Anda di halaman 1dari 1

Modul Isolasi Plasmid Proyek Biologi Sel dan Molekuler PJ: Indry (08562012046) Cynthia (081802174227)

2013

Isolasi Plasmid Menggunakan Metode Alkalin Lisis (Sambrook dan Russell, 2001)
Plasmid merupakan DNA ekstrakromosom yang secara alami berada di dalam sel bakteri dan sel eukariot tingkat rendah seperti yeast. Plasmid berbentuk sirkular dan merupakan molekul DNA double stranded yang terpisah dari DNA kromosom. Seperti DNA kromosom host, plasmid berduplikasi sebelum pembelahan sel. Selama pembelahan sel, kopi DNA plasmid terbagi ke masing-masing sel anak, untuk menjaga eksistensi plasmid dalam sel host (Lodish et al., 2008 ). Plasmid banyak digunakan dalam teknologi DNA rekombinan, salah satu diantaranya adalah untuk pembuatan probe yang digunakan dalam teknik In Situ Hybridization, DNA library, ekspresi protein rekombinan. Para peneliti telah merekayasa plasmid untuk mengoptimalkan kerjanya sebagai vektor dalam kloning gen. Salah satu vektor yang banyak digunakan dalam kloning gen adalah vektor plasmid pGEM-T Easy (Gambar 1). Plasmid yang telah berhasil disisipi oleh gen of interest kemudian diisolasi. Isolasi plasmid dapat dilakukan melalui beberapa cara, salah satunya adalah dengan menggunakan metode alkalis lisis.

(Gambar 1. Peta Vektor Plasmid pGEM-T Easy. Vektor plasmid mengandung gen seleksi amp , origin of replication (ORI), dan Polylingker yang memiliki sekuens pengenalan beberapa enzim restriksi)

Tujuan Mengisolasi plasmid dengan metode alkalin lisis Menentukan keberhasilan kloning gen dat pada plasmid pGEM-T Easy

Catatan: logbook berisi: 1. Judul 2. Tujuan 3. Hipotesis 4. Gambar peta Vektor Plasmid pGEM-T Easy 5. Diagram alir cara kerja isolasi plasmid menggunakan metode alkalin lisis Praktikan diharapkan memahami fungsi reagent-reagent yang digunakan dalam isolasi plasmid Praktikan diharapkan mengetahui enzim restriksi serta memahami fungsinya

-Good Luck -