Anda di halaman 1dari 5

DAFTAR PUSTAKA Adam JMF. 2009.

Dislipidemia dalam Ilmu Penyakit Dalam Jilid III, Edisi 4, Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Jakarta: FK-UI. Hal: 1941 1954. Al-farabi, Makhyan Jibril. 2011. High-Density Lipoprotein Phospolipids Interfere with Dendritic Cell Th1 Functional Maturation. Critical Appraisal. Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang. Astawan M. 2009. Sehat dengan Hidangan Kacang-kacangan dan Biji-bijian, Jakarta: Swadana. Hal: 174. Bakhit, R.M., B.P. Klein, D.E. Sorlie, J.O. Ham, J.W. Erdman and S.M. Potter. 2004. Intake of 25 gram of Soybean Protein with or Without Soybean Fiber Alters Plasma Lipids in Men with Elevated Cholesterol Concentrations. Anim. Inst. Of Nutr. 213 222

Brown, Carol T. 2005. Penyakit Aterosklerotik Koroner dalam Patofisiologi Konsep Klinis Proses-proses Penyakit Price, Sylvia A, dan Lorraine M. Wilson, Edisi 6, Volume 1. Jakarta: EGC. Braunwald E, Hauser SL, Fauci A, Longo DL et al. 2008. The pathogenesis, prevention, and treatment of atherosclerosis. In: Harrisons Principles of Internal Medicine, 17th ed. Vol.2, Mc Graw-Hill P; 235. Deddy M. 2010. Kedelai Komponen untuk Kesehatan. Bandung: Alfabeta. Hal : 13 29. Diah MU. 2011. Efek Intervensi Tempe Terhadap Profil Lipid, Superoksida Dismutase, LDL Teroksidasi dan Malondialdehyde pada Wanita Menopause. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Dorland, 2006. Kamus kedokteran edisi 29. Jakarta: EGC. Hal: 222. Fauzi. 2011. Fraksi Etil Asetat Ekstrak Metanol Rimpang Temu Giring terhadap Kadar Kolesterol Darah. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Dahlan. Yogyakarta. Gruber CJ. 2002. Production and Action of Estrogen, The N. Engl.J : 346. vol. 346. P : 340 352.

65

66

Guyton AC. 2007. Metabolisme Lipid dalam Buku Ajar Fisiologi Kedokteran / Arthur C. Guyton, John. E. Hall, Edisi 11. Jakarta: EGC. Hal: 1077 1080. Hery W. 2010. Protein Kedelai Hitam Manfaatnya Bagi Kesehatan. Yogyakarta: Kanisius. Hal : 87. Irwan WA. 2006. Budidaya Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merill). Jatinangor: Universitas Padjajaran. Hal : 32 57. Jenkins, et al. 2002. Effects of high- and low-isoflavone soyfoods on blood lipids, oxidized LDL, homocysteine, and blood pressure in hyperlipidemic men and women. Am J Clin Nutr., 76:365372. Kalim MJ. 2007. Stroke Mengancam Usia http://docstoc.com/docs/Patofisiologi-dan-penatalaksanaan jantung koroner. Diunduh 25 Oktober 2011 Produktif, penyakit

Kanazawa. 2007. Anti-Atherogenic Effects of Soybean Protein. Annals NY Acad Sci, 672:204-214. Koswara S. 2009. Isoflavon, Senyawa Multi Manfaat dalam Kedelai dan Menopause dan Kanker Payudara. Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, FTP IPB. Hal : 224 231. Krummel D. 2004. Medical nutrition therapy in cardiovascular disease. In : Mahan LK, Escott SS. Krause, Food Nutrition and Diet Therapy 11 edition. Pensylvania. P : 867-876. Kusumawati D. 2004. Bersahabat dengan Hewan Coba. Gajahmada University Pres Yogyakarta. Hal : 106. Kwiterovich PO. 2000. The metabolic pathways of high-density lipoprotein, loedensity lipoprotein, and trigliserides. Am J Cardiol 85:5-10. Marks DB. 2000. Metabolisme Kolesterol dan Lipoprotein Darah dalam Biokimia Kedokteran Dasar Sebuah Pendekatan Klinis. Jakarta: EGC. Hal : 513 532. Mauli I. 2005. Pengaruh Perasan Segar Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Terhadap Kadar Kolesterol Total Tikus Putih Jantan Galur Wistar yang Diberi Diet Kolesterol Tinggi. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta. Mayes PA. 2003. Metabolisme Lemak dalam Biokimia Harper. Jakarta: EGC. Hal: 254 286.

67

Muchtadi D. 2010. Kedelai Komponen untuk Kesehatan. Bandung: Alfabeta. Hal : 20 160. Murdia LK, Wadhwani R. 2010. Effect of processing parameters on texture and yield of tofu. As. J. Food Ag-Ind., 3(02):232-241. Murray RK. 2003. Biokimia Harper. Jakarta:EGC. Hal : 178 216. Nahas Eliana Eguiar Petri, Jorge Nahas-Neto. 2006. The Effects of Soy Isoflavones in Postmenopausal Women: Clinical Review . Current Drug Therapy 1:31-36. NCEP ATP III. 2001. Third Report of The NCEP Expert Panel, NIH Publication No 01-6370, 2001; Expert Panel on Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Cholesterol in Adults. JAMA 2001; 285:24862497. Notoatmodjo S. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Hal : 114 115. Nyoman SSI, Marsono Y, Astuti M. 1997. Pengaruh Tempe Sebagai Sumber Protein Terhadap Profil Lipida Pada Tikus. Prosiding Seminar Teknologi Pangan. Radiyati T. 2000. Pengolahan Kedelai. Subang: BPTTG Puslitbang Fisika Terapan LIPI,. Hal. 9 14. Rimbach G. 2007. Dietary isoflavones in the prevention of cardiovascular disease A molecular perspective. Food and Chemical Toxicology 46:13081319. Sagara M, Rajura A, Armitage L, Birt CA, Yaori Y. 2004. Can foods with added soy-protein or fish-oil reduce risk factor for coronary disease? A factorial randomised controlled trial. Nutr Metab Cardiovasc Dis . 14:344-350. Sanders TAB. 2002. Moderate intakes of intact soy protein rich in isoflavones compared with ethanol- extracted soy protein increase HDL but do not influence transforming growth factor _1 concentrations and hemostatic risk factors for coronary heart disease in healthy subjects . Am J Clin Nutr 76:373377.

Setchell KD, Cassidy A. 1999. Dietary isoflavones: biological effects and relevance to human health. J Nutr. 1999 Mar;129(3):758S-767S.

68

Sheperd J. 2001. The role of the exogenous pathway in hypercholesterolaemia. European Heart J 3 supl E:2-5. SKRT. 2005. Departemen Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta. Smith, J. B. & Mangkoewidjojo. 1998. Pemeliharaan, Pembiakan dan Penggunan Hewan Percobaan di Daerah Tropis. Penerbit Universitas Indonesia (UIPress), Jakarta. pp 10 13. Sopiyudin M. 2009. Hipotesis Korelatif dalam Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika. Hal 157. Suhardjono D. 1995. Percobaan Hewan Laboratorium.Yogyakarta: Gajah MadaUniversity Press, hal. 207. Supranto, J. 2007. Statistik Teori dan Aplikasi, Edisi 6. Jakarta: Penerbit Erlangga. Hal : 22 23. Suprapto. 2001. Bertanam Kedelai. Jakarta: Penebar Swadaya. Hal : 12. Suyatna F.D, 2009. Hipolipidemik dalam Farmakologi UI. Jakarta: Balai Penerbitan FKUI. pp.383. Takahashi R, Ohmori R, Kiyose C, Momiyama Y, Ohsuzu F, Kondo K. 2005. Antioxidant Activities of Black and Yellow Soybeans againts Low Density Lipoprotein Oxidation. J. Agric Food Chem. 53, 4578 82. Tatsuya et al. 2004. Soybean Conglycinin Diet Suppresses Serum Triglyceride Levels in Normal and Genetically Obese Mice by Induction of Oxidation, Downregulation of Fatty Acid Synthase, and Inhibition of Triglyceride Absorption, Biosci.Biotechnol. Biochem., 68 (2), 352-359. Wahyu J. 1992. Ilmu Nutrisi Unggas. Yogyakarta : UGM Press. Hal : 35. Wisnu C. 2005. Kedelai Khasiat dan teknologi. Jakarta: Bumi Aksara. Hal: 108. World Health Organitation. The Challenge of Obesity in the WHO European Region and the Strategies for Response. 2011; 20-23. World Health Organization, 2008. Centralized Pan Asian Survey on the Undertreatment of Hypercolesterolemia. Diunduh 24 Oktober 2011, http://who.int/research/en. Yousef MI, Kamel KI, Esmail AM, Baghdadi HH. 2004. Antioxidant activities and lipid lowering effects of isoflavone in male rabbits. Food and Chemical Toxicology, vol.42, pp.1497-1503.

69