Anda di halaman 1dari 5

a. Cara membaca bilangan pada Sempoa .

Posisi satuan

Gambar 1. Bentuk dan bagian sempoa Posisi satuan ditunjukkan oleh titik pada bingkai poros. Dari titik ini ke arah kanan merupakan berturut-turut persepuluh, perseratus, perseribu dan seterusnya. Sedangkan ke arah kiri berturut-turut merupakan posisi puluhan, ratusan, ribuan dan seterusnya. Gambar berikut menunjukan cara membaca bilangan pada sempoa.

Uuntuk menset bilangan pada sempoa dimulai dari kiri, jadi dimulai dari bilangan paling depan. Sebagai contoh bilangan 6.437, maka pada posisi ribuan diset 6, pada posisi ratusan diset 4 demikian seterusnya.

b. Cara Penjumlahan pada Sempoa. Untuk menjumlahkan dua buah bilangan, mula-mula posisi sempoa harus 0 (nol). Kemudian set bilangan pertama pada sempoa setelah itu

menambahkan bilangan dua yaitu dengan menggeser manik-manik ke atas. Contoh : 12 + 32 Soal di atas dapat dikerjakan dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1. Posisikan sempoa pada posisi 0, yaitu seperti tertera pada gambar berikut :

2. Setlah sempoa dengan bilangan pertama yaitu 12, sempoa akan tampak seperti gambar berikut :

3. Tambahkan bilangan kedua yaitu 32, caranya pada posisi puluhan geserlah ke atas 3 manik-manik dan pada posisi satuan geserlah ke atas 2 buah manik-manik. Sehingga sempoa akan tampak seperti berikut :

Jadi hasilnya 44.

1. Tinjauan Jarimatika. a. Pengertian Jarimatika. b. Tahapan dalam mempelajari Jarimatika. c. Lambang yang digunakan pada Jarimatika. d. Cara Penjumlahan pada Jarimatika. e. Cara Pengurangan pada Jarimatika. f. Penggunaan Jempol pada Jarimatika. g. Penggunaan Teman Kecil pada Jarimatika. h. Penggunaan Teman Besar pada Jarimatika. 2. Siswa berkesulitan Belajar Matematika. a. Pengertian kesulitan Belajar.

b. Karakteristik siswa berkesulitan belajar Matematika. c. Faktor-faktor kesulitan belajar Matematika. d. 3. A. Kerangka Berfikir B. Pengajuan Hipotesis