Anda di halaman 1dari 96

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG Perkembangan industri sekarang ini menunjukan banyak media komunikasi yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Dalam era modernisasi ini teknologi berkembang dengan pesat sehingga kebutuhan akan informasi melalui media komunikasi sangat di perlukan. Media yang di butuhkan masyarakat adalah media yang dapat memberikan berbagai macam informasi secara cepat dan tepat, serta dengan menggunakan cara yang lebih mudah. Semua golongan masyarakat membutuhkan media pengelola informasi yang dapat dengan cepat memberikan info secara lengkap dan terperinci yakni menggunakan komputer baik itu yang standalone maupun yang terhubung dengan jaringan internet. Pada saat sekarang ini juga sudah banyak instansi pemerintahan yang sudah menggunakan media pengelola informasi tersebut dalam mengerjakan dan menyelesaikan tugas-tugas dalam pekerjaan yang bersangkutan dengan bagian-bagian instansi terkait. Dengan demikian instansi-instansi tersebut membutuhkan suatu sistem

pengkonfigurasian yang mantap, namun tidak mengeluarkan banyak anggaran untuk mengelola informasi guna kelancaran dalam menyelesaikan tugas dan pekerjaan yang ada karena tidak semua instansi pemerintahan atau purusahaan menggunakan komputer yang terhubung dengan internet. Banyak instansi ataupun perusahaan yang menggunakan komputer

standalone mendapat banyak kendala dalam proses pengkomunikasian data antar pegawai maupun antar instansi, karena komputer yang digunakan kebanyakan tidak terhubung dalam sebuah jaringan jadi, sangat sulit untuk melakukan komunikasi data. Untuk membangun sebuah jaringan, dibutuhkan beberapa komputer, dimana ada yang bertindak sebagai server dan ada yang bertindak sebagai komputer client. Untuk pemilihan sistem operasi ada

baiknya digunakan sistem operasi yang pengkonfigurasiannya mudah dan menyediakan berbagai macam layanan, diantaranya adalah sistem operasi Linux jenis Debian Woody dan juga sistem operasi bersifat open source yang tidak perlu mengkomplimasikan kernel sendiri dan lain-lain, sehingga Linux dapat digunakan sebagai source business dan supporting sistem. Dalam pengkonfigurasian Linux Debian Woody perlu dilakukan settingan untuk mambuat Router Gateway, ini akan snagat memudahkan komunikasi data dengan pertukaaran informasi melalui jaringan baik yang menggunakan LAN maupun WAN, walaupun cara mengkonfigurasikannya sedikit berbeda dengan cara pengkonfigurasian menggunakan sistem operasi dari windows. Dengan adanya komputer yang bertindak sebagai client, serta server yang menggunakan sistem operasi Linux Debian Woody membuat Router Gateway, maka semua instansi dan sekaligus perusahaan

dan

pemerintahan akan mendapatkan kemudahan untuk melakukan komunikasi data serta pertukaran informasi yang bersangkutan dengan tugas dan pekerjaan kepegawaian secara mudah dan cepat, dengan menggunakan biaya yang tidak terlalu banyak. Hal ini yang mendorong penulis untuk menjadikannya sebagai tugas akhir.

1.2 TUJUAN Adapun tujuan dari penulisan laporan akhir ini, yakni : 1. Salah satu syarat untuk mengikuti ujian Nasional 2. Dapat mengetahui cara membangun DNS, DHCP SERVER, dan PROXY SERVER pada sistem operasi Linux Debian Woody 3.6 R6 3. Agar para pembaca dapat mengetahui bagaimana cara merakit dam meenginstal sistem operasi. 4. Dapat mengetahui bagaimana cara membangun Router Gateway pada sistem operasi Linux Debian Woody 3.6 R6

BAB II PROSES PRODUKSI

2.1 WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN 2.1.1. Waktu 1. Rancangan kerja Waktu yang diperlukan untuk rancangan kerja yaitu 8 jam x 3 hari = 24 jam 2. Proses produksi Waktu yang diperlukan dalam melakukan proses produksi 3 & 4 Maret 2011

2.1.2. Tempat Pelaksanaan LAB JARINGAN STIKOM UYELINDO KUPANG

2.2. ALAT DAN BAHAN 2.2.1. Alat 1. Tool set Obeng plus ( ) Obeng plus biasanya dipakai untuk membuka atau mengancing sekrup yangterdapat pada hardware komputer.

Gambar 1

Tang Krimping Alat ini di gunakan untuk memotong dan mengkrimping kabel UTP yang akan dipasang pada konektor RJ 45.

Gambar 2

2. Tester Cable Digunakan untuk mengetes kabel UTP yang sudah dipasang dengan konektor apakah kabel tersebut sudah terpasang dengan benar atau tidak.

Gambar 3

2.2.2. Bahan 1. Komponen Server Minimal Pentium III Casing PS 250 Watt Processor Min. Ram 256 MB Min. HD 10 GB Min. CD Drive 32 X Keyboard NIC 10/100 Mbps Min. Monitor 14

2. Komponen client Minimal Pentium III Casing PS 250 Watt Processor 450 MHZ Min. Ram 128 MB Min. HD 5 GB Min. CD Drive 32 X NIC 10/100 Mbps Min. Monitor 14 Keyboard Mouse.

3. Kabel UTP Unsheled Twisted Pair (UTP) cocok untuk jaringan kecil maupun besar yang membutuhkan kapasitas untuk

perkembangan sesuia dengan perkembangan network.

Gambar 4

4 . Konektor RJ-45 Kode RJ-45 merupakan singkatan dari Registered Jack dan bilangan 45 mempunyai arti desain dalam penomoran pinnya. Konektor tersebut biasanya dipasang pada HUB dan NIC.

Gambar 5

5. CD Bootable Linux Debian dan Windows Xp

Gambar 6

2.3. PROSES KERJA

PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN

PERAKITAN KOMPUTER

SETTING BIOS

PENGISTALAN

PARTISI

FORMAT

PROSES PENGINSTALAN

PEMASANGAN JARINGAN

MENGCRIMPING KABEL

MENANCAPKAN KONEKTOR KONFIGURASI DNS, DHCP DAN SQUID KONEKSI JARINGAN

Pengertian fungsi server

Gambar 7

2.4 SKETSA / GAMBAR KERJA

LAN Eth0 IP Address : 10.10.1.2

SubNet Mask : 255.255.255.0 Network Broadcast Gateway : 10.10.1.0 : 10.10.1.255 : 10.10.1.254 ( Dari ISP )

LAN Card Eth1 IP Address : 192.168.50.2

SubNet Mask : 255.255.255.0 Broadcast : 192.168.50.255

2.5 URAIAN MATERI 2.5.1. Sejarah Linux Linux adalah operating sistem yang bersifat multi user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai platform. GNU/Linux bermula dari multicast (multi pllrxed information and compating sevices). Sebuah operating sistem yang di gunakan pada komputer mainframe untuk keperluan server jaringan. Pada tahun 1965 multics merupakan satu-satunya operating sistem dengan fasilitas yang multi user. Perkembangan multicas ini adalah hasil kerja sama antara BeLL Telpone labs dan MID. Dua staf pengembangan perangkat lunak Di Bell labs, yakni ken Thompson dan Denis Ricthie yang juga membuat program C adalah orang-orang yang memiliki proyek

besar pada multiacs. Kemudian, selang beberapa tahun muncullah Unicas atau Unix sebagai prngembangan dari multicas. Pada awal tahun 1991 FSF (Fre Software Foundation) telah memiliki seluruh komponen dari GNU operating sistem. Namun, satu hal yang belum di miliki yaitu kernel sebagai jantung dari suatu sistem operasi. Linux B. Torvalds. Seorang mahasiswa komputer science yang telah lama bekerja dengan kernel minix buatan

Andrew Tannenbum adalah orang yang memilikil proyek besar terhadap GNU/Linux, selain Ricard M. Stallman. Akirnya Linux B. Torvalds, membuat kernel baru yang selanjudnya didistribusikan ke news group atau mailing list di internet. Dalam waktu singkat Linux bersama para programmer yang bergabung dalam News Group

tersebut berhasil membuat kernel yang cukup stabil dan diberi nama Linux (linuss Minix). Pada awal tahun 1992 linux sebenarnya telah diintegrasikan dengan Gnu software dan menghasilkan suatu operating sistem yang kita kenal sekarang dengan GNU/Linux.

Namun, kernel linux versi pertama sendiri, yaitu kernel 1.0 baru dirilis pada tahun 1994. Debian adalah sistem operasi berbasis kernel linux. Debian termaksud salah satu sistem operasi linux yang bebas untuk di pergunakan untuk lisensi GNU. Debian adalah kernel independen yaitu sistem operasi yang di kembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada. Debian perkenalkan oleh IAN MURDOCH seorang mahasiswa dari universitas AMERIKA SERIKAT pada tanggal 16 Agustus 1993. Nama Debian adalah kombinasi dari nama kekasihnya yang akhirnya menjadi istrinya yaitu DEBRA dan namanya IAN. Linux Trovald (pengembang linux) tak pernah meragukan bahwa linux akan memantapkan dirinya sebagai sistem operasi server. Kenyataan membuktikan bahwa pada pengguna web server dapat memilih turunan UNIX yang ini. Dilevel perusahaan, penggunaan linux sebagai firewall atau web server meningkat secara gratis. Proyek debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x ditahun 1994 dan 1995 penggalihan arsitektur ke selain I 386 dimulai pada versi IX, di mulai pada tahun 1996 BURCE perents menggantikan IAN MURDOCH sebagai pimpinan proyek. Dalam tahun yang sama pengembangan debian ean schuessler, berinisiatif untuk membentuk debian sucral kontrak dan debian free software guldelines memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi software inpublic interest untuk menaungi debian secara legal dan hukum. Di akhir di tahun 2000 proyek debian archive dan manajemen rilis. Di tahun yang sama para pengembang memulai konferensi dan workshop tahunan Depconf pada tanggal i 2007 debian GNU linux 4.0 di rilis dengan nama kode Etch . PURDUE,

10

Oleh karena itu linux sangat cocok sebagai sistem operasi untuk server karena bersifat open source dan free (tanpa lisensi). Selain itu ia juga sangat murah dan distribusi linux juga dapat digunakan pada beberapa server. Sekaligus tanpa melanggar aturan lisensi kecuali program database komersial, Program server untuk linux juga tersedia gratis serta linux memungkinkan pengembangan yang tiada batas (sesuai dengan kemampuan pengembangan). Contoh samba untuk file server, apache untuk web server, sendmail untuk Email sebagai mail server dan seterusnya. Tidak ada pembatasan jumlah (client) oleh lisensi baik pada linux maupun program server. Persyaratan teknis dapat di atasi oleh penggunaan hardware yang lebih baik (multi prosesor RAM dan harddisk yang lebih besar). Layanan layanan linux sebagai server antara lain : 1. 2. 3. PC dipakai sebagai server atau layanan WEB server : apache Domain Name Server (Pengatur user dan ijin akses user ke recource jaringan atau DNS server 4. DHCP server pengaturan IP secara otomatis

2.5.2. GNU/Linux Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya,GNU dan Linux adalah suatu kesatuan software yang saling terintegrasi membentuk sebuah sistem operasi yang cukup hansal dan stabil. GNU/Linux merupakan sistem operasi multi tasking, dan sekaligus multiuser. Disebut multitasking karena GNU/Linux dapat mengaatur sharing CPU dari tugas-tugas yang sedang di eksekusi. Setiap tugas (task) mendapatkan sumberdaya perangkat keras yang sama. GNU/Linux harus dapat memproses setiap tugas (task) dalam waktu yang sangat singkat. Beberapa tugas memiliki prioritas tertinggi sehingga

11

diperlukan juga prioritas pemakain sumberdaya CPU ke tugas tersebut. Salah satu keunggulan dari sistem operasi multitaskjing adalah kemampuan dari sistem operasi tersebut untuk dapat menjalankan tugas-tugas yang berbeda secara simultan. Bagaimana sebuah komputer dapat dikatakan multiuser? Cukup sederhana saja, yakni pengguna dapat menggunakan komputer yang sama pada waktu yang bersamaan dan tetap terjadi proses pemisahan informasi antara pengguna yang ada. Sistem operasi multiuser harus mampu mengakomodasikan koneksi lebih dari satu user ke sistem secara simultan. 1. Kelebihan Linux Kelebihan dari linux adalah : Free software, artinya anda dapat mengambil source program GNU/LINUX tanpa biaya. Open source, artinya selain program source kode

opoerfating sistem tersebut dapat anda lihat dan tanpa dimodifikasi tanpa ada larangan dari siapa pun. Kestabilan dari program-program GNU/Linux yang telah teruji. GNU/Linux merupakan operating sistem Cross Platfrom yang dapat dijalankan hampir semua jenis atau tipe computer yang ada saat ini.

2. Kelemahan Linux Kelemahan dari Linux adalah : Kekurang user friendly Untuk aplikasi desktop atau office, linux jauh lebih lambat dibandingkan windows.

12

Tuntutan hardware yang lebih tinggi (linux desktop) belum semua aplikasi di windows tersedia di linux. Misalnya : Auto cad, adobe photoshop, dan lain-lain. Keterbatasan kemampuan aplikasi yang Linux base. Troubleshooting Linux relative lebih rumit. Kompatibilitas hardware.

2.5.3. Jaringan / Network Pada tahun 1940-an di Amerika ada sebuah penelitian yang ingin memenfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama. Di tahun 1950-an ketika jenis komputer semakin membesar sampai terciptanya komputer karena mahalnya harga perangkat kcomputer maka ada tuntutan sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Dari sinilah maka muncul konsep distribusi proses

berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharinrg Sistem), bentuk pertamakali jaringan (network) komputer di aplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri kesebuah host komputer.

Gambar 8

13

Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara pararegl untuk untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer.

Gambar 9

Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka pengguna komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai

menangani proses bersama maupun komunikasi antara komputer (Peer To Peer Sistem) saja tanpa melaui komputer pusat untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan local yang dikenal dengan sebutan LAN (Local Area Network). Demikian pula ketika internet mulai di perkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa ditingkat dunia yang disebut dengan istilah WAN (Wide Area Network).

14

Network atau jaringan dalam bidang komputer dapat di artikan sebagai dua atau lebih komputer yang dihubungkan sehingga dapat berhubungan dan dapat berkomunikasi, sehingga akan menimbulkan suatu effisiensi, santrallisasi den optimasi kerja. Pada jarringan komputer yang dikomunikaasikan adalah data, satu computer dapat berhubungan dengan komputer lain dan saling berkomunikasi (salah satunya bertukar data) tanpa harus membawa disket ke satu komputer ke computer lainnya seperti yang biasa kita lakukan dan menggunakan media penghubung yaitu : media kabel,saluran

telpon, gelombang radio satelit, atau sinar inframerah. Ada beberapa jenis jaringan komputer dilihat dari cara pemroresan data dan pengakseskannya.

1. Peer To Peer Dimana terdapat beberapa terminal komputer yang dihubungkan dengan media kabel. Secara prinsip, hubungan peer to peer ini adalah bahwa setiap komputer dapat berfungsi sebaagai server ( penyedia layanan) dan client, keduanya dapat di fungsikan dalam suatu waktu yang bersamaan.

2. Client Server Dimana sebuah sever atau lebih yang dihubungkan dengan beberapa client. Sehingga server bertugas

menyediakan layanan, bermacam-macam jenis layanan yang dapat diberikan oleh server, misalnya adalah pengakses berkas, peripheral, database, dan lain sebagainya. Sedangkan client adalah sebuah terminal yang menggunakan layanan tersebut. Sebuah terminal client melakukan pemrosesan data diterminalnya sendiri dan hal itu menyebabkan spesifikasi dari server tindaklan harus memiliki performasi yang tinggi,

15

dan kapasitasnya menyimpan data yang besar karena semua pemroresan data yang merupakan permintaan dari client dilakukan diterminal client.

2.5.4. Jenis-Jenis Jaringan Secara umum jaringan computer dubagi atas lima jenis : 1. Local Area Network (LAN) Merupakan jaringan milik pribadi didalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. Dan LAN sering kali digunakan untuk menghubungkan komputerkomputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu

perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (Resoce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

2. Metropolitan Area Network (MAN) Metropolitan Area Network (MAN), pada dasrnya

merupskan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang samam dengan LAN. MAN dsapat mencakukp kantor-kantor perusahaan yang

letaknya berdekatan atau juga sebuah kota atau dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (Swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Wide Area Network (WAN) Wide Area Network (WAN), jangkaunnya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah Negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-

16

mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (Apilkasi) pemakain.

4. Internet. Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering

berharap untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini

memerlukan hubungan antar jaringan yang sering tidak kontatibel dan berbeda-beda. Biasanya untuk melakukan hal ini di perlukan sebuah mesin yang disebut Gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun parangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terkoneksi inilah yang disebut dengan Internet.

5. Wireless (Jaringan Tanpa Kabel) Jaringan tanpa kabel meerupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapatkan informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin

dibuat didalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

17

2.5.5. Topologi Jaringan. Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan cara yang saat ini banyak digunakan adalah Bus, Token- Ring, dan Star network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri. 1. Topologi Bus. Topologi bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat dimana selutuh workstation dan server dihubungkan.

Gambar 10 Keuntungan topologi Bus : Hemat kabel Layout kabel sederhana Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kerugian topologi Bus : Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil Kepadatan lalu lintas pada jalur utama

18

Kelemaham dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan disepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan. Diperlukah repeater untuk jarak jauh.

2. Topologi Token Ring Didalam Topoli Ring semua wokstation dan server

dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cnicin tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat-alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.

Gambar 11

Kelemahan topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan disuatu node, maka seluruk jaringan akan terganggu.

19

Keunggulan topologi ring adalah tidak terjadinya colletion atau tabarakan pengiriman data seperti pada topologi bus karena hanya satu node dapat mengirimkan data paada suatu saat.

3. Topologi Star Pada topologi star, masing-masing workstation

dihubungkan secara langsung ke server atau HUB. Keunggulan dari toplogi star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka Bandwith atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk jaringan secara

keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan disuatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.

Gambar 12

20

Keuntungan topologi star : Paling fleksibel Pemasangan atau perubahan stasiun sangat mudah dan tidak menggangu bagian jaringan lain Control terpusat Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan atau kerusakan pengelolan jaringan

Kerugian topologi star : Boros kabel Perlu penanganan khusus Control terpusat (HUB) jadi element kritis

2.5.6. TCP/IP (Tranfer Control Protocol/Internet Protocol) TCP/IP meerupakan sebuah protocol Suite standar yang menyediakan layanan komunikasi dalam sebuah lingkungan (sistem operasi) yang beragam. TCP/IP bersifat troutabled dan merupakan protocol yang biasa didalam jaringan global (enterprise). Terdapat beberapa protocol yang berjalan menggunaka TCP/IP, diantaranya : FTP (File Transport Protocol), digunakan untuk

melakukan mekanisme pertukaran file. SMTP (Simple Mail Protocol ), digunakan untuk pengiriman email dan lain-lain.

Karena pentingnya peranan pada sistem operasi windows dan juga karena protocol Tcp/Ip merupakan pilihan (default), protocol Tcp/Ip berada pada lapisan transport model OSI atau (Open Sistem Interconnection), sedangkan ip berada pada lapisan network model OSI.

21

Model Komunikasi Data (OSI) Model OSI adalah sebuah badan multinasional yang didirikan Standarts tahun 1947 yang (ISO) bernama sebagai Internasional badan yang

Organitation

melahirkan standar-standar International. ISO ini juga mengeluarkan standar jaringan komunikasi yang

mencakup segala aspek yaitu model OSI. OSI adalah Open Sistem yang merupakan himpunan protocol yang memungkinkan terhubungnya dua sistem yang berbeda yang berasal dari underlying architecture yang berbeda pula. Jadi tujuan OSI ini adalah memfasilitasi bagaimana suatu komunikasi dapat terjalin dari sistem yang berbeda tanpa memerlukan sistem yang berbeda tanpa memerlukan perubahan yang signifikan pada hardware dan software di tingkat underlying.

Layer 7. Aplication Layer 6. Presentation Layer 5. Sesion Layer 4. Transport Layer 3. Network Layer 2. Data Link Layer 1. Physical

Keterangan : Tujuh : Lapisan aplikasi, terdiri dari program aplikasi yang memakai jaringan komputer. Enam : Lapisan presentasi, membuat data standar yang akan dipresentasikan ke

program aplikasi.

22

Lima : Lapisan session, mengatur sesi antara aplikasi Empat : Lapisan Transport, melakukan deteksi eror dan koreksinya diantara dua computer (End-To End) Tiga : Lapisan network, mengatur

sambungan menyebrangi jaringan computer bagi lapisan atasnya. Dua : Data Link, membuat sambungan data yang baik melalui fisik jaringan komputer. Satu : Physical, memberikan karakteristik fisik media jaringan komputer.

2.5.7. Penamaan Alamat IP IP Address digunakan untuk mengidentifikasi interfaces jaringan pada host dari suatu mesin. IP Address adalah sekelompok bilangan biner 32 bit yang di bagi mmenjadi 4 bagian yang masingmasing bagian itu terdiri dari 8 bit (sering di sebut IPV4). Untuk memudakan kita dalam membaca dan mengingat suatu alamat IP ,maka umumnya penamaan yang digunakan adalah berdasarkan bilangan decimal. Misalnya : Binary Decimal 11000000 192. 10101000 168 00110010 50 00000010 2

2.5.8. Pembagian Kelas IP Alamat IP kelas-kelas yang masing-masing mempunyai

kapasitas jumlah IP yang berbeda-beda.pada table di bawah ini akan di tampilkan kelas-kelas pengalamatan IP. Pada table tersebut x adalah NetID dan y adalah HostID kelas format kesaran jumlah IP

23

2.5.9. Subnetting Subnetting adalah pembagian suku kelompok alamat IP menjadi bagian-bagian yang lebi kecil lagi. Tujuan dalam melakukan subnetting ini adalah : 1. Membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil 2. Menempatka suatu host, apakah berada dalam suatu jaringan atau tidak 3. Keteraturan

- kelas A subnet : 11111111 . 00000000 . 00000000 . 00000000 (255.0.0.0) - kelas B subnet : 11111111 . 11111111 . 00000000 . 00000000 (255.255.0.0) - kelas C subnet : 11111111. 11111111. 11111111 . 00000000 (255.255.255.0)

2.5.10 INTERNET SERVICE PROVIDER (ISP) ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom. Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless. Karena teknologi ini paling murah. Tidak perlu membangun jaringan kabel, mudah dipindahkan, tidak ada biaya ijin dan lain-lain. Lalu gimana sebenarnya kerja internet dengan adanya ISP ini? ISP terkoneksi satu sama lain dalam Internet Exchange, interkoneksi. Sebagian besar ISP memerlukan upstream. ISP yang tidak memiliki upstream disebut Tier1, tier1 hanya memiliki pelanggan dan interkoneksi.

24

ISP yang ada saat ini dapat berupa ISP yang bersifat tertutup dan ISP yang bersifat umum. ISP yang bersifat tertutup adalah lembaga atau badan yang hanya melayani atau dapat memberikan fasilitas jaringan Internet kepada jaringan lokal dari lembaga atau badan tersebut. Contohnya terdapat pada beberapa departemen pemerintahan, lembaga penelitian, perusahaan, ataupun lembaga. Pemakai dan komputer yang terhubung ke ISP ini biasanya terbatas. Selain dari pada itu, saat ini telah banyak terdapat ISPyang bersifat umum atau dapat memberikan layanan kepada masyarakat luas baik pribadi maupun lembaga yang ingin terkoneksi dengan jaringan Internet. ISP jenis ini bersifat komersial, yaitumenjual jasa layanan koneksi dengan jaringan Internet. Saat ini telah cukup banyak ISP seperti ini, contohnya adalah IndoInternet, IndosatNet, RadNet, VisioNet, D-Net, TelkomNEt, WasantaraNet, dsb. Tidak semua ISP ini mempunyai hubungan langsung dengan jaringan Internet diluar negeri atau umumnya Amerika Serikat karena memang di sama jaringan Internet awalnya dan berkembang sangat pesat. Hanya ISP yang besar yang mempunyai hubungan langsung, karena memang biaya koneksi langsung ke luar negeri ini cukup mahal.Umumnya ISP-ISP kecil akan terhubung dengan ISP besar, begitu juga halnya dengan perusahaan atau badan kemudian menjadi ISP yang bersifat tertutup. 2.5.10.1. Prosedur berlangganan Pelanggan yang berlangganan dengan sebuah ISP harus mengikuti aturan-aturan berlangganan yang ditetapkan oleh ISP tersebut. Biasanya masing-masing ISP memiliki

kebijakan-kebijakan tersendiri namun pada umumnya ISPISP tersebut melarang pelanggan untuk menggunakan koneksi internet untuk keperluan-keperluan yang negative dan melanggar hukum.

25

Kita mungkin sudah kenal dengan Telkomnet instant, produk layanan internet ini adalah salah satu produk internet yang sudah cukup lama hadir di masyarakat. Pemakai sangat gampang dalam melakukan koneksi ke internet, cukup sediakan sebuah modem yang terhubung ke PC dan line telepon, pelanggan langsung bisa melakukan koneksi dengan mudah, cukup dial nomer tertentu masukkan username dan password.

Tipe layanan dari ISP dikategorikan menjadi 2 bagian yaitu : 1. Dial on demand Internet Dial on demand ini adalah layanan internet dimana pelanggan tidak terkoneksi secara terus menerus ke internet. Pelangganan akan dibebani biaya berdasarkan lamanya terkoneksi ke internet. Contoh layanan internet dial on demand adalah : Telkomnet instant dari Telkom, layanan-layanan dial up dari ISP yang lain, juga beberapa layanan dari ISP wireless local.

2. Dedicated Internet Pelanggan yang menggunakan dedicated internet akan terhubung terus dengan internet 24/7. Sistem pembayaran dari layanan ini juga biasanya dilakukan per bulan dimana pelanggan akan membayar sesuai dengan paket yang ditawarkan, baik selama sebulan tersebut pengguna memang benar menggunakan internet 24 jam penuh atau Sistem dedicated ini biasanya mahal, dan biasanya untuk menekan biaya langganan, ISP memberikan beberapa metode untuk

26

menekan harga misalnya dengan membatasi jumlah data yang boleh didownload dan diupload oleh pelanggan selama 1 bulan. Jumlah batasan data ini biasanya disebut dengan quota. Contoh layanan internet dedicated internet adalah layanan-layanan dari Channel 11, ERA AKSES, Speedy dari Telkom dan layanan-layanan dari ISP wireless local.

Media koneksi Media koneksi yang paling umum digunakan oleh ISP adalah menggunakan: 1.WireKabel. Kabel telepon, kabel coaxial, kabel fiber optic, kabel UTP dan lain-lain.

2. Wireless Tidak Perlu banyak kabel. Kabel tetap digunakan namun sebagian besar jalur koneksi menggunakan frekuensi. Biasanya menggunakan frekuensi yang dibebaskan penggunaannya di suatu Negara. Di Indonesia frekuensi yang bebas digunakan adalah frekuensi 2,4Ghz. Jadi dari pelanggan akan

menggunakan radio wireless dengan frekuensi 2,4Ghz untuk berhubungan dengan ISP mereka.

Bandwith 1. Rasio bandwidth. Rasio bandwidth itu pengertian secara kasarnya adalah memang perbandingan benar-benar
27

antara diterima

bandwidth oleh

yang

pengguna

internet dengan bandwidth yang dijanjikan atau dikatakan atau disebutkan oleh ISP.

Contohnya: Paket 128kbps 1:1 artinya, pengguna internet mendapatkan bandwidth sebesar 1281/1 = 128kbps. Jadi yang besar bandwidth yang disebutkan dalam paket, besarnya sama dengan yang didapatkan pengguna/ pelanggan. Paket 128kbps 1:2 artinya, bandwidth 128kbps ini dibagi ke 2 orang pelanggan, sehingga satu orang pengguna internet mendapatkan

bandwidth sebesar dari yang disebutkan yaitu 1281/2 = 64kbps. Jadi yang besar bandwidth yang didapatkan pengguna/ pelanggan adalah rata-ratanya 64kbps, namun kadang-kadang bisa 128kbps, jika pelanggan yang diajak berbagi internet tidak menggunakan koneksi internetnya sama sekali. Paket 128kbps 1:4 artinya bandwidth 128kbps ini dibagi ke 4 orang pelanggan, sehingga satu orang pengguna internet mendapatkan

bandwidth sebesar 1/4 dari yang disebutkan yaitu 1281/4 = 32kbps. Jadi yang besar bandwidth yang didapatkan pengguna /

pelanggan adalah rata-ratanya 32kbps, namun kadang-kadang bisa 128kbps, jika pelanggan yang diajak berbagi internet tidak menggunakan koneksi internetnya sama sekali.

28

2. Sistem Pembagian Bandwidth: 1. Dibagi dengan garansi Ini maksudnya adalah, pelanggan dengan sistem sharing tersebu mendapatkan garansi bandwidth pada saat melakukan koneksi internet. Misalnya paket 128kbps 1:4 yang tadi. JIka dibagi dengan garansi maka pada internet, maka saat 4 orang itu koneksi ke masing-masing orang akan

mendapatkan dari 128kbps tersebut.

2. Dibagi tanpa adanya garansi. Jika tidak dibagi dengan garansi maka, dalam satu group 4 orang ini terjadi perebutan bandwidth bebas. Jadi kalau orang pertama dari group itu melakukan koneksi dan mengaktifkan sebuah

program download accelerator, maka pada saat anggota group yang lain melakukan koneksi, mereka bisa tidak kebagian bandwidth sama sekali karena mereka tidak punya kesempatan untuk melakukan koneksi dengan bagus ke internet. garansi peralatan

Pembagian bandwidth ataupun tidak ini

dengan adanya dari

tergantung

bandwidth management atau bandwidth manager yang dimiliki oleh masing-masing ISP.

2.5.10.2. Isi dari ISP ISP itu isinya adalah orang dan peralatan-peralatan yang diperlukan untuk memberikan service koneksi internet peralatan kepada tersebut pelanggan-pelanggannya biasanya untuk berupa koneksi Peralatanrouter,

server, ke

peralatan-peralatan

pelanggan-

29

pelanggannya dan peralatan-peralatan interkoneksi mereka ke upstream. Biasanya ISP bekerja sama dengan operator jaringan dalam menjalankan usahanya. Jadi ada juga ISP yang tidak memiliki peralatan jaringan. Mereka hanya punya SDM untuk penjualan, customer support dan billing atau penagihan. Sisanya, mulai bandwidth, sistem

jaringan, diserahkan kepada operator jaringan. Misalnya saya adalah sebuah ISP bekerja sama dengan pemilik jaringan telepon untuk membuat sistem koneksi internet dial up. Saya juga membeli bandwidth dari pemilik jaringan telepon tersebut dan saya terima beres semuanya. Setelah itu saya tinggal menjual produk internet dial up tersebut, menyediakan sistem customer support dan menangani pembayaran.

2.5.11 DNS Server (Domain Name Server) Host dalam suatu jaringan di kenali berdsasarkan suatu alamat IP tertentu. Masingmasing host harus mempunyai alamat IP yang unik. Jika suatu host sudah diketahui alamat IP-nya maka host tersebut dapat di hubungi berdasarkan alamat IP tersebut. DNS menggunakan port 53. Dalam suatu jaringan host sangat banyak, sehingga cukup sulit untuk menghafal semua alamat IP yang berhubungan dengan masing masing host tersebut. Secara alami manusia lebih mudah menghafal suatu nama dibandingkan menghafal suatu angka. Dapat kita bayangkan bagaimana sulitnya menghafal alamat IP dari situssitus di internet yang jumlahnya sangat banyak. Karena manusia lebih mudah menghafal angka, maka di perlukan sesuatu yang dapat memetakan suatu nama dengan alamat IP tertentu. Domain Name Server (DNS) memudahkan anda untuk memakai namanama hirarki yang sudah di kenali untuk meletakan computer

30

dan sumberdaya yang lainsecara mudah di sebuah jaringan IP. Jadi, DNS server berfungsi menerjemahkan salamat IP menjadi nama domain ataupun mengubah nama domain menjadi alamat IP, contoh nama domain www.sekolah.sch.id diterjemahkan menjadi

192.168.50.2 ataupun sebaliknya. Domain menetukan level wewenang yang berbeda didalam suatu struktur hierarkis diatas dinamakan domain akar. Reverensi ke domain akar dengan titik (.) untuk mengetahui beberapa domain level atas yang saat ini sudah ada adalah sebagai berikut : Com Edu Org Net : Organisasi Komersial : Universitas dan Institusi Pendidikan : Oganisasi Nirlaba : Jaringan (Backbond pada Internet)

2.5.12 DHCP Server (Dynamic Host Configuration Protocol) DHCP Server adalah sebuah mesin yang melayani permintaan alamat IP maupun konfigurasi jaringan secara dinamis, program ini di buat oleh Ted Lemon yang bekerja untuk Fixye Leps, dengan DHCP Server ini anda tidak perlu lagi untuk menkonfigurasikan jaringan pada sisi client anda cukup mengkonfigurasikan DHCP server anda maka konfigurasi alamat IP, Gateway, bahkan nameserver pada sisi client tidak perlu dilakukan lagi. DHCP menggunakan port 67. Dengan kelebihan ini, DHCP membuat kerja administrator jaringan menjadi lebih mudah. Setiap kali ada perubahan yang terkait, dengan pengalamatan dan konfigurasi pada jaringan secara global, dapat di inplementasikan secara tersental dengan hanya melakukan perubahan file configurasi pada server. Hal ini tentu saja lebih efisien dari pada anda harus melakukan seting mensetup dari tiaptiap host (Mesin client). Disamping itu sangat mudah untuk kita mengintegrasikan mesinmesin tersebut akan mendapatkan alamat melalui paling, alamat yang di buat pada server.
31

Jadi fungsi utama dari DHCP server ini adalah memberikan IP ke pada host atau komputer tersebut seting IP dengan secara otomatis menggunakan DHCP atau windows mengaktifkan pilihan

OBTIME IP ADDRESS Automatically

2.5.13 PROXY Proxy server adalah sebuah komputer atau progaram komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhdap konek dari internet. Proxy server bertindak sebagai gateway terhadap internet melalui sebuah proxy server tidak akan mengetahui bahwa sebuah proxy server sedang menangani request yang di lakukannya, web server menerima request dari proxy server akan mempersentasikan requestrequest tersebut seolaholah request itu datang secara langsung dari komputer client bukan dari proxy server. Proxy server juga dapat di gunakan untuk mengamankan jaringan pribadi yang di hubungkan ke sebuah jaringan public (seperi halnya Internet). Proxy server memiliki lebih banyak fungsi dari pada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan proxy server yang berfungsi ssebagai sebuah agen keamanan untuk sebuah jaringan pribadi umumnya di kenal sebagai firewall. Tiga fungsi Proxy yaitu : 1. Connection Sharing Konsep dasar pengguna tidak langsung berhubungan denagn jaringan luar atau internet tetapi harus melewati suatu gateway, yang bertindak sebagai batas antara jaringan local & jaringan luar. Gateway ini sangat penting karena jaringan local harus dapat di lindungi dengan baik dari bahaya yang mungkin di lakukan

berasal dari internet. Dan halnya tersebut akan sulit jaringa local & internet. Geteway juga bertindak sebagai titik di mana sejumlah

32

koneksi dari pengguna local akan terhubung kepadanya dan suatu koneksi ke jaringan luar juga terhubung ke padanya. Dengan demikian, koneksi dari jarinagn local ke internet akan menggunakan sambungan yang di miliki oleh gateway secara bersamsama.

2. Filtering Bekerja pada layer aplikasi sehingga berfungsi sebagai firewall packet yang di gunakan untuk melindungi jaringan local dari jaringan atau gangguan dan berfungsi melakukan filtering atas paket yang lewat jaringanjaringan yang di hubungkan.

Dapat di konfigurasikan untuk menolak akses ke situs web tertentu pada waktu waktu tertentu. Dapat di konfigurasikan untuk memperoleh upload FTP, dapat memainkan filefile real audio, mencegah akses ke email server sebe lum tanggal tertentu.

3. Caching Proxy server memiliki mekanis penyimpanan obyekobyek yang sudah pernah di minta dari severserver di internet proxy server yang melakukan proses tersebut. Mekanis caching akan menyimpan obyek yang merupakan hasil permintaan dari para pengguna, yang di dapat dari internet di simpan dalam ruang disk yang di sediakan (cache). Dengan demikian bila suatu saat ada pengguna yang meminta sesuatu layanan ke internet yang sama dan yang perna diminta sebelumnya yaitu yang sudah ada cache, maka proxy akan dapat langsung memberikan obyek dari cache yang di minta.

33

2.5.14 TRANSPARANT PROXY Salah satu kompleksitas proxy pada level aplikasi adalah bahwa pasa sisi penggunaan harus di lakukan konfigurasi yang spesifik untuk suatu proxy tertentu agar dapat menggunakan layanan dari suatu proxy server. Agar pengguna tidak harus melakukan konfigurasi khusus kita dapat mengkonfigurasi proxy atau cache server agar dapat berjalan secara benarbenar transparan terhadap pengguna (transparan proxy). Transparan proxy

memerlukan bantuan dan konfigurasi aplikasi firewall untuk dapat membuat transparan proxy yang bekerja pada layer aplikasi. Cara kerja Transparan proxy, pengguna benarbenar tidak mengetahui tentang keberadaan proxy ini dan apapun konfigurasi pada sisi pengguna selama proxy server ini berada pada jalur jaringan yang pasti dilalui pengguna untuk menuju ke internet, maka pengguna pasti dengan sendirinya akan menggunakan proxy atau cache ini. Cara membuat transparent proxy adalah dengan membelokan arah (Redirecting) dari peketpeket untuk suatu aplikasi tertentu, dengan menggunakan satu atau lebih aturan pada firewall atau router. Prinsipnya adlah setiap aplikasi berbasis TCP akan menggunakan salah satu port yang tersedia dan firewall membelokan paket yang menhuju ke port layanan tertentu, kearah port dari proxy yang bersesuain. Sebagai contoh: pada saat client membuka hubungan http 80 dengan suatu webserver, firewall pada router, yang menerina segera mengenali bahwa ada peket data yang berasal dari client dengan nomor port 80. Misalkan kita juga mempunyai http proxy server yang berjalan pada port 3128. Pada firewall router kita membuat suatu aturan yang menyatakan bahwa setisp psket yang dating dari jaringan local menuju port 80 hatus di belokan kearah alamat http proxy

34

server port 3128.

Akibatnya, semua permintaan web dari

pengguna akan masuk dan diwakili oleh http proxy server di atas. Kepada pengguna tanpa harus meminta ulang ke server asli di internet. Bila permintaan tersebut tidak dapat di temukan dalam cache pada proxy server, baru kemudian proxy server dapat di temukan atau dapat di teruskan atau permintaannya ke sarver asli yaitu internet.

2.5.15 IPTABLES Iptables adalah aplikasi yang di gunakan pada sistem operasi bernasis linux sebagai media penerapan aturan dan manipulasi pada paket data dalam konteks komunikasi network yang secara

langsung di terapkan pada level kernel sistem opoerasi pada fungsi komunikaso networknya. Iptables juga memilki 3 macam aturan bawaan dalam table penyerangan, daftar tersebut di namakan rantai firewall (cheair) atau sering di sebut chair. Ke 3 chair ter sebut adalah INPUT, OUTPUT, DAN FIREWALL. Iptables juga memiliki 3 buah table yaitu : NAT, MANAGE, FILTER penngunanya disesuiakan denagan sifat dan karakristik masing masing fungsi dari masing masing table yaitu : NAT : secara umun digunakan untuk melakukan address translation. Nat adalah asal atau ke dua. MANAGE : digunakan untuk melakukan penghasilan paket. FILTER : filter umum inilah pengfilteran paket yang ditentukan apakah paket akan di network

pengganti fread alamat

sesunggunya dapat dropaset atau reject.

Command pada basis iptables akan memberitau apa yang harus dilakukan terhadap lamuran syntax perintah. Umunya dilakukan

35

pengembangan atau penghapusan sesuatu dari table atau yang lainnya.

2.5.16 ROUTER Router adalah sebnuah alat jaringan komputer yang

mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau internet menuju tujuannya. Melalui sebuah proses yang di kenal sebagai router. Router berfungsi sebagai penghubung 2 atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Jenisjenis router, secara umum router di bagi menjadi 2 jenis : 1. Router Statis adalah sebush router yang memiliki table routing statis yang diset secara manual oleh para

administrator jaringan. 2. Router Dinamis adalah sebuah router yang memiliki table rooting dinamis dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga saling berhubungan dengan router lainnya.

Dalam penggunaan jaringan computer router di bagi menjadi tiga : 1. Router aplikasi adalah aplikasi yang dapat kita install oada sistem operasi sehingga sistem operasi tersebut akan

memiliki kemampuan seperti router. 2. Router hardware adalah hardware yang memiliki kemampuan seperti router, sehingga dari hardware tersebut dapat memancarkan atau membagi ip address dan mensyaring ip address, dan hardware juga di gunakan untuk membagi koneksi internet pada suatu ruang atau wilayah. 3. Routre PC adalah sistem operasi yang memiliki fasilitas untuk membagi dan sharing ip address, jadi jika suatu perangkap jaringan terhubung ke komputer maka akan dapat di nikmati ip address atau koneksi internet yang disebarkan oleh sistem operasi tersebut.

36

2.6 PROSES MERAKIT KOMPUTER Berikut ini merupakan langkahlangkah dalam merakit komputer. Komponen perakit komputer tersedia dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan. Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari: 1. Persiapan 2. Perakitan 3. Pengujian 4. Penanganan Masalah

Gambar 13

1. PERSIAPAN Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul. Hal yang terkait dalam persiapan meliputi: 1. Penentuan Konfigurasi Komputer 2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan 3. Pengamanan

37

1. Penentuan Konfigurasi Komputer Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis

komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus

diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

2. Persiapan Komponen dan Perlengkapan Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

Komponen komputer Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya

Buku manual dan referensi dari komponen Alat bantu berupa obeng pipih dan philips Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

Gambar 14

38

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengetahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang

dirakit.Disket atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

3. Pengamanan Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.

Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

Gambar 15

39

2. PERAKITAN Tahapan perakitan komputer sebagai berikut : 1. Penyiapan motherboard Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

Gambar 16

2. Memasang Prosessor Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard

menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.

Jenis socket 1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan. 2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka. 3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu

menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket. 4. Turunkan kembali tuas pengunci.

40

Gambar 17

Jenis Slot 1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard 2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak 3. Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

Gambar 18

3. Memasang Heatsink Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk

41

mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

Gamabar 19

4. Memasang Modul Memori Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram

motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.:

Jenis SIMM 1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot. 2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot 3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

42

Gambar 20

Jenis DIMM dan RIMM Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan 1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot 2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot. 3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

Gambar 21

43

5. Memasang Power Supply Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut: 1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci. 2. Hubungkan konektor power dari power supply ke

motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

Gambar 22

6. Memasang Motherboard pada Casing Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

44

1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang. 2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard. 3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam. 4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada. 5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

Gambar 23

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing. 1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard

45

2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard. 3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang. 4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali. 5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard. 6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

Gambar 24

46

8. Memasang Drive Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut: 1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing) 2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive. 3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive. 4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu) 5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive. 6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave. 7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan. 8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard 9. Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

Gambar 25

47

9. Memasang Card Adapter Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter: 1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard 2. Pasang sekerup penahan card ke casing 3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

Gambar 26

10. Penyelessaian Akhir 1. Pasang penutup casing dengan menggeser 2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding. 3. Pasang konektor monitor ke port video card. 4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada. 5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).

48

6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

Gambar 27

3. PENGUJIAN Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut: 1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker. 2. Program POST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep. 3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.

49

4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence. 5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem Operasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

4. PENANGANAN MASALAH Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain: 1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung. 2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot. 3. LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.

50

2.7 PROSES PEMBUATAN KABEL JARINGAN UTP UTP singkatan dari Unshielded Twisted Pair". Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan

Gambar 28. Kabel UTP Gambar di bawah ini merupakan gambar konektor rj45 yang masih baru dan belum di kriping, konektor berfungsi sebagai alat yang dipasang pada ujung pada kabel UTP

Gambar 29. konektor RJ 45

Tang kriping khusus dibuat untuk memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah crimp tool". Alat ini gunanya untuk mematikan atau menanam konektor ke kabel UTP. Ketika sudah di kriping maka konektor yang tersambung pada kabel tidak dapat terjabut lagi, tang krimping juga berfungsi untuk memotong kabel.

51

Gambar 30. Tang Krimping

Dalam pembuatan kabel jaringan terdapat 2 type lan yaitu tipe straight dan tipe cross namun dalam laporan ini hanya akan dibahas tentang tipe straight dan cara pembuatan kabel Straight, Untuk tipe straight digunakan untuk menyambungkan antara PC dan Hub, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga mudah, pin 1 disambungkan ke pin 1 ujung yang lain, pin 2 ke 2, pin 3 ke 3 dan pin 4 ke 4, pin 5 ke pin 5, dan pin 6 ke pin 6. Praktisnya pada ujung pertama susunan pinnya sama dengan susunan pin pada ujung lainnya.

Gambar 31. Susunan Kabel straight

Gambar 32. Susunan kabel Cross


52

Cara Pembuatan Kabel 1. Potong ujung kabel UTP , kemudian susun kabelnya dan ratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. 2. Jika sudah rata masukan kabel tesebut ke konektor 3. Masukan ujung kabel tepat mengenai kuningan yang terdapat di dalam konektor 4. Perhatikan agar penekannya (pressing) yang keras, karena jika penekanan kabelnya kurang kuat maka bisa saja terjadi kesalahan oleh karena itu untuk memastikan apakah pengkrimpingan kabel berhasil atau tidak gunakanlah flug/cable tester. 5. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, jika lampu led yang ada pada flug menyalah sesuai uratan kabel yang terdapat pada penjelasan sebelumnya tentang straight dan cross berarti Anda telah sukses dalam pengkrimpingan kabel. 6. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. 7. Jika tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periks

korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil. Setelah proses pembuatan kabel straight selesai sambungkan kabel tersebut pada Komputer Client dan komputer Server menggunakan HUB dan melalui LAN card.

53

2.8 PROSEDUR PENGINSTALAN SISTEM OPERASI LINUX DEBIAN Linux adalah suatu kesatuan software yang saling terintegrasi membentuk sebuah sistem operasi yang cukup handal dan stabil. Dibawah ini merupakan langkah-langkah penginstalan sistem operasi linux debian: Siapkan CD install Linux Debian yang berjumlah 9 cd Settinglah BIOS, boot CD-ROOM, lalu masukkan CD-1 LINUX, tekan F10 untuk menyimpannya. Setelah booting dari CD-ROOM Drive, akan tampak tampilan seperti gambar berikut :

Gambar 33 Pada prompt Boot : ketik bf24 ( enter ) agar debian GNU menggunakan kernel 24. Untuk melihat lebih jelas tentang proses instalasi maka sebelum anda mengetik bf24 pada prompt tekan tombol F1.

54

Pilihlah jenis bahasa Press Enter To Process In English

Gambar 34 Pada tampilan Choose Language Varian pilihlah English (United States)

Gambar 35

55

Untuk memilih keyboard tekan ENTER untuk melakukan konfigurasi keyboard yang sesuai dengan keyboard yang anda miliki. Pilih U.S English Qwerty. Tekan ENTER untuk melanjutkan proses instalasi.

Gambar 36 Setelah itu masuk pada pembuatan partisi ENTER untuk melanjutkan partisi hard disk

Gambar 37
56

Kemudian akan tampilan dibawah ini. Jika anda ingin memiliki satu buah hard disk dan bertindak sebagai master disk drive anda akan dikenali sebagai /dev/had. Tekan ENTER untuk proses berikutnya.

Gambar 38

Akan tampil sebuah partisi yang sudah ada pada hard disk anda. Jika sebelumnya anda tidak membuat partisi Linux , maka ikutilah langkah langkah berikut ini. Buatlah partisi Linux kosong yang akan membuat partisi baru, kemudian pilih option NEW pada deretan option yang tertera pada bagian bawah.

Gambar 39

57

Buatlah sebuah partisi swap dengan ukuran dua kali ukuran memory yang anda miliki dan sebuah partisi ext3 sebagai drive penyimpanan file instalasi.

Gambar 40

Pada tahap ini anda dapat memilih jenis partisi Linux yang akan dibuat dengan Primary atau Logical partition. Kemudian masukkan kapasitas hard disk (dalam MB) yang akan dibuat partisi Linux.

Gambar 41
58

Pada tahap ini masukkan type dari filesistem Linux yang akan dibuat yaitu swap ( 82 ) dan partisi Linux ( 82 ).

Gambar 42 Boottable : Selanjutnya, sorot partisi Linux yang sudah dibuat tadi dan buat partisi menjadi Boottable dengan memilih option Boottable pada deretan option yang tertera pada bagian bawah gambar.

Gambar 43
59

Setelah membuat boottable pada partisi pilih write, lalu ketik yes kemudian Quit dengan menekan tombol panah kanan atau kiri pada keyboard kemudian tekan Enter untuk melanjutkan ke proses instalasi berikutnya.

Setelah itu akan masuk pada Installation Main Men, pilih Next : Inztalize and activate a Swap Partition.

Gambar 44 Kemudian pada tampilan Scan for Bad Blocks, ikuti defaultnya sampai pada pilihan instalize a linux partition lalu tekan Enter.

Gambar 45
60

Pada tampilan Choose filesistem Type, pilih Ext3 lalu tekan Enter

Gambar 46 Tampilan Scan for Bad Blocks ini berfungsi untuk mengscan hardisk yang digunakan secara menyeluruh. Pilih NO untuk untuk tidak meneruskan penyekenan.

Gambar 47
61

Tampilan ini berfungsi untuk mengkonfirmasi pilihan pada langkah selanjutnya, pilih Yes

Gambar 48 Tampilan ini menandakan proses pembuatan File Sistem, tunggu hingga selesai pemrosesan

Gambar 49
62

Tampilan ini adalah Jendela persetujuan untuk penyusunan filesistem pada root secara otomatis oleh computer. Pilih Yes untuk melanjutkannya.

Gambar 50 Pada bagian ini anda menentukan medium instalasi. Pilih CD-ROM Drive jika anda menggunakan CD-ROM sebagai medium Installation, tekan Enter.

Gambar 51

63

Proses penginstalan Operating Sistem Kernel Module

Gambar 52

Setelah masuk pada configure device driver modules, pilih Enter

Gambar 53

64

Masuk pada note about loaded drivers, Pilih continue

Gambar 54 Pada tampilan berikut pilih drivers for network interfaces cards

Gambar 55
65

Setelah itu pilih via Rhine support atau jenis lan card yang akan digunakan

Gambar 56 Lalu ketikan via pada tampilan dibawah ini dan pilih ok

Gambar 57
66

Pada tampilan ini pilih OK

Gambar 58 Masuk pada pengkonfigurasian jaringan pilih configurasi the network

Gambar 59

67

Setelah masukan hostname yang akan digunakan dalam jaringan, pilih ok

Gambar 60 Tampilan ini menunjukan bahwa computer sedang melakukan proses penginstalan the base sistem

Gambar 61
68

Berikut pilih make sistem bootable lalu pilih enter.

Gambar 62 Kemudian pilih LILO MBR kemudian tekan enter

Gambar 63

69

Pilih Reboot the sistem untuk melakukan reboot lalu ikuti pilihan default yang ada

Gambar 64 Selanjutnya pilih area dilakukan penginstalan yaitu asia, lalu ok.

Gambar 65

70

Masuk pada time zone configuration, Pilih Jakarta kemudian pilih ok.

Gambar 66

Masuk pada password setup shell enable m5 passwords, pilih no.

Gambar 67

71

Masuk pada shell enable shadow passwords, pilih yes

Gambar 68 Muncul tampilan untuk memasukan password yang akan digunakan untuk root, lalu ketikan sekali lagi password yang digunakan lalu pilih yes

Gambar 69
72

Masukan nama user untuk account linux selanjutnya ikuti pilihan default yang ada untuk melanjutkan

Gambar 70 Masukan nama untuk user kemudian pilih ok

Gambar 71
73

Masukan password user lalu ok

Gambar 72 Masuk pada remove pcmcia packages pilih yes

Gambar 73
74

Masuk pada PPP connection to install the sistem, pilih no

Gambar 74 Masuk pada apt configuration, pilih cdrom lalu ok

Gambar 75
75

Masuk pada penscanan cd maka computer akan melakukan scan dari cd binary 1 cd update 2. Setelah melakukan scan dari cd update 2 masukan kembali cd binary 1 untuk melanjutkan proses penginstalan dan pilih ok untuk melanjutkan.

Gambar 76 Setelah melakukan semua penscanan cd pilih no.

Gambar 77
76

Masuk pada add another apt source, pilih no

Gambar 78 Masuk pada use security updates from security.debian.org, pilih no

Gambar 79
77

Masuk pada run tasksel, pilih no

Gambar 80 Masuk pada Run Deselect, pilih no.

Gambar 81
78

Tampilan dibawah ini menunjukan bahwa penginstalan linux telah selesai, pilih ok.

Gambar 82

79

2.9

PROSEDUR MEMBANGUN DHCP SERVER, ROUTER DAN PROXY PADA SISTEM OPERASI LINUX DEBIAN 3.6 R6

Gambar 83

Konfigurasi Server 1. IP Internet 2. Gateway = 10.10.1.2 = 10.10.1.254

Konfigurasi Client 1. IP LAN 2. Gateway = 192.168.50.4 /24 (eth1) = 192.168.50.2

Konfigurasi Proxy Server 1. Sistem Operasi 2. Port Proxy 3. Cache Manager 4. Blocking Site = Linux Debian = 3128 = nama (aya@sekolah.sch.id) = (www.facebook.com) (www.youtube.com)

Konfigurasi Router 1. NAT = Yes

80

2.9.1 Setting IP #nano /etc/network/interfaces auto eth0 iface eth0 inet static address 10.10.1.2 netmask 255.255.255.0 network 10.10.1.0 broadcast 10.10.1.255 gateway 10.10.1.254 auto eth1 iface eth1 inet static address 192.168.50.2 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.50.255 control + X Y enter

# /etc/init.d/networking restart

2.9.2 Membuat DNS pada Router Install bind #apt-get install bind Setelah terinstall lakukan setting pada file konfigurasi bind #nano /etc/b ind/named.conf

81

Gambar 84 Setelah selesai mengedit, lalu disave. Copikan file db.local ke db.sekolah #cp /etc/bind/db.lokal /etc/bind/db.sekolah Masuk pada /etc/bind/db.sekolah Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini :

Gambar 85

82

Edit file didalamnya tanda ( @ ) ubah menjadi nama web anda yang tadi buat pada named.conf dan juga pada tulisan localhost ubah menjadi nama web. Pada bagian paling bawah masukkan kata www, dan ip eth1. Lalu disave, kemudian restart bind. #/etc/init.d/bind restart Kemudian masuk pada nano /etc/resolv.conf

Gambar 86

2.9.3 Membangun DHCP Server Dhcp berfungsi untuk memberikan ip otomatis ke computer client, sehingga computer client tidak perlu menaruh atau membuat ip sendiri. Langkah langkah membangun DHCP Server Install DHCP Server tersebut, dengan mengetik perintah : #apt-get install dhcp3-server Masuk pada konfigurasian DHCP #nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf

83

Gambar 87 Lakukan beberapa perubahan file didalamnya Option domain-name sekolah.sch.id; Option domain-name server 10.10.1.2; Tanda pagar pada file authoritative dihilangkan

Settingan ip, tanda pagar pada subnet, range dan option router di hapus. Setelah selesai penyettingan ip di save.

Gambar 88
84

Kemudian restart dhcp3-server agar dhcpnya aktif #/etc/init.d/dhcp3-server restart

2.9.4 Membangun Proxy Proxy adalah server yang dapat mengatur jaringan dengan filtering web. Fungsi lainnya dari proxy adalah menyediakan cache memori atau penampung halaman web sehingga jalur internetnya lebih cepat. Langkah langkah membuat proxy : Install squid #apt-get install squid Masuk pada konfigurasi squid #nano /etc/squid.conf Lakukan beberapa perubahan file didalamnya Hapus tanda pagar pada: Port 3128 Cache memory 8 MB diganti 32 MB

Search :

acl CONNECT ( tambahkan pada di bawahnya) acl lan src 192.168.50.0/24 ( ip network eth1) acl situsblok dstdomain i /etc/blok.txt http_access deny situsblok http_access allow lan

85

Gambar 89

search :

httpd_accel_port 80 (hapus tanda pagar ) httpd_accel_host virtual (tambahkan di bawah httpd_accel_port 80)

Gambar 90

86

httpd_accel_with_proxy off ( off diganti on dan hapus tanda pagar ) httpd_accel_uses_host_header off ( off diganti on dan hapus tanda pagar )

Gambar 91

webmaster ( diganti user@domain dan hapus tanda pagar )

Gambar 92 Lalu disave dan restart squid #/etc/init.d/squid restart

87

Buat file pada /etc/blok.txt untuk daftar domain yang akan di blok. #nano /etc/blok.txt ( ketikkan nama domain yang akan diblok ) www.facebook.com www.youtube.com

Masuk pada nano /etc/sysctl.conf ( tambahkan pada dibawahnya ) net.ipv4.ip_forward = 1

Lalu save dan restart /etc/init.d/rc

Masukkan IPTABLES iptables A POSTROUTING j MASQUERADE t nat s 192.168.50.0/24 o eth1 iptables t nat A PREROUTING s 192.168.50.0/24 p tcp dport 80 j REDIRECT to-ports 3128

Lalu save iptables dengan perintah : #iptables-save > /var/cache/bind/iptables

Masuk pada network interfaces dan tambahkan dibawahnya up command iptables-restore < /var/cache/bind/iptables Lalu save dan restart /etc/init.d/networking restart

88

2.9.4 Pengecekan pada Client Client akan mendapatkan IP secara otomatis dari Server, karena menggunakan DHCP. Untuk mengecek apakah proxy sudah berjalan, langkah langkahnya sebagai berikut : Masuk pada Mozila Firefox ketik (www.facebook.com) Maka akan tampil pesan ERROR THE REQUEST URL COULD NOT BE RETRIEVED Tampilan dibawah ini menunjukan bahwa situs Facebook di blok

Gambar 93

89

Masuk pada Mozila Firefox ketik (www.google.com) Maka akan tampil website dari Google

Gambar 94 Masuk pada Mozila Firefox ketik (www.youtube.com) Maka akan tampil pesan ERROR THE REQUEST URL COULD NOT BE RETRIEVED Tampilan dibawah ini menunjukan bahwa situs youtube di blok

Gambar 95
90

2.10 PERHITUNGAN ANGGARAN A. Alat dan Bahan Biaya yang di butuhkan untuk pengkonfigurasian ROUTER dan PROXY pada operating sistem Linux Debian 3.6 r6 adalah sebagai berikut : No 1 2 3 4 5 6 7 Nama alat dan bahan Komputer Pentium III Crimping Tool Flug Kabel UTP Konektor RJ 45 CD Install Linux CD Install XP Jumlah 2 unit 1 buah 1 buah 3 Meter 10 buah 9 CD 1 CD JUMLAH Harga satuan Rp. 3.000.000 Rp. 100.000 Rp. 100.000 Rp. 3.000 Rp. 1.000 Rp. 10.000 Rp. 10.000 Jumlah Rp. 6.000.000 Rp. 100.000 Rp. 100.000 Rp. 9.000 Rp. 10.000 Rp. 90.000 Rp. 10.000 Rp. 6.319.000

B. Upah Kerja No 1 2 3 4 Jenis pekerjaan Perakitan Komputer Penginstalan Pemasangan Jaringan Konfigurasi Proxy, DNS dan DHCP Server JUMLAH Biaya Rp. 300.000 Rp. 250.000 Rp. 750.000 Rp. 1.500.000 Rp. 2.800.000

91

BAB III TEMUAN


3.1 KETERLAKSANAAN 1. Faktor Pendukung Dukungan dari Pihak Sekolah, Orangtua dan Sahabat Adanya contoh atau gambaran laporan dari Alumni Ketersediaannya fasilitas yang dipergunakan

2. Faktor Penghambat Bimbingan yang tidak sama antara pembimbing I dengan Pembimbing II Bimbingan yang tidak Profesional dan Pembimbingan yang tidak lengkap Singkatnya waktu dan persiapan yang kurang matang

3.2

MANFAAT YANG DIRASAKAN 1. Melatih penulis untuk bisa membuat suatu laporan atau

pertanggungjawaban dari suatu kegiatan yang dilakukan 2. Penulis dapat membuat Jaringan Internet sederhana

3.3

PENGEMBANGAN ATAU TINDAK LANJUT Pengembangan yang akan penulis lakukan dengan bekal yang ada adalah : 1. Mencoba membuka Usaha Kecil-kecilan yang identik dengan Teknologi Informatika seperti Rental dan Warnet 2. Melamarkan diri bekerja di perusahaan atau instansi yang bergerak di bidang IT

92

BAB IV PENUTUP

4.1 KESIMPULAN Berdasarkan pada kegiatan yang telah dilaksanakan berkaitan dengan

Project Work, maka dapat disimpilkan sebagai berikut : 1. Dapat membangun Router Gateway sederhana dengan Transparant Proxy 2. Dengan menggunakan fasilitas Router tersebut dapat mempermudah komunikasi antar jaringan yang memilki kelas IP berbeda 3. Mendapat pengetahuan tentang bagaimana membangun sebuah Router dan memanfaatkannya semaksimal mungkin dengan konfigurasi yang

4.2 SARAN Dari keseluruhan kegiatan Project Work dimulai dari Proses pembuatan produk hingga Penyusunan Laporan Akhir, Penulis sebagai Peserta memberikan saran sebagai berikut :

4.2.1 Sekolah 1. Menyedikan Fasilitas yang Komplit dalam keadaan yang baru atau baik sehingga dapat ,menunjang saat proses pembuatan produk 2. Adanya Mangemen waktu yang baik, sehingga tidak terkesan mendadak 3. Hendaknya memiliki persiapan yang matang dalam pelaksaan Project Work 4. Hendaknya memberikan waktu yang cukup untuk latihan praktek Ujian Project Work

93

4.2.2 Pembimbing 1. Memberikan bimbingan yang lengkap 2. Profesional dalam Pengkoreksian Laporan Akhir 3. Mengatur waktu untuk bimbingan 4.2.3 Penguji 1. Mensyaringkan ilmu yang dimilki sehingga peserta ujian bertambah wawasannya 2. Dapat menyempurnakan kekurangan dari peserta ujian pada saat proses pembuatan Produk maupun ACC Laporan Akhir 3. Memberikan penilaian yang sportif seseuai dengan kemampuan peserta 4.2.4 Peserta 1. Benar-benar memahami dan menguasai materi yang dibawakan 2. Mempersiapkan mental dan batin sebelum melaksanakan Ujian Project Work 3. Tidak berpatokan pada materi yang diajarkan disekolah melainkan aktif dalam mencari referensi dari luar 4. Harus mampu menjawab semua pertanyaan yang diberikan

94

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/wi-fi http://www.debianindonesia.org Team training SMK TI, 2001, Modul DNS Server Team training SMK TI, 2001, Modul IP Address Team training SMK TI, 2001, Modul TCP/IP Buku Jaringan Komputer, Gramedia Buku Linux Debian, Gramedia

95

BIODATA PENULIS
Nama Tempat/ Tanggal Lahir Jenis Kelamin Golongan Darah Alamat Rumah E-mail NIS Program Keahlian Sekolah Alamat Sekolah : Maya M.F. Bribe : Kupang, 4 Mei 1993 : Perempuan :O : Penfui : ayabribe@yahoo.com : 217 : Teknik Komputer & Jaringan (TKJ) : SMK InformatikaUyelindo Kupang : Jl. W.J Lalamentik no.110 Oepoi-Kupang

96