Anda di halaman 1dari 19

Sisa bahan, Produk Rusak dan Produk Cacat

Sisa bahan/Scrap
Scrap includes: (1) The fillings or trimmings remaining after processing materials, (2) Defective materials that cannot be used or returned to the vendor, and (3) Broken parts resulting from employee or machine failures.

Pencatatan pada saat penjualan:


Cash/Accounts Receivables Scrap sales/Other Income atau Cash/Accounts Receivables Cost of goods sold atau Cash/Accounts Receivables Factory Overhead Control xx xx xx xx xx xx

Produk rusak/Spoiled goods


Produk jadi yang tidak memenuhi standar/spesifikasi yang telah ditentukan, dan secara ekonomis tidak dapat diperbaiki menjadi produk baik.

Produk cacat/Defective goods


Produk jadi yang tidak memenuhi standar/spesifikasi yang telah ditentukan, dan dapat diperbaiki menjadi produk baik dengan mengerjakan kembali produk cacat tersebut.

Produk rusak pada Job costing


1.

Kerusakan terjadi karena konsumen PT ABC mendapat pesanan untuk memproduksi 1.000 kursi plastik, spesifikasi kursi tersebut ditentukan oleh pemesan. Setelah PT ABC memproduksi 100 kursi, pemesan mengubah spesifikasinya. Untuk memenuhi pesanan 1.000 kursi, PT ABC memproduksi 1.100 kursi, dalam hal ini 1.000 kursi sesuai dengan spesifikasi dan 100 kursi diidentifikasikan sebagai produk rusak.

Jumlah biaya untuk 1.100 kursi: Bahan baku $ 22,000 Upah langsung 5,500 Overhead 11,000 + 38,500 Produk rusak diperkirakan dapat dijual $ 1,000

Harga pokok per unit


Jika

produk rusak tak dapat dijual: $ 38,500 1.000 unit $ 38.50

Jika

produk rusak dapat dijual: $ 38,500- $ 1,000 1.000 unit $ 37.50

2. Kerusakan terjadi karena kesalahan internal perusahaan PT ABC mendapat pesanan untuk memproduksi 1.000 kursi plastik, spesifikasi kursi tersebut ditentukan oleh pemesan. Selama memproduksi terjadi produk rusak karena kesalahan pekerja, sehingga untuk memenuhi pesanan 1.000 kursi, PT ABC memproduksi 1.100 kursi, dalam hal ini 1.000 kursi sesuai dengan spesifikasi dan 100 kursi diidentifikasikan sebagai produk rusak.

Harga pokok per unit

Produk rusak tak dapat dijual dan dapat dijual: $ 38,500 1.100 unit $ 35.00

Kerugian karena adanya produk rusak tidak mempengaruhi harga pokok per unit, besarnya kerugian dimasukkan ke dalam rekening FOH control / biaya overhead sesungguhnya. Besarnya kerugian: $ 3,500 - $ 1,000 = $ 2,500

Produk cacat pada Job costing


1.

Produk cacat terjadi karena konsumen PT PQR mendapat pesanan untuk membuat 200 unit produk EX, jumlah biaya untuk 200 unit: - bahan baku $ 100,00 - upah langsung 20,000 - overhead 80,000 (2.000 h x $ 40)

Setelah selesai diproses, pemesan ingin menambahkan lagi spesifikasi pada produk tersebut, sehingga PT PQR mengerjakan kembali pesanan tersebut. Biaya pengerjaan kembali: Bahan baku, 200 x $ 40 = $ 8,000 Upah langsung, 200 x x $ 10 = 1,000 Overhead, 200 x x $ 40 = 4,000

Harga pokok per unit


Jika

tak ada produk cacat: $ 200,000 200 unit $ 1,000

Jika

ada produk cacat: $ 200,000+ $ 13,000 200 unit

$ 1,065 Biaya pengerjaan kembali dibebankan ke konsumen, sehingga harga pokok per unit menjadi naik.

2. Produk cacat karena kesalahan internal perusahaan Biaya pengerjaan kembali tidak dibebankan ke konsumen, tetapi dimasukkan ke dalam rekening biaya overhead pabrik sesungguhnya. Harga pokok per unit tidak berubah, yaitu $ 1,000

Produk rusak pada Process costing


PDP awal 4.000 unit - Masuk proses 21.000 unit - Produk jadi 19.000 unit - PDP akhir 3.600 unit*) - Produk rusak 2.400 unit *) tingkat penyelesaian: biaya bahan baku 100% dan biaya konversi 30%
-

PDP awal: - Biaya bahan baku $ 615,000 - Biaya konversi 916,000 Jumlah biaya yang ditambahkan periode sekarang: - Biaya bahan baku $ 3,885,000 - Biaya konversi 5,828,000
Nilai

Produksi ekuivalen:
Biaya

bahan baku, 19.000 + 3.600 + 2.400 = 25.000 unit Biaya konversi, 19.000 + (0,3 x 3.600) + 2.400 = 22.480 unit Produk rusak dimasukkan ke dalam perhitungan produksi ekuivalen!!!!

Biaya per unit:


bahan baku: $ 615,000 + $ 3,885,000 25.000 unit Biaya konversi: $ 916,000 + $ 5,828,000 22.480 unit
Biaya

= $ 180

$ 300

Nilai produk jadi, 19.000 unit x $ 480 = $ 9,120,000 Nilai PDP akhir: - Biaya bahan baku $ 432,000 - Biaya konversi 324,000 + 756,000 Biaya produk rusak dibebankan kepada rekening biaya overhead pabrik sesungguhnya, yaitu sebesar $ 1,152,000