Anda di halaman 1dari 13

Pemeriksaan Anjing

Learning Objektiv: 1. Cara handling dan restrain anjing 2. Prosedur pemeriksaan fisik anjing sesuai dengan legeartis 3. Cara pengambilan sample untuk pemeriksaan laboratorium yang legeartis . !namnesa !. Anamnesa "ebelum dilakukan anamnesa yang perlu dilakukan terlebih dahulu yaitu registrasi. #egistrasi yaitu: pen$atatan data pemilik dan data dari pasien. #egistrasi untuk klien meliputi pen$atatan nama% alamat% dan nomor telepon klien. #egistrasi untuk pasien meliputi breed &ras'% se( &jenis kelamin'% age &umur'% dan spe$ifi$ pattern &tanda yang men$iri' &)*"*!*"'. #egistrasi ditulis di sebuah kertas yang disebut ambulatoir% dimana masnig*masing spesies he+an berbeda* beda +arnanya% sebagai $ontoh anjing dan ku$ing ber+arna putih% sapi% he+an besar dan he+an eksotik ber+arna pink dan unggas ber+arna kuning &Lane and Coper.2,,3'. -ateri lain untuk #egistrasi antara lain .eterangan status vaksinasi dan keadaan kesehatan% keterangan tentang penyakit yang sedang diderita serta penanganan yang sudah dilakukan% alasan konsultasi% sejarah penyakit% hasil Pemeriksaan% hasil pemeriksaan tambahan &laboratorium% #ongent% /istopat dll'. 0iagnosis% Prognosis% dan terapi1pengobatannya% tindakan operasi dan rujukan 2ungsi dari registrasi antara lain: -engingatkan: terutama untuk pasien yang sudah pernah ditangani1diperiksa .omunikasi: terutama dengan kolega dalam hal rujukan Pengaturan: 0ata lebih tertata dan mudah untuk men$arinya 3fesiensi: 4idak membutuhkan +aktu yang lama untuk melihat ri+ayat seekor pasien 0okumentasi: $ontohnya untuk memonitor pasien yang dirujuk "etelah dilakukan registrasi barulah melakukan anamnesa &)oddie%5eo 2.1672'

1111

!namnesa merupakan +a+an$ara terhadap klien untuk mendapatkan kun$i mengenai keadaan pasien. -enurut )oddie &1672'% dokter he+an harus dapat memilah*milah mana yang relevan dan irelevan dari ja+aban klien terhadap pertanyaan dokter he+an. 0engan anamnesa drh dapat mengetahui informasi tentang 5ambaran keadaan he+an mulai sakit sampai sekarang% .ejadian 8 kejadian pada +aktu lampau yang ada hubunganya dengan penyakit yang sekarang diderita. .eadaan lingkungan% he+an yang serumah1 sekandang% tetangg dsb -enurut )oddie &1672'% sejarah dari suatu kasus dapat dibagi menjadi pre history% immediate history% dan post history. a. Prehistory. -erupakan $eerita mengenai kejadian*kejadian sebelum terjadinya penyakit yang dikomplainkan klien. -isalnya saja penyakit yang dulu pernah diderita pasien% kehamilan yang dulu pernah dialami pasien &jika betina'% komplikasi yang terjadi pada kehamilan yang terdahulu% mungkin juga penyakit yang pernah dialami teman bermain si anjing% $ara pemberian makan% dan mungkin juga keadaan lingkungan tempat tinggal anjing. b. Immediate history. -erupakan sejarah sejak he+annya pertama kali menunjukkan gejala penyakit yang dikomplainkan oleh klien hingga saat pasien diba+a dan dira+at oleh dokter he+an. 0i sini klien dapat men$eritakan kemungkinan terjadinya penyakit pada klien menurut apa yang dilihatnya. $. Post History. -erupakan sejarah dimana he+an tersebut menunjukann gejala atau perubahan*perubahan setelah dirujuk ke dokter he+an lain atau dengan pemberian obat terlebih dahulu sebelum dirujuk ke dokter he+an. #i+ayat penyakit atau anamnesis merupakan suatu ri+ayat penyakit yang baik dari hanya dapat diperoleh dari seorang pengamat yang baik. "eringkali pemilik he+an kurang dapat memberikan keterangan yang berguna disbanding dengan orang yang mera+at he+an sehari* hari. #i+ayat dapat pula bersifat tidak benar oleh karena ri+ayat tersebut munkun hendak digunakan untuk menutupi suatu kelainan atau menyembunikan suatu usaha*usaha pengobatan sebelunya sdengan alas an tersebut pertanyaan*pertanyaan yang diajukan harus disusun ulang untuk meyakinkan persoalan*persoalan yang penting dalam pen$a$atan ri+ayat&!spinal. 2,,7' . !pa bila keadaan he+an tidak kosnisiten dokter harus men$urigakan adanya pertanyaan palsu yang berikan oleh pemelik atau +akilnya. 0engan alas an apapun% ri+ayat yang demikian

2222

dipandang kurang untuk menguraikan masalah penyakit yang dihadapi. 0alam melakukan anamnesa seorang dokter he+an perluh membutuhkan kemampuan untuk mempreoleh ri+ayat penyakit pasien. 0alam anamnesa gunakan bahasa yng mudah dipahami berdasarkan tingkat intelegensinya% sehingga pemilik dapat memberikan ja+aban yang benar. Pertanyaan juga hindari pertanyaan dengan ja+aban ya atau tidak% dengan demikian buatlah pertanyaan*pertanyaan singakat yang dan menghasilkan ja+abab yang jelas mengenai% gambaran keadaan he+an mulai sakit% sampai sekarang% .ejadian*kejadian pada +aktu lampau yang ada hubungannya dengan penyakkit yang sekarang diderita% keadaan lingkungan % he+an serumah1sekndang% tetangga dan lain*lain sebagainya &!spinal. 2,,7' . ). Metode dan cara handling dan restrain anjing -engusai &restraint' dan menangani &handling' he+an yang dimaksudkan memiliki tujuan% misalnya untuk memberikan vaksinasi% mera+at luka% memotong kuku% persiapan operasi% dan lain*lain. 9paya menguasai dan menangani he+an harus mempertimbangkan hal*hal berikut: 1. Perhitungan tujuan yang dikehendaki 2. 4eknik yang paling efisien% tidak menyebabkan he+an tersiksa% kesakitan atau membahayakan 3. .apan sebaiknya teknik terpillih itu dilaksanakan . "iapa yang qualified melakukannya &0harmojono. 2,,2' Cara dan teknik mana yang akan dipilih harus mempertimbangkan hal*hal !pakah $ara dan teknik itu aman bagi orang yang melakukannya% !pakah $ara dan teknik itu aman bagi he+an dalam arti tidak menyakiti dan tidak membahayakan. 4indakan apa saja yang hendak dilakukan% harus sudah dipersiapkan. !pakah observasi dapat dilakukan selama dan setelah tindakan dilaksanakan. !pakah siap dengan tindakan darurat bila ke$elakaan atau kegagalan terjadi &0harmojono. 2,,2' 4ekinik dan $ara menguasai he+an yang paling umum dan memenuhi syarat*syarat yaitu:
a. "e$ara fisik &Physical restraint' 0alam penguasaan se$ara fisik% harus sudah diperhitungkan: Perilaku khas he+an yang

bersangkutan. Pengaruh psikis% $ara dan teknik tersebut bagi he+an1 spesies yang bersangkutan. 3333

-emilih dan mempersiapkan alat bantu untuk keperluan itu &kandang perangkap% tali% jarring% perisai dan lain*lain' 9paya*upaya penguasaan fisik
9paya mengurangi peran indera 9paya mempersempit atau membatasi gerakan 9paya dengan pelindung &barrier fisik' .ekuatan fisik pelaksana

&0harmojono. 2,,2' 5ambar handling dan restrain anjing

b. "e$ara

farmakologik &Chemical restraint' 0engan ditemukannya obat*obatan yang mempunyai efek sedasi% mus$le rela(ant% trans:uili;er% anesthesia% maka teknik menguasai he+an mempunyai alternative. 4eknik menguasai he+an dengan menggunakan obat*obatan disebut $hemi$al restraint Obat*obatan yang dipakai untuk melakukan $hemi$al restraint harus memenuhi syarat berikut:
1. -udah aplikasinya

2. !man bagi he+an 3. -emberikan $ukup +aktu &durasi' bagi pelaksana 4. 3fek samping tidak ada atau minimal 5. !da antidotumnya &efek kebalikan' 6. 0osisnya ke$il% spektrumnya luas 7. "tabil susunannya% tahan lama disimpan dan tahan terhdap keadaan lingkungan

Chemical restraint per oral. Obat*obatan yang aplikasinya peroral umumnya bersifat sedative dan kurang memuaskan karena hal*hal berikut : !plikasinya sendiri perlu akal dan membutuhkann +aktu% )anyak yang tidak diabsorpsi atau malah dihan$urkan di dalam alat pen$ernaan. 0osisnya berlipat ganda dibandingkan apabila disunikkan1 perparenteral &$ontohnya Phencyclidine HCl, Chlorpromazine, dan lain-lain'. )anyak terbuang alias tidak ekonomis &misalnya% obat yang berupa semprot untuk primata' &0harmojono. 2,,2'. Chemical restrant perparenteral. -enyuntik obat per i.m. dapat $epat dilakukan dengan alat suntik &spuit' yang didesain khusus dengan handle. !lat suntik ini juga dilindungi dengan metal atau plasti$ untuk menghindari pe$ah &apabila dari gelas' bilamana terjadi ke$elakaan &jatuh% ketendang% dan lain*lain'. /al*hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan $hemi$al restraint
1. "pesies he+an yang akan di handle 2. .ondisi fisik he+an se$ara umum &kurus% gemuk%besar% ke$il% anemia% dan lain*lain' 3. .ondisi khusus% seperti umur% jenis kelamin% bunting% menyusui% dan lain*lain 4. "tatus emosional% seperti ketakutan% eksitasi% agresivitas% dan lain*lain

&0harmojono. 2,,2' Obat*obatan yang dipakai untuk $hemi$al restrain


1. 3trophine /ydro$hloride 2. 2etanyl dan 0roperidol% 2entanyl adalah derivate morphine sedangkan 0roperidol adalah

trans:uili;er. 3feknya analgesika 1<, ( dari morphine. .ombinasi 2entanyl dengan 0roperidol mempunyai efek terhadap tekanan darah &menurun'. .e$uali efek anelgesiknya juga berefek sdatif dan anesthesik. 0apat dipakai pada berbagai spesies seperti : karnivora%

====

primate% dan beberapa mamalia ke$il. 0aya kerjanya singkat yaitu 1,*1= menit% analgesika > , menit dan trans:uili;er dapat beberapa jam. !ntidotumnya adalah ?alo(one dengan dosis ,%,,7 mg per kg berat badan dengan aplikasi per i.m atau per i.v
3. .etamine /Cl% yaitu derivate dari Phe$ylidine /Cl% merupakan serbuk putih larut di dalam

air. .etamine tidak membuat relaksasi otot skelet. -enyebabkan hopersalivasi. 9ntuk mengurangi hipersalivasi. .etamine efektif untuk karnivora% reptile dan burung. !plikasinya dapat peroral% i.m% i.v% atau s.$
4. 4iletamine /Cl 5. @yla;ine 6. !$eproma;ine -aleate 7. 0ia;epam

&0harmojono. 2,,2' C. Prosedur pemeriksaan fisik anjing yang legeartis Pemeriksaan fisik pada anjing ada dua tahapan yaitu pemeriksaan umum dan pemeriksaan khusus &men$akup pemeriksaan persistema'. a. Pemeriksaan Umum Anspeksi -eliputi melihat% membau dan mendengarkan tanpa alat bantu. Anspeksi digunakan untuk mmeneliti adanya hal lain yang abnormal. Perhatikan ekspresi muka 1 temperamen% kondisi tubuh% pernapasan &frekuensi% $ara pengambilan nafas% ritme dan suara 8 suara abnormal tanpa melakukan pemeriksaan se$ara auskultasi% keadaan abdomen% posisi &berdiri1berbaring'% sikap% langkah% permukaan tubuh% pengeluaran dan bau abnormal dari lubang*lubang pelepasan &hidung% mulut% anus% telinga% mata'% adanya suara abnormal seperti batuk% bersin% ngorok% melenguh% menangis% flatus dan eruktasi. Pulsus dan nafas

7777

Pulsus pada he+an ke$il dapat diraba: arteri femoralis &sebelah medial femur' dan lakukan penghitungan selama 1 menit. )ila mengalami kesulitan dapat dilakukan selama 1= detik kemudian dikalikan empat. 2rekuensi pulsus normal pada anjing: B7*1 < kali1menit. "ementara frekuensi nafas dapat dihitung dengan memperhatikan gerak tora$oabdominal dalam keadaan he+an istirahat dan tenang atau juga dapat dengan memperhatikan udara yang keluar masuk melalui lubang hidung. 9ntuk normalnya pada anjing: 2 8 2 kali1menit. "uhu tubuh "ebelumnya olesi ujung thermometer dengan bahan peli$an &missal vaselin'. -asukkan ujung thermometer ke lubang anus% tunggu sampai angkanya terhenti &> 3 menit' dan hitung skalanya. )ila ada hal yang meragukan &misalnya radang anus lo$al atau naus kendor'% lakukan pada rongga mulut &rongga pipi' pada metode ini hasilnya supaya dikoreksi dengan menambahkan ,%=oC karena adanya evaporasi &penguapan'. "uhu normal pada anjing: 3B%<oC 8 36%=oC. "elaput lendir Conjun$tiva: 5eser ke atas kelopak mata atas dengan ibu jari% gantikan ibu jari dengan telunjuk sedikit ditekan% maka akan tampak $onjun$tiva palpebrarum. 4ekan kelopak mata ba+ah dengan ibu jari maka $onjun$tiva palpebrarum ba+ah akan tampak pula. ?ormal pada anjing ber+arna pink. /idung% mulut dan vulva: untuk normalnya selalu basah dan ber+arna pink% selain itu lakukan juga pemeriksaan C#4 &Capilary #efiil 4ime 1 +aktu terisinya kembali kapiler' dengan $ara membuka bibir he+an kemudian menekan gusi dan melepaskan kembali. Caktu normal ma(imal 2 detik. &!spinal. 2,,7' 4able.1. perbandingan dari beberapa sumber !rmour Pemeriksaan nafas Pemeriksaan pulsus "uhu tubuh & 9"!' 1,*3, 7,*12, 3B%,=* ,%,, ?alkmus opperman 1,*3, 7,*<, 3B%=*3<%= -areks mo$sy 1,* , 7,*<, 3<%,* ,%, "urono 2 * 2 B7*1 < 3B%<*36%=

BBBB

b. Pemeriksaan Khusus Pemeriksaan Alat Pencernaan 1. -ulut% Pharynk dan 3sophagus )uka mulut anjing dengan menekan bibir anjing keba+ah gigi keadaan mulut maka dengan mudah mulut dapat di buka. Pakai spatel lidah untuk menekan lidah agar dapat dilakukan inspeksi dengan leluasa. )ial anjing nakal% radang dapat ditali dengan kain lalu ditarik ke atas dan keba+ah. Perhatikan bau mulut% amati selaput lendir mulut% pharyn(% lidah% gusi% dan gigi geligiperhatikan kemungkina adanya lesi% beda asing% perubahan +arna dan abdominali a lainya. Perhatikan pula lgl. #egional dan kelenjar ludah. Palpasi esophagus dari luar sebelah kiri dan diraba pharyn( dari luar. )ila perluh di lalkukan pemeriksaann radiologik dengan sebelumya ke dalam esophagus bahan tak tembus sinar rontgent misalnya bubur barium &barium sulfat' &Lane and Coper.2,,3' 2. !bdomen Lakukan inspeksi dengan $ermat% bila perut membesar perluh diperiksa lebih lanjut% apakah pembesaran tersebut disebabkan adanya anomaly dari rongga peritoneum% vesi$a urinaria% uterus atau bagian lain di dalam rongga perut disamping apakah isinya $airan eksudat% limfe% air% ketuban% dan sebagainya. )enda padat baik bagian isi abdomen sendiri yang membesar% bentuk abnormal &tubuh ganda'% atau benda asing. Lakukan palpasi rongga perut% tekanan ujung jari tangan kanana dari dua susu perut sampai kedua ujung jari bersentuan atau henya di batasi oleh benda atau organ di dalam perut senebalan usus% hepar% gastrium% benda asing% tinja dan sebagainya% manfaatkan pula kesempatan ini untuk men$aonba organ lain ke$uali alat pen$ernaan & Desika urinaria% ren lain sebainya'. Pada he+an ke$il% palpasi dapat dilakukan dengan meneteskan ibu hjari di satu sisi dan ujung jari di sisi sebelanya Lakukan auskultasi dari sebelah kanan maupun sebelah kiri untuk mengetahui peristaltk. Lanjutkan dengan pemeriksaan re$tum% lalukan eksplorasi dengan jari kelingking pakailah sarung tangan dari karet atau plasti$ dan beri peli$an yang tidak merangsang. Perhatikan kemungkinan adanya rasa nyeri pada anus dan rektum. adanannya benda asing atau tinja keras. Lakukanb enema denagn memasukan E*mil gly$erine atau air sabun hangat =*1, ml% kemudian ajaklah ajing berjalan dihalaman. Periksalah anus apakah

<<<<

ada radang pro$tis% pe$etlah anus dari 2 sisi dengan jari tangan yang di latasi dengan kapas% bila ada adenitis akan keluar $airan kental% ber+arna abu*abu $oklat dan berbau sangat busuk. Pemeriksaan laboratorium terhdap terhadap tinja dilakukan untuk mengetahui adanya peradangan pada usus. Perhatilkan apakah +arnanya hitam dan berbau busuk infeksi bagian bagian depan atau segar infeksi bagian depan atau merah segar infeksi usus bagian belakang &)oddie%5eo 2.1672' Pemeriksaan System pernapasan 1. /idung Perhatikan keadaan hidung dan leleran yang keluar Periksa suhu lokal hidung dengan meraba $uping hidung mengggunakan punggung tangan pada dindinjg luar hidung Letakan kapan didepan hidung% lihar reaksi Lakukan perkusi didaerah sinus frontalis dan dengarkan suaranya 2. Pharin(% Laryn(% 4ra$hea Periksa organ*organ dari luar untuk mengetahui adanya reaksi tertentu Lakukan palapasi dari luar perhatikan reaksi dan suhunya Perhatikan limfoglandula regional 3. #ongga dada 4entukan daerah perkusi1auskultasi paru*paru% dan gambarkan dengan meletakan garis batas depan sejajar verti$al% daerah kanan disebelah kiri dan daerah kiri disebelah kanan kertas Lakukan auskultasi dan perhatikan ahasilnya. )andingkan dengan hasil auskultasi pada daerah tra$hea Lakukan perkusi digital dengan membaringkan anjing pada alas yang kompak% perhatikan suara perkusi yang dihasilkan Lakukan palpasi pada inter$ostae% Perhatian adanya nyeri pada pleura dan adanya edema sub$utis 0apat juga dilakukan pemeriksaan radiology &Lane and Coper.2,,3' Pemeriksaan System peredaran darah

6666

Perhatikan adanya kelaianan alat peredaran darah seperti anemia% hyperemi% ikhterus dan sianosis% pulsus venosus kelaianan pada denyut nadi% sikap atau tingkah he+an Petiksalah frekuensi nafas% irama% dan kualitas pulsus atau nadi Lakukan pemerikasaan se$ar inspeksi% palpasi% auskultasi% dan perkusi pada daerah jantung dan $atat &normal B7*1 < per menit' Perhatikan kemungkinan adanya pulsasi didareh vena jugularis% periksa di 113 daerah leher Periksa keadaan pembuluh darha perifer demgan pemeriksaan selaput lender1mukosa &Lane and Coper.2,,3' Pemeriksaan System limfatik Lakukan inspeksi kemungkinan adana kebengkaakn limfoglandula. Perhatikan letak*letak limfogandula seperti lgl. "ubma(illaris% lgl. Paratidea% lg. retropharyngealis% lgl. Cervi$alis% lgl. !(ilaris% lgl. Pers$apularis% lgl. Anguinalis% lgl. Poplitea% lgl. -esenterialis. Lakukan palpasi didaerah lgl tersebut% perhatikan reaksi panas% besar dan konsistensinya serta simetrisnya antara kanan dan kiri. &Lane and Coper.2,,3' Pemeriksaan System lokomotor Perhatikan posisi% $ara berdiri dan berjalan anjing Periksa muskuli dengan membandingkan ekstremitas kanan dan kiri% serta melakukan palpasi perhatikan pula suhu% kontur adanya rasa nyeri dan pengerasan 9ntuk pemeriksaan tulang perhatikan bentuk% panjang dan keadaan. Coba gerak*gerakan apakah ada rasa nyeri atau mungkin ada krepitas &fraktur'. Pemerikasaan radiology bila perlu Persendian dengan insFeksi $ara berjalan% keadaan persendian% lakukan palpasi apakah ada penebalan% $airan &pada kantong sianovial atauka padavagina tendinea'% gerak* gerakan% perhatikan adanya rasa nyeri% atau kekakuan sendi. &)oddie%5eo 2.1672' Pemeriksaan Sistem Uropetika Perhatikan sikap he+an pada +aktu ken$ing

1,1,1,1,

!mati urin yang keluar% perhatikan +arna% bau dan adanya anomali &darah% jonjot% kekeruhan% dll' Lakukan palpasi didaerah lumbal untuk men$ari letak ginjal% perhatikan reaksi% besar% konsistensi% dan simetrisnya Palapasi pad rongga perut pada +aktu isi% kosongkan dengan menggunakan kateter. Palapasi dalam keadaan kosong dari vesika urinaria% raba kemungkinan adanya benda asing atau adnaya pembengkakan 1 penebalan didnidng vesika urinaria &)oddie%5eo 2.1672' Pemeriksaan Kulit dan Rambut Adspeksi yaitu dengan melihat kilau% keutuhan% anliegen &kerapian1keteraturan'% pigmentasi1+arna% panjang% pendek% pertumbuhan. .erontokan bulu yang berlebihan dapat menandakan anjing dalam keadaan kurang sehat. Pigmentasi dapat menurun jika kekurangan nutrisi1gangguan saraf. !njing yang gatal akan menggosok bulunya atau menggigit kulit. Pada kasus distemper $ermin hidung menebal% penebalan bantalan kaki% dan dapat dilakukan biopsy dari bantalan kaki dan kulit di daerah tengkuk 1 kuduk. .ulit juga bisa menebal karena edema yang menyebabkan muka tampak bodoh. /iperpigmentasi pada mon$ong menyebabkan mon$ong lebih mengkilat & Gulianto% 2,,2 '. Palpasi ketebalan% rasa sakit% kelembaban & bila dehidrasi maka kelembaban turun '% elastisitas & jika dehidrasi maka elastisitas menurun '% temperature & dapat meningkat karena peningkatan temperature tubuh se$ara umum atau karena peningkatan aliran darah lo$al dan juga dapat turun karena ada gangguan aliran darah atau sirkulasi umum '% bentuk%ukuran% konsistensi & Gulianto% 2,,2 '. Pemeriksaan Urogenital 9ntuk palpasi pada he+an ke$il betina dapat dilakukan palpasi pada daerah abdominal dengan kedua tangan dengan kedua jari saling merasakan kemudian palpasi vulva dengan kelingking dan dilkukan palpasi vagina. Palpasi kelenjar mammae bertujuan untuk mengetahui suhu% konsistensi% ukuran% bau dan kemudian untuk mengeluarkan se$ret untuk pemeriksaan fisik1kimia 9mtuk anjing jantan dapat dilakukan pemeriksaan pada testis% penis dan preputium & Gulianto% 2,,2 '.

11111111

0. Cara pengambilan sample atau spesimen untuk pemeriksaan labolatorium Pengambilan sampel untuk pemeriksaan laboratorium seperti darah diambil dari vena saphena dengan menggunakan spuit untuk pemeriksaan patologi klinik. 2eses di ambil dari anus dengan ekplorasi re$tum menggunakan $otenbud atau jari tangan. 9rin dengan mengambil atau menampung hasil urinasi dari he+an atau bisa juga mnggunakan kateter. Pada he+an jantan panjang kateter kira*kira dari ujung penis sampi vesika urinaria% dengan mengeluarkan penis dan masukan kateter ke orifisium uretra eksterna kedalam urthra pelan*pelan% dan tampung urin. Pada anjing betina dengan $ara masukan jari telunjuk yang tela diberi lubrikan% raba urethra &didasar vagina' $aro orifisium urthra ek(ternum%masukan kateter dengan pegangan disebelah kiri dan tunggu agar urin keluar. 9ntuk pemeriksaan kulit pada laboratorium melihat penyebab kejadian bisa dengan kerokan kulit atau preparat hapus yang diambil dari eksudat lesi*lesi yang ada di kulit dan rambut. !lat untuk pengambilan sample antara lain "puit% tabung1+adah sample% alat pendingin% s$alpel% $ateter% objek glas%s +ab steril.

!aftar Pustaka
!mirin. -% 1663. Kesehatan Ternak. Pendidikan 0asar dan menengah% Gakarta !spinal% Di$toria. 2,,7. The Complete Te tbook of !eterinary "ursin#. 3lsevier. London )oddie%5eo 2.1672.$ia#nostic methods in %eterinary &edicine.Oliver and )oydHLondon 12121212

0harmajono. 2,,2. Kapita 'lekta Kedokteran He(an !eteriner. Pustaka Popular OborH jakarta. Andarjulianto dkk %2,,6. Petun)uk Praktikum $ia#nosa Klinik.2./*95- : Gogjakarta. Lane and Cooper.). 2,,3. !eterinary "ursin# *+ormerly ,ones -nimal "ursin# .th'. PergamonH 9"!. "ubronto% 2,,3 Ilmu Penyakit Ternak. 5adjah -ada 9niversity Press.

13131313