Anda di halaman 1dari 6

EBM CRITICAL APPRAISAL

The Significance of Bone Marrow Involvement In Aggressive Lymphomas : A Retrospective Comparison of Clinical Outcomes Between Peripheral T cell Lymphoma and Diffuse Large B cell Lymphoma in China

Disusun oleh : Ricky Arisandy (1102009244) Yohana Dwi Sophianty (1102010298)

Dosen Pembimbing : dr. Sri Hastuti Andayani, SpA

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2012/2013

EBM
Nama : Ricky Arisandy NIM : 1102009244

Nama : Yohana Dwi Sophianty NIM : 1102010298

TUGAS EVIDENCE BASED MEDICINE

Skenario Laki-laki berusia 45 tahun datang dengan keluhan demam tinggi (lebih dari 38oC) selama seminggu. Pasien mengeluh berat badannya menurun dari 62-51 kg, padahal tidak mengalami mual, muntah maupun diare, dan sering berkeringat dimalam hari beberapa bulan belakangan ini. Pasien juga merasakan nyeri tenggorokan dan nyeri perut. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan suatu pembesaran KGB 9x9x8 cm, dapat digerakan, kulit tampak normal, kelenjar tyroid tidak tampak dan hanya teraba saat menelan. Paru-paru dan Hati dalam keadaan normal, teraba massa di daaerah abdomen serta pembesaran limpa. Pada pemeriksaan darah, terdapat Hb dan Ht nya rendah. Dokter melakuan pemeriksaan biopsi eksisional dan mendiagnosis pasien menderita penyakit Lymphoma non Hodgkin. Kemudian dokter menganjurkan kepada pasien untuk melakukan biopsi aspirasi pada sumsum tulang guna mengetahui apakah telah terjadi metastase ke sumsum tulang.

Pertanyaan (foreground question) Bagaimanakah prognosis antara pasien lymphoma non Hodgkin jenis sel B dan jenis sel T?

PICO Population Intervention Comparison : Pasien lymphoma non Hodgkin : pasien PTCL dengan BMI. : pasien DLBCL dengan BMI.

Outcomes

: Bagaimana prognosis pasien PTCL dan DLBCL dengan BMI menurut IPI parameter.

Pencarian bukti ilmiah Alamat website Kata kunci : www.web.pubmed.com : non hodgkin lymphoma AND cell T vs cell B with bone marrow AND prognosis Limitasi Hasil Pencarian : Januari 2007 Desember 2013 : 15

Dipilih artikel berjudul

The Significance of Bone Marrow Involvement In Aggressive Lymphomas : A Retrospective Comparison of Clinical Outcomes Between Peripheral T cell Lymphoma and Diffuse Large B cell Lymphoma in China.

REVIEW JURNAL Background: Peripheral T cell lymphomas (PTCL) have been demonstrated to have a poorer prognosis than diffuse large B cell lymphoma (DLBCL) due to a high frequency of bone marrow involvement (BMI). However, the clinical characteristics of PTCL with BMI have not been fully described, and the clinical outcomes of PTCL with BMI and DLBCL with BMI have not been well compared. Methods: The clinical characteristics and survival of 25 nodal PTCL cases with BMI and 42 DLBCL cases with BMI were compared. Results: Most of the PTCL patients with BMI had lymphadenopathy (88%), B symptoms (76%), an elevated LDH level (68%), anemia (64%), splenomegaly (60%), and a poor performance status (52%). Except for the differences of lymphadenopathy and thrombocytopenia between PTCL with BMI and DLBCL with BMI, similarities in gender, age, hepatomegaly, splenomegaly, a bulky mass, B symptoms, elevated LDH, 6 2 extranodal sites, ECOG scores 6 2, anemia, and international prognostic index (IPI) and age-adjusted IPI scores were observed between the 2 groups. The 2 groups also had similar 3-year overall survival (25.8 vs. 30.0%, p = 0.846) and progressive-free survival (21.3 vs. 25.2%, p = 0.815) rates. Conclusions: PTCL with BMI have a similar aggressive course and poor survival compared to DLBCL with BMI. Thus, the immunophenotype of either T or B lineage may not be a crucial prognostic indicator of survival for these 2 aggressive lymphomas.

APAKAH HASIL PENELITIAN TERSEBUT VALID? A. Petunjuk primer 1. Apakah terdapat sampel yang representative, terdefinisi jelas dan berada pada kondisi yang sama dalam perjalanan penyakitnya?

2. Apakah follow-up cukup lama dan lengkap?

B. Petunjuk sekunder 1. Apakah kriteria outcome yang digunakan objektif dan tanpa bias?

2. Bila ditemukan subgroup dengan prognosis yang beda, apakah dilakukan adjustment untuk factor-faktor prognostic yang penting? TIDAK, karena didalam jurnal ini tidak ditemukannya subgroup dengan prognosis yang berbeda.

APA HASILNYA? 1. Bagaimana gambaran outcome menurt waktu?

2. Seberapa tepat perkiraan prognosis?

APAKAH HASIL PENELITIAN INI DAPAT DIAPLIKASIKAN? 1. Apakah pasien dalam penelitian ini serupa dengan pasien saya? YA 2. Apakah hasilnya membantu dalam memberika konseling kepada pasien saya? YA Dalam jurnal ini disebutkan bahwa hasil prognosis dari PTCL dan DLBCL dengan BMI dapat dilihat melalui IPI parameter.