Anda di halaman 1dari 12

ZIAUDDIN M.

KHALIFA 0811243099

SEJARAH PERANG AMERIKA SERIKAT DAN VIETNAM

Perang Vietnam berlangsung dari tahun 1959 sampai jatuhnya Saigon pada tahun 1975. Tentara Amerika selalu menang dalam setiap pertempuran besar melawan pasukan Vietnam tara dan Viet !ong. "amun# hasil akhir perang menunjukkan bahwa Amerika yang justru mengalamai kekalahan perang terbesar sepanjang sejarahnya. $al ini menjadi isu yang menarik jika merunut latar belakang sejarah yang mengantar terjadinya Perang Vietnam. %enyataan menunjukkan# sebelum AS melibatkan diri dalam perang di Asia Tenggara ini# orang Amerika dari rakyatnya hingga para ilmuwan# kaum militer# dan para politisinya# praktis sama sekali tidak mengenal Vietnam. Perhatian dan pengetahuan mereka tentang negeri itu# termasuk kondisi &isik# sejarah# dan kultur rakyatnya# sama sekali nol besar.

Viet !" !t!# I $%&'i ! (e"!(! )!)!'! Pe*! &i( 'rang (arat memang sudah lama mengetahui keberadaan Asia Timur termasuk Asia Tenggara. "amun kesadaran mereka baru terbuka pada abad ke)19 tatkala politik kolonialisme mereka mulai menjamah wilayah itu# khususnya oleh Peran*is di kawasan yang mereka namakan +ndo*hina. "amun orang Peran*is dikenal amat protekti& terhadap wilayah kolonialnya. ,ereka tidak mau orang lain mengetahui# apalagi men*ampuri urusan wilayah jajahann-a. Akibatnya# orang (arat lainnya tidak peduli dan tidak banyak tahu mengenai kawasan Asia Tenggara yang dikuasai Peran*is. 'leh karena itu# sewaktu Amerika menjelang berakhirnya Perang .unia ++ mulai merasakan kepentingan untuk mengetahui persoalan di Asia Tenggara# khususnya kawasan +ndo*hina# mereka tak tahu apa)apa. ,isalnya atlas atau peta wilayah itu pun tidak menunjukkan adanya negeri yang bernama Vietnam. Sebab nama itu disembunyikan di bawah sebutan French

Indochina. +stilah +ndo*hina sendiri membingungkan# karena menimbulkan kesan sepertinya sebagai kawasan tambahannya !hina. Padahal tak ada hubungannya meskipun pada /aman dahulu !hina pernah menjajah Vietnam. Tiadanya perhatian dari para ilmuwan (arat di luar Peran*is dalam mempelajari +ndo*hina0Vietnam terbukti bahwa buku tentang Vietnam yang pertama kali dalam bahasa +nggris# barulah diterbitkan tahun 1951. 2aitu buku The Smaller .ragon yang ditulis oleh 3oseph (uttinger. Sebagai akibat ketidakpedulian# ignorance# dari orang Amerika terhadap Vietnam# maka hal itu nantinya harus dibayar mahal. %arena ketidakpedulian tadi menyebabkan orang Amerika *enderung untuk berpikir bahwa Vietnam hanyalah sebuah 4negeri ke*il5# sehingga membentuk sikap awal dengan menyepelekannya. Padahal bila dibandingkan dengan 3erman yang merupakan musuh terberat AS dalam dua perang dunia# maka sesungguhnya 3erman pun adalah negeri yang ke*il. 6abungan Vietnam tara dan Selatan luasnya sekitar 177.888 mil persegi# hanya sedikit di bawah 3erman yang men*apai 197.888 mil persegi. 6aris pantai Vietnam pun men*apai 1.:88 mil# hampir sama dengan garis pantai Atlantik Amerika antara ,iami dengan (oston. 3umlah penduduknya pun melebihi +nggris atau Peran*is. Persepsi AS lainnya yang keliru tentang Vietnam adalah menganggap seolah)olah Vietnam itu 4negeri baru5 yang masih gampang diotak)atik. Penjajahan oleh Peran*is yang tertutup dan sikap tak peduli terhadap Asia dan sejarahnya# membuat orang Amerika tidak memahami atau menyadari bahwa Vietnam adalah salah satu negara yang sudah tua. 3ejak sejarahnya yang terekam pun berasal dari tahun 111 sebelum ,asehi# atau sekitar 58 tahun sebelum tentara ;omawi mendarat di pesisir +nggris. .alam sejarah awalnya# Vietnam memang lama dikuasai oleh !hina. "amun tahun 9:< memperoleh kemerdekaannya dan menjadi negara berdaulat hingga datangnya kolonialis Peran*is pada pertengahan abad ke)19# tepatnya mulai tahun 111:. %arena lamanya Vietnam dalam kolonialisasi orang lain# maka sejak dulu pada bangsa Vietnam terbentuk sema*am tradisi kependekaran atau warrior tradition# yang memiliki sikap dan daya juang yang ulet# didasari sikap nasionalisme yang kuat. %etidaktahuan Amerika

terhadap apa yang melatari Vietnam# baik sejarah# kondisi &isik tanahnya# maupun kultur bangsanya# terbukti berakibat &atal bagi AS seperti ditunjukkan dalam Perang Vietnam.

+i,it-,i,it .% /0i. Vietnam yang mengenyam kemerdekaan dalam tempo yang lama# memang tak luput dari kon&lik domestik. Artinya a*ap terjadi persaingan dan perebutan dominasi oleh para tokohnya sendiri# sekalipun misalnya sejak tahun 1187 berdiri dinasti "guyen yang *ukup kokoh. .alam kaitan dengan kon&lik internal itulah seorang tokoh pelaku dari kawasan selatan# memakai jasa tentara sewaan Peran*is. Penggunaan orang asing dalam kon&lik internal inilah yang ternyata membukakan pintu bagi masuknya kepentingan Peran*is di kawasan ini. Pada tahun 111: Vietnam sepenuhnya berada dalam dominasi Peran*is yang sedang bersaing dengan +nggris beserta kekuatan kolonial =ropa lainnya dalam menambah daerah jajahan. %arena angkatan Peran*is yang mulai ber*okol di Vietnam# melebarkan kekuasaannya hingga >aos dan %amboja juga. Sedangkan Vietnam sendiri dibaginya menjadi tiga wilayah administrasi# yaitu !o*hin !hina di Vietnam bagian selatan# Annam di tengah# dan Tonkin di utara. ,eskipun Peran*is dengan ketat memegang kendali kekuasaan di +ndo*hina# namun bangsa Vietnam tetap bersikap menentang penjajahan asing. Terhadap wilayah !o*hin !hina di selatan yang subur# Peran*is memusatkan kepentingannya# baik dengan eksploitasi ekonomi maupun trans&ormasi kultural. +bukotanya Saigon pun sampai dikenal sebagai 4Paris dari Timur5# Paris of the Orient. Sebagai akibatnya# maka di selatan tumbuh elite orang Vietnam sendiri. %aum borjuis Vietnam yang mengenyam pendidikan Peran*is ini kebanyakan berada di Saigon# dengan kekayaan mereka umumnya bersumber dari perniagaan dan selaku tuan tanah. >apisan masyarakat ini amat mempengaruhi gerakan nasionalisme Vietnam# yang pada awal abad ke)78 makin berkembang di kalangan bangsa Vietnam yang terdidik. .i satu pihak lapisan ini memiliki naluri nasionalisme yang kuat# bahkan anti asing# xenophobic. "amun di lain pihak mereka pun banyak yang dipengaruhi kultur baru hasil pendidikan modern# sehingga perjuangan mereka adalah re&ormasi tanpa kekerasan. %alangan ?ran*ophile ini misalnya

melakukan perjuangan mereka lewat Partai %onstitusionalis# yang menginginkan perubahan politik kolonial Peran*is tanpa harus menjadi musuhnya orang Peran*is. Sekalipun mereka menghendaki Vietnam yang lebih merdeka# namun mereka pun tetap bersedia menempatkan negara mereka dalam ikatan kuat dengan ni Peran*is. Tetapi perjuangan kaum moderat tersebut ternyata tidak berhasil# karena penguasa kolonial Peran*is tutup mata dan telinga# sehingga lambat laun gerakan ini pun melemah sendiri# dan sekitar tahun 1998)an partai moderat ini pun kehabisan daya. 6agalnya upaya re&ormasi oleh kaum nasionalis moderat ini menimbulkan reaksi dari lapisan elite Vietnam yang lebih keras# terutama di wilayah tengah dan utara# yaitu di Annam dan Tonkin. .i $ue# $anoi# dan kota)kota lainnya mulai berkembang gerakan antikolonial di bawah tanah. 6erakan ini dipelopori kaum re-olusioner# yang bertujuan segera mengusir penjajah Peran*is dan meraih kemerdekaan nasional. .ari beberapa kelompok nasionalis)re-olusioner tersebut# maka yang paling menonjol adalah Partai "asionalis Vietnam atau Viet "am @uo* .an .ang AV"@..B# yang dibentuk dengan men*ontoh model Partai "asionalis di !hina yang didirikan .r Sun 2at)sen. Partai ini melihat bahwa satu)satunya jalan untuk memperoleh kemerdekaan adalah lewat re-olusi bersenjata. %arena itu mereka pun diam)diam berusaha menggalang orang Vietnam yang menjadi anggota tentara Peran*is. Tahun 1998 mereka men*oba men*etuskan pemberontakan# namun upaya ini gagal dan V"@.. pun tamat sebagai kelompok nasionalis garis keras yang paling menonjol. Tumbuhnya dua *ara pendekatan# moderat dan re-olusioner# nantinya tetap akan terlihat setelah P. ++ berakhir dengan terbentuknya Vietnam tara dan Vietnam Selatan serta ke*enderungan politik masing)masing. Perbedaan inilah yang menumbuhkan bibit)bibit Perang Vietnam yang menjadi tragedi bagi bangsa Vietnam sendiri# maupun untuk AS yang berusaha ikut *ampur# bahkan melibatkan diri sepenuhnya dalam perangnya. %ehadiran pasukan AS di Vietnam ternyata membuat Perang Vietnam makin runyam. Tentara AS yang kurang paham medan# seperti di .elta ,ekong# harus bertempur melawan tantangan alam Vietnam yang sangat ganas.

Pertempuran sengit dan brutal# sering terjadi satu lawan satu# berke*amuk di .ien (ien Phu. Pasukan Peran*is yang mati)matian bertahan# beberapa kali berhasil memukul mundur serbuan ini. "amun akhirnya pasukan Viet ,inh tak terbendung dan satu persatu pusat pertahanan Peran*is pun mengibarkan bendera putih setelah pertempuran dengan korban besar di kedua pihak. Sesudah benteng =laine jatuh pada 7 ,ei# maka tentara Peran*is menyerah. Sekitar 11.888 prajuritnya ditawan oleh Vietnam. %emenangan besar ini diharapkan meningkatkan posisi Vietnam dalam perundingan di 6ene-a# sekaligus melenyapkan posisi tawar Peran*is.

Di,!1i $#! Sekalipun posisi Vietnam berada di atas angin dalam perundingan di 6ene-a# namun situasi dan kondisi politik internasional sudah berubah. Perang %orea masih kuat membekas dan tetap mengan*am# sementara Perang .ingin antara (lok (arat dengan Timur pun semakin menajam. Akibatnya kompromi sulit dilakukan# dan penyelasaian sementara yang dapat di*apai adalah Viet ,inh boleh menguasai wilayah Vietnam sebelah utara garis paralel ke)17# sedangkan Peran*is di selatan garis tersebut. Persetujuan 6ene-a ini disepakati 3uli 195:. $o !hi ,inh yang *ukup berpengaruh di seluruh Vietnam hanya memperoleh separuh dari negerinya. $al ini disebabkan para peserta kon&erensi lainnya tidak memberinya alternati&# bahkan berusaha keras memblokirnya untuk menguasai seluruh Vietnam. Terutama AS lewat ,enlu 3ohn ?oster .ulles yang amat antikomunis# mati)matian men*egah seluruh Vietnam dipegang oleh $o# yang lebih dilihat sebagai komunis daripada patriot Vietnam. (ahkan begitu perjanjian ditandatangani# AS di bawah Presiden .wight =isenhower langsung memperkokoh posisi Vietnam Selatan dengan mengu*urkan berbagai bantuan ekonomi maupun militer. AS ingin menjadikan Vietsel sebagai basis terdepan untuk melawan ekspansi komunis di Asteng# di samping mendirikan pakta pertahanan Asia Tenggara atau S=AT'. AS ketika itu amat per*aya akan apa yang disebut 4Teori .omino5# yang pada intinya meyakini jika Vietnam tara sampai menguasai Selatan# maka satu persatu negara sekitarnya akan jatuh ke tangan komunis. $al ini seperti kartu domino yang berjajar diberdirikan# pasti ambruk satu persatu dengan *epat manakala salah satu dari kartu itu jatuh dan menimpa yang lainnya. %arena ke*emasan akan kemungkinan jatuhnya Vietsel# maka AS yang melihat

kepemimpinan ;aja (ao .ai tidak begitu meyakinkan# diam)diam men*ari pemimpin baru bagi Vietsel. Tokoh baru yang ditemukan adalah pada diri "go .inh .iem# mantan P,)nya (ao .ai. ntuk menjadikan "go sebagai penguasa baru Vietsel# maka tahun 1955 dilakukan re&erendum# untuk memilih monarki di bawah ;aja (ao .ai ataukah republik yang dipimpin Presiden "go .inh .iem. ;e&erendum ini dimenangkan "go yang kemudian dilantik sebagai presiden. Pada awalnya kepemimpinannya memberi harapan# dengan perbaikan ekonomi dan sosial rakyat Vietsel# termasuk penanganan terhadap ratusan ribu pengungsi dari wilayah tara. "amun makin lama terasa bahwa pemimpin barn ini semakin otoriter# kaku# sulit berkompromi# sehingga politik di Vietsel semakin bergejolak# termasuk dari kaum (udhis yang merasa tersisihkan. Sementara itu keinginan $o !hi ,inh untuk menyatukan Vietnam yang terbelah# juga tetap membara. .ia pernah mendekati "go .inh .iem untuk membi*arakan kemungkinan pemilu# namun Saigon menolak. Para kader Viet ,inh di Vietsel pun mulai bergerak. ,ereka yang menyebut diri Viet !ong AV!B mulai melakukan aksi bersenjata di .elta ,ekong seraya mengharap $anoi segera membantu upaya reuni&ikasi Vietnam. (antuan itu CresmiD datang tahun 1959# ketika tara menyerukan perjuangan bersenjata di Selatan yang akan dibantu dengan personel maupun logistik dan tara.

Kete*0i,!t! AS +n&iltrasi ke Selatan dilakukan melalui jalur EtikusD yang panjangnya ratusan mil# yang sebagian terpaksa melewati wilayah >aos. (antuan tersebut# baik berupa orang maupun logistik# mulai dialirkan lewat $o !hi ,inh trail tersebut. Tentara Vietsel AA;V"# Army o& the ;epubli* o& Viet "amB berusaha keras menekan gerakan)gerilya V!. Tetapi karena mulai memperoleh aliran bantuan dari tara# V! pun semakin gigih. %eadaan ini mempersulit posisi Presiden "go yang juga harus menghadapi berbagai gejolak politik dan unjuk rasa di Saigon. Akibat meninggalnya %ennedy dan kemudian digantikan oleh >yndon 3ohnson# pasukan AS di Vietnam bukannya dikurangi tapi malah ditambah se*ara dratis. .i Fashington# 3ohn ?. %ennedy baru menggantikan =isenhower sebagai presiden. Sebelum menyerahkan jabatannya#

=isenhower berpesan kepada 3?% mengenai -italnya persoalan +ndo*hina bagi kepentingan global AS dalam Perang .ingin. Apabila Vietsel sampai jatuh ke tangan kaum komunis tara# maka seluruh Asia Tenggara juga akan ambruk. Para pembantu terdekat 3?% kebetulan adalah tokoh bergaris keras# terutama ,enlu .ean ;usk# ,enhan ;obert ,*"amara# dan %etua .ewan %eamanan "asional ,*6eorge (undy. ,ereka mendesak 3?% untuk segera melakukan inter-ensi milker ke Vietnam. "amun negara sekutu utama# +nggris dan Peran*is mengingatkan AS jangan terlalu jauh terlibat di Vietnam. Terutama Peran*is yang sudah mengalami sendiri pahitnya menghadapi perlawanan orang Vietnam. Posisi 3?% pun sulit# karena Partai ;epublik yang merupakan lawan politiknya selalu menekankan bahwa dialah yang Cakan paling bertanggung jawab apabila Asia Tenggara sampai hilang. %ennedy yang baru mengalami pukulan sebagai akibat kegagalan !+A dalam peristiwa penyerbuan Teluk (abi di %uba# tidak mau mengulang kekalahan tersebut. %arena itu sekalipun dia masih sungkan untuk melakukan inter-ensi militer langsung# namun akhirnya 3?% mulai mengirim personel militer Amerika ke Vietsel# dengan tugas utama sebagai penasihat0 pelatih. Tetapi karena pasukan V! semakin kuat dan menyebar ke seluruh Vietsel# maka jumlah personel AS itu pun terus ditambah# dan tugas mereka bukan lagi hanya sebagai penasihat melainkan sering ikut bertempur langsung melawan V!. ,enjelang akhir 19<9# jumlahnya sudah melonjak hingga 1<.888 orang. ntuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan# Presiden %ennedy mengirim penasihat 6edung Putih Falt ;ostow dan penasihat militer 3enderal ,aGwell .. Taylor ke Vietsel. .alam laporannya# misi pen*ari &akta itu menunjukkan betapa situasi sebenarnya sudah kritis# baik kemiliteran di lapangan maupun politik di Saigon. ,ereka mengusulkan pengiriman 1.888 pasukan in&anteri untuk langsung membantu menumpas gerilyawan V! di .elta ,ekong yang strategis. "amun jumlah ini dianggap terlalu ke*il. ,enhan ,*"amara tak tanggung)tanggung mengusulkan pengiriman 788.888 pasukan. .alam situasi seperti ini# %ennedy pun mengeluarkan apa yang disebutnya sebagai 4.oktrin %redibilitas5# untuk memperlihatkan kepada kawan maupun lawan bahwa AS akan konsekuen dengan semua komitmen dan melaksanakannya se*ara tegas# sehingga AS dapat diandalkan. .oktrin ini sekaligus menegaskan bahwa determinasi AS untuk mempertahankan Vietsel sungguh)sungguh akan dijalankan. .engan demikian kredibilitas AS di kan*ah internasional dapat diandalkan.

"amun dalam pikiran 3?%# doktrin ini tidaklah serta merta harus berupa terlibat langsung dalam perang# melainkan membantu dengan nasihat kemiliteran# meningkatkan kehidupan ekonomi dan kesejahteraan rakyat# mengisolasi kaum komunis agar tidak dapat berbaur ke masyarakat dengan memindahkan penduduk ke daerah)daerah aman. "amun hal ideal ini tidaldah menjadi kenyataan# karena situasi di Vietsel sudah parah. Presiden "go .inh .iem dengan sikapnya yang semakin keras dan jauh dari rakyatnya sendiri# malah menjadi rintangan bagi AS. %arena itu# tiga minggu sebelum 3?% tewas terbunuh di .allas pada 79 "o-ember 19<9# dia mengi/inkan dilan*arkannya kudeta militer terhadap "go pada 1 "o-ember. Presiden Vietsel itu dan adiknya yang sekaligus penasihatnya# "go .inh "hu# terbunuh.

M!(#. 2! J%' (% Presiden %ennedy digantikan wakilnya# >yndon (. 3ohnson A>(3B# yang dari awal menyadari bahwa kon&lik di Vietnam akan menyita perhatian politik luar negerinya. (erbeda dengan 3?%# maka >(3 lebih tegas dalam masalah Vietnam. %epada para pembantunya# dia menggariskan harus memenangkan perang di Vietnam ini. .ia mengirim ,enhan ,*"amara ke Saigon karena rejim baru di sana tampaknya semakin lemah dalam menghadapi V! maupun in&iltrasi tara. Akhirnya 3enderal .uong Van ,inh A(ig ,inhB yang mengkudeta Presiden "go# digusur dalam kudeta tak berdarah pada awal 19<:. .ia digantikan oleh 3enderal "guyen %hanh. .apat diduga bahwa AS berada di belakang peralihan rejim Saigon ini. Paska Perang Vietnam# .epartemen Pertahanan AS mengadakan perjanjian damai dengan Vietnam. Tujuannya adalah agar para tawanan perang bisa dipulangkan dan yang hilang bisa di*ari dan dikubur di AS se*ara layak. Tetapi "guyen %hanh pun terbukti tidak mampu mengalahkan V! dan in&iltran tara. %arena itu Fashington membuat ren*ana operasi yang tara agar menghentikan politik agresinya ke Selatan. dinamakan 'plan 9:)A# yang intinya antara lain meningkatkan upaya menekan musuh# termasuk Cmemberi EpelajaranD terhadap Vietnam Vietnam ;en*ana operasi ini berarti apabila perlu# maka AS akan meluaskan peperangan hingga wilayah tara. AS kemudian melaksanakan 'plan 9:)A# seraya menyerukan para sekutunya untuk membantu dengan mengirim pasukan ke Vietnam. $anya sedikit yang bersedia# yakni

Australia dan %orea Selatan. Sedangkan lainnya sekadar simbolik atau menolak. Thailand dan ?ilipina menyediakan pangkalan udara seperti di tapao dan !lark. ;en*ana >(3 untuk membawa perang ke wilayah Vietnam tara# didukung sepenuhnya

oleh Saigon. Pada akhir 3uli 19<:# pemerintahan "guyen %hanh men*etuskan dua alternati&H berunding dengan ?ront Pembebasan "asional yang merupakan induk politik V!# atau menyerang Vietnam tara untuk menghentikan dukungan $anoi terhadap V!. Sesuai dengan tara# maka alternati& yang dipilih niat 3ohnson meluaskan perang hingga wilayah Vietnam

adalah yang kedua. Pilihan ini berarti diam)diam mulai melaksanakan 'plan 9:)A. .ubes AS di Saigon 3enderal Taylor walau ketika itu belum punya bukti menyusupnya tentara reguler Vietnam tara ke Vietsel# namun dia mengusulkan kemungkinan pengeboman atau bombing raids terhadap sasaran)sasaran tertentu di tara.

Di&et#(.! $i Te0#. T% .i Pada tahap awal# satuan komando Vietsel dengan penasihat militernya melakukan raids terhadap sasaran)sasaran di pantai Vietnam dianggap *ukup aman dari pantai Vietnam bertujuan untuk men*egah in&iltrasi tara# yang di*urigai menjadi basis in&iltrasi ke tara. 'perasi laut yang diberi kode .e Soto ini# Selatan. %apal perang AS juga mulai akti& berpatroli di Teluk Tonkin# dalam jarak yang tara lewat laut# sekaligus melakukan pengintaian

elektronik. Sedangkan pesawat terbang AS juga mulai banyak melakukan pengintaian hingga wilayah >aos yang diduga dilalui $o !hi ,inh trail# jalan tikus in&iltrasi ke Vietsel. Para pilot dibekali instruksi# jika teran*am mereka harus membalas menyerang. Semakin banyaknya kapal perang AS di Teluk Tonkin memang semakin membuka kemungkinan timbulnya insiden dengan kapal Vietnam 7 Agustus 19<:# tatkala kapal perusak Amerika diserang oleh kapal patroli torpedo Vietnam tara. Akhirnya hal itu terjadi juga pada SS ,addoG yang berlayar di lepas pantai tara. .iduga kapal patroli tersebut mengira tara# walau laporan ini

,addoG tengah membantu suatu serangan komando di pantai. .ua hari kemudian kapal perusak SS Turner 3oy juga melaporkan diserang kapal patroli Vietnam sebenarnya dinilai meragukan.

Presiden 3ohnson dengan dukungan Pentagon# langsung meman&aatkan momentum ini dengan memerintahkan serangan udara balasan terhadap Vietnam juga berada di Teluk Tonkin# SS !onstellation dan tara. .ua kapal induk yang tara# seperti SS Ti*onderoga# mengerahkan pesawat

pengebom)tempur mereka untuk menghan*urkan berbagai sasaran di Vietnam darat# dua lainnya rusak.

pangkalan laut# kapal)kapal serta instalasi -ital lainnya. .ua pesawat AS ditembak jatuh dari

Tetapi serangan udara hebat ini ternyata tidak membuat $o !hi ,inh takut dan menghentikan in&iltrasi bantuan ke Selatan. (ahkan bulan 'ktober pasukan V! membalaskan serangan udara tadi dengan menyusup ke pangkalan udara (ien $oa di dekat Saigon# menghan*urkan enam pesawat pengebom ()57 !anbera dan menewaskan sejumlah personel Amerika. Sebaliknya AS juga mengirim pasukan khususnya untuk melakukan super-isi di medan Vietnam# sehingga akhir tahun 19<: jumlah personel militer AS telah men*apai 79.988 orang# sedangkan Vietsel juga meningkatkan jumlah tentaranya hingga dari 588.888 orang. ,emasuki tahun 19<5# situasi perang semakin menghebat. menggempur sasaran)sasaran khusus di SA? melan*arkan berbagai

operasi dengan nama sandi (arrel ;oll# ?laming .art# ;olling Thunder dan sebagainya untuk tara# Selatan# maupun >aos. Presiden 3ohnson yang baru terpilih kembali pada pilpres "o-ember 19<: memerintahkan penambahan terus pasukan AS# dan 1 ,aret pasukan tempur pertamanya didaratkan# termasuk marinir. >(3 menyatakan tidak yakin bahwa kekuatan udara saja akan mampu memenangkan perang di Vietnam# sehingga dia siap mengirim lebih banyak pasukan darat lagi. .ia juga memberi i/in bagi panglimanya di Vietnam# 3enderal Filliam Festmoreland untuk meninggalkan sikap bertahan# dan mulai melan*arkan offensif search and destroy terhadap musuh.

P!(! 1-(#*#t $i Viet !" .engan demikian *epat atau lambat# kon&lik di Vietnam telah menjadi perangnya Amerika# dan hal ini tampak dan terus meningkatnya jumlah kekuatan militer Amerika yang bertugas di Vietnam. Pada akhir 19<9 jumlahnya men*apai :75.788 orang# dan sampai saat itu prajurit Amerika yang tewas telah men*apai :8.87: orang. 3umlah pasukan negara)negara sekutu

AS men*apai pun*aknya# 78.988 orang. Sedangkan dari angkatan bersenjata Vietsel sendiri 197.888# dengan korban tewas sampai saat itu telah men*apai 118.17< orang. "amun perang Vietnam semakin tidak populer di kalangan rakyat Amerika sendiri serta di dunia internasional# sehingga memaksa Presiden ;i*hard "iGon yang menggantikan >(3 tahun 19<9# se*ara diam)diam memulai perundingan perdamaian di Paris. "amun di lapangan# perang terus berlangsung. %orban tewas di pihak AS sampai akhir 1978 telah men*apai angka ::.7:5# sementara Vietsel kehilangan 199.577 pasukannya yang tewas. Akhir 1971 jumlah korban tewas Amerika ter*atat :5.<7<# sementara Vietsel 15<.7<8. "iGon juga memerintahkan pengurangan pasukan AS di Vietnam sejalan dengan kemajuan perundingan di Paris. Sehingga pada akhir 1977 jumlahnya tinggal 7:.788# sementara yang tewas sampai saat itu ter*atat :5.97< personel. Sedangkan Vietsel terus melakukan mobilisasi kekuatan sehingga men*apai lebih dari sate juta orang. Pada akhir 1977 Vietsel telah kehilangan 195.1:7 pasukannya tewas. Pada 77 3anuari 1979 perjanjian perdamaian ditandatangani di Paris oleh AS# Vietsel# Vietnam tara# dan Viet !ong# dan sebulan kemudian perjanjian perdamaian juga ter*apai di >aos. (ulan ,aret 1979 penarikan pasukan Amerika dinyatakan telah selesai# dan semua markas ,A!V A S ,ilitary Assistan*e !ommand VietnamB ditutup. Pada waktu bersamaan pihak komunis membebaskan 598 tawanan Amerika. Akhir tahun itu jumlah kontingen militer AS di Vietnam dibatasi hanya 58 orang. Ter*atat pada saat itu :<.1<9 personel AS killed in a*tion di Vietnam# sedangkan Vietsel sudah men*apai lima kali lipatnya atau 779.7:1 yang tewas. Tahun itu semua pasukan asing lainnya juga telah ditarik dari Vietnam. Sekalipun Perjanjian Paris sudah diteken# namun di lapangan pasukan Vietnam besar)besaran untuk Cmembebaskan Vietsel. Pasukan Vietnam tara0V!

tetap bertempur dengan pasukan Vietsel. Awal 3anuari 1975 $anoi memerintahkan serangan tara terang)terangan menyerbu lewat perbatasan. (ulan ,aret Presiden Vietsel "guyen Van Thieu yang berkuasa sejak 19<7 memerintahkan pengunduran diri pasukannya dari kawasan dataran tinggi di Vietnam Tengah. ,aksudnya untuk memusatkan pertahanan Vietsel di wilayah sekitar Saigon. "amun ternyata pengunduran diri itu menjatuhkan moril tentara Vietsel# sehingga satu persatu wilayah kekuasaan

Vietsel dengan *epat jatuh ke tangan Vietnam "hon# "ha Trang# dan lain)lainnya.

tara# seperti @uang Tri# $ue# .a "ang# @ui

Pada 17 April "guyen Van Thieu mengundurkan diri# digantikan oleh 3enderal .uong Van ,inh sebagai presiden sementara. 4(ig ,inh5 didampingi ,arsekal "guyen !ao %y yang tetap menjadi wapres. %eadaan bertambah ka*au. Pesawat AS mengungsikan anak dan bayi yatim piatu dalam operasi kemanusiaan. Pengungsian juga dilakukan oleh %edubes AS serta keluarganya dengan helikopter dari Saigon ke kapal)kapal induk AS yang menunggu di >aut !hina Selatan. Semula akan dilakukan dengan pesawat !)198 $er*ules yang disiapkan di pangkalan udara Tan Son "hut dekat Saigon. Tetapi karena pangkalan ini mulai terjangkau tembakan meriam Vietnam helikopter. Pada 79 April tentara Vietnam tara men*apai Saigon. .ua kopral marinir yang menjadi tara. ,ereka adalah anggota tara yang sempat mengenai sebuah $er*ules# maka .ubes 6raham ,artin terpaksa memerintahkan semua $er*ules terbang dan sebagai gantinya dipakai

anggota kontingen AS di Saigon terkena pe*ahan roket pasukan

militer AS terakhir yang tewas di bumi Vietnam. Pertempuran dan pertumpahan darah hebat memperebutkan kota ini praktis tidak terjadi sebagaimana ditakutkan. Tentara Vietsel sudah jatuh semangat dan morilnya. Tanggal 98 April pasukan Vietnam tara dengan tank)tanknya mendobrak gerbang istana kepresidenan# dan tragedi perang Vietnam pun berakhir.

Anda mungkin juga menyukai