Anda di halaman 1dari 7

Berbagai Macam Perijinan Dalam Dunia Real Estate

Written by Aar Ardhianta Monday, 06 June 2011 07:28 - Last Updated Monday, 06 June 2011 07:44

Peraturan perijinan perihal perumahan masing-masing daerah berbeda. Ada beberapa daerah yang sudah memiliki dinas satu atap dan ada juga yang belum. Untuk daerah yang belum memiliki dinas satu atap, anda harus melakukan gerilya guna mengurus dan mendapatkan perijinan dari departemen atau dinas dari Pemerintah Daerah tersebut.

Untuk mengurus dan mendapatkan ijin perumahan, Anda dapat meminta nasehat dari dinas terkait bagaimana cara menumpuhnya. Atau Anda dapat pula mempercayakan kepada notaris setempat untuk mengurus dan mendapatkannya, keuntungannya biaya perijinan yang akan dikeluarkan sudah dapat dipastikan dan Anda tinggal duduk manis menanti hasilnya.

Berikut beberapa prinsip dasar yang sering kami temui di beberapa daerah:

Ijin Pemanfaatan Tanah (IPT)

IPT menjadi salah satu syarat perijinan yang Anda wajib urus. Syarat ini termuat dalam Ijin Prinsip. IPT atau didaerah lainnya kadang disebut IPPT (Ijin Perubahan Menggunakan Tanah / Ijin Perubahan Pemanfaatan Tanah) dikeluarkan oleh Badan Peryahanan Nasional (BPN). Memuat perubahan penggunaan tanah dari pekarangan menjadi perumahan.

Ijin Site Plan

Ijin Site Plan atau Pengesahan juga merupakan syarat yang disampaikan dalam Ijin Prinsip. Dikeluarkan oleh dinas Kimpraswil (Pemukiman, Prasarana dan Sarana Wilayah). Site plan yang telah Anda buat dalam perencanaan lahan, mutlak harus disahkan. Kimpraswil akan melihat komposisi lahan komersil dengan lahan untuk fasilitas umum. Selama memenuhi ketentuan, Pengesahan Sita tidak akan mengalami masalah.

Pengesahan Site Plan akan menjadi dasar untuk pemecahan / splitzing sertifikat. BPN adalah badan yang berwenang melakukannya. Beberapa daerah mensyaratkan sertifikat harus sudah splitzing

1/7

Berbagai Macam Perijinan Dalam Dunia Real Estate


Written by Aar Ardhianta Monday, 06 June 2011 07:28 - Last Updated Monday, 06 June 2011 07:44

sebelum dibaliknamakan atas nama konsumen. Namun masih ada beberapa daerah yang splitzing sertifikatnya per akad yang dilakukan oleh Notaris setempat.

Ijin Peil Banjir / Rekomendasi Pengairan

Ijin ini dikeluarkan oleh Dinas Kimpraswil. Terkait dengan rekomendasi ketinggian kawasan dari titik tertinggi banjir rata-rata didaerah tersebut. Tujuanya agar lokasi Anda bebas banjir.

Ijin Pengeringan

Apabila lokasi Anda bersertifikat sawah, maka Anda wajib mengurus Ijin Pengeringan. Meskipun fisik lahan sudah berupa pekarangan. Ijin ini dikeluarkan oleh Dinas Pertanian setempat.

Ijin Ketinggian Bangunan

Apabila lokasi Anda berdekatan dengan lapangan terbang / Bandar udara. Anda wajib mengurus ijin tambahan ini. Ijin yang dikeluarkan oleh pengelola Bandar udara setempat. Terdapat batasan ketinggian banguinan untuk radius tertentu dikawasan seputaran bandara. Bahkan apabila lokasi Anda merupakan daerah yang merupakan jalur lurus turunya pesawat, Anda akan mengurus dan mendapatkan ijin ini.

Ijin Mendirikan Bangunan

Rentetan perjanjian yang sepertinya panjang berujung kepada IMB. Terdapat 2 macam IMB, yakni IMB Pecah. Prinsip dasar IMB Induk adalah IMB yang dikeluarkan untuk pemilik lahan induk. Sedang IMB Pecah adalah IMB yang sudah diatasnamakan oleh konsumen.

2/7

Berbagai Macam Perijinan Dalam Dunia Real Estate


Written by Aar Ardhianta Monday, 06 June 2011 07:28 - Last Updated Monday, 06 June 2011 07:44

IMB dikeluarkan oleh Dinas Kimpraswil atau Dinas Cipta Karya atau bisa juga dikeluarkan oleh Dinas Satu Atap, bahkan Kelurahan atau Kecamatan setempat juga berwenang. Peraturan tentang ini berbeda-beda dimasing-masing daerah.

Ijin Prinsip / Fatwa Lahan /Advice Planning

Ijin ini dikeluarkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Muatan dari ijin ini adalah persetujuan prinsip bahwa lokasi Anda diperbolehkan untuk membangun kawasan perumahan dengan beberapa syarat yeng harus Anda penuhi. Sebelum mendapatkan ijin ini, Anda harus menyampaikan proposal yang kemudian akan diujukan oleh Bappeda dalam sidang. K

Dalam sidang ini, Anda akan menghadapi beberapa pertanyaan seputar proyek, oleh karena itu Anda sudah harus siap dengan segala dokumen perencanaan. Selam proyek Anda memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, Anda aman. Output dari sidang adalah turunnya ijin prinsip atau fatwa lahan atau advice planning yang biasanya ditandatangani oleh Kepala Pemerintahan setempat. Komisi terkait dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Lurah dan Camat serta tokoh masyarakat seringkali diundang menghadiri sidang ini.

Persyaratan Data Lahan Ijin Prinsip / Fatwa Lahan /Advice Planning

A. Lahan Sudah Dikuasai

Copy SHM (Sertipikat Hak Milik)

3/7

Berbagai Macam Perijinan Dalam Dunia Real Estate


Written by Aar Ardhianta Monday, 06 June 2011 07:28 - Last Updated Monday, 06 June 2011 07:44

Copy SHGB (Sertipikat Hak Guna Bangunan)

Copy Girik dan copy Akta/Surat Pelepasan Hak (Not/PPAT)

B. Lahan Belum Dikuasai

Copy PPJB (Perjanjian Perikatan Jual Beli) > opsi A

Copy Akta Perjanjian Kerjasama > opsi B

Copy Akta Kuasa Mengurus

Copy Akta Kuasa Menjual

Copy Akta Kuasa Membangun

Copy Akta Kuasa Memecahkan Sertipikat

Persyaratan Data Pemohon Ijin Prinsip / Fatwa Lahan /Advice Planning

4/7

Berbagai Macam Perijinan Dalam Dunia Real Estate


Written by Aar Ardhianta Monday, 06 June 2011 07:28 - Last Updated Monday, 06 June 2011 07:44

A. Pemohon Perorangan

Copy KTP yang masih berlaku

B. Pemohon Berbadan Hukum (CV / PT)

Copy Akta Pendirian Perusahaan

Copy Akta Perubahan AD/ART (jika pernah dilakukan)

Copy SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan)

C opy TDP (Tanda Daftar Perusahaan)

Copy Surat Keterangan Domisili

Copy KTP Pengurus Perusahaan (Direktur, Komisaris)

Copy NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

Copy SK (Surat Keputusan) dari Depkumham

5/7

Berbagai Macam Perijinan Dalam Dunia Real Estate


Written by Aar Ardhianta Monday, 06 June 2011 07:28 - Last Updated Monday, 06 June 2011 07:44

Persyaratan Data Perencanaan Ijin Prinsip / Fatwa Lahan /Advice Planning

A. Site Plan

Site Plan (perpetakan kavling , perletakan fasos/fasum, jalur sirkulasi jalan)

Tabulasi Data (efektifitas lahan, daftar kavling dan type bangunan, dll)

Notasi notasi pendukung (arah mata angin, rencana outlet air kotor, pengolahan sampah, dll)

B. Rencana Bangunan

Denah Tampak Bangunan

Gambar Potongan Bangunan

Gambar Kerja (arsitektural, struktural, mekanikal elektrikal)

Perhitungan Struktural (khusus 2 lantai)

6/7

Berbagai Macam Perijinan Dalam Dunia Real Estate


Written by Aar Ardhianta Monday, 06 June 2011 07:28 - Last Updated Monday, 06 June 2011 07:44

Agar pelaksanaan perijinan dapat berjalan lancar, hendaknya proses perijinan dilaksanakan dengan beberapa skema dibawah ini, anatara lain;

Data-data pendukung harus lengkap (data lahan, data pemohon, data perencanaan) supaya berkas bisa diproses tanpa kekurangan data.

Jangan diborongkan kepada salah satu staf di Instansi penerbit ijin, diproses saja sesuai jalur dan prosedur resmi (didaftarkan di loket).

Cari informasi detail mengenai alur proses perijinan dari meja ke meja, supaya bisa memonitor dan memantau setiap tahapan progres yang sudah dilewati.

Jangan terlalu mudah memberikan komitmen , terutama saat bertemu dengan pejabat yang berwenang menanda-tangani dokumen perijinan.

Perhatikan TIME FRAME (target waktu penyelesaian).

7/7