Anda di halaman 1dari 5

NAMA NPM KELAS

: ANYTA HERA WAHYUNI : 1206322480 : A EKSTENSI 2012

___________________________________________________________________________ SYOK

Syok adalah kegagalan sirkulasi darah yanag bersifat umum dan merupakan gejala atau sindrom ( pringgoutomo, 2002). Syok adalah suatu keadaaan klinis akibat perfusi jaringan yang tidak adekuat (michael, 1998 ), sedangkan syok menurut wong, 2008 adalah kumpulan sindrom klinis yang dicirikan dengan perfusi jaringa tidak adekuat untuk memenuhi kebutuhan metabolik tubuh, yang mengakibatkan disfungsi selular dan akhirnya gagal organ. Jadi ,Syok adalah sindroma klinis yang terjadi akibat gangguan hemodinamik dan metabolik yang ditandai dengan kegagalan system sirkulasi untuk mempertahankan perfusi yang adekuat organ-organ vital tubuh. Gagal sirkulasi pada anak adlah akibat hipovolemia, perubahan tahanan vaskular perifer atau gagal pemompaan. Tanda tanda renjatan menurut pringgoutomo,2002 pasien dengan syok akan terlihat pucat dan lemas. Pada perabaan ektermitas terasa dingin, vena kolaps, nadi lemah dan cepat dengan jumlah denyut nadi .100/menit. Pada pengukuran tekanan darah akan memeperlihatkan hasil sangat rendah ( sistolik < 100mmHg). Jenis syok 1. Syok hipovolemik Penyebab 1). Kehilangan darah ( syok hemoragik ) a). Dapat akibat eksternal seperti melalui luka terbuka/trauma

b). Perdarahan inertnal daat menyebabkan syok hipovolemik jika perdarahan dlam toraks,abdomen,retropritoneal atau tungkai atas 2). Kehilangan plasma merupaan peningkatan permeabilitas kapiler dikaitkan dengan akibat dari luka bakar, cedera berat atau inflamasi peritoneal, hipoproteeinemia 3). Kehilnagan cairan dapat disebabkna oleh hilangnya cairan secara berlebihan melalui jalur gastrointestinal,urinarius tau ehilangan lainnya tanapa adanya penggantian yang adekuat seperti muntah, diare, diuresis glikosurik, heatstroke Karakteristik 1). Penurunan ukuran kompartemen vaskular 2). Penurunan tekanan darah 3). Pengisian kapiler buruk 4). Tekanan vena sentral rendah 2. Syok Distributif Karakteristik : a. penurunan tahan vaskular perifer b. ketidakadekuatan perfusi jaringan secara nyata c. peningkatan kapasitas vena dan penumpukan darah di vena d. penurunan akut pada aliran balik darah ke jantung e. penurunan curah jantung Macam macam syok Distributif : 1). Syok septik Sindrom klinik yang dicetuskan oleh masuk dan menyebarnya produk organisme ke dlam sistem vaskuler sehingga menyebabkan terjadinya hipotensi yang tidak

memebaik dengan resusitasi cairan, kegagalan pada mikrosirkulasi, penurunan perfusi jaringan dan gangguan metabolisme seluler Penyebab 1). Penyebab paling sering adalah bakterimia dan organisme enterik gram negatif yaitu escherichia coli, klebsiella enetobacter, proteus, psedomonas. 2). Faktor lain berupa penyakit kronis seperti diabetes, sirosis imunosuprsi atau tindakan post op. b). Syok Anafilaktif Anafilaksis adalah reaksi yang timbul beberapa detik-menit setelah seseorang terpajan oleh alergen atau faktor pencetus non alergen seperti zat kimia ,obat. Anafilaksis dapat terjadi tanpa adanya hipotensi dimana obstruksi saluran napas merupakan gejala utamanya. Syok anafilaksis : merupakan manifestasi klinis dari anafilaksis yang ditandai dengan adanya hipotensi dan kolaps sirkulasi darah Penyebab suntikan :AB (penicilin,sefalosporin),anestesi gigitan serangga. c). Syok Neurogenik Pada syok neurogenik terjadi gangguan perfusi jaringan yang disebabkan karena disfungsi sistim saraf simpatis sehingga terjadi vasodilatasi. Misalnya : trauma pada tulang belakang. penyebab: 1) Trauma medula spinalis dengan quadriplegia atau paraplegia (syok spinal).Rangsangan hebat yang kurang menyenangkan seperti rasa nyeri hebat pada fraktur tulang. 2) Rangsangan pada medula spinalis seperti penggunaan obat anestesi spinal/lumbal. 3) Trauma kepala (terdapat gangguan pada pusat otonom).

4) Suhu lingkungan yang panas, terkejut, takut 3. Syok Kardiogenik Gangguan yang disebabkan oleh penurunan curah jantung sistemik pada keadaan volume intravaskular yang cukup dan dapat mengakibatkan hipoksia jaringan. Karakteristik : penurunan curah jantung penyebab: 1) Setelah pembedahan untuk penyakit jantung kongenital 2) Gagal pemompaan primer, miokarditis, trauma miokard, gagal jantung kongestif 3) Disritmia, takikardi atrial paoksimal, blok atrioventrikular dan disritmia ventrikular 4) Sekunder akibat miokarditis atau abnormalitas biokimia

DAFTAR PUSTAKA Eliatam, Michael . 1998. Penuntun Kedaruratan Medis. Jakarta : EGC
Suastika, Ketut. 1999. Gawat Darurat di Bidang Penyakit Dalam. Jakarta : EGC Pringgoutomo, Sudarto. 2002. Buku Ajar Patologi I ( umum ). Jakarta : Sagung Seto Arvin, Nelson. 2000. Ilmu Kesehatan Anak Edisi 15. Jakarta : EGC. Wong , Donna. 2008. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Edisi 6. Jakarta : EGC