Anda di halaman 1dari 13

Pratikum 3 Tegangan Logika IC TTL

1. Tujuan

1. Membuktikan tegangan logika Integrated Circuit (IC) Digital keluarga TTL. 1. Dapat menggambarkan rangkaian tegangan kerja IC TTL.

2. Dasar Teori
Pengertian Logika Transistor Transistor (TTL) TTL adalah salah satu jenis sirkuit digital yang dibuat dari transistor dwikutub (BJT) dan resistor. Ini disebut logika transistor-transistor karena baik fungsi penggerbangan logika maupun fungsi penguatan dilakukan oleh transistor (berbeda dengan RTL dan DTL). TTL menjadi IC yang banyak digunakan dalam berbagai penggunaan, seperti komputer, kontrol industri, peralatan dan instrumentasi tes, dan lain-lain Sejarah Logika Transistor Transistor (TTL) TTL ditemukan oleh James L. Buie dari TRW, "particularly suited to the newly developing integrated circuit design technology". IC TTL komersial pertama dibuat oleh Sylvania pada 1963, dinamai Sylvania Universal High-Level Logic family (SUHL). Peranti dari Sylvania ini digunakan dalam misil Phoenix. TTL menjadi terkenal pada pendesain sistem elektronik setelah Texas Instruments memperkenalkan seri 5400, dengan daerah suhu untuk militer, pada 1964 dan pada akhirnya seri 7400 pada 1966 dengan daerah suhu yang lebih rendah. Keluarga 7400 dari Texas Instrument menjadi standar industri.

Peranti yang cocok dibuat oleh Motorola, AMD, Fairchild, Intel, Intersil, Signetics, Mullard, Siemens, SGS-Thomson/ST microelectronic dan National Semiconductor, dan banyak perusahaan lainnya, bahkan di bekas Uni Soviet.

Tidak hanya membuat peranti TTL yang kompatibel, tetapi peranti kompatibel juga dibuat dengan menggunakan teknologi sirkuit lainnya. Istilah TTL digunakan pada banyak logika penyempurnaan yang menggunakan transistor dwikutub, dengan beberapa penyempurnaan di kecepatan dan kebutuhan daya selama lebih dari dua dekade. Keluarga populer yang terakhir adalah 74AS/ALS Advanced Schottky, dikenalkan pada 1985. Hingga 2009, Texas Instruments tetap memproduksi IC kegunaan umum dalam banyak keluarga teknologi usang, walaupun dengan harga yang semakin mahal. Biasanya, chip TTL memadukan tidak lebih dari beberapa ratus transistor. Fungsi yang dipunyai sebuah kemasan tunggal bervariasi dari beberapa gerbang logika hingga mikroprosesor.

TTL juga menjadi penting karena harganya yang muram membuat teknik digital cukup ekonomis untuk menggantikan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh teknik analog. Kenbak-1, salah satu komputer pribadi pertama, menggunakan TTL untuk CPU daripada menggunakan mikroprosesor yang belum tersedia pada tahun 1971. 1973 Xerox Alto dan 1981 Star, yang mengenalkan GUI, menggunakan sirkuit TTL pada taraf ALU.Banyak komputer yang menggunakan logika kompatibel TTL hingga tahun 1990-an. Hingga penemuan logika dapat diprogramkan, logika dwikutub tersendiri digunakan untuk percobaan dan pengembangan sirkuit digital terpadu lainnya.

TTL merupakan pengembangan dari DTL ( Diode Transistor Logic ). Untuk mendapatkan masukan yang banyak, rangkaian TTL menggunkan transistor dengan emitter banyak.

Keuntungan penggunaan transistor dengan emitter banyak antara lain Luas Chip untuk transistor lebih kecil dari diode yang digantikannya, sehingga ukuran chip menjadi lebih kecil dan lebih murah.Selain hal tersebut,kapasitansi yang terbentuk juga lebih kecil, sehingga kecepatan switching menjadi lebih tinggi.

Gerbang logika atau sering juga disebut gerbang logika Boolean merupakan sebuah sistem pemrosesan dasar yang dapat memproses input-input yang berupa bilangan biner menjadi sebuahoutput yang berkondisi yang akhirnya digunakan untuk proses selanjutnya. Gerbang logika dapat mengkondisikan input input yang masuk kemudian menjadikannya sebuah output yang sesuai dengan apa yang ditentukan olehnya. Terdapat tiga gerbang logika dasar, yaitu : gerbang AND, gerbang OR, gerbang NOT. Ketiga gerbang ini menghasilkan empat gerbang berikutnya, yaitu : gerbang NAND, gerbang NOR, gerbang XOR, gerbang XAND.

Gerbang NAND Gerbang NAND adalah suatu NOT-AND, atau suatu fungsi AND yang dibalikkan. Dengan kata lain bahwa gerbang NAND akan menghasilkan sinyal keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai tinggi. Gerbang Logika NAND pada Datasheet nama lainnya IC TTL 7400. Rangkaian aritmatika dasar termasuk ke dalam rangkaian kombinasional yaitu suatu rangkaian yang outputnya tidak tergantung pada kondisi output sebelumnya, hanya tergantung pada present state dari input.

Transistor Transistor Logic (TTL) seri 5400/7400 telah menjadi salah satu keluarga TTL yang paling luas penggunaannya. Seri 7400 lebih umum digunakan karena seri 5400 khusus dipergunakan untuk keperluan militer dan dapat bekerja pada rentang temperatur dan catu daya dalam range yang lebih besar. Seri 7400 bekerja pada rentangan temperatur 0C 70 oC dengan catu daya (Vcc) dari 4,75 volt sampai 5,25 volt. Seri 5400 lebih fleksibel karena dapat bekerja pada temperatur -55o C sampai +125 oC dengan catu daya dari 4,5 volt sampai 5,5 volt. Kedua seri ini umumnya memiliki kemampuan untuk mengendalikan atau mengumpan 10 input-input yang lain.

Gambar 1. IC TTL 7400

GERBANG OR Gerbang OR akan memberikan sinyal keluaran tinggi jika salah satu semua sinyal masukan bernilai tinggi, sehingga dapat dikatakan bahwa gerbang OR hanya memiliki sinyal keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai rendah. Gerbang Logika OR pada Datasheet sama lainnya IC TTL 7432.

Gambar 2. IC TTL 7432

3. ALAT DAN BAHAN


IC 7400 ( NAND) IC 7432 (OR) Jumper Power Supply Channel Variabel Avometer merk SANWA Kabel Penghubung Lampu LED Protoboard : 1 Buah : 1 Buah : Seperlunya : 1 Buah : 2 Buah : Seperlunya : 1 Buah : 1 Buah

4. Langkah Kerja
1. 2. 3. Buat rangkaian menggunakan IC 7400 ( NAND ) Menghidupkan Power Supply. Pasang Kabel Penghubung pada Power Supply dan hubungkan ke rangkaian. 4. 5. 6. Pastikan Ground dan Vcc terpasang dengan benar. Mengubah tegangan Vcc sesuai dengan tabel pengamatan . Mengamati tegangan Output Vo dan indicator LED serta mencatat pada tabel pegamatan . 7. Ulangi prosedur 1 sampai 6 untuk IC 7432 (OR ).

5. PERCOBAAN
1. Tegangan kerja pada rangkaian gerbang NAND ( 7400 ), dapat dilihat pada gambar 3 dibawah ini.

Gambar 3. Rangkaian gerbang NAND ( 7400 )

2. Tegangan kerja pada rangkaian gerbang OR ( 7432 ), dapat dilihat pada gambar 4 dibawah ini.

Gambar 4. Rangkaian gerbang OR ( 7432 )

Tabel 1. Tabel Pengamatan

ANALISA

Gerbang NAND ( IC 7400 )

Setelah melakukan pratikum dapat dianalisa bahwa gerbang NAND menggunakan IC 7400 dengan input keluarannya, yaitu :

Ada tiga keadaan lampu LED pada saat keluaran logika yaitu : mati,redup, dan terang. Pada percobaan ini Led mati apabila Vcc 1,5 sampai 2,5 Volt yaitu berlogika 0, led redup apabila Vcc 3,0 sampai 4,0 Volt yaitu berlogika 0 dan jika Led terang apabila Vcc 4,5 sampai 5,0 yaitu berlogika 1.

Dari Tabel Pengamatan dapat diketahui bahwa :

Pada saat Vcc(volt) 1,5 volt,Vo untuk NAND adalah 1,4 volt dan lampu LED mati dan berlogika 0.

Pada saat Vcc(volt) 2,0 volt,Vo untuk NAND adalah 1,8 volt dan lampu LED mati dan berlogika 0.

Pada saat Vcc(volt) 2,5 volt,Vo untuk NAND adalah 1,8 volt dan lampu LED mati dan berlogika 0.

Pada saat Vcc(volt) 3,0 volt,Vo untuk NAND adalah 1,8 volt dan lampu LED redup dan berlogika 0.

Pada saat Vcc(volt) 3,5 volt,Vo untuk NAND adalah 1,9 volt dan lampu LED redup dan berlogika 0.

Pada saat Vcc(volt) 4,0 volt,Vo untuk NAND adalah 2,0 volt dan lampu LED redup dan berlogika 0.

Pada saat Vcc(volt) 4,5 volt,Vo untuk NAND adalah 2,0 volt dan lampu LED terang dan berlogika 1.

Pada saat Vcc(volt) 5,0 volt,Vo untuk NAND adalah 2,0 volt dan lampu LED terang dan berlogika 1. Pada Vcc 1,5 2,5 LED mati maka berlogika 0, Vcc 3,0 4,0 LED redup

maka berlogika 0, Vcc 4,5 5,0 LED terang maka berlogika 1. Jadi IC bekerja pada Vcc 4,5 5,0 yang berlogika 1.

Gerbang OR ( IC 7432 )

Setelah melakukan pratikum dapat dianalisa bahwa gerbang OR menggunakan IC 7432 dengan input keluarannya, yaitu :

Ada tiga keadaan lampu LED pada saat keluaran logika yaitu : mati,redup, dan terang. Pada percobaan ini Led mati apabila Vcc 1,5 sampai 3,0 Volt yaitu berlogika 0, led redup apabila Vcc 3,5 sampai 4,0 Volt yaitu berlogika 0 dan jika Led terang apabila Vcc 4,5 sampai 5,0 yaitu berlogika 1.

Dari Tabel Pengamatan dapat diketahui bahwa : Pada saat Vcc(volt) 1,5 volt,Vo untuk OR adalah 1,3 volt dan LED mati dan berlogika 0. Pada saat Vcc(volt) 2,0 volt,Vo untuk OR adalah 1,7 volt dan LED mati dan berlogika 0. Pada saat Vcc(volt) 2,5 volt,Vo untuk OR adalah 1,8 volt dan LED mati dan berlogika 0. Pada saat Vcc(volt) 3,0 volt,Vo untuk OR adalah 1,8 volt dan LED redup dan berlogika 0.

10

Pada saat Vcc(volt) 3,5 volt,Vo untuk OR adalah 1,9 volt dan LED redup dan berlogika 0.

Pada saat Vcc(volt) 4,0 volt,Vo untuk OR adalah 1,9 volt dan LED redup dan berlogika 0.

Pada saat Vcc(volt) 4,5 volt,Vo untuk OR adalah 2,0 volt dan LED terang dan berlogika 1.

Pada saat Vcc(volt) 5,0 volt,Vo untuk OR adalah 2,0 volt dan LED terang dan berlogika 1.

Pada Vcc 1,5 3,0 LED mati dan berlogika 0, Vcc 3,5 4,0 LED redup dan berlogika 0, Vcc 4,5 5,0 LED terang dan berlogika 1. Jadi IC bekerja pada Vcc 4,5 5,0 yang berlogika 1.

11

KESIMPULAN

Setelah menyelidiki tegangan kerja IC TTL dapat disimpulkan bahwa : Output LED pada IC 7400 dan IC 7432 yaitu : mati, redup, dan terang. Pada IC 7400 Jika Vcc 1,5 2,5 maka LED mati dan berlogika 0 , jika Vcc 3,0 4,0 maka LED redup dan berlogika 0, jika Vcc 4,5 5,0 Volt maka LED terang dan berlogika 1. Dan pada IC 7432 7400 Jika Vcc 1,5 3,0 maka LED mati dan berlogika 0 , jika Vcc 3,5 4,0 maka LED redup dan berlogika 0, jika Vcc 4,5 5,0 Volt maka LED terang dan berlogika 1.

12

DAFTAR PUSTAKA

JobSheet Rangkaian Logika. HadiSyahrul.2011. IC(IntegratedCircuit).http://syahrulhadi.blogspot.com/2010/10/icintegrated-circuit.html. Diakses tanggal 07 Oktober 2012.

Datasheet 7400. http://www.alldatasheet.com/datasheetpdf/pdf/12608/ONSEMI/7400.html. Diakses pada 12 Oktober 2012.

Datasheet 7432. http://www.alldatasheet.com/datasheetpdf/pdf/51073/FAIRCHILD/7432.html. Diakses pada 12 Oktober 2012.

13