Anda di halaman 1dari 3

HUKUM OHM

Dasar teori

Dalam teknik listrik banyak sekali yang harus di perhatikan salah satunya adalah hukum-hukum tentang listrik di antaranya adalah hokum ohm , untuk itu dalam makalah ini akan di jelaskan ,agar dalam pengukuran arus listrik tidak terjadi kesalahan . HUKUM OHM ( adalah suatu pernyataan bah!a besar arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar selalu berbanding lurus dengan beda potensial yang diterapkan kepadanya. "ebuah benda penghantar dikatakan mematuhi hukum Ohm apabila nilai resistansinya tidak bergantung terhadap besar dan polaritas beda potensial yang dikenakan kepadanya. #alaupun pernyataan ini tidak selalu berlaku untuk semua jenis penghantar, namun istilah $hukum$ tetap digunakan dengan alasan sejarah. "e%ara matematis hukum Ohm diekspresikan dengan persamaan

Dimana I adalah arus listrik yang mengalir pada suatu penghantar dalam satuan &mpere, V adalah tegangan listrik yang terdapat pada kedua ujung penghantar dalam satuan'olt, dan R adalah nilai hambatan listrik (resistansi yang terdapat pada suatu penghantar dalam satuan ohm.Hukum ini di%etuskan oleh (eorg "imon Ohm, seorang )isika!an dari *erman pada tahun +,-. dan dipublikasikan pada sebuah paper yang berjudul The Galvanic Circuit Investigated Mathematically pada tahun +,-/. Dalam mengukut arus, hambatan , dan sebagainya sudah ada alat untuk mengukur, tapi dalam pengunaan lat harus ada dasar teori dan praktek untuk mendapatkan hasil atau mengetahui besarnya arus dalam konstruksi listrik. Maka dari itu mahasis!a di berikan mata kuliah teknik dasar listrik agar mahasis!a tidak asal memasukan data pengukuran karena dalam alat pengukuran yang sudah ada yaitu multimeter nilai yang sudah tertera pada saat mengukur bukanlah nilai sebenarnya karena hasil pengukuran alat tersebut belum diketahui arus sebenarnya.

Untuk itu dalam pengukuran arus,tegangan ,dan hambatan harus menggunakan sistematis dengan menggunakan hokum Ohm. 0engertian hukum ohm 1ila ada dua titik mempunyai potensial bereda berarti kedua titik tersebut mempunyai beda potensial. Kemudian bila kedua titik tersebut di hubungkan dengan suatu penghantar , maka pada penghantar ersebut akan mengalir arus listril . besarnya arus listrik tersebut tergantung dari besarnya beda potensial kedua titik tersebut dan nilai tahanan penghantarnya .1esarnya arus listrik tersebut ternyata berbanding terbalik dengan tahanan penghantarnya.

Keterangan 2 3 4 arus listrik dalam ampere (& 5 4 beda potensial (6 7 4 tahanan penghantar (5

&lat dan bahan +. Multimeter -. Miliamper 8. 9ahanan :/6, +;; 6, 88; 6, :/; 6, +;;; 6 :. "umber tegangan D< = 5olt .. Kabel =. 0apan rangkaian

D&>9&7 0U"9&K&

http2??id.!ikipedia.org?!iki?Hukum@OhmA%ite@note-Halliday-; http2??ilmu-elektronika.%o.%%?indeB.php?arus-searah-d%?hukum-ohm.html DOC >undamentals Handbook, Cle%tri%al "%iene, 5olume + o) :, U.". Department o) Cnergy, #ashington, D.<. -;.,.. Cle%tri%al and Cle%troni% 0rin%iples and 9e%hnology, 9hird Cdition, *ohn 1ird, Clse'ier Dtd, -;;/. Desson 3n Cle%tri% <ir%uits, 5olume 3 - D<, 9ony 7. Kuphaldt, >i)th Cdition.