Anda di halaman 1dari 4

S4.

14

GEOTEXTILE WOVEN

S4.14 (1) Umum Geotekstil untuk perkuatan timbunan harus memenuhi persyaratan spesifikasi. Kontraktor harus menunjukkan contoh material yang disertai sertifikasi pabrik pembuat kepada Pemimpin Proyek untuk diperiksa dan disetujui. Contoh-contoh ini harus diseleksi oleh Pemimpin Proyek bersama-sama dengan contoh dari lapangan untuk disetujui.

S4.14 (2) Sifat-sifat Fisik a. Geotekstil harus dari jenis yang dianyam (woven) dan terbuat dari serat menerus dengan bahan polimer polyester bermodulus-tarik tinggi pada arah memanjang (warp/machine direction) dan dari bahan polimer polyamide pada arah melebar (weft/cross-machine direction). Kualitas dari polimer yang dipakai harus bersertifikasi dari pabrik, tahan terhadap asam, alkali dan zat kimia di dalam rentang pH 2 9 dan tidak mengalami hidrolisis pada kondisi iklim tropis. b. Geotekstil yang terbuat dari potongan-potongan bahan fiber, limbah fiber, hasil daur ulang dari fiber tidak dapat diterima. c. Geotekstil harus memiliki daya tahan terhadap pengaruh mikro biologi. d. Setiap rol geotekstil yang dikirimkan ke lapangan, harus mempunyai tingkat/kelas dan nomor produksi yang tertera jelas pada panjang interval tertentu untuk maksud pemeriksaan visual.

S4.14 (3) Penyimpanan dan Pemasangan a. Geotekstil yang dikirim ke lapangan harus dengan suatu pelindung yang membungkus material tersebut terutama dari sinar matahari. Penyimpanan dan pemasangan gulungan geotekstil tersebut tidak boleh mengakibatkan kerusakan fisik. b. Pemasangan geotekstil harus sesuai dengan petunjuk yang dikeluarkan oleh pabrik. Geotekstil harus dihamparkan secara memanjang dengan tepat. Geotekstil harus dipasang pada lokasi seperti yang dicantumkan pada Gambar Rencana atau atas petunjuk Konsultan Pengawas. c. Permukaan tanah tempat geotekstil akan digelar, haruslah bersih dari bendabenda tajam/runcing seperti akar pohon dan batuan-batuan yang dapat menimbulkan kerusakan pada geotekstil.

SU4 - 39

d. Permukaan tanah harus rata. Ketidakrataan permukaan tidak boleh melebihi 10 cm dan kemiringan melintang permukaan tidak lebih dari 5 %. e. Overlap harus tepat untuk memastikan semua daerah yang perlu diperkuat terpasang geotekstil selama waktu pelaksanaan dan sesudah itu selama masa pelayanan atau umur rencana dan struktur. Alternatif lain dari overlap dapat dilaksanakan dengan menjahit dengan menggunakan mesin jahit ketik ganda portabel dan khusus untuk benang polyester dan polyamide. f. Penyambungan geotekstil harus dengan jahitan ganda dengan jarak 50 mm sampai dengan 100 mm dari tepi geotekstil yang disambung. g. Penimbunan material urugan setelah penggelaran Geotekstil harus dilakukan dengan baik sehingga Geotekstil tidak mengalami beban melebihi tegangan ijin material. Material timbunan harus disebarkan secara merata tiap lapis dengan tinggi timbunan tidak boleh lebih dari 50 cm, dan penimbunannya harus dilakukan pada satu arah dan dimulai dari satu titik tertentu. Peralatan konstruksi tidak boleh berada langsung di atas geotekstil dan baru dapat diijinkan beroperasi di atasnya bila tinggi urugan telah mencapai paling tidak 30 cm. Kerusakan geotekstil selama penimbunan material urugan harus diperbaiki atas petunjuk Konsultan Pengawas.

S4.14 (4) Sifat-sifat Mekanik dan Hidrolik Geotekstil harus memenuhi semua persyaratan seperti yang tersebut di bawah melalui metoda pengujian yang sama :
Sifat-sifat Sifat Fisik Massa Ketebalan Warna Satuan Metoda Pengujian Nilai

g/m2 mm -

ASTM D 5261-92 ASTM D 5199-91

250 0.7 Hitam

Sifat Mekanik Strip Tensile (Wrab/Weft) Elongation at Max. Load (Wrab/Weft) Grap Tensile Strength (Wrab/Weft) Elongation at Max. Load (Wrab/Weft) Trapezoidal Tear Strength (Wrab/Weft)

kN/m % N % N

ASTM D 4595-94 ASTM D 4595-94 ASTM D 4632-91 ASTM D 4632-91 ASTM D 4533-91

52/52 20/20 1750/1750 22/22 800/800

Sifat Hidrolis Pore Size O95 Water Permeability

m l/m2/s

ASTM D 4751-95 100 mm water head

250 7.5

SU4 - 40

S4.14 (5) Kontrol Kuantitas Kontraktor harus mencatat dengan baik setiap lembar geotekstil yang terpasang, termasuk lokasi, tanggal, waktu mulai dan selesai, dan ukuran geotekstil yang terpasang. Pencatatan harus juga mencakup penyambungan lembaran geotekstil.

S4.14 (6) Metoda Pengukuran Pengukuran untuk pembayaran pada pekerjaan yang telah diselesaikan dan diterima didasarkan atas meter persegi. Nomor dan Nama Mata Pembayaran 4.14 (1) 4.14 (2) Geotextile Woven (Ult. Strg 50 kN) Geotextile Woven (Ult. Strg 400 kN) Satuan Pengukuran meter persegi meter persegi

SU4 - 41

S4.15

GEOTEXTILE NON WOVEN Pekerjaan sebagaimana diuraikan dalam Pasal S6.10 Geotextile Woven diberlakukan sama untuk Geotextile Non Woven ini, kecuali syarat-syarat bahan. Syarat bahan Geotextile Non Woven harus sesuai dengan tabel berikut ini :
Sifat Standar Test (ave) (md/cd) (O90) ISO 10319 ISO 10319 ISO 12956 Unit kN/m % mm l/m2/s l/m /s m/s
2

Nilai Continuous filament, nom woven needle punched 100 % polypropylene, UV stabilized No influence at PH range 2-13 11.5 75/35 0.10

Physical characteristic Polymer Chemical resistance Tensile strength Tensile elongation Effective opening size Vertical water flow : 50 mm head 100 mm head Vertical permeability Horizontal water flow 20 kPa 200 kPa Nominal mass Thickness Grab strength Grab elongation Rod puncture resistance Apparent opening size Permittivity (O95) 2 kPa (md/mc) (md/mc)

ISO 11058 ISO 11058 ISO 11058

90 176 3 x 10-3

ISO 12958 ISO 12958 ISO 9864 ISO 9863 ASTM D 4632 ASTM D 4632 ASTM D 4833 ASTM D 4751 ASTM D 4491

l/m.h l/m.h g/m


2

7 2.2 155 1.5 690/600 75/40 310 0.25 2.7

mm N % N mm s
-1

S4.15 (1) Dasar Pembayaran Pekerjaan yang diukur harus dibayar menurut Harga Satuan Kontrak untuk nomor dan mata pembayaran di bawah ini. Harga dan pembayaran sudah merupakan kompensasi penuh untuk seluruh pekerja, bahan, peralatan, penyambungan dan biaya tambahan lainnya yang diperlukan sebagaimana diuraikan dalam Pasal ini. Nomor dan Nama Mata Pembayaran 4.15 Geotextile Non Woven (Geogrid) Satuan Pengukuran meter persegi

SU4 - 42