Anda di halaman 1dari 14

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi

GANGGUAN MAKAN DAN GANGGUAN ELIMINASI


dr. Vista Nurasti P, Mkes, SpKJ (Kamis, 19 September 2013/07.30-09.30/Amphi E)

I.

GANGGUAN MAKAN Dibawah judul gangguan makan, ada dua sindrom penting yang jelas, yaitu Anoreksia Nervosa dan Bulimia Nervosa. Gangguan bulimia yang kurang khas juga dimasukkan dalam kelompok ini seperti makan berlebihan jika hal ini berhubungan dengan gangguan psikologis. Gangguan makan juga bisa berupa muntah karena gangguan psikologis, namun yang dibahas dimateri ini hanya Anoreksia Nervosa dan Bulimia Nervosa. 1. Anoreksia Nervosa Secara terminologi, anoreksia berarti kehilangan nafsu makan. Secara klinis pasien tidak memiliki nafsu makan dan biasanya dibawa ke dokter oleh orang terdekatnya, karena keadaan pasien dengan anoreksia sangat memprihatinkan. Anoreksia pada psikiatri berbeda dengan anoreksia pada penyakit dalam (misalnya Anoreksia Berry), pada psikiatri penekanan gangguan makannya yang disebabkan oleh masalah psikis, lebih ditekankan pada nervosa-nya sehingga disebut anoreksia nervosa. Menurut definisinya, Anoreksia Nervosa ini (selanjutnya disebut AN) merupakan sebuah gangguan makan yang ditandai dengan penolakan untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang berlebihan terhadap peningkatan berat badan akibat pencitraan diri yang menyimpang. (Source : slide 2 Gangguan Makan dr. Vista Nurasti). Sementara menurut Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa III (selanjutnya disebut PPDGJ-III) oleh Departemen Kesehatan R.I (bukan buku saku) hal. 228 menjelaskan yang dimaksud dengan AN adalah suatu gangguan yang ditandai oleh penurunan berat badan yang disengaja, yang dimulai dan/atau dipertahankan oleh pasien. Gangguan terjadi umumnya pada gadis remaja atau wanita muda karena biasanya mereka menganggap cantik itu identik dengan langsing, tetapi dapat juga terjadi pada remaja laki atau pria muda meskipun sangat jarang, demikian pula pada anak menjelang pubertas atau pada wanita menjelang menopause. Penderita AN selalu berusaha mati-matian untuk menjadi kurus, bahkan seringkali sampai kelaparan. Hal ini dapat terjadi karena adanya 156 distorsi image, yaitu pencitraan diri yang menyimpang. Ia ingin kurus dan sering ketakutan luar biasa pada kegemukan.
Siapa hayoo artis Hollywood yang menderita anoreksia? Dasar gemu youve k!! lost. Jane Vonda, Victoria Beckham

FYI!!!

Dont waste your time looking back on what traveled backwards Varo 19 I varo 26

Move on, for life is not meant to be

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi

Oh betapa gemuknya diriku

Distorsi Image

Penderita AN merasa dirinya gemuk, padahal kenyataannya sangat kurus. Pemahaman bahwa dirinya gemuk hampir mirip dengan waham. Artinya sekurus apapun aslinya atau walaupun tubuhnya suduh kurus kering, dia masih menganggap badannya gemuk sehingga akan terus menerus menurunkan berat badannya dengan cara yang ekstrim, itu yang disebut distorsi image. Sebenarnya penderita AN juga mengalami rasa lapar karena pada dasarnya semua makhluk hidup itu membutuhkan nutrisi yang didapatkan dari makan, namun karena takut gemuk sehingga mereka menekan rasa laparnya. Ada beberapa tipe anoreksia, yaitu : Tipe pembatas (restricted type): membatasi asupan makanannya dengan ketat (misalnya menghindari makanan yang mengandung karbohidrat, gula, dst), tetapi kadang ada suatu waktu dimana dia akan makan, tapi setelah itu ia merasa menyesal dan sangat ketakutan sehingga kemudian dia akan memuntahkan kembali makanannya atau menggunakan laksatif atau diuretic; Tipe pesta makan/mencahar (binge eating/purging type): terlibat dalam pesta makan secara teratur seperti orang normal lainnya, karena pada dasarnya orang dengan AN juga memiliki nafsu makan yang normal, namun karena ketakutannya yang tidak rasional sehingga dia akan memuntahkan kembali makanannya atau menggunakan laksatif atau diuretic. Keinginan makan pada penderita AN biasanya disalurkan dengan hobi memasak, melihat majalah masakan, dst. 1) EPIDEMIOLOGI ANOREKSIA NERVOSA Onset: awal 20 tahun; Terjadi 0,5-1% pada gadis remaja; 10-20x lebih sering pada wanita, tetapi pria juga bisa 156 mengalami; Paling sering terjadi pada negara maju, karena di zaman sekarang sebenarnya yang menentukan konsep cantik itu industri, misal cewek terlihat cantik jika bertubuh langsing, berkulit putih, berambut panjang, dst;

Dont waste your time looking back on what youve lost. Move on, for life is not meant to be traveled backwards Varo 19 I varo 26

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi Frekuensi tertinggi pada wanita muda dengan profesi yang memerlukan kekurusan (model, penari balet, pesenam, pramugari, dst). 2) ETIOLOGI ANOREKSIA NERVOSA (1)Faktor Biologis Opiat Endogen mungkin memberikan konstribusi pada penyangkalan dan keadaan lapar pasien AN. Opiat Endogen berfungsi untuk menahan rasa lapar (rasa

senang juga). Pada penderita AN ataupun Bulimia, opiat endogen-nya cenderung tinggi, sehingga mungkin awalnya akan kelaparan, tapi lama kelamaan jadi tidak lapar lagi (beradaptasi). Penelitian sebelumnya menunjukkan peningkatan berat badan yang berarti pada beberapa pasien yang diberi opiat antagonis (Opiat endogen turun sehingga penderita dapat merasakan lapar kembali); Kelaparan terjadi perubahan biokimia, yang sebagian juga ada pada pasien depresi, seperti hiperkortikolemia dan non supresi dari dexamethason. Juga terlibatnya neurotransmitter serotonin yang menurun bisa menyebabkan penurunan nafsu makan. Fungsi tiroid juga tertekan; Kelaparan juga menyebabkan amenorrhea. Karena terlibatnya neurotransmitter sehingga fungsi hormon juga terganggu, yaitu penurunan luteizing follicle-stimulating dan gonadotropin-releasing hormon. Meskipun begitu, beberapa pasien AN menderita amenorrhea sebelum kehilangan berat badan yang signifikan. Amenorrhea sering dijadikan patokan berhasil tidak-nya suatu diet oleh para artis atau model, mereka mengira diet mereka berhasil jika sudah tidak mengalami amenorrhea. Amenorrhea adalah terhentinya menstruasi secara abnormal (Dorland 31 : 68). 156 (2)Faktor Sosial Pasien AN menemukan dukungan atas perilaku mereka dan pandangan masyarakat akan kekurusan tubuh dan olah raga;

Dont waste your time looking back on what youve lost. Move on, for life is not meant to be traveled backwards Varo 19 I varo 26

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi Tidak ada gambaran keluarga yang spesifik untuk AN. Walaupun begitu, ditemukan bukti yang menunjukkan pasien-pasien AN mempunyai masalah hubungannya dengan keluarga dan penyakit mereka; Pasien AN mempunyai sejarah keluarga yang depresi, ketergantungan alkohol, atau gangguan makan. Bisa juga ini merupakan usaha mereka untuk mencapai kebebasan, karena pada kebanyakan kasus AN adalah anak yang masih dibawah kontrol orang tuanya. (3)Faktor Psikologis Faktor psikososial dan psikodinamik. AN adalah sebagai suatu reaksi dari tuntutan remaja untuk kebebasan yang lebih dan peningkatan fungsi sosial dan sexual mereka; Pasien AN umumnya kurang percaya diri, banyak dari mereka merasa tubuh mereka dibawah kontrol orang tua mereka. Melaparkan diri sendiri mungkin merupakan usaha untuk mendapat pengakuan sebagai orang yang spesial dan unik. 3) PEDOMAN DIAGNOSIS ANOREKSIA NERVOSA Dalam PPDGJ-III, pedoman diagnostik AN meliputi: Ciri khas gangguan adalah mengurangi berat badan dengan sengaja, dipacu dan atau dipertahankan oleh penderita. Untuk suatu diagnosis yang pasti, dibutuhkan hal-hal seperti dibawah ini: a) Berat badan tetap dipertahankan 15 % dibawah yang seharusnya (baik yang berkurang maupun yang tidak pernah dicapai) atau Quatelets body mass index : adalah 17,5 atau kurang [Quatelets body mass index = berat (Kg)/tinggi (M2)]. Pada penderita pria pubertas bisa saja gagal mencapai berat badan yang diharapkan selama periode pertumbuhan; b) Berkurangnya berat badan dilakukan sendiri dengan menghindarkan makanan yang mengandung lemak dan salah satu atau lebih dari hal-hal yang berikut ini : Merangsang muntah oleh diri sendiri; Menggunakan pencahar; Olah raga berlebihan; Memakai obat diuretika. penekan nafsu makan dan atau 156

c) Terdapat distorsi body image dalam bentuk psikopatologi yang spesifik dimana ketakutan gemuk terus menerus menyerang penderita, penilaian yang berlebihan terhadap berat badan yang rendah; d) Adanya gangguan endokrin yang meluas, melibatkan hypothalmic-pituitary ayis, dengan manifestasi pada wanita
Dont waste your time looking back on what youve lost. Move on, for life is not meant to be traveled backwards Varo 19 I varo 26

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi sebagai amenorrhea dan pada pria sebagai kehilangan minat dan potensi seksual. (Suatu kecualian adalah perdarahan vagina yang menetap pada wanita anoreksia yang menerima terapi hormon, umumnya dalam bentuk pil atau kontrasepsi), juga dapat terjadi kenaikan hormon pertumbuhan, naiknya kadar kortisol, perubahan metabolisme periperal dan hormon tiroid dan sekresi insulin abnormal. e) Jika onsetnya terjadi pada masa prepubertas, perkembangan puber tertunda atau dapat juga tertahan (pertumbuhan berhenti, pada anak perempuan buah dadanya tidak berkembang dan terdapat amenorrhea primer, pada anak laki-laki genitalianya tetap kecil). Pada penyembuhan, pubertas kembali normal, tetapi menarche terlambat. Menarche adalah onset atau permulaan menstruasi (Dorland 31 : 1317).
Olah raga duyuu biar seksi ;3

Oh Tuhan, kontroversi hatiku mengatakan kalau my body gemuk sekali

156

Ayo tebak, aku cewek Dont wasteatau your time cowok? traveled backwards

Ah, Luna looking back on what youve lost. Move on, for life is not meant to be Maya, Jupe, kalah seksi sama aku...

Varo 19 I varo 26

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi

4) PENATALAKSANAAN ANOREKSIA NERVOSA Terapi yang menyeluruh dibutuhkan untuk menangani kasus AN, termasuk didalamnya hospitalisasi jika dibutuhkan dan psikoterapi terhadap individu dan keluarganya. (1)Psikoterapi Mayoritas pasien anoreksia nervosa membutuhkan intervensi yang berlanjut setelah keluar dari rumah sakit. Salah satunya dengan psikoterapi yang berorientasi pada insight hanya berguna pada pasien AN yang telah stabil. (2)Hospitalisasi (bukan hospitalisisasi) Pertimbangan utama dalam penanganan AN adalah mengembalikan keadaan gizi pasien, sebab dehidrasi, kelaparan dan gangguan keseimbangan elektrolit dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Pada beberapa kasus, kematian. Keputusan untuk menghospitalisasi pasien didasarkan pada kondisi medis umum pasien dan menjamin kerja sama pasien. (3)Terapi Biologis Anti depresan sering digunakan dan sering berguna. Siproheptadin (periactin) mungkin membantu, karena 156 khasiat samping yang menambah berat badan. Anti depresan sertonik seperti fluoxetine, sertralin dan paroxetine mungkin dapat membantu.
Dont waste your time looking back on what youve lost. Move on, for life is not meant to be traveled backwards Varo 19 I varo 26

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi Beberapa bukti menunjukkan elektrokonvulsiva terapi (ECT) berguna bagi kasus-kasus AN tertentu dan gangguan depresi mayor.
Dan prematur

5) PROGNOSIS ANOREKSIA NERVOSA Perjalanan penyakit AN bervariasi, tumbuh spontan tanpa pengobatan sembuh setelah terapi yang bervariasi, berat badan yang turun naik diikuti relaps, penyakit yang secara berangsurangsur memburuk dan berakhir dengan kematian akibat komplikasi dari kelaparan; Secara umum, prognosa tidak bagus, penelitian menunjukkan tingkat mortalitas antara 5-18 %; Indikasi bahwa penyakit sudah membaik adalah pangakuan akan kelaparan, berkurang penyangkalan, ketidakdewasaan yang berkurang dan membuktikan penghargaan terhadap diri sendiri. 30 50 % dari pasien AN memiliki gejala bulimia nervosa, dan biasanya gejala bulimia terjadi kurang dari 1 tahun setelah timbulnya AN. (Source : slide 1-19 Gangguan Makan dr. Vista Nurasti).

156

Dont waste your time looking back on what youve lost. Move on, for life is not meant to be traveled backwards Varo 19 I varo 26

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi 2. Bulimia Nervosa Bulimia Nervosa (selanjutnya disebut BN) dalam bahasa Yunani artinya sapi jantan merupakan episode rekuren makan sejumlah besar makanan diikuti dengan usaha untuk menghilangkan makanan yg dikonsumsi (purging). Berbeda dengan anoreksia, pasien dengan bulimia cenderung makannya banyak, tetapi setelah kenyang akan timbul rasa bersalah dan ingin mengeluarkan Aduuh ada yang semua makanan yang dia makan, cara nyangkut yang dilakukan adalah dengan muntah, nih... menggunakan laksatif atau diuretik atau olah raga berlebihan. Dan secara fisik pun penderita AN dan penderita BN dapat dibedakan karena pada pasien BN dapat mempertahankan berat badan yang normal. Ada beberapa tipe Bulimia, yaitu: Purging bulimia: secara teratur terlibat dalam muntah yg diinduksi sendiri atau menggunakan laksantif atau diuretik secara keliru; Nonpurging bulimia: menggunakan perilaku kompensasi yg tidak sesuai untuk mencegah kenaikan bert badan seperti berpuasa atau berolah raga secara berlebihan. 1) PREVALENSI BULIMIA NERVOSA 1-3% wanita muda; Lebih sering pada wanita; Onset pada masa remaja; Hampir 40% wanita perguruan tinggi. 2) ETIOLOGI BULIMIA NERVOSA (1) Faktor biologi: adanya peran neurotransmiter serotonin dan norepinefrin; (2) Faktor psikologis: lebih bertujuan untuk mengungkapkan, marah dan impulsive. Kebanyakan penderitanya memiliki ketergantungan alkohol, mengutil dan labilitas emosi; (3) Faktor sosial: kedudukan tinggi dan perlu berespon terhadap tekanan sosial untuk menjadi kurus. Pasien bulimia terdepresi, depresi familial tinggi. Keluarga kurang dekat, lebih konfliktual. 156 3) DIAGNOSIS BULIMIA NERVOSA (1) Terdapat preokupasi yang menetap untuk makan dan ketagihan terhadap makanan yang tidak bisa dilawan; penderita tidak berdaya terhadap episode makan berlebihan dimana makanan dalam jumlah yang besar dimakan dalam waktu yang singkat; (2) Pasien berusaha melawan efek kegemukan dengan cara seperti berikut:
Dont waste your time looking back on what youve lost. Move on, for life is not meant to be traveled backwards Varo 19 I varo 26

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi Merangsang muntah oleh diri sendiri; Menggunakan pencahar berlebihan; Puasa berkala; Memakai obat-obatan sperti penekan nafsu makan, sediaan tiroid atau diuretika. Jika terjadi pada penderita diabetes, mereka akan mengabaikan pengobatan insulinnya.

(3) Gejala psikopatologinya terdiri dari ketakutan yang luar biasa akan kegemukan dan penderita mengatur sendiri batasan yang ketat dari ambang berat badannya, sangat di bawah berat badan sebelum sakit dianggap berat badan yang sehat atau optimal. Seringkali tetapi tidak selalu, ada riwayat episode anoreksia nervosa sebelumnya, interval antara kedua gangguan tersebut berkisar antara beberapa bulan sampai beberapa tahun. Episode sebelumnya ini dapat jelas terungkap, atau dalam bentuk ringan yang tersembunyi dengan kehilangan berat badan yang sedang dan atau suatu fase sementara dari amenore. Bulimia nervosa harus dibedakan dari gangguan depresif, walaupun penderita bulimia sering mengalami gejala-gejala depresi. 4) TERAPI BULIMIA NERVOSA (1) Psikoterapi : individual, kelompok dan keluarga; (2) Farmakoterapi: medikasi antidepresan dapat menurunkan pesta makan dan mencahar terlepas dari adanya gangguan mood. Antideprresan yg digunakan: imipramin, desipramine, trazodone, maoi dan fluoxetine. (Source : slide 20-29 Gangguan Makan dr. Vista Nurasti). II. GANGGUAN ELIMINASI Gangguan eliminasi terdiri atas : Enkopresis Enuresis 156 tempat apakah

1. Enkopresis 1) Definisi Enkopresis Pengeluaran feses di yang tidak sesuai, terlepas pengeluarannya adalah tidak disadari atau disengaja. 2) Epidemiologi Enkopresis
Dont waste your time looking back on what youve lost. Move on, for life is not meant to be traveled backwards Varo 19 I varo 26

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi 95% pada usia 4 tahun; 99% pada usia 5 tahun; frekuensi sampai tidak ada pada usia 16 tahun; > 4 tahun : 3-4 kali lebih banyak pada anak laki. 3) Etiologi Enkopresis Tidak adanya latihan toilet yang tepat atau latihan tidak adekuat; Mungkin disertai dengan maslah perkembangan neurobiologi lain: distraktibilitas yang mudah, rentang atensi yang pendek, toleransi frustasi yang rendah, Ada seorang anak kelas 6 hiperaktivitas dan koordinasi SD masih sering ngompol, nyang buruk;
kira-kira pertanyaan apa yang harus kita ajukan kepada penderita maupun keluarganya? Tidak ada riwayat stres dalam hidupnya, sekolahnya tidak bermasalah, nilainya bagus-bagus, tidak bermasalah dengan adiknya, orang tua berpindidikan cukup, perhatian orang tua juga cukup, kira-kira apa penyebabnya? Perlu kah ditanyakan tentang tempat tinggalnya?

Dapat dicetuskan oleh peristiwa kehidupan seperti kelahiran adik atau pindah rumah; Setelah periode inkontinensia yang lama suatu regresi setelah stres tertentu : perpisahan dari orang tua, mulai sekolah; Megakolonpsikogenik. Anak dengan enkopresis selalu menahan fesesnya sehingga kemungkinan akan terjadi konstipasi, baik secara sengaja ataupun tidak sengaja akan menyakitkan, hal ini dapat menyebabkan terjadinya megakolon pada anak tersebut.

(Temen-temen pada bersahutan, suhu tempat tinggalnya, Dok!, listrik-nya, Dok!, letak kamar mandinya!) Ternyata masalahnya adalah kamar mandi dirumah si anak ini Case! letaknya diluar rumah dan antara rumah dan kamar mandi itu banyak pohon, gak ada listrik juga, kalau malam pengen buang air mbangunin bapaknya, bapaknya gak mau nganter, akhirnya ngompol aja deh! Apa solusinya?

4) Diagnosis Enkopresis Keluarnya feses berulang kali di tempat yang tidak tepat (misalnya pakaian atau lantai) apakah tidak disadari atau disengaja; Sekurangnya satu kejadian tersebut dalam 156 sebulan selama sekurangnya tiga bulan; Usia kronologis sekurangnya 4 tahun (atau tingkat perkembangan yang ekuivalen); Perilaku bukan semata-mata karena efek fisiologis langsung dari suatu zat (misalnya

(temen-temen pada bersahutan tidur back di on what youve lost. Move on, for life is not meant to be Dont waste your time looking kamar mandi! , ganti traveled backwards Varo 19 I varo 26 , pake bapaknya!

pohonnya!, pindah rumah!)

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi

5) Gambaran Klinis Enkopresis

Sebenarnya solusi yang laksatif) suatu kondisi medis umum kecuali melalui mekanisme yang tepat belikanatau saja pispot, konstipasi. jadimelibatkan kalau tengah malam pengen buang air kan jadi gampang!

Perilaku yang tidak sesuai jika marah pada tokoh orang tua, mungkin pada kasus kelahiran saudara kandung sehingga anak tersebut marah karena perhatian dari ibunya lebih pada adiknya yang baru lahir; Pola gangguan menentang oposisional; Pengembangan perilaku untuk mencuri perhatian negatif. 6) Pemeriksaan Patologi dan Laboratorium Enkopresis Tidak ada tes yang spesifik; Menyingkirkan penyakit medis seperti hirschsprung. Diagnosis Banding: o o o o Nutrisi yang buruk; Penyakit struktural pada anus, rectum dan kolon; Efek samping obat; Gangguan medis non gastrointestinal.

7) Prognosis Enkopresis Hasil akhir tergantung pada penyebab kronisitas gejala dan masalah perilaku penyerta; Anak yang enkopretik memiliki harga diri yang rendah dan menyadari penolakan diri mereka yang terus menerus; Secara psikologis mungkin tampak tidak perduli pada gejala atau sebagai cara mengekspresikan kemarahan. 8) Terapi Enkopresis Psikoterapi : Meredakan ketegangan keluarga; Untuk mengobati reaksi anak terhadap gejala mereka; Untuk menjawab psikodinamika pada anak-anak.

Teknik perilaku. 2. Enuresis 1) Definisi Enuresis dan Epidemiologi 156

Enuresis yaitu mengeluarkan urin secara berulang dalam pakaian atau tempat tidur, terlepas apakah miksi adalah tidak disadari atau disengaja.
Dont waste your time looking back on what youve lost. Move on, for life is not meant to be traveled backwards Varo 19 I varo 26

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi Epidemiologi : harusnya menurun dengan meningkatnya usia. 2) Etiologi Enuresis Latihan toilet tidak adekuat; Kemungkinan faktor genetis; Stresor psikososial : misalnya kelahiran adik,perawatan di rumah sakit, mulai sekolah, kehancuran keluarga karena perceraian atau kematian dan pindah ke rumah baru; Usia kronologis sekurangnya 5 tahun (atau tingkat perkembangan ekuivalen); Perilaku bukan karena efek fisiologis langsung dari suatu zat (misalnya diuretik) atau suatu kondisi medis umum (misalnya diabetes, spina bifida, atau gangguan kejang). 3) Kriteria Diagnosis Enuresis Mengeluarkan urin berulang kali di tempat tidur atau pakaian (apakah tidak disadari atau disengaja); Perilaku adalah bermakna secara klinis seperti yang ditunjukkan oleh frekuensi dua kali seminggu selama sekurangnya 3 bulan berturut-turut atau adanya penderitaan yang bermakna secara klinis atau gangguan dalam fungsi sosial, akademik (pekerjaan) atau fungsi penting lain; Usia kronologis sekurangnya 5 tahun (atau tingkat perkembangan ekuivalen); Perilaku bukan karena efek fisiologis langsung dari suatu zat (misalnya diuretik) atau suatu kondisi medis umum (misalnya diabetes, spina bifida, atau gangguan kejang). 4) Diagnosis Banding Enuresis Penyebab organik harus disingkirkan; Ciri organik : (1) Patologi genitourinarius; (2) Gangguan organik lain enuresis (DM dan DI); yang menyebabkan poliuria dan 156

(3) Gangguan kesadaran dan tidur; (4) Efek samping terapi dengan antipsikotik ( mellaril).

Dont waste your time looking back on what youve lost. Move on, for life is not meant to be traveled backwards Varo 19 I varo 26

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi 5) Perjalanan Penyakit dan Prognosis Enuresis Biasanya berhenti sendiri; Onset enuresis yang lambat sering berhubungan dengan kesulitan psikiatrik penyerta; Kesulitan emosional dan sosial : citra diri yang buruk, rendah diri, rasa malu sosial dan pengekanganan, dan konflik dalam keluarga. 6) Terapi Enuresis Latihan toilet yang tepat; Terapi perilaku : pembiasaan klasik dan latihan kandung kemih; Farmakoterapi jarang digunakan dan digunakan sebagai usaha terakhir pada kasus yang tidak dapat disembuhkan. Contoh: imipramine; Psikoterapi.

Ask Your Dr. Oz!

Ainun : Dok, kalau pada anak, masa toilet training, gimana caranya agar anak tersebut mau diajak ke kamar mandi tanpa harus memaksa?

dr. Vista : toilet training harus dilakukan dengan kesenangan, si anak harus merasa dilibatkan tidak dipaksa, misal setiap jam 10 malem harus ke kamar mandi nengokin winnie the pooh yang ada di kamar mandi (sebelumnya taruh gambar atau miniatur tokoh kesukaan si anak), sehingga kalau masuk kamar mandi kan dingin, otomatis nanti akan kebelet pipis juga, dengan begitu si anak akan merasa senang dilatih toilet training.

156

Dont waste your time looking back on what youve lost. Move on, for life is not meant to be traveled backwards Varo 19 I varo 26

Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi

REFERENSI : Ppt. Kuliah Gangguan Makan Dr. Vista Nurasti P, SpKJ; Ppt. Kuliah Gangguan Eliminasi Dr. Vista Nurasti P, SpKJ; Rekaman Kuliah Gangguan Makan dan Gangguan Eliminasi Dr. Vista Nurasti P, SpKJ; MISC 2010 Gammanesis Eating & Elimination Disorder, Chapter 2 hal.1-12; Maslim. Dr. Rusdi. 2001. Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa PPDGJ-III . Jakarta : Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK-Unika Atmajaya; Departemen Kesehatan R.I.. 1993. PPDGJ-III. Jakarta; Kamus Kedokteran Dorland edisi 31.

Hidup itu bagaikan Mario Bros, harus membantai banyak naga agar mendapatkan sang ratu, -Varo 19-

156

Dont waste your time looking back traveled backwards Varo 19 I varo 26

dr. Vista : pertama dari berat badan, kemudian patofisiologinya juga berbeda, selain itu biasanya dari anamnesa kalau pada anoreksia dia lapar tapi bisa menahan rasa on what youve lost. Move on, for life laparnya, tapi pada bulimia biasanya Erlin : Dok, apa bedanya ada suatu waktu dimana dia tidak anoreksia tipe pesta Asktahan your Dr. yang menahan rasa laparnya makan/pencahar dengan bulimia?

is not meant to be