Anda di halaman 1dari 10

Contoh-contoh resep sirup tablet dan puyer

dr. Anugerah Sehat SIP No: 14/ KANDEP / IJIN / XII / 1988 Jl. Maluku I / 100 Semarang Telp: 024-6712345 Semarang, R/ OBB syrup fl I Adde pro cth Cod HCl 5 mg M f syrup 100ml S t d d cth I I PRO : RONALD

Keterangan Resep 1 1. Dalam resep tersebut berarti diminta untuk mengambil OBB syrup I fls (Tempo Scan Pacifik), ditambahkan Codein HCl 5 mg tiap 5 ml, lalu dibuat menjadi sirup dengan jumlah 100 ml. OBB syrup. Tiap 5ml sirup mengandung: - Ephedrin HCl 10 mg - Guaiafenesinum 50 mg - Klorfeniramin maleat 2 mg Kemasan sirup adalah 60 ml.

Contoh Resep 2 R/ Acetaminophen 2.4 As. Benzoat 0.1 Propylenglicol 15 ml Alkohol 15 ml Syr. Simpleks 20 ml Air ad 200 Keterangan Resep 2 Cara pembuatan : Tara botol 200 ml. Ambil bahan bahan syrup yang diperlukan. Tara Syr.Simpleks 20 ml di dalam botol/wadah syrup. Ambil 2.4 gram Acetaminophen lalu larutkan dengan alcohol, ketika sudah benar benar larut tambahkan pemanis ( Propylen Glikol ) ke dalamnya dan tambahkan sedikit air. Setelah larut tambahkan pengawet (As.Benzoat yang telah dilarutkan dalam air mendidih sambil diaduk) kemudian campur larutan hingga merata & larut sempurna. Terakhir, tambahkan air hingga tercapai volume yang diinginkan. Masukkan semua campuran ke dalam botol yang berisi Syr.Simpleks dan kocok. Beri label & etiket pada botol. Note:kelarutan acetaminophen dalam alkohol 1:7, dalam air 1:70 Contoh Resep 3 R/ Chlorpheniramin Maleat 0.04 Glycerin 2.5 ml Sirup 8.3 ml Lart.Sorbitol 28.2 ml Na-Benzoat 0.1

Alkohol 6 Aq ad 100 Syrup antihistamin untuk pencegahan & pengobatan reaksi reaksi alergi. Keterangan Resep 4 Cara pembuatan : Kalibrasi botol 100 ml. Ambil bahan bahan syrup yang diperlukan. Ambil syrup 8.3 ml dalam botol / wadah syrup. Timbang 40 mg Chlorpheniramin Maleat, gerus dan larutkan dengan air secukupnya hingga benar benar larut. Masukkan Gliserin 2.5ml ke dalam campuran, aduk merata. Tambahkan pemanis ( Lart.Sorbitol ) ke dalam campuran dan aduk lagi hingga merata. Masukkan pengawet Na-Benzoat ke dalam campuran syrup, aduk merata sambil ditambahkan air sedikit demi sedikit. Tambahkan air hingga tercapai volume syrup yang diingnkan (100ml). Masukkan semua campuran kedalam botol yang telah berisi syrup sebelumnya, beri etiket dan label. CONTOH KASUS : An. Puri, 18bln, BB 12kg, dibawa ke dokter krn demam tinggi sejak 2 hari lalu. R/ Amoksisilin syr 125mg/5cc fls No. II S 3dd c.orig I p.c. PRO:PURI UMUR:18 BLN

Keterangan Resep 5 Berikan antibiotik sirup Amoksisilin, dosis anak 25-50 mg/kg BB/hari, 3x sehari, selama 7 hari, minum sesudah makan,

CONTOH RESEP UNTUK TABLET Nn. Intan, 18 thn, BB 42kg, dtg kr dokter karena demam dan tenggorokan sakit untuk menelan. Intinya dy faringitis ;p CONTOH RESEP 1 : Parasetamol R/ Tab parasetamol 500mg no. X S 3 dd tab I p.c. p.r.n demam Antipiretik parasetamol, 3x sehari 500mg, selama 3 hari, sesudah makan, bila demam Amoxicillin R/ Caps amoksisilin 500mg no. XXI S 3 dd caps I p.c Berikan terapi untuk pasien Antibiotik amoksisilin, 3x sehari 500mg, selama 7 hr, sesudah makan

CONTOH RESEP PUYER An. Puri, 18bln, BB 12kg, dibawa ke dokter krn demam tinggi sejak 2 hari lalu.

Berikan antibiotik dan antipiretik per oral dlm bentuk puyer Amoksisilin, dosis anak 25-50 mg/kg BB/hari, 3x sehari, selama 7 hari, minum sesudah makan, puyer masukan ke dalam kapsul Parasetamol, dosis anak 10-15 mg/kg BB/kali, 3x sehari, selama 3 hari, minum sesudah makan bila demam Amoksisilin R/ Amoksisilin 100mg s. lact. q.s. m.f. pulv. dtd. No. XXI da in caps S 3dd caps I p.c. Parasetamol R/ Parasetamol 120mg s. lact. q.s. m.f. pulv. dtd. No. X S 3dd pulv I p.c. p.r.n demam

STENOGRAFI
SINGKATAN
a.c. ad. 1 vic. ad. Lib a.m. a.n. Amp Aq. Bidest auric b.i.d atau b.d.d Cap Cr D (dex) d.C

ISTILAH
Ante coenam Ad unus vicibus Ad libitum Ante meridium Ante noctem Ampul Aqua bidestilata auricular Bis in die atau bis de die Capsulae Cream Dextra Durante coenam

ARTI
Sebelum makan Untuk 1x pakai Tambahkan secukupnya Sebelum tengah hari Sebelum tidur Ampul Air yg disuling 2x Telinga 2 kali sehari Kapsul Krim Kanan Pada waktu makan

(1-4) d.d. d.t.d Singkatan emuls et f flc fls garg gtt haust h.m. h.s. h.v. inf.

De die Da tales doses Istilah emulsum et fiat flacon flask gargarisma Gutta; guttae haustus Hora matutina Hora somni Hora vespertina infusum

(1-4x) sehari Berilah sejumlah dosis tsb Arti Emulsi Dan Buatlah Flacon (botol plastik) Flask (botol kaca) Obat kumur Tetes, obat tetes Sekali minum habis Pagi hari Waktu akan tidur Malam hari Infus

Inj. kolf Lin. Liq. Lot. m m. et v. Singkatan m.f. mixt nasal no noct O.D. o.h.

injectio kolf linimentum Liquor, liquidus lotio mane Mane et vespere Istilah Misce fiat mixtura nasal nomero noctum Oculo dextra Omni hora

Obat suntik Botol infus Obat gosok Cairan, cair Sediaan cair obat luar pagi Pagi dan sore Arti Campur dan buatlah campuran Hidung Jumlah Tengah malam Mata kanan Tiap jam

o.m. opth P.c Part dol pot p.r.n pulv

Omni mane opthalmo Post coenam Parte dolente potio Pro renata Pulveres / pulvis

Tiap pagi Mata Sesudah makan Pada bagian yg sakit Obat minum cair Bila perlua Bubuk tabur / bubuk terbagi dalam bungkusan Dalam jumlah semuanya Tiap jam Ambillah Tandailah Arti Larutan Bila perlu

q.s qq.h. R/ S Singkatan sol s.o.s atau s.n.s

Quantum satis Quaque hora recipe signa Istilah solutio Si opus sit atau si necesse sit

stat supp syr tab troch u.c. u.e ung u.p. vesp vial

statim suppositoria syrup tabullae trochiscus Usus cognitus Uses externus unguentum Usus propius vespere vial

Segera Supositoria Sirup Tablet Tablet hisap Aturan pakai diketahui Obat luar Salep Untuk pemakaian profesi kedokteran Malam hari Botol untuk injeksi