Anda di halaman 1dari 17

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA PERCOBAAN I

Judul Tujuan : Pembuatan Larutan Penyangga : Mengamati pengaruh penambahan !n"entra"i larutan NaO# terhadap perubahan p# larutan C#$COO#%

#ari & Tanggal : Jum'at & ( N!pember ())* Tempat : Lab!rat!rium +imia ,+IP -NLAM Banjarma"in%

I% .a"ar Te!ri Larutan penyangga adalah suatu larutan yang mampu mempertahankan pH pada kisarannya apabila terjadi upaya untuk menaikkan atau menurunkan pH. Larutan penyangga mempunyai zat terlarut yang bersifat sebagai penyangga. Penyangga memiliki komponen asam dan basa. Komponen asam mengatasi kenaikan pH sedangkan komponen basa mengatasi penurunan pH. Asam dan basa ini merupakan pasangan konjugasi. pH larutan penyangga asam dan basa dapat dipertahankan pada kisarannya, bila terjadi penambahan sedikit asam kuat, sedikit basa kuat dan pengenceran. Kapasitas larutan penyangga adalah kemampuan larutan penyangga untuk menetralisir penambahan asam atau basa. Larutan penyangga asam dapat dibuat dengan cara melarutkan ke dalam air : asam lemah dan garamnya, asam lemah berlebih dan suatu basa kuat, garam asam lemah berlebih dan suatu asam atau basa kuat. edangkan larutan penyangga basa dapat dibuat dengan cara melarutkan ke dalam air : basa lemah dan garamnya, basa lemah berlebih dan suatu asam kuat, garam basa lemah berlebih dan suatu asam atau basa kuat. alah satu contoh pembuatan larutan penyangga adalah penambahan !a"H dengan #H$#""H membentuk garam #H$#""!a dan air dimana

Created By Chemistry 05

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


!a"H adalah basa kuat &basa konjugasinya' dan #H$#""H adalah asam lemah raksinya sebagai berikut

#H$#""H ( !a"H

#H$#""!a ( H)".

pH dari larutan penyangga dapat dihitung dari persamaan Henderson* Hasselbalch atau persamaan Henderson. pH + pKa ( log
- garam, - asam,

a% /i0at Larutan Penyangga .ika ke dalam air murni ditambahkan asam atau basa, meskipun dalam jumlah yang sedikit, harga pH dapat berubah secara drastis. #ontohnya larutan yang mengandung campuran asam lemah dengan basa konjugasinya yang disediakan oleh garam dari asam lemah tersebut. /isalnya asam asetat &#H$#""H' dengan ion asetat &#H $#""*' yang berasal dari natrium asetat &#H$#""!a'. .ika ke dalam larutan ini ditambahkan sedikit asam atau basa, ternyata pH larutan tidak berubah. Hal ini disebabkan ion H( dari asam segera ditangkap oleh ion asetat &#H$#""*' dan ion "H* dari basa segera ditangkap oleh molekul asam asetat &#H$#""H'. 0engan demikian, penambahan asam atau basa tidak mengubah konsentrasi H( dan "H* dalam larutan, sehingga pH larutan konstan. Larutan yang dapat mempertahankan pH ini disebut larutan penyangga atau larutan buffer. b% +egunaan Larutan Penyangga Kebanyakan reaksi*reaksi biokimia dalam tubuh makhluk hidup hanya dapat berlangsung pada harga pH tertentu. "leh karena itu, cairan tubuh harus merupakan larutan penyangga, agar pH senantiasa konstan ketika reaksi metabolisme berlangsung. Kegunaan larutan penyangga tidak hanya terbatas pada tubuh makhluk hidup. 1eaksi*reaksi kimia di laboratorium dan di bidang industri juga banyak menggunakan larutan penyangga. 1eaksi kimia
Created By Chemistry 05 )

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


tertentu ada yang harus berlangsung pada suasana asam & pH 2 3 ' atau suasana basa & pH 4 3 '. 5uah*buahan dalam kaleng perlu dibubuhi asam sitrat dan natrium sitrat untuk menjaga pH agar tidak mudah rusak.

II% ALAT .AN BA#AN Alat yang diguna an %. pH meter ). pengaduk $. pipet 6. gelas ukur 8. gelas kimia %77 mL 877 mL % buah % buah % buah % buah % buah

Bahan yang diguna an %. larutan #H$#""H ). larutan !a"H 7,% / 7,% / %77 mL %77 mL

III% PRO/E.-R +ERJA %. /enyiapkan pH meter. ). /enyediakan %77 mL larutan #H$#""H 7,% / dan %77 mL larutan !a"H 7,% /.
Created By Chemistry 05 $

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


$. /engukur pH larutan #H$#""H 7,% / 6. /enambahkan %7 mL larutan !a"H secara bertahap ke dalam larutan #H$#""H, cara penambahan ini bisa menggunakan pipet tetes. 8. /engaduk dan mengukur pH setiap penambahan larutan !a"H. 9. /embuat grafik penambahan :olum !a"H :ersus pH yang didapat dari pH meter dan perhitungan.

I1% .ATA PEN2AMATAN Penambahan !a"H 7,% / ;< &mL' 7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 < &mL' 7 %7 )7 $7 67 87 97 37 =7 >7 %77

pH ),%7 ),$> ),98 ),=8 ),>9 $,7= $,%6 $,)$ $,)3 $,$% $,$3

Created By Chemistry 05

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


1% ANALI/I/ .ATA Larutan penyangga dapat dibuat dari asam lemah dan basa kuat yang akan terbentuk garam dan air, basa kuat sebagai pereakasi pembatas. ehingga larutan penyangga terdiri atas asam lemah dan garamnya. Pada percobaan yang dilakukan yaitu penambahan !a"H 7,% / secara bertahap kepada larutan #H$#""H 7,% / akan terbentuk suatu larutan buffer asam dengan persamaan reaksi : !a"H &a?' ( #H$#""H &a?' #H$#""!a &a?' ( H)" &l'

5erdasarkan hasil percobaan pencampuran #H$#""H dengan !a"H merupakan salah satu cara untuk membuat larutan penyangga. Pada pengukuran pH dengan menggunakan pH meter. Hasil yang diperoleh, larutan dapat mempertahankan harga pH kurang dari 3 atau bersifat asam. /enurut literatur, pH larutan harus berada di ba@ah A 3 karena konsentrasi asam dan basa serta :olumenya juga sama. ehingga hanya sampai pada titik eki:alen, sehingga terjadi kesetimbangan antara #H$#""H dengan #H$#""* dan H( dengan reaksi sebagai berikut : #H$#""* &a?' ( H( &a?' #H$#""H &a?'

0ari hasil pengamatan diperoleh bah@a pH yang terbentuk dengan penambahan setiap %7 mL larutan berturut*turut adalah sebagai berikut ),%7, ),$>, ),98, ),=8, ),>9, $,7=, $,%6, $,)$, $,)3, $,$%, dan $,$3. Percobaan yang dilakukan sesuai dengan teori yang ada. Larutan penyangga ini mampu mempertahankan pHnya jika ke dalam larutan ditambahkan asam atau basa. Hal itu karena larutan ini mempunyai prinsip jika ditambahkan asam, ion H( asam tersebut akan dinetralkan oleh ion dari basa konjugasi dalam larutan. .ika yang ditambahkan adalah basa, maka ion "H* dari basa itu akan berekasi dengan H( membentuk air. Hal ini akan menyebabkan
8

Created By Chemistry 05

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


kesetimbangan bergeser ke kanan sehingga konsentrasi ion H ( dapat dipertahankan. etelah dilakukan percobaan uleng oleh kelompok lain, ternyata pH yang dihasilkan berbeda jauh dengan pH pada percobaan a@al. Pada percobaan a@al pH yang dihasilkan 2 3 sedangkan pada percobaan kelompok lain pH yang dihasilkan pH 3 bahkan lebih hingga pH %). Hal ini mungkin dikarenakan oleh beberapa sebab diantaranya kesalahan dalam pengenceran larutan, atau dalam pengadukan yang tidak merata pada saat percobaan sehingga keberadaan !a"H tidak merata dan yang terukur bukan pH larutan buffer tetapi basa !a"H yang lebih dominan atau mungkin juga karena sebelum dan sesudah pengukuran pH, elektrode yang digunakan kurang penetralan.

1I% +E/IMP-LAN .AN /ARAN A% +e"impulan %. 0ari hasil percobaan larutan penyangga yang terbentuk adalah larutan penyangga asam. ). 0ari grafik yang kami buat dapat disimpulkan bah@a penambahan larutan !a"H mempengaruhi keadaan pH dimana pH larutan semakin naik ini dikarenakan !a"H merupakan 5asa kuat sedangkan #H$#""H adalah asam lemah sehingga mempengaruhi sifat keasaman larutan #H$#""H yaitu sifat keasamannya semakin turun dengan naiknya pH larutan.. B% /aran %. Alat yang digunakan seperti pH meter harap ditambahi agar praktikan berjalan lebih efektif.

Created By Chemistry 05

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


). ebaiknya yang megikuti praktikum semuanya terlibat langsung dalam melakukan percobaan. $. 5ahan*bakan yang digunakan harap disterilkan dulu.

1II% +EN.ALA3+EN.ALA %. Alat yang digunakan jumlahnya terbatas sehingga praktikum berjalan kurang efektif. ). 5ahan*bahan yang digunakan sepertinya terkontaminasi oleh zat lain sehingga terjadi kesalahan yang semestinya tidak perlu terjadi.

1III% .A,TAR P-/TA+A .ohari dan 1ahma@ati. )776. Kimia SMA untuk kelas XI. .akarta: Brlangga. Purba, /ichael. )77$. Kimia SMU kelas 2 jilid 2B. .akarta: Brlangga. Cim Penyusun. )77). PR Kimia untuk kelas 2 SMU jilid 2B. Klaten: Dntan Pari@ara.

Created By Chemistry 05

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA

LAMPIRAN

A% Perhitungan %. %77 mL #H$#""H 7,% /.


a.

-H(, + +

Ka . #a

% . %7 * 8 . 7,% /

+ %7*$ pH + * log %7*$ +$ b. #H$#""H %7 mmol % mmol > mmol -H(, + Ka . g + % . %7*8 . + > . %7*8 pH + * log > . %7*8
> %
a

!a"H % mmol % mmol *

#H$#""!a ( H)"

% mmol % mmol

% mmol % mmol

Created By Chemistry 05

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


+ 8 E log 8 + 8 E 7,>8 + 6,78 c. #H$#""H %7 mmol ) mmol = mmol -H(, + Ka . g + % . %7*8 . + 6 . %7*8 pH + * log 6 . %7*8 + 8 E log 6 + 8 E 7,97 + 6,67 d. #H$#""H %7 mmol $ mmol 3 mmol -H(, + Ka . g
a a

!a"H ) mmol ) mmol *

#H$#""!a ( H)"

) mmol ) mmol

) mmol ) mmol

= )

!a"H $ mmol $ mmol *

#H$#""!a ( H)"

$ mmol $ mmol

$ mmol $ mmol

Created By Chemistry 05

>

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


3 $

+ % . %7*8 . + ),$ . %7*8

pH + * log ),$ . %7*8 + 8 E log ),$ + 8 E 7,$9 + 6,96 e. #H$#""H %7 mmol 6 mmol 9 mmol -H(, + Ka . g + % . %7*8 . + %,8 . %7*8 pH + * log %,8 . %7*8 + 8 E log %,8 + 8 E 7,%= + 6,=)
9 6
a

!a"H 6 mmol 6 mmol *

#H$#""!a ( H)"

6 mmol 6 mmol

6 mmol 6 mmol

f. #H$#""H %7 mmol

!a"H 8 mmol

#H$#""!a ( H)"

Created By Chemistry 05

%7

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


8 mmol 8 mmol -H(, + Ka . g + % . %7*8 . + %7*8 pH + * log %7*8 +8 g. #H$#""H %7 mmol 9 mmol 6 mmol -H(, + Ka . g + % . %7*8 . + 7,3 . %7*8 pH + * log 7,3 . %7*8 + 8 E log 7,3 + 8 ( 7,%8 + 8,%8 h. #H$#""H ( !a"H #H$#""!a ( H)"
6 9
a a

8 mmol *

8 mmol 8 mmol

8 mmol 8 mmol

8 8

!a"H 9 mmol 9 mmol *

#H$#""!a ( H)"

9 mmol 9 mmol

9 mmol 9 mmol

Created By Chemistry 05

%%

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


%7 mmol 3 mmol $ mmol -H(, + Ka . g + % . %7*8 . + 7,6$ . %7*8 pH + * log 7,6$ . %7*8 + 8 E log 7,6$ + 8 (7,$3 + 8,$3 i. #H$#""H %7 mmol = mmol ) mmol -H(, + Ka . g + % . %7*8 . + 7,)8 . %7*8 pH + * log 7,)8 . %7*8 + 8 E log 7,)8
) =
a a

3 mmol 3 mmol * 3 mmol 3 mmol 3 mmol 3 mmol

$ 3

!a"H = mmol = mmol *

#H$#""!a ( H)"

= mmol = mmol

= mmol = mmol

Created By Chemistry 05

%)

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


+ 8 ( 7,97 + 8,97 j. #H$#""H %7 mmol > mmol % mmol -H(, + Ka . g + % . %7*8 . + 7,%% . %7*8 pH + * log 7,%% . %7*8 + 8 E log 7,%% + 8 ( 7,>9 + 8,>9
% >
a

!a"H > mmol > mmol *

#H$#""!a ( H)"

> mmol > mmol

> mmol > mmol

k. #H$#""H %7 mmol %7 mmol * -"H*, +

!a"H %7 mmol %7 mmol *

#H$#""!a ( H)"

%7 mmol %7 mmol

%7 mmol %7 mmol

Kw .M Ka

%7 %6 x 10 1 %7 8
%$

Created By Chemistry 05

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


+
%7 %7

+ %7*8 p"H + * log %7*8 +8 pH + %6 E p"H +>

Created By Chemistry 05

%6

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA

pH 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 0 50 100
Volum Na H yan! "an! ditam#ahkan

pH Percobaan pH Perhitungan

150

2ra0i penambahan 4!lum NaO# 4er"u" p# yang didapat dari p# meter dan perhitungan%

B% Pertanyaan %. .enis larutanpenyangga apa yang terbentuk dari percobaan yang kalian lakukanFasam atau basaFjelaskanG

Created By Chemistry 05

%8

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


). 0ari grafik yeng telah kalian buat , apa yang dapat kalian simpulkanF

C% Ja5aban Pertanyaan %. Laruatan penyangga yang terbentuk dari percobaan yang kami lakukan adalah larutan penyangga asam. ). 0ari grafik yang kami buat dapat disimpulkan bah@a penambahan larutan !a"H mempengaruhi keadaan pH dimana pH larutan semakin naik ini dikarenakan !a"H merupakan 5asa kuat sedangkan #H$#""H adalah asam lemah sehingga mempengaruhi sifat keasaman larutan #H $#""H yaitu sifat keasamannya semakin turun dengan naiknya pH larutan..

$ata pen!amatan kelompok lain


%& kelompok ' dan kelompok 5 Penambahan !a"H 7,% / ;< &mL' 7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 < &mL' 7 %7 )7 $7 67 87 97 37 pH ),>9 $,== 6,$6 6,96 6,>% 8,)) 8,=7 %%,6)

Created By Chemistry 05

%9

Laporan Akhir Praktikum Kimia SMA


%7 %7 %7 =7 >7 %77 %%,>6 %),%) %),)$

'& Kelompok ( dan Kelompok ) Penambahan !a"H 7,% / ;< &mL' 7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 %7 < &mL' 7 %7 )7 $7 67 87 97 37 =7 >7 %77 pH ),%3 $,6$ $,=> 6,73 6,6) 8,%$ 8,3% %%,76 %%,9= %),%8 %),$)

Created By Chemistry 05

%3

Anda mungkin juga menyukai