Anda di halaman 1dari 7

A.

SEJARAH PALANG MERAH REMAJA DAN PERJALANAN PENDIRI PMR Awal terbentuknya organisasi PMR di SMK Negeri 1 Sukalarang di awali pada tahun 2008 yang terilhami dari upacara kemerdekaan 17 Agustus yang ke 63 di lapangan SMK Negeri 1 Sukalarang.

Pada saat itu yang menjadi petugas pertolongan pertama untuk peserta upacara yang pingsan hanya dari PMR SMP Negeri 1 Sukalarang. Dari sanalah muncul kesadaran bahwa SMK Negeri 1 Sukalarang pun harus mempunyai organisasi serupa, sebagai instansi pendidikan paling tinggi di sukalarang .

Pada tahun 2009 awal, terbentuklah struktur organisasi secara aklamasi dan terpilih Rina sebagai ketua PMR yang pertama, dan Ina sebagai wakil nya yang sama - sama dari jurusan Multimedia.

Pada kepengurusan ini belum ada kegiatan kegiatan yang berarti, hanya sebatas pendirian organisasi, pada saat itu kegiatannya hanya sebatas memberikan pertolongan pertama pada upacara upacara besar seperti upacara HUT RI.

Pada saat upacara 17 agustus 2009, di karenakan masih kurangnya pengetahuan dan pengalaman sehingga lagi lagi PMR SMP Negeri 1 Sukalarang lah yang mendominasi pertolongan pertama.

Pada saat itu PMR SMK Negeri 1 Sukalarang belum ada pembagian tugas yang jelas, sehingga PMR hanya di jadikan ekstrakulikuler formalitas saja,belum ada kegiatan latihan pada saat itu.

Pengalaman dan pengetahuan yang kurang diantara anggota PMR pada saat itu membuat paradigma bahwa PMR itu pasif, tidak halnya seperti PASSUS yang telah menjadi ekskul tertua, perhatian yang di berikan oleh sekolah pun tidak ada, PMR di pandang hanya organisasi yang hanya mengangkat orang pingsan pada waktu upacara.

Awal bulan November 2009, seorang siswa benama Herlan halim sugiarto pindah dari SMK Negeri 1 Kota Sukabumi (KABUT) ke SMK Negeri 1 Sukalarang, kepindahan Herlan membuat Husen yang merupakan teman satu ekstrakurikuler waktu SMP, terinspirasi untuk kembali mengaktifkan ekstrakulikuler PMR di SMK Negeri 1 Sukalarang.

Pada awal 2009, di adakan rapat perkumpulan anggota PMR yang kedua atas dasar usulan Husen pada sekolah, dan rapat kali ini di fokuskan untuk pembentukan seksi seksi yang di hadiri pembina PMR yang kedua Didih Kusmayadi, SP.d yang sebelum nya di jabat oleh Tatang suherman,SP.d pada rapat ini husen dan herlan di undang untuk memberikan pengalaman selama di SMP. Rapat pun tidak banyak mendapatkan hasil yang berarti, akhir nya di setujui akan di mulai di aktifkan untuk latihan bulan januari 2010 smester genap dengan pelatih dari cabang Kabupaten Sukabumi (ci saat)

Tahun 2010 pun tiba, tetapi semua rencana yang telah di sepakati tidak berjalan sama sekali, agenda latihan pun tidak aktif, hal ini membuat kekesalan Husen dan Herlan, maka secara perlahan Husen dan Herlan mulai menyusun semua rencana untuk tahun depan agar PMR bisa berjalan kembali di SMK Negeri 1 Sukalarang . Hal hal yang di rundingkan sebagai berikut :

1. Pembentukan organisasi langsung di bawah pimpinan Husen dan Herlan. 2. Pengangkatan pelatih dari PMI cabang Cianjur, karena letak SMK Negeri 1 Sukalarang terletak di perbatasan antara Sukabumi dan Cianjur. 3. Usulan penggantian pembina.

Rencana akan di jalankan setelah kenaikan kelas, tepat setelah kelas XII harus fokus pada tahun terakhir nya di smester lima dan enam. Pada kesempatan perkemahan pelantikan OSIS dan PMR SMP Negeri 1 Sukalarang, Herlan dan Husen menyempatkan diri untuk ikut dan melakukan pendekatan pertama dengan Heru Susanto pelatih PMR SMP Negeri 1 Sukalarang dari PMI cabang kabupaten Cianjur yang akan di jadikan pelatih di SMK Negeri 1 Sukalarang . pertemuan pertama kali ini menghasilkan bahwa sebelum mendirikan ekstrakurikuler harus ada beberapa syarat yang harus di penuhi , diantara nya :

1. Ada surat rekomendasi dari kepala sekolah bahwa pelatih tersebut di perbolehkan untuk melatih di sekolah tersebut. 2. Baru setelah rekomendasi tersebut di tanda tangani, pelatih di panggil.

Pada akhir tahun pelajaran 2009/2010 secara tidak langsung tanpa ada usulan dari Husen dan Herlan pembina PMR di ganti oleh yani maryani, SP .d dan bersamaan dengan peresmian Heru Susanto sebagai Pelatih PMR SMK Negeri 1 Sukalarang.

keadaan ini seolah olah menjadikan perjuangan yang lebih mudah untuk Herlan dan Husen. Husen dan Herlan pun tidak tinggal diam.

Yani maryani mempunyai karakter yang pas menjadi pembina PMR , hal ini terbukti dengan keberhasilannya di adakan perekrutan anggota baru.

Pada awal tahun pelajaran 2010/2011 PMR dengan Pembina Yani maryani, dan Ketua PMR Herlan serta dari tim KSR/ pelatih mengadakan perekrutan anggota baru yang pertama kali dan berhasil merekrut anggota sebanyak 40 orang yang terdiri dari kelas X,XI, dan XII.

Empat bulan kemudian anggota PMR sedikit demi sedikit terus berkurang hingga yang tersisa dari kelas XI hanya Husen dan Herlan . Beberapa anggota yang mengundurkan diri antara lain : 1. Dian ( XI Multimedia ) 2. Amelia ( XI Multimedia ) 3. Shovi sarifah Barkqiah ( XI Multimedia ) 4. Ahmad kamil ( XI TKR ) 5. Rewali ( XI TKR ) 6. Dkk

Kurangnya minat dan kesadaran menjadikan PMR berada dalam masa transisi, sehingga ketika kepengurusan sudah di bentuk dengan Herlan sebagai ketua PMR kedua ,sementara Husen menjabat sebagai ketua koordinator. Anggota PMR yang tersisa pada masa ketua Herlan diantaranya : 1. Husen ( XI TKR ) 2. Rinal gunawan ( X Multimedia 3 ) 3. Ryan febrian ( X Multimedia 3 ) 4. Maya ( X Multimedia 3 ) 5. Iis ( X Multimedia 3 )

Masalah tidak hanya sampai di situ saja, pada masa kedua ini soal jadwal latihan dan gaji pelatih masih jadi persoalan yang belum terselesaikan. Beberapa cara yang telah di lakukan supaya latihan berjalan dengan lancar di antara nya :

1. Gaji pelatih akan di ambil dari iuran setiap minggu dari semua anggota PMR 2. Pelatih hanya bisa melatih tiga kali dalam satu bulan karena keterbatasan tugas di Balai Pengobatan PMI cabang Kabupaten Cianjur 3. Latihan di bagi dalam dua sip, dalam satu bulan dua pertemuan untuk kelas X dan dua pertemuan untuk kelas XI . Tapi kenyataan di lapangan berbeda, sejak latihan pertama kelas XI sudah tidak menunjukan minatnya lagi dengan secara tidak langsung tidak hadir pada latihan pertama tersebut.

Perputaran anggota pun beberapa kali terjadi keluar masuk anggota, sebagian mengundurkan diri lagi karena tidak jelasnya kegiatan PMR. Pada saat itu PMR kembali di anggap sebagai ekstrakulikuler hiburan yang tak mempunyai prestasi dan kegiatan. Hal tersebut membuat Herlan harus berfikir keras supaya PMR tidak bubar, Sejalan dengan itu organisasi pun terus berjalan walau dalam ke pasifan, dengan stuktur organisasi sebagai berikut: Ketua Skretaris Bendahara : : : Herlan Halim Sugiarto ( XI TKR 2 ) Atikah ( X Multimedia 3 ) Maya ( X Multimedia 3 ) Iis rosdawanti ( X Multimedia 3 ) Koordinator : Husen ( XI TKR 3 ) Iman Ali rahman ( X Multimedia 2 ) M. Ikmal mulana ( X Multimedia 2 )

Pada tanggal 10 Oktober 2010 di wasior papua barat terjadi banjir bandang yang menyebabkan lebih dari dua ratus orang meninggal dunia. Ini di jadikan kesempatan yang sangat baik untuk PMR dalam mengembangkan organisasi nya .

Pada saat itu Herlan langsung mengambil inisiatif mengadakan bakti social wasior yang di beri nama Bakti Social Banjir Bandang Wasior. Kegiatan ini tidak mendapatkan izin dari pihak sekolah bahkan mendapatkan pertentangan pada perizinan pertama. Setelah perizinan pertama yang di ajukan pada Wakasek Kesiswan, yang kedua ini diajukan langsung kepada Kepala sekolah ,Ade rusliana, MP. d. dan Memberikan izin untuk melaksanakan bakti sosial dengan tujuan yang jelas, uang akan di serahkan langsung ke PMI cabang Kabupaten Sukabumi di ci saat.

Pada kegiatan PMR ini mendapatkan respon yang sangat mengejutkan, PMR sedikit demi sedikit sudah mulai menunjukan bahwa PMR masih ada. Uang langsung di serahkan ke PMI cabang Kabupaten Sukabumi sebesar Rp 250.400,- yang langsung di terima dengan baik oleh kepala markas PMI oleh bapak Piat Suyatna, SP.d .

Hal yang tak di sangka sangka setelah mendapatkan sambutan yang hangat dari pihak PMI, SMK Negeri 1 Sukalarang ternyata belum luas terakui sebagai sekolah baru, dengan adanya kegiatan ini secara tidak langsung PMR mengenalkan almamater tercintanya menjadi di ketahui sebagai sekolah baru yang sebelumnya belum di ketahui itu.

Hal yang mengejutkan ketiga, setelah sebelumnya menolak di adakannya bakti sosial dari kesiswaan serta pertanyaan dari Pengurus OSIS uang nya akan di salurkan kemana. Wakasek Kesiswaan pada upacara hari senin langsung mengumumkan bahwa PMR sukses menyerahkannya ke PMI.

Tidak hanya sampai di situ saja, PMR terus melebarkan kegiatannya dengan di umumkan nya bahwa PMR akan melaksanakan pekan Donor darah yang pertama sepanjang sajarah di SMK Negeri 1 Sukalarang yang di laksanakan di lingkungan sekolah dengan peserta donor nya dari siswa, hal ini semakin mengejutkan terutama PASSUS yang sejak awal sebagian anggotanya mulai tidak suka dengan keberadaan PMR.

Lagi lagi kegiatan ini tidak mendapatkan dukungan yang penuh walaupun sebelum nya sudah di izinkan. Orang yang paling berjasa pada saat itu adalah Saeful alamsyah ,sebagai orang yang sangat awam dia mampu membaktikan diri pada PMR di tengah kesibukan nya

sebagai anggota Merpati Putih ,walaupun sebagai anggota pasif ,Saeful alamsyah selalu bersedia mengantarkan Herlan bolak balik ke PMI cabang Kabupaten Sukabumi.

Akhirnya pada tanggal 2 oktober 2010 PMR berhasil mendapatkan dua puluh satu pendonor, dengan masih banyak pendonor yang tidak di izinkan karena kurangnya umur dan berat badan. Perhatian pun mulai sekolah berikan setelah kegiatan ini, Kepala sekolah memberikan gaji untuk pelatih Rp 100.000,- untuk empat kali pertemuan , tetapi Heru sebagai pelatih tidak setuju, dia menginginkan uang sejumlah itu gaji nya perbulan tanpa di hitung pertemuan, hal ini pun menjadikan kegundahan dan sedikit ketidak percayaan dari pembina dan pengurus PMR, sehingga pada bulan November membuat kesepakatan dengan Heru, bahwa Heru hanya melatih sampai selesai lomba di SMA Negeri 3 Kota Sukabumi(Lomba pertama yang akan diikuti)

Pada tanggal 30 Januari 2011 PMR SMK Negeri 1 Sukalarang pertamakali mengikuti lomba KepalangMerahan di SMA Negeri 3 Kota Sukabumi / GEBYAR SMANTIE CUP yang ke XV dengan berhasil membawa dua piala yaitu : 1. juara harapan 2 Pertolongan Pertama putra Dengan personil : 1. Rinal gunawan ( X Multimedia 3 ) 2. Ryan Febrian ( X Multimedia 3 ) 3. Iman Ali Rahman ( X Multimedia 2 ) 4. Agung ( X TKR 5 )

2. juara ke 3 tandu darurat. Dengan personil : 1. Dwi wisuda ( X Multimedia 3 ) 3. Iis Rosdawanti ( X Multimedia 3 ) 2. Santi ( X Multimedia 2 ) 4. Suhaedi ( X TKR )

Pada kesempatan upacara hari senin tangal 31 Januari 2011 di Lapangan SMK Negeri 1 Sukalarang, peserta lomba PMR di undang atas usulan Wakasek kesiswaan untuk menyerahkan Piala tersebut secara simbolis, dan merupakan Ekskul pertama yang menyumbangkan piala kepada sekolah. Piala Juara harapan 2 di serahkan oleh Rinal gunawan ( X Multimedia 3 ) Piala Juara 3 Tandu darurat di serahkan oleh Iis rosdwati ( X Multimedia 3 )

Setelah satu bulan kemudian pada tanggal 13 Februari 2011 PMR SMK Negeri 1 Sukalarang mengikuti perlombaan yang ke dua kalinya di SMA Negeri 1 kota Sukabumi dengan membawa pulang piala juara ke 3 Lomba Cerdas Cermat oleh ketuanya sendiri, Herlan.

Susunan juara lomba cerdas cermat kepalangmerahan tersebut sebagai berikut : 1. Juara 1 di raih oleh PMR unit SMK Negeri 1 Kota Sukabumi. 2. Juara 2 di raih oleh PMR unit SMK Negeri 2 Kota Sukabumi. 3. Juara 3 di raih oleh PMR unit SMK Negeri 1 Sukalarang.

Hal yang mengejutkan terjadi ketika berlangsungnya perlombaan, teman temannya Herlan waktu sekolah di SMK Negeri 1 Kota Sukabumi mendukung penuh kepada PMR SMK Negeri 1 Sukalarang sambil menyuarakan yelyel nya untuk PMR SMK Negeri 1 Sukalarang sebagai tanda dukungannya.

Hal ini pun menjadi sejarah pula, PMR sebagai ekstrakulikuler termuda menjadi peraih piala terbanyak hingga bulan April 2011. Dan pengurus PMR merasa sangat senang dan sangat berterima kasih kepada pelatih atas prestasi yang telah di raih.

Sebagai hadiah dari Kepala Sekolah PMR sebagai ekstrakulikuler pertama yang di beri hadiah kaos latihan dari Kepala Sekolah. dan merupakan pertama dalam sepanjang sejarah bagi eksrakulikuler di SMK Negeri 1 Sukalarang.

Pada bulan April Herlan mengundurkan diri karena ikut pemilihan ketua OSIS dengan dukungan dari teman temannya juga termasuk Rinal gunawan sebagai anggota PMR pada saat itu. Dan itulah masa kepengurusan Herlan sebagai Ketua PMR yang telah berhasil mendirikan PMR sampai di akuinya menjadi Ekskul besar di SMK Negeri 1 Sukalarang.

Anda mungkin juga menyukai