Anda di halaman 1dari 5

Laboratorium Makropaleontologi 2012

ICHNOFACIES Ichnofacies adalah struktur fosil yang terekam dalam sedimen atau substrat lainnya oleh aktifitas organism pada masa lampau. Ichnofacies telah digunakan sejak dulu hingga sekarang oleh geologist sesuai kebutuhan masingmasing. Menurut Seilacher (1964), ichnofacies adalah terminology yang mencakupi perulangan asosiasi dari fosil jejak sejak Eon Fanerozoikum hingga sekarang pada skala global. Seilacher (2007) menyatakan bahwa hubungan tersebut dapat dipelajari pada level yang berbeda, dari skala global, umur tersediri, hingga analisa regional dari formasi-formasi khusus dan variasi vertikal maupun lateral pada satu lapisan. Melalui hubungan fosil jejak yang ada dan persebarannya pada lingkungan yang berbeda-beda, kita dapat mengetahui batimetri, salinitas atau kondisi lingkungan, dan bagaimana hubungan tersebut dapat berubah selama sejarah bumi ini berlangsung. Ichnofacies dapat diklasifikasikan sebagai berikut : 1. Skolithos Ichnofacies

Moh Chandra Bharata 111110116 Plug 2

Page 1

Laboratorium Makropaleontologi 2012

Skolithos sederhananya, an lebar Skolithos dianggap sebagai liang tinggal dibuat oleh binatang suspensi-makan. Skolithos adalah sederhana, seperti tabung, liang berorientasi vertikal yang biasanya menunjukkan panjang jauh lebih besar dibandingkan lebar Skolithos dianggap sebagai liang tinggal dibuat oleh binatang suspensi-makan.. Skolithos ini adalah ichnofacies yang dapat digunakan sebagai penanda tinggi-rendahnya level suatu energi gelombang atau arus.ichnofacies ini

merepresentasikan keadaan pada lower littoral hinggainfralittoral, kondisi energi pengendapan yang relatif sedang hingga tinggi diasosiasikan dengan tekstur butir mud hingga pasir, sortasi baik, perubahan subjek sedimen menuju erosi kasar atau deposisi. Komunitas modern dalam perubahan butir pasir tidak mengurangi penanda jejak dalam tingkat (tiers) paling atas lapisan. Jejak ini bisa disebabkan oleh bivalve-bivalve pemakan suspensi, worm yang terperangkap, pemakan endapan juga hadir dalam semua pasir lingkungan intertidal. Tipikal struktur ini adalah mempunyai ichnodiversity rendah, densitas rendah, dan orientasi

vertikal. ichnofacies menunjukkan evolusi selama phanerozoik, tanpa terkecuali Skolithos ichnofacies. Dalam beberapa kasus Skolithos ichnofacies dapat terjadi hingga laut dalam, namun hal itu disebabkan oleh aktifitas arus pada laut dalam. Bagaimanapun juga, keterjadian Skolithos pada endapan badai berbeda pada endapan turbidit.

Moh Chandra Bharata 111110116 Plug 2

Page 2

Laboratorium Makropaleontologi 2012

Cruziana Ichnofacies

Cruziana adalah

jejak

bilobed

dengan

"tulang

ikan"

(chevron-suka)

mendefinisikan alur pegunungan tengah; karakter bilobed juga merupakan hasil dari dua alur-alur paralel yang, dalam banyak kasus, terbentuk dalam sedimen berbutir halus dan diawetkan sebagai cetakan pada dasar tempat tidur di atasnya.Ridges dalam jejak adalah tanda goresan Cruziana dianggap sebagai jejak penggerak dibuat oleh trilobite atau trilobite seperti binatang seperti merangkak di sepanjang permukaan sedimen.. Ichnofacies ini dikarakteristikan oleh daerah antara wavebasenormal

dengan wavebase saat badai. Pada daerah dengan pengendapan yang cepat, bioturbasi mungkin jauh dari sempurna. Aktifitas tingkat paling dalam kemudian tidak punya waktu untuk melenyapkan struktur yang lebih dangkal, juga

dan ichnodiversity mungkin

tinggi.

Kecepatan

sedimentasi

mungkin

menghalangi pendewasaan komunitas, tingkat dalam mungkin tidak ditempati dan kumpulan jejak Zoophicos-Chondrites secara umum tidak akan dijumpai.

Moh Chandra Bharata 111110116 Plug 2

Page 3

Laboratorium Makropaleontologi 2012

Zoophycos Ichnofacies

Zoophycos adalah horizontal untuk liang miring berorientasi yang menunjukkan struktur heliks sebagai akibat dari tumpang tindih berbentuk U liang yang memiliki spreite antara yang U. (Catatan penulis -. Ini adalah liang sulit bagi saya untuk menggambarkan dengan kata-kata) Zoophycos dianggap sebagai liang makan

sistematis di mana binatang itu diperiksa ke dalam sedimen di petak U-bentuk, kemudian diulang jenis yang sama petak berdekatan dengan sebelumnya petak, bergerak dalam arah searah jarum jam atau berlawanan. Nereites Ichnofacies

Moh Chandra Bharata 111110116 Plug 2

Page 4

Laboratorium Makropaleontologi 2012

Nereites adalah jejak berkelok-kelok dengan alur medial dan lobus erat-spasi di kedua sisi alur. Yang berkelok-kelok dapat sangat ketat, menyebabkan jejak untuk menduduki sejumlah besar wilayah yang terkena.Nereites ditafsirkan sebagai jejak makan terbentuk pada permukaan sedimen, mungkin sebagai jejak intrastratal. Psilonichnus Ichnofacies

Psilonichnus adalah liang berorientasi vertikal yang biasanya menunjukkan Ybercabang ke arah atas liang Psilonichnus dianggap sebagai liang untuk tinggal arthropoda di gundukan atau lingkungan rawa, sedangkan tracemaker paling mungkin adalah kepiting, seperti Ocypode modern. chnofacies ini berkembang pada lingkungan backshore, antaraforeshore dan

lingkungan darat. ichnofacies ini adalah biofasies, secara luas didasarkan atas data biologi tanpa prasangka (unbias). Bagaimanapun juga, kesamaan kumpulan pengatributan untukichnofacies ini terjadi pada Pleistosen di Georgia dan Bahama, dan juga telah diidentifikasi pada zaman Jurazik di Portugal. Ichnogenus kepiting hantu Psilonichnus hadir di setiap contoh dari tiap zaman.

Moh Chandra Bharata 111110116 Plug 2

Page 5