Anda di halaman 1dari 10

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SUPPLY CHAIN MANAGAMENT (SCM) PADA PT.

LINK RACHI PRATAMA PADANG BERBASIS WEB


Taufik Hadayattullah1), Ruri Hartika Zain,M.Kom2) , Syafri Arlis,M.Kom3)
1) Tekhnik Informatika, U P I Y P T K , P a d a n g email: taufikhadayattullah9@yahoo.o.id 2) Sistem Komputer, U P I Y P T K , P a d a n g email: rurihartikazainal@yahoo.co.id 3) Sistem Informasi, U P I Y P T K , P a d a n g K o t a email: arlies2301@gmail.com Abstrak Program aplikasi Supply Chain Management (SCM) Pada PT.Link Rachi Pratama adalah program aplikasi berbasis web, dimana manfaat aplikasi ini sebagai salah satu solusi dalam kelancaran jaringan bisnis antar perusahaan dalam mengantarkan bahan baku dan barang jadi ke pemakai akhir. Dalam menghadapi persaingan bisnis yang ketat, PT.Link Rachi Pratama merancang sebuah web yang berfungsi dalam pemasaran produk indosat khususnya pemasaran kartu perdana indosat kepada pengguna internet dan juga lebih mudah dalam memperoleh barang dari supplier. Fungsi-fungsi yang ada pada program aplikasi Supply Chain Management (SCM) adalah Menu order barang dan order barang supplier secara online, menu tanya jawab, menu kritik dan saran agar bisa meningkatkan kerjasama dalam pemasaran barang. Pengujian pada program aplikasi ini dilakukan untuk memastikan program dapat berfungsi dengan baik dan hasilnya sesuai dengan yang dirancang. Kata Kunci : Supply Chain Management (SCM), PHP, MySQL, Web. Supply Chain Management adalah jaringan perusahaan-perusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir. Ada 3 macam hal yang harus dikelola dalam Supply Chain Management yaitu pertama, aliran barang dari hulu ke hilir, contohnya bahan baku yang dikirim dari supplier ke pabrik, setelah produksi selesai dikirim ke distributor, pengecer, kemudian ke pemakai akhir, yang kedua, aliran uang dan sejenisnya yang mengalir dari hilir ke hulu dan ketiga adalah aliran informasi yang bisa terjadi dari hulu ke hilir atau sebaliknya. Adapun yang di bahas adalah aktifitas dimana mengambil produk ke pabrik,dipasarkan hingga ke tangan pemakai akhir secara terorganisir. Jadi peneliti bermaksud merancang sistem Supply Chain Management dengan bahasa pemrograman WEB yang dapat mempermudah dalam pengelolaan data agar perusahaan lebih maju dan mudah diakses dari berbagai kalangan masyarakat Tujuan Penelitian Dalam melaksanakan penelitian ini terdapat beberapa tujuan yang ingin dicapai, adapun diantaranya adalah : 1. Sistem yang akan dibuat ini dapat mempermudah pengolahan data pada PT.Link Rachi Pratama

1.

PENDAHULUAN

Latar Belakang Persaingan yang ada dan pertumbuhan teknologi yang cepat, senantiasa menuntut perusahaan untuk mengubah proses bisnis internal yang sedang berjalan. Hadirnya teknologi informasi yang perkembangannya berlangsung secara berkesinambungan pada dekade terakhir ini telah meningkatkan efektifitas dan efisiensi dari proses bisnis yang ada secara signifikan. PT.Link Rachi Pratama Padang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi untuk kartu perdana indosat.Untuk membantu meningkatkan kinerja perusahaan dan membangun hubungan relasi yang baik antar perusahaan yang bekerja sama dan memudahkan pekerjaan karyawan pada PT.Link Rachi Pratama Padang.selain karna di perusahaan tersebut melakukan aktifitas secara manual untuk pemesanan barang dari supplier dan distribusi barang diharapkan dengan aplikasi SCM pada perusahaan dapat membantu menganalisis masalah dan membantu dalam hal kinerja perusahaan.Aplikasi ini nantinya bias membantu dan menunjang kinerja karyawan serta bisa membantu mengembangkan perusahaan.

2.

3.

Mempermudah pengkoordinasian bisnis organisasi secara keseluruhan, sehingga menghasilkan informasi yang real. Melengkapi sarana/media informasi dan promosi PT.Link Rachi Pratama serta mengembangkan sistem yang baru.

Perumusan masalah Berdasarkan hal di atas, maka dalam penelitian masalah ini yang akan dirancang dirumuskan dalam bentuk perumusan masalah yang meliputi : 1. Bagaimana Supply Chain Management mengintegrasikan informasi diantara divisi dalam PT.Link Rachi Pratama Padang? 2. Bagaimana mengimplementasikan aplikasi Supply Chain Management yang telah dirancang pada PT.Link Rachi Pratama Padang? 3. Bagaimana membantu proses pengolahan bisnis yang masih berjalan sejalan manual pada PT.Link Rachi Pratama Padang saat ini?

berorientasi objek, perangkat pembantu pengembangan perangkat lunak (CASE tools), berbagai standar, UML hingga metode formal diagung-agungkan sebagai senjata pamungkas untuk menghasilkan software yang benar, sesuai anggaran dan tepat waktu. Pada tahun 1987, Fred Brooks menulis artikel No Silver Bullet, yang berproposisi bahwa tidak ada satu teknologi atau praktek yang sanggup mencapai 10 kali lipat perbaikan dalam produktivitas pengembanan perangkat lunak dalam tempo 10 tahun. Sebagian berpendapat, no silver bullet berarti profesi rekayasa perangkat lunak dianggap telah gagal. Namun sebagian yang lain justru beranggapan, hal ini menandakan bahwa bidang profesi rekayasa perangkat lunak telah cukup matang, karena dalam bidang profesi lainnya pun, tidak ada teknik pamungkas yang dapat digunakan dalam berbagai kondisi

2. LANDASAN TEORI Rekayasa Perangkat Lunak Istilah Rekayasa Perangkat Lunak atau software engineering digunakan pertama kali pada akhir 1950-an dan awal 1960-an. Saat itu, masih terdapat perdebatan tajam mengenai aspek engineering dari pengembangan perangkat lunak. Pada tahun 1968 dan 1969, komite sains NATO mensponsori dua konferensi tentang rekayasa perangkat lunak, yang memberikan dampak kuat terhadap pengembangan rekayasa perangkat lunak. Banyak yang menganggap dua konferensi inilah yang menandai awal resmi profesi rekayasa perangkat lunak. Pada tahun 1960-an hingga 1980-an, banyak masalah yang ditemukan para praktisi pengembangan perangkat lunak. Banyak project yang gagal, hingga masa ini disebut sebagai krisis perangkat lunak. Kasus kegagalan pengembangan perangkat lunak terjadi mulai dari project yang melebihi anggaran, hingga kasus yang mengakibatkan kerusakan fisik dan kematian. Salah satu kasus yang terkenal antara lain meledaknya roket Ariane akibat kegagalan perangkat lunak. Selama bertahun-tahun, para peneliti memfokuskan usahanya untuk menemukan teknik jitu untuk memecahkan masalah krisis perangkat lunak. Berbagai teknik, metode, alat, proses diciptakan dan diklaim sebagai senjata pamungkas untuk memecahkan kasus ini. Mulai dari pemrograman terstruktur, pemrograman

Gambar 1.Ruang lingkup RPL Unified Modeling Language (UML) UML adalah sebuah bahasa untuk menentukan, visualisasi, konstruksi, dan mendokumentasikan artifacts dari sistem software. UML mendifinisikan beberapa jenis diagram resmi, diantarnya : use case diagram, class diagram, sequence diagram, collaboration diagram, statechart diagram, component diagram, dan deployment diagram. UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik/gambar untuk memvisualisasi, menspesifikasikan, membangun, dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan software berbasis OO (Object-Oriented) (Munawar, 2005). UML mempunyai sejumlah elemen grafis yang bisa dikombinasikan menjadi diagram. Karena ini merupakan sebuah bahasa , UML mempunyai sejumlah aturan untuk menggabungkan atau mengkombinasikan elemen-elemen tersebut. (Munawar, 2005).

Berikut adalah beberapa jenis diagram yang digunakan dalam pembuatan diagram UML: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Use case diagram Class diagram Statechart diagram

Supply Chain Management terdiri atas 3 elemen yang saling terikat antar yang satu dengan yang sama yang lain,yaitu : 1. Struktur jaringan supplay chain Jaringan kerja anggota dan hubungan dengan anggota dengan supplay chain lainnya. Proses bisnis supplay chain Aktivitas-aktivitas yang menghasilkan nilai keluaran tertentu bagi pelanggan. Komponen manajement supplay chain Variabel-variabel manajerial dimana proses bisnis disatukan dan di susun sepanjang supplay chain.

2. Activity diagram Sequence diagram Collaboration diagram Deployment diagram 3.

Tujuan Dari Supplay Chain Management Pelaksanaan Supplay Chain Management meliputi pengenalan anggota supplay chain dengan siapa dia berhubungan, proses data apa yang perlu di hubungkan dengan tiap anggota inti dan jenis penggabungan apa yang di terapkan pada tiap proses hubungan tersebut. Tujuannya adalah untuk memaksimalkn persaingan dan keuntungan bagi perusahaan dan seluruh anggota nya, termasuk pelanggan akhir.

Gambar 2. Klasifikasi Diagram UML Supply Chain Management Supply Chain Management adalah sebuah proses dimana produk diciptakan dan disampaikan kepada konsumen. Dari sudut struktural, sebuah Supply Chain Management merujuk kepada jaringan yang rumit dari hubungan dimana organisasi mempertahankan dengan partner bisnis untuk memperoleh bahan baku, produksi dan menyampaikannya kepada konsumen (Kalakota,2001, p274).

Gambar 3. Model Rancangan SCM

Konsep PHP PHP singkatan dari Personal Home Page Tools, adalah sebuah bahasa scripting yang dibundel dengan HTML, yang dijalankan disisi server. Sebagian besar perintahnya berasal dari C, Java dan Perl dengan beberapa tambahan fungsi khusus PHP. Bahasa ini memungkinkan para pembuat aplikasi web menyajikan halaman HTML dinamis dan interaktif dengan cepat dan mudah, yang dihasilkan server. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP bernama FI (Form Interpreted). Pada saat tersebut PHP adalah sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web. Perkembangan selanjutnya adalah Rasmus melepaskan kode sumber tersebut dan menamakannya PHP/FI, pada saat tersebut kepanjangan dari PHP/FI adalah Personal Home Page/Form Interpreter. Dengan pelepasan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP. Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter sudah diimplementasikan dalam C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan. Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend, menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998 perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan nama rilis tersebut menjadi PHP 3.0. Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai. Versi ini banyak dipakai sebab versi ini mampu dipakai untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan proses dan stabilitas yang tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Versi ini adalah versi mutakhir dari PHP. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Dalam versi ini juga dikenalkan model pemrograman berorientasi objek baru untuk menjawab perkembangan bahas pemrograman kearah pemrograman berorientasi objek. (Loka Dwiartara) Operator di PHP Operator digunakan untuk menentukan sebuah nilai dengan melakukan suatu prosedur, atau dengan suatu operasi dari beberapa nilai. Nilai yang digunakan dalam sebuah operasi

disebut operand. Penjumlahan adalah sebuah contoh sederhana dari suatu operasi. Tabel 1. Operator Aritmatika Opera tor + * Aksi Penjumla han Penguran gan Perkalian Conto h 5+9 9-4 5*6 Penejelasan Menghasilka n nilai : 14 Menghasilka n nilai : 5 Menghasilka n nilai : 30 Menghasilka n nilai : 5 Menghasilka n nilai : 1

/ %

Pembagia n Modulus

20 / 4 9%4

3.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Metode Penelitian Adapun antara lain: dalam metode penelitian

1. Penelitian Lapangan (Field Research) Penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan data primer secara langsung dilakukan di PT.LINK RACHI PRATAMA dengan teknik pengumpulan data sebagai berikut : a. Observasi Suatu metode pengumpulan data dengan cara melakukan observasi ke PT.LINK RACHI PRATAMA yang beralamat di Jl. Jl. Raya Andalas No 65 Padang, untuk mendapatkan informasi mengenai PT.LINK RACHI PRATAMA tersebut. b. Wawancara Suatu metode pengumpulan data dengan cara melakukan tanya jawab dengan pihak PT.LINK RACHI PRATAMA untuk mendapatkan informasi yang diperlukan. 2. Penelitian Pustaka (Library Research) Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh data sekunder dengan membaca

buku-buku, literatur-literatur dan browsing Internet agar dapat memperoleh data dan informasi yang dapat membantu dalam perancangan sistem yang akan dibuat dalam laporan ini. 3. Penelitian Laboratorium (Laboratory Research) Merupakan tahap penelitian yang dilakukan untuk mempraktekkan langsung hasil dari analisa yang bertujuan untuk menguji kebenaran sistem yang dirancang. Dengan spesifikasi Notebook sebagai berikut : a. Perangkat Keras (Hardware) yaitu : 1) Merk : Acer M4500 1043 XB, 14 2) Processor : Intel(R) dualCore(TM) CPU T4400 @ 2.20 Ghz 3) Memory : 1000 MB RAM 4) Flash disk : 8 GB b. Perangkat Lunak (Software) yaitu: 1) Sistem Operasi Windows 7 Ultimate 2) Microsoft Office 2007 3) Easywamp 1.1 4) Rational Rose 2002 5) MySQL Server 6) Adobe Dreamweaver CS3

Rachi Pratama 3 Costumer Aktor yang bisa melakukan pembelian produk dengan harga yang standar. Tidak mendapatkan potongan harga walaupun sudah membeli banyak produk. Aktor yang hanya sebagai pengunjung

Non Member

Tabel 3 Event-event Dalam Use Case Diagram No Event Aktor Deskripsi 1. Admin Pada manajemen profil admin dapat melihat, menambah, mengedit dan menghapus profil. Pada Manajemen produk admin dapat melihat, menambah, mengedit dan menghapus produk. Pada Manajemen home admin dapat melihat, menambah, mengedit dan menghapus Home. Pada Manajemen banner admin dapat melihat, menambah, mengedit dan menghapus Banner. Pada Manajemen Kategori Produk admin dapat melihat, menambah,

Manajem en Profil

2.

7)

CorelDraw X4

Manajem en produk

Admin

Menggunakan UML Use Case Diagram Use case menggambarkan bagaimana seseorang akan menggunakan atau memanfaatkan sistem, sedangkan aktor adalah seseorang atau sesuatu yang berinteraksi dengan sistem. Use case diagram menggambarkan bagaimana proses-proses yang dilakukan oleh aktor terhadap sebuah sistem. Kegiatan-kegiatan yang akan terjadi di dalam sistem antara para aktor dengan use case. Tabel 2. Definisi Aktor Aktor Deskripsi Admin Aktor yang memanajemen segala sistem yang ada pada Web perusahaan PT.Link Rachi Pratama 5. 2 Supplier Aktor yang dapat memasok barang pada perusahaan PT.Link Manajem en Kategori Produk Admin

3.

Manajem en User

Admin

4.

No 1

Manajem en Banner

Admin

mengedit dan menghapus Kategori Produk. Pada Manajemen ongkos kirim admin dapat melihat, menambah, mengedit dan menghapus jenis dan harga ongkos kirim apa saja yang digunakan pada Perusahaan. Pada Manajemen order masuk admin dapat melihat order masuk dari distributor dan costumer. Pada Manajemen hubungi kami admin dapat melihat, balas dan menghapus hubungi kami Pada Manajemen Kategori Entry Barang admin dapat melihat, menambah, mengedit, menghapus Kategori Entry Barang. Pada Manajemen Supplier admin dapat menambah akun supplier.

menghapus barang 12. Manajem en Laporan Barang Manajem en Cara Pembelia n Admin Admin dapat Melihat Laporan orderkan barang ke supplier. Admin dapat melihat, menambah, mengubah, dan menghapus cara pembelian. Costumer dapat melihat cara home web. Costumer dapat melihat profil perusahaan. Costumer dapat mengupdate, mengubah, menambah dan menghapus produk yang ada pada keranjang belanja. Costumer dapat menghubungi admin(Perusaha an) dengan melalui kontak dan mengisi form yang telah tersedia. Costumer dapat melihat cara atau aturan untuk membeli produk secara Online ini. Costumer dapat melihat, menghapus, mengupdate produk yang ada pada keranjang belanja.

6.

Manajem en Ongkos Kirim

Admin

13.

Admin

14.

Lihat Home

Costu mer

7.

Manajem en Order Masuk

Admin

15.

Lihat Profil

Costu mer

16.

8.

Manajem en Hubungi Kami

Lihat Produk

Costu mer

Admin

9.

Manajem en Kategori Entry Barang

17.

Admin

Isi form Hubungi Kami

Costu mer

18.

10.

Manajem en Supplier

Admin

Lihat Cara Pembelia n

Costu mer

19. 11. Manajem en Barang Admin Pada Manajemen Barang admin dapat melihat, menambah, mengedit dan

Manajem en keranjan g belanja

Costu mer

20.

Manajem en Berita

Costu mer

Costumer dapat melihat berita/ informasi terbaru dari perusahaan dan dapat memberi komentar. Supplier dapat mengedit harga barang yang ditetapkan kepada admin. Costumer Lihat orderan barang dari admin.

21.

Manajem en Barang

Suppli er

23.

Lihat Orderan Barang

Suppli er

entry admin

update admin

delete admin

list produk <<include>> entry produk <<include>> <<include>> <<include>> delete produk <<include>> <<include>> update produk <<include>> <<include>> list supplier <<include>> <<include>> admin delete supplier <<include>> <<include>> update supplier <<include>> <<include>> list barang supplier <<include>> <<include>> delete barang <<include>> list customer <<include>> <<include>> delete customer <<include>> <<include>> update customer <<include>> <<include>> <<include>> delete pesanan <<include>> <<include>> update pesanan <<include>> <<include>> list saran <<include>> logout admin <<include>> login

Keterangan Gambar 4 Use Case Diagram: Dalam use case diagram ini terdapat berbagai macam bagian, yaitu bagian aktor yang disimbolkan dalam bentuk orang, bagian use case yang disimbolkan dalam bentuk lingkaran, garis yang berbentuk tanda panah, dan stereotype yang disimbolkan dengan tanda << diawalnya dan ditutup >> diakhirnya serta dihubungkan dengan tanda panah putus-putus. Stereotype ada dua, stereotype yang pertama yaitu <<extend>> digunakan untuk menunjukkan bahwa satu use case merupakan tambahan fungsional dari use case yang lain jika kondisi atau syarat tertentu yang dipenuhi sedangkan stereotype yang kedua yaitu <<include>> digunakan untuk menggambarkan bahwa satu use case seluruhnya merupakan fungsionalistas dari use case lainya. Aktor baik itu Admin, Costumer, Supplier untuk dapat mengakses menu yang ada dalam sistem yang ditandai dengan adanya tanda panah menuju ke use case seperti tambah produk, lihat produk dan hapus produk maka terlebih dahulu aktor tersebut melakukan login, yang ditandai dengan adanya tanda panah putus-putus menuju ke arah login. Setelah login aktor dapat mengakses Web PT.Link Rachi Pratama dengan hak akses yang dimiliki masing-masing aktor. Sementara bagi Supplier dan Costumer yang belum terdaftar, maka terlebih dahulu melakukan Registrasi agar dapat Login. Antara lain, costumer dapat melakukan registrasi dengan memilih menu daftar dan mengisi form yang telah tersedia. Sementara supplier registrasi melalui admin, dengan memilih menu hubungi kami dan mengisi form sesuai format

dan ketentuan yang telah di cantumkan di profil perusahaan


Class Diagram Class diagram memberikan gambaran hubungan antara tabel-tabel yang ada dalam database. Masing-masing class memiliki attribute dan metoda atau fungsi sesuai dengan proses yang terjadi Tabel 4. Definisi Class No 1 Class Customer Deskripsi Digunakan untuk menyimpan semua data data user yang bisa mengakses sistem. Digunakan untuk menyimpan data data kritik dan saran. Digunakan untuk menyimpan semua data data Supplier yang

list pesananan

entry barang supplier list barang

cetak bukti suplier

logout

home

profil

non member customer ragam

saran

beli produk

cetak pemesanan

Saran

Gambar 4.Use Case Diagram

Supplier

bisa mengakses sistem 4 Produk Digunakan untuk menyimpan data data user yang melakukan pemesanan produk Digunakan untuk menyimpan data data admin yang akan mengatur sistem.

eksekusi, point-point pada sub bab ini akan menjelaskan tentang bagaimana sebuah form dijalankan dan apa saja fungsi yang terdapat pada form tersebut. Form Menu Utama Tampilan home merupakan tampilan awal pada form menu utama. Pada tampilan menu utama atau home ini terdapat beberapa menu yang dapat diakses oleh user maupun pengunjung. Pilihan menu yang dapat diakses oleh user maupun pengunjung tanpa harus melakukan login antara lain form menu profil, form berita, form hubungi kami, form daftar serta form login. Berikut tampilan form menu utama

Admin

Sequence diagram Sequence diagram menjelaskan interaksi objek yang disusun berdasarkan urutan waktu. Secara mudahnya sequence diagram adalah gambaran tahap demi tahap yang seharusnya dilakukan untuk menghasilkan suatu sistem sesuai dengan use case diagram. Collaboration diagram Collaboration diagram adalah cara alternative untuk mengetahui tahap-tahap terjadinya suatu aktivitas. Perbedaan antara collaboration dan sequence diagram adalah collaboration diagram memperlihatkan bagaimana hubungan antara beberapa objek, sedangkan sequence diagram memperlihatkan bagaimana urutan kejadian. Statechart diagram Statechart diagram menelusuri individu-individu objek melalui keseluruhan daur hidupnya, mespesifikasikan semua urutan yang mungkin dari pesan-pesan yang akan diterima objek tersebut, bersama-sama dengan tanggapan atas pesan-pesan tersebut. Activity diagram Activity diagram adalah teknik untuk mendeskripsikan logika prosedural, proses bisnis dan aliran kerja dalam banyak kasus. Activity diagram menggambarkan bagaimana aktivitas yang terjadi dalam sistem yang akan dirancang. Activity diagram sama seperti halnya flowchart yang menggambarkan proses yang terjadi antara aktor dan sistem. Implementasi dan Pengujian Pengujian dan implementasi sistem bertujuan untuk melihat apakah sistem yang dirancang sudah sesuai dengan apa yang diinginkan atau belum, setelah dilakukannya pengujian dan implementasi, kualitas sebuah system akan terlihat. Tampilan program yaitu merupakan sub bab yang menjelaskan tentang proses dimulainya sampai program ini selesai di

Gambar 5. Tampilan Home pada Web Form Registrasi Form registrasi berfungsi apabila pengunjung ingin menjadi member dari perusahaan tersebut. Berikut tampilan form daftar yang terlihat

Gambar 6. Tampilan Form Registrasi

Form Produk Form produk pada form Costumer ini berfungsi apabila member ingin melakukan pemesanan, di form ini Costumer dapat melakukan order atau pemesanan produk. Berikut adalah tampilan form produk yang terlihat pada gambar

Form Order Pemesanan Form order pemesanan pada form Costumer ini berfungsi apabila member telah melakukan order atau pemesanan, maka produk yang telah di pesan tersebut akan tampil bukti pemesanan. Berikut adalah tampilan form keranjang belanja yang terlihat pada gambar

Gambar 7. Tampilan Form Produk 4. Form Saran Tampilan halaman kritik dan saran berfungsi apabila customer ingin melakukan kritik dan saran dengan cara customer harus login terlebih dulu. Berikut tampilan halaman kritik dan saran yang terlihat pada gambar KESIMPULAN Setelah melakukan perancangan sistem dan penerapan aplikasi ini dapat diambil beberapa kesimpulan, diantaranya : 1. Dengan Metode Supply Chain Management ini perusahaan lebih terorganisir dalam segi meminimalisasikan biaya dan meningkatkan produktifitas perusahaan PT.Link Rachi Praama melalui otomatisasi antara partner dengan supply chain dalam mudah mendapatkan bahan baku maupun barang jadi yang tersedia sesuai kebutuhan yang ada pada sistem aplikasi ini. Dengan memberikan layanan pemesanan produk dan penerimaan bahan baku maupun barang jadi dari supplier yang dapat dilakukan secara online. 2. Aplikasi ini juga dapat memudahkan supplier untuk melakukan pengiriman bahan baku maupun barang jadi ke perusahaan dengan menerima pesanan secara online dan perusahaan dengan continue memberi informasi kepada supplier setiap stok barang atau bahan baku yang tersisa. 3. Dapat memudahkan administrator dalam melakukan pengolahan data, dan data penjualan maupun data barang tersimpan dalam database perusahaan dan bisa digunakan apabila diperlukan. Dengan adanya data yang telah di backup.

Gambar 8. Tampilan Form Saran

4.

5.

Seluruh system kendali dari penerapan aplikasi ini dipegang oleh PC dengan menggunakan bahasa pemograman PHP dan MySQL sebagai pendukung aplikasi Supply Chain Management. Menggunakan penerapan metode Supply Chain Management ini dapat memudahkan costumer dan supplier untuk mengetahui serta melakukan transaksi tanpa harus mendatangi perusahaan tersebut.

DAFTAR REFERENSI Dwiartara, Loka. 2010. Menyelam dan Menaklukan Samudra PHP, Ilmu Website. Kadir, Abdul. 2008. Dasar Pemrograman Web Menggunakan PHP, ANDI: Yogyakarta. Munawar. 2005. Permodelan Visual dengan UML. YogyakatGraham lmu: Yogyakarta. Mulyanto, Aunur R. 2008. Rekayasa Perangkat Lunak Jilid 1. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan: Jakarta. Syahid, Ahmad. 2008.Pemanfaatan Internet Dalam Pendidikan dan Pembelajaran. (Jurnal IQRA 4).Palu: Ilmu Keislaman. Nomor 02 Volume Kependidikan dan

Sibero, Alexander F. K. 2011. Kitab Suci Web Programming. MediaKom: Jakarta. SAID, Andi Ilham,dkk. 2006. Produktivitas dan efisiensi dengan SCM,Jakarta:Penerbit PPM,2006 Yasa, Ni Nyoman.K. 2007. Apa dan Mengapa E-Business Serta Prospeknya di Indonesia. (Forum Manajemen Nomor 01 Volume 5). Denpasar : Forum Manajemen.

Beri Nilai