Anda di halaman 1dari 11

RINGKASAN

Kulit pisang merupakan salah satu satu bagian dari tanaman pisang yang selama ini keberadaannya terabaikan. Antioksidan yang ada dalam kulit pisang juga sangat bermanfaat untuk meningkatan daya tahan tubuh bagi yang mengkonsumsinya. Terlebih lagi bagi para pecandu rokok. Paru-paru para perokok tentu saja sudah tercemar. Dengan mengonsumsi antioksidan inilah salah satu cara membersihkan paru-paru. Kulit pisang akan diolah menjadi permen antioksidan yang dapat menjadi alternatif atau penyembuhan bagi para pecandu rokok karena dengan permen dapat mengurangi pengonsumsian rokok. Implementasi yang dilakukan untuk gagasan ini yaitu mengadakan kerja sama dengan pihak penghasil limbah pisang yang akan mensuplay limbah kulit pisang. Selanjutnya diadakan penelitian mengenai efektifitas dari pembuatan permen dari kulit pisang bagi para pecandu rokok. Setelah penelitian berhasil dan terdapat pecandu rokok yang membutuhkan permen tersebut, selanjutnya menghubungi pihak industri permen dan mengajukan pembuatan permen secara industrial. Dengan pemanfaatan kulit pisang menjadi permen antioksidan dapat mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan dari pabrik. Permen merupakan pengganti rokok bagi para pecandu rokok sehingga terdapat penurunan jumlah pengkonsumsi rokok. Selain itu, juga dapat menurunkan presentasi asap yang dihasilkan dari rokok yang menjadi salah satu penyebab globalwarming.

ii

A. PENDAHULUAN

1.

Latar Belakang Pisang merupakan tanaman buah tropis yang tidak termasuk kedalam buah

musiman. Pisang menjadi buah yang penting di masyarakat Indonesia, karena pisang merupakan buah yang sering dikonsumsi dibandingkan dengan buah yang lain dan dikonsumsi tanpa memperhatikan tingkat sosial. Indonesia merupakan penghasil pisang terbesar keenam di dunia. Bahkan di Asia, Indonesia merupakan penghasil pisang terbesar, karena hampir 50 % produksi pisang di Asia, dihasilkan oleh Indonesia, dan setiap tahun produksinya terus meningkat. Pisang juga memiliki kandungan gizi yang tinggi, dan memiliki tingkat antioksidan yang cukup tinggi. Bukan hanya buah pisang saja yang memiliki kandungan gizi yang tinggi, namun bagian lain dari pohon pisang. Kulit pisang misalnya. Kulit pisang merupakan limbah pertanian yang cukup banyak ditemukan dimana-mana, sehingga dalam hal ini kulit pisang dapat dimanfaatkan menjadi suatu bahan/produk makanan oleh industri. Kali ini penulis mencoba mengungkapkan tentang manfaat tentang kulit pisang yang ternyata memiliki kandungan gizi yang tidak kalah banyaknya dari buah pisang. Tim Universitas Kedokteran Taichung Chung Shan, Taiwan membuktikan kulit pisang yang diambil ekstraknya bermanfaat mengurangi gejala depresi. Hal ini disebabkan adanya kandungan serotonin pada kulit buah pisang. Tidak itu saja, hasil penelitian menyebutkan ekstrak kulit buah pisang bermanfaat untuk menjaga kesehatan retina mata. Buah ini mengandung vitamin C, vitamin A, sejumlah serat dan berbagai mineral yang penting untuk tubuh. Bahkan buah pisang cocok untuk segala usia dari bayi sampai orang tua. Itu karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis. Siapa sangka, kulit buah pisang ternyata dapat dimanfaatkan. Kandungan gizi kulit pisang masih cukup tinggi. Berdasarkan sejumlah penelitian terungkap bahwa kulit pisang mengandung vitamin C, vitamin B, kalsium, protein, karbohidrat dan serat yang baik untuk tubuh.

ii

Kebiasaan merokok telah menjadi budaya diberbagai bangsa dengan aneka perokok 47 % pria dan 12 % wanita. Rokok merupakan penghasil zat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker paru-paru (dalam jangka panjang). Di negara maju sudah menyadari dan mengerti bahaya dari bahaya merokok terhadap kesehatan sedangkan di negara yang sedang berkembang seperti Indonesia malah menjadi suatu tren. Permen adalah salah satu camilan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia untuk berbagai usia dan kelas ekonomi. Ada beberapa alasan bagi para perokok tentang penyebab dia merokok. Salah satunya rokok sebagai pengganti teman ketika, jenuh, bosan, tidak ada kegiatan, atau agar mulut tidak terasa anyep (perokok red). Namun, sebenarnya masih ada alternatif lain agar bisa melewati rasa jenuh, bosan, tanpa kegiatan tersebut serta menghilangkan rasa aneh tersebut pada mulut yaitu dengan mengemut permen. Ada berbagai perment yang bisa jadikan alternatif ini. Mungkin permen yang manis, atau yang ada mint tentunya akan membuat nafas anda lebih baik. Maka dari itu penulis sangat mengharapkan dengan adanya hasil karya ini, dapat memberikan motivasi lebih untuk masyarakat agar memanfaatkan kulit pisang yang dapat mencelakakan orang lain dan penumpukan limbah. Hal ini dapat menjadi jalan keluar untuk para pecandu rokok, dikarenan perokok aktif mulai meningkat, dan asap rokok menjadi salah satu akibat globalwarming.

2.

Tujuan dan Manfaat yang Ingin Dicapai Adapun tujuan dan manfaat yang ingin dicapai dalam penulisan PKM-GT ini

sebagai berikut. a. Mengembangkan kulit pisang supaya tidak hanya menjadi limbah, dimana jika dibuang sembarangan akan membahayakan. b. Mengetahui teknik pengolahan permen kulit pisang. c. Memberikan alternatif bagi para pecandu rokok supaya berhenti dari pengkonsumsian rokok.

ii

B. GAGASAN Kulit pisang merupakan salah satu satu bagian dari tanaman pisang yang selama ini keberadaannya terabaikan. Menurut Munadjin (1998) Kulit pisang merupakan bahan buangan (limbah buah pisang) yang cukup banyak jumlahnya yaitu kira-kira 1/3 dari buah pisang yang belum dikupas. Kulit pisang adalah produk dari limbah industri pangan yang dimanfaatkan untuk bahan pakan ternak. Kandungan unsur gizi kulit pisang cukup lengkap, seperti karbohidrat, lemak, protein, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B, vitamin C dan air. Unsur-unsur gizi inilah yang dapat digunakan sebagai sumber energi dan antibodi bagi tubuh manusia. Kulit pisang memang tidak memiliki rasa manis seperti layaknya daging pisang, namun potasioum yang terkandung didalamnya memiliki beberapa manfaat penting bagi tubuh. Selain kaya akan potassium, kulit pisang juga mengandung serat yang bermanfaat bagi tubuh. Serat tersebut merupakan makanan yang baik untuk diet dan juga dapat menurunkan kolesterol dalam darah. Antioksidan yang ada dalam kulit pisang juga sangat bermanfaat untuk meningkatan daya tahan tubuh bagi yang mengkonsumsinya. Terlebih lagi bagi para pecandu rokok. Paru-paru para perokok tentu saja sudah tercemar. Dengan mengonsumsi antioksidan inilah salah satu cara membersihkan paru-paru. Kebiasaan merokok telah menjadi budaya diberbagai bangsa dengan anaka perokok 47 % pria dan 12 % wanita. Rokok merupakan penghasil zat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker paru-paru (dalam jangka panjang). Karena terdapat berbagai zat yang berbahaya dalam rokok sebagai berikut.

ii

Gambar Zat Bebahaya dalam Rokok

Dengan menginovasi kulit pisang menjadi permen karena permen menjadi salah satu alternatif supaya para pecandu rokok dapat berhenti merokok. Solusi yang pernah ditawarkan sebelumnya agar berhenti merokok yaitu melalui terapi dan pemberian motivasi. Namun, hal tersebut kurang ekonomis. Dengan pembuatan permen antioksidan dari kulit pisang hal ini menjadikannya lebih ekonomis karena permen ini berbahan baku limbah yang murah harganya sehingga harganya terjangkau. Bahkan dengan permen ini harganya lebih murah dari harga rokok. Kemudian, sama halnya dengan rokok, permen juga dapat dibawa kemana saja. Proses pembuatan permen antioksidan kulit pisang yaitu kulit pisang disortasi dan dicuci kemudian dipotong kecil-kecil. Penghancuran potongan kulit pisang bersama daging buah pisang dan air dengan perbandingan 2:1:2 menggunakan blender selama 10 menit. Mulanya 500 gram dari tiap-tiap adonan kulit pisang dan air yang telah ditentukan perbandingannya dimasak sampai mencapai suhu 800C, kemudian

ii

ditambahkan HFS, sukrosa, Na propionat, dan asam sitrat sambil diaduk dan pemasakan diteruskan sampai mencapai suhu 90-1000C. Gelatin dilarutkan dalam air panas (50-600C) dan dimasukkan dalam adonan sambil diaduk sampai mencapai suhu 950C, lalu adonan dituang ke dalam loyang, ditutup dengan aluminium foil dan dibiarkan selama satu jam dalam suhu ruang. Setelah cukup dingin, adonan dimasukkan dalam refrigerator suhu 50C selama 24 jam. Setelah dikeluarkan dari refrigerator dibiarkan pada suhu ruang selama 1 jam untuk menetralkan suhu. Permen dipotong segi empat dan ditaburi tepung sukrosa dengan tepung tapioka yang sudah disangrai selama 20 menit dengan perbandingan 1:1, lalu dikemas dalam kantong plastik (Anonymous, 2010a). Dari segi proses pembuatannya, tak ada yang kritis terhadap kehalalan permen, yang perlu dicurigai komposisi bahan yang digunakan dalam pembuatannya. Produk permen kulit pisang menggunakan bahan baku yang memiliki sertifikat halal. Produk permen kulit pisang menggunakan bahan tambahan gelatin. Gelatin merupakan senyawa turunan protein yang dihasilkan dari serabut kolagen jaringan penghubung yang dihidrolisis secara asam atau basa. Gelatin mengandung 18 asam amino, yaitu sembilan asam amino esensial dan sembilan asam amino non esensial. Asam amino yang paling banyak terkandung dalam gelatin antara lain glisin (21,4%), prolin (12,4%), hidroksiprolin (11,9%), asam glutamat (10%), dan alanin (8,9%). Fungsi gelatin yang terutama adalah sebagai pembentuk gel yang mengubah cairan menjadi padatan yang elastis, atau mengubah bentuk sol menjadi gel. Dalam pembuatan jelly, gelatin didispersikan dalam air dan dipanaskan sampai membentuk sol (Anonymousb, 2010). Pihak-pihak yang dipertimbangkan dapat membantu mengimplementasikan gagasan yaitu pihak pengahasil limbah pisang yang akan mensuplay limbah kulit pisang. Selanjutnya diadakan penelitian mengenai efektifitas dari pembuatan permen dari kulit pisang bagi para pecandu rokok. Setelah penelitian berhasil dan terdapat pecandu rokok yang membutuhkan permen tersebut, selanjutnya menghubungi pihak industri permen dan mengajukan pembuatan permen secara industrial.

ii

C. KESIMPULAN Limbah kulit pisang biasanya tidak dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih berguna. Padahal dalam kulit pisang terdapat kandungan antioksidan yang sangat bermanfaat untuk meningkatan daya tahan tubuh bagi yang mengkonsumsinya. Terlebih lagi bagi para pecandu rokok. Paru-paru para perokok tentu saja sudah tercemar. Dengan mengonsumsi antioksidan inilah salah satu cara membersihkan paru-paru. Kebiasaan merokok telah menjadi budaya diberbagai bangsa dengan anaka perokok 47 % pria dan 12 % wanita. Rokok merupakan penghasil zat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker paru-paru (dalam jangka panjang). Selain itu, asap rokok menjadi salah satu akibat globalwarming. Oleh karena itu, saya mengolah kulit pisang menjadi permen antioksidan yang baik untuk tubuh dan dapat membersihkan paru-paru. Selain itu, permen menjadi salah satu alternatif supaya para pecandu rokok dapat berhenti merokok. Implementasi yang dilakukan untuk gagasan ini yaitu mengadakan kerja sama dengan pihak penghasil limbah pisang yang akan mensuplay limbah kulit pisang. Selanjutnya diadakan penelitian mengenai efektifitas dari pembuatan permen dari kulit pisang bagi para pecandu rokok. Setelah penelitian berhasil dan terdapat pecandu rokok yang membutuhkan permen tersebut, selanjutnya menghubungi pihak industri permen dan mengajukan pembuatan permen secara industrial. Dengan pemanfaatan kulit pisang menjadi permen antioksidan dapat mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan dari pabrik. Permen merupakan pengganti rokok bagi para pecandu rokok sehingga terdapat penurunan jumlah pengkonsumsi rokok. Selain itu, juga dapat menurunkan presentasi asap yang dihasilkan dari rokok yang menjadi salah satu penyebab globalwarming.

DAFTAR PUSTAKA Anonim. 2012. Tips Cara Membersihkan Paru-Paru Bagi Para Perokak. [Online]. Tersedia: http://info-infounik.blogspot.com/2012/07/tips-cara-membersihkanparu-paru-bagi.html [31 Oktober 2012].

ii

Anonim. 2012. Tips Kecantikan. [Online]. Tersedia: http://berbinarbinar.com/tipskecantikan/berbagai-manfaat-kulit-pisang.html [31 Oktober 2012]. Kurnia, Rizky. 2012. Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Menjadi Es Krim Fungsional sebagai sumber gizi alternatif. [Online]. Tersedia:

http://lordbroken.wordpress.com/2012/06/22/pemanfaatan-limbah-kulitpisang-menjadi-es-krim-fungsional-sebagai-sumber-gizi-alternatif/ Oktober 2012]. Setiawan, Sandi Dwi. 2012. Tips Cara Berhenti Merokok. [Online]. Tersedia: http://klinikpsikis.com/tips-cara-berhenti-merokok/ [31 Oktober 2012]. [31

ii

PROGRAN KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG MENJADI PERMEN ANTIOKSIDAN SEBAGAI ALTERNATIF PARA PECANDU ROKOK BIDANG KEGIATAN: PKM-GT

Disusulkan Oleh: Bangun Ambar Ekowati NIM 1006572

PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGROINDSTRI FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG 2012

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah Swt. yang dengan izinNyalah penyusun dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Menjadi Permen Antioksidan Sebagai Alternatif Para Pecandu Rokok . Penyusun mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dewi Cakra, S.TP., M. Si. sebagai dosen mata kuliah Pengolahan Hortikultura yang telah membimbing dan membantu dalam menyelesaikan tugas ini, serta kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan masukan serta memberikan dukungan kepada penyusun. Penyusunan makalah dengan judul Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Menjadi Permen Antioksidan Sebagai Alternatif Para Pecandu Rokok ini dimaksudkan untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengolahan Hortikultura. Dalam proses penyusunan PKM-GT ini, penyusun menyadari masih banyak kekurangan. Untuk itu penyusun mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak untuk perbaikan makalah ini. Penyusun juga berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi institusi pendidikan maupun pihak lainnya, khususnya bagi penyusun.

Bandung, Oktober 2011

Penyusun

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................ i DAFTAR ISI ......................................................................................................... ii RINGKASAN .........................................................................................................1 PENDAHULUAN ...................................................................................................2 Latar Belakang ...............................................................................................2 Tujuan dan Manfaat yang Ingin Dicapai .....................................................3 GAGASAN ..............................................................................................................4 KESIMPULAN .......................................................................................................7 DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................7

DAFTAR GAMBAR

Gambar zat berbahaya dalam rokok........................................................................5

ii