Anda di halaman 1dari 5

PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Aku tidak lain tidak bukan adalah diriku sendiri ,seorang manusia yang mengilhami dirinya untuk berkreasi dalam aktivitasnya dengan cara membangun ilmu pengetahuan dalam bidangnya masing-masing.Bagaimana aku membangun sebuah ilmu yang sesuai dengan bidangku sendiri,yaitu akuntansi.Semua berasal dari aku,diriku dan bagaimana aku memperlakukan diriku untuk mampu menciptakan atau menumbuhkan sebuah ilmu sesuai dengan bidang dan keahlian nantinya.Semua hanya bergantung pada individu seseorang untuk mau belajar dan belajar dalam sebuah penalaran konsentrasi lebih mendalam contohnya penalaran akuntansi.Awalnya adalah sebuah konsep matang dan tersusun rapi dalam tahapan demi tahapan untuk menanamkan ilmu tersebut sehingga mampu menciptkan ilmu tersebut dan dapat berguna nantinya untuk kita semua. A. Rumusan Masalah 1. Apa hubungan aku dengan akuntansi ? 2. Bagaimana pengembangan Akuntansi sekarang? B. Tujuan Diumpamakan aku adalah aku yang bersemayan di dalam diri manusia yang tiada lain adalah Tuhan.Manusia adalah bagian dari tuhan yang menjalankan hidupnya sesuai dengan jalan dan tuntutan profesinya.Dengan memberikan ilmu kepada aku sebagai manusia dilandasi dengan tanggung jawab kepada sesama bertujuan untuk menciptakan tatanan kehidupan harmonis diantara sesama, lingkungan serta Tuhan dalam pengembangan ilmu pengetahuan,selain itu juga bertujuan agar pelakon dalam kehidupan ini dapat memperbaiki atau membangun ilmu dalam dirinya sehingga dapat mengembangkan dan mengamalkan segala macam aspek ilmu tersebut dalam lingkungan masyarakat luas yang sangat memerlukan ilmu tersebut sebagai acuan menciptakan keadaan lingkungan masyarakat sekitar yang lebih baik dan semakin berkembang nantinya.Dalam memberdayakan ilmu tersebut seorang manusia diberikan sebuah wadah agar dapat mengembangkan potensi dirinya dalam penalaran bidang khusus

contohnya adanya berbagai aktivitas kepemudaan untuk mendukung segala upaya untuk menciptakan generasi muda yang jauh lebih siap dan matang kedepannya dalam berbagai aspek kehidupan khususnya penalaran dalam bidang akuntansi. C. Manfaat Bagaimana cara kita menanggapi sebuat tujuan dari apa yang ingin dicapai sehingga dapat bermanfaat bagi diri kita,lingkungan masyarakat luas khususnya lingkungan keluarga kita sendiri.Aku membangun ilmu sesuai bidang dan profesi yang di jalankan sekarang jelas memiliki sebuah tujuan itu pun berkaitan dengan manfaat yang nantinya akan aku terima untuk kemajuan hidup di masa depan.Mulai dari saat ini membiasakan diri untuk dapat membangun serta menanamkan ilmu dalam diri sendiri jelaslah bermanfaat untuk kemajuan polapikir kita sehingga dapat maju terus kedepan.Terlebih lagi apabila kita sejak awal telah mampu memberikan sumbangsih berupa ilmu pasti dan bermanfaat demi kemajuan lingkungan sekitar kita jelaslah sangat berguna dan memajukan lingkungan khususnya masyarakat sekitar kita yang nantinya pula bila telah mampu memulai dari lingkungan sendiri dapat berkembang pesat dan semakin maju.Begitu pula dengan penalaran dalam bidang akuntansi walaupun terlebih secara kasat mata ilmu pasti akuntansi merupakan mengolah data serta angka dalam proses pembukuan sebah perusahaan.Namun semua itu jelaslah akan lebih berguna jika aku mampu menciptakan inovasi baru yang lebih baik demi berlangsunganya harmonisasi kehidupan perekonomian masyarakat yang jauh lebih baik dan dapat mengurangi segala macam permasalah ekonomi khususnya dalam bidang profesi akuntansi.

PEMBAHASAN 1. Hubungan Aku dengan Akuntansi Aku merupakan sesuatu yang tidak dapat dijelaskan. Untuk mendapat penjelasan mesti mendengar suara hati yang paling dalam karena suara hati kita yang paling dalam adalah diri sejati dimana Tuhan menyatu. Aku inilah yang memberikan nalar, inspirasi, kreativitas, dan kemampuan bagi setiap manusia yang hidup untuk dapat melakoni kehidupannya. Oleh karena itu, aku mempunyai arti penting dalam setiap hal yang dilakukan manusia, termasuk dalam aktivitas mengembangkan dan membangun ilmu pengetahuan. Pengembangan ilmu pengetahuan khususnya akuntansi melalui aktivitas manusia yang merupakan bagian dari Tuhan, yaitu aku dapat dilakukan melalui profesi masing-masing. Sehubungan dengan profesi manusia ini, yang digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan atau mambangun ilmu pengetahuan terutama akuntansi, tentunya profesi yang berkaitan dengan akuntansi, misalnya profesi dagang, akuntan baik akademik maupun praktek, dan profesi profesi lain yang berkaitan dengan akuntansi. Contohnya, aktivitas dosen dalam mengembangkan atau membangun ilmu pengetahuan khususnya akuntansi melalui pendidikan yang ditunjukkan dengan keaktifannya mengajar dibidang bidang ilmu akuntansi di kelas dalam mentransfer ilmunya ke mahasiswa, memberikan bimbingan kepada mahasiswa yang sedang menulis skripsi, tesis, dan disertai menulis buku dibidang akuntansi, memberikan seminar seminar dalam pertemuan pertemuan resmi dalam bidang akuntansi. Aktivitas dosen dalam mengembangkan atau membangun ilmu pengetahuan melalui penelitian, khususnya penelitian penelitian akuntansi sehingga dari hasil penelitiannya dapat ditemukan hal hal yang baru yang berkaitan dengan akuntansi. Inilah yang merupakan salah satu contoh aktivitas mengembangkan dan membangun ilmu pengetahuan termasuk mengamalkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan tersebut kepada masyarakat sebagai suatu amal karena masyarakat juga merupakan bagian dari aku. 2. Pengembangan Akuntansi Sekarang Dalam mengembangkan atau membangun ilmu pengetahuan manusia harus membekali dirinya dengan cukup, baik yang bersifat intelektual, emosional, maupun spiritual yang dilandasi oleh tanggung jawab kepada sesama, lingkungan, dan Tuhan.

Ilmu pengetahuan yang berkembang dalam kehidupan ini cukup beragam. Salah satu diantaranya adalah ilmu pengetahuan akuntansi. Ilmu pengetahuan akuntansi oleh para akuntan, baik akademik maupun praktek pada saat ini hanya terfokus pada teknik, metode, dan standar akuntansi dengan melupakan aspek atau nilai budaya, sosial, agama, politik, persepsi, rasa, intuisi, dan lain lainnya yang sebetulnya melekat pada akuntansi itu sendiri. Informasi yang dihasilkan oleh akuntansi dewasa ini tidak dapat memberikan informasi selain informasi keuangan. Sehubungan dengan itu, akuntansi yang hanya menghasilkan informasi keuangan ini perlu kiranya dikembangkan atau dibangun kembali. Dengan demikian, akuntansi yang ada sekarang akan menjadi lebih lengkap sehingga akan dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada para pemakainya. Manfaat yang lebih luas ini dapat diciptakan karena akuntansi setelah pengembangannya mampu menghasilkan dan menyediakan informasi yang lebih lengkap, baik informasi keuangan maupun informasi non keuangan.

PENUTUP A. Kesimpulan Ilmu pengetahuan akuntansi oleh para akuntan, baik akademik maupun praktek pada saat ini hanya terfokus pada teknik, metode, dan standar akuntansi dengan melupakan aspek atau nilai budaya, sosial, agama, politik, persepsi, rasa, intuisi, dan lain lainnya yang sebetulnya melekat pada akuntansi itu sendiri B. Saran Informasi yang dihasilkan oleh akuntansi dewasa ini tidak dapat memberikan informasi selain informasi keuangan. Akuntansi hanya menghasilkan informasi keuangan ini perlu kiranya dikembangkan atau dibangun kembali. Dengan demikian, akuntansi yang ada sekarang akan menjadi lebih lengkap sehingga akan dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada para pemakainya. Manfaat yang lebih luas ini dapat diciptakan karena akuntansi setelah pengembangannya mampu menghasilkan dan menyediakan informasi yang lebih lengkap, baik informasi keuangan maupun informasi non keuangan.

Beri Nilai