Anda di halaman 1dari 33
Daftar Isi Cara menggunakan modul Pengantar Perencanaan/Planning: (Pengaturan tanggal mulai proyek, Pengaturan Jam kerja,
Daftar Isi Cara menggunakan modul Pengantar Perencanaan/Planning: (Pengaturan tanggal mulai proyek, Pengaturan Jam kerja,

Daftar Isi

Cara menggunakan modul

Pengantar

Perencanaan/Planning: (Pengaturan tanggal mulai proyek, Pengaturan Jam kerja, mengisi item pekerjaan, Pengelompokan/ WBS, Isi durasi, buat ketergantungan, membuat critical path, Baseline task, asign tenaga kerja & material dan peralatan, work contour, buat s curve)

Updating (minimal dan detail)

Controlling (membuat weight factor, % plan, % actual, indicator)

(membuat weight factor, % plan, % actual, indicator) Cara menggunakan modul menunjukkan menunjukkan Urutan
(membuat weight factor, % plan, % actual, indicator) Cara menggunakan modul menunjukkan menunjukkan Urutan
Cara menggunakan modul menunjukkan menunjukkan Urutan “klik”
Cara menggunakan modul
menunjukkan
menunjukkan
Urutan “klik”
PENGA
PENGA

Pengantar

MS Project adalah suatu paket program komputer yang dapat membantu dalam menyusun perencanaan , pelaksanaan dan pengontrolan jadwal dan biaya suatu proyek secara terperinci dalam lingkup kegiatan demi kegiatan

Berfungsi juga dalam hal penjadwalan, pencatatan dan pemantauan penggunaan sumberdaya manusia maupun peralatan dan mengemas dalam sajian laporan yang akurat.

Karena MS Project ini adalah product dari Microsoft, maka aplikasi-aplikasi komputer seperti MS Excell dapat dipadukan untuk mencapai hasil yang maksimal

Disarikan dari “Aplikasi MS Project untuk Penjadwalan Kerja dalam Proyek Teknik Sipil”, oleh Syafriandi, Dinastindo 2003

Sebagai seorang Schedule Engineer / Planning Engineer / Project Control, sebelum membuat perencanaan, sebaiknya mengetahui atau memiliki pengetahuan mengenai proyek yang akan dikerjakan

NTAR
NTAR
Sehingga schedule yang dihasilkan akan lebih berkualitas Gambaran Proyek “Shelter Merokok” Metode penguasaan modul
Sehingga schedule yang dihasilkan akan lebih
berkualitas
Gambaran Proyek “Shelter Merokok”
Metode penguasaan modul ini dengan
mengaplikasikan 1 buah proyek yaitu
“Pembangunan Shelter Merokok”, dengan
tahapan Planning, Updating & Controlling.
Diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin
belajar menggunakan MS Project 2003 dengan
cepat

5

PERENC
PERENC

Tampilan MS Project 2003

Menu utama

Tombol perintah

Satuan Durasi Tempat mengisi item pekerjaan Area Gantt chart Toolbars untuk perubahan tampilan
Satuan Durasi
Tempat mengisi
item pekerjaan
Area Gantt chart
Toolbars untuk
perubahan
tampilan
ANAAN
ANAAN
Pengaturan Tanggal Mulai Proyek 1. Pilih “Project” pada menu line, lalu pilih “Project Information…” 1
Pengaturan Tanggal Mulai Proyek
1. Pilih “Project” pada menu line, lalu pilih “Project
Information…”
1
2. Muncul Kotak dialog “Project Information
”,
pilih pada
field “Start date:” 27 July 2009, kemudian klik “OK”
1
2
2
3

6

7

PERENC
PERENC

Pengaturan Jam Mulai Proyek

1. Pilih “Tools” pada menu utama, lalu pilih “Change Working Time ”

pada menu utama, lalu pilih “Change Working Time ” 1 2 1 2. Muncul kotak dialog

1

2
2

1

2. Muncul kotak dialog “Change Working Time”, lalu pilih “M,T,W,Th dan F”, kemudian pada field From: 8:00 AM diganti 7:00 AM dan 5:00 PM diganti 4:00 PM, lalu pilih “Nondefault working time” kemudian klik “OK”

1 4 3 2 5
1
4
3
2
5

2

ANAAN
ANAAN
Mengisi Item Pekerjaan

Mengisi Item Pekerjaan

1. Ketik “Pembuatan Shelter Merokok” pada kolom  

1. Ketik “Pembuatan Shelter Merokok” pada kolom

 
Ketik “Pembuatan Shelter Merokok” pada kolom   “Task Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2.
“Task Name” baris pertama

“Task Name” baris pertama

pada kolom   “Task Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah
1
1
1

1

1
1
1
pada kolom   “Task Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah
pada kolom   “Task Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah
pada kolom   “Task Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah
pada kolom   “Task Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah
pada kolom   “Task Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah
Otomatis terisi

Otomatis terisi

  “Task Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara
  “Task Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara
 

2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah (item 1-24)

2
2
2
2
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah
Name” baris pertama 1 Otomatis terisi   2. Ketik semua item dibawah ini secara berurut kebawah

8

9

PERENC
PERENC

3. Terlihat hasil setelah semua item pekerjaan diisikan

3. Terlihat hasil setelah semua item pekerjaan diisikan 3 Otomatis terisi ANAAN Pengelompokan Item Pekerjaan 1.

3

3. Terlihat hasil setelah semua item pekerjaan diisikan 3 Otomatis terisi ANAAN Pengelompokan Item Pekerjaan 1.

Otomatis terisi

ANAAN
ANAAN
Pengelompokan Item Pekerjaan 1. Pilih item pekerjaan dari no 2 s/d 24, lalu klik tombol
Pengelompokan Item Pekerjaan
1.
Pilih item pekerjaan dari no 2 s/d 24, lalu klik
tombol “Indent”

10

11

PERENC
PERENC

2. Pilih item pekerjaan dari no 3 s/d 5, lalu klik tombol “Indent”

3. Pilih item pekerjaan dari no 7 s/d 12, lalu klik tombol “Indent”

4. Pilih item pekerjaan dari no 14 s/d 19, lalu klik tombol “Indent”

5. Pilih item pekerjaan dari no 21 s/d 23, lalu klik tombol “Indent”

2

3

4

5

indent

no 21 s/d 23, lalu klik tombol “Indent” 2 3 4 5 indent ANAAN Pengisian Durasi
no 21 s/d 23, lalu klik tombol “Indent” 2 3 4 5 indent ANAAN Pengisian Durasi
ANAAN
ANAAN
Pengisian Durasi Item Pekerjaan 1. Letakkan kursor di kolom “Duration” item no 3 “Pembersihan area”
Pengisian Durasi Item Pekerjaan
1. Letakkan kursor di kolom “Duration” item no 3
“Pembersihan area” lalu tuliskan angka 3,
2. Isikan angka 5 untuk item no.4
3. Isikan durasi untuk semua item pekerjaan seperti pada
gambar
1
2

12

PERENC
PERENC

Membuat Hubungan Ketergantungan

1. Munculkan kolom “Predesessor” dengan cara menggeser pembatas ke arah kanan

2. Ketik angka seperti pada kolom “Predesessor”

3. Klik tombol “Zoom Out” dua kali

3 1 2 Pada kolom “Predesessor“ secara berurut tertulis: 3; 4; 5; 7; 8; 9SS+20%;
3
1
2
Pada kolom “Predesessor“ secara berurut tertulis: 3; 4; 5; 7; 8; 9SS+20%; 10;
11; 5; 14; 15; 12FS+7 days; 17; 18; 19; 21; 22 dan 23

13

ANAAN
ANAAN
Tipe Hubungan Ketergantungan 1 2 3 1. Pada item no.4: angka “3” sama dengan “3FS”
Tipe Hubungan Ketergantungan
1
2
3
1. Pada item no.4: angka “3” sama dengan “3FS” artinya pekerjaan no.
4 “Pengukuran” akan dikerjakan jika pekerjaan no.3 “Pembersihan
area” selesai
2. Pada item no.10: angka “9SS+20%” artinya pekerjaan no.10
“Bekisting” akan mulai dikerjakan jika item no.9 “Lantai kerja” sudah
menghasilkan progress 20%
3. Pada item no.17: terdapat 2 buah hubungan ketergantungan yaitu
angka “16 “ dan “12FS+7 days” artinya pekerjaan no.17 “Fitting &
Welding” akan dikerjakan jika pekerjaan no.16 “Beveling” selesai
dan juga pekerjaan no.12 “Pengecoran” juga selesai dengan
tambahan 7 hari

14

15

PERENC
PERENC

Memunculkan “Critical Path” dan “Baseline”

1. Pilih “Format” pada menu utama, lalu pilih “Bar Styles…”

2. Pada kotak dialog “Bar Styles”, pilih baris pertama pada kolom Name,

3. Ganti bentuk “Shape:” menjadi setengah tebal awal dengan posisi rata atas

1 2 3
1
2
3
ANAAN
ANAAN

Memunculkan “Critical Path” dan “Baseline”

4. Pada kolom Name, pilih baris ke dua, lalu klik tombol “Insert Row” akan muncul
4. Pada kolom Name, pilih baris ke dua, lalu klik tombol
“Insert Row” akan muncul baris kosong, ketik “Critical”
5. Ganti bentuk “Shape:” menjadi setengah tebal awal
dengan posisi rata atas, dan ganti warna menjadi merah
6. Pada kolom “Show For….Tasks” pilih “Critical”
4
6
5

16

PERENC
PERENC

Memunculkan “Critical Path” dan “Baseline”

7. Pada kolom Name, pilih baris ke tiga, lalu klik tombol “Insert Row” akan muncul baris kosong, ketik “Baseline”

8. Ganti bentuk “Shape:” menjadi setengah tebal awal dengan posisi rata bawah, dan ganti warna menjadi hitam

9. Pada kolom “Show For….Tasks” pilih “Normal”

10. Pada kolom “From” pilih “Baseline Start” dan pada kolom “To” pilih “Baseline Finish” 11.
10. Pada kolom “From” pilih “Baseline Start” dan pada kolom
“To” pilih “Baseline Finish”
11. Klik “OK”
7
9
10
10
8
8
11

17

ANAAN
ANAAN

Memunculkan “Critical Path” dan “Baseline”

12. Pilih “Tools” pada menu utama, lalu pilih “Tracking”, kemudian pilih “Save Baseline…” 13. Muncul
12. Pilih “Tools” pada menu utama, lalu pilih “Tracking”,

12. Pilih “Tools” pada menu utama, lalu pilih “Tracking”,

“Tools” pada menu utama, lalu pilih “Tracking”, kemudian pilih “Save Baseline…” 13. Muncul kotak
kemudian pilih “Save Baseline…”

kemudian pilih “Save Baseline…”

pilih “Tracking”, kemudian pilih “Save Baseline…” 13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire

13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire

project” kemudian klik “OK”
project” kemudian klik “OK”

project” kemudian klik “OK”

12

12

 
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13
13
13
13
13
13

13

13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13
13. Muncul kotak dialog “Save Baseline”, lalu klik “Entire project” kemudian klik “OK” 12   13

18

PERENC
PERENC

Memunculkan “Critical Path” dan “Baseline”

14. Hasil akhir terlihat “Critical Path” berwarna merah dan “Baseline” berwarna abu-abu

19

berwarna merah dan “Baseline” berwarna abu-abu 19 Normal task (warna biru) Critical task (warna merah)
Normal task
Normal task

(warna biru)

“Baseline” berwarna abu-abu 19 Normal task (warna biru) Critical task (warna merah) Baseline task (warna abu-abu)

Critical task (warna merah)

Baseline task

(warna abu-abu)

ANAAN
ANAAN

Pengertian “Critical Path” dan “Baseline”

Critical Path atau sering disebut dengan “Jalur Kritis” adalah rangkaian pekerjaan paling panjang yang terhubung
Critical Path atau sering disebut dengan “Jalur Kritis” adalah
rangkaian pekerjaan paling panjang yang terhubung (oleh
Predesessor) tanpa ada waktu tunda atau “slack”
Baseline task adalah komitmen/ persetujuan awal yang
mengikat, berupa Durasi, tanggal mulai dan tanggal selesai
suatu pekerjaan
Critical Path
Normal
Path

20

PERENC
PERENC

Memasukkan Tenaga Kerja dan material

1. Pilih “View” pada menu utama dan pilih “Resource Sheet”

2. Muncul form “Resource Sheet” dan isikan data seperti pada gambar 2 (kolom-kolom yang ditunjukkan oleh panah)

pada gambar 2 (kolom-kolom yang ditunjukkan oleh panah) 1 2 21 ANAAN Memasukkan Tenaga Kerja dan
pada gambar 2 (kolom-kolom yang ditunjukkan oleh panah) 1 2 21 ANAAN Memasukkan Tenaga Kerja dan

1

2

pada gambar 2 (kolom-kolom yang ditunjukkan oleh panah) 1 2 21 ANAAN Memasukkan Tenaga Kerja dan

21

ANAAN
ANAAN

Memasukkan Tenaga Kerja dan material

3. Pilih “View” pada menu utama dan pilih “Gantt Chart” 4. Pilih “Window” pada menu
3. Pilih “View” pada menu utama dan pilih “Gantt Chart”
4. Pilih “Window” pada menu utama dan pilih “Split”
5. Klik item no. 1 “Pembuatan Shelter Merokok”
6. Klik di baris pertama pada kolom “Resource Name” dan pilih
“Mandor proyek”, lalu isi angka “1” pada kolom “Units” dan
Pada baris kedua pilih “Safetyman”, pada baris ketiga pilih
“Overhead” dan pada baris keempat pilih “Kendaraan
pickup” kemudian isikan masing-masing angka “1” pada
kolom “Units”
7. Kemudian klik “OK”
3
4
5
7
22

6

23

PERENC
PERENC

Memasukkan Tenaga Kerja dan material

8. Klik item no. 3 “Pembersihan area”

9. Klik di baris pertama pada kolom “Resource Name” dan pilih “Pembantu Tukang”, lalu isi angka “1” pada kolom “Units” dan Pada baris kedua pilih “Alat sipil”, kemudian isikan angka “1” pada kolom “Units”,

10. Pilih “Fixed Duration” pada field “Task type” kemudian klik “OK”

11. Jika muncul kotak dialog seperti gambar 11, klik tombol “Stop” dan abaikan jika “gantt chart” bergeser

8 9
8
9

10

dan abaikan jika “gantt chart” bergeser 8 9 10 11 ANAAN Memasukkan Tenaga Kerja dan material

11

ANAAN
ANAAN

Memasukkan Tenaga Kerja dan material

12. Pilih Tools pada menu utama dan pilih “Level Resource ” 13. Pada kotak dialog
12. Pilih Tools pada menu utama dan pilih “Level Resource ”
13. Pada kotak dialog Resource Leveling” Klik tombol “Clear
Leveling ”
14. Pada kotak dialog “Clear Leveling” klik tombol “OK” dan “OK”
lagi pada kotak dialog Resource leveling
12
13
14

24

PERENC ANAAN Memasukkan Tenaga Kerja dan material 15. Untuk item pekerjaan lainnya, gunakan tabel dibawah
PERENC
ANAAN
Memasukkan Tenaga Kerja dan material
15. Untuk item pekerjaan lainnya, gunakan tabel dibawah
sebagai data masukan (Taks type: semua “Fix Duration”)
25
16.
Setelah pengisian tenaga kerja dan
“Tools” pada menu utama, lalu “Tracking” kemudian “Save Baseline
klik “OK”
material selesai, lakukan perintah
dan

26

27

PERENC
PERENC

Distribusi tenaga kerja dan material dengan “Work Contour”

tenaga kerja dan material dengan “Work Contour” Pola pendistribusian kebutuhan tenaga kerja adalah sesuatu
tenaga kerja dan material dengan “Work Contour” Pola pendistribusian kebutuhan tenaga kerja adalah sesuatu
tenaga kerja dan material dengan “Work Contour” Pola pendistribusian kebutuhan tenaga kerja adalah sesuatu
tenaga kerja dan material dengan “Work Contour” Pola pendistribusian kebutuhan tenaga kerja adalah sesuatu
tenaga kerja dan material dengan “Work Contour” Pola pendistribusian kebutuhan tenaga kerja adalah sesuatu

Pola pendistribusian kebutuhan tenaga kerja adalah sesuatu yang sangat penting dalam keberhasilan perencanaan

ANAAN
ANAAN

Distribusi tenaga kerja dan material dengan “Work Contour”

1. Klik “View” pada menu utama dan pilih “Task Usage” 2. Klik kanan pada kepala
1. Klik “View” pada menu utama dan pilih “Task Usage”
2. Klik kanan pada kepala kolom “Work” dan pilih “Insert
Column ”
3. Pada kotak dialog “Column Definition”” pilih “Work
Contour” dan klik “OK”
1
3
22

28

29

PERENC
PERENC

Distribusi tenaga kerja dan material dengan “Work Contour”

4. Secara “Default” work contour terdistribusi secara “Flat” artinya kebutuhan tenaga kerja dan material sama rata sepanjang durasi.

5. Pilihan work contour ada 9 tipe yaitu :

sepanjang durasi. 5. Pilihan work contour ada 9 tipe yaitu : Flat (kebutuhan merata sepanjang durasi),

Flat (kebutuhan merata sepanjang durasi), Back Loaded (kebutuhan tinggi diakhir durasi),

Front Loaded (kebutuhan tinggi diawal durasi),

Double Peak (kebutuhan tinggi di awal & akhir durasi) Early Peak (kebutuhan tinggi disepertiga awal),

Late Peak (kebutuhan tinggi disepertiga akhir), ,

Bell (kebutuhan tinggi ditengah durasi), dan

Turtle (kebutuhan tinggi ditiga perempat tengah durasi).

4 5
4
5
ANAAN
ANAAN

Distribusi tenaga kerja dan material dengan “Work Contour”

tenaga kerja dan material dengan “Work Contour” 6. Kita diperkenankan melakukan edit sesuai keinginan dengan

6. Kita diperkenankan melakukan edit sesuai keinginan dengan cara langsung mengisi pada baris “Work”, misalnya

pada item pekerjaan “Pengukuran” untuk “Surveyor”

diisikan di J 30 = 3h dan J 31 = 2h, maka ms project akan mensetting work contour menjadi “Contoured” dan inilah type yang ke 9 dengan simbol

“Contoured” dan inilah type yang ke 9 dengan simbol 6 Data type contour memberikan perbandingan deviasi
“Contoured” dan inilah type yang ke 9 dengan simbol 6 Data type contour memberikan perbandingan deviasi
“Contoured” dan inilah type yang ke 9 dengan simbol 6 Data type contour memberikan perbandingan deviasi

6

Data type contour memberikan perbandingan deviasi secara default; jika ada sebanyak 100 manhours, maka setiap type memberikan total manhours seperti tergambar

dalam tabel sebelah

Type Contour Perbandingan Flat 100.00 Back loaded 60.00 Front loaded 60.00 Double peak 50.00 Early
Type Contour
Perbandingan
Flat
100.00
Back loaded
60.00
Front loaded
60.00
Double peak
50.00
Early peak
50.00
Late peak
50.00
Bell
50.00
Turtle
70.00

30

31

PERENC
PERENC

Membuat Kurva S

1. Klik kanan pada area Tool Bar yang kosong dan pilih “Analysis” dan klik tombol “Analyze Timescalled Data in Excel ”

2. Pada step 1 of 5, pilih “Entire project” lalu klik “Next”

3. Pada step 2 of 5 pilih “Cost” lalu klik “Add” dan lalu “Next”

4. Pada step 3 of 5 pilih “Weeks” lalu klik “Next”

1

4. Pada step 3 of 5 pilih “Weeks” lalu klik “Next” 1 2 4 3 ANAAN
4. Pada step 3 of 5 pilih “Weeks” lalu klik “Next” 1 2 4 3 ANAAN
4. Pada step 3 of 5 pilih “Weeks” lalu klik “Next” 1 2 4 3 ANAAN
4. Pada step 3 of 5 pilih “Weeks” lalu klik “Next” 1 2 4 3 ANAAN

2

4
4
3
3
ANAAN
ANAAN

Membuat Kurva S

5. Pada step 4 of 5 pilih “Yes, please” lalu klik “Next” 6. Pada step
5. Pada step 4 of 5 pilih “Yes, please” lalu klik “Next”
6. Pada step 5 of 5 pilih “Export Data”
5
6
7.
Terlihat hasil di MS Excel
pada
sheet “Timescaled Data”
Durasi dalam
Mingguan
7
Terdiri dari “Work” atau
Manhours dan “Cost” atau
Payment
Terdistribusi sesuai
Gantt chartnya

32

PERENC
PERENC

Menjadikan data dalam % pada Kurva S

1. Lakukan “Copy” dan paste kesebelah data (semua data)

2. Lakukan pejumlahan untuk baris Total “Work” dan baris Total “Cost”

1 2
1
2

33

ANAAN
ANAAN

Menjadikan data dalam % pada Kurva S

3. Gunakan data hasil “Copy” untuk perubahan ke 5. Lakukan “Copy” dan “Paste” untuk item

3. Gunakan data hasil “Copy” untuk perubahan ke

5. Lakukan “Copy” dan “Paste” untuk item pekerjaan

5. Lakukan “Copy” dan “Paste” untuk item pekerjaan prosentase (rumus pada sell C4: W4/$AN$76*100) dan rumus
prosentase (rumus pada sell C4: W4/$AN$76*100) dan

prosentase (rumus pada sell C4: W4/$AN$76*100) dan

pekerjaan prosentase (rumus pada sell C4: W4/$AN$76*100) dan rumus pada C5: W5/$AN$77*100. 4. Lakukan “Copy” dan
rumus pada C5: W5/$AN$77*100.

rumus pada C5: W5/$AN$77*100.

sell C4: W4/$AN$76*100) dan rumus pada C5: W5/$AN$77*100. 4. Lakukan “Copy” dan “Paste” untuk data setelahnya
4. Lakukan “Copy” dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu

4. Lakukan “Copy” dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu

“Copy” dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5

D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d S5

berikutnya  

berikutnya

berikutnya
berikutnya
berikutnya
berikutnya
berikutnya
berikutnya
 
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
3

3

dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
 
 
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
4

4

dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
 
 
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d
dan “Paste” untuk data setelahnya yaitu D4, E4, F4 s/d S4 dan D5, E5, F5 s/d

Copy and paste

34

35

PERENC
PERENC

Menjadikan data dalam % pada Kurva S

6. Tambahkan item “Manhours Weekly Plan”, Payment Weekly Plan” dst

7. Rumuskan pada sell : C78 = C76 dan D78=D76+C78; pada sell C79=C77 dan D79=D77+C79

8. Lakukan “Copy” pada sell D78 dan D79, kemudian “Paste” untuk sell E78 dan E79 s/d S78 dan S79

6 7
6
7
7
7

8

“Paste” untuk sell E78 dan E79 s/d S78 dan S79 6 7 7 8 Copy and

Copy and paste

ANAAN
ANAAN

Memunculkan Grafik Kurva S

1. Pilih sell A78 s/d S79 lalu 2. Pilih “Insert” pada menu utama, kemudian pilih
1. Pilih sell A78 s/d S79 lalu
2. Pilih “Insert” pada menu utama, kemudian pilih “Line” dan
muncul grafik
2
1

36

37

PERENC
PERENC

Merubah Vertikal Axis

1. Pilih vertikal axis pada grafik dan klik kanan

2. Pilih “Format Axis…

3. Pada kotak dialog “Format axis’ pilih “Fixed” pada field maximum, ganti menjadi 100, lalu klik “Close”

2
2

1

3
3
ANAAN
ANAAN
ganti menjadi 100, lalu klik “Close” 2 1 3 ANAAN Menjadikan grafik transparant 1. Pilih background

Menjadikan grafik transparant

1. Pilih background Grafik , lalu klik kanan dan pilih “Format

Plot Area ”

2. Pilih frame luar grafik lalu Pilih “Fill” dan “No Fill”,

kemudian pilih “Border Color” dan “No Line”

3. Pilih frame dalam grafik lalu pilih “Fill” dan “No Fill” kemudian pilih “Border Color” dan “No Line”

4. Lalu Klik “Close”

Fill” kemudian pilih “Border Color” dan “No Line” 4. Lalu Klik “Close” 1 2 & 3
Fill” kemudian pilih “Border Color” dan “No Line” 4. Lalu Klik “Close” 1 2 & 3

1

2 & 3

Fill” kemudian pilih “Border Color” dan “No Line” 4. Lalu Klik “Close” 1 2 & 3

2 & 3

Fill” kemudian pilih “Border Color” dan “No Line” 4. Lalu Klik “Close” 1 2 & 3
Fill” kemudian pilih “Border Color” dan “No Line” 4. Lalu Klik “Close” 1 2 & 3

4

Fill” kemudian pilih “Border Color” dan “No Line” 4. Lalu Klik “Close” 1 2 & 3

38

PERENC
PERENC

Menghilangkan angka 0.00 pada kurva S

39

1. Pilih logo bulat pojok kiri atas, lalu klik tombol “Excel Options”
2. Pada kotak dialog “Excel Option” pilih “Adavanced”kemudian hilangkan centang pada “Show a zero in cells that have zero value” kemudian klik “OK”

zero in cells that have zero value” kemudian klik “OK” 1 2 ANAAN Hasil akhir Kurva
1
1

2

in cells that have zero value” kemudian klik “OK” 1 2 ANAAN Hasil akhir Kurva S
ANAAN
ANAAN

Hasil akhir Kurva S pada tampilan “Print Preview”

in cells that have zero value” kemudian klik “OK” 1 2 ANAAN Hasil akhir Kurva S
in cells that have zero value” kemudian klik “OK” 1 2 ANAAN Hasil akhir Kurva S

40

PERENC
PERENC

Kombinasi Kurva S dari Excel dengan MS Project

1. Klik kanan pada Grafik Kurva S di Excell dan pilih “Copy”

2. Buka Ms Project dan klik pada area gantt chart , lalu pilih “Edit” pada menu utama dan pilih “ Paste” (lakukan penyesuaian ukuran Grafik dengan background gantt chartnya agar tampil cantik)

1 2
1
2

41

ANAAN
ANAAN
background gantt chartnya agar tampil cantik) 1 2 41 ANAAN Highlight Perencanaan Logic schedule adalah kunci
Highlight Perencanaan Logic schedule adalah kunci dalam tahap perencanaan, sehingga pendetailan dalam menyusun hubungan
Highlight Perencanaan
Logic schedule adalah kunci dalam tahap
perencanaan, sehingga pendetailan dalam
menyusun hubungan ketergantungan sangat
ditekankan
Salah dalam tahap perencanaan, berarti
pekerjaan yang akan kita laksanakan akan
salah

42

UPDA
UPDA
UPDATING Dalam modul ini , phase updating dibagi dalam 2 cara yaitu: UPDATING MINIMAL DAN
UPDATING
Dalam modul ini , phase updating dibagi
dalam 2 cara yaitu:
UPDATING MINIMAL DAN
UPDATING DETAIL

43

TING
TING

Updating Minimal

1. Pilih item no. 4”Pengukuran” dan klik tombol “Update  

1. Pilih item no. 4”Pengukuran” dan klik tombol “Update

 
no. 4”Pengukuran” dan klik tombol “Update   Task”   2. Pada kotak dialog “Update Task”
Task”  

Task”

 
dan klik tombol “Update   Task”   2. Pada kotak dialog “Update Task” isikan % Complete:
2. Pada kotak dialog “Update Task” isikan % Complete: “20%”,

2. Pada kotak dialog “Update Task” isikan % Complete: “20%”,

Actual Dur: “3d” dan Start “Jul 30 ’09” serta klik “OK”
Actual Dur: “3d” dan Start “Jul 30 ’09” serta klik “OK”

Actual Dur: “3d” dan Start “Jul 30 ’09” serta klik “OK”

“3d” dan Start “Jul 30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update
 
1 1

1

1 1
1 1
1 1

1

1 1
 
  Tombol
  Tombol
  Tombol
  Tombol
 

Tombol

Update Taks

Update Taks

30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
 
 
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
2  

2

 
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
 
 
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
30 ’09” serta klik “OK”   1 1     Tombol Update Taks   2  
 

44

UPDA
UPDA

Updating Minimal

3. Terlihat durasi item no. 4”Pengukuran” memanjang 15 hari (sebelumnya 5 hari) dan otomatis penyelesaian proyek bergeser ke tanggal 2 Desember 2009 (sebelumya 18 November 2009)

3

ke tanggal 2 Desember 2009 (sebelumya 18 November 2009) 3 45 TING Updating Detail 1. Kembalikan
ke tanggal 2 Desember 2009 (sebelumya 18 November 2009) 3 45 TING Updating Detail 1. Kembalikan

45

TING
TING

Updating Detail

1. Kembalikan item no.4 “Pengukuran” seperti semula yaitu:

1. Kembalikan item no.4 “Pengukuran” seperti semula yaitu:

Kembalikan item no.4 “Pengukuran” seperti semula yaitu: Durasi 5 hari dan % Completed 0% dengan cara:
Durasi 5 hari dan % Completed 0% dengan cara: pilih item

Durasi 5 hari dan % Completed 0% dengan cara: pilih item

Durasi 5 hari dan % Completed 0% dengan cara: pilih item no.4 “Pengukuran”, lalu klik tombol
no.4 “Pengukuran”, lalu klik tombol “Update task”

no.4 “Pengukuran”, lalu klik tombol “Update task”

no.4 “Pengukuran”, lalu klik tombol “Update task” 2. Pada kotak dialog “Update Task” isikan % Complete:
2. Pada kotak dialog “Update Task” isikan % Complete: “0%”,

2. Pada kotak dialog “Update Task” isikan % Complete: “0%”,

Actual Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK”

Actual Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK”

1 1  
1 1

1

1 1
1 1
1 1

1

1 1
 
Tombol
Tombol
Tombol
Tombol
Tombol
Tombol

Tombol

Update Taks

Update Taks

Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
2  
2
2

2

 
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
Dur: “0d” , Remaining dur: “5d” serta klik “OK” 1 1   Tombol Update Taks 2
 

46

47

UPDA
UPDA

Updating Detail

3. Pilih “Window” pada menu utama dan pilih “Split ”

4. Pilih item no.4 “Pengukuran” lalu klik baris kosong pada kolom “Resource Name”

5. Pilih “View” pada menu utama dan pilih “Task Usage”

Pilih “View” pada menu utama dan pilih “Task Usage” 4 4 3 5 TING Updating Detail
4 4
4
4

3

5
5
TING
TING

Updating Detail

6. Mengganti tampilan Timesclae dalam Harian dengan cara: Klik kiri 2x kepala kolom Timescale 7.
6. Mengganti tampilan Timesclae dalam Harian dengan cara:
Klik kiri 2x kepala kolom Timescale
7. Pada kotak dialog “Timescale” pilih tab “Bottom Tier ”, lalu
pilih “Days” pada field Units dan isikan angka “1” pada
field Count: dan pilih format “J 28, J 29,” pada field label:,
kemudian klik “OK”
6
7

48

49

UPDA
UPDA

Updating Detail

8. Klik kanan pada baris work atau cost, lalu pilih “Detail Styles ”

9. Pada kotak dialog “Detail Styles”pilih “Work”, “Actual work”, “Cost”, “Actual cost”, “Baseline work” dan “Baseline cost” pada kolom Available fields: lalu klik tombol “Show >>”, kemudian klik “OK”

8
8

9

tombol “Show >>”, kemudian klik “OK” 8 9 TING Updating Detail - Memunculkan kolom pendukung 1.
TING
TING

Updating Detail - Memunculkan kolom pendukung

1. Klik kanan pada kepala kolom “Start”, lalu pilih “Insert column ” 2. Pada kotak
1. Klik kanan pada kepala kolom “Start”, lalu pilih “Insert column ”
2. Pada kotak dialog “Column Definition” pilih “% Complete”, lalu
“OK”
3. Munculkan juga kolom “Actual work”, “Actual Duration” dan
“Remaining Work” dengan cara ulangi langkah 1 dan 2 diatas dan
terlihat hasil seperti pada gambar 3
2
1
3
50
UPDA
UPDA

Updating Detail – Mengisi “Actual work”

1. Isikan pada baris “Actual work “ untuk “Surveyor” yaitu J 30 = 8, J 31 = 8 da A 3 = 8

2. Isikan pada baris “Actual work “ untuk “Alat ukur” yaitu J 30 = 8, J 31 = 8 da A 3 = 8

3. Pada kolom “% Complete” tertulis “60%”, seharusnya sesuai dengan kondisi progress lapangan yaitu “20%”

1 3 2
1
3
2

51

TING
TING

Updating Detail – Mengisi “Actual work”

4. Isikan kolom “Remaining Duration” menjadi “12 days”, dan otomatis kolom “% Complete” menjadi 20%,
4. Isikan kolom “Remaining Duration” menjadi “12 days”, dan
otomatis kolom “% Complete” menjadi 20%, ini sudah
sesuai dengan kondisi lapangan.
5. Hilangkan tampilan split dengan klik “Window” pada menu
utama dan pilih “Remove Split”
4
5

52

UPDA
UPDA

Updating Detail – Mengisi “Actual work”

53

6. Terlihat durasi item pekerjaan “Pengukuran” menjadi 15 hari (Baseline nya 5 hari)

7. Penyelesaian proyek bergeser menjadi 2 December 2009 (Baseline nya 18 November 2009)

6
6

7

TING
TING
2 December 2009 (Baseline nya 18 November 2009) 6 7 TING Highlight Updating Pastikan bahwa data
Highlight Updating Pastikan bahwa data dari lapangan yang diperoleh adalah valid, baik dari tanggal mulai,
Highlight Updating
Pastikan bahwa data dari lapangan yang
diperoleh adalah valid, baik dari tanggal
mulai, dan progress kemajuan dalam %.
Kesalahan data updating, mengakibatkan
langkah Controlling tidak mengenai sasaran

54

55

CONTR
CONTR

Controlling– Membuat Weight Factor %, % Plan, dan % Actual

1. Klik kanan pada kepala kolom “Start”, lalu pilih “Insert Column ”

2. Pada kotak dialog “Column Definition” pilih “Number1” pada field name: dan ketik “Weight Factor %” pada field Title:, lalu klik “OK”

3. Ulangi langkah 1, lalu pilih “Number2” dan ketik “% Plan”, lalu klik “OK”

4. Ulangi langkah 1, lalu pilih “Number3” dan ketik “% Actual”, lalu klik “OK”
4. Ulangi langkah 1, lalu pilih “Number3” dan ketik “%
Actual”, lalu klik “OK”

1

2 4 3
2
4
3
OLLING
OLLING

Controlling– Membuat Weight Factor %, % Plan, dan % Actual

5. Klik kanan pada kepala kolom “Weight Factor %”, lalu pilih  

5. Klik kanan pada kepala kolom “Weight Factor %”, lalu pilih

 
kepala kolom “Weight Factor %”, lalu pilih   “Customize Fields…” 6. Pada kotak dialog “Customize
“Customize Fields…”

“Customize Fields…”

Factor %”, lalu pilih   “Customize Fields…” 6. Pada kotak dialog “Customize Fields”, pilih
6. Pada kotak dialog “Customize Fields”, pilih “Number1 ”, lalu

6. Pada kotak dialog “Customize Fields”, pilih “Number1 ”, lalu

dialog “Customize Fields”, pilih “Number1 ”, lalu klik tombol “Formula ” 7. Pada kotak dialog “Formula
klik tombol “Formula ”

klik tombol “Formula ”

pilih “Number1 ”, lalu klik tombol “Formula ” 7. Pada kotak dialog “Formula for Number1” ketik
7. Pada kotak dialog “Formula for Number1” ketik “[Baseline Cost]/124646.60*100” kemudian klik tombol “OK”,

7. Pada kotak dialog “Formula for Number1” ketik “[Baseline Cost]/124646.60*100” kemudian klik tombol “OK”, saat muncul kotak dialog mengkonfirmasi formula, “klik OK”

   
   
dialog mengkonfirmasi formula, “klik OK”     8. Pada kotak dialog “Customize Fields” pilih “Sum”
dialog mengkonfirmasi formula, “klik OK”     8. Pada kotak dialog “Customize Fields” pilih “Sum”
8. Pada kotak dialog “Customize Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK”
8. Pada kotak dialog “Customize Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK”

8. Pada kotak dialog “Customize Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK”

5 6 6 8 8
5
5
6 6 8
6
6
8
6 6 8 8

8

Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
7
7
7
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
 
 
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
7  
7  

7

7
 
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK” 5 6 6 8 8 7  
 

56

CONTR
CONTR

Controlling– Membuat Weight Factor %, % Plan, dan % Actual

9. Ulangi langkah no.5 yaitu Klik kanan pada kepala kolom “% Plan”, lalu pilih “Customize Fields…”

10. Pada kotak dialog “Customize Fields”, pilih “Number2”, lalu klik tombol “Formula ”

11. Pada kotak dialog “Formula for Number2” ketik “Iif([Baseline Cost]=0,0,[BCWS]/124646.60*100)” kemudian klik tombol “OK”, saat muncul kotak dialog mengkonfirmasi formula, “klik OK”

12. Pada kotak dialog “Customize Fields” pilih “Sum” pada field “RollUp” lalu klik “OK”

9 10 11 12 12
9
10
11
12
12

57

OLLING
OLLING

Controlling– Membuat Weight Factor %, % Plan, dan % Actual

13. Ulangi langkah no.5 yaitu Klik kanan pada kepala kolom “% Actual”, lalu pilih “Customize
13. Ulangi langkah no.5 yaitu Klik kanan pada kepala kolom “%
Actual”, lalu pilih “Customize Fields…”
14. Pada kotak dialog “Customize Fields”, pilih “Number3”, lalu
klik tombol “Formula ”
15. Pada kotak dialog “Formula for Number3” ketik
“([Number1]*[% Complete])/100” kemudian klik tombol
“OK”, saat muncul kotak dialog mengkonfirmasi formula,
“klik OK”
16. Pada kotak dialog “Customize Fields” pilih “Sum” pada
field “RollUp” lalu klik “OK”
13
14
15
16
16
58

59

CONTR
CONTR
PENGENDALIAN/ CONTROLING Walaupun sasaran telah ditetapkan, adanya organisasi dan kepemimpinan yang handal serta
PENGENDALIAN/ CONTROLING
Walaupun sasaran telah ditetapkan, adanya
organisasi dan kepemimpinan yang handal serta
motivasi kerja yang tinggi namun tanpa
pengendalian maka mustahil proyek terlaksana
dengan baik.
Tujuan pengendalian adalah memantau, mengkaji,
mengadakan koreksi dan membimbing agar yang
telah ditetapkan terlaksana sesuai dengan
perencanaan.
Pelaksanaan proyek berlangsung secara cepat dan
penyimpangan akan selalu terjadi dan harus segera
terdeteksi sehingga diperlukan sistem pengendalian
yang realistik dan memberikan petunjuk akan
adanya penyimpangan tersebut.
OLLING
OLLING
petunjuk akan adanya penyimpangan tersebut. OLLING Controlling– Membuat Indicators 1. Munculkan kolom

Controlling– Membuat Indicators

1. Munculkan kolom “Number4” dengan cara klik kanan pada kepala kolom “% Actual”, kemudian pilih “Insert Column
2. Pada kotak dialog “Column Definition”, ketik “Indicators” pada field Title:, kemudian klik “OK”
3. Klik kanan pada kepala kolom “Indicators”, kemudian pilih “Customize Fields…”
4. Pada kotak dialog “Customize Fields” pilih “Number4”,

kemudian klik tombol “Formula…”

4. Pada kotak dialog “Customize Fields” pilih “Number4”, ” kemudian klik tombol “Formula…” 2 4 4
2 4 4
2
4
4

3

4. Pada kotak dialog “Customize Fields” pilih “Number4”, ” kemudian klik tombol “Formula…” 2 4 4

60

61

CONTR
CONTR

Controlling– Membuat Indicators

5. Pada kotak dialog “Formula for Number4”, ketik

“Iif([Number1]=0,0,([Number3]-

[Number2])/[Number1]*100)”, kemudian klik “OK”

6. Pada kotak dialog “Customize Fields”, pilih “Use formula” untuk “Calculation for task & Group Summary row” field

5
5
6
6
OLLING
OLLING
for task & Group Summary row” field 5 6 OLLING Controlling– Membuat Indicators 7. Pada kotak

Controlling– Membuat Indicators

7. Pada kotak dialog “Graphical Indicators for “Number4””, pilih “is greater than” untuk kolom “Test for “Number4 ”, kemudian ketik “0” pada kolom “Value(s)”, dan pilih warna Hijau pada kolom “Image” 8. Pada baris berikutnya, pilih “is less than”, ketikkan angka “- 3” pada kolom “Value(s)”, kemudian pilih Image warna merah 9. Pada baris ke tiga, pilih “is any value”, kemudian pada

kolom “Value(s)” akan terisi “<All>”, dan pilih image warna

kuning, dan kemudian klik tombol “OK”

7 7 7 8 8 8 9 9 9
7
7
7
8
8
8
9
9
9

9

terisi “<All>”, dan pilih image warna kuning, dan kemudian klik tombol “OK” 7 7 7 8

62

63

CONTR
CONTR

Controlling– Update status date

1. Pilih “Project” pada menu utama, kemudian pilih “Project Information…”

2. Pada kotak dialog “Project Information for….”Pilih tanggal “Aug 3 ‘09” pada field “Status date:”, kemudian klik “OK”

3. Terlihat image indicator berwarna merah untuk item pekerjaan no.4 “Pengukuran”, ini berarti pencapaiannya Delay/ terlambat

“Pengukuran”, ini berarti pencapaiannya Delay/ terlambat 1 2 3 OLLING Controlling– Strategic action 1. Pilih

1

2
2
ini berarti pencapaiannya Delay/ terlambat 1 2 3 OLLING Controlling– Strategic action 1. Pilih

3

OLLING
OLLING
Controlling– Strategic action 1. Pilih “Window” pada menu utama, kemudian pilih “Split” 2. Pilih item
Controlling– Strategic action
1. Pilih “Window” pada menu utama, kemudian pilih “Split”
2. Pilih item pekerjaan no.4 “Pengukuran”
3. Ganti pada kolom Unit dengan angka “6” untuk “Surveyor”
dan “Alat ukur”
4. Pilih “Fixed Units” pada field Task type:, kemudian klik
tombol “OK”
1
2
4
3

64

65

CONTR
CONTR

Controlling– Strategic action

5. Pada kotak dialog konfirmasi masalah “Leveling”, klik tombol “Stop”

6. Terlihat durasi pekerjaan kembali ke baseline yaitu 5 hari

5
5
6
6
OLLING Insyirahman, ST Published@2009 Adalah praktisi dibidang scheduling project, berpengalaman di Fabricator
OLLING
Insyirahman, ST
Published@2009
Adalah praktisi dibidang scheduling project,
berpengalaman di Fabricator Company- Jakarta,
R esearc
h
projec
t
UGM
,
Qua
lit
y
C
on t ro
l
B
a t u
Hijau Newmont Nusa Tenggara (Gold Mining
Company), Engineering Company – Encona Jakarta
dan perusahaan OIL & GAS Unocal Indonesia
Company-Balikpapan: Various Projects , Chevron
Indonesia Company-Balikpapan: Various Projects
dan sekarang di PT Badak NGL Bontang: Various
Projects .
alumnus Civil Engineering - Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta,

66