Anda di halaman 1dari 3

Varikokel, hal-hal yang harus

diketahui.
dr. Agus Mulyono Sp.U

Varikokel merupakan salah satu penyebab infertilitas pada pria. Pada beberapa
literatur disebutkan bahwa 21 hingga 41 % pria mandul didapatkan bahwa mereka juga
menderita varikokel.1 Insidens varikokel terdapat pada 15% pria. Varikokel biasanya
muncul setelah pubertas.2

1. Apa itu varikokel?


Varikokel terjadi akibat pelebaran pembuluh darah balik (vena) abnormal yang
disebabkan karena kurangnya katup pada pembuluh balik tersebut. Pada
penampakan muncul seperti salah satu zakar membesar, ataupun teraba seperti
cacing-cacing yang besar di zakar. 2

2. Apakah penyebabnya?
Varikokel biasa terjadi pada zakar sisi kiri, hal tersebut dapat dijelaskan
dari bentuk anatomis pembuluh darah balik vena sisi kiri. Pembuluh balik sisi kiri
ini jauh lebih tegak lurus dibanding sisi kanan. Selain itu, pembuluh balik sisi kiri
harus melalui jalan yang panjang untuk bermuara dibanding pembuluh balik sisi
kanan. Hal lain adalah jumlah katup penahan aliran darah pada sisi ini jauh lebih
sedikit dibanding sisi kanan.1
Varikokel juga bisa terjadi pada dua sisi zakar

3. Bagaimana gejala klinisnya?


Varikokel jarang menimbulkan rasa tidak nyaman. Keluhan yang biasa
dimunculkan antara lain adanya rasa sakit yang tumpul atau rasa berat pada sisi
dimana varikokel terdapat, hal tersebut biasanya muncul pada saat setelah
berolahraga berat atau setelah berdiri cukup lama dan jika pasien berada dalam
posisi tidur rasa berat dan tumpul tersebut menghilang2.
Keluhan lain yang dapat muncul adalah belum memilikia anak setelah
beberapa tahun menikah, atau terkadang adanya benjolan di zakar yang disertai
nyeri tumpul atau rasa berat1.
4. Bagaimanakah mengetahui bahwa seseorang menderita varikokel?
Metode yang umum adalah dengan pemeriksaan langsung. Dokter
biasanya meminta pasien untuk berdiri agar dapat menilai keadaan zakar dan
sekitarnya, setelah dinilai dokter akan mempalsasi (meraba) zakar tersebut. Jika
diperlukan pasien akan diminta untuk mengejan/mengedan. Dengan cara
tersebut dokter dapat menentukan derajat varikokel yang terjadi pada pasien. 2
Terkadang dengan pemeriksaan langsung dokter kesulitan untuk
menemukan adanya varikokel, sehingga diperlukan pemeriksaan tambahan.
Pemeriksaan tersebut antara lain stetoskop doppler dan Ultrasound Color
Doppler.2

5. Mengapa varikokel dapat menyebabkan infertilitas/menggangu


kesuburan pada pria?
Kesuburan pada pria ditentukan oleh sebuah proses yang disebut
spermatogenesis. Varikokel menganggu proses spermatogenesis tersebut.
Banyak teori yang diajukan pada literatur bagaimana varikokel dapat
mengganggu proses tersebut antara lain:1
a. Terjadi hambatan arus darah balik sehingga menyebabkan buah zakar
yang berperan pada proses spermatogenesis kekurang oksigen lalu
mematikan sel-sel yang berperan pada spermatogenesis sehingga tidak
terbentuk sperma.
b. Tercampurnya sisa metabolisme ginjal dan kelenjar anak ginjal ke dalam
buah zakar sehingga merusak proses spermatogenesis.
c. Peningkatan suhu buah zakar, sehingga menganggu proses
spermatogenesis.

Sejauh ini teori yang diakui dunia adalah peningkatan suhu buah zakar, pada
penelitian ditemukan bahwa suhu pada kedua zakar meningkat meskipun
varikokel hanya terdapat di satu sisi.2

Pada penderita varikokel, dokter biasanya juga melakukan analisis sperma untuk
melihat seberapa jauh varikokel telah merusak produksi sperma.

6. Bagaimanakah penatalaksanaannya? Dan kapankah harus


ditatalaksana?
Tatalaksana yang bisa dilakukan adalah : koreksi secara bedah dan embolisasi.
Pada literatur disebutkan terdapat 4 indikasi pembedahan, antara lain; 1.
Kualitas sperma yang terganggu; 2. Nyeri yang teramat; 3. Indikasi kosmetik; 4.
Kegagalan testis untuk tumbuh (pada pasien muda).2
7. Apakah tujuan dari pembedahan pada kasus varikokel?
Tujuannya paling utama adalah mencegah komplikasi dari penyakit ini yaitu
infertilitas. Setelah pembedahan diharapkan terjadi perbaikan dari analisis
sperma dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas dari sperma.

Daftar Pustaka
1. Purnomo, Basuki B. Dasar-dasar Urologi. Edisi kedua. Sagung Seto:2007. h
143-5
2. Varicocele: James A. Daitch and Anthony J. Thomas. In: Resnick, Martin I. ,
Andrew C. Novick. Urology Secrets. 3rd Ed. Hanley&Belfus Inc:2003 p 223-6