|p|s ru|a| oergera|-gera|
di udara, seolah-olah ada hantu yang akan menjelma di
deparrya. 3aal |lu juga perasaar l|da| era| oeruoar
menjadi kegugupan yang luar biasa, dan berlarut
rerjad| rasa rger| yarg l|da| o|sa d|larar |ag|.
Pele oerpa||rg. |a sara se|a|| l|da| oerra|sud |ar|.
Tapi kakinya sudah melakukannya, tanpa menunggu
d|per|rlar |ag|. Kedua |a||rya reroaWa d|r|rya |e
luar lewat gerbang besar Terror Castle, menuruni jalan
rasu|. Pele |ar| seges|l ||jarg.
0ar Jup|ler ||ul |ar| d| sarp|rgrya. 8aru se|a||
|lu Pele re||ral lerarrya |lu oeg|lu cepal re|ar||ar
d|r|.
Kusarg|a |a||ru rarya rerurul| per|rlar
otakmu," seru Pete.
Verarg oeg|lul jaWao Jup|ler. 0ar ola||u
rerer|rlar|ar urlu| re|ar||ar d|r|l
Keduarya lerus |ar| dergar |arg|ar parjarg-
parjarg. Caraya serler rere|a lerayur-ayur
menerangi jalanan di depan, sementara keduanya
rer|rgga||ar Terror Casl|e yarg sury| dar serar.
Ver|rgga||ar rasa rger| yarg serasa re|urpur|ar
syaral.
1 5
Bab 6
HANTU MENELEPON
Walau kakinya lebih panjang, tapi Pete merasa sulit
rerg||ul| |ecepalar lerarrya oer|ar|. Jarlurgrya
yang sudah bekerja keras, tiba-tiba seperti berhenti
oerdela|. |a rerdergar |arg|ar orarg |a|r d| oe|a|arg
rere|al
"Ada orang ...." katanya tersengal-sengal, "ada
orarg...rergejar...||lal
Sambil lari, Jupiter masih sempat menggeleng,
"Itu cuma...gema...langkah kita...pada tembok,
|alarya lerpulus-pulus.
Tapi menurut Pete, bunyi langkah itu tidak
|edergarar seperl| gera oar|ar sara se|a|| l|da|
seperl| |arg|ar rarus|al Tap| oeg|lu rere|a sudar
melewati tembok, langkah itu juga lenyap Ternyata
se|a|| |ag| Jup|ler oerar. Tad| |lu cura oury| gera.
Tap| sara se|a|| ou|ar gera yarg reryeoao|ar
Pete tercengkam rasa ngeri yang luar biasa, ketika
ras|r oerada da|ar seraro| ourdar d| Terror Casl|e.
llu d||elaru|rya dergar pasl|l.
Langkah lari mereka mulai diperlambat, untuk
re|eWal| oalu-oalu oesar yarg reryeoao|ar ja|a
yarg d||a|u| reryerp|l. Tap| rere|a lelap |ar| |arera
l|da| ada a|asar urlu| oerrerl| d| lerpal |lu.
1 5
K|r| rere|a re|eWal| l||urgar ja|ar. 8argurar
serar yarg oesar sudar l|da| |e||ralar |ag| d|
belakang mereka. Jauh di depan, dalam lembah
nampak kelap kelip cahaya lampu-lampu kota Los
Arge|es. 0ar la| sarpa| seralus reler d| depar
mereka, masih menunggu mobil Rolls-Royce, dengan
worlr|rglor dar 8oo d| da|arrya.
Pete dan Jupiter berlari-lari kecil, menghampiri
mobil. Tahu-tahu terdengar jeritan melengking, jauh
di belakang mereka. Bunyinya aneh, diakhiri dengan
suara tercekik, seakan-akan yang menjerit itu Pete
l|da| rau reroayarg|ar apa yarg lerjad| pada yarg
berteriak itu, sehingga akhirnya kedengaran begitu
arer.
Mereka sampai di samping Rolls-Royce, yang
|ap|sar erasrya oer|||auar |era s|rar o|rlarg. P|rlu
dibukakan dari dalam, dan Pete menjatuhkan diri ke jok
belakang, di mana Bob sudah duduk. Bob meluruskan
sikap Pete, sementara Jupiter bergegas ikut masuk.
worlr|rglorl seru Jup|ler. K|la pu|argl
"Baiklah, Master Jones," kata supir jangkung yang
selalu sopan itu, lalu menghidupkan mesin mobil.
Sesaat kemudian mobil itu sudah meluncur, makin
lama makin cepat menyusur tikungan demi tikungan,
reruju |eroar yarg d| oaWar.
"Apa yang terjadi tadi?" tanya Bob, sementara
|edua lerarrya rergrerya||ar d|r| |e sardarar
dergar rapas ras|r lerserga|-serga|. Ter|a|ar apa
itu?"
Z
"Aku tidak tahu," jawab Jupiter.
"Aku tidak mau tahu," kata Pete menegaskan.
"Dan kalau ada yang tahu, kuharap dia tak
rergala|arrya pada|u.
"Tapi apa sebetulnya yang terjadi?" tanya Bob lagi.
"Kalian berhasil melihat Hantu Biru?"
Jup|ler rergge|erg.
Kar| sara se|a|| l|da| re||ral apa-apa. Tap|
walau begitu, ada sesuatu yang menyebabkan kami
la|ul selergar ral|.
"Sorry kalau takut setengah mati, dari semula
aku sudah begitu," kata Pete. "Ada sesuatu yang
membuat kami takut lebih setengah mati lagi,"
"Jadi kalau begitu puri itu betul-betul ada hantunya?"
larya 8oo oerga|rar. Jad| ||sar-||sar se|ara |r|
memang benar?"
"Kalau buat aku, itu markas besar perserikatan
hantu, momok, dan jadi-jadian dari seluruh
Amerika Serikat," kata Pete. Napasnya mulai
tenang kembali, sementara mobil besar itu
reroaWa rere|a sera||r rerjaur| lerpal
reryerar|ar |lu. Ke s|lu ||la pasl| la||ar
kembali. Ya, kan?"
|a rero|er pada Jup|ler. Terarrya |lu dudu|
menyandar, sambil menekan-nekan bibir bawahnya
dergar |ou jar| dar le|urju|. llu rerupa|ar larda
oarWa |a sedarg oerp|||r.
"Kita kan tidak kembali lagi ke situ?" ulang Pete,
dergar perur rarap. Tap| Jup|ler Jores seo|ar-o|ar
Z
l|da| rerdergarrya. |a d|ar saja. Valarya reralap
ke luar, sementara bibirnya ditekan-tekan terus.
Sesampai mereka di "Jones Salvage Yard", Jupiter
mengucapkan terima kasih pada Worthington,
saro|| rergala|ar oarWa |a|r |a|| |a a|ar rere|epor
|ag| apao||a rerer|u|ar |erdaraar.
"Mudah-mudahan lain kali lebih berhasil, Master
Jones," kata Worthington. "Saya senang
mendapat tugas begini. Lumayan, sebagai selingan
tugas biasanya, mengantarkan direktur bank berperut
gendut, atau nyonya-nyonya tua yang kaya raya."
Setelah Rolls-Royce itu pergi, Jupiter mengajak
|edua lerarrya rasu|. Parar T|lus dar 8|o|
Mathilda sudah kembali ke rumah mereka yang Kecil,
d| seoe|ar lerpal perusaraar. Keduarya rarpa|
dari balik jendela, sedang menonton televisi.
"Sekarang belum begitu malam," kata Jupiter.
Terryala ||la |eo|r cepal |eroa|| dar|pada
rercara|u seru|a.
"Tapi bagiku masih kurang cepat," kata Pete.
Vu|arya ras|r aga| pucal. Vu|a Jup|ler juga pucal.
Tap| ara| |lu |adarg-|adarg |eras |epa|arya |uar
o|asa. 0ar sa|ar salu yarg o|sa reroualrya sargal
keras kepala, ialah tidak mau mengaku takut.
Vudar-rudarar |au serpal rere|ar suara
jeritan tadi," katanya sekarang. "Dengan begitu kita
bisa mendengarkannya kembali, untuk mengenali
suara apa |lu.
8 9
"Kau mengharapkan aku sempat merekamnya?"
ler|a| Pele. A|u lad| |ar|l Vara serpal rere|ar.
Atau kau tidak melihat aku lari?"
"Instruksiku, semua bunyi aneh harus direkam,"
kata Jupiter. "Tapi dalam hal ini, kurasa kau tidak bisa
d|persa|ar|ar.
Jupiter mendului masuk lewat "Tiga Gampang",
rara 3ard| urlu| ja|ar lerrudar rerasu|| Var|as
8esar. wujudrya p|rlu oesar leroual dar| |ayu yarg
kokoh. Pintu itu masih berbingkai, dan nampaknya
seperl| lersardar oeg|lu saja pada selurpu| oalu
grar|l yarg oerasa| dar| seouar oargurar yarg
d|rooor|ar.
Jup|ler rergaro|| seouar ara| |urc| yarg oesar
dar sudar oer|aral dar| pel| yarg perur oer|s| oararg
lua. Pel| |lu sara se|a|| l|da| rerar|| perral|ar.
0ergar ara| |urc| |lu d|ou|arya p|rlu dar saro||
rerurdu| rere|a rasu| |e da|ar.
K|r| rere|a sarpa| da|ar seouar |ele| lua yarg
oerasa| dar| res|r uap yarg sargal oesar. 3aro||
rerourg|u| sed|||l rere|a reruju |e s|s| oe|a|arg
|ele|. 0| s|lu rere|a reryusup |e da|ar seouar
lubang, dan langsung masuk ke Markas Besar. Jupiter
langsung menyalakan lampu, lalu duduk di belakang
reja.
Nar se|ararg ||la per|u rergusul |eroa||
segala kejadian tadi," katanya. "Pete, apa yang
menyebabkan kau tadi lari meninggalkan tempat itu?"
8 9
"Tidak ada," kata Pete. "Aku lari karena
|erauar|u serd|r|.
"Baiklah, kuajukan pertanyaan itu dengan cara lain.
Apa yarg reryeoao|ar l|rou|rya |e|rg|rarru urlu|
lari dari sana?"
"Begini," kata Pete. "Sewaktu masih dalam Serambi
Gema, aku mula-mula merasa gelisah. Cuma gelisah
saja. Tapi setelah beberapa saat di situ, kegelisahanku
sera||r oerlaroar. T|oa-l|oa perasaar|u |lu oeruoar
rerjad| |erger|ar yarg |uar o|asa. 0ar saal |lu|ar
a|u |arlas rerasa |rg|r |ar|
lrr. Jup|ler rer|j|l-r|j|l o|o|r oaWarrya.
Perga|arar|u pers|s oeg|lu pu|a. Vu|a-ru|a ge||sar.
Lalu gugup, yang makin lama makin menjadi-jadi.
Disusul kengerian yang luar biasa. Padahal, apalah
yang sebetulnya terjadi? Kita mendengar gema lalu
lerasa rerousar arg|r d|rg|r
"Sedingin es!" kata Pete menambahkan. "Lalu
oaga|rara dergar |u||sar yarg reralap|u dergar
matanya yang berkilat-kilat?"
"Itu mungkin cuma perasaanmu saja," kata Jupiter.
3eoerarrya l|da| ada salu pur yarg ||la dergar
atau lihat di sana, yang benar-benar menakutkan.
wa|au oeg|lu ||la |ela|ular. Perlaryaarrya se|ararg
apa sebabnya?"
"Apa maksudmu, apa sebabnya?" tanya Pete
rerar. 3el|ap rurar lua yarg |osorg se|a|u aga|
menyeramkan kelihatannya, dan puri itu begitu
Z0 Z1
reryerar|ar rarlu pur rurg||r la|ul l|rgga| d|
s|lul
"Mungkin itu jawabnya," kata Jupiter. "Kita perlu
mendatangi Terror Castle sekali lagi, lalu" Lalu
le|epor oerder|rg.
Kel|ga reraja |lu reralap oerda lerseoul larpa
berkutik. Selama itu, pesawat telepon itu belum sekali
pur perrar oerder|rg. 8aru se||lar salu r|rggu yarg
lalu Jupiter memasangnya, ketika mereka mengambil
|epulusar urlu| rerou|a usara oerupa o|ro
detektif. Menurut rencana mereka, sewanya akan
d|oayar dergar uarg peroayarar yarg d|ler|ra dar|
Paman Titus, upah pekerjaan membetulkan barang-
oararg oe|as yarg rusa|. Te|epor |lu lerdallar alas
rara Jup|ler lap| lerlu saja rararya oe|ur lerlera
da|ar ou|u le|epor. 3e|ara |lu rarya rere|a oerl|ga
saja yarg laru oarWa rere|a sudar purya le|epor.
Tapi, kenyataannya kini pesawat itu berdering-dering!
Dan berdering lagi. Pete meneguk ludah, untuk
re|eryap|ar rasa |agelrya.
"Jawab dong," katanya serak.
"Memang begitu maksudku," jawab Jupiter, lalu
meraih gagang pesawat. "Halo? Halo?"
0|de|al|arrya pesaWal |lu |e |oudspea|er yarg
d|oualrya dar| oe|as-oe|as seouar rad|o yarg la|
lerpa|a| |ag|. 0ergar oeg|lu serua o|sa rerg||ul|
pero|caraar. Tap| yarg lerdergar rarya oury|
rerdergurg pe|ar.
Z0 Z1
Z2 Z3
la|ol |ala Jup|ler se|a|| |ag|. Tap| lelap la| adaj
yarg rerjaWao. Karera |lu d||eroa|||arrya gagarg
pesaWal le|epor |e lerpalrya.
"Mungkin salah sambung," katanya. "Apa yang
hendak kukatakan tadi?" O ya -"
0ar le|epor oerder|rg |ag|.
T|ga pasarg rala reralap oerda |lu. Jup|ler
meraihnya dengan lambat dan berat, seolah-olah ada
yarg rerarar |ergarrya.
"Ha-halo?" katanya terbata.
Terdergar |ag| dergurgar yarg lad|. Kedergararrya
seperti jauh sekali, di tempat yang sunyi. Kemudian
menyusul suara seperti tergagap, seolah-olah yang
sedarg oero|cara |lu sudar |ara l|da| o|asa oero|cara
|ag| lap| |rg|r se|a|| rergala|ar sesualu.
"Jangan " kata suara itu, lalu setelah terdiam
sebentar, seperti mengumpulkan tenaga, disambung
dergar sepalar |ala |ag|.
" datang," kata suara itu. "Jangan ... datang!"
Ka||ral |lu oera|r|r dergar desarar parjarg.
Terdergar |ag| dergurgar arer yarg lad|.
"Jangan datang ke mana?" tanya Jupiter pada
suara |lu.
Tap| pesaWal le|epor lelap rero|su. larya
dergurgar saja yarg lerdergar.
Jup|ler rergeroa|||ar pesaWal |lu |e lerpal
semula. Lama sekali, tidak seorang pun membuka
ru|ul A|r|rrya Pele oarg||l.
Z2 Z3
"Aku harus pulang," katanya. "Baru ingat aku
sekarang, masih ada tugas yang perlu kuselesaikan
d| rurar.
"Aku juga," kata Bob sambil melompat bangun.
K|la sara-sara perg|.
"Mungkin Bibi Mathilda memerlukan tenagaku,"
|ala Jup|ler. |a pur ||ul oerd|r|. Kel|ga reraja |lu ryar|s
bertubrukan, begitu tergesa-gesa mereka hendak
rer|rgga||ar ruargar |lu.
3uara yarg oero|cara lad| oe|ur rerye|esa||ar
|a||ralrya. Tap| oeg|lupur rere|a sudar o|sa
menebak, apa sebetulnya yang dimaksudkan.
Jangan datang ke Terror Castle!
Z1 Z5
Bab 7
TERPERANGKAP
Ada suatu problem yang kita hadapi saat ini, kata
Jup|ler |eeso|ar sorerya. |a dar Pele sedarg dudu|-
dudu| d| Var|as 8esar. 3aal |lu 8oo ras|r s|ou| d|
perpusla|aar. Jup|ler rergradap| se|eroar |erlas
dergar |er|rg oer|erul.
Bukan cuma satu, tapi dua problem yang kita
hadapi, tambahnya setelah beberapa saat.
8|sa |u|ala|ar oaga|rara proo|er ||la |lu o|sa
diselesaikan, kata Pete. Telepon saja Mr. Hitchcock
dan katakan padanya, kita berubah pikiran. Kita tidak
jad| rercar||ar rurar oerrarlu urlu|rya. 8||arg
padanya, setiap kali kita menghampiri rumah itu, bulu
roma kita langsung meremang. Kaki kita goyah, lalu
lari tanpa menunggu diperintah lagi.
Jup|ler oer|aga| l|da| rerdergarrya.
Problem kita yang pertama, katanya, menyelidiki
siapa yang menelepon kemarin malam.
Bukan siapa, kata Pete. Apa yang menelepon!
Mungkin hantu, momok, setan, jadi-jadian, atau
barangkali arwah gentayangan yang biasa saja?
Arwah tidak mungkin bisa menelepon, tukas
temannya, begitu pula hantu, momok, atau jadi-
jadian!
Z1 Z5
Itu kan jaman dulu! kata Pete nekat. Kenapa
rere|a l|da| rurg||r o|sa rerg||ul|
perkembangan jaman pula? Pokoknya, suara yang
kita dengar kemarin malam itu, rasanya bukan suara
manusia bagiku.
Ker|rg Jup|ler oer|erul. A|r ru|arya
rerurju||ar |ererarar.
Memang betul. katanya. Problem ini menjadi
semakin rumit, karena di samping kita sendiri serta
Worthington, tidak ada lagi yang tahu bahwa kita
sebelumnya mendatangi Terror Castle.
Ka|au rarus|a rerarg l|da| ada lap|
bagaimana dengan makhluk halus? tanya Pete.
Jika Puri Setan itu benar-benar ada hantunya, kita
harus berusaha membuktikannya, kata Jupiter.
Kalau kita berhasil, kan nama kita akan menjadi
lerarl K|la per|u |eo|r oarya| re|a|u|ar perye||d||ar
lerlarg d|r| 3leprer Terr|||. J||a |a yarg rergulu|
puri itu, maka kemungkinannya arwah dirinyalah yang
menghantui tempat itu sekarang.
Yah itu memang masuk akal, kata Pete.
Jadi tindakan kita yang pertama-tama, mencari
seseorarg yarg rergera| 3leprer Terr||| |el||a |a
masih bintang flm bisu. Orang itu pasti bisa bercerita
lebih banyak mengenai dia.
Tapi itu kan sudah lama berlalu, kata Pete. Siapa
yang masih bisa kita temukan sekarang?
Z ZZ
Kita merasa seperti sudah lama berselang, karena
||la ras|r ruda. Tap| pasl| ras|r oarya| orarg d|
Hollywood yang mengenal Mr. Terrill.
Ah, masa! Coba sebutkan dua orang.
Orang yang paling tahu, tentunya manager Mr.
Terrill, kata Jupiter. Pembisik!
Pembisik? seru Pete kaget. Nama macam apa
itu?
llu ju|u|arrya. Nara seoerarrya Joralrar Rex.
Ini dia fotonya.
Jup|ler reryodor|ar lolo|op| oer|la |orar yarg
ada fotonya. Bob Andrews yang membuat fotokopi itu,
d| perpusla|aar. Pada lolo yarg d|lolo|op| rarpa|
seorang laki-laki yang lumayan tingginya, dengan
|epa|a oola| serla oe|as |u|a yarg reryerar|ar d|
|ererrya. 0rarg |lu oersa|arar dergar seorarg |a||-
laki yang sedikit lebih pendek, bertampang ramah,
oeraroul co||al serla dergar seryurar yarg aga|
rururg |e||ralarrya. 3edarg |a||-|a|| yarg |eo|r
l|rgg| ralarya lerp|c|rg. Polorgarrya ga|a|l
Huh! seru Pete. Jadi beginilah aslinya tampang
Stephen Terrill! la tidak perlu menyamar lagi, begini
saja pur larpargrya sudar rera|ul|ar. 3|apa l|da|
ngeri, melihat bekas luka serta tatapan mata kejam
itu!
Kau keliru Mr. Terrill yang lebih kecil, yang
kelihatannya begitu ramah dan lemah-lembut
Z ZZ
Dia itu Mr. Terrill? tanya Pete kaget. Dia yang
memainkan peran hantu-hantu seram? Laki-laki
bertampang ramah itu?
Tampang aslinya biasa saja, tapi ia sanggup
menarik air muka yang macam-macam, sesuai
dengan peran jahat yang kayak apa pun, kata Jupiter
menjelaskan. Dalam berita itu tertulis, apabila kau
belum membacanya
Aku cuma tertarik pada yang ada hantunya aja,
|ala Pele oerlerus-lerarg.
Nah, menurut berita itu, dalam kehidupan sehari-
rar| 3leprer Terr||| sargal pera|u. |a rarp|r l|da|
pernah bicara dengan orang lain, karena lidahnya
yarg pe|al. Karera |lu |a rergorlra| Pero|s||
urlu| rerargar| sega|a urusar o|sr|s. Varagerrya
|lu sara se|a|| l|da| rerga|ar| |esu||lar urlu|
menggolkan persyaratan yang diinginkannya.
Itu bisa kubayangkan! kata Pete. Kalau
melihat tampangnya, aku tidak heran apabila ia
langsung main pisau, jika ada orang berani
membantah.
Kalau kita bisa menemukan dia, kurasa pasti ia
a|ar o|sa rercer|la|ar sega|a ra| yarg |rg|r ||la
ketahui.
Ya. betul kalau bisa! Kau punya akal? Pakai
ou|u le|epor. Vurg||r |a ras|r l|rgga| d| daerar
sini.
Z8 Z9
Pele oerras|| rereru|ar rara |lu.
Ini dia! serunya setelah beberapa saat. Jonathan
Rex. Winding Valley Road, nomor sembilan ratus lima
belas. Kita menelepon dia sekarang?
Kurasa lebih baik kita datang saja, tanpa
rere|epor du|u. Tap| ||la per|u rere|epor roo||
untuk menjemput.
Memang dasar nasib sedang mujur, memenangkan
hak memakai mobil itu, kata Pete, sementara
Jup|ler s|ou| rerular rorror le|epor. A|u la| laru
bagaimana nanti, jika masa tiga puluh hari sudah
lewat.
Aku sudah punya rencana. kata patnernya. Tapi
|lu soa| rarl|. 3eoa||rya ||la o||arg du|u pada 8|o|
Mathilda, kita tidak bisa pulang tepat saat makan
malam.
Vrs. Jores rery|rpar|ar ra|ar ra|ar urlu|
mereka. Tapi kemudian ia menggeleng-geleng,
|el||a re||ral roo|| Ro||s-Royce yarg oer|||al-|||al
rerasu|| p|rlu geroarg.
Astaga! katanya, Aku bingung, bagaimana
seterusnya dengan dirimu, Jupiter. Petentang-
petenteng naik mobil bekas raja minyak. Lama-
|e|araar |au o|sa rerjad| rarja |arerarya.
Percayalah kataku!
Tapi Mrs. Jones tidak mengatakan, apa yang
rerurul dugaarrya reryeoao|ar Jup|ler o|sa rerjad|
rarja. 0ar |epora|arrya |lu serd|r| |e||ralarrya
l|da| |raWal|r reroayarg|ar |erurg||rar |lu.
Z8 Z9
0ergar sarla| |a reryardar|ar purggurgrya |e jo|
oe|a|arg.
worlr|rglor lerpa|sa rere||l| oeoerapa |eroar
peta dulu, sebelum akhirnya mengatakan bahwa ia
sudar laru d| rara |ela| ja|ar yarg oerrara w|rd|rg
va||ey Road |lu. Ruparya oeraWa| aga| jaur d| |uar
kota, di seberang bukit-bukit. Ketika mobil sudah
meluncur ke arah itu, tiba-tiba Jupiter mendapat ilham
rerdada|.
Worthington, katanya, kalau tidak salah, jalan
|r| pada sa|ar salu lerpal jara|rya cu|up de|al dar|
ru|ul rgara| 8|ac| Caryor. Jara|rya cura se||lar
satu mil dari situ.
Betul, Master Jones, jawab Worthington. Tidak
jauh sebelum kita mendaki bukit menuju ke lembah.
Kalau begitu dalam perjalanan ke sana, kita
rarp|r seoerlar d| 8|ac| Caryor. Ada sesualu yarg
ingin kuperiksa di sana.
0a|ar Wa|lu s|rg|al rere|a sudar sarpa| d| ru|ul
rgara| serp|l yarg rere|a dalarg| ra|ar oe|urrya
dar yarg |erud|ar rere|a l|rgga||ar |ag| dergar
tergesa-gesa. Siang hari, keadaan di situ kelihatannya
aga| |urayar sed|||l. Tap| cura sed|||ll Kel||a roo||
sudar sarpa| d| rara ja|ar lerlulup pa|arg yarg
rusak tertimpa batu longsor, tiba-tiba Worthington
oerseru |agel.
Lihatlah! katanya. Ada jejak roda mobil lain
rerolorg oe|as ||lal 3aal |lu saya aga| ragu urlu|
mengatakannya, Master Jones tapi kemarin saya
80 81
rerdapal |esar oarWa ada yarg rerourlul| ||la.
Tapi waktu itu saya tidak yakin betul.
Ada yang membuntuti? Pete dan Jupiter saling
oerpardargar.
Ada lagi misteri yang perlu dipikirkan, kata Jupiter.
Tap| |lu rarl| saja. 3aal |r| a|u |rg|r rerer||sa |o|as|
di luar Puri Setan.
Beres! kata Penyelidik Dua, alias Pete Crenshaw.
Aku setuju saja, selama kita tetap berada di luar.
Karena tempat itu terang, mereka bisa maju dengan
cukup lancar, mendaki jalan sempit yang penuh
dergar oalu-oalu oerlaourar. A|r|rrya Terror Casl|e
rarpa| rerju|arg l|rgg| d| depar.
8ayarg|ar ||la rerasu|| lerpal |lu
malam-malam! seru Pete. Huh!
Jupiter mendului berjalan, mengelilingi bangunan
lua |lu. 3erua lerpal d|le||l| o|errya lerrasu| oag|ar
oe|a|arg serla |ererg lerja| d| alasrya.
K|la rercar| larda-larda adarya rarus|a
yarg rurg||r rera|a| lerpal |r| seoaga|
persembunyian, katanya. Jika benar ada, pasti
rere|a rer|rgga||ar oe|as-oe|asl Jeja| |a||
|urpur purlurg ro|o| yarg d|ouarg
sembarangan....
Tapi mereka tidak menemukan apa-apa, walau
sudar rercar| dergar sargal le||l|. A|r|rrya |edua
reraja |lu oer|sl|raral seoerlar d| s|s| pur|.
Je|as d| s|r| l|da| ada jeja| |a|| orarg yarg dalarg
atau pergi, kata Jupiter dengan nada puas Jika puri
80 81
ini ada penghuninya, penghuni itu hanya mungkin
hantu. Dan itulah yang hendak kita buktikan!
Aku mau saja percaya, tanpa perlu bukti-bukti
lagi, kata Pete.
3aal |lu rere|a d||agel|ar suara orarg oerler|a|.
llu je|as suara rarus|a o|asal Keduarya oerpa||rg
dengan cepat, memandang ke arah gerbang depan
Terror Casl|e. Vere|a re||ral dua orarg |ar| |e |uar
saro|| rerjer|l-jer|l |ela|ular. Kedua orarg |lu
lari pontang-panting, menuju ke arah mulut ngarai.
Tap| l|oa-l|oa seorarg dar| rere|a lersardurg |a|u
lersurg|ur. 3esualu oerda oer|||al ler|epas dar|
pegangannya, jatuh ke tepi jalan. Orang itu tidak
rerperdu|||ar oararg yarg jalur. |a oergegas
bangun, lalu lari lagi menyusul temannya yang sudah
aga| jaur oer|ar|.
Cepat! seru Jupiter, la sudah lari menuruni
lereng. Walau tubuhnya gen eh, gempal, larinya
cu|up |ercarg. K|la rarus oerusara re||ral s|apa
mereka!
Yang jelas, bukan hantu, kata Pete sambil ikut lari
mengejar. Tapi dari kelakuan mereka, mungkin
baru saja melihat hantu!
Kedua orarg yarg |ar| |lu sudar l|da| |e||ralar |ag|.
Jup|ler sarpa| d| lerpal sa|ar seorarg dar| |eduarya
lersurg|ur lad|. 0|purgulrya serler dar| lep| ja|ar.
llu|ar oerda yarg lad| lerjalur. 8ararg |lu rarpa|
mahal, dan ada pelat nama pada tabungnya. Pada
pe|al |lu leru||r l|ga rurul. E.3.N.
82 83
E.S.N., kata Jupiter sambil membaca. Kau lantas
ingat pada siapa?
E. Skinner Norris! tukas Pete. Skinny Norris si
ceking itu! Tapi mana mungkin? Bagaimana ia tahu-
tahu ada di sini?
Kau ingat cerita Bob, bahwa Skinny bolak-balik terus
d| de|alrya |el||a 8oo sedarg s|ou| rergurpu||ar
informasi? Lalu Bob kehilangan kartu nama kita
yang ada tulisannya, Terror Castle? Dan bagaimana
dengan kata Worthington tadi, bahwa kemarin malam
ia merasa ada orang membuntuti kita? Cocok kalau
ara| |aya| 3||rry rau selergar ral| oerusara
rerye||d||| apa yarg sedarg ||la |a|u|arl Vurg||r
ia berniat mendului kita, atau kalau tidak, mengacau
pekerjaan itu!
Ya, kata Pete setelah berpikir sebentar. Skinny
memang tidak segan berbuat apa saja, asal bisa
se|a|| saja rerga|ar|arru. Tap| j||a rerarg d|a
serla sa|ar seorarg perg||ulrya yarg rasu| |e
Terror Castle, keluarnya cepat sekali!
Pete terkekeh-kekeh. Tapi tampang Jupiter serius,
sererlara |a rergarlorg| serler yarg oaru saja
d|purgulrya.
Kita kemarin malam juga lari terbirit-birit, katanya
mengingatkan. Cuma bedanya, kita akan masuk lagi
sedang aku yakin, Skinny tak mungkin berani! Aku
bahkan sudah memutuskan, kita masuk sekarang
juga. Kita memeriksa tempat ini, sementara hari masih
siang!
82 83
Sebelum Pete sempat membantah, terdengar bunyi
berdebam-debam, jauh di atas mereka. Keduanya
cepal-cepal rerdorga|.
3eoorg|ar oalu oesar leroarl|rg-oarl|rg d| |ererg
ngarai, jatuh tepat ke arah mereka.
Pete sudah cepat-cepat lari, tapi dicegah oleh
Jup|ler.
Tunggu! katanya. Jatuhnya jauh dari kita.
0ugaarrya lepal 8alu |lu reroerlur ja|arar
se||lar sepu|ur reler dar| lerpal rere|a oerd|r|.
Beton alas jalan pecah beserpihan, sementara batu
oesar |lu rergge||rd|rg lerus |e oaWar.
Kalau kita tadi kena, malam ini Terror Castle
mendapat tambahanan dua hantu lagi! kata Pete
dergar Wajar pucal pas|.
Lihatlah! kata Jupiter dengan tiba-tiba, sambil
menarik lengan Pete. Di atas sana ada orang! Itu,
oerseroury| d| oa||| sera|. Pasl| 3||rry Vorr|s
lagi. Mestinya ia menyelinap naik ke atas, lalu
menggulingkan batu tadi ke arah kita.
Kalau benar dia, anak itu perlu diajar
sopan-santunf kata Pete dengan marah. Yuk, Jupe
kita kejar dia!
Kedua reraja |lu oergegas rerda|| |ererg
oeroalu-oalu. 0era| rere|a d|su||l|ar oalu-oalu
|orggar serla sera| oe|u|ar. 3edarg orarg yarg ada
di atas mereka, dengan cepat menjauhkan diri. Jupiter
dar Pele oerrerl| seoerlar urlu| rergalur rapas.
sesudar re|eWal| oalu oesar yarg rerorjo|. 0| depar
81
rere|a rarpa| sualu ce|ar serp|l oerd|rd|rg oalu
seroa rurc|rg. Ce|ar |lu rerjoro| rasu| |e da|ar
bukit. Rupanya dulu pernah terjadi gempa di situ, dan
reroe|ar ou||l oalu |lu.
3ererlara rere|a sedarg rerperral||ar ce|ar
yang dalam itu, tiba-tiba mereka dikejutkan bunyi
rerggerese| |eras d| alas |epa|a. Keduarya cepal-
cepal rerdorga|. 0ar lerpal yarg |eo|r l|rgg| d| alas
lereng, batu-batu bergulingan jatuh meluncur tepat ke
arar rere|a.
Pele lerpa|u |arera |agelrya. Tap| Jup|ler
|argsurg oerl|rda| larpa aya| sedel|| juga.
Diseretnya Pete maju, masuk sedalam mungkin ke
celah. Sesaat kemudian, dengan bunyi gemuruh
oalu-oalu dar larar rergge||rc|r |eWal ru|ul ce|ar
d| rara |edua reraja |lu oer||rdurg. 8eoerapa
oorg|ar oalu oerjalurar |e da|ar. 8eoerapa
oorg|ar |ag| oerlurpu|ar d| lerpal dalar yarg ada d|
luar celah itu, sehingga terbentuk semacam tembok
yarg padal. K|r| Pele dar Jup|ler ler|ururg
da|ar ce|ar yarg rerye|aral|ar j|Wa rere|a.
85
Bab 8
LAKI-LAKI DENGAN
BEKAS LUKA DI LEHER
0eru oalu |orgsor sudar |eryap. 3e|e||||rg
mereka gelap gulita. Debu beterbangan, kering dan
rergardurg pas|r ra|us.
"Kita tidak bisa keluar lagi, Jupe," kata Pete sambil
leroalu|-oalu|. K|la lerjeoa| d| s|r|. K|la a|ar ral|
lerce|||l
"Tutup mulut dan hidung dengan sapu tangan,
sampai udara sudah bersih dari debu," kata Jupiter
reras|ral|ar. |a reraoa-raoa da|ar ge|ap rercar|
temannya. Setelah ketemu, diletakkannya tangan ke
bahu Pete, untuk menenangkannya. "Mengenai udara,
jangan khawatir! Celah ini kurasa cukup dalam, jadi
urlu| sererlara ||la o|sa oerrapas dergar oeoas.
Kecuali itu berkat Skinny Morris, kita juga punya
serler.
8er|al 3||rry Vorr|s ||la lerjeoa| d| s|r|l lu|as
Pele dergar rarar. AWas |a|au sarpa| |eleru.
A|ar |upular |ererrya yarg ce||rg |lul
"Sayangnya kita tidak bisa membuktikan, betul-
betul dia yang menyebabkan batu-batu tadi merosot,"
|ala Jup|ler.
8 8Z
Sambil bicara, ia menyalakan senter. Seketika itu
juga s|rar lerarg rerecar |ege|apar da|ar ce|ar.
Jup|ler rere||l| lerpal |lu dergar se|sara. Terryala
rerupa|ar seracar gua. T|rgg|rya rarp|r dua
meter, sedang lebarnya satu meter lebih sedikit. Ke
arar oe|a|arg ce|ar |lu sargal reryerp|l. Jad| l|da|
bisa dimasuki, walau nampaknya dalam sekali.
3eoorg|ar oalu oesar lerse||p da|ar ru|ul
celah itu, menyumbat bagian bawahnya. Di atasnya
oerlurpu|-lurpu| |ag| oalu-oalu. 3edarg ce|ar-ce|ar
d| arlara oalu ler|s| perur dergar larar.
Ja|ar |e |uar lersurpa| sara se|a|| |arera oalu-
batu longsor tadi," kata Jupiter.
0a|ar |eadaar oeg|r| purl |au ras|r saja su|a
bicara panjang lebar," keluh Pete. Kenapa tidak bilang
saja, kita tidak bisa keluar? Kita terperangkap!"
"Aku tidak mau bilang begitu, karena belum terbukti,"
|ala Jup|ler. To|org a|u rerdororg oalu-oalu |lu ...
|a|au o|sa d|dororg
Terryala l|da| o|sa. wa|au sudar d|cooa se|ual
tenaga, tapi sia-sia belaka. Keduanya menghentikan
usara |lu. Napas rere|a lerserga|-serga|.
"Worthington nanti pasti mencari kita," kata Pete
dergar surar. Tap| rara rurg||r o|sa |elerul.
Lalu ia minta pertolongan polisi dan pramuka. Mereka
lantas sibuk, ikut mencari. Tapi takkan mungkin ada
yarg o|sa rerdergar ||la oerler|a|-ler|a| d| s|r|.
Kalau akhirnya kita bisa juga akhirnya ditemukan,
8 8Z
jargar-jargar oaru r|rggu depar. 0ar |lu pur ||la
sudah He! Apa yang kaulakukan di situ?"
0|||ralrya Jup|ler oer|ulul saro|| reralap |e arar
seoe|ar oe|a|arg ce|ar. 3erlerrya d|sorol|ar |e s|lu
urlu| rererarg|.
"Aku melihat abu bekas api unggun di bawah debu,"
|alarya. Ke||ralarrya perrar ada pergeroara
oer||rdurg d| s|r|.
Jup|ler rera|r|ar largarrya |e depar. |a rerep|s-
nepiskan debu sebentar, lalu menarik sebatang dahan
yang panjangnya kira-kira semeter, sedang besarnya
||ra serl|. 3a|ar salu ujurgrya rarpa| d|rurc|rg|ar.
Dahan itu sebagian hangus menjadi arang, sedang
ujurgrya yarg rurc|rg palar.
"Dan ini," katanya, "ini dahan yang dipakainya untuk
rerarggarg ra|ararrya d| alas ap|. K|la oerras|o
baik, menemukan dahan ini."
Pele rerperral||ar darar |lu dergar perasaar
sargs|. Ke||ralarrya sudar lua dar rapur.
"Masa kuat untuk mencongkel batu," katanya. Itu
j||a |au oerra|sud oeg|lul
"Tidak," kata Jupiter singkat.
Jupiter kalau punya niat, biasanya tidak suka repot-
repol rerje|as|arrya |eo|r du|u. |a |eo|r serarg
re||ral oaga|rara r|alrya |lu ler|a|sara du|u. Jad|
Pete tidak bertanya-tanya lagi, sementara temannya
yarg gerpa| |lu rergaro|| p|sau sa|u oualar 3W|ss
yang bermata delapan, yang tergantung di ikat
p|rggargrya.
88 89
0ergar p|sau |lu d|rurc|rg|arrya |eroa| oag|ar
darar yarg rargus.
Setelah runcing, ia lantas menghampiri dinding batu
dar larar yarg reryeoao|ar rere|a ler|ururg da|ar
ce|ar. Vu|a-ru|a d|lerarg|rya se|urur perru|aar
d|rd|rg |lu dergar caraya serler. 0|p|||rrya sualu
tempat di dekat pojok, lalu ditusukkannya ujung dahan
|e larar yarg reryurpa| d| s|lu. 0ergar segera
tusukannya menemui rintangan. Dahan dicabut lagi,
|a|u d|lusu||ar oeoerapa serl| |eo|r jaur.
Jup|ler rerdororg darar saro|| rerularrya
dengan pelan, mencari-cari celah di antara batu-
batu yang menyumbat. Setelah semenit dua begitu,
darar o|sa d|lusu||ar raju dergar garparg.
Jup|ler rerar|| darar |lu |eroa|| |e da|ar. Tarar
oergugurar sed|||l K|r| rarpa| caraya lerarg dar|
luar, masuk lewat lubang yang dibuat Jupiter.
Reraja |lu |eroa|| rerusu|-rusu| d|rd|rg larar
dar oalu |orgsor |lu. 8eru|arg |a|| |a rerjurpa|
r|rlargar. Tap| |a l|da| pulus asa. 8eoerapa Wa|lu
kemudian sudah cukup banyak tanah yang terdorong,
ser|rgga rarpa| oalu |ec|| oeroerlu| aga| |orjorg d|
seoe|ar leralas leroo|.
"Sekarang," kata Jupiter dengan nada puas, "jika
|au rerdororg s|s| ||r| oaWar oalu |lu aga| |e arar
kanan, kurasa rencanaku bisa berhasil. Tapi hati-hati,
dororg aga| |e |arar jargar |urus |e depar.
Pele oerd|r| d| alas seoorg|ar oalu yarg ler|ela| d|
tanah, lalu mendorong seperti disuruh Jupiter. Mula-
88 89
ru|a l|da| o|sa. Tap| laru-laru oalu yarg d|dororgrya
bergerak, lalu terjatuh ke luar. Langsung berguling-
guling di lereng, menyeret batu-batu lain. Dan di depan
|edua reraja |lu rarpa| |uoarg yarg oesarrya
sekitar setengah meter, di ujung atas tembok batu
|orgsor |lu.
"Kau memang jenius, Jupe!" seru Pete dengan
gero|ra.
"Aduh jangan bilang aku jenius," kata Jupiter
saro|| rergerry|l. A|u cura oerusara rerarlaal|ar
|ecerdasar|u dergar seoa||-oa||rya.
"Ya deh," kata Pete. "Tapi kau berhasil mengeluarkan
kita dari sini nanti, kalau kita sudah berhasil
rerarg|a| |eWal |uoarg yarg d| alas |lu.
Tap| |el||a a|r|rrya rere|a oerras|| dar sudar
oerd|r| d| |uar saro|| reroers|r|ar larar dar deou
yang melekat pada pakaian, Pete mulai bingung lagi.
Adur cooa ||ral |olorrya d|r| ||lal |alarya
ceras.
K|la o|sa rercuc| oadar dar reroers|r|ar
pakaian sebisa-bisa kita di pompa bensin," kata
Jup|ler. 3ele|ar |lu ||la re|arjul|ar perja|arar |e
lerpal l|rgga| Vr. Rex.
"Kita masih mau ke Mr. Rex?" tanya Pete, sementara
Jup|ler sudar rerdu|u| oerja|ar rerurur| |ererg yarg
sera||r oarya| d|||pul| oalu oerrarourar. Vere|a
|eroa|| |e lerpal Ro||s-Royce lad| d|par||r.
"Ya," kata Jupiter pada Pete, "sekarang sudah terlalu
sore, tidak bisa lagi memeriksa Terror Castle dalam
90 91
|eadaar lerarg. Tap| ||la ras|r serpal rerdalarg|
Vr. Rex.
Worthington berseru lega, ketika melihat kedua
reraja |lu rurcu|. 3eoe|urrya |a rordar-rard|r
lerus dergar ge||sar d| sarp|rg roo||.
Vasler Joresl |alarya. 3aya sudar ru|a| ceras.
Anda mengalami kecelakaan?" sambungnya, begitu
re||ral |eadaar Jup|ler dar Pele.
"Cuma kecelakaan kecil saja," kata Jupiter. "Anda
se||lar erpal pu|ur rer|l yarg |a|u re||ralj dua orarg
pemuda keluar dari Black Canyon, atau tidak?"
"Waktunya agak lama sedikit dari itu," jawab
Worthington, sementara mereka masuk ke mobil.
"Dua orang pemuda berlari-lari ke arah sini, tapi
dergar segera re|esal |e sarp|rg oeg|lu re||ral
saya. Vere|a reryusup rasu| |e sera| d| seoe|ar
sara. Ruparya rere|a reryeroury||ar roo|| d|
situ, karena sesaat kemudian sebuah mobil sport biru
rarpa| re|urcur perg|.
Pele dar Jup|ler sa||rg oerpardargar sejera|.
Kedua-duarya rergarggu|. Voo|| 3||rry Norr|s
oerWarra o|ru.
"Kemudian saya mendengar bunyi batu longsor,"
|ala worlr|rglor rererus|ar |aporarrya. Kel||a
Anda berdua tidak muncul-muncul setelah itu, saya
|arlas ru|a| |raWal|r. 3aya d||rslru|s||ar l|da| oo|er
rer|rgga||ar roo|| |r| larpa perjaga lap| j||a
Anda tadi belum rnuncul juga, saya sudah bermaksud
rercar|.
90 91
Jad| oury| oalu-oalu |orgsor Arda dergar sele|ar
kedua pemuda itu pergi dari sini?" tanya Jupiter.
"Ya, jelas sesudah itu," kata Worthington. "Ke mana
kita sekarang, Sir?"
"Ke Winding Valley Road, rumah nomor 915," kata
Jup|ler saro|| |a|u. Je|as reraja |lu sedarg s|ou|
dergar p|||rarrya serd|r|. 0ar Pele laru apa yarg
sedarg d|p|||r|arrya. J||a 3||rry Norr|s oeserla
temannya sudah pergi sebelum batu-batu tadi longsor,
lalu siapa yang menyebabkannya?
Pele re||r|| Jup|ler. 0|||ralrya lerar |lu sedarg
menekan-nekan bibir bawah, tanda ia sedang
oerp|||r.
Rasarya r|sler| jeja| roda yarg salu |ag| sudar
terpecahkan," kata Jupiter, "rupanya itu jejak mobil
Skinny. Tapi kalau begitu, siapa yang kita lihat dalam
ngarai, setelah Skinny serta temannya lari?"
"Mungkin orang yang sebetulnya tidak ada," kata
Pete. "Pokoknya bukan hantu, setan atau roh halus."
"Memang, yang kita lihat itu manusia," kata
Jupiter sependapat. "Worthington, nanti kalau ada
pompa bensin kita mampir sebentar, ya. Kami ingin
reroers|r|ar oadar.
3ele|ar se|esa| rercuc| oadar dar reroers|r|ar
pakaian di suatu pompa bensin, mobil meluncur lagi.
Mereka menyusur jalan berkelok-kelok, mendaki
punggung gunung, lalu menurun lagi ke lembah yang
ada di belakangnya. Mobil membelok ke kanan, dan
sele|ar oerja|ar salu r|| sarpa| d| aWa| ja|ar yarg
92 93
oerrara w|rd|rg va||ey Road. Ja|ar |lu pada oag|ar
awalnya lebar dan bagus, di kiri kanannya diapit
rurar-rurar yarg |e||ralar rara|. Tap| |erud|ar
makin sempit dan berkelok-kelok, sementara arahnya
|eroa|| rerda|| purggurg gururg yarg oaru saja
diseberangi. Di kiri kanan menjulang tebing terjal,
pada oeoerapa oag|ar ryar|s lega| |urus. 0| sara
sini ada bidang yang agak datar, hanya cukup untuk
seouar rurar |ec|| alau pordo|.
Tap| w|rd|rg va||ey Road ras|r oe|ur oera|r|r.
Jalan itu menanjak terus, makin lama semakin sempit.
0ar oera|r|r d| depar |ererg lerja| oeroalu-oalu. 0|
s|lu ada lerpal rerular yarg serp|l.
worlr|rglor rergrerl||ar roo||. Ke||ralarrya |a
aga| o|rgurg.
"Kita sudah sampai di ujung jalan," katanya. Tapi
saya l|da| re||ral larda-larda lerpal |r| d|d|ar|
orarg.
llu ada |ola| surall seru Pele saro|| rerud|rg.
0ar ada lu||sarrya Rex 915. Vesl|rya rurar |lu
|ela|rya d| se||lar s|r|l
Pete turun dari mobil, bersama Jupiter. Kotak surat
yang dilihatnya, terpasang miring di samping semak
yarg la| leraWal. 0| oe|a|arg sera| ada jerjarg oalu
mendaki sisi bukit, di sela semak dari pepohonan yang
l|da| oeg|lu l|rgg|. Kedua reraja |lu ru|a| rerda||.
rer|rgga||ar roo|| serla worlr|rglor d| oaWar.
Vere|a rerg|lar| rurpur sera|. Kerud|ar
rere|a re||ral seouar rurar oergaya 3paryo|
92 93
91
dengan atap genteng merah, dekat sekali ke sisi
ou||l. 0| s|s|rya yarg de|al |e d|rd|rg rgara| lerdapal
sejumlah kandang yang besar-besar, berisi burung
par||l oeralus-ralus. 8ururg-oururg |lu oeleroargar
dari satu tempat bertengger ke tempat lain, sambil
oerler|a|-ler|a| rero|s|rg|ar le||rga.
Pele dar Jup|ler oerrerl| re|arg|ar. Vere|a
rerardarg |ardarg yarg perur dergar oururg |lu.
T|oa-l|oa lerdergar |arg|ar orarg d| oe|a|arg rere|a.
Keduanya terkejut, lalu cepat-cepat berpaling.
Mereka menatap seorang laki-laki, yang saat
|lu dalarg rergrarp|r|. 0rarg |lu jarg|urg dar
oer|epa|a oola|. Valarya l|da| |e||ralar d| oa|||
|aca rala r|lar oesar. 0| |ererrya rarpa| oe|as
luka memanjang, dari telinga memanjang ke bawah,
rarp|r sarpa| d| lu|arg dada.
Laki-laki itu membuka mulut. Terdengar suara
parau, nyaris berbisik.
Jargar oergera|l 8erd|r| d| lerpall
Kedua reraja |lu lega| seperl| lerpa|u.
Sementara itu laki-laki tadi terus mendekat, sambil
rerggerggar pararg. 8erda lajar |lu oer|||al-|||al
matanya, kena cahaya matahari.
95
Bab 9
ARWAH-ARWAH
GENTAYANGAN
Laki-laki jangkung botak itu datang bergegas.
Ka||ar jargar oergera|l o|s||rya. Jargar
bergerak, jika masih ingin hidup!"
Pele l|da| per|u d|per|rgal|ar |ag|. |a rerarg
sudah tidak mampu berkutik. Parang berkelebat,
mengiris udara antara dia dan Jupiter. Lalu
menghunjam ke tanah dekat kaki mereka. Laki-laki
yarg re|orlar|arrya oerseru |eceWa.
Ve|esel
3ele|ar |lu |a re|epas|ar |aca rala r|larrya.
la ler|ejap-|ejap sesaal. Terryala ralarya oers|rar
rarar. Karerarya larpargrya juga l|da| oeg|lu
menyeramkan, seperti semula.
"Tadi ada ular dalam rumput, di belakang kalian,"
|alarya. 0| s|r| |adarg-|adarg oer|e||arar u|ar
oero|sa. A|u rercooa rergera|rya dergar |erparar
parang tadi, tapi rupanya aku terlampau terburu-
ouru.
Laki-laki itu mengambil selembar sapu tangan
berwarna merah putih, lalu menyeka kening.
A|u lad| sedarg reroers|r|ar sera| d| alas
bukit," katanya lagi. "Semak yang kering cepat sekali
9 9Z
terbakar, jadi perlu disingkirkan. Tapi pekerjaan begitu
sargal rereras |er|rgal. 8aga|rara |a||ar rau
minum limun bersamaku?"
3ererlara |lu Pele dar Jup|ler sudar ru|a|
lero|asa rerdergar suararya yarg oero|s||-o|s||
Menurut dugaan mereka, penyebabnya pasti luka
yarg oe|asrya rarpa| je|as d| |erer orarg |lu
Joralrar Rex oerja|ar rerdu|u| |e ourga|orya.
0a|ar seouar ruargar yarg salu s|s|rya oerd|rd|rg
kawat nyamuk, nampak kursi-kursi santai serta sebuah
reja. 0| alas reja ler|ela| |erd| ge|as oer|s| r|rurar
dergar oorg|ar-oorg|ar es d| alasrya. Kardarg-
|ardarg oururg yarg oer|s|| oury|rya lerdapal d|
oa||| |aWal ryaru|.
A|u r|dup dar| usara rergeroargo|a||ar oururg
parkit," kata Mr. Rex, sementara menuangkan limun
|e da|ar ge|as. 3ele|ar reryugur|ar pada Pele dar
Jupiter, ia pergi sebentar ke kamar sebelah.
Jup|ler reregu| ||rurrya saro|| lerrerurg.
"Bagaimana pendapatmu tentang Mr. Rex? tanyanya
sele|ar oeoerapa saal pada Pele. Ke||ralarrya |a
ramah," jawab Pete.
"Maksudku, apabila sudah terbiasa mendengar
suararya.
"Ya, ia memang sangat ramah. Cuma aku agak
heran, apa sebabnya ia mengatakan baru saja
merambah semak dengan parang? Padahal kelihatan
jelas, tangan dan lengannya bersih. Kalau ia tadi
9 9Z
benar-benar habis memotong semak kering, tentunya
ada rarl|rg-rarl|rg |ec|| reryarg|ul |e largarrya.
Tap| urlu| apa |a repol-repol l|da| rergala|ar
yarg seoerarrya pada dua reraja yarg oaru se|a||
ini dilihatnya? Untuk apa ia bohong pada kita?" Jupiter
rergge|erg.
A|u juga l|da| rergerl| seoaorya. Tap| j||a |a
tadi cukup lama sibuk merambah belukar, bagaimana
mungkin di sini sudah tersedia kendi berisi limun, dan
es di dalamnya boleh dibilang masih utuh?"
"Aduh, kau ini!" tukas Pete. "Mungkin jawabannya
garparg saja. Vurg||r |a rerarg serarg ||rur.
"Jawaban selalu gampang, apabila sudah diketahui.
Hanya apabila belum diketahui, itu yang sulit!"
Jupiter langsung membungkam, karena saat itu Mr.
Rex dalarg |ag|. |a sudar oergarl| oaju. K|r| rera|a|
baju sport berkerah, sementara lehernya terlihat syal.
Ada orarg yarg rerasa |urarg era| re||ral oe|as
lukaku," bisiknya. "Karenanya aku biasa menutupinya
dengan syal, kalau ada tamu. Luka ini tanda mata
perlawatanku ke Indonesia, ketika aku masih muda.
A|u ler||oal da|ar per|e|ar|ar d| sara. Tap| rgororg-
ngomong, ada perlu apa sebetulnya kalian kemari?"
Jup|ler reryodor|ar |arlu rara Tr|o 0ele|l|l.
Joralrar Rex rerer|ra |arlu |lu dar rergaral-
aral|rya sesaal.
"Trio Detektif. Hm," katanya. "Lalu kalian sedang
menyelidiki apa sekarang?"
98 99
Jup|ler |arlas rerje|as|ar oarWa |edalargar
rere|a urlu| rer|rla |elerargar lerlarg 3leprer
Terr|||. 3ererlara |lu Vr. Rex rera|a| |ag| |aca rala
r|larrya.
"Mataku tidak tahan kena cahaya terang," bisiknya.
A|u pa||rg aWas re||ral |a|au ra|ar ... 0a|ar ra|
apa perhatian kalian terhadap Stephen Terrill, sahabat
lamaku itu?"
"Kami ingin tahu" kata Jupiter, "apakah Mr. Terrill
rurg||r rerje|ra rerjad| rarlu jaral yarg rergus|r
sel|ap orarg yarg oerar| rerasu|| rurar lerpal |a
l|rgga| serasa r|duprya.
Di balik kaca mata hitam, mata laki-laki jangkung
|lu sea|ar-a|ar sedarg rere||l| |edua reraja |lu
dergar Waspada.
"Pertanyaanmu itu bagus sekali," katanya
|erud|ar. 3eoa||rya |ujaWao oeg|r| saja Terar|u
Stephen, sebetulnya sangat pemalu dan berhati
lembut walau dalam flm ia selalu memainkan
peranan hantu dan monster, bajak laut dan macam-
racar ra|r|u| arer. Karera Wala|rya yarg pera|u
|lu|ar a|u d||orlra|rya rerjad| perge|o|a o|sr|srya.
|a serd|r| l|da| sarggup rergradap| orarg |a|r da|ar
ruourgar dergar o|sr|s. Cooa ||ral saja lolo |r|.
Mr. Rex meraih ke belakang, mengambil sebuah
lolo oesar yarg d|pajarg d| alas reja. Folo |lu
rerarpa||ar dua orarg |a||-|a|| yarg sedarg oerd|r|
d| aroarg p|rlu saro|| oersa|arar. Yarg salu je|as
Pembisik. Sedang yang satu lagi tidak begitu tinggi,
98 99
dar |e||ralarrya |eo|r ruda. Ruparya |lu|ar lolo as||
dar| lolo da|ar |orar yarg d|serla|ar da|ar oer|as
|aporar 8oo ArdreWs.
Folo |lu d|ouour| lu||sar: Untuk sahabat karibku,
J.R. dari Steve.
"Dari ini bisa kalian lihat, akulah yang menangani
segala urusan bisnisnya," kata Mr. Rex.
A|u o|sa rergradap| orarg-orargl Vere|a segar
oeroarlar dergar a|u. 0ergar oeg|lu 3leve o|sa
rercurar|ar se|urur leraga dar oa|alrya urlu|
bermain flm. Steve sangat serius jnengenainya. la
serarg o|sa rergasy|||ar perorlor dar rera|ul-
nakuti mereka. Tapi ketika dalam flmnya yang terakhir
para perorlor lerp|rg|a|-p|rg|a| rerdergar suararya
yang melengking, ia patah semangat. Satu-satunya
yang paling tidak disukainya, ialah ditertawakan orang.
Kurasa |a||ar lerlu o|sa rerarar| ra| |lu.
"Ya, Sir," kata Jupiter. "Saya bisa membayangkan
perasaarrya. 3aya juga l|da| serarg d|lerlaWa|ar.
"Ya, begitulah," kata Mr. Rex dengan suaranya yang
oero|s||-o|s||. 8err|rggu-r|rggu |ararya sele|ar
flm itu beredar, Steve tidak mau keluar rumah. Semua
pe|ayarrya d|oerrerl||ar o|errya. A|u yarg se|a|u
berbelanja untuknya. Laporan tidak henti-hentinya
mengalir masuk, memberitakan bahwa penonton
selalu terpingkal pingkal, di mana saja flmnya
d|perlurju||ar. A|u rerdesa|rya agar re|upa|ar
saja |ejad|ar |lu Tap| |a lelap saja rururg.
100 101
A|r|rrya a|u d|sururrya rerar|| serua copy
flm-flm lamanya yang masih ada. Steve bertekad
flm-flm itu tidak boleh dilihat siapa pun lagi. Aku
berhasil mengumpulkan flm-flm itu, dengan biaya
tidak sedikit. Dan semua flm itu kubawa ke tempatnya.
Kemudian aku terpaksa melaporkan padanya, bahwa
oar| yarg rero|aya| peroargurar rurarrya sudar
mengancam hendak menyita puri itu. Soalnya, waktu
|lu |a ras|r ruda dar rergrarap|ar ras|r o|sa |eo|r
banyak membuat flm lagi Karenanya ia boleh dibilang
l|da| purya uarg laourgar.
3aal |lu rarya |ar| oerdua saja yarg ada ruarg
ulara pur|. A|u d|lalaprya dergar rala oerrya|a-
nyala. Mereka takkan bisa mengusir aku dari sini,
katanya. Tak peduli apa yang terjadi dengan jasadku,
lap| arWar|u lelap a|ar ada d| s|r| urlu| se|ara-
lamanya."
3uara oero|s||-o|s|| |lu lerd|ar. Kaca rala ge|ap
menghadap ke arah Jupiter dan Pete, seperti tatapan
rala ra|r|u| as|rg. Pele oerg|d||.
"Hii," katanya seram. "Dari cerita Anda
|edergararrya seperl| |a sudar oerr|al rerda|
rerjad| rarlul
"Ya, betul," sambut Jupiter, "Tapi Mr. Rex Anda
lad| rergala|ar Vr. Terr||| |erar-|eroul Wala|rya.
0rarg seperl| |lu su||l o|sa d|oayarg|ar a|ar rerje|ra
menjadi roh jahat, yang menimbulkan kengerian luar
o|asa da|ar ral| sel|ap orarg yarg rerasu|| pur|
|lu.
100 101
"Kau benar, Nak," kata laki-laki botak itu. "Tapi
ra|r|u|-ra|r|u| ga|o yarg rer|rou||ar |erger|ar
orang-orang itu, mungkin bukan arwah kawanku.
8ararg|a|| saja yarg rera|ul-ra|ul| |lu rarlu |a|r
yang lebih menyeramkan. Keras sekali dugaanku,
lerpal |lu ||r| d|rur| rarlu-rarlu |a|r. larlu-
hantu Iain yang lebih jahat?" Pete meneguk ludah
oeoerapa |a||.
"Ya, betul," jawab Mr. Rex. "Sebetulnya,
kemungkinannya ada dua! Kalian tentunya tahu,
Wa|lu |lu roo|| 3leprer Terr||| d|leru|ar rarcur d|
kaki tebing karang?"
Pele dar Jup|ler rergarggu|.
0ar |a||ar juga rerdergar lerlarg pesar lerlu||s
yang ditinggalkan dalam puri, dalam pesan dimana
d||ala|ar oarWa lerpal |lu ler|ulu| urlu| se|ara-
lamanya?"
Kedua remaja itu sekali lagi mengangguk, sementara
rala rere|a lerlalap lerus |e Wajar Joralrar Rex.
"Polisi merasa pasti, kawanku itu membunuh diri
dengan jalan menjatuhkan mobilnya ke kaki tebing,"
|ala orarg |lu. 0ar |urasa dugaar rere|a lepal.
Tap| a|u serd|r| l|da| perrar |ag| re||ral 3leve seja|
pero|caraar lera|r|r |ar| yarg sudar |ucer|la|ar
lad|. A|u d|sururrya perg| sele|ar d|r|rla oerjarj|
l|da| rerg|rja| lerpal |lu lag|.
"Aku ingin tahu, apa yang dipikirkannya pada
saat ia menulis surat itu. Ingat, semasa hidupnya
kerjanya membuat orang takut. Lalu kemudian orang-
102 103
orang menertawakan dirinya. Mungkin saja kan, ia
oerle|al sele|ar ral| re|arjul|ar |erjarya rera|ul-
nakuti, untuk menunjukkan bahwa dirinya tidak bisa
seenaknya saja dijadikan bahan tertawaan?"
"Anda tadi mengatakan, ada dua kemungkinan,"
kata Jupiter mengingat, ketika laki-laki berkepala
oola| |lu |e||ralarrya lerrerurg. Arda juga o|cara
tentang hantu-hantu lain, yang lebih menyeramkan."
"O ya, betul," kata Mr. Rex. "Ketika Steve
membangun purinya, dari segala penjuru dunia
d|dalarg|arrya oarar-oarar yarg oerasa| dar|
oargurar-oargurar yarg |aoarrya oerrarlu. 0ar|
Jeparg d|dalarg|ar oa|o|-oa|o| |ayu dar| seouar
kuil kuno yang penuh hantu, di mana pernah ada
se|e|uarga |aur oargsaWar lurpas |el||a lerjad|
gerpa our|. l
|a juga reroer| oarar oargurar dar| pu|rg-pu|rg
gedung tua di Inggris, di mana seorang gadis cantik
ral| rerggarlurg d|r| |arera l|da| rau d|r||ar|ar
dergar |a||-|a|| p|||rar orarg luarya. |a rerg|rpor
oalu yarg oerasa| dar| seouar pur| d| lep| 3urga| Rre|r
di Jerman, yang kabarnya berpenghuni hantu seorang
pera|r rus|| yarg ral| d| s|lu sele|ar d||ururg
se|ara oerlarur-larur da|ar se| oaWar larar d|
situ. Menurut riwayatnya, pemain musik itu dihukum
bangsawan yang berkuasa di situ, karena memainkan
rus|| yarg l|da| sesua| dergar se|erarya. 3ele|ar
pemain musik itu meninggal, lagu yang menyebabkan
102 103
|eo|rasaarrya ser|rg lerdergar rerga|ur dar| da|ar
|arar rus|| yarg se|a|u ler|urc|.
Adurl seru Pele. Apao||a sega|a arWar |lu ||r|
gentayangan dalam Terror Castle, tidak mengherankan
j||a lerpal |lu l|da| o|sa d|l|rgga|| |ag| dergar arar.
"Itu mungkin benar, tapi mungkin juga tidak," kata
Joralrar Rex dergar suararya yarg ryar|s oero|s||.
Yarg |u|elaru| dergar pasl| cura oarWa oar|ar
|aur ge|ardargar dar percur| pur l|da| ada yarg
oerar| rerde|al| Terror Casl|e. 3e|a|| seou|ar a|u
datang ke sana lalu berdiri di depannya, untuk melihat
|eadaar salu-salurya per|rgga|ar |aWar |ar|o|u.
Dan selama bertahun-tahun, belum pernah kulihat
ada larda-larda orarg perrar |e s|lu.
Jup|ler rergarggu|. Kelerargar Vr. Rex sesua|
dergar pergaralarrya serd|r| oersara Pele.
Tap| |a l|da| reryeoul|ar orarg la| d||era| yarg
rergge||rd|rg|ar oalu ser|rgga ryar|s rerce|a|a|ar
rere|a.
"Lalu bagaimana dengan kabar dalam koran-
|orar yarg reroer|la|ar lerlarg rus|| arer yarg
|edergararrya seperl| oerasa| a|al orge| |epuryaar
Mr. Terrill? Dan juga tentang Hantu Biru?" tanya
Jup|ler.
A|u l|da| o|sa rergala|ar apa-apa lerlarg |lu.
Aku belum pernah melihat Hantu Biru. Yang kuketahui,
sewaktu ia masih hidup, Steve pernah mengatakan
oarWa |a oeoerapa |a|| rerdergar oury| rus|| arer
dari orgel yang terdapat dalam ruangan proyeksi flm.
101
3e|a|| |a perrar rercooa urlu| rerer||sa. Ruargar
|lu d||urc| dar| |uar 3erua pera|alar ||slr|| orge| |lu
d||epas|ar. Tap| rus|| ras|r lelap saja lerdergar.
Namun langsung berhenti, begitu ia memasuki
ruargar.
Pele reregu| |udar |arera rerasa rger|. Vr. Rex
melepaskan kaca mata hitamnya, sementara matanya
ler|ejap-|ejap.
A|u l|da| o|sa rergala|ar dergar pasl| Terror
Castle dihantui arwah sahabatku, atau arwah orang
lain," bisiknya, "tapi aku sendiri, biar diupah sepuluh
ribu dollar pun, tetap tidak mau menginap di tempat itu
sera|ar.
105
Bab 10
TERPELESET
Jup|lerl suara Valr||da Jores oer|urardarg
larlarg pada rar| yarg cerar |lu. Turpu||ar oalarg-
oalarg oes| |lu |e pagar. Pelerl Kau reroarlu
Jupiter mengangkut batang-batang itu. Dan kau, Bob
semua sudah kaucatat?"
3uasara d| Jores 3a|vage Yard rar| |lu s|ou|
se|a||. 8oo ArdreWs dudu| d| alas oa| rard| yarg
d|le|urg|up|ar. 3aro|| rercalal jur|ar oerracar-
macam barang, ia berpikir apakah mereka sempat
menyelinap pergi sebentar ke Markas Besar, untuk
rergada|ar perleruar. 3udar dua rar| oer|a|u seja|
Pele dar Jup|ler rergurjurg| Pero|s||. Tap| seja|
|lu rere|a oe|ur serpal rergada|ar perleruar.
Vrs. Jores l|da| rerl|-rerl|rya reryurur rere|a
bekerja. Dan kalau tidak, Bob masih ada tugas pula di
perpustakaan, sedang Pete ada kesibukannya
serd|r| d| rurar.
Vr. Jores oaru saja rao|s reroororg oararg-
oararg. Karerarya oarya| se|a|| oararg dagargar
oaru rerga||r |e lerpal per|rourarrya. Ve||ral
gejala-gejalanya, mungkin baru seminggu lagi ketiga
reraja |lu aga| |uarg sed|||l Wa|lu rere|a ser|rgga
10 10Z
serpal rero|cara|ar ra|-ra| r|sler|us yarg sedarg
rere|a radap|.
Verje|arg lergar rar| lerjad| se||rgar. Vrs. Jores
menoleh, ketika untuk kesekian kalinya truk besar
perusaraarrya rrasu| |eWal geroarg oesar T|lus
Jones, paman Jupiter duduk di atas sebuah kursi
kayu berukir indah. Laki-Iaki kecil berhidung besar
dar oer|ur|s re||rlarg |lu dudu| seperl| oerla|rla
d| alas lurpu|ar oararg yarg oaru d|oe||. Vr. Jores
kalau pergi berbelanja barang bekas, apa saja yang
rerar|| perral|arrya se|a|u |argsurg d|oe||. lsler|rya
lerpe||| lru| |lu oerrerl| d| de|alrya.
Vasya A||arl ler|a|rya. T|lus Ardror|cus Joresl
Apa lagi yang kaubeli kali ini? Lama-lama kita bisa
bangkrut, kalau begini terus!"
Vr. Jores re|aroa| dergar p|parya |e arar
mereka, sambil berpegang erat pada sejumlah tabung
|ogar oesar yarg rerju|ur oeroerlu| ||pas. Taourg-
tabung itu merupakan bagian dari suatu orgel, yang
l|rgg|rya se||lar dua selergar reler.
"Aku membeli orgel, Mathilda," seru Mr. Jones.
Walau tubuhnya kecil, suaranya berat sekali. "Aku
hendak belajar main orgel. Ayo, Hans... Konrad!, Alat
rus|| arl|| yarg oerrarga |r| rarus ||la lurur|ar
dengan hati-hati sekali, supaya jangan rusak.
Mr. Jones meloncat turun dengan gembira, disusul
o|er lars. Korrad rerggeser orge| |lu |e |ardasar
||ll yarg lerpasarg d| seoe|ar oe|a|arg lru|. Kel||a
letaknya sudah beres, Hans menggerakkan kendali,
10 10Z
dar dergar pe|ar |ardasar dergar rualarrya lurur
|e larar.
Kau reroe|| orge|l Valr||da Jores oeg|lu
tercengang, sampai lupa menyuruh Jupiter serta kedua
saraoalrya oe|erja lerus. war|la oerluour oesar |lu
menyumpah-nyumpah. "Mau apa kau dengan orgel?"
Titus Jones menyedot pipanya, lalu mengepulkan
asap leroa|au.
"Mau apa? Belajar memainkannya, Sayang,"
|alarya. A|u du|u perrar rerjad| pera|r a|al
seracar |lu d| s|r|us.
Dipimpin Mr. Jones, Hans dan Konrad menurunkan
oag|ar-oag|ar se|eo|rrya dar| orge| |lu. Kedua |a||-|a||
|lu orarg Jerrar yarg oerasa| dar| daerar 8ayerr.
Keduanya bertubuh kekar dan langkung sekali, nyaris
dua reler. Vere|a sargal |ual. Apa saja o|sa rere|a
angkat. Kecuali gunung, tentunya!
Mr. Jones memutuskan, orgel harus ditaruh di sisi
pagar yarg lerde|al |e rurar. lars dar Korrad
sibuk mengangkut, sampai akhirnya semua bagian
orge| sudar d|p|rdar|ar |e s|lu. T|rgga| d|pasarg
saja |ag|.
"Ini orgel asli, yang dibunyikan dengan jalan
menghembuskan udara ke dalam pipa," kata Mr. Jones
dergar oargga pada Jup|ler serla |edua lerarrya.
A|u rereru|arrya da|ar seouar lealer |ec||
yang akan digusur, di jalan menuju Los Angeles."
108 109
"Masya Allah," desah Mrs. Jones. "Untung saja
lerpal |r| jaur dar| lelargga.
Ka|au orge| yarg oerar-oerar oesar. |ala Vr.
Jones menyambung ceritanya, "bisa dipasang pipa
yang ukurannya begitu rupa besarnya, sehingga
bunyinya berat sekali, tidak bisa ditangkap lagi oleh
le||rga rarus|a.
"Kalau tidak bisa didengar, masa masih disebut
bunyi, Paman?" tanya Jupiter.
Vas|r ada yarg o|sa rerdergarrya rurg||r
gajah, karena mereka bertelinga besar," jawab Mr.
Jores saro|| ler|e|er.
Apa gurarya orge| yarg oury|rya l|da| o|sa
didengar?" tanya Pete. "Maksudku, mana ada orgel
yarg spes|a| d|oargur urlu| d|r||ral| gajar.
"Entahlah, Nak aku juga tidak tahu," jawab
T|lus Jores. Kurasa ada saja gurarya oag| ||ru
pergelaruar.
"Ya misalnya saja ada peluit untuk anjing, yang
bunyinya tidak bisa kita dengar, karena nadanya tinggi
sekali," sela Bob.
"Ya, betul," kata Mr. Jones. "Mungkin sirkus bisa
membuat peluit untuk gajah, dengan nada rendah
|eoa|||ar dar| rada l|rgg| urlu| arj|rg.
"Subsonik," sela Jupiter. "Bunyi, atau tepatnya
gelarar oury| yarg sargal rerdar d|seoul gelarar
suosor||. 3edarg yarg ler|a|u l|rgg| urlu| le||rga
manusia, namanya getaran ultrasonik."
108 109
Perhatian mereka terpusat pada orgel, sehingga
l|da| ada yarg re||ral seouar roo|| sporl oerWarra
o|ru rerasu|| pe|arargar |a|u oerrerl| dergar
rergejul d| oe|a|arg rere|a.
Pengemudinya, seorang remaja bertubuh kurus
jangkung dengan hidung seperti Petruk, menekan
luler. 8ury|rya rergejul|ar |el|ga reraja yarg
sedarg asy|| dergar orge|. Kel|ga-l|garya oerpa||rg
dengan cepat, disambut suara tertawa terbahak-
bahak. Remaja kurus jangkung itu yang tertawa,
d|l|rpa|| |edua lerarrya yarg dudu| d| sarp|rgrya.
Skinny Norris!" seru Pete, sementara remaja kurus
jangkung itu menggeser tubuhnya ke samping, keluar
dar| roo||.
"Mau apa ia ke sini?" tanya Bob.
3||rry Norr|s oeserla |e|uargarya rarya opoerapa
ou|ar saja da|ar selarur l|rgga| d| Roc|y 8eacr. Tap|
bagi Jupiter serta kedua temannya, waktu beberapa
ou|ar |lu pur sudar ler|a|u |ara rasarya. 3||rry
rerasa d|r|rya cerdas se|a||. 0|laroar |eurlurgar
sudah bisa menyetir mobilnya sendiri, ia yang nama
|erg|aprya E. 3||rrer Norr|s oerusara |eras urlu|
rerjad| |epa|a |aur reraja yarg seoaya dergar
dia. Tapi kaum remaja Rocky Beach, pada umumnya
l|da| pedu|| lerradaprya. larya oeoerapa ara|
larggurg saja yarg |arera lerp||al |eroya|arrya
serta pesta-pesta yang diadakan olehnya, lantas mau
menjadi pengikutnya. Dan pengikut yang sedikit itu,
oag| 3||rry sudar cu|up urlu| rerasa d|r|rya reoal.
110 111
3||rry Vorr|s rergrarp|r| Tr|o 0ele|l|l saro||
tertawa-tawa geli, sementara kedua kawannya
rerperral||ar dar| da|ar roo||. |a rerj|rj|rg
seouar |ola| sepalu yarg lerlulup. Kel||a sudar
hampir sampai di tempat Jupiter berdiri, dengan cepat
diambilnya alat pembesar yang besar dari kantongnya,
|a|u pura-pura rerer||sa |eadaar se||larrya dergar
a|al |lu. 3ererlara |lu Parar Jores sudar perg|
dengan bagian-bagian orgel, dibantu Hans dan
Korrad.
Ah, yes. 3||rry rer|ru|ar gaya o|cara orarg
Inggris, tapi sama sekali tidak kena. "Kurasa inilah
lerpalrya. C|r| |ras oararg roroergar yarg rarya
o|sa d|leru|ar d| lerpal jua| oe|| oararg roroergar
r|||| |e|uarga Jores.
ucapar so| |ucu |lu d|saroul lerlaWa ler|e|er-
|e|er dar| |edua reraja yarg ada d| roo||. Pele
rergepa||ar l|rjurya.
"Kau mau apa kemari, Skinny?" tanyanya dengan
gerar. Tap| E. 3||rrer Norr|s oeroual seperl| l|da|
rerdergar. 0ergar |ersa peroesarrya |a pura-
pura rere||l| Jup|ler. 3ele|ar |lu d||eroa|||arrya |e
|arlorg.
"Jelas, tidak salah lagi Andalah Jupiter MacSherlock,
detektif yang kenamaan itu," katanya. la masih terus
sok berlogat Inggris, walau kedengarannya payah.
lr| saal yarg sargal reryerarg|ar oag||u. A|u
datang dengan suatu kasus, yang membingungkan
se|urur 3col|ard Yard. Peroururar |ej| lerradap
110 111
korban yang tidak bersalah. Aku yakin, Anda pasti bisa
rery|rg|ap|ar raras|a |r|.
Sambil berkata begitu, disodorkannya kotak
sepalu lerlulup pada Jup|ler. Tarpa rerou|arya
pun, ia serta kedua temannya sudah bisa menebak
|s|rya. Perc|urar rere|a yarg reroer|laru|ar.
Tap| Wa|au oeg|lu Jup|ler ras|r juga rerou|a
kotak itu dan melihat isinya, sementara Skinny Norris
rerperral||ar dergar cerg|rar |eoar.
0a|ar |ola| |lu lerge|ela| oarg|a| see|or l||us
pul|r yarg oesar. 0ar| oaurya o|sa d||elaru| oarWa
o|ralarg |lu sudar |ara ral|.
Arda rerasa o|sa oerras|| rergusul |ejaralar
keji ini, MacSherlock?" tanya E. Skinner Norris. "Aku
reryed|a|ar rad|ar oesar oag| oararg s|apa yarg
berhasil membekuk pelakunya. Lima puluh kupon
lo|o seroa adal
Terar-lerarrya yarg d| roo|| lerlaWa ler|e|er-
|e|er rerdergarrya. Ruparya rere|a rergarggap
ucapar |lu |ucu. Tap| a|r ru|a Jup|ler Jores sed|||l
pur l|da| |e||ralar oeruoar. la rarya rergarggu|
dengan pelan, dengan sikap berwibawa.
A|u o|sa rergerl| oarWa |au |rg|r rerurlul
keadilan, Skinny," katanya, "karena kulihat korban ini
sa|ar salu lerar |ar|oru.
Begitu kalimat itu terdengar, kedua remaja yang
ada da|ar roo|| |argsurg oerrerl| lerlaWa. 3edarg
anak jangkung kurus yang tadi meringis, kini merah
padar ru|arya.
112 113
"Menurut pengamatanku secara sambil lalu," kata
Jupiter melanjutkan, "kurasa sahabatmu ini mati
|arera sa||l perul. Vurg||r |arera lerus-rererus
lerpa|sa rere|ar ororgar oesar seseorarg yarg
|derl|lasrya urlu| sererlara ras|r lerseroury| d|
oe|a|arg rurul-rurul E.3.N.
Kau mau kocak, ya?" tukas Skinny Norris.
3ayargrya reraja |lu se|a|u |eryap |erarpuar-
nya bersilat lidah, justru pada saat yang paling
d|per|u|ar.
"Aku lantas teringat, ada sesuatu padaku yang harus
|userar|ar padaru |ala Jup|ler. Kola| sepalu oer|s|
tikus mati digeletakkannya di atas tumpukan besi itu,
|a|u |a oergegas |e |arlor perusaraar yarg |ela|rya
hanya beberapa langkah dari situ, la kembali ia
reroaWa serler yarg d|purgulrya d| 8|ac| Caryor.
"Di sini terukir huruf-huruf E.S.N" katanya, "Mungkin
singkatan E. Skinner Norris?"
"Atau mungkin pula singkatan, Ee, Skinny Ngabur,"
sarourg Pele saro|| ryerg|r. Kau serpal |al|rar
lari belakangan ini, Skinny?"
"Kemarikan senter itu!" tukas Skinny, sambil
menyambarnya dari tangan Jupiter, lalu berbalik
|eroa|| |e roo||rya.
"Detektif!" ejeknya kemudian. "Uahh, detektif
|oryo|. Ara|-ara| pasl| lerlaWa selergar ral|
reroayarg|ar |a||ar seoaga| perye||d||.
112 113
|a rergurdur|ar roo||rya dergar |asar
Kerdaraar |lu re|esal |e |uar |eWal geroarg oesar
diperhatikan oleh Jupiter, Pete dan Bob.
3udar |usarg|a d|a|ar yarg rergaro|| |arlu |lu
di perpustakaan," kata Bob. "Kenyataannya, ia tahu
oarWa ||la rerd|r||ar o|ro Tr|o 0ele|l|l.
"Memang kita menginginkan semua orang tahu,"
|ala Jup|ler. 3e|ararg ||la rarus sera||r oerusara
agar jargar gaga| da|ar rerargar| |asus perlara
|r|.
la memandang berkeliling, Dilihatnya pamannya
sedang sibuk memasang orgel dekat pagar, dibantu
o|er lars dar Korrad. 3edarg o|o|rya sudar rasu|
ke rumah, menyiapkan makanan siang.
"Saat ini tidak ada yang memperhatikan kita,"
katanya. "Jika kita bergegas sedikit, kita sempat
rergada|ar rapal seoerlar seoe|ur d|surur ra|ar
s|arg.
|a rerdu|u| oerja|ar reruju |e TeroWorgar 0ua.
0ar lepal pada saal |lu lerjad| |es|a|ar. Tarpa
disengaja, Jupiter menginjak sebatang pipa yang
|argsurg lergu||r |e sarp|rg. Jup|ler lerpe|esel dar
leroarl|rg |eras |e larar. Pele dar 8oo re||ral
lerar rere|a |lu rerggerela||ar gerarar |arera
kesakitan, ketika mencoba bangkit.
"Pergelangan kakiku terkilir," katanya. Ditariknya
|a|| ce|ararya |e alas urlu| rerer||sa. Terryala
perge|argar |a||rya rarpa| ru|a| oerg|a|.
"Kurasa aku perlu ke dokter," katanya kesal.
111 115
Bab 11
PERINGATAN
WANITA PENGEMBARA
0ua rar| oer|a|u seja| Jup|ler rerga|ar|
|ece|a|aar. wa|lu |lu |a cepal-cepal d|arlar|ar
Paman Titus ke rumah sakit, di mana sehari penuh
Jup|ler s|ou| d|per||sa perge|argar |a||rya. 3ele|ar
ternyata tidak patah, kakinya lantas direndam dalam
seracar |arular. |a d|peroo|er|ar pu|arg. Verurul
Dokter Alvarez yang memeriksa, sebentar lagi Jupiter
sudah boleh berjalan lagi, walau untuk sementara
ras|r p|rcarg. 0o|ler |lu ra|ar reryarar|ar agar |a
dergar segera rercooa oerja|ar.
Tap| urlu| sererlara Jup|ler ras|r ler|apar d|
tempat-tidur, dengan kaki terbalut. I
3edarg sererlara |lu ada |erurg||rar Vr.
l|lcrcoc| sudar oerras|| rereru|ar rurar oerrarlu
yang diperlukan untuk lokasi pembuatan flmnya.
Kelihatannya Trio Detektif akan terhenti usahanya,
seoe|ur serpal oerar-oerar reru|a|rya.
Pele dar 8oo dudu| d| s|s| lerpal l|dur Jup|ler.
Keduarya rerasa aga| |esu.
"Sakit, ya?" tanya Pete, ketika dilihatnya muka
Jup|ler rergerry|l seWa|lu oergeser sed|||l d| lerpal
l|dur.
111 115
Ini salahku sendiri, kenapa tidak hati-hati," katanya.
Tap| ||la |arjul|ar saja rapal yarg l|da| jad| Wa|lu
|lu. Peroarasar perlara rergera| suara r|sler|us
yang menelepon, segera setelah kita pergi ke Terror
Castle. Kata Worthington, ia merasa malam itu ada
yang membuntuti kita. Besar kemungkinannya, orang
|lu 3||rry Norr|s.
"Memang," kata Bob. "la tahu, kita tertarik pada
lerpal |lu. Tap| 3||rry rara rurg||r o|sa
mengubah suaranya, sehingga kedengarannya kayak
begitu," bantah Pete. "Berat, seperti suara dari dalam
|uourl Padara| 3||rry suararya |ar |eo|r r|r|p suara
kuda meringkik,
Verarg oerar lap| cura |lu salu-salurya
kemungkinan yang bisa kubayangkan," kata Jupiter,
la mengernyit kesakitan, sementara memindahkan
letak kaki. "Sampai ada bukti-bukti nyata, aku tidak
rau percaya oarWa ra|r|u| ra|us o|sa rere|epor.
"Ya, baiklah," kata Bob. "Lalu seterusnya,
bagaimana? Siapa orang misterius yang menyebabkan
batu-batu longsor?"
"Ya, siapa?" tukas Pete. "Aku kepingin sekali bisa
reroe|u| |erer orarg |lul
"Untuk sementara, kuanggap saja persoalan itu
tidak ada," kata Jupiter. "Kita sekarang tahu pasti, dia
ou|ar 3||rry Norr|s. Vurg||r saja orarg |lu sara
se|a|| l|da| ada sarg|ul-paulrya dergar urusar ||la.
Vurg||r cura seseorarg yarg sedarg oerja|ar-ja|ar
11 11Z
di tepi ngarai, dan ia menyebabkan batu longsor itu
secara l|da| sergaja.
"Kalau tidak sengaja, bidikannya hebat sekali,"
gurar Pele l|da| percaya.
"Untuk sementara ia harus tetap misterius, sampai
sudar ada la|la-la|la |eo|r jaur rergera| d|r|rya.
3aal |r| a|u |eo|r lerlar|| pada ra|-ra| l|da| oerar yarg
dikatakan Mr. Rex pada kami, ketika aku bersama
Pele dalarg |e lerpalrya. Kerapa |a rergala|ar
habis merambah semak kering, padahal kelihatannya
jelas bahwa hal itu tidak benar? Dan apa sebabnya
sudah tersedia kendi berisi limun dingin di rumahnya,
seakan-akan ia sudah menyangka kita akan datang?"
Kedua pertanyaan itu menyibukkan mereka, tanpa
d|leru|ar jaWaoarrya. Jup|ler rerggaru|-garu|
|epa|a.
"Aduh, semakin dalam kita mengusut perkara ini,
semakin banyak misteri yang muncul," katanya.
3aal |lu 8|o| Valr||da rasu| oergegas-gegas.
"Hampir saja aku lupa memberi tahu kalian,"
katanya, "kemarin pagi ada kejadian aneh, sebelum
kau kembali dari rumah sakit, Jupiter! Tapi saat itu
begitu repot, sampai aku lupa lagi."
"Kejadian aneh? Apa, Bibi?" tanya Jupiter. Kedua
lerarrya ||ul lerlar||.
"Ada seorang wanita tua datang, kelihatannya dia
dari kaum pengembara. Tapi aku tak tahu, perlu atau
l|da| |u|ala|ar pada |a||ar.
11 11Z
K|r| perral|ar Tr|o 0ele|l|l oerar-oerar lergugar.
"Aku ingin sekali tahu, Bibi Mathilda."
Ah, sebetulnya apa yang dikatakan toh omong
kosong belaka. Pokoknya, saat itu datang seorang
War|la lua oerpa|a|ar seperl| |aur pergeroara. |a
mengetuk pintu, lalu dalam logat mereka yang aneh
mengatakan bahwa ia mendapat frasat bahwa kau
mengalami kecelakaan, Jupiter. Karena itu ia datang
urlu| reryarpa||ar per|rgalar.
Per|rgalar dar| seorarg War|la pergeroaral
Kel|ga reraja |lu sa||rg re||r||.
"Pokoknya," sambung Mrs. Jones, "akhirnya aku
rergerl| oarWa |el||a |a sedarg reroaca ras|o
lewat kartu, tiga kali berturut-turut datang pesan
urlu| rerper|rgal|ar d|r|ru. Kau d|sururrya
menghindarkan diri dari huruf-huruf T.C, atau orang-
orarg yarg s|rg|alar rararya oeg|lu. Kala War|la
itu, kecelakaan yang kaualami disebabkan oleh T.C,
dar T.C. a|ar lerus reroaWa oercara oag| d|r|ru
j||a |au l|da| rergr|rdar|rya. A|u cura lerlaWa saja.
Kukatakan pada wanita tua itu, ia benar. Kukatakan,
T.C. |lu s|rg|alar dar| Ter|a|u Cerooor. 3ele|ar |lu |a
perg| |ag|. Kas|rar orargrya sudar lua se|a|| dar
serampangan, sampai timbul dugaanku ia tidak begitu
oeres ola|rya.
Setelah itu Mrs. Jones pergi lagi, meninggalkan
|el|ga reraja |lu sa||rg oerpardargar.
"T.C," kata Bob dengan suara serak, "singkatan
dar| Terror Casl|e.
118 119
Vurg||r War|la |lu sergaja d|seWa 3||rry Norr|s
untuk menakut-nakuti kita," kata Jupiter, dengan muka
aga| pucal Cura |urasa a|a| s| ce||rg |lu l|da| oeg|lu
parjarg. VeroaWa l||us ral| |erar| |lu sudar
rerupa|ar |e|sergarrya yarg pa||rg reoal.
Ada orang " kata Pete, "keliru, ada sesuatu yang
l|da| su|a ||la dalarg |e Terror Casl|e. Vu|a-ru|a ||la
mendapat peringatan lewat telepon. Lalu sesuatu itu
rera|a| perarlaraar |arlu-|arlu rara|ar War|la
pengembara itu, untuk menyampaikan peringatan
|ag| pada ||la. Kurasa sesualu |lu l|da| ra|r-
ra|rl Karerarya a|u reryarar|ar ||la se|ararg
mengadakan pemungutan suara, apakah kita menjauhi
Terror Castle atau tidak. Siapa setuju, bilang ya!"
"Ya," kata Bob Andrews.
"Ya," kata Pete. "Jadi mayoritas mengatakan
selujul
Jup|ler reralap |edua lerarrya.
"Jadi kalian mau saja ditertawakan Skinny Norris?"
|alarya. 3e|ararg pur |a sudar rergarggap ||la
gaga| rerjad| dele|l|l. 0ar |a sudar rerurggu-
rurggu |eserpalar urlu| reryeoar|uas|ar
kegagalan kita. Karena itu kita terus bertindak cepat,
menduluinya. Kecuali itu," tambahnya, "kan jelas
oarWa |edua per|rgalar |lu reraroar r|sler| |asus
yang sedang kita hadapi?"
"Apa maksudmu?" tanya Pete.
0rarg-orarg |a|r yarg juga rergusul raras|a
Terror Castle, tidak seorang pun mendapat peringatan.
118 119
8aru ||la yarg d|per|rgal|ar agar rergr|rdar|
lerpal |lu. lr| reryeoao|ar l|rou| dugaar|u
bahwa tanpa kita sadari, kita saat ini sudah hampir
oerras|| rery|oa||ar r|sler| |erger|ar arer yarg
rerye|uourg| Pur| 3elar.
"Katakanlah kau benar apa gunanya bagi kita?"
|ala Pele. Kau ler|apar d| lerpal l|durl K|la l|da| o|sa
berbuat apa-apa, selama kakimu masih sakit."
"Itu tidak seluruhnya benar," bantah Jupiter.
"Kemarin malam, karena tidak bisa tidur menahan
sakit, aku lantas mengatur rencana lain. Kalian berdua
rarus rererus|ar |eg|alar ||la rerer||sa Terror
Castle, sementara aku di sini memikirkan misteri-
misteri selebihnya?"
"Aku kausuruh memeriksa Terror Castle? Puri
Setan itu?" teriak Bob kaget "Membaca kasusnya saja
a|u sudar selergar ral| |ela|ularl
"Menurut dugaanku, takkan banyak yang bisa
kaujumpai di tempat itu," kata Jupiter. "Tapi mudah-
rudarar |a||ar juga a|ar rerga|ar| perasaar
gelisah tak menentu, yang lambat laun melarut menjadi
kengerian yang luar biasa. Lalu kalau perasaan itu
telah kalian rasakan, aku ingin agar kalian menguji
sarpa| sejaur rara |a||ar rerasa|arrya.
"Sejauh mana? kata Pete terpekik. "Waktu itu aku
rerasa|arrya dar| uour-uour sarpa| |e ujurg |a||.
Dari dalam ke luar, dan dari luar ke dalam. Pokoknya,
se|urur luour|u rerasa|arrya. Kau |r| oaga|rara
120 121
kausangka sementara tangan kananku merasa ngeri,
tangan kiriku bisa tenang-tenang saja?"
"Bukan begitu maksudku," kata Jupiter menjelaskan,
"Maksudku tadi, sampai seberapa jauh dari Terror
Casl|e rasa rger| |lu ras|r |a||ar rasa|ar. llu|ar yarg
|rg|r |u|elaru|.
"Waktu itu, sekitar lima belas mil, sampai aku sudah
berbaring di tempat tidur," kata Pete.
"Sekali ini apabila mulai terasa kengerian, rasa takut
seperti akan terjadi bencana, kuinginkan kalian pergi
dengan tenang. Sekali-kali berhenti, untuk merasakan
apa|ar rasa rger| |lu oer|urarg alau l|da|.
"Ah, begitu kau menginginkan agar kami pergi
dengan tenang. Sudah ketakutan setengah mati, tapi
perg| dergar lerarg. Era| saja |au rgororgl Pele
lerlaWa raroar.
Vurg||r juga |a||ar sara se|a|| l|da| rerasa|ar
apa-apa," sambung Jupiter, "karena kalian besok harus
perg| s|arg rar|. Ka||ar rarus rerer||sa lerpal |lu
sementara hari masih terang. Kalau kalian mau, kalian
juga bisa berdiri dekat pintu pada saat senja, untuk
rerer||sa apa|ar |a||ar juga rerasa|ar |erger|ar
|lu d| s|lu.
"Dia ini memang baik hati," kata Pete pada Bob.
"Kita cuma dimintanya berdiri di dalam, dekat pintu."
8oo ArdreWs rerdesar |ega.
"Aku tidak bisa ikut, karena besok sehari penuh
sibuk terus di perpustakaan," katanya. "Dan lusa
jugal
120 121
"Ngomong-ngomong, aku baru ingat sekarang
aku pun besok sibuk sekali," kata Pete. "Apa boleh
buat, tugas itu tidak bisa kita laksanakan."
Jupiter mencubiti bibir bawahnya, pertanda otaknya
sedarg oe|erja |eras. Kerud|ar |a rergarggu|.
"Kalau begitu, rencana perlu kita ubah," katanya.
|lu|ar yarg se|ara |r| |rg|r |ar| legas|ar
padamu," tukas Pete.
3e|ararg |ar ras|r s|arg. Vas|r ada Wa|lu
beberapa jam lagi sebelum gelap," katanya. "Kalian
cepat-cepat saja makan malam, lalu pergi ke Terror
Castle. Hari ini juga karena kata kalian sendiri,
oeso| dar |usa l|da| serpal.
Kedua lerarrya rarya o|sa re|orgo.
122 123
Bab 12
HANTU BIRU
Pele rergurpal-urpal.
3|a|arl |alarya. Kerapa |a|au ||la oerdeoal
selalu Jupiter terus yang akhirnya menang?"
"Sekali ini memang dia yang menang," kata Bob
sependapat Terror Castle tegak di depan mereka,
|e||ralarrya seperl| oerlergger d| leo|rg rgara|.
Menara-menaranya, jendela-jendela yang sudah
pecah kacanya, begitu pula tanaman menjalar yang
menyelubungi, semua nampak jelas diterangi sinar
ralarar| sore.
8oo aga| oerg|d||.
"Kurasa sekarang saja kita masuk," katanya.
"Tinggal dua jam lagi, matahari terbenam. Nanti tahu-
laru sudar ge|ap.
Pete menoleh ke belakang, ke arah jalanan yang
perur dergar oalu-oalu oerlaourar. worlr|rglor
menunggu dalam mobil, di balik tikungan. Tadi ia
reroarlu 8oo re|eWal| lerpal-lerpal yarg pa||rg
parar |eadaarrya. 3ele|ar |lu |a rarus |eroa||
menjaga mobil, menaati instruksi majikannya.
8aga|rara apa|ar rasarya 3||rry Vorr|s
membuntuti kita lagi kali ini?" tanya Pete.
122 123
"Tidak, aku dari tadi menengok terus ke belakang,"
kata Bob. "Lagipula, Jupe merasa yakin bahwa mulai
se|ararg 3||rry pasl| l|da| oerar| dalarg |ag| |e Pur|
3elar |r|.
Tap| ||la ||la d|surur rerou|l||ar |eo|r laoar
daripada Skinny," kata Pete sambil menarik napas
parjarg.
Bob berbekal kamera, sedang tape recorder
d|sardarg o|er Pele. Kedua reraja |lu reroaWa
senter, yang digantungkan pada ikat pinggang
masing-masing. Keduanya melangkah serempak,
rera||| jerjarg yarg reruju |e p|rlu depar yarg
oesar. Terryala p|rlu |lu lerlulup.
"Aneh," kata Pete dengan kening berkerut. "Aku
yakin Skinny tidak menutup pintu, ketika kami melihat
d|a |ar| lurggarg |arggarg |e|uar Wa|lu
|lu.
"Mungkin tertutup karena angin," kata Bob.
Pete memutar tombol pintu. Dan pintu terbuka,
d||r|rg| oury| oerder|l reryerar|ar. Kedua reraja |lu
aga| |agel |arerarya.
"Itu kan cuma bunyi engsel yang sudah karatan,"
|ala 8oo. T|da| per|u ||la gugup
|arerarya.
"Siapa bilang aku gugup?" kata Pete. "Aku cuma
la|ull
Mereka masuk ke serambi besar, sementara pintu
depar d|o|ar|ar lerou|a. 0| salu s|s| seraro| |lu
terdapat sebuah ruangan luas, penuh dengan barang-
121 125
oararg |uro. Kurs| serla reja oesar dar| |ayu perur
ukiran, serta pediangan yang besar sekali. Jupiter
menugaskan untuk memeriksa tempat itu, serta
reroual lolo d| s|lu. 8oo l|da| re||ral |e|sl|reWaar
ruargar |lu. wa|au der|||ar d|oualrya juga oeoerapa
lolo dergar rera|a| |arpu o||lz.
Kemudian mereka menuju ke serambi bundar, di
rara Jup|ler dar Pele rerdergar gera. Terpal
itu rasanya aneh dan suram, terisi pakaian zirah
serla |u||sar-|u||sar Vr. Terr||| dergar oeroaga|
jenis kostum yang dipakainya dalam flm-flmnya.
Tap| |esurarar lerpal |lu aga| d||urarg| caraya
ralarar| yarg rasu| |eWal jerde|a oerdeou yarg
terdapat dekat tangga menuju ke atas, kira-kira pada
perlergararrya.
"Kita pura-pura saja tempat ini museum," kata
Bob pada Pete. "Kau kan tahu, bagaimana rasanya
apabila sedang berada dalam museum. Suram, tapi
sara se|a|| l|da| rera|ul|ar.
"Betul," kata Pete. "Tempat ini rasanya memang
mirip museum! Berdebu, kuno dan mati."
Val|-ral|-ral|-ral|l
Kala Pele yarg lera|r|r rerggera dar| sega|a
arar.
Adur geral |ala 8oo.
0era-gera-gera-geral oeru|arg-u|arg |ala |lu
lerparlu| pada d|rd|rg.
Pele rerar|| lerarrya aga| |e p|rgg|r.
121 125
"Kita ke sini," katanya. "Gema itu hanya kedengaran
|a|au ||la oerd|r| d| lerpal lad| |lu saja.
8oo o|asarya serarg rerdergar gera. |a pa||rg
senang meneriakkan kata, "halo", lalu mendengarkan
gemanya sayup sampai. Tapi dalam Ruang Gema, ia
sara se|a|| l|da| |rg|r rercooarya.
"Kita periksa saja lukisan-lukisan sekarang,"
|alarya. Yarg rara yarg |alaru reralap dergar
mata yang nampaknya hidup?"
llu d| seoe|ar sara. Pele rerud|rg |e seoerarg
ruangan, menunjuk lukisan bajak laut bermata satu.
"Sesaat mata itu nampak hidup, lalu detik berikutnya
rerupa|ar |u||sar oe|a|a.
"Itu sesuatu yang bisa kita periksa," kata Bob. Coba
berdiri di atas kursi, mungkin kau bisa meraihnya."
Pete mendorong sebuah kursi ke bawah lukisan itu,
|a|u oerd|r| d| alasrya. Tap| Wa|au dergar oerj|rg|al
sekalipun, ternyata ia tidak bisa meraihnya.
"Di atas ada semacam balkon," katanya. Lukisan-
lukisan ini digantungkan dari sana, dengan kawat
panjang. Mungkin jika kita naik ke sana, nanti lukisan
|r| o|sa ||la lar|| |e alas.
3ererlara Pele lurur dar| |urs|. 8oo oerpa||rg
rerda| reruju |e largga. Tepal saal |lu d|rasa|arrya
ada yarg reregarg la|| perggarlurg |arera yarg
lersardarg d| oarurya. 3e|||as d|||ralrya sesoso|
luour l|rgg| oerd|r| da|ar re|urg ge|ap yarg ada d|
belakangnya. Bob terpekik karena kaget dan ngeri,
|a|u oergegas rerda| |ar| |e p|rlu.
12 12Z
12 12Z
Tap| |ar|rya l|da| jaur. Ta|| |arera yarg lerpegarg
reryeoao|ar gera|rya lerlarar. 8oo |er||argar
keseimbangannya, lalu jatuh ke lantai yang berubin
batu pualam. Sementara jatuh, ia masih sempat
melihat sesosok tubuh yang kekar bergerak, seperti
rerda| reryaroar |e ararrya. 3oso| |lu oeroaju
zirah, dan mengayunkan pedang besar tepat ke arah
|epa|arya.
Sekali lagi Bob menjerit, sambil cepat-cepat
rerggeser luour |e sarp|rg. Pedarg parjarg |lu
mengenai lantai disertai bunyi berdentang, tepat di
rara 8oo lad| ler|apar. 0ar soso| luour oeroaju
zirah menyusul, ambruk ke lantai diiringi bunyi berisik.
Kedergararrya seperl| lorg yarg perur oer|s| |a|erg
jalur |e da|ar jurarg.
3ererlara |lu la|| |arera sudar ler|epas dar| oaru
Bob. Karenanya Bob tergelincir terus ke lantai yang licin,
sarpa| a|r|rrya lerrerl| |arera reroerlur d|rd|rg.
la cepat-cepat berpaling. Menurut perkiraannya, orang
oeroaju z|rar |lu pasl| rergejarrya. Tap| apa yarg
d|||ralrya saal |lu jaur |eo|r reryerar|ar |ag|.
Kepala orang yang berbaju zirah, jadi ketopongnya,
copot dari leher, dan terguling-guling di lantai. Nyaris
saja 8oo lerpe||| urlu| |el|ga |a||rya. Tap| |a serpal
memandang lebih jelas. Dengan segera dilihatnya,
oaju z|rar |lu lerryala |osorg. T|da| ada s|apa-s|apa
d| da|arrya. 0ar lop| |eloporg |lu ler|epas |el||a
terbanting ke lantai, lalu terguling-guling ke arahnya.
128 129
8oo oerd|r| saro|| rerg|oas-rg|oas|ar deou dar|
bajunya. Kameranya tergeletak di samping baju zirah,
dar la||rya ras|r lelap lersarg|ul |e s|lu. llu|ar
rupanya yang terasa seperti menariknya tadi, ketika
8oo oergera| rurdur dar aga| rasu| |e re|urg.
8oo rerurgul |arera |a|u rerolrel Pele yarg
sedarg lerlaWa lerp|rg|a|-p|rg|a|.
3e|ararg a|u sudar reroual lolo larlu TerlaWa
dari Puri Setan," katanya. "Mudah-mudahan Jupiter
serarg re||ralrya.
"Sorry, Bob." Pete menyeka air matanya yang
rerga||r |arera ler|a|u oarya| lerlaWa. Tap| |au lad|
lucu sekali, menyeret-nyeret baju zirah karatan itu
saro|| oerler|a|-ler|a|l
8oo rerperral||ar oaju z|rar yarg lerge|ela| d|
|arla|. Pa|a|ar perarg jarar |uro |lu lad|rya lega|
d| alas seracar parggurg |ec|| yarg lerdapal da|ar
re|urg. 0ar ||r| lerlurya oerarla|ar d| |arla|. 8aju
zirah itu memang agak berkarat, tapi selebihnya
ras|r da|ar |eadaar |urayar. 8oo rerolrelrya.
3ele|ar |lu d|polrelrya pu|a |u||sar oaja| |aul oerrala
satu yang terpanjang di dinding, serta lukisan-lukisan
|a|rrya.
"Kalau kau sudah selesai tertawa," katanya pada
Pete, "ini ada pintu yang tidak kita lihat tadi. Dan ini
ada tulisan " Bob memicingkan mata, supaya bisa
reroaca lu||sar yarg leru||r pada pe|al |ur|rgar yarg
terpasang pada daun pintu itu, "Ruang proyeksi."
128 129
Pele dalarg rergrarp|r|.
"Menurut cerita ayahku, jaman dulu bintang-bintang
flm yang top, semuanya punya ruang proyeksi sendiri
d| rurar rere|a. 0| s|lu|ar rere|a rerperlurju||ar
flm mereka yang terbaru pada para sahabat. Yuk, kita
per||sa |aya| apa ruargar |lu.
8oo rerar|| loroo| p|rlu. |a rarus rergerar|ar
tenaga, barulah pintu terbuka dengan pelan. Seolah-
o|ar ada yarg rerarar dar| oa||| p|rlu. 8eg|lu p|rlu
terbuka, tercium bau udara pengap. Kedua remaja itu
menatap sebuah ruangan yang gelap, segelap dalam
perut buaya. Pokoknya, sama-sama menyeramkan.
Pele rergaro|| serler yarg lergarlurg pada ||al
pinggang, lalu menyorotkannya ke dalam ruangan itu.
Terryala yarg oerrara ruarg proye|s| |lu seouar
kamar yang luas, dengan sekitar seratus kursi beralas
erpu| d| da|arrya. 0| seoerarg ruargar rarpa|
sarar oerlu| seouar orge| yarg oeru|urar oesar.
Ruargar |r| per|erg|aparrya pers|s sara |aya|
bioskop jaman dulu" kata Pete. "Lihat saja orgel itu,
u|urarrya ada sepu|ur |a|| |eo|r oesar dar|pada
orgel yang dibeli Mr. Jones. Yuk, kita memeriksanya
seoerlar.
8oo rercooa rerya|a|ar serlerrya. Tap| l|da|
rerya|a. Ruparya rusa| |el||a |a lerjalur lad|.
(urlurg saja serler yarg d|pegarg Pele lerarg se|a||
s|rarrya.
Kedua reraja |lu rergrarp|r| orge| |uro yarg
lerdapal d| seoerarg ruargar. Keduarya sudar l|da|
130 131
gugup lagi. Semangat mereka sudah bangkit kembali,
sele|ar rerga|ar| |ejad|ar 8oo oergu|al re|aWar
oaju z|rar.
Orgel kuno itu, yang pipa-pipanya menjulang tinggi
sampai ke langit-langit ruangan, nampak penuh debu
serta jaring laba-laba. Bob memotretnya sekali, untuk
d|perlurju||ar pada Jup|ler.
3ele|ar |lu rere|a rererus|ar perer||saar. A|as
kursi yang nampaknya empuk, ternyata sudah lapuk
seruarya. Ka|r yarg rooe|-rooe| lergarlurg d|
lerpal yarg du|urya rerupa|ar |ayar pul|r. 3era||r
lama Bob dan Pete berada dalam ruangan itu, hawa
rasarya sera||r pergap.
"Di sini tidak ada apa-apa," kata Pete. "Sekarang
||la per||sa apa yarg ada d| alas.
Mereka kembali ke Bilik Gema, lalu menaiki tangga
yarg re|erg|urg |e alas pada salu s|s| o|||| |lu.
Setelah sampai setengah jalan, di tempat yang ada
jendelanya yang berdebu, mereka berhenti untuk
re||ral seoerlar |e |uar. Vere|a re||ral oarWa
d|rd|rg pur| |ela|rya oerseoe|arar dergar leo|rg
curar 8|ac| Caryor.
"Masih cukup banyak waktu sebelum gelap, kata
8oo.
"Kalau begitu, kita periksa lukisan-lukisan itu
dengan lebih seksama," usul Pete. "Kita tarik ke atas,
|a|u ||la per||sa |a|au-|a|au ada sesualu yarg arer.
Sesampai di balkon, mereka melihat bahwa lukisan-
|u||sar |lu seruarya lergarlurg pada seouar papar
130 131
yarg lerpasarg d| oaWar oa||or. 8ersara-sara
rere|a rerar|| |aWal perggarlurg |u||sar oaja|
|aul. 8|rg|a| |u||sar |lu oeral. Tap| a|r|rrya rere|a
berhasil juga menariknya ke atas. Lalu mereka
rerer||sarya dergar oarluar s|rar serler.
Lukisan itu sebenarnya biasa saja. Permukaannya
agak mengkilat, karena lukisan itu dibuat dengan cat
minyak. Menurut Bob, mungkin kilatan cat itu yang
reryeoao|ar Pele rerg|ra rala yarg reralaprya
r|dup. Tap| Pele ras|r aga| sargs|.
A|u surggur-surggur rerdapal |esar oarWa
mata yang menatapku itu hidup," katanya. "Tapi
rupanya aku salah lihat. Sudahlah, kita kembalikan
saja |u||sar |r| |e lerpalrya seru|a.
Setelah lukisan diturunkan kembali, mereka
melanjutkan langkah, menaiki tangga. Mereka
oerra|sud rerda| ru|a| rerer||sa dar| l|rg|al
paling atas, lalu pelan-pelan turun ke tingkat bawah.
Mereka mendaki tangga putar itu terus, sampai
a|r|rrya l|oa da|ar seouar rerara |ec|| oeroerlu|
ou|al Verara |lu |ela|rya l|rgg| d| purca| pur|.
Jendelanya kecil-kecil, persis puri yang sebenarnya.
8edarya cura oarWa jerde|a-jerde|a |lu oer|aca.
8oo dar Pele rerardarg |e oaWar. Vere|a
oerada d| lerpal yarg |eo|r l|rgg| dar|pada s|s| alas
leo|rg rgara|. 0| |ejaurar rarpa| ou||l oerderel-
deret, bukit di balik bukit sejauh mata memandang.
T|oa-l|oa Pele oerseru |agel.
132 133
"Lihat ada antena televisi!" katanya.
0| alas leo|rg yarg pa||rg de|al dergar lerpal
rere|a rarpa| l|arg arlera le|ev|s|. Ruparya
d|pasarg d| s|lu o|er seseorarg yarg l|rgga| da|ar
ngarai berikutnya, dan yang dari situ penerimaan
pesaWal le|ev|s|rya |urarg oa||.
"Ternyata di dekat sini ada ngarai lagi," kata Pete.
Ruparya lerpal |r| l|da| oeg|lu lerperc|| seperl|
sarg|aar ||la..
"Pegunungan sini banyak sekali ngarainya," kata
Bob. "Tapi coba kauperhatikan, tebingnya terjal sekali.
Cura |aro|rg gururg saja yarg o|sa rerda||rya
sarpa| |e purca|. Ka|au rarus|a rerda| |e rgara|
seberang, terpaksa mengambil jalan memutar."
"Betul juga," kata Pete. "Yah, di sini tidak ada
apa-apa. Yuk, kita mulai turun saja sekarang, sambil
rerer||sa |a|au-|a|au ada sesualu yarg rurg||r
|rg|r d||elaru| o|er Jup|ler.
0| |arla| oer||ul seoe|ar oaWar rere|a sarpa| d|
seouar seraro|. 0| ujurg seraro| ada p|rlu lerou|a.
Pele dar 8oo rerjergu| seoerlar |e da|ar. Ruparya
|arar d| seoe|ar seraro| |lu ruarg perpusla|aar
Stephen Terrill, di mana ia meninggalkan surat sebelum
rerjalur|ar d|r| dergar roo||rya |e oaWar leo|rg.
Soalnya, dalam kamar itu nampak buku-buku berjejer-
jejer d| alas ra|. 3edarg d| sa|ar salu d|rd|rgrya
lergarlurg |u||sar-|u||sar yarg sejer|s dergar yarg
dipajang dalam Bilik Gema, tapi berukuran lebih kecil.
132 133
"Sebaiknya kita periksa tempat ini," kata Pete.
Vere|a |arlas rasu| |e ruarg perpusla|aar |lu.
Lukisan-lukisan yang terpajang, semua menampakkan
3leprer Terr||| yarg oerpose rerurul oeroaga|
peranan flmnya. Setiap lukisan menunjukkan dirinya
dalam wujud lain. Ada Terrill sebagai bajak laut,
pembegal, jadi-jadian, mayat hidup, vampir pengisap
darah, makhluk seram dari dasar laut. Melihat segala
lukisan itu, Bob lantas merasa ingin bisa melihat
segala flm itu.
"la dijuluki Orang dengan Sejuta wajah," katanya
pada Pete, sementara kedua remaja itu memperhatikan
|u||sar-|u||sar |lu salu per salu. Aslaga cooa ||ral
|lul
Vere|a sarpa| d| depar seouar re|urg yarg l|da|
da|ar. 0| s|lu lerpajarg pel| rur|. 3eouar pel| rayal
asli Mesir, seperti yang ada di museum-museum. Peti
itu tertutup, dan di atasnya terpasang sebuah pelat
dar| pera|. Pele reryorol|ar serlerrya |e pe|al |lu.
Dengan mata terpicing, Bob membaca tulisan yang
leru||r d| s|lu.
ISI PETI INI DIWARISKAN PEMILIKNYA,
MR. HUGH WILSON,
KEPADA ORANG YANG TELAH BEGITU SERING
VENYAJlKAN ll8uRAN VENARlK 8A0lNYA

MR. STEPHEN TERRILL


131 135
"Astaga!" kata Pete. "Menurutmu, apa kira-kiranya
isi peti ini?"
"Mungkin mumi," tebak Bob.
"Atau mungkin pula sesuatu yang berharga. Yuk,
||la ||ral seoerlar.
8erdua rere|a oerusara rergarg|al lulup pel|
mumi itu. Tidak begitu mudah, karena tutup itu berat.
Ketika sudah terangkat sampai separuh, tiba-tiba
Pete menjerit. Tutup peti itu dilepaskannya, sehingga
leroarl|rg dar rerulup pel| |eroa||.
"Kau juga melihatnya tadi?" kata Pete.
8oo reregu| |udar du|u oeoerapa |a|| seoe|ur
o|sa rerjaWao.
"Ya, aku juga melihatnya. Isinya kerangka manusia,"
katanya. "Kerangka putih bersih, dengan tengkorak
yarg reryer|rga|.
Kurasa |lu|ar yarg d|War|s|ar orarg yarg oerrara
lugr w||sor |lu pada 3leprer Terr||| seoaga| larda
ler|ra |as|r |arera rerasa ser|rg lerr|our dergar
flm-flmnya, kata Bob. "la mewariskan kerangkanya
sendiri! Kita buka saja lagi peti itu, supaya kubuat
lolorya urlu| Jupe.
Pete sebetulnya segan. Tapi Bob mengingatkannya,
|erarg|a |ar cura lu|arg-oe|u|arg yarg l|da| o|sa
apa-apa. A|r|rya pel| |lu rere|a ou|a |ag|. 8oo
rerolrel |erarg|a dergar lerg|ora| yarg rer|rg|s.
la yakin, Jupiter pasti berminat.
Sementara Bob sibuk memutar rol flm dan
memasang lampu blitz baru, Pete menghampiri
131 135
jendela. Begitu memandang ke luar, ia langsung
oerseru dergar rada |agel
lel K|la per|u cepal-cepal sed|||ll |alarya. 0|
|uar sudar ru|a| ge|ap.
8oo rerardarg jarur ar|oj|rya.
"Tidak mungkin," katanya, "masih ada waktu satu
jar |ag| seoe|ur ralarar| leroerar.
Vurg||r ralarar| l|da| laru re||ral jar
pokoknya sekarang sudah mulai gelap. Lihat saja
serd|r|.
Bob menghampiri jendela. Benar juga, di luar mulai
ge|ap. Valarar| ru|a| rergr||arg d| oa||| leo|rg
ngarai. Tapi cahayanya masih kelihatan dari jendela,
|arera Terror Casl|e l|rgg| |ela|rya d| |ererg leo|rg.
"Aku lupa bahwa dalam ngarai cepat gelap," kata
8oo.
"Yuk, kita pergi sekarang," kata Pete. "Ini satu-
salurya lerpal d| rara a|u l|da| |ep|rg|r oerada
sele|ar ge|ap.
Vere|a oergegas |e seraro| yarg lad|. 3esarpa|
di situ mereka memandang ke kiri dan ke kanan, ke
garg yarg rerju|ur |e dua arar d| s|lu. 0| |edua
ujung gang nampak tangga. Mereka tidak ingat lagi,
largga rara yarg rere|a pa|a| lad|. A|r|rrya Pele
rer|||r largga yarg pa||rg de|al saja.
Caraya ralarar| sudar sera||r rerarg rerarg
|el||a rere|a sarpa| d| l|rg|al oer||ul yarg seoe|ar
oaWar |ag|. Vere|a l|da| o|sa rereru|ar largga
lagi di situ, yang menuju ke bawah. Setelah mencari-
13 13Z
cari, akhirnya mereka sampai di pangkal jenjang
yang sempit Jenjang itu letaknya di ujung serambi, di
oe|a|arg seouar p|rlu.
"Kita tadi naik tidak lewat sini," kata Bob. "Lebih
oa|| |eroa|| saja |e lerpal seru|a.
"Ah, tangga ini kan juga menuju ke bawah" jawab
Pele. 0ar ||la |ar raurya |e oaWar se|e|as
mungkin! Ayolah, tunggu apa lagi?"
Vere|a rerg|rja||ar |a|| |e ara| largga perlara.
Tapi begitu daun pintu dilepaskan, pintu itu langsung
lerlulup |eroa||. Terpal jerjarg |lu ||r| ge|ap gu||la.
3eoa||rya ||la car| saja largga yarg ||la |eWal|
tadi sewaktu naik," kata Bob gelisah. "Tidak enak
perasaar|u d| lerpal ge|ap |r|. Kau saja l|da| o|sa
kulihat, padahal kau ada di dekatku."
Perasaarru l|da| era|. Perasaar|u juga l|da|
enak. Jadi cocok," kata Pete. Kau di mana, Bob?"
Targarrya rerggapa|-gapa| rercar| 8oo. A|r|rrya
ketemu. "Oke, jangan sampai kita terpisah. Kita
kembali ke atas sekarang, lalu kita buka lagi pintu
lad|
Keduanya merayap kembali ke atas, langkah demi
|arg|ar. Vere|a l|oa d| oe|a|arg p|rlu. Tap| p|rlu |lu
l|da| o|sa d|ou|a.
"Rupanya dari dalam tidak bisa dibuka," kata Bob
ArdreWs. 0|pa|sarya d|r|rya agar l|da| lerdergar
gugup. "Jadi mau tidak mau, kita harus turun lewat
jerjarg |r|.
13 13Z
K|la per|u |arpul |ala Pele. J||a ||la o|sa
menemukan Aduh, aku ini bagaimana sih? Kan ada
serlerl Vas|r oaru |ag|.
"Kalau begitu cepatlah nyalakan," kata Bob.
Kege|apar |r| rasarya reryesa||ar. 0ar juga
sera||r oerlaroar pe|al.
Terryala a|u l|da| purya serler. 3uara Pele
terdengar agak bergetar. "Masih ingat, ketika kita
tadi menutup kembali peti mumi? Rupanya senterku
lerl|rgga| d| lerpal |lu.
"Hebat!" tukas Bob. "Bagus! Sedang senterku rusak,
|el||a a|u lad| lerjalur |arera oaju z|rar |eparal |lul
"Ah, mungkin tidak rusak cuma agak longgar,"
|ala Pele. Kadarg-|adarg |lu o|sa lerjad|.
0|ra|rrya serler yarg lergarlurg pada ||al
p|rggarg 8oo ArdreWs. Terdergar oury| largar Pele
menepuk-nepuk alat itu. Lama tidak terjadi apa-apa.
Tap| |erud|ar serler |lu o|sa rerya|a juga. Tap| l|da|
terang, melainkan remang-remang saja.
"Hubungannya tidak baik," kata Pete. "Terangnya
sama seperti cahaya lilin. Ah, pokoknya tidak segelap
tadi. Yuk, kita terus!"
Keduanya melanjutkan langkah, menuruni jenjang
serp|l yarg oerpular-pular. 8oo sara se|a|| l|da|
menyangka ia bisa berjalan begitu cepat, dengan
|a||rya yarg oe|ur serour oelu|.
Pete berada di depan, menuruni jenjang dengan
oarluar caraya serler yarg cura rerarg-rerarg.
A|r|rrya rere|a sarpa| d| |a|| largga. Verurul
138 139
dugaan mereka, pasti mereka sudah sampai di
|arla| dasar. 3erler d|sorol|ar oer|e||||rg. 0ergar
cahayanya yang lemah, mereka masih bisa mengenali
oarWa saal |lu rere|a oerada da|ar seouar o|||| |ec||
oeroerlu| perseg| erpal 0a|ar o|||| |lu lerdapal dua
ouar p|rlu. 3ererlara rere|a ras|r o|roarg p|rlu
mana yang dipilih, tiba-tiba Pete menyambar lengan
8oo.
"He! Kaudengar tidak?" katanya.
8oo ArdreWs rerajar|ar perdergararrya.
0|dergarrya oury| rus|| orge|. 3arar-sarar.
Arer oury|ryal Ada orarg yarg sedarg rera|r|ar
orge| lua yarg lerdapal da|ar ruarg proye|s|. T|oa-
tiba Bob merasakan kegelisahan luar biasa, yang
d|cer|la|ar Jup|ler.
"Bunyinya datang dari sana," bisik Pete, sambil
rerud|rg sa|ar salu p|rlu.
Ka|au oeg|lu ||la |e sara. 8oo rerud|rg p|rlu
yarg salu |ag|.
"Tidak! Ke sini," kata Pete. "Karena lewat sini, kita
akan sampai di ruang proyeksi. Dan kita tahu, pintu
depar |ela|rya d| |uar ruargar |lu. Ka|au ||la |eWal
pintu itu yang satu lagi, jangan-jangan nanti tersesat.
Lebih baik merasa seram, daripada tidak bisa keluar."
Pete membuka pintu yang dimaksudkan olehnya,
|a|u re|arg|ar dergar legas rerasu|| seouar
serambi gelap, sambil terus memegang tangan Bob.
Semakin jauh mereka melangkah, semakin nyaring
pu|a oury| rus|| orge|. Tap| Wa|au oeg|lu lelap
138 139
terdengar seperti jauh sekali, diselingi bunyi geresek
dar |erg||rgar. Pers|s rus|| rarlul
Bob melangkah terus, karena Pete tidak mau
re|epas|ar largarrya. Tap| sera||r de|al rere|a
ke sumber bunyi musik, semakin gelisah saja
perasaarrya. A|r|rrya Pele rerdororg seouar p|rlu.
Vere|a sudar sarpa| d| ruarg proye|s|.
Mereka mengetahuinya, karena sinar senter yang
redup rererarg| purggurg derelar |urs| pa||rg
belakang. Jauh di depan, dekat orgel, nampak
seracar caraya perdar oerWara o|ru. Caraya |lu
lergarlurg ||ra-||ra sereler dar| |arla|. Ke||ralarrya
seperl| gurpa|ar oercaraya. 3ererlara |lu orge|
terus terdengar dimainkan, disertai bunyi desah dan
pe|||ar.
larlu 8|rul |ala 8oo dergar suara lerce|||.
Tepal pada saal |lu |ege||sararrya yarg sera||r
memuncak, beralih menjadi kengerian yang luar biasa.
Pers|s seperl| yarg d|rarap|ar Jup|ler a|ar lerjad|.
Pele dar 8oo cepal-cepal |ar| reruju p|rlu.
Pete bergegas mendorongnya, dan mereka berdua
sampai di Bilik Gema. Mereka tidak berhenti di situ,
lap| |argsurg reruju |e p|rlu oesar d| depar yarg
ras|r lerou|a seperl| lad|. 3esarpa| d| leras pur
rere|a l|da| oerrerl|. Keduarya |ar| lerus. Tap| |a||
8oo yarg oe|as palar aga| lerserel-serel T|oa-l|oa |a
tersandung dan jatuh. Pete lari begitu cepat, sehingga
l|da| laru oarWa lerarrya lerl|rgga|. 8oo lerjurg||r
dar jalur d| alas selurpu| daur |er|rg yarg lerdapal
110
d| sudul leras. Reraja |lu |argsurg reryusup rasu|
ke dalam tumpukan itu, seperti seekor tikus yang
rerda| rerye|aral|ar d|r|.
Dengan hati berdebar, ditunggunya Hantu Biru
lad| dalarg rergejar. |a l|da| o|sa rerdergar apa-
apa, karena dikalahkan napasnya yang tersengal-
sengal. Ketika hal itu disadarinya, ia lantas menahan
napas. Di tengah kesunyian yang tiba-tiba mencekam,
d|dergarrya ra|r|u| ga|o |lu rercar|-car| d|r|rya.
Terdergar oury| |arg|arrya rergge|eser d| alas uo|r
teras, makin lama makin dekat. Napasnya tersentak-
serla|. Veryerar|arl
T|oa-l|oa oury| |arg|ar |lu lerrerl|. Va|r|u| |lu
tegak tepat di depan Bob bersembunyi. Lama sekali ia
berdiri di situ, sementara napasnya masih tersengal-
serga|. Tap| |erud|ar |a rera|r oaru 8oo. 8eg|lu 8oo
merasa bahunya dipegang, seketika itu juga terpekik.
Suaranya melengking tinggi, membahana dalam
rgara| dar lerparlu| pada |ererg ou||l lerde|al.
111
Bab 13
TANDA SANDI
"Lalu apa yang terjadi setelah Hantu Biru menyentuh
bahumu, Bob?"
Perlaryaar |lu d|aju|ar o|er Jup|ler. 3aal |lu Tr|o
0ele|l|l sedarg rergada|ar rapal rere|a yarg
pertama sejak tiga hari, dalam Markas Besar. Selama
itu Pete bepergian ikut orang tuanya, mengunjungi
|e|uarga d| 3ar Frarc|sco. 3edarg 8oo s|ou| se|a||
di perpustakaan, menyusun kembali daftar buku-
ou|u. Keoelu|ar sa|ar seorarg peroarlu |a|rrya
sakit, jadi Bob terpaksa bekerja terus sampai malam.
Jupiter berbaring di tempat tidur, memberi kesempatan
agar perge|argar |a||rya oelu|-oelu| serour. urlu|
melewatkan waktu, ia membaca buku. Dan setelah
tiga hari, barulah mereka sempat berkumpul kembali
dar oerurd|rg dergar lerarg.
"Nah?" tanya Jupiter lagi. "Setelah itu, apa yang
terjadi?"
"Maksudmu, setelah aku menjerit?" Bob Andrews
|e||ralarrya a|ar segar rero|cara|ar ra| |lu.
Tepal.. sesudar |au oerler|a|.
"Kenapa tidak tanya saja pada Pete?" kata Bob,
rerge|a||ar peroer|ar jaWaoar. |a |ar juga
rerga|ar|rya.
112 113
8a|||arl Kau saja yarg rercer|la|ar apa yarg
terjadi, Pete."
Pele |e||ralar aga| ra|u-ra|u. Tap| |a rerjaWao
juga.
"Aku jatuh," katanya. "Bob menjerit begitu keras
ketika aku menjamah bahunya, sampai aku kaget dan
rer|rparya. |a rerorla-rorla saro|| rerjer|l-jer|l
la berteriak, Lepaskan aku, Hantu! Ayo, kembali ke
tempatmu di dalam, kalau tidak ingin menyesal nanti."
Lenganku sampai sakit rasanya karena berusaha
rerararryal A|r|rrya a|u oerras|| juga reryadar|ar
oarWa a|u|ar yarg dalarg |eroa|| urlu| re||ral apa
yarg lerjad| dergar d|r|rya.
"Bob, biar anaknya kecil, tapi berhati singa," kata
Jupiter, la berkata lagi pada Pete. "Jadi setelah kau
sadar bahwa ia tidak ada lagi di sampingmu, kau
|arlas |eroa|| urlu| rercar|. 3edarg d|a rerdergar
napasmu yang tersengal-sengal, mengira kau Hantu
8|ru |el||a |au rerourg|u| rerjararrya. 8elu|
begitu?"
Bob mengangguk, tanpa mengatakan apa-apa.
la merasa agak konyol ketika itu, setelah akhirnya
reryadar| oarWa yarg dalarg |lu Pele. 3e|ara
oeoerapa saal 8oo oerar-oerar reryarg|a sedarg
oergu|al re|aWar larlu 8|ru.
Jup|ler rere|ar-re|ar o|o|r oaWarrya. |a
|e||ralarrya puas.
"Lalu setelah kalian tidak bergulat lagi, kalian
menyadari sesuatu," katanya. "Kalian kan menyadari
112 113
oerWa rasa rger| yarg |uar o|asa |lu laru-laru sudar
lenyap?"
Pele dar 8oo sa||rg oerpardarg-pardargar. 0ar|
mana lagi Jupter mengetahuinya? Padahal mereka
serd|r| lad| sudar oerr|al urlu| rery|rpar |rlorras|
|lu sarpa| saal lera|r|r.
"Betul," kata Pete. "Perasaan itu tahu-tahu
|eryap.
Jad| rarya lerasa da|ar oalas-oalas d|rd|rg
Terror Castle," kata Jupiter. "Itu penemuan penting."
"Penting?" tanya Bob tidak mengerti.
"Aku yakin," kata Jupiter. "Kurasa foto-foto sudah
s|ap urlu| d|le||l| se|ararg. To|org aro|||ar dar|
kamar gelap, Pete sementara lubang hawa kututup.
Parar T|lus oer|s|| se|a|| d| |uarl
Vr. Jores rerarg oer|s|| se|a||. A|r|rrya |a
oerras|| rerasarg oag|ar-oag|ar orge| yarg
dibelinya. Ketika Jupiter masih terbaring di tempat tidur,
|a rery|ou||ar d|r| dergar reroaca ou|u lerlarg
orgel, yang dipinjam dari perpustakaan. Karenanya
|a o|sa reroarlu Parar T|lus dergar sarar-sarar
rergera| perasargar a|al rus|| |lu. 0ar ||r|
pararrya |lu sedarg rerguj|-cooa orge| yarg le|ar
dipasang. Ia memainkan sebuah lagu pelaut, yang
sargal d|serarg| lars dar Korrad. Nada-rada yarg
pa||rg rerdar d|ra|r|arrya dergar rerousar
angin sebanyak mungkin, disertai nada-nada iringan
yarg oergelar.
111 115
Lubang hawa di atas Markas Besar dibiarkan
lerou|a o|er |el|ga reraja yarg sedarg oererou|.
Jad| oury| rus|| lerdergar je|as se|a|| d| da|ar
ruargar |lu. Pada saal Vr. Jores rera|r|ar rada-
nada rendah, segala benda yang ada di dalam ikut
oergelar. 8oo sarpa| rerasa sea|ar-a|ar rus|| |lu
rerda| rerjurjurgrya |e alas.
Sementara Jupiter menutup lubang hawa, Pete
sudar |eroa|| dar| |arar ge|ap. |a reroaWa lolo-
lolo yarg d|oual o|er 8oo d| Pur| 3elar Folo-lolo |lu
masih belum kering benar, tapi sudah bisa dilihat.
Jup|ler rere||l| lolo-lolo |lu dergar oarluar |aca
peroesar. 3ele|ar |lu d|lerus|arrya pada 8oo dar
Pete, la paling lama meneliti foto-foto yang diambil
dalam ruangan perpustakaan Mr. Terrill, begitu pula
baju zirah yang menguber Bob. "Bagus sekali,
Bob," katanya kemudian. "Dengan satu kekecualian.
Kau tidak membuat foto Hantu Biru, yang sedang
rera|r|ar orge| |uro |lu.
"Maksudmu, kau mengharapkan aku menghampiri
gumpalan cahaya biru itu, yang sedang memainkan
orgel yang sebetulnya sudah rusak?" tukas Bob
ArdreWs.
"Siapa pun juga, takkan sempat berhenti sebentar
untuk memotret," sela Pete. "Saat itu suasana di situ
penuh kengerian. Kurasa kau pun takkan mampu,
Jupe.
"Ya, kurasa betul juga katamu," kata Jupiter.
"Memang sulit bertindak tenang, jika hati tercengkam
111 115
rasa takut. Tapi walau begitu, jika kita punya fotonya,
a|ar jaur |eo|r garparg oag| ||la urlu| rerecar|ar
r|sler| |lu.
Pele dar 8oo d|ar saja. Vere|a rerurggu. Jup|ler
se|ara l|ga rar| |lu oarya| Wa|lurya urlu| oerp|||r-
pikir. Dan kelihatannya banyak hal yang dipikirkannya,
yarg oe|ur d|cer|la|ar.
"Begini," kata Jupiter menjelaskan, "pengalaman
|a||ar d| sara |lu da|ar salu ra| |a|r dar| o|asarya.
larlu 8|ru Pur| 3elar rurcu| |el||a rar| ras|r
s|arg.
"Tapi di dalam sudah gelap," kata Pete. "Liang
laroarg oaluoara pur ras|r |a|ar ge|ap.
"Walau begitu, di luar matahari masih bersinar.
3e|ara |r| oe|ur perrar ada |aporar lerlarg rarlu
itu muncul sebelum malam. Yah, kita periksa saja apa
yarg o|sa d|s|rpu||ar dar| lolo-lolo |a|rrya.
0|purgulrya lolo sa|ar salu oaju z|rar.
"Pakaian perang kuno ini kelihatannya masih baik,"
|alarya. 8e|ur oeg|lu oer|aral.
"Ya karatnya cuma di sana-sini saja," kata Bob.
"Lalu buku-buku di perpustakaan ini, juga tidak
ler|a|u oerdeou.
"Ada juga debu di situ, tapi tidak terlalu tebal" kata
Pele.
lrr. Jup|ler ||r| rergaral-aral| |erarg|a
rarus|a yarg leroar|rg da|ar pel| rur|. Kerarg|a
|r|l war|sar yarg |a|r se|a|| dar| |e|az|rar.
11 11Z
3aal |r| se|urur caravar lerasa oergelar |eras.
3epolorg oes| yarg lersardar d| d|rd|rg |uar
oergeser dar reru|u|-ru|u| s|s|rya. Kel|ga reraja
|lu rerasa seo|ar-o|ar lerarg|al |e alas dergar
tiba-tiba. Penyebabnya? Hembusan orgel yang
sedang di mainkan oleh Mr. Jones, yang rupanya
rergrerous|ar udara seoarya|-oarya|rya |e
da|ar p|pa oury|.
woWl Kusarg|a ada gerpal |ala Pele |agel
Parar T|lus |a|au ra|r orge| l|da| selergar-
setengah," kata Jupiter. "Kalau begini terus, percuma
saja kita melanjutkan rapat ini. Tapi sebelum bubar, ini
ada sesualu urlu| |a||ar.
Jupiter mengambil dua batang kapur panjang, lalu
reryerar|arrya ras|rg-ras|rg salu pada 8oo dar
Pele. Kapur |lu sara seperl| yarg o|asa d|pa|a| d|
se|o|ar. larya Warra yarg d|serar|ar pada Pele
biru, sedang yang diterima Bob berwarna hijau.
"Ini untuk apa?" tanya Pete.
urlu| rerarda| jeja| dergar |aroarg Tr|o
Detektif." Jupiter mengambil sepotong kapur putih, lalu
reroual larda larya yarg oesar d| d|rd|rg caravar.
Tarda |r| oerarl| sa|ar seorarg arggola Tr|o
Detektif pernah lewat di sini," katanya. "Dari warnanya
yarg pul|r o|sa d||elaru| oarWa yarg reroualrya
Perye||d|| Perlara. Tarda larya oerWarra o|ru
berarti yang membuatnya kau, Pete. Jadi Penyelidik
Kedua. Sedang hijau berarti kau, Bob. Coba ide ini
sudah kuperoleh lebih dulu, kalian takkan tersesat
11 11Z
dalam Terror Castle. Soalnya, dengan tanda ini kalian
bisa menandai jalan yang dilewati, sehingga sewaktu
|eroa|| l|rgga| reryusurrya saja |e lerpal aWa|.
"Wah! Betul juga," kata Pete.
"Perhatikan saja kesederhanaannya," kata Jupiter
|eo|r |arjul Tarda larya |ar rerupa|ar larda yarg
pa||rg l|da| arer. Ka|au ada orarg re||ral larda
larya d|oual dergar |apur d| d|rd|rg alau aroarg
pintu, pasti dikira yang membuatnya anak-anak yang
|upa rergrapusrya serao|s oerra|r-ra|r. Tap| oag|
kita, tanda tanya merupakan pesan yang berarti. Kita
bisa memakainya untuk menandai jalan yang dilewati,
begitu pula tanda persembunyian, atau menandai
tempat tinggal orang yang dicurigai. Mulai saat ini,
|a||ar rarus se|a|u reroaWa |apur |rusus |r|.
8oo dar Pele oerjarj| l|da| a|ar perrar
re|upa|arrya. 3ele|ar |lu Jup|ler rergeru|a|ar
po|o| persoa|ar ulara.
A|u sudar rere|epor |arlor Vr. A|lred
Hitchcock," katanya. "Kata Henrietta, besok pagi Mr.
Hitchcock akan mengadakan rapat dengan stafnya,
gura rerulus|ar apa|ar rere|a a|ar |e lrggr|s
atau tidak, untuk membuat flmnya di lokasi rumah
berhantu di sana. Itu berarti, besok pagi laporan kita
sudar rarus rasu|. 0ar |lu oerarl| pu|a oarWa
"Tidak! Aku tidak mau!" teriak Pete. "Bagiku,
Terror Casl|e sudar pasl| ada rarlurya. T|da| per|u
d|ou|l||ar |ag|l
118
"Ketika aku masih terbaring di tempat tidur, aku
rerar|| oeoerapa |es|rpu|ar yarg ras|r per|u d|uj|
kebenarannya," kata Jupiter, tanpa mengacuhkan
protes temannya. "Dan kita harus bertindak cepat,
supaya l|da| ler|aroal reryarpa||ar |aporar pada
Vr. l|lcrcoc|. Karera |lu |a||ar rarus r|rla |j|r pada
orang tua masing-masing, agar diperbolehkan keluar
sarpa| |arul ra|ar |r|. Va|ar |r| ||la re|a|u|ar
geora|ar lera|r|r urlu| rery|oa||ar raras|a Pur|
3elarl
119
Bab 14
HANTU DALAM CERMIN
Terror Castle menjulang dalam gelap, di hadapan
Pele dar Jup|ler. Va|ar |lu l|da| ada ou|ar. larya
beberapa bintang saja kemerlip, memecah kegelapan
rgara|.
Malam tidak akan lebih gelap lagi dari sekarang,"
|ala Jup|ler dergar suara lerlarar. Jad| ||la rasu|
saja|ar.
Pele rererlerg serlerrya yarg oaru dar oercaraya
lerarg. 3erler |lu d|oe||rya dergar uarg sa|urya.
3edarg serlerrya yarg |ara ras|r lerl|rgga| da|ar
perpusla|aar.
Kedua reraja |lu rerda|| jerjarg yarg sudar
retak-retak, lalu melintasi teras. Jupiter agak pincang
jalannya, karena ia belum berani terlalu membebani
perge|argar |a|| yarg oaru serour dar ras|r d|oa|ul
eral.
Langkah kaki mereka terdengar nyaring dalam
ge|ap. 0| sa|ar salu lerpal see|or o|ralarg |ec||
|agel |arera |edalargar rere|a. 8|ralarg |lu
melesat pergi dari persembunyiannya, melarikan diri
dar| caraya serler yarg lerarg.
"Apa pun juga binatang itu, pokoknya dia pintar,"
|ala Pele. 0|a |ar| dar| s|r|.
150 151
Jup|ler d|ar saja. Targarrya rera|r loroo| p|rlu
depan, lalu menarik-narik. Tapi daun pintu tidak bisa
d|ou|a.
"Agak macet rupanya," katanya. "Coba tolong
seoerlar.
Pele ||ul rerar||. Taru-laru loroo| yarg leroual
dar| |ur|rgar |lu ler|epas. Pele dar Jup|ler lerjurg||r
ke belakang, jatuh bergelimpangan di ubin.
uuul desar Pele dergar rapas sesa|. Kau
oeroar|rg d| alas perul|u. A|u l|da| o|sa oergera|
l|da| o|sa oerrapas.
Jupiter berguling ke samping, lalu berdiri lagi. Pete
ikut bangkit. Dipegang-pegangnya seluruh tubuhnya,
urlu| rerer||sa |a|au-|a|au ada yarg palar alau
ler||||r.
"Rupanya semua beres," katanya kemudian.
"Kecuali akal sehatku, yang rupanya ketinggalan di
rurar.
Jup|ler l|da| rergacur|ar s|rd|rar lerarrya
|lu. |a rerperral||ar loroo| p|rlu dergar oarluar
caraya serlerrya.
"Lihatlah," katanya. "rupanya sekerup yang
rerarar loroo| |r| |e oalarg |lu ler|epas.
"Mungkin aus," gumam Pete. "Habis, belakangan
|r| oarya| se|a|| orarg |a|u-|a|arg |eWal p|rlu |r|.
lrr. Jup|ler rarpa| sedarg oerp|||r. Ker|rgrya
oer|erul Jargar-jargar ada yarg sergaja
re|epas|arrya.
150 151
"Siapa sih yang mau berbuat begitu?" tanya Pete.
"Pokoknya, sekarang kita tidak bisa masuk! Jadi lebih
oa|| ||la |eroa|| saja.
Kurasa ||la a|ar o|sa oerras|| rasu| |eWal ja|ar
lain," kata Jupiter. "Kita coba saja lewat pintu angin
yarg d| sara |lu.
|a |argsurg reryusur d|rd|rg depar oargurar |lu.
Berseberangan dengan teras, terdapat enam pintu
angin yang tinggi. Pintu angin sebenarnya jendela,
lap| aroarg oaWarrya rerdar se|a|| ser|rgga |eo|r
lepal d|seoul p|rlu.
Lima di antaranya ternyata terkunci dari dalam. Tapi
yarg |eerar lerrgarga sed|||l. Jup|ler rerar||rya.
Terryala o|sa d|ou|a dergar garparg. Ruargar d|
oe|a|argrya ge|ap gu||la.
Kege|apar |lu sesaal |erud|ar d|lerous caraya
serler Jup|ler yarg ras|r oerd|r| d| |uar. 0|lerarg|
cahayanya, nampak sebuah meja panjang dengan
|urs|-|urs| d| se|e||||rgrya. 0| salu ujurg reja rarpa|
sarar lurpu|ar p|r|rg.
"lni kamar makan," kata Jupiter dengan suara pelan.
K|la o|sa rasu| |eWal s|r|.
Sesampai di dalam, kedua remaja itu menyorotkan
serler rere|a |e sara |erar|. Vere|a re||ral |urs|-
kursi bagus penuh ukiran, meja panjang dari kayu
mahoni, sebuah bupet besar serta dinding kamar
oer|ap|s papar oeru||r-u||r.
"Kelihatannya di sini ada beberapa pintu," kata
Jupiter. "Lalu kita masuk lewat mana?"
152 153
8ag||u s|r sara lurrl Pele oerseru dergar
suara lerce|||. Kel||a |a rerda| rerjaWao perlaryaar
Jupiter, ia menoleh sedikit ke samping. Saat itu
d|||ralrya seorarg War|la rera|a| gaur parjarg
terjela-jela, datang ke arah mereka. Gaun yang dipakai
oerpolorgar |uro. Pele perrar re||ral |u||sar yarg
dibuat sekitar tiga abad yang lalu, menampakkan
seorarg War|la rera|a| gaur seracar |lu.
3eulas la|| leroe||l d| |erer War|la |lu. ujurgrya
tergantung ke depan, terulur menyentuh kaki.
Targarrya lerse||p |eda|ar gaur yarg |eoar. war|la
|lu reralap |edua reraja |lu dergar pardargar
p||u.
Pele rerar|| |ergar ja|el Jup|ler.
"Ada apa?" tanya Jupiter.
"Li-li-lihatlah," kata Pete gugup. "Kita tidak sendiri di
s|r|.
0ergar cepal Jup|ler oerpa||rg. Pele rerasa
luour lerarrya |lu rergejarg. llu oerarl| Jup|ler juga
re||ralrya re||ral War|la yarg reralap rere|a
larpa oergera|-gera|. war|la |lu l|da| |e||ralar seperl|
bernapas. la hanya berdiri saja, sambil menatap. Pete
rerasa laru s|apa War|la |lu. Pasl| rarlu gad|s yarg
menurut cerita Mr. Rex menggantung dirinya sendiri,
|arera l|da| rau d|pa|sa rer||ar dergar pr|a p|||rar
ayarrya.
3esaal |edua reraja |lu oerd|r| seperl| lerpa|u d|
lerpal ras|rg-ras|rg. 3edarg oayargar rerger||ar
|lu juga l|da| oergera| alau pur oero|cara.
152 153
"Sorotkan sentermu ke arahnya," bisik Jupiter.
Turggu sarpa| a|u reroer| aoa-aoa ... yal
Keduarya sererpa| rergarar|ar sorolar serler
rere|a pada War|la |lu. Tap| se|el||a |lu juga oayargar
itu lenyap. Mereka hanya menatap sebuah cermin,
yarg rerarlu||ar s|rar serler |e rala rere|a.
"Cermin!" seru Pete kaget. "Kalau begitu, selama
|r| |a ada d| oe|a|arg ||la.
Dengan cepat ia berbalik, sambil mengarahkan
s|rar serlerrya |e oe|a|arg. Tap| d| s|lu pur l|da| ada
apa-apa. larya rere|a oerdua saja yarg ada da|ar
ruargar |lu.
0|a sudar perg|l |ala Pele. 0ar a|u juga rau
perg|l llu lad| rarlul
Turggul Jup|ler rerggerggar perge|argar
largar Pele. Ke||ralarrya ||la lad| re||ral oayargar
hantu dalam cermin, tadi mungkin juga kita keliru. Aku
reryesa| lad| oerl|rda| ler|a|u lergesa-gesa. Padara|
serarusrya |ejad|ar lad| per|u ||la se||d||| dergar
|eo|r lerarg.
"Lebih tenang?" teriak Pete. "Tapi kenapa kau
tadi tidak memotretnya? Kan kau yang membawa
|arera.
"Ya, betul juga!" Dari suaranya, terdengar bahwa
Jup|ler aga| reryesa|. A|u |upal
"Kalau kaupotret pun, pasti takkan kelihatan apa-
apa. larlu l|da| o|sa d|polrel
0ar juga l|da| |e||ralar oayargarrya da|ar
cermin," balas Jupiter. "Dan yang tadi itu kelihatan
151 155
151 155
bayangannya pada cermin itu! Atau kalau tidak, ia
oerada da|ar cerr|r |lu serd|r|. Tap| a|u oe|ur perrar
rerdergar ada rarlu cerr|r. Cooa d|a rurcu| |ag|
se|ararg.
"Itu kemauanmu, Jupe kalau aku sih lebih
baik jangan," tukas Pete. "Sudahlah, kita sudah
rerou|l||arrya oarWa Terror Casl|e |r| oerar-oerar
oerrarlu. K|la |apor|ar saja pada Vr. l|lcrcoc|.
"Kita kan baru saja mulai," balas Jupiter. "Masih
banyak lagi yang perlu diselidiki. Dan mulai sekarang,
a|u la||ar |upa rerolrel. A|u |ep|rg|r rerolrel
larlu 8|ru sedarg rera|r|ar orge| rusa|.
3||aprya yarg lelap lerarg rereda|ar |egugupar
Pete, la mengangkat bahu.
"Ya deh," katanya pasrah. "Tapi apa tidak perlu kita
membuat tanda dengan kapur, supaya jangan tersesat
nanti?"
Jup|ler oerseru dergar rada |esa|.
"Lagi-lagi aku lupa!" katanya. "Tapi masih belum
ler|aroal.
0|rarp|r|rya p|rlu arg|r lerpal rere|a rasu|
tadi, lalu dibubuhkannya tanda tanya yang besar
dengan kapur di situ. Lalu dibubuhkannya pula
larda yarg sara d| alas reja ra|ar yarg oesar. |a
melakukannya dengan hati-hati, supaya permukaan
daur reja yarg rerg|||al |lu l|da| rusa|. Kerud|ar
ia mendekati cermin besar yang terpasang di dinding,
urlu| rerouour|ar larda Tr|o 0ele|l|l d| s|lu.
15
Jad| |a|au worlr|rglor dar 8oo rarl| rercar|
kita, mereka akan melihatnya," kata Jupiter pada
Pete, sementara ia menekankan kapur keras-keras ke
perru|aar cerr|r supaya lardarya rarpa| je|as d|
s|lu.
"Maksudmu, apabila kita berdua lenyap tanpa
bekas?" tanya Pete.
Jup|ler l|da| rerjaWao.
Ketika tangannya menekan, tahu-tahu cermin
tinggi itu bergerak ke belakang, seperti pintu. Dan
d|oe|a|argrya rergarga seouar garg ge|ap.
15Z
Bab 15
KABUT KENGERIAN
Pele dar Jup|ler reralap |uoarg ge|ap |lu saro||
re|orgo.
"Astaga!" kata Pete. "Lorong rahasia!"
Terseroury| d| oa||| cerr|r.Ker|rg Jup|ler
oer|erul. K|la per|u rerer||sarya.
Sebelum Pete sempat membantah, Jupiter sudah
re|arg|ar rasu| saro|| reryorol|ar serlerrya
|e depar |e da|ar |ororg yarg serp|l dar
|e||ralarrya parjarg. Ke||ralarrya rarya seouar
garg saja. 0|rd|rgrya dar| oalu |asar. 0| ||r| |ararrya
tidak ada pintu, kecuali di ujung.
"Yuk," kata Jupiter. "Kita harus memeriksa, ke mana
arar garg |r|.
Pele rerg||ul| dar| oe|a|arg. |a seoerarrya
erggar rasu| |e |ororg raras|a |lu. Tap| d|l|rgga|
sendiri, juga tidak mau! Lebih baik berdua daripada
seorang diri, pikirnya.
3ererlara |lu Jup|ler s|ou| rere||l| d|rd|rg oalu
|ororg |lu dergar oarluar serlerrya. Kerud|ar |a
berpaling, memeriksa ambang pintu yang berupa
cermin. Cerminnya sendiri nampak biasa saja,
lerpasarg pada daur p|rlu |ayu. Padarya l|da|
lerpasarg lorool alau gererde|.
158 159
"Aneh," gumamnya. "Mestinya ada satu cara
lerlerlu urlu| rerou|a p|rlu |r|.
Sambil berkata begitu, pintu didorongnya sampai
lerlulup. Terdergar oury| dela|ar yarg aga| |eras.
Vere|a ler|ururg da|ar garg yarg ge|ap.
"Nah, sekarang kau mengurung kita di sini," seru
Pele ceras.
"Hmm." Jupiter berusaha mencari pegangan,
supaya o|sa rerou|a p|rlu |eroa||. Tap| l|da| ada
yarg o|sa d|jad||ar pegargar. 3|s| oe|a|arg daur
p|rlu rala dar pers|s se|a|| rerulup |uoarg rasu|
tadi. Sedikit pun tak ada celah, ke dalam mana bisa
diselipkan jari. Jangankan jari, kuku saja pun tidak
o|sa rasu|l
Pasl| ada sa|ar salu ja|ar urlu| rerou|a p|rlu
ini," kata Jupiter. "Tadi kenapa begitu gampang
terbuka? Padahal cuma kusentuh saja!"
"Sudahlah, jangan pakai heran-heran segala, tukas
Pele. Po|o|rya se|ararg |auou|a |ag|. A|u |rg|r |e
|uarl
"Aku yakin jika keadaan betul-betul mendesak,
||la o|sa rerecar|ar daur p|rlu |r| serla cerr|r
yang ada di sebelah depannya," kata Jupiter, sambil
meraba-raba kayu daun pintu. "Tapi itu| tidak perlu,
|arera ||la se|ararg perg| |e arar sara.
Pele sudar rerda| rergala|ar oarWa |a l|da|
seperdapal. Tap| Jup|ler sudar perg| reryusur garg
sempit itu, sambil mengetuk-ngetuk dinding.
"Seluruhnya dari batu," katanya sambil berjalan.
158 159
Tap| ada |esar oarWa d| oe|a|argrya |osorg. Cooa
|audergar|ar.
Jupiter mengetuk-ngetuk dinding lagi, sementara
Pele rerdergar|ar. Kerud|ar lerdergar o|errya
oury| |a|r.
|a rerdergar oury| orge| lua yarg rusa|. 8ury|rya
seperl| jaur se|a||. Nada-radarya yarg arer dar
rergrerous-rerous rasarya seperl| rerg|s| |ororg
sempit itu, datang dari segala arah sekaligus.
0ergarl seru Pele. larlu 8|ru ru|a| ra|r rus||
|ag|l
"Aku juga mendengarnya," kata Jupiter. Anak
|lu rerde|al|ar le||rga |e d|rd|rg |ororg se|ara
oeoerapa Wa|lu.
"Musiknya seperti merembes lewat dinding ini,"
|alarya |erud|ar. Kuduga ||la saal |r| oerada
|argsurg d| oe|a|arg orge| yarg d| ruargar proye|s|
|lu.
"Maksudmu, Hantu Biru ada di balik dinding ini?"
|ala Pele. Napasrya lerserla| |arera |agel
"Mudah-mudahan saja begitu," kata Jupiter.
Karera lujuar ||la |erar| ra|ar-ra|ar |r| |ar
urlu| rercar| d|a dar rerolrelrya. 0ar |a|au o|sa
juga rergaja|rya o|cara.
"Bicara dengan dia?" Pete mengeluh. "Maksudmu,
kita benar-benar akan bicara dengan dia?"
Ka|au ||la o|sa rerergo||rya.
"Bagaimana kalau kita yang dipergoki olehnya?"
larya Pele. llu yarg |u|raWal|r|ar se|ara |r|.
10 11
Per|u |u|ala|ar se|a|| |ag| rada suara Jup|ler
terdengar agak galak, " berdasarkan catatan yang
ada pada kita, Hantu Biru belum pernah mengapa-
apa|ar s|apa pur juga. 3e|urur rercara l|rda|ar|u
oerdasar|ar pada |eryalaar |lu. Kel||a a|u lerpa|sa
berbaring di tempat tidur, aku menarik beberapa
|es|rpu|ar rergera| |asus |r|. 3e|ara |r| oe|ur
pernah kuceritakan, karena masih memerlukan bukti.
Dan kurasa sebentar lagi kita akan tahu, segala
|es|rpu|ar|u |lu oerar alau l|da|.
"Tapi bagaimana jika kau ternyata keliru?" tanya
Pete cemas. "Bagaimana jika kesimpulanmu salah,
dar larlu 8|ru |rg|r agar ||la lurul rerjad| oa|a rarlu
di sini? Kalau begitu, bagaimana?"
"Kalau itu yang terjadi, aku akan mengaku salah,"
|ala Jup|ler. Tap| saal |r| a|u a|ar rerara||ar
sesualu. 3eoerlar |ag| ||la a|ar rerasa|ar |erger|ar
yarg |uar o|asa.
"Sebentar lagi?" Nyaris saja Pete berteriak. "Kaukira
perasaanku sekarang ini bagaimana?" "Kau baru
rerasa|ar |ege||sarar yarg sargal Tap| seoerlar
|ag| |au a|ar rerasa|ar |erger|ar yarg |uar o|asa.
Ka|au oeg|lu sudar Wa|lurya a|u perg| dar| s|r|.
Ayo, kita pecahkan saja cermin tadi, lalu cepat-cepat
|ar| dar| s|r|.
Turggul Jup|ler rerggerggar perge|argar
tangan Pete. "Kuingatkan padamu, takut ngeri itu
cura perasaar oe|a|a. Kau rerarg a|ar rerasa
10 11
rger| lap| |ecua|| |lu |au la||ar rerga|ar| apa-
apa |ag|.
Sementara Pete menjawab, tahu-tahu dirasakannya
peruoarar arer da|ar |ororg raras|a |lu. Tarpa
disadari, sementara mereka sedang mendengarkan
musik yang datang dari balik dinding, secara tiba-tiba
saja ada |aoul l|p|s oergera|-gera| d| s|lu. 0| sega|a
penjuru lorong nampak kabut. Di lantai, sepanjang
dinding, merayapi sisi atasnya.
Pele rerggera||ar serlerrya |e alas dar |e
bawah. Diterangi cahaya senter, nampak kabut
berputar-putar pelan-pelan, bergabung dan terurai
lagi, bergulung-gulung dan melingkar. Sementara Pete
menatap terus, ia mendapat kesan seperti melihat
oeroaga| Wujud arer dar reryerar|ar.
"Lihat!" katanya dengan suara gemetar. "Aku
rerasa seperl| re||ral ru|a-ru|a reryerar|ar.
0ar |lu ada raga rar|rau dar oaja| |aul oerluour
gerdul...
Terargl |ala Jup|ler. A|u juga re||ral oeroaga|
oayargar lap| |lu cura |raya|ar ||la serd|r|. lr|
|ar sara saja seperl| sedarg oeroar|rg d| |uar saro||
menatap awan. Lama-kelamaan kita mendapat kesan,
seo|ar-o|ar aWar yarg oerlurpu|-lurpu| rerje|ra
rerjad| oeroaga| ra|r|u|. Kaoul |r| l|da| apa-apa.
Tap| |urasa ||la sudar ru|a| rerasa|ar |erger|ar
yarg |uar o|asa.
Jup|ler dar Pele sa||rg oergerggarar largar.
Terryala rara|ar Jup|ler lepal. Taru-laru Pele
12 13
rerasa|ar |erger|ar reraroal| se|urur luourrya.
ru|a| dar| uour-uour sarpa| |e ujurg |a||. 8u|u
rorarya rererarg. Tap| |arera Jup|ler resl|rya
juga merasakannya tapi tetap teguh, Pete lantas
rerarar dergar |ual |e|rg|rarrya urlu| |ar| |eroa||
dar rerecar|ar cerr|r yarg rer|rlarg| ja|arrya
reruju |e |uar.
Sementara rasa ngeri menyelubungi, kabut semakin
tebal, berputar-putar dalam lorong yang sempit.
"Kabut Kengerian," kata Jupiter. Suaranya
aga| gerelar. Tap| Wa|au oeg|lu |a raju lerus.
"Mengenainya pernah ada laporan, beberapa tahun
yarg |a|u. Perje|raar yarg pa||rg reryerar|ar d|
Pur| 3elar. 3e|ararg ||la rarus oerusara rerergo||
Hantu Biru, sementara ia mengira kita lumpuh karena
|ela|ular.
"Aku tidak bisa," desis Pete di sela giginya yang
dirapatkan supaya jangan gemeletuk, "aku memang
|urpur. A|u l|da| o|sa reryurur |a|||u re|arg|ar.
Jup|ler oerrerl|.
3udar Wa|lurya se|ararg urlu| rercer|la|ar
|es|rpu|ar yarg |uaro|| seWa|lu ras|r oeroar|rg d|
tempat tidur, Pete," katanya. "Waktu itu aku menarik
|es|rpu|ar oarWa Terror Casl|e |r| rerarg d|rarlu|

llu|ar yarg se|ara |r| se|a|u |u|ala|arl


" benar-benar dihantui, tapi bukan oleh hantu.
Terpal |r| d|rarlu| seseorarg yarg ras|r r|dup.
Menurut hasil pemikiranku, hantu Puri Setan itu
12 13
sebenarnya Stephen Terrill sendiri, yang dianggap
sudar ral|.
"Apa?" Pete begitu terperanjat, sampai lupa pada
rasa takutnya. "Maksudmu, selama ini ia masih
hidup?"
Tepall larlu yarg seoerarrya ras|r r|dup.
Menakut-nakuti supaya tidak ada yang berani ke sini,
ser|rgga rurar |r| o|sa lelap d|r|||||rya.
"Tapi mana mungkin?" tanya Pete. "Maksudku, kita
kan sama-sama tahu, di sini sama sekali tidak ada
larda-larda oarWa ada orarg yarg |e|uar-rasu|.
8aga|rara cararya rerpero|er ra|arar serla
perbekalan lainnya?"
"Entahlah, aku juga tidak tahu. Dan justru itulah yang
|rg|r |ularya|ar padarya. Tap| po|o|rya se|ararg
|au rergerl| |a rerarg sergaja rera|ul-ra|ul|
kita, supaya jangan datang ke sini. la sama sekali
l|da| oerra|sud rerce|a|a|ar s|apa pur juga. Nar
sudah lebih enak perasaanmu sekarang?"
"Ya, lumayanlah," kata Pete, "walau aku masih
lelap rerasa |a|||u |rg|r perg| |e lerpal |a|r.
Ka|au oeg|lu ||la serpurra|ar saja perye||d||ar
ini, dengan menyingkapkan tabir rahasia hantu itu,"
|ala Jup|ler.
0ergar segera |a reruju |e p|rlu yarg lerdapal d|
ujung lorong. Tahu-tahu tanpa ia sendiri menyadarinya,
Pele sudar reryusu|. Pele rerasa serua o|sa
dimengerti, setelah dijelaskan oleh Jupiter. Jadi
rupanya Stephen Terrill, Raja Kengerian itu sendiri
11 15
yang selama itu tinggal dalam purinya, menakut-nakuti
orarg supaya l|da| ada yarg oerar| dalargl
Kedua reraja |lu sarpa| d| depar p|rlu d| ujurg
lorong. Berlawanan dengan sangkaan mereka, pintu
itu ternyata bisa dibuka dengan gampang, Mereka
melewati ambangnya, memasuki tempat yang benar-
oerar ge|ap gu||la. 8ury| rus|| orge| sera||r ryar|rg.
Dari gemanya mereka tahu, saat itu mereka berada
da|ar ruargar yarg jaur |eo|r |uas dar| |ororg lad|.
"Ini ruang proyeksi," bisik Jupiter. "Jangan nyalakan
serlerru. K|la a|ar reryergap 8ayargar 8|ru.
Mereka seiring, beringsut-ingsut sepanjang
dinding, lalu menikung di pojok ruangan. Tiba-tiba
Pele lerpe|||. |a rerasa ada sesualu yarg |eroul dar
||c|r rergayur |e oaWar |a|u rerye|uourg| ru|a
dar |epa|arya. Tap| leryala |lu cura polorgar l|ra|
beludru yang sudah lapuk, yang robek ketika tersentuh
sed|||l Tarpa oersuara |ag| Pele reroeoas|ar d|r|
dar| l|ra| lua |lu.
Sekali lagi mereka menikung. Dan di depan mereka,
||ra-||ra d| perlergarar ruargar oesar |lu rere|a
re||ral gurpa|ar |aoul oercaraya o|ru d| de|al orge|
besar yang sudah rusak. Langkah mereka tertegun.
Dalam gelap, Pete merasa bahwa temannya sedang
rery|ap|ar |arera urlu| rerolrel
"Kita akan menyelinap dan menghampirinya," bisik
Jupiter, "lalu memotretnya."
Pele rerardarg s|rar o|ru perdar |lu. T|oa-l|oa
ia merasa kasihan pada Mr. TerrilL Setelah bertahun-
11 15
tahun sendiri terus dalam puri seram itu, pasti akan
sargal rergejul|ar oag| d|r|rya apao||a raras|arya
leroorg|ar secara l|oa-l|oa.
"Nanti dia malah takut lari," bisik Pete pada Jupiter.
"Kenapa tidak kita panggil saja dia, supaya tahu
bahwa kita ada di sini, dan ia sempat mengerti bahwa
||la sara se|a|| l|da| oerra|sud jaral.
lderu oagus se|a||....K|la oerja|ar pe|ar-pe|ar
menghampirinya, sementara aku memanggil-
rargg||.
Keduanya lantas melangkah maju, menghampiri
gurpa|ar caraya o|ru d| de|al orge|.
"Mr. Terrill!" seru Jupiter. "Mr. Terrill, kami cuma ingin
o|cara dergar Arda. Kar| l|da| oerra|sud jaral.
Tapi musik masih terus saja terdengar, sementara
gurpa|ar caraya o|ru ras|r lerus oerperdar-perdar.
Vere|a raju |ag| oeoerapa |arg|ar. Jup|ler rercooa
se|a|| |ag|.
"Mr. Terrill," serunya, "saya Jupiter Jones. Saya
d|lerar| Pele CrersraW. Kar| cura |rg|r o|cara
seoerlar degar Arda.
3aal |lu dergar l|oa-l|oa rus|| lerrerl|.
0urpa|ar |aoul oercaraya o|ru rarpa| oergera|.
Menjulang ke atas, ke arah langit-langit, lalu tergantung
d| s|lu.
3ererlara Jup|ler dar Pele ras|r lerrgarga
re||ral Wujud arer yarg lad|rya oerra|r orge| |lu
tanpa disangka-sangka melayang ke atas, tiba-tiba
rere|a rerasa|ar ada orarg |a|r d| de|al rere|a.
1 1Z
Jup|ler surggur-surggur |agel saal |lu. 3edarg
Pele ras|r serpal rerercel loroo| serler urlu|
rerya|a|arrya. Carayarya rererarg| soso| luour
dua orang laki-laki. Yang satu berukuran sedang,
sedarg lerarrya perde|. Keduarya rera|a| juoar
panjang, pakaian orang Arab. Keduanya melemparkan
sesualu oerWarra pul|r |e udara.
Taru-laru |epa|a Pele sudar lerse|uourg ja|a yarg
lebar. Senter yang dipegangnya terpental, lalu padam.
0ar ja|a rerye|uourg| se|urur luourrya.
|a ras|r oerusara |ar|. Tap| |a||rya lersarg|ul |e
jala, dan ia jatuh terjerembab ke lantai yang berlapis
permadani. la meronta-ronta, tapi sementara itu ia
juga sadar oarWa luourrya ler|rg|us ja|a yarg ra||r
merapat. la terperangkap, persis seekor ikan.
Jupel ler|a|rya. To|orgl
Tap| lerarrya |lu l|da| rerjaWao. Pele rerular
luour |a|u oerpa||rg urlu| rerergo|. 3aal |lu juga
ia melihat, apa sebabnya Jupiter tidak memberikan
jaWaoar.
Kedua |a||-|a|| yarg laru-laru rurcu| lad|
menjunjung Jupiter, seperti mengangkat karung
|erlarg. Jup|ler juga lerourg|us rapal da|ar ja|a yarg
rerjeral luourrya. 0ergar oarluar s|rar |erlera
kecil, kedua orang itu menggotong Jupiter, dibawa
perg| |eWal seouar p|rlu. Vere|a |e||ralarrya aga|
kewalahan. Maklumlah, Jupiter tidak bisa dibilang
erlerg luourrya.
1 1Z
Peler lerge|ela| d| |arla|. |a ryar|s l|da| o|sa oer|ul||
sed|||l pur da|ar ja|a. |a juga l|da| o|sa re||ral apa-
apa di tempat gelap itu, kecuali gumpalan cahaya biru
yang melayang di atas, seperti menempel ke langit-
|arg|l ruargar.
0urpa|ar |lu rarpa| seperl| oerderyul-deryul
Kadang-kadang membesar, lalu menciut lagi. Seolah-
o|ar 8ayargar 8|ru sedarg rererlaWa|ar d|r|rya.
18 19
Bab 16
TERTAWAN
DI BAWAH TANAH
Kerud|ar caraya o|ru |lu |eryap. Kege|apar
menyelimuti Pete, la berusaha kembali membebaskan
diri. Tapi sebagai akibatnya, ia malah semakin terlibat
da|ar ja|a.
0aWall 8eg|lu|ar p|||rrya. 8u|arrya rere|a
yarg rerarg|ap |a||-|a|| lua la| oeroaraya yarg
memainkan peranan sebagai hantu, kini malah mereka
serd|r| yarg lerlarg|ap. Kedua |a||-|a|| yarg rerja|a
mereka tadi, kelihatannya galak galak. Dan rupanya
rere|a rerarg sudar s|ap urlu| reryergap.
Pele ler|rgal pada 8oo dar worlr|rglor yarg
rerurggu da|ar rgara|. Vas|r o|sa|ar d|a oerleru
kembali dengan mereka? Masih bisakah dia berjumpa
lagi dengan ayah ibunya?
3aal |lu Pele oerar-oerar rerasa d|r|rya sergsara.
Dalam keadaan begitu, kemudian dilihatnya ada
caraya oergera|-gera| rergrarp|r|rya. 3ele|ar
dekat, barulah nampak bahwa cahaya itu berasal dari
lentera yang dipegang seorang laki-laki jangkung. Laki-
|a|| |lu juga rera|a| juoar. Tap| juoarrya leroual dar|
sutra, seperti yang dipakai bangsawan Cina jaman
du|u.
18 19
0rarg |lu rerourg|u| d| depar Pele |a|u
rerjararrya. 3|rar |erlera rererarg| ru|arya.
Pete melihat mata sipit yang menatap bengis, serta
oerg|g| eras oerderel-derel.
Anak-anak konyol, kata orang itu. Kenapa kalian
tidak menjauhi tempat ini, seperti dilakukan yang lain-
lainnya? Sekarang kalian terpaksa kami bereskan.
3aro|| oer|ala oeg|lu |a rerggera||ar jar|rya
seperti mengiris leher, teriring suara menakutkan.
Pele |argsurg rerasa dararrya seperl| reroe|u. |a
rergerl| ra|sud orarg |lu.
Kau siapa? tanya Pete tergagap. Kalian mau
apa?
Hah! sergah laki-laki itu. Kau kubawa ke kolong
puri ini! Pete dijunjungnya dengan seenaknya,
seperti memikul karung kentang, lalu kembali ke arah
dalargrya lad|.
Pete yang dipanggul orang itu, tidak bisa banyak
re||ral |arera rere|a lerus oerada da|ar |eadaar
ge|ap gu||la. |a rarya laru oarWa rere|a re|eWal|
pintu, menyusur lorong, lalu menuruni tangga putar.
Rasarya l|rgg| se|a|| largga |lu. A|r|rrya sarpa|
di suatu lorong. Lorong yang lembab dan dingin itu
ditelusuri, lewat beberapa pintu, sambil di sebuah
o|||| |ec|| seperl| se|. 3e| oaWar larar. 0| d|rd|rgrya
lerlarcap ge|arg-ge|arg oes| yarg sudar |eralar.
3esualu yarg pul|r seperl| |eporporg lerge|ela|
di salah satu pojok bilik itu. Laki-laki Arab yang kecil
duduk di samping benda putih itu, sibuk mengasah
1Z0 1Z1
1Z0 1Z1
oe|al|.
Mana Abdul? tanya laki-laki berpakaian Cina.
Pele d|jalur|arrya |e |arla| d| sarp|rg |eporporg
putih, yang ternyata Jupiter. Wujudnya yang seperti
|eporporg d|seoao|ar |arera luourrya ras|r
leroa|ul ja|a yarg rer|rg|usrya lad|.
la pergi mtnjemput Zelda, kata si Arab dengan
suara berat dan serak. Zelda sedang menyembunyikan
mutiara, bersama Gypsy Kate. Kami bermaksud
hendak memutuskan, akan kita apakan kedua bocah
yang tertangkap ini.
Aku setuju jika kita tinggalkan saja mereka di
sini, sedang pintunya kita kunci dari luar, kata laki-
|a|| yarg oerrala s|p|l Ta||ar ada yarg dalarg |e
sini, dan tak lama lagi puri ini akan benar-benar ada
hantunya. Sekaligus dua
Bagus juga idemu, kata si Arab dengan suara
serak. Tapi supaya aman, tidak ada salahnya jika ada
darah mengalir.
Pete meneguk ludah dengan susah-payah, melihat
|a||-|a|| oerjuoar |lu rerggeser|ar jerpo|rya |e rala
p|sau yarg lajar. |a seoerarrya |rg|r rero|s|||ar
sesualu pada Jup|ler. Tap| lerarrya |lu l|da| oer|ul||
sed|||l pur d| s|s|rya. Pele |arlas la|ul. Jargar-jargar
Jup|ler rerga|ar| cedera.
Kulihat sebentar, di mana Zelda sekarang. Laki-
laki Arab itu memasukkan belati ke sarungnya, lalu
oerd|r|. |a re||r|| Pele dar Jup|ler yarg lerge|ela|
di lantai, lalu berkata pada temannya. Tolong aku
1Z2 1Z3
rergrapus|ar jeja| ||la. l|ar-||ar |r| la||ar o|sa
membebaskan diri dari jeratan jala.
Ya, betul kita harus cepat-cepat. Laki-
|a|| jarg|urg yarg |e||ralarrya orarg C|ra |lu
menggantungkan lenteranya ke dinding, sehingga
carayarya rererarg| Pele dar Jup|ler. Kerud|ar
|edua |a||-|a|| |lu oergegas. Pele rerdergar
langkah mereka semakin menjauh. Lalu didengarnya
bunyi menggeresek berat, seperti bunyi batu besar
d|geser|ar. 3ele|ar |lu seryap. 3arpa| Jup|ler
rerou|a ru|ul.
Kau baik-baik saja, Pete? tanyanya.
Tergantung apa yang kaumaksudkan, jawab Pete.
Kalau maksudmu tidak ada tulang patah, ya aku
baik-baik saja. Sehat, segar bugar.
Syukurlah kalau begitu. Dari nada suaranya,
Pele rerdapal |esar oarWa Jup|ler reryesa|.
Temannya itu berkata lagi, Aku harus minta maaf,
|arera rergaja|ru |e da|ar raraoaraya yarg
l|da| d|sarg|a-sarg|a. A|u seru|a oeg|lu ya||r pada
kesimpulan yang kutarik.
Ah, itu kan bisa saja terjadi pada siapa saja, jawab
Pele. Va|sud|u. perl|roargarru rasu| a|a|.
3|apa rerg|ra ||la a|ar oerradapar dergar sualu
gerombolan yang mungkin penjahat? Apalagi di luar
||la sara se|a|| l|da| rereru|ar larda-larda oarWa
ada yang memakai puri ini sebagai sarang.
Ya, dan aku begitu yakin bahwa segala hal yang
lerjad| d| s|r| d|seoao|ar o|er Vr. Terr||| sarpa| la|
1Z2 1Z3
terbayang sedikit pun adanya kemungkinan lain, kata
Jupiter. He, kau bisa menggerakkan tanganmu atau
tidak?
Aku terjerat dalam jala ini, kata Pete. Tapi jari-
jariku masih bisa kugerak-gerakkan,apabila itu ada
gunanya bagimu.
Untung tangan kananku masih bisa kugerakkan
dengan cukup leluasa, kata Jupiter. Saat ini aku
sedarg oerusara reroeoas|ar d|r||u serd|r|. Vurg||r
kau bisa membantu, dengan jalan mengatakan mana
selanjutnya yang harus kupotong.
Pele rereoar|ar d|r| |e sarp|rg. Jup|ler juga
melakukan hal yang sama, sehingga punggungnya
oerada d| depar Pele. 3aal |lu oaru|ar Pele re||ral
oarWa lerarrya |lu oerras|| rergaro|| p|sau
||palrya yarg lergarlurg pada ||al p|rgggarg.
Pisau lipat Jupiter itu ada delapan perlengkapannya,
lerrasu| ooerg serla gurl|rg |ec||. 0ergar gurl|rg
itu Jupiter menggunting tali jala, sehingga tangannya
o|sa d||e|uar|ar.
Sekarang potong yang sebelah kiri, supaya tangan
kirimu bebas, bisik Pete. Ya, begitu!
Gunting yang dipakai kecil, sedang jala kelihatannya
leroual dar| oerarg ry|or yarg |o|or. Tap| dergar
bantuan petunjuk Pete, tidak lama kemudian Jupiter
sudar oerras|| reroeoas|ar |edua largarrya.
3ele|ar |lu serua oerja|ar |eo|r |arcar. Kel||a Jup|ler
masih sibuk memotong seluruh bagian bawah jala,
l|oa-l|oa lerdergar |arg|ar orarg yarg dalarg.
1Z1 1Z5
Sesaat mereka tertegun, karena kaget dan ngeri.
Tap| dergar segera ola| Jup|ler sudar oe|erja
kembali. la bergegas menelentangkan tubuh, menutupi
oag|ar ja|a yarg sudar lergurl|rg. 3e|ararg l|rgga|
menunggu perkembangan selanjutnya, dengan
jarlurg oerdeoar-deoar |arera gugup.
3esaal |erud|ar seorarg War|la lua oerpurggurg
ourg|u| rasu| saro|| rerjurjurg |erlera l|rgg|-
l|rgg|. |a rera|a| pa|a|ar |aur pergeroara yarg
sudar |usur. 0| |edua le||rgarya lergarlurg sepasarg
arl|rg-arl|rg oerupa c|rc|r eras yarg oesar-oesar.
Nah, Anak-anak manis, enak rasanya istirahat di
sini? katanya sambil terkekeh-kekeh. Kalian tidak
mengindahkan peringatan Gypsy Kate, yang telah
begitu baik hati terhadap kalian! Nah, sekarang lihatlah
apa yarg lerjad|l Per|rgalar |aur pergeroara per|u
diperhatikan dan dituruti anak-anak manis, apabila
ingin selamat!
T|oa-l|oa perral|ar War|la lua oarg|a |lu lerlar||
pada s||ap Pele dar Jup|ler yarg rarpa| |a|u. |a
oergegas-gegas perg| |e de|al rere|a.
Kalian mau main-main. Anak-anak manis?
|alarya saro|| ler|e|er lerus. 0ergar s|gap Jup|ler
d|oa||||arrya. 0ergar segera d|||ralrya oag|ar ja|a
yarg sudar pulus lergurl|rg.
Ah, begitu ya! Bocah-bocah ini ingin melarikan
diri!. Wanita tua itu menggengam pergelangan tangan
Jupiter lalu memutarnya, sehingga pisau lipat terlepas
dar| pegargar dar jalur |e |arla|. 0ergar segera
1Z1 1Z5
War|la lua |lu rerurgulrya.
Sekarang kalian terpaksa dihajar, Anak-anak
manis, katanya. Zelda! Wanita tua itu berseru,
memanggil-manggil. Zelda! Bawa tali kemari! Burung-
burung kita mau minggat!
Ya, ya, aku datang! Seseorang menjawab dari
luar. Dari logatnya, Pete menebak orang itu pasti
seorarg War|la lrggr|s. 3esaal |erud|ar seorarg
War|la oerluour l|rgg| dar oerpa|a|ar. ap|| rurcu| d|
aroarg p|rlu. |a reroaWa seulas la||.
Mereka ini temyata cerdik sekali, kata wanita tua
dergar suara seperl| oerryary|. K|la rarus rerg||al
rere|a eral-eral. To|org pegarg|ar yarg seorarg |r|
dulu, sementara aku mengikatnya.
Pete hanya bisa melihat saja, sementara kedua
War|la |lu dergar gera|-ger|| ce|alar rerg||al
lerarrya |eroa||. Vu|a-ru|a ja|a d|polorg du|u
sarpa| ler|epas. 3ele|ar |lu largar Jup|ler d|||al|ar
di belakang punggung, disusul dengan kedua kakinya.
0ar a|r|rrya perge|argar largar ara| |lu yarg
sudah terikat, ditambatkan pula ke sebuah gelang
oes| |aralar yarg lerpasarg |e d|rd|rg o||||.
Karena jala yang menjerat Pete masih utuh, tali
cuma dibebatkan beberapa kali melilit tubuhnya, lalu
d|s|rpu||ar |ual-|ual
3e|ararg rere|a pasl| l|da| o|sa reroeoas|ar
diri lagi, Zelda. Wanita pengembara yang sudah tua
oarg|a |lu ler|e|er-|e|er. A|u sudar reya||r|ar
|edua |aWar ||la oarWa rere|a l|da| oo|er oerl|rda|
1Z 1ZZ
kejam. Tidak, kita tidak boleh kejam. jangan sampai
rerurpar|ar darar. K|la l|rgga| saja |edua oocar
ini di sini, sedang pintu kita kunci dari luar. Mereka
l|da| a|ar o|sa oercer|la pada s|apa-s|apa lerlarg
kejadian yang mereka alami di sini.
Sayang, kata wanita yang logatnya seperti orang
Inggris. Kelihatannya mereka anak-anak yang baik.
Kau tidak boleh lemah, Zelda, pekik wanita
pengembara. Kita sudah menjatuhkan pilihan,
dar |au l|da| oo|er re|aWar |epulusar oersara
|lu. 3e|ararg cepal|ar sed|||l ||la ras|r rarus
menghapus jejak lalu pergi dari sini.
3aro|| oer|ala oeg|lu d|aro||rya |erlera yarg
tergantung di dinding, lalu pergi ke luar. Wanita yang
orarg lrggr|s reregarg |erlera yarg salu |ag|. |a
mengangkatnya tinggi-tinggi, menerangi kedua remaja
yarg ler|apar d| |arla| da|ar |eadaar ler||al eral
Kenapa kalian harus keras kepala, anak-anak?
laryarya. 0rarg |a|r seruarya |ela|ular |a|u l|da|
oerar| dalarg |ag|. 3e|a|| saja rerdergar oury|
orgel hantu, langsung tak ada yang berani kembali.
Tap| |a||ar |erapa rarus |eras |epa|a dar dalarg
lagi?
Trio Detektif tidak mengenal kata menyerah, kata
Jup|ler.
Kadang-kadang lebih baik tidak terus nekat,
jawab wanita itu. Yah, sudah waktunya bagiku untuk
rergucap|ar se|aral l|rgga| pada |a||ar. Vudar-
rudarar |a||ar l|da| la|ul oerada da|ar ge|ap. A|u
1Z 1ZZ
harus pergi sekarang.
Sebelum Anda pergi, bolehkah saya bertanya
sedikit? kata Jupiter. Pete merasa kagum, karena
lerarrya |lu lerdergar lerarg saja suararya.
Ya, tentu saja, Nak, jawab wanita Inggris itu.
Anda serta sekutu-sekutu Anda, tergabung dalam
organisasi kejahatan yang mana? tanya Jupiter.
war|la lrggr|s |lu lerlaWa.
Aduh, panjangnya kalimatmu, katanya. Kalau mau
tahu, kami ini penyelundup. Kami menyelundupkan
barang-barang berharga dari Asia, kebanyakan berupa
rul|ara. 8argurar lua |r| |ar| pergura|ar seoaga|
rar|as. 8erlarur-larur |ar| oerras|| rerjaur|ar
orang dari sini, dengan membuatnya seakan-akan
ada hantunya. Selama itu, tempat ini merupakan
persembunyian yang bagus sekali.
Tapi kenapa Anda semuanya mengenakan pakaian
yang begitu menyolok? tanya Jupiter lagi. Siapa
pun yang melihat Anda, pasti akan langsung tertarik
perhatiannya.
Tidak ada yang melihat kami, Anak muda, kata
War|la |lu. A|u seoa||rya jargar rerjaWao sega|a
perlaryaarru |arera rarl| l|da| ada |ag| yarg
bisa dipikirkan untuk mengisi waktumu. Nah, selamat
oerp|sar j||a ||la l|da| oerleru |ag|. 0ar |urasa
kita takkan pernah bertemu lagi.
Wanita itu bergegas pergi, sambil membawa
lentera. Begitu pintu ditutup, bilik sempit itu langsung
ge|ap gu||la. Kerorg|orgar Pele lerasa |er|rg.
1Z8 1Z9
Jupe! Ngomong dong! katanya. Seram rasanya
kalau sunyi terus.
Maaf aku tadi sedang berpikir, jawab Jupiter
dergar rada aga| ||rg|urg.
Berpikir! Dalam keadaan begini, kau masih
berpikir?
Ya, memang, kata Jupiter. Kau memperhatikan
alau l|da| lad| |el||a 0ypsy Kale rer|rgga||ar ||la
beberapa saat yang lalu, ia membelok ke kanan dan
menyusur gang ke arah itu.
Tidak, aku tidak memperhatikannya. Lagipula, apa
bedanya pergi ke kanan atau ke kiri?
Ke |arar |ar oerarl| arar yarg oer|aWarar dergar
dar| rara ||la dalarg lad|. Jad| |a l|da| |eroa|| |e
tangga, untuk naik ke puri. la menuju ke tempat yang
sera||r jaur |e oaWar larar. llu oerarl| d| seoe|ar
sara ada ja|ar rasu| yarg lerseroury|. 0ar |lu juga
menjelaskan, apa sebabnya selama ini tidak pernah
kelihatan ada orang keluar-masuk puri.
8u|ar ra|rl 8ar|ar da|ar |eadaar ler||al
dar d|l|rgga| da|ar se| oaWar larar supaya ral|
kelaparan, ternyata Jupiter masih tetap mampu
oerp|||r secara cerdas.
Sementara kau memikirkan hal-hal itu, kurasa kau
lerlurya l|da| serpal rer|||r|ar ja|ar |e|uar oag|
kita, kata Pete.
Memang tidak, kata Jupiter. Aku sama sekali
tidak bisa menemukan jalan keluar dari sini, tanpa
bantuan orang lain. Maafkan aku, Pete. Dalam hal ini,
1Z8 1Z9
aku benar-benar telah salah duga.
Pele l|da| o|sa rergala|ar apa-apa |ag|. 3aro||
membisu, kedua remaja itu hanya bisa mendengarkan
oury|-oury| yarg lerlarg|ap da|ar ge|ap. Terdergar
|arg|ar |a|| see|or l||us oer|ar|-|ar|. 0| sualu lerpal
ada air menetes. Bunyi tetesannya yang pelan, seolah-
o|ar rera|ar rer|l-rer|l yarg ras|r lers|sa.
180 181
Bab 17
JEJAK TANDA TANYA
worlr|rglor sudar sera||r ge||sar saja. 8eg|lu
pu|a ra|rya dergar 8oo ArdreWs. 3udar sejar
mereka menunggu dalam Rolls-Royce, menunggu
Jup|ler dar Pele |eroa||. Tap| se|ara |lu |eduarya
masih belum kelihatan juga. Setiap lima menit, Bob
meloncat keluar dari mobil, lalu menatap ke arah
rgara|. 0ar sel|ap sepu|ur rer|l worlr|rglor ||ul
|e|uar dar rergaral-aral| 8|ac| Caryor. Rasarya
seperl| reralap lerggoro|ar raga ra|sasa.
"Master Andrews," kata Worthington pada akhirnya,
saya rasa |eo|r oa|| saya reryusu| rere|a saja
se|ararg.
"Tapi Anda kan tidak boleh meninggalkan mobil,"
|ala 8oo rerg|rgal|ar. Arda rarus se|a|u oerada d|
de|alrya.
Kese|aralar Vasler Jores dar Vasler CrersraW
lebih penting daripada mobil," jawab Worthington.
3aya a|ar rercar| rere|a se|ararg.
la keluar dari mobil, lalu membuka tempat bagasi
d| oe|a|arg. |a rergaro|| seouar |arpu darural
yarg oesar dar| s|lu. 3ererlara |lu 8oo sudar ada d|
sarp|rgrya.
180 181
"Aku ikut, Worthington," kata Bob. "Mereka
saraoal|u.
"Baiklah, kalau begitu kita pergi bersama-sama."
worlr|rglor ras|r rergaro|| pu|a seouar pa|u
oesar urlu| serjala apao||a d|per|u|ar. 3ele|ar |lu
rere|a rasu| |e rgara| Karera |a||rya yarg oe|ur
pulih sama sekali, Bob agak kewalahan mengikuti
|arg|ar sup|r yarg jarg|urg |lu. Tap| pada oag|ar-
oag|ar yarg sargal oeroalu-oalu. worlr|rglor oesar
se|a|| gurarya. 8oo selergar d|jurjurgrya urlu|
re|eWal| lerpal-lerpal su||l |lu. T|da| |ara |erud|ar
rere|a sudar sarpa| d| Pur| 3elar.
0ergar segera rere|a re||ral oarWa loroo|
pintu depan sudah tidak ada lagi, dan pintu itu tidak
o|sa d|ou|a dar| |uar. worlr|rglor |erud|ar re||ral
loroo| |lu lerge|ela| d| alas uo|r.
"Rupanya mereka tadi tidak masuk lewat pintu,"
|alarya. K|la rarus rercar| ja|ar rasu| |a|rrya.
Mereka mondar-mandir di depan puri, sambil
reryorol |arpu |e jerde|a-jerde|a. T|oa-l|oa 8oo
re||ral larda larya oesar yarg d|oual dergar |apur
putih, pada pintu angin yang ternganga sedikit.
Ruparya rere|a rasu| |eWal s|r|l serurya.
0|je|as|arrya pada worlr|rglor lerlarg larda sard|
Trio Detektif. Pintu angin itu dibuka, lalu mereka
masuk ke dalam. Sesampai di dalam, Worthington
reryorol|ar |arpu oer|e||||rg. Narpa| oarWa saal
|lu rere|a oerada da|ar |arar ra|ar.
182 183
"Entah ke mana mereka dari sini," kata Worthington
gelisah. "Saya lihat ada beberapa pintu, tapi tak ada
yarg d|ouour| larda.
3aal |lu 8oo re||ral cerr|r yarg oesar. Pada
oag|ar lergarrya rarpa| seouar larda larya.
"Masa mereka masuk ke dalam cermin," kata
Worthington. "Tapi walau begitu, kita periksa sajalah!"
Sambil berkata begitu, dipegangnya bingkai cermin.
la melongo, ketika cermin itu langsung bergerak ke
belakang, seperti pintu. Bob tidak kalah heran. Ternyata
d| oa||| cerr|r |lu ada seouar |ororg serp|l.
P|rlu raras|al |ala worlr|rglor. Ruparya
rere|a rasu| |e s|r|. K|la rarus rerg||ul| rere|a.
Bob tahu pasti, kalau seorang diri ia takkan berani
rasu| |e |ororg yarg ge|ap gu||la |lu. Tap| |arera
Worthington langsung dengan langkah pasti, tidak
ada p|||rar |a|r oag| 8oo |ecua|| rerg||ul|. Keduarya
rereru|ar larda larya yarg d|oual o|er Jup|ler
d| p|rlu yarg lerdapal d| ujurg |ororg |lu. Vere|a
memasukinya, dan sampai di ruang proyeksi flm.
worlr|rglor rererarg| lerpal |lu dergar sorolar
lampunya. Nampak tirai beludru yang sudah lapuk,
kursi-kursi usang, serta orgel tua berselubung debu.
Tap| oa|| Jup|ler raupur Pele l|da| ada d| s|lu.
Kerud|ar 8oo ArdreWs re||ral sesualu yarg
berkilat di bawah salah-satu kursi, lalu memungut
oerda |lu.
worlr|rglorl serurya. lr| serler Pele yarg oaru
d|oe||rya.
182 183
Ta| rurg||r Vasler CrersraW rer|rgga||arrya
di sini dengan sengaja," kata supir itu. "Jadi tentunya
lad| lerjad| sesualu d| s|r|. K|la rarus rercar| |a|au
ada larda-larda.
8oo dar worlr|rglor rerarg|a|-rarg|a| d| garg
antara deretan kursi-kursi, sementara Worthington
reryorol|ar |arpurya de|al |e |arla|.
"Lihatlah! Di sini debu berserakan!"
ucapar worlr|rglor rerarg oerar. 0ar d| lergar
deou yarg seperl| lerrapus |lu rarpa| larda larya
yarg d|oual secara lergesa-gesa.
worlr|rglor |e||ralarrya ge||sar rereru|ar
larda larya |lu. Tap| |a l|da| rergala|ar apa yarg
dipikirkannya pada Bob. Ia tegak lagi, sambil mencari-
cari. Akhirnya ditemukan jejak kaki di atas debu,
menuju ke depan, lalu mengitar ke belakang kain layar
yang sudah robek-robek, melewati sebuah pintu yang
lerdapal d| oe|a|argrya. Vere|a sarpa| d| seouar
serambi. Di situ ada tangga putar yang menurun, ke
da|ar |uoarg yarg ge|ap gu||la. Tap| d| seraro| |lu ada
pula sebuah lorong, yang menuju entah ke mana.
Bob dan Worthington ragu-ragu sesaat, tidak tahu
mereka harus menyusul ke mana. Menuruni tangga,
alau reryusur |ororg. Kerud|ar worlr|rglor re||ral
larda larya yarg sarar-sarar pada parg|a| largga.
"Kita harus lewat tangga," katanya. "Master Jones
sargal parjarg a|a|rya |a rer|rgga||ar jeja| yarg
rarus ||la ||ul|.
181 185
"Tapi apa kiranya yang terjadi dengan mereka,
Worthington?" tanya Bob, sementara mereka menuruni
largga yarg oerpular-pular lerus |e arar oaWar. 8oo
aga| pus|rg |epa|arya |arera la| rerl|-rerl|rya
oerja|ar rerular |e arar sara.
"Kita hanya bisa menduga-duga," kata Worthington.
Ia berhenti sebentar, memperhatikan tanda tanya
yarg rarpa| pada sualu |ardasar largga. J||a
Master Jones tadi berjalan sambil menuruni tangga,
tanda ini pasti dibuatnya di dinding, kira-kira setinggi
rala. Jad| saya lerpa|sa rerar|| |es|rpu|ar oarWa
|a reroualrya sererlara d|r|rya d|gerdorg dar
|a re|a|u|arrya pada sel|ap |eserpalar orarg alau
orarg yarg rerggerdorgrya oerrerl| seoerlar urlu|
oer|sl|raral. Vurg||r saal |lu |a serpal reryerlur
|arla| larpa |elaruar.
"Tapi siapa yang menggendongnya ke sini?" tanya
8oo ceras. lr| |e||ralarrya |aya| perjara d| oaWar
larar.
Ya pers|s seperl| yarg ada d| seouar pur|
kuno di Inggris, di mana saya pernah bekerja," kata
worlr|rglor. Terpal |lu l|da| era|l Vergera| s|apa
yang menggendong Master Jones ke sini, saya tidak
laru. 3ayargrya ||la se|ararg |e||ralarrya
|er||argar jeja|.
3ererlara |lu rere|a sudar sarpa| d| |a||
largga. 0ar| lerpal |lu ada l|ga |ororg yarg reruju
|e oeroaga| arar. 3eruarya sara ge|aprya. 0ar d|
181 185
rara-rara l|da| rarpa| larda larya yarg d|oual
dergar |apur.
"Kita padamkan saja lampu sebentar, lalu
memasang telinga," kata Worthington. "Dalam gelap,
rurg||r a|ar lerdergar sesualu.
Begitu lampu dipadamkan, kegelapan langsung
rerye|uourg| rere|a. Terc|ur oau udara pergap
dan lembab. Tiba-tiba terdengar bunyi yang asing,
|edergararrya seperl| oalu oergeser d| alas oalu.
3esaal |erud|ar rarpa| s|rar caraya rerarg.
0alargrya dar| ujurg |ororg seoe|ar lergar.
"Master Jones!" seru Worthington. "Andakah itu?"
3e|||as rere|a re||ral seorarg War|la reroaWa
|erlera. Tap| dergar segera |erlera |lu d|padar|ar.
Terdergar |ag| oury| oalu lergeser. 3edarg se|e||||rg
rere|a sudar ge|ap gu||la |ag|.
Kejar d|al seru worlr|rglor saro|| |ar| rerasu||
|ororg. 8oo reryusu| dergar |arg|ar lerp|rcarg-
pincang. Ketika akhirnya tersusul, Worthington sudah
s|ou| reru|u|-ru|u| d|rd|rg oalu. Ruparya |ororg
|lu oera|r|r d| s|lu.
war|la lad| rasu| |e s|r|l |ala worlr|rglor. 3aya
laru pasl|. 3aya lerpa|sa rerggura|ar |e|erasar
se|ararg. 0|aro||rya pa|u oesar yarg lerse||p d|
pinggang, lalu memukul-mukulnya ke dinding itu.
Ternyata pada satu bagian, terdengar bunyi seakan-
a|ar d| oe|a|argrya |osorg.
worlr|rglor rergrarlar pa|urya oeoerapa |a||
|e oag|ar |lu. 3erer oergugurar. 0ergar cepal |a
18 18Z
sudah berhasil melubangi dinding, yang ternyata
leoa|rya cura ||ra oe|as serl| d| s|lu. 0ar d|rd|rg |lu
rarya leroual dar| serer yarg d||ap|s|ar pada dasar
|aWal 0|rd|rg |lu seoerarrya p|rlu-p|rlu raras|al
worlr|rglor rerggorcarg-gorcargrya. A|r|rrya
lepas terenggut. Di belakangnya ada lorong lagi, yang
rarpa|rya reruju |e perul ou||l |arera se|urur
s|s|rya dar| oalu.
lr| leroWorgarl seru worlr|rglor. 0rarg yarg
menyekap Master Jones dan Master Crenshaw, pergi
|eWal leroWorgar |r|. war|la lad| ruparya seorarg
dar| rere|a. Cepal seoe|ur |a oerras|| re|ar||ar
d|r|.
Worthington membimbing Bob, agar mereka bisa
lebih cepat berjalan. Setelah beberapa langkah, dasar
terowongan itu terasa kasar sekali. Langit-langitnya
rendah, sehingga Worthington terpaksa berjalan
lerourg|u|-ourg|u| d| s|lu. Taru-laru |arpurya jalur
karena terantuk dinding, lalu padam. Sementara Bob
menggerayangi lantai mencari lampu itu, didengarnya
oury| |e|epa| sayap serla suara rerc|c|l-c|c|l. T|oa-
l|oa sesualu yarg |eroul reroerlur d|r|rya da|ar
gelap, disusul sambaran dekat kepala.
Ke|e|aWarl seru 8oo |ela|ular. worlr|rglorl K|la
d|serarg |aWarar |e|e|aWar ra|sasa.
"Tenang. Nak! Jangan panik," kata Worthington. la
berlutut lalu mencari-cari lampunya yang jatuh tadi,
sererlara 8oo rerulup| |epa|arya dergar |ergar.
0| se|e||||rgrya oeleroargar ra|r|u|-ra|r|u| oesar
18 18Z
oerluour |eroul. 3ee|or d| arlararya rerda| r|rggap
di kepala Bob. la menjerit ngeri, sambil buru-buru
rerg|oas|ar o|ralarg |lu.
worlr|rglorl ler|a|rya. Vere|a ou|ar |e|e|aWar
biasa, tapi vampir raksasa! Badannya sebesar burung
daral
"Ah, saya rasa bukan, Master Andrews," kata
Worthington. la sudah menemukan lampunya, yang
|argsurg d|sorol|ar |e alas. Narpa| oer|us|r-
|us|r o|ralarg oersayap oeleroargar d| alas |epa|a
mereka. Tapi bukan kelelawar, melainkan burung.
Begitu melihat ada cahaya bersinar, burung-burung itu
dergar segera dalarg rergrarp|r| saro|| rerc|ap-
c|ap.
worlr|rglor cepal-cepal reradar|ar |arpu
|ag|.
"Mereka tertarik cahaya terang," serunya pada
8oo. K|la rarus oerusara |eroa|| da|ar ge|ap |r|.
Sini, pegang tangan saya."
Bob memegang tangan Worthington, dan orang
Inggris itu berjalan mendului, sambil meraba-raba
separjarg d|rd|rg oalu yarg |asar. 8ururg-oururg lad|
l|da| |edergarar |ag|. 8oo dar worlr|rglor oerras||
kembali ke ruangan bawah tanah Terror Castle, tanpa
ada yang merintangi. Pintu rahasia ditutup kembali,
supaya oururg-oururg |lu l|da| o|sa ||ul rasu|.
3aya rasa Vasler Jores dar Vasler CrersraW
tidak dibawa lewat terowongan itu," kata Worthington.
"Soalnya, kalau mereka digotong lewat situ, orang-
188 189
orarg yarg reroaWa lerlurya rarus re|ela||ar
rere|a seoerlar |e larar seWa|lu rerda| rerou|a
p|rlu. 0ar saal |lu Vasler Jores lerlurya serpal
meninggalkan tanda di sini. Tapi kenyataannya, di sini
sara se|a|| l|da| ada larda.
0| s|lu rerarg l|da| ada larda. Tap| laru-laru ada
yang berteriak-teriak. Dan tidak salah lagi, itu suara
Jupiter, yang segera diikuti oleh Pete.
3uara rere|a |edergararrya dalarg dar| |ororg
ge|ap yarg oaru saja d|l|rgga||ar o|er 8oo dar
worlr|rglor. 3up|r Ro||s-Royce |lu oergegas rasu|
|eroa|| |e |ororg |lu. 0| s|lu d|leru|arrya seouar
pintu yang tadi tidak nampak, karena terburu-buru
rergejar War|la yarg reroaWa |erlera. Kel||a p|rlu
itu dibuka, di dalamnya nampak sebuah sel sempit,
|erg|ap dergar ge|arg-ge|arg oes| lerpasarg d|
dinding. Pete dan Jupiter ada dalam sel itu, terikat
eral seperl| o|rg||sar Nala|. Keduarya sara-se|a||
|e||ralar l|da| serarg |arera d|lo|org. Vere|a ra|ar
jengkel, karena teriakan-teriakan mereka tidak
sudar d|dergar dar| lad|.
Sambil membebaskan keduanya dari ikatan,
worlr|rglor rerje|as|ar oarWa |a l|da| o|sa
mendengar teriakan mereka, sebab sibuk mengejar
wanita misterius tadi, serta ribut menghantam pintu
leroWorgar supaya o|sa rasu|.
K|la rarus segera |e|uar dar| s|r| |a|u
memberitahukan pihak berwajib, kata Worthington,
sererlara Jup|ler dar Pele s|ou| reroers|r|ar d|r|
188 189
dar| deou. Vere|a |lu oeroaraya. Ka||ar d|l|rgga||ar
di sini, supaya mati kelaparan."
Jup|ler l|da| oeg|lu rerpedu|||arrya. Perral|arrya
|eo|r lerlar|| pada ||sar 8oo yarg rergala|ar lad|
d|serarg oururg-oururg da|ar leroWorgar.
"Burung-burung jenis apa?" tanyanya.
"Jenis apa?" seru Bob dengan kesal. "Aku tak
serpal rerarya|arrya lad| pada rere|a. Po|o|rya
cara mereka menyerang, kayak garuda ukuran mini."
"Mereka sebetulnya tidak berbahaya," kata
worlr|rglor. Vere|a lad| rarya lerlar|| pada caraya
terang. Menurut perasaan saya, burung-burung tadi
itu parkit, Master Jones."
"Parkit?" Jupiter terlonjak, seperti disengat
kalajengking. "Ayo, ikut aku! Kita harus bertindak
cepall
3aro|| rergaro|| serler yarg lergarlurg pada
ikat pinggang, ia bergegas ke luar.
"Kenapa dia?" tanya Pete heran, sementara Bob
reryodor|ar serler |epadarya.
"Kurasa ia menemukan jejak," jawab Bob.
"Pokoknya, ia tidak bisa kita biarkan pergi sendiri."
"Sudah jelas tidak," kata Worthington sependapat.
K|la rarus reryusu|ryal
Mereka bergegas menyusul Jupiter, yang walau
pergelangan kakinya masih dibalut, sementara
|lu sudar se||lar ||ra pu|ur reler jaurrya d|
depar rere|a. 0ergar cepal Pele rer|rgga||ar
Worthington, karena ia masih harus membantu Bob.
190 191
Ketika keduanya masuk ke terowongan, nampak
caraya serler Jup|ler dar Pele oergera|-gera| d|
depan. Mula-mula menanjak, lalu turun, kemudian
rer||urg.
Mereka berjalan secepat yang mungkin dilakukan,
larpa rergacur|ar oururg-oururg par||l yarg
oeleroargar se|e||||rg rere|a. 0| oeoerapa lerpal
Worthington harus berjalan terbungkuk-bungkuk,
|arera s|s| alas leroWorgar d| s|lu sargal rerdar.
A|r|rrya rere|a sarpa| d| oag|ar yarg |urus.
Narpa| d| |ejaurar |edua serler l|da| oergera| |ag|.
worlr|rglor dar 8oo oergegas reryusu|. 3esarpa|
di tempat kedua senter tadi berhenti bergerak, ternyata
d| s|lu ada p|rlu dar| |ayu. P|rlu |lu lerperlarg |eoar.
Mereka melewatinya, menggabungkan diri dengan
Jup|ler serla Pele yarg sudar |eo|r du|u |e|uar.
Terryala rere|a oerada da|ar seouar |ardarg
kawat yang besar, dikerubungi sejumlah besar burung
par||l yarg rergge|epar-ge|epar |ela|ular.
K|la oerada da|ar |ardarg oesar lerpal Vr. Rex
memelihara burung-burung parkit!" seru Jupiter,
rerga|ar|ar |eo|s|rgar suara oururg. ujurg 8|ac|
Caryor ruparya lepal sejajar dergar ujurg w|rd|rg
Valley Road, hanya dipisahkan oleh bukit batu yang
l|da| seoerapa |eoar. A|u sara se|a|| l|da| rerduga
|erurg||rar |lu |arera aWa|rya lerp|sar oeg|lu
jauh, pada sisi gunung yang berlawanan."
Jup|ler rerdororg p|rlu |aWal |ardarg |lu sarpa|
lerou|a. Vere|a oererpal oergegas |e |uar. Terryala
190 191
mereka dekat sekali dengan bungalo Mr. Rex. Lewat
jendela rumah itu, mereka melihat Mr. Rex sedang
oerra|r |arlu dergar seorarg |a||-la|| oeroadar |ec||
dar oeraroul gordrorg. Vere|a rarpa|rya sarla|
se|a||.
"Kita akan mengagetkan mereka," bisik Jupiter.
Padar|ar serler.
Jupiter menyelinap ke pintu depan, diikuti yang
lainnya. Sesampai di situ, ia menekan bel. Dengan
segera pintu terbuka. Mr. Rex muncul di ambangnya,
saro|| reralap rere|a dergar |er|rg oer|erul.
8aru se|a|| |lu 8oo re||ral larparg orarg |lu. |a rger|
melihat keseramannya, dengan kepalanya yang botak
serla oe|as |u|a rerarjarg d| |erer.
"Ada apa?" bisik Mr. Rex dengan nada
rera|ul|ar.
"Kami ingin bicara sebentar dengan Anda, Mr. Rex,"
|ala Jup|ler.
"Bagaimana jika aku saat ini tidak mau diganggu?"
Ka|au oeg|lu ||r| worlr|rglor yarg
berbicara, "kami terpaksa minta pihak berwajib untuk
rergada|ar pergusular.
Vr. Rex rarpa| |agel.
"Itu tidak perlu!" katanya terburu-buru. "Ayo,
rasu||arl
Jupiter, Pete, Bob, dan Worthington mengikutinya,
rasu| |e da|ar ruargar d| rara |a||-|a|| yarg
oerluour |ec|| ras|r dudu| rergradap reja. 0rarg
192 193
itu kecil sekali, tingginya paling-paling satu setengah
reler.
"Ini teman lamaku, Charles Grant," kata Jonathan
Rex. "Charlie, ini mereka. para remaja yang
mengadakan penyelidikan di Terror Castle. Nah,
sudar oerras|||ar |a||ar rerjurpa| rarlu-rarlu d|
situ?"
"Ya, sudah," kata Jupiter. "Kami sudah berhasil
mengetahui rahasia puri itu." Nadanya begitu yakin,
sarpa| 8oo dar Pele lercergarg rerdergarrya.
8aru saal |lu rere|a laru oarWa rere|a oerras||
dergar perye||d||ar rere|a.
"O ya?" kata Pembisik, alias Mr. Rex. "Lalu apa
rahasianya?"
Arda oerdua|ar rarlu yarg se|ara |r| rergrarlu|
puri, sehingga tidak ada yang berani datang ke sana,"
kata Jupiter. "Dan beberapa saat yang lalu, Anda
berdua pula yang meringkus diriku serta temanku,
Pete Crenshaw, lalu meninggalkan kami berdua dalam
se| oaWar larar.
Muka pembisik begitu masam, sehingga secara
oloral|s worlr|rglor rerggerggar pa|urya |eo|r
eral.
"Itu tuduhan berat, Nak," bisik Mr. Rex. "Dan
aku berani bertaruh, kau tidak mungkin bisa
rerou|l||arrya.
Pete juga berpendapat begitu, walau tidak dikatakan
o|errya. Jargar-jargar Jup|ler sudar s|rl|rgl Vere|a
192 193
tadi kan diikat dua orang wanita. Seorang Inggris,
serla seorarg War|la lua |aur pergeroara.
"Lihat saja ujung sepatu Anda," kata Jupiter. "Aku
rerarda| sepalu-sepalu Arda oerdua dergar larda
rahasia kami, sementara Anda berdiri di dekat kami
|el||a sedarg rerg||al |ar| dergar la||.
Kedua orarg |lu rerardarg sepalu rere|a. 0|
ujung sepatu kanan keduanya yang hitam mengkilat,
rarpa| lu||sar yarg d|oual dergar |apur. 3epasarg
larda laryal
191 195
Bab 18
WAWANCARA DENGAN HANTU
Kedua |a||-|a|| |lu |e||ralarrya |agel. 8eg|lu pu|a
halnya dengan Pete, Bob dan Worthington.
"Tapi " kata Pete, namun Jupiter langsung
rerolorg.
Vere|a rera|a| pa|a|ar War|la serla raroul
palsu," katanya. "Aku menyadari hal itu ketika teraba
o|er|u sepalu rere|a. Vara ada War|la rera|a|
sepatu pria! Saat itu aku langsung sadar, kelima
anggota komplotan yang meringkus kita, sebenarnya
rarya dua orarg saja yarg oergarl|-garl| pa|a|ar.
"Maksudmu, kedua orang Arab, laki-laki bangsa
C|ra serla |edua War|la lad| seoerarrya rere|a
itu semua cuma Mr. Rex dan Mr. Grant saja?" tanya
Pele lercergarg.
"Ya, dia benar," kata Mr. Rex dengan nada lesu.
"Kami memainkan peranan suatu komplotan besar,
supaya |a||ar oerdua oerar-oerar |ela|ular. Kar|
mengenakan kostum jubah dan gaun, karena dengan
oeg|lu |ar| o|sa reru|ar perarar dergar cepal.
Tapi jangan kalian menyangka, kami benar-benar
oerra|sud rerda| rerce|a|a|ar |a||ar. A|u lad|
datang kembali hendak membebaskan kalian, ketika
191 195
rere|a oerdua |r| re||ral a|u. 3aro|| oer|ala oeg|lu
ia, ia menuding Bob dan Worthington.
"Kami bukan pembunuh," kata Mr. Grant, teman
Joralrar Rex yarg oerluour |ec||. Juga ou|ar
oerar-oerar perye|urdup. Kar| cura rarlu.
|a lerlaWa ge||. Tap| Joralrar Rex lelap |e||ralar
ser|us.
"Kalau aku, aku pembunuh," katanya. "Aku
menewaskan Stephen Terrill.
"O ya, betul juga." Mr. Grant mengatakannya
dengan sambil lalu, seolah-olah melupakan sesuatu
ra| yarg sepe|e. Kau rery|rg||r|ar d|a Tap| |lu |ar
soa| |ec||.
"Mungkin polisi lain pendapatnya," kata Worthington.
3aya rasa |eo|r oa|| ||la rergruourg| p|ra| oerWaj|o
saja.
Jargarl Turggu. Pero|s|| rergarg|al
largarrya. Turggu seoerlar rarl| |a||ar o|sa
oero|cara serd|r| dergar 3leprer Terr|||.
"Maksud Anda, dengan arwahnya?" seru Pete.
Tepal dergar rarlurya. |a a|ar rerje|as|ar
nanti, apa sebabnya aku menyingkirkannya."
Sebelum ada yang sempat menghalang-halangi,
Vr. Rex sudar rerye||rap |eWal seouar p|rlu |e
|arar seoe|ar.
"Jangan khawatir," kata Mr. Grant, "la bukannya
rerda| re|ar||ar d|r|. 3eoerlar |ag| |a sudar |eroa||.
O ya," ini pisaumu, Jupiter Jones."
19 19Z
"Terima kasih," kata Jupiter, la merasa senang
|arera |a sayarg pada p|sau ||pal yarg oagus |lu.
Tak sampai semenit kemudian, pintu yang dimasuki
Vr. Rex lad| lerou|a |ag|. 3eorarg |a||-|a|| rurcu| dar|
s|lu. Tap| ou|ar Pero|s||l 0rarg yarg oaru rurcu| |lu
lebih pendek, dan kelihatannya lebih muda. Rambutnya
yang berwarna coklat sudah beruban, tersisir rapi. la
rerardarg orarg-orarg yarg oer|urpu| saro||
lerseryurr rarar.
"Selamat malam," sapanya. "Aku Stephen Terrill.
Kalian ingin bicara dengan aku?"
3erua reralaprya dergar ru|ul lerrgarga.
8ar|ar Jup|ler pur se|a|| |lu l|da| laru a|a|.
A|r|rrya Vr. 0rarl yarg rerou|a ru|ul.
"Dia memang Stephen Terrill," katanya.
Tarparg Jup|ler rasar. |a jerg|e| lerradap d|r|rya
serd|r|.
"Mr. Terrill," katanya, "Anda juga Jonathan Rex,
alias Pembisik. Betul, kan?"
"Dia Pembisik?" seru Pete kaget "Dia kan kalah
tinggi, rambutnya masih ada, dan "
"Itu soal gampang," kata Stephen Terrill. Dengan
tiba-tiba ia menyentakkan rambutnya, menunjukkan
|epa|a oola| d| oaWarrya. |a juga re|urus|ar
tegaknya, sehingga langsung nampak bertambah
tinggi. Matanya dipicingkan, sedang bibirnya
dirapatkan. la mendesis, "Jangan bergerak, jika masih
sayang nyawa!
19 19Z
Nadanya begitu meyakinkan, sehingga semua
|agel d|oualrya. |a rerarg Pero|s||l Tap| |a juga
bintang flm yang dikabarkan sudah lama meninggal
dur|a. 3el|da|-l|da|rya |lu ras|r o|sa d|s|rpu||ar
serd|r| o|er 8oo dar Pele.
Vr. Terr||| a||as Joralrar Rex rergaro|| sualu
benda aneh dari kantongnya. Tiruan bekas luka,
leroual dar| p|asl||.
"Kalau ini kutempelkan ke leherku, lalu rambut
pa|su|u |r| l|da| |upa|a| dar da|ar sepalu |upasarg
alas tumit, Stephen Terrill langsung lenyap," katanya.
"Dengan suara berbisik-bisik kalau bicara, aku
menjelma menjadi laki-laki menyeramkan, yang
d||era| dergar ju|u|ar Pero|s||.
Vr. Terr||| rergera|ar raroul pa|surya |eroa||.
Langsung tampangnya berubah lagi, kelihatan seperti
rarus|a o|asa.
Ara|-ara| oereoul-reoul rergaju|ar perlaryaar.
Tapi Mr. Terrill mengangkat tangannya, menyuruh
rere|a lerarg.
"Lebih baik kita duduk dulu," katanya, "nanti
kujelaskan semuanya. Kalian lihat foto itu?" Ia
menuding foto di atas meja, yang menunjukkan dirinya
oersa|arar dergar Pero|s||. Padara| |a oersa|arar
dergar d|r|rya serd|r|.
"Kalian tentu tahu juga, itu dibuat dengan teknik
tipuan, untuk menambah kesan bahwa Terrill dan Rex
itu memang dua orang yang berlainan. Soalnya, ketika
aku dulu baru saja menjadi bintang flm, aku merasa
198 199
kewalahan dalam menangani urusan bisnisku, karena
|ecua|| pera|u a|u |r| juga oer||dar pe|al. A|u pa||rg
l|da| serarg o|cara dergar orarg |a|r. A|u l|da| o|sa
rerargar| sega|a urusar|u dergar seoa||-oa||rya.
"Karena itu lantas kuciptakan tokoh Pembisik,
|a|u |ujad||ar perge|o|a urusar o|sr|s|u. Pero|s||
|a|au o|cara se|a|u saro|| oero|s||-o|s|| dergar rada
reryerar|ar. llu gurarya supaya ||dar|u yarg pe|al
tidak kentara. Tampangnya begitu galak, sehingga
a|u sara se|a|| l|da| perrar rerga|ar| |esu||lar
da|ar rergradap| orarg-orarg yarg ada urusar
dergar a|u. Ta| ada yarg laru oarWa Terr||| dar Rex
seoerarrya cura a|u serd|r| |ecua|| lerar|u
ini, Charlie Grant. Charlie dulu periasku. Dialah yang
se|a|u reroarlu a|u rerje|ra dar| 3leprer Terr|||
rerjad| Pero|s||.
"Siasat itu berhasil baik, sampai aku membuat
flm bicaraku yang pertama. Saat itu aku menjadi
lerlaWaar orargl larga d|r||u lerpu|u|. A|u rerar||
diri dari dunia ramai, mengunci diriku dalam puriku.
Kel||a |erud|ar a|u rerdapal |aoar oarWa rurar
itu akan disita bank, aku bertambah bingung.
"Pada saat puriku sedang dibangun, para pekerja
rereru|ar ce|ar da|ar oalu leo|rg 8|ac| Caryor.
Ce|ar |lu rerarjarg rererous purggurg ou||l
sampai ke sisi seberang, sampai di ujung Winding
va||ey Road. Para pe|erja |usurur rereroo|
leroWorgar a|ar |lu. Tap| secara d|ar-d|ar |upasarg
sebuah pintu rahasia di situ. Kemudian, selaku
198 199
Joralrar Rex a|u reroe|| larar yarg |ela|rya d|
ujung seberang lorong alam itu, lalu membangun
rumah kecil di situ. Ini dia rumahnya," katanya sambil
re|aroa||ar largar |e se|e||||rgrya. 0ergar oeg|lu
aku bisa mondar-mandir dengan bebas, tanpa ada
yarg rercur|ga| |derl|las garda|u.
wa|lu |lu a|u ser|rg oer|e||arar ra|| roo||
sendiri, untuk melenyapkan perasaan murung yang
menghinggapi diriku. Suatu hari, ketika aku sedang
naik mobil menyusur tebing jauh di atas pantai, aku
rerdapal a|a| yarg reoal. T|rou| p|||rar|u urlu|
reroual |ece|a|aar pura-pura.
"Anda sendiri kan, yang menjatuhkan mobil Anda
ke bawah tebing?" sela Jupiter.
Vr. Terr||| rergarggu|
"Ya, betul," katanya. "Mula-mula aku menulis surat
dar rer|rgga||arrya d| lerpal yarg reryo|o|
sehingga pasti kemudian ditemukan orang. Lalu pada
suatu malam yang gelap, pada saat hujan deras, aku
re|a|sara|ar rercara|u |lu. Voo|||u |ujalur|ar |e
|a|| leo|rg lerlu saja larpa d|r||u. 8ag| |a|argar
umum, dengan kecelakaan itu tamatlah riwayat
Stephen Terrill. Juga bagiku, sejak saat itu Terrill tidak
ada lagi. Bagiku ia sudah mati, dan harus tetap mati.
Kecua|| |lu a|u |rg|r lelap rer||||| pur||u. Ta| era|
rasanya membayangkan ada orang lain memilikinya,
alau l|rgga| d| s|lu.
"Walau sejak kecelakaan palsu itu puri kosonq,
lap| a|u o|sa sel|ap saal |e sara |eWal leroWorgar
200 201
da|ar oalu. Karerarya a|u o|sa rad|r da|ar
|eadaar lerseroury| d| sara |el||a po||s| dalarg
memeriksa, sehingga mereka kubuat lari terbirit-
birit. Dulu, ketika puri itu kubangun, aku memasang
berbagai perlengkapan di situ, untuk mengagetkan
|aWar-|aWar|u dergar oeroaga| l|puar le|r||.
0ar sega|a per|erg|apar |lu |erud|ar oesar se|a||
rarlaalrya urlu| rer|rou||ar |esar oarWa lerpal
|lu oerrarlu.
"Setelah berhasil mengusir polisi, aku melakukan
pengacauan lagi dengan bayangan hantu, ketika bank
reryurur orarg-orarg rere|a urlu| rergarg|ul
oararg-oararg r|||||u urlu| d||e|arg. 0ergar segera
aku tidak perlu berbuat apa-apa lagi, untuk menakut-
ra|ul| orarg-orarg yarg rasu| |e pur|. Vere|a la|ul
sendiri. Tapi walau begitu aku selalu waspada, jangan
sarpa| |erger|ar orarg pada lerpal |lu oer|urarg.
3e|a||-|a|| a|u rerggu||rg|ar oalu-oalu |e da|ar
ngarai, supaya orang semakin tidak ingin membeli
Terror Casl|e.
3|asal|u oerras||. 8ar| l|da| o|sa rerjua| pur||u.
Sementara itu aku rajin menabung, supaya bisa
menebusnya. Sebagai Jonathan Rex, pedagang
burung-burung eksotik, aku berhasil mengumpulkan
cu|up oarya| uarg urlu| c|c||ar perlara ... Tap|
|erud|ar rurcu|.
A|lor |lu rerar|| rapas parjarg.
Ka||ar lerryala jaur |eo|r re|al dar| serua orarg
sebelum kalian," katanya.
200 201
"Mr. Terrill," kata Jupiter, yang selama itu
mendengarkan dengan penuh perhatian, "Anda
rere|epor |ar| sele|ar |urjurgar |ar| yarg
pertama, lalu menirukan suara hantu untuk menakut-
nakuti kami?"
Vr. Terr||| rergarggu|.
Kusarg|a dergar oeg|lu |a||ar pasl| oerlaroar
la|ul.
Tap| dar| rara Arda o|sa laru oarWa |ar| a|ar
datang malam itu, dan dari mana Anda tahu kami ini
siapa?" tanya Jupiter lagi.
Vr. Terr||| lerseryur se|||as.
"Temanku inilah yang menjadi pengawas untukku,"
|alarya. Crar|es 0rarl rergarggu|. 0| ru|ul 8|ac|
Canyon ada sebuah bungalo kecil, yang tidak begitu
rarpa| dar| ja|arar. Crar||e l|rgga| d| s|lu. 3el|ap
ia melihat orang memasuki ngarai, dengan segera
|a rere|epor a|u. 0ar a|u oergegas |e pur| |eWal
lorong rahasia, untuk menyambut tamu tak diundang
|lu.
"Hari itu, ketika ia melihat ada mobil Rolls-Royce
memasuki jalan ngarai lalu melaporkannya padaku,
a|u |argsurg ler|rgal pada oer|la sural |aoar
rergera| seorarg reraja yarg rererarg|ar ra|
rera|a| roo|| |lu.
Va|ar |lu |a||ar lerpa|sa |ar| lurggarg-|arggarg
dari puri. Harap jangan kecil hati, karena orang lain
masih lebih takut lagi! Setelah kalian pergi, aku kembali
ke sini. Kucari nama kalian dalam buku telepon, tapi
202 203
l|da| ada. A|u |arlas rergruourg| oag|ar pererargar
|arlor le|epor. Terryala |au oaru saja rerasarg
le|epor. Jup|ler Jores. A|u |arlas rere|eporru.
"Oh, begitu" kata Jupiter. Pete menggaruk
garu| |epa|a. |a ler|rgal pada ucapar Jup|ler yarg
reryala|ar oarWa r|sler|-r|sler| jaWaoarrya
sederrara saja apao||a sudar d||elaru|. Tap|
seoe|urrya repoll
llu ruparya seoao |erapa 3||rry Norr|s
ra|sud|u |edua reraja yarg juga dalarg |e pur|
lari lagi terburu-buru, ketika aku datang bersama
Pete untuk menemui Anda," kata Jupiter.
"Ya, aku diberi tahu oleh Charlie, dan aku sudah
rerurggu rere|a. Tap| |edalargar |a||ar yarg
nyaris serempak, membuat kami agak bingung."
Tarparg Vr. 0rarl |e||ralar ra|u.
A|u |rg|r rerje|as|ar sed|||l lerlarg |ejad|ar
itu," katanya. "Ketika kalian datang, aku tidak sempat
|ag| reroer| laru 3leve ra|sud|u Vr. Terr|||.
Karenanya aku lantas masuk ke ngarai jalan samping,
urlu| rergaWas| |a||ar. A|u re||ral |edua reraja
yang datang lebih dulu lari meninggalkan puri, lalu
|a||ar rergejar rere|a. 3aal |lu dergar l|da|
|usergaja a|u rerg|rja| oalu ser|rgga oalu |lu
lergu||rg-gu||rg |e oaWar. Ka||ar oerdua rerdorga|
dar re||ral a|u.
Jad| Arda ruparya yarg |ar| |ejar Wa|lu |lul
lu|as Pele. 0ar Arda yarg reryeoao|ar oalu-oalu
|orgsor. Nyar|s |ar| ral| lerl|rour.
202 203
"Itu benar-benar tak kusengaja," kata Mr. Grant
dergar rada reryesa|. 8alu-oalu |lu rerarg
d|lurpu||ar d| s|lu. 0urarya urlu| d|gu||rg|ar |e
bawah, untuk menggetarkan orang yang datang
rerda| reroe|| pur|. wa|lu |lu a|u ceras se|a||. A|u
khawatir kalau-kalau kalian cedera parah, walau aku
re||ral |a||ar cepal-cepal oer||rdurg |e da|ar ce|ar d|
leo|rg. Kel||a |erud|ar |u||ral darar |ayu lerserou|
dar| lergar-lergar larar yarg lerl|rour rerulup|
mulut celah itu, aku lantas menarik kesimpulan bahwa
|a||ar se|aral. A|u oerseroury| saro|| rerurggu
sarpa| |a||ar sudar oerras|| |e |uar. Ka|au saal |lu
kalian nampaknya mengalami kesulitan, aku pasti
dalarg reroarlu.
Ker|rg Jup|ler Jores ras|r lelap oer|erul .
Kurasa a|u o|sa rerarar| seoag|ar oesar dar|
kejadian itu," katanya. "Tapi ada beberapa hal yang
ras|r oe|ur je|as.
"Tanya saja semaumu," kata Mr. Terrill. "Kau berhak
rergelaru| serua jaWaoarrya.
"Sore itu, ketika kami mendatangi Anda sebagai
Jonathan Rex," kata Jupiter, "di sini sudah tersedia
||rur dergar es. 3eo|ar-o|ar Arda rerarg
rerper||ra|ar |ar| a|ar dalarg. Arda juga
rergala|ar Wa|lu |lu oarWa Arda rao|s reraroar
sera| |er|rg. Padara| |lu l|da| oerar. lr| rerarg
soal kecil, tapi aku ingin mengetahui kejelasannya."
201 205
Vr. Terr||| lerlaWa pe|ar.
3ele|ar |a||ar oerras|| reroeoas|ar d|r| dar|
timbunan batu dan tanah, kalian begitu sibuk sehingga
l|da| re||ral Crar||e rerourlul| |a||ar |eroa||
ke mobil," katanya. "Saat itu persembunyiannya
cukup dekat, sehingga bisa mendengar ucapanmu
reryeoul|ar a|aral|u pada sup|r. 0ar oeg|lu |a||ar
pergi, Charlie lantas menelepon ke sini.
0ergar segera a|u oers|ap-s|ap. 0ar| jerde|a s|r|
aku bisa melayangkan pandangan, jauh menyusur
w|rd|rg va||ey Road. 0ar roo|| |a||ar yarg arl||
|lu garparg se|a|| d||era||. 8eg|lu a|u re||ralrya
datang, aku cepat-cepat menyiapkan minuman, lalu
pergi ke semak. Parang kubawa, supaya ada alasan
|erapa a|u |e sara. Padara| a|u rerperral||ar
kalian, sementara kalian menuju kemari.
"Saat itu aku belum pasti, apa tindakanku terhadap
|a||ar. Tap| a|r|rrya a|u rerulus|ar urlu| oers||ap
ramah, tapi juga menambahkan kesan bahwa Terror
Casl|e rerarg ada rarlurya. 0ergar oeg|lu a|u
berharap, kalian dengan sendirinya akan menjauhi
tempat itu. Aku waktu itu kan tidak banyak berdusta,
kan? Memang, aku memang mengatakan bahwa
Stephen Terrill sudah mati. Bagiku, dia memang sudah
ral|.
"Waktu itu aku juga mangatakan, aku tidak pernah
|ag| re|arg|ar|ar |a|| re|eWal| aroarg p|rlu
geroarg pur|. Keryalaarrya rerarg oeg|lul A|u
se|a|u dalarg dar perg| |eWal leroWorgar raras|a.
201 205
Jalan masuk ke situ letaknya dalam kandang burung,
jad| l|da| ada orarg |a|r yarg o|sa re||ral apao||a
a|u perg| |e sara. Tap| ra|ar |r| a|u oeg|lu lerouru-
buru ke luar, sehingga lupa menutup pintu kembali.
Sebagai akibatnya, burung-burungku masuk ke dalam
leroWorgar.
Jup|ler rercuo|l-cuo|l o|o|r oaWarrya.
"Lalu wanita pengembara yang datang untuk
memperingatkan kami itu kan Mr. Grant sebenarnya,
Mr. Terrill?" katanya.
"Tepat! Ketika kuketahui bahwa kalian detektif, aku
|arlas rerasa oarWa |a||ar l|da| garparg rurdur.
Karera |lu Crar||e |arlas reryarar seoaga| War|la
tua, lalu datang ke tempatmu untuk memperingatkan
|a||ar. Kusarg|a |a||ar pasl| la||ar oerar| dalarg
|ag| sele|ar |lu.
"Aku malah ingin tahu karenanya, Mr. Terrill,"
kata Jupiter. "Orang-orang lain, tak ada yang pernah
diperingatkan. Aku menjadi heran, kenapa justru
kami diberi tahu, jangan datang lagi. Hantu mana
rurg||r rau repol-repol rerper|rgal|ar rarus|al
Karenanya aku menarik kesimpulan, pasti manusia
yarg l|da| |rg|r |ar| dalarg |e Terror Casl|e.
"Lalu dari foto-foto yang dibuat oleh Bob, kulihat
oarWa oaju z|rar yarg ada da|ar Ruarg 0era l|da|
oeg|lu oer|aral. 8eg|lu pu|a perpusla|aar l|da|
oeg|lu oarya| deou d| lerpal |lu. Padara| rurar
yang sudah lama kosong, tentunya banyak debu. Aku
20 20Z
mendapat kesan, Terror Castle biarpun kosong, tapi
ada yarg reraWalrya.
0ar salu-salurya orarg yarg pa||rg oer|eperl|rgar
merawat tempat itu, tentu saja pemiliknya sendiri.
Stephen Terrill! Karenanya aku menarik kesimpulan,
Anda pasti masih hidup, Sir. Harus kuakui, malam
ini Anda nyaris menipu diriku, ketika Anda berperan
seoaga| |aWarar perye|urdup |rlerras|ora|. wa|lu
|lu a|u lerl|pu sesaal. Kurasa Arda yarg rerjad|
orang Arab yang tingginya sedang, lalu orang Cina
dar War|la lrggr|s. 3edarg Vr. 0rarl rerjad| Arao
yarg perde| serla War|la lua.
8elu|. |ala 3leprer Terr||| oer|||al-|||al jera|a.
Kar| rera|a| |o|e|s| raroul pa|su dar |oslur
milikku. Kami ingin menakut-nakuti kalian, biar
benar-benar kapok kemari. Menurut pendapatku, jika
diancam pembalasan dendam kawanan penyelundup,
oesar |erurg||rarrya |a||ar la||ar rau |ag| dalarg
ke puri. Soalnya, aku sudah kewalahan menghadapi
kenekatan kalian. Nah, begitulah ceritanya. Masih ada
lagi yang ingin kalian ketahui?"
war ras|r oarya|l se|ararg oaru|ar Pele
membuka mulut lagi. "Misalnya saja, mata yang
reralap dar| |u||sar oaja| oerrala salu.
"Itu mataku," kata Stephen Terrill. "Di belakang
lukisan-lukisan itu ada lorong rahasia, dan tepat pada
oag|ar rala |u||sar |lu lerdapal seouar |uoarg urlu|
rerg|rl|p.
20 20Z
Tap| |el||a a|u oersara 8oo |erud|ar dalarg
dan memeriksa lukisan itu, kami sama sekali tidak
menemukan lubang di situ," kata Pete.
"Setelah kalian lari pada malam pertama, lukisan itu
kuganti dengan lukisan lain yang sama," kata Stephen
Terrill. "Aku berjaga-jaga, karena menduga kalian pasti
|eroa|| rerer||sarya.
"Lalu bagaimana dengan Hantu Biru?" tanya Pete.
0ar orge| lua yarg rerperdergar|ar
musik aneh itu? Lalu kabut kengerian? Hantu dalam
cermin? Hembusan angin dingin dalam Ruang
Gema?"
"Aku segan memaparkannya," kata Mr. Terrill.
"Itu sama saja seperti tukang sulap, yang disuruh
rercer|la|ar oaga|rara cararya oerra|r su|apl
Kalau diceritakan, tidak asyik lagi menontonnya. Tapi
kalian berhak mengetahuinya, dan apabila kalian
oerar-oerar |rg|r
"Kurasa beberapa metode yang Anda pakai, sudah
bisa kuketahui sendiri, Sir," sela Jupiter. "Hembusan
hawa dingin, sebetulnya gas yang mengalir dari es
kering yang meleleh, dan datangnya dari lubang di
d|rd|rg. Vus|| arer |lu re|arar yarg d|ra|r|ar
terbalik, dengan pengeras suara. Hantu Biru, mungkin
|a|r |e|arou yarg d||urur| cal yarg oercaraya. Kaoul
Kengerian, sudah jelas asap dari semacam bahan
||r|a yarg d|rasu||ar |e da|ar |ororg lerseroury|
|eWal |uoarg-|uoarg |ec||.
208 209
"Kau benar, Nak," kata Stephen Terrill. "Dan tentunya
oeg|lu |au reryadar| oarWa sega|a perje|raar arer
itu disebabkan oleh manusia, kau lantas bisa menarik
|es|rpu|ar serd|r| lerlarg cara-cara rerc|pla|ar
sega|a ele| |lu.
"Betul, Sir," kata Jupiter. "Sedang hantu dalam
cermin, mungkin merupakan proyeksi gambar. Tapi
mengenai satu hal, saya tidak begitu pasti. Bagaimana
cara Arda rer|rou||ar perasaar ge||sar dar rger|
pada diri orang yang berada dalam puri?"
Jargar|ar |au r|rla a|u rercer|la|ar sega|a-
galanya padamu," pinta Mr. Terrill. "Aku ingin
menyimpan sebagian dari rahasiaku. Begini saja pun,
rencanaku sudah berantakan." Ia berhenti sebentar,
lalu melanjutkan, "Aku ingin memperlihatkan sesuatu
padamu. Lihatlah!"
Sambil berkata begitu, dibukanya pintu dari mana
ia tadi muncul, setelah bersalin rupa dari Pembisik
yang menyeramkan, menjelma menjadi Stephen
Terr|||. Terryala d| oa||| p|rlu |lu ada seouar ruargar
oesar yarg rerupa|ar |arar pa|a|ar. Narpa|
oeroaga| |oslur oergarlurgar d| d|rd|rg. Raroul
pa|su oerlurpu|-lurpu|. 0ar d| salu sudul lerdapal
tumpukan kaleng-kaleng bundar, yang biasanya
dipakai sebagai tempat menaruh flm.
"Di situ, dalam kamar itu ... di situlah Stephen Terrill
yang sejati. Segala kostum itu, rambut palsu, segala
flm yang disimpan dalam kaleng-kaleng itulah
diriku yang sejati. Sedang diriku ini cuma alat belaka,
208 209
yarg rerje|ra|ar sega|a |oslur dar raroul pa|su
|lu rerjad| lo|or-lo|or arer yarg rergr|darg|ar
|easy||ar rerorlor oag| oerjula-jula orarg d| se|urur
dur|a.
8erlarur-larur Terror Casl|e rerupa|ar
|eoarggaar|u yarg lera|r|r. 0| s|lu a|u ras|r o|sa
menakut-nakuti orang, dan bukan menjadi bahan
tertawaan. Dan selama itu aku berlatih keras,
rergr||arg|ar ucapar |ala-|ala dergar ||dar pe|al.
A|u juga sudar oero|cara dergar suara |eo|r oeral.
Aku melatih diri bersuara sebagai hantu, wanita, bajak
laut, orang Arab, orang Cina dan macam-macam
|ag|. A|u rerg|dar-|dar|ar a|ar larp|| |eroa|| dar
membuat flm baru.
"Tapi ternyata flm-flm seperti yang kubuat dulu,
sekarang sudah tidak digemari lagi. Sekarang flm-
flm hantu malah sering dibuat sebagai lelucon. Film-
flm hantu lama yang dihidangkan di televisi diberi
suara kocak serta ditambah suara-suara lucu, supaya
orarg lerlaWa. A|u l|da| rau j||a oa|al|u d|jad||ar
lerlaWaarl
Vr. Terr||| rarpa| oergejo|a| perasaarrya.
0|pu|u||arrya l|rjurya |e le|apa| largar. Napasrya
rerouru. 3e|ararg a|u l|da| purya apa-apa |ag|.
A|u l|da| o|sa |ag| rerjad| rarlu Pur| 3elar. 8ar|ar
pur| a|ar ler|epas dar| largar|u. A|u l|da| |ag| o|sa
menjadi Pembisik! Aku tidak tahu, apa yang harus
|u|a|u|ar se|arargl
210
la berhenti berbicara, untuk menenangkan
perasaarrya. 3aal |lu Jup|ler rerye|a. 3e|ara |lu |a
rarpa| oerp|||r |eras.
"Mr. Terrill," katanya, "kaleng-kaleng itu, isinya
segala flm seram yang pernah Anda perani, dan yang
sejak bertahun-tahun tidak pernah dilihat orang lain?"
Vr. Terr||| rergarggu|.
"Kenapa kau bertanya begitu?" katanya.
"Kurasa aku tahu akal, bagaimana Anda bisa
memperoleh puri Anda kembali, serta terus
rergasy|||ar orarg |a|r dergar ja|ar rera|ul-ra|ul|
mereka," kata Jupiter. "Begini maksudku "
Dan seperti biasa, ternyata Jupiter Jones mendapat
|de ger||arg.
211
Bab 19
MR. HITCHCOCK
MENGADAKAN KOMPROMI
Keesokan paginya, ketika mobil Rolls-Royce sedang
re|urcur reroaWa rere|a |e lo||yWood urlu|
mengunjungi Alfred Hitchcock, Jupiter kelihatannya
l|da| oeg|lu oarag|a. Pele laru |erapa |aWarrya |lu
begitu. Jupiter masih jengkel terhadap dirinya sendiri,
|arera l|da| o|sa rerar|| |es|rpu|ar oarWa Pero|s||
dar 3leprer Terr||| seoerarrya orargrya |lu-|lu juga.
Bob Andrews tidak ikut sekali itu, karena masih ada
pe|erjaar |a|r.
8eg|lu worlr|rglor rergala|ar oarWa da|ar
|ororg raras|a d| oaWar pur| oarya| oururg par||l
beterbangan," kata Jupiter setelah agak lama diam
saja, "aku langsung menyadari, burung-burung itu
pasl| |epuryaar Vr. Rex dar leroWorgar oaWar
larar |lu lerlu ujurgrya da|ar |ardarg d| rara |a
rere||rara oururg-oururg |lu. 0ar Vr. Rex |upa
rerulup p|rluryal Tap| a|u sara se|a|| oe|ur
rerduga. Vr. Rex |lu seoerarrya Vr. Terr|||.
"Tapi yang lain-lainnya, kan berhasil kauketahui
semuanya," kata Pete. "Sampai dengan kenyataan
oarWa 3leprer Terr||| ras|r r|dup Wa|au se|ara
212 213
oeoerapa Wa|lu |au serpal ler|ecor. Kau o|sa
oargga lerradap d|r|ru.
Tap| Jup|ler rarya rergge|erg|ar |epa|a.

Ka|| |r| rere|a l|da| rerga|ar| |esu||lar urlu|


oerjurpa dergar Vr. l|lcrcoc|. Perjaga d| geroarg
oesar re|aroa| seoaga| larda oarWa rere|a oo|er
terus. Beberapa saat kemudian, kedua remaja itu
sudar dudu| da|ar |arlor sulradara |eraraar |lu.
"Nah," kata Mr. Hitchcock dengan suara yang berat,
"ada yang hendak kalian laporkan?"
Kar| oerras|| rereru|ar rurar yarg ada
hantunya, Sir," kata Jupiter.
"Ah begitu?" Alis sutradara itu naik ke atas,
seakan-akan heran. "Lalu hantu yang ada di situ
seperti apa jenisnya?"
"Itulah repotnya," kata Jupiter berterus-terang.
"Hantunya seseorang yang masih hidup, bukan arwah
orarg ral|.
"Hmm menarik juga kedengarannya," kata
Mr. Hitchcock, la menyandarkan diri ke punggung
|urs|rya. Cooa cer|la|ar.
Mr. Hitchcock mendengarkan dengan tekun,
sererlara Jup|ler oercer|la dergar asy||. Kel||a
reraja |lu se|esa| rerapar|ar perga|ararrya
bersama kedua temannya, sutradara itu mengatakan,
A|u serarg rerdergar oarWa 3leprer Terr|||
212 213
ternyata masih hidup. Ia pemain flm yang ternama
pada jamannya. Tapi terus-terang saja, aku ingin tahu
oaga|rara cararya
menimbulkan suasana ngeri dalam purinya, sehingga
perasaar |lu rergr|rggap| sel|ap orarg yarg rasu|
|e s|lu.
"Katanya, ia segan menceritakan pada kami, Sir,"
jawab Jupiter. "Tapi saya rasa, saya tahu bagaimana
cararya. 3aya rerpe|ajar| seouar ou|u lerlarg
orgel, karena ingin membantu paman saya yang sibuk
rerasarg orge| lua yarg d|oe|| o|errya. 3aal |lu saya
rereru|ar |elerargar oarWa gelarar suo-sor||
jad| gelarar oury| rerdar yarg la| lerlarg|ap |ag|
o|er le||rga rarus|a rer|rou||ar pergarur arer
lerradap s|sler syaral ||la.
"Menurut dugaan saya, Sir, di antara pipa-pipa
suara orge| Vr. Terr||| yarg |alarya rusa| |lu ada
beberapa yang menimbulkan getaran tak terdengar,
yarg rerpergarur| syaral rarus|a. Ka|au orarg
yang merasakannya masih agak jauh, ia menjadi
gelisah. Tapi semakin dekat ke sumber getaran itu, ia
menjadi semakin gelisah, dan akhirnya merasa ngeri
yarg ra||r |ara sera||r rerurca|. Tap| lerlu saja
perasaaar |lu |eryap apao||a ||la oerada d| |uar pur|. llu
sudar d|uj| lerar-lerar saya pada sualu ra|ar.
Pete melirik Jupiter. Jadi itu rupanya sebabnya,
|erapa Jup|ler oer|eras reryururrya oeserla 8oo
dalarg |e Terror Casl|e pada rar| |lul Pele rerda|
211 215
mengucapkan kata-kata pedas. Tapi tidak sempat,
|arera Vr. l|lcrcoc| sudar |eo|r du|u oero|cara |ag|.
"Anak muda," katanya pada Jupiter, "kalian
kelihatannya berhasil baik, dalam menyibakkan
rahasia Terror Castle. Tapi kini, bagaimana dengan
Steve Terrill? Menurut pendapatku, kalian tidak
rero|org d|a dergar pery|rg|apar raras|arya |lu.
Jup|ler rarpa| aga| l|da| era| rerdergar
|ecarar |lu.
"Mr. Terrill punya gagasan, yang nampaknya sangat
digandrunginya," katanya berusaha menjelaskan. "Ia
oerra|sud rerda| reryerar|ar uarg yarg se|ara |r|
d|laourgrya dar| ras|| perjua|ar oururg-oururg par||l
ke bank, sebagai cicilan pertama pembayaran harga
purinya. Ia hendak membeli kembali puri itu dari bank,
Ia mempunyai rencana tertentu, dan saya yakin bank
pasl| oersed|a reroer| |red|l |ag| padarya apao||a
rerdergar perje|asarrya rergera| rercararya
|lu.
"Begini, Sir mula-mula ia hendak muncul kembeli
sebagai Stephen Terrill, bintang flm yang lama dikira
sudah mati, dan bertempat tinggal lagi di purinya.
Pasl| a|ar oarya| oer|la sersas| rergera| d|r|rya
da|ar |orar-|orar.
"Tentu saja," kata Mr. Hitchcock sambil melirik
Jupiter dengan hidung terangkat. "Lalu setelah itu?"
|a oerra|sud a|ar rerou|a pur|rya seoaga|
lerpal lorlorar. Terlu saja dergar rerar|| uarg
masuk. la hendak mempertunjukkan flm-flm seramnya
211 215
da|ar ruarg proye|s|. |a juga a|ar rerg|j|r|ar para
pengunjung berkeliaran dalam purinya, yang dibiarkan
|eadaarrya seperl| se|ararg. Para lur|s pasl| a|ar
datang berduyun-duyun untuk menonton flm-flmnya,
dar urlu| rer||ral| rasa rger| yarg d|l|rou||ar o|er
Kaoul Kerger|ar serla per|erg|apar |a|rrya yarg ada
da|ar pur| |lu.
Vr. Terr||| juga a|ar rerderorslras||ar
perararrya seoaga| oeroaga| lo|or serar yarg
pernah dimainkannya dalam berbagai flm, dengan
rera|a| oeroaga| |oslur yarg ras|r d|s|rpar
olehnya. Saya merasa pasti, rencananya itu akan
sargal su|ses.
lrr. Vr. l|lcrcoc| rergaral-aral| reraja
oerluour gerpa| yarg dudu| d| deparrya. Kurasa
rercara yarg oaru saja |aupapar|ar |lu oerasa|
dari gagasanmu, pemuda Jones. Tapi biarlah! Trio
0ele|l|l le|ar rerura||ar lugasrya dergar sargal
baik, walau tidak berhasil menemukan rumah yang
surggur-surggur oerrarlu oag||u. wa|au oeg|lu
a|u a|ar rerepal| jarj|. A|u a|ar reru||s|ar |ala
pengantar untuk kisah pengalaman kalian ini, apabila
sudar d|ou|u|ar |e|a|.
"Terima kasih, Sir," kata Jupiter. "Bagi kami, itu
oesar se|a|| arl|rya.
"Mungkin ini bisa menghibur perasaan kalian," kata
Vr. l|lcrcoc|. Terryala rereru|ar rurar yarg
benar-benar berhantu sulit sekali, sehingga akhirnya
21 21Z
aku terpaksa melepaskan rencanaku itu. Sekarang,
apa rencana kalian selanjutnya?"
Mulut Pete sudah gatal saja, ingin mengatakan
oarWa rercara rere|a se|ararg r|dup lerarg
dan santai, untuk melupakan berbagai pengalaman
serar yarg d|a|ar| |el||a sedarg rergusul r|sler|
Pur| 3elar. Tap| |ag|-|ag| Jup|ler |eo|r du|u rerou|a
ru|ul
"Kami ini penyelidik, Mr. Hitchcock. Karenanya kami
a|ar |argsurg rercar| |asus |a|r yarg per|u d|usul
raras|arya.
Vr. l|lcrcoc| re||r|| |e ararrya. Ruparya
sulradara |lu rery|rpar ra|sud lerlerlu.
Ka||ar |ar l|da| oerra|sud rerda| rer|rla
pada|u agar rau reru||s|ar |ala perdara|uar urlu|
kisah kalian yang berikut, jika itu ada?" katanya.
"Tidak Sir," kata Jupiter, Ia menjaga gengsi. "Saya
sara se|a|| l|da| oerra|sud oeg|lu. Tap| j||a Arda
serd|r| yarg rau
"Nanti dulu!" bentak Mr. Hitchcock, sehingga Jupiter
|argsurg lerd|ar. A|u sara se|a|| l|da| rergala|ar
oeg|lu. 3ara se|a|| l|da|l
"Memang tidak, Sir," kata Jupiter lirih.
Sutradara itu menatapnya selama beberapa saat,
|a|u rererus|ar |ala-|alarya.
A|u seoelu|rya rerda| rergaju|ar |asus
satu lagi pada kalian," katanya. "Seorang kawan
lamaku, dia dulunya biasa memainkan peran dalam
pementasan karya-karya Shakespeare, kawanku itu
21 21Z
rerpurya| see|or oururg rur|. 8ururg |lu se|ararg
hilang, entah ke mana. Kawanku sedih sekali, karena
|a sargal sayarg pada rur| |lu. Po||s| |e||ralarrya
tidak bisa banyak membantu. Harus kuakui, kalian
le|ar rerurju||ar |ecerd||ar da|ar rergusul
r|sler| yarg |a||ar radap| se|ara |r|. Jad| rurg||r
saja |a||ar o|sa oerras|| rereru|ar rur| yarg |eryap
|lu. Kecua|| saro|| oer|ala oeg|lu |a rerardarg
Pete dan Jupiter dengan kening berkerut, "kecuali jika
|a||ar rergarggap rercar| oururg rur| yarg r||arg
rerupa|ar lugas yarg ler|a|u garparg oag| Tr|o
0ele|l|ll
"Wah, sama sekali tidak, Sir!" Sekali ini Pete
berhasil lebih dulu menyerobot. Bagi dirinya, mencari
see|or rur| rerupa|ar lugas yarg pa||rg coco| urlu|
saat itu. Tugas santai! "Semboyan kami kan, Kami
menyelidiki apa saja!
0ergar serarg ral| |ar| rau reroarlu |aWar
Anda itu, Sir," kata Jupiter.
Vr. l|lcrcoc| lerseryur. 3eryurrya aga| arer.
3ea|ar-a|ar reryeroury||ar sesualu. Tap| rurg||r
juga, itu cuma perasaan Pete dan Jupiter saja.
"Kalau begitu, aku mau memperkenalkan kisah
kasus itu pula,"
"Terima kasih, Sir!" kata Pete dan Jupiter
sererpa|.
Tap| dergar salu syarall |ala Vr. l|lcrcoc| dergar
legas. Kasus |lu rarus rerar|| urlu| d|cer|la|ar.
Menurut pendapatku, kalau cuma menemukan burung
218
nuri, biarpun nuri itu gagap, tidak cukup menarik untuk
d|cer|la|ar. Ka|au |asus |lu lerryala garparg dar
biasa saja persoalannya, dengan sendirinya aku akan
|epas largar.
"Anda mengatakan tadi, burung itu gagap, Sir?"
tanya Jupiter. Matanya bersinar, menandakan bahwa
r|ralrya ru|a| l|rou|.
"Betul, begitulah kataku," jawab sutradara itu. "Kau
juga mendengar kata-kataku yang selanjutnya?"
"Ya, Sir!1 jawab Jupiter. "Selama ini saya belum
pernah mendengar ada nuri gagap. Yuk, Pete kita
sudar rerdapal |asus oarul
Turggu seoerlarl |ala Vr. l|lcrcoc|. Kedua
remaja itu tertegun di kursi masing-masing, sementara
sutradara kenamaan itu melanjutkan kata-katanya,
Kurasa |a||ar per|u rergelaru| rara dar a|aral
|aWar |ara|u |lu. la reru||s|arrya pada secar||
|erlas. lr| d|a
"Terima kasih, Sir," kata Jupiter. Dimasukkannya
kertas itu ke dalam kantong, lalu menuju ke luar
bersama Pete. "Kami akan memberi kabar nanti,
bagaimana hasil pengusutan kami, Sir."
Vr. l|lcrcoc| rerperral||ar rere|a perg|. |a
lerseryur s|rpu|. leoal juga ||sar perga|arar para
remaja itu, pikirnya. Rahasia Puri Setan. Hm!
TAMAT
218
Sanksi Pelanggaran Pasal 44:
Undang-undang Nomor 7 Tahun 1987 Tentang Perubahan atas
Undang-undang Nomor 6 Tahun 1982 Tentang Hak Cipta
Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan
atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin
untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling lama 7
(tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100.000,
(seratus juta rupiah).
Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamer-kan,
mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan
atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana
dimaksud dalam ayat (1), dipidana dengan pidana penjara
paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak
Rp 50.000.000, (lima puluh juta rupiah).
1.
2.
Selama lebih dari dua puluh tahun belum
ada seorang pun yang tahan berada di PURI
SETAN sepanjang malam. Hantu biru yang
bermain orgel, kabut kengerian, jeritan
menyeramkan, erangan dan desahan,
sanggup membuat orang yang terberani
sekalipun larl tunggang langgang.
Apa atau siapa yang menghantul puri
itu?
TRIO DETEKTIF bertekad untuk menyelidiki
nya dengan jalan mendatangi puri itu
pada malam hari!
Penerbit
PT Gramedia Pustaka Utama
Jl. Palmerah Selatan 24-26, Lt. 6
Jakarta 10270