Anda di halaman 1dari 3

Modulasi Delta (DM) dapat dipandang sebagai dua tingkat (1 -bit) quantizer.

Sebuah diagram blok encoder DM ditunjukkan pada Gambar. 1. Dari angka ini, kita memperoleh

[ ]

[ ](1)

Sehingga
[ [ ] ]

[ [

] ] [ ]

[ [

]. ] [ ]

[ ]

Quantizer

[ ]

Delay Ts

[ ]

[ ]

Delay Ts

Blok diagram of delta Modulator Proses interactive dengan asumsi kondisi awal nol (i.,e., [ [ ] ] [ ] [ ]4

Persamaan 4 merupakan akumulator (penambah). Jika output dq [k] diwakili oleh impuls, maka akumulator dapat diwujudkan dengan integrator. OTA jaringan linear delta modulasi ditunjukkan pada Gambar. 2. Pada gambar tersebut (Gambar 4) bagian dari rangkaian dikelilingi oleh garis putus-putus merupakan realisasi OTA untuk linear modulasi delta. Seiring dengan itu porsi, sirkuit di luar garis putusputus mewakili continuously variable kemiringan delta modulator (dibahas dalam bagian berikutnya). diskusi berikutnya menganalisis linear modulasi delta. Seiring dengan porsi itu, sirkuit di luar garis putusputus mewakili terus variabel kemiringan delta modulator (dibahas pada bagian berikutnya).

OTA1 dan OTA2 melayani tujuan hormat yang amplifier yang mengarah ke dua tingkat quantizer. Output dari quantizer mengasumsikan tingkat tegangan suplai + V dan-V tergantung apakah input menimpa sinyal pra-diprediksikan atau tidak. Output dari quantizer sampel pada tingkat fs = 2kfm (oleh switch S1in Gambar. 2), di mana fm adalah frekuensi masukan gelombang sinus dan k adalah faktor oversampling. para sampel Output quantizer diumpankan sebelah masukan dari integrator dilaksanakan oleh C1 OTA3 dan kapasitor. Input ke

+ -

Sebuah linier delta modulasi memerlukan besar atas faktor pengambilan sampel 'k' (8-16) untuk operasi yang tepat. Dengan mengoperasikan modulator dalam mode adaptif yang di dalamnya di wilayah granular faktor over-sampling dapat dikurangi ke 4 sampai 8 sehingga menurunkan laju bit output. Sebuah continuously variable kemiringan delta modulator menyesuaikan ukuran langkah secara kontinu busana baik di granular dan kelebihan daerah. Gambar. 2 (termasuk linear delta modulator dikelilingi oleh garis putus-putus) mewakili continuously variable kemiringan delta modulator. itu ujung depan sirkuit (dikelilingi oleh garis putus-putus) adalah integrator diikuti oleh rectifier dan low pass filter (LPF). ketika delta modulator kelebihan beban input ke integrator akan menjadi urutan semua positif atau semua pulsa negatif. itu besarnya output dari integrator dalam hal ini akan tinggi. Output integrator diperbaiki dan disaring oleh LPF. Output dari low pass filter meningkatkan transkonduktansi yang GM3 integrator yang linear delta blok modulator. Akibatnya ukuran langkah () meningkat karena ukuran langkah () langsung bervariasi dengan GM3 (persamaan 8). Ketika berburu modulator sekitar bagian datar input sinyal output dari

saklar akan menggantikan dalam polaritas (yaitu perubahan besarnya antara nilai-nilai positif dan negatif alternatif). Akibatnya, transkonduktansi OTA3 (GM3) akan menganggap nilai yang rendah. Akibatnya, dari persamaan (8) dapat disimpulkan bahwa langkah ukuran () menurun. Jadi Gambar. 4 menyadari continuously variable kemiringan delta modulator meningkatkan ukuran langkah membebani wilayah dan penurunan