Anda di halaman 1dari 4

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Industri manufaktur merupakan industri yang sangat vital bagi negara, karena industri ini berhubungan langsung dengan perkembangan produksi yang dapat memajukan pemasukan perdagangan dan kekayaan negara. Dalam industri manufaktur dibutuhkan material-material tertentu contohnya berbagai jenis bahan logam dan kayu dengan komposisi yang disesuaikan dengan kebutuhan bahan baku produk yang akan dihasilkan. Manufakur berasal dari bahasa yunani dan terdiri dari kata manus dan facus, manus memiliki arti tangan dan factus yang berarti mengerjakan. Manufaktur dapat diartikan sebagai proses keindustrian untuk membuat suatu barang dari suatu bahan baku melalui proses teknologi. Atau juga secara lengkap dapat diartikan sebagai rangkain aktifitas manusia yang meliputi design, pemilihan material, perencanaan, proses produksi, pengendalian kualitas, management dan pemasaran dari proses produksi. Pada era serba teknologi ini proses manufaktur sangat diperlukan untuk berbagai proses pengerjaan industri seperti, pemotongan logam dan penyambungannya, konstruksi bangunan baja, penghalusan dan pelubangan, konstruksi permesinan yang memang tidak dapat dipisahkan dengan teknologi manufaktur, dan yang paling terakhir yaitu proses finishing. Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik UNTIRTA yang berdiri di kota Cilegon Banten memiliki satu laboratorium yang khusus mempelajari dan melaksanakan segala bentuk proses produksi yang mencakup proses manufaktur, laboratorium tersebut bernama Lsipro yang memiliki kepanjangan Laboratorium Sistem Produksi. Lsipro memiliki beberapa stasiun dengan satu mesin atau alat yang berbeda. Produk yang telah diproduksi oleh Lsipro yaitu miniatur mobil F1, miniatur truk, dan miniatur pesawat.

II-1

II-2

1.2 Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah pada laporan besar ini adalah sebagai berikut : 1. Apa saja alat keselamatan yang digunakan pada setiap stasiun? 2. Apa saja pemesinan yang digunakan pada setiap komponen? 3. Apa saja proses yang digunakan pada setiap komponen? 4. Berapa jumlah waktu yang dibutuhkan untuk membuat tiap komponen produk dan waktu keseluruhan produk? 1.3 Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian pada laporan besar ini adalah sebagai berikut : 1. Menentukan alat keselamatan yang digunakan pada setiap stasiun. 2. Mengetahui pemesinan yang digunakan pada setiap komponen. 3. Mengetahui urutan proses yang digunakan pada setiap pembuatan komponen. 4. Menentukan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk membuat setiap komponen produk dan keseluruhan produk. 1.4 Batasan Masalah Agar pembahasan lebih terfokus pada rumusan masalah, maka hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan tersebut dibatasi. Adapun batasan masalah laporan ini, yaitu: 1. Produk miniatur pesawat berbahan baku 90% kayu dan 10% baja. 2. Terdiri dari sebelas komponen yaitu baling-baling, badan pesawat, roda depan, roda belakang, as roda, penyangga depan, penyangga belakang, tiang, sayap atas, sayap bawah dan sayap belakang. 3. Tempat penelitian di Laboratorium Sistem Produksi Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. 4. Jumlah mesin pada masing-masing stasiun berjumlah satu kecuali pada stasiun pemolaan yang tidak menggunakan mesin, adapun mesin-mesin dari masingmasing stasiun tersebut adalah mesin gerinda pada stasiun penghalusan, mesin gurdi pada stasiun pelubangan, mesin bubut pada stasiun pembubutan, mesin las pada stasiun penyambungan dan mesin gerinda potong pada stasiun pemotongan.

II-3

1.5 Sistematika Penulisan Laporan Berikut ini merupakan sistematika penulisan laporan tugas besar praktikum proses manufaktur yang terdiri atas lima bab dan berisikan content dari masing-masing bab tersebut. BAB I PENDAHULUAN Merupakan pendahuluan dari laporan dan menjelaskan mengenai latar belakang dilakukannya percobaan, rumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, sistematika penulisan dan flow chart dari penelitian yang dilakukan. BAB II LANDASAN TEORI Menjelaskan mengenai landasan teori dari masing-masing modul praktikum, adapun modul-modul dari praktikum itu membahas mengenai mesin cutting, mesin gerinda, alat tap, alat snei, mesin bubut, mesin gurdi, mesin frais CNC dan mesin las. BAB III PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA Memberikan deskripsi dan tampilan dari gambar produk pesawat, assembly drawing produk pesawat, gambar 3D komponen pesawat, FPC (Flow Process Chart), existing komponen pesawat, FPC (Flow Process Chart) terbaik komponen pesawat, OPC (Operation Process Chart) ProdukPesawat, Assembly Chart Existing produk pesawat dan Assembly Chart terbaik produk pesawat BAB IV ANALISA Menjelaskan suatu analisa dari data-data yang diperoleh, adapun analisa itu dapat berupa analisa FPC (Flow Process Chart) existing, analisa perbandingan FPC (Flow Process Chart) Existing dengan terbaik, analisa Assembly Chart Existing dan analisa perbandingan Assembly Chart Existing dengan terbaik. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Menyajikan suatu kesimpulan dan saran yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu berupa jawaban dari tujuan dilakukannya penelitian.

II-4

1.6 Flow Chart Penelitian Dibawah ini adalah diagram alir (flow chart) dari penelitian yang sedang

dilakukan, adapun flow chart tersebut menggambarkan alur dan langkah-langkah dalam penelitian.
mulai

Studi Pendahuluan

Perumusan Masalah

Penetapan Tujuan Penelitian

Batasan Masalah

Pengumpulan dan Pengolahan data :


1. Gambar produk pesawat 2. Assembly drawing produk pesawat 3. Gambar 3D komponen pesawat 4. Flow Process Chart (FPC) komponen pesawat 5. Operation process Chart (OPC) produk pesawat 6. Assembly chart produk pesawat

Analisa

Kesimpulan dan Saran

Selesai

Gambar 1.1 Flow Chart Penelitian