Anda di halaman 1dari 13

BCP-DRP

Business Continuity Plan - Disaster Recovery Plan

Awareness Training
http://www.wishnuap.com/ http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

Definisi

Business Continuity Plan (BCP)


adalah Perencanaan Keberlangsungan Bisnis.

Disaster Recovery Plan (DRP)


adalah Perencanaan Pemulihan Bisnis dari suatu Bencana

http://www.wishnuap.com/

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

Pembuatan BCP
Tahapan Pembuatan BCP:

1. Pembuatan Cakupan dan Rencana. Hal yang dilakukan


adalah membuat lingkup dan elemen yang diperlukan untuk menentukan parameter dari rencana. 2. Business Impact Assassment (BIA). BIA digunakan untuk membantu unit bisnis memahami dampak dari bencana, yang meliputi pelaksanaan analisis risiko dan menentukan dampak terhadap perusahaan. 3. Pembuatan Business Continuity Plan. Proses pengembangan meliputi rencana implementasi, rencana pengujian, dan pemeliharaan rencana yang dijalankan. 4. Persetujuan dan Implementasi.
http://www.wishnuap.com/ http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

1. Pembuatan Cakupan dan Rencana

Aktivitas pembuatan cakupan (lingkup) meliputi: a. pembuatan detail pekerjaan yang diperlukan, b. membuat list sumber daya yang akan digunakan, dan c. menetapkan praktek manajemen yang akan dikerjakan.

http://www.wishnuap.com/

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

View more at:

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/
http://www.wishnuap.com/

http://www.wishnuap.com/

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

2. 1. BIA - Mengumpulkan Materi Assessment Indikasi criticality suatu proses antara lain dapat digambarkan sebagai berikut: Proses yang berkaitan dengan nyawa seseorang Proses yang akan menyebabkan kerugian finansial yang luar biasa Proses yang harus mematuhi aturan yang berlaku, contoh: sektor keuangan atau Air Traffic Control

http://www.wishnuap.com/

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

2. 2. BIA Analisis Resiko


Tujuan analisis resiko adalah untuk melakukan analisis terhadap dampak bencana Klasifikasi Analisis risiko adalah meliputi: 1. Critical. Fungsi tidak bisa bekerja kecuali digantikan oleh fungsi yang serupa. 2. Vital. Bisa digantikan namun hanya untuk rentang waktu yang sangat singkat. 3. Sensitive. Bisa dilakukan penggantian Fungsi secara manual dalam waktu yang relatif lama dan membutuhkan keterlibatan banyak personal. 4. Noncritical. Bisa diinterupsi sampai waktu yang lama, dengan sedikit beban atau tidak ada beban biaya bagi perusahaan
http://www.wishnuap.com/ http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

View more at:

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/
http://www.wishnuap.com/

http://www.wishnuap.com/

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

DRP
Disaster Recovery Plan
http://www.wishnuap.com/ http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

View more at:

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/
http://www.wishnuap.com/

http://www.wishnuap.com/

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

Tim DRP

Tim DRP setidaknya terdiri atas: 1. Manajemen Team Leader 2. Koordinator Pemulihan Bencana 3. Koordinator Penyelamatan Bencana

http://www.wishnuap.com/

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

Tim DRP 1. Manajemen Team Leader


Bertanggung jawab penuh untuk mengkoordinisasi strategi pemulihan bencana. Memastikan bahwa seluruh karyawan sadar atas kebijakan pemulihan bencana dan tanggung jawab mereka untuk melindungi informasi perusahaan. Tugas Manajemen Team Leader antara lain: a. Memimpin pemulihan dan penyelamatan dari bencana b. Mengumumkan rencana pemulihan dan penyelamatan bencana. c. Menunjuk Koordinator pemulihan bencana. d. Menunjuk Koordinator penyelamatan bencana.
http://www.wishnuap.com/ http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/

View more at:

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/
http://www.wishnuap.com/

http://www.wishnuap.com/

http://dokumensistemmanajemen.blogspot.com/