Anda di halaman 1dari 4

eko pergi ke RS dengan keluhan menonjol rahang bawahnya dikaitkan dengan open bite anterior dan masalah mengunyah

sejak ia masih remaja. sejarah medis dan gigi adalah non-kontribusi. Selanjutnya, profil cekung karena prognatism mandibula tercatat. Daftar masalahnya termasuk clas maloclusion III dengan prognatism mandibula dan 9 o erjet negatif mm, sebuah rahang asimetris menyimpang ! mm ke kiri. asymetry wajah juga ditemukan. o erbite adalah -" mm, garis tengah gigi atas berada di garis dengan garis tengah wajah, sedangkan garis tengah gigi yang lebih rendah adalah # mm melenceng ke kiri. pasien tidak memiliki berjejal rendah dan # berjejal anterior mm atas. pengukuran cephalometri menunjukkan prognatism mandibula dengan S$% &', S$( dari &&. setelah itu, eko dirujuk ke sebuah orthodontist. tujuan pengobatan untuk pasien ini adalah untuk membangun hubungan kelas I skeletal dengan kelas I hubungan molar, memperbaiki asymetry mandibula dan selesai dengan ! mm o erbite dan o erjet. )engobatan kamuflase itu dianggap tidak cukup untuk mencapai bahkan tepi ke tepi gigitan atau memperbaiki penampilan jaringan lunak. perawatan ortodontik presurgical siap untuk de-kompensasi gigi alami kompensasi, dan (SS* dilakukan setelahnya. Bedah Ortognatik (Orthognathic Surgery) Bedah Ortognatik (Koreksi Rahang): Prof. Coen Pramono D, Drg., S ., S!.B"(K) Dalam terjemahan bebas kata ortognatik berasal dari ! kata orto yang berarti meluruskan dan gnatik atau gnatos yang berarti rahang. +adi bedah ortognatik berarti tindakan bedah yang dilakukan dengan tujuan untuk meluruskan atau membentuk rahang sehingga diperoleh bentuk rahang yang selaras atau normal. ,ontoh- pada kasus pasien dengan rahang yang nyakil dapat dilakukan pembedahan sehingga rahang dapat lebih kecil. .oreksi rahang melalui tindakan bedah atau bedah ortognatik di lakukan oleh seorang Spesialis (edah /ulut dan /aksilofasial untuk melakukan koreksi atau perbaikan pada kelainan kecil atau besar pada tulang skeletal rahang yang menyebabkan terjadinya malaoklusi, dengan keuntungan akan memperbaiki fungsi kunyah, fungsi bicara dan bernafas. 0indakan bedah ortognatik selain dapat memperbaiki problem fungsional, juga akan dapat merubah penampilan wajah secara dramatis menjadi lebih baik atau menjadi lebih cantik dan akan berpengaruh positif pada banyak sisi kehidupan dan penampilan seseorang. #ndikasi tindakan $edah ortognatik, ada%ah: ". .esulitan mengunyah atau menggigit dan kesulitan menelan. !. .elainan sendi rahang 10/-+oint2- sakit pada sendi rahang 1 TM-joint pain2, menyebabkan sakit kepala oleh karena problem sendi dan tidak tepatnyya posisi gigitan rahang atas dan bawah 1oklusi2. #. 3igitan terbuka 1open bite2- tedapat celah antara gigi-gigi rahang atas dan bawah pada saat menggigit 4. .etidak- seimbangan tampilan wajah dari tampilan depan atau samping. 5. ,idera wajah 1facial injury2 atau defek lahir 6. Dagu kecil 7. Dagu panjang sehingga rahang bawah terletak lebih maju dibandingkan rahang rahang atas 1seperti cakil2.

&. )rotusi rahang seperti pada ad. 7, yang menyebabkan untuk menutup bibir diperlukan penegangan otot bibir. 9. (ernafas melalui mulut kronis sehingga menyebabkan mulut menjadi kering, akibatnya akan dapat menyebabkan meningkatnya kejadian karies gigi dan kelainan jaringan penyangga gigi 1periodontal2.

"'. Sleep apnea 1breathing problems during sleeping, termasuk snoring8mendengkur2

Sia!a yang memer%ukan Bedah Ortognatik & ". Seseorang dengan kelainan tulang rahang 1skeletal2 sehingga menyebabkan gangguan oklusi atau gigitan yang tidak dapat dilakukan perawatan secara ortodontik. !. /elalaui tindakan bedah ortognatik akan dapat diperoleh hasil perbaikan bentuk rahang, ketidakselarasan hubungan anatara rahang atas dan rahang bawah, perbaikan pada malaoklusi yang merupakan penyebab terjadinya kesalahan gigitan antara gigi rahang atas dan bawah. #. )ada beberapa kasus dimana terjadi perbedaan kecepatan pertumbuhan antara rahang atas dan rahang bawah sehingga bentuk dan besar rahang atas dan rahang bawah tidak seimbang. 4. .etidak seimbangan bentuk rahang oleh karena cacat lahir 1 birth defect2.

Ka!an di!er%ukan tindakan Bedah Ortognatik& Seorang Dokter 3igi, Spesialis *rtodontik dan Spesialis (edah /ulut dan /aksilofasial umumnya dapat segera menentukan apakah seseorang memerlukan koreksi rahang melalui tindakan bedah ortognatik atau hanya memerlukan perawatan ortodontik saja. Seorang Spesialis (edah /ulut dan /aksilofasial akan dapat menentukan teknik perawatan bedah ortognatik yang bagaimana yang akan dipilih dalam melakukan perawatan terhadap seseorang sesuai kasusnya. 9arus difahami bahwa suatu tindakan bedah ortognatik diperlukan kerja sama dengan seorang Spesialis *rtodontik karena diperlukan perawatan ortodontik sebelum dan sesudah tindakan bedah ortognatik dan perawatan setelah dan sebelum bedah ortognatik akan dapat memerlukan waktu beberapa tahun. )engertian ini diperlukan agar terbangun komitmen dan pengertian dari pasien dan keluarganya yang memahami bahwa diperlukan waktu beberapa tahun untuk menyelesaikan seluruh perawatan. /elalui bedah ortognatik dapat dilakukan perbaikan pada letak atau posisi rahang atas, bawah dan dagu. %pabaila %nda telah memperoleh informasi yang jelas tentang problem rahang yang sedang dialami, maka bila anda memerlukan informasi seorang spesialis bedah mulut dan seorang spesialis bedah mulut dan maksilofasial akan dapat bekerja dalam satu tim untuk dapat memberikan secara jelas prosesur perawatan secara terperinci mengenai perawatan terbaik untuk persoalan rahang yang sedang anda jalani.

Sia!akah yang akan ter%i$at da%am tindakan Bedah Ortognatik&

Sebelum dilakukan tindakan bedah ortognatik, hampir selalu diperlukan perawatan ortodontik pra-bedah ortognatik yang dimaksudkan untuk memposisikan gigi-gigi yang terletak tidak teratur di atas tulang al eolar rahang pada posisinya yang baru menjadi teratur. Setelah selesai dilakukan perawatan ortodontik pra-bedah mungkin anda akan melihat bahwa gigitan anatara rahang atas dan bawah menjadi terlihat lebih jelek. 9al ini disebabkan karena gigi-gigi yang sebelumnya terletak kurang baik di atas lengkungkung gigi menjadi terletak lebih teratur di atas lengkung rahang. 9al ini dimaksudkan untuk memperoleh posis gigi-gigi, agar pada saat dilakukan pembedahanrahang dan selanjutnya anatara rahang atas dan bawah diposisikan pada posisinya yang benar dapat diperoleh gigitan rahang atas dan bawah yang baik atau normal. )ada saat perawatan ortodontik pra-bedah ortodontik mendekati selesai, maka diperlukan pemeriksaan seksama yang lengkap, meliputi pemeriksaan keadaan gigi-gigi di posisinya yang baru, foto :-ray, mencetak rahang guna memperoleh cetakan rahang dan gigi-gigi yang baru, foto wajah yang akan dipergunakan sebagai panduan dalam melakukan pembedahan. 0indakan bedah ortognatik dilakukan di rumah sakit di bawah bius umum. 0indakan bedah ortodontik memerlukan waktu operasi antara # sampai 5 jam tergantung kesulitan kasus per kasus. Spesialis (edah /ulut dan /aksilofasial akan memposisikan rahang melalui operasi tergantung kebutuhan spesifik setiap indi idu, yaitu tergantung dari hasil analisa letak rahang atas dan rahang bawah terhadap tulang tengkorak secara umum. %rtinya terdapat perhitungan-perhitungan khusus yang dilakukan melalui foto :-ray kepala dan hasil studi pada model gibs yang dibuat melalui cetakan rahang. )ada keadaan tertentu diperlukan pengembilan atau penambahan tulang rahang dalam upaya untuk melakukan pembentukan rahang agar terlihat simetris. ;ntuk melakukan fiksasi tulang rahang pada posisinya yang baru dipakai plat dan sekrup, kawat steinless dan ligature karet. Insisi atau irisan dibuat di dalam rongga mulut agar tidak terlihat, adanya bekas irisan dikulit luar namun ada kalanya diperlukan irisan kecil pada kulit dengan sangat mempertimbangkan faktor estetik dan kecantikan. Setelah pembedahan antara rahang atas dan rahang bawah untuk sementara akan diikat sehingga mulut penderita untuk sementara tidak dapat dibuka. Sehinnga untuk makan dan minum pasien hanya dapat makan makanan jenis cair dan minum yang diberikan melalui selang yang dimasukkan melalui hidung menuju lambung untuk waktu lebih kurang lebih " minggu untuk menunggu luka di dalam mulut sembuh. 9al ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya infeksi karena makanan yang masuk ke dalam luka. (agi penderita dengan kebiasaan merokok diharuskan berhenti merokok untuk sementara dan mengurangi aktifitas fisik berlebihan. Rasa sakit setelah tindakan bedah ortognatik dapat diatasi dengan pemberian obat-obatan penghilang sakit. Semua penderita yang telah menjalani operasi tidak ada yang mengeluh sakit setelah operasi karena pemberian obat penghilang sakit yang baik. Secara umum pasien dapat kembali menjalani aktifitas rutinnya ! minggu atau # minggu setelah pembedahan tergantung dari keadaan masing-masing pasien. Secara teoritis proses penyembuhan awal terjadi pada 6 minggu pasca pembedahan dan kesebuhan sempurna akan memakan waktu antara 9 sampai "! bulan pasca pembedahan.

Keuntungan Bedah Ortognatik

/elalui tindakan bedah ortognatik akan dapat diperoleh pergerakan tulang skeletal yang tidak mungkin dilakukan melalui perawatan ortodontik. 0ulang rahang beserta gigi-gigi akan dapat diubah posisinya sehingga dapat diperoleh posisi rahang sesuai dengan letak yang dikehendaki. *leh karena rahang dapat terletak baik sesuai dengan norma ukuran normal, gig-gigi juga akan dapat terletak normal. 3igi-gigi yang sudah terletak benar akan terletak stabil, fungsi gigitan optimal dan diperoleh letak rahang atas dan bawah yang seimbang terhadap tulang tengkorak sehingga akan dapat diperoleh bentuk wajah yang indah. (eberapa pasien mengemukakan bahwa tampilan wajahnya menjadi lebih baik, fungsi bicara dan fungsi kunyah juga dirasakan sangat berubah menjadi baik. /elalui tindakan bedah ortognatik dapat diperoleh suatu perubahan tampilan wajah secara dramatisdan dapat berpengaruh positif pada banyak sisi kehidupan seseoang.

Persia!an Bedah Ortognatik Pasien yang akan men'a%ani !em$edahan ortognatik memer%ukan $e$era!a !ersia!an atau taha!an !era(atan !enting: ". )erawatan bedah ortognatik selalu dilakukan dengan kolaborasi antara seorang ortodontis dan seorang spesialis bedah mulut dan maksilofasial. *rtodontis akan melakukan perawatan pra dan pasca ortodontik, yaitu melakukan koreksi pada gigi-gigi agar terletak baik pada lengkung rahang, sedangkan Spesialis (edah /;lut dan /aksilofasial akan melakukan koreksi pada tulang rahangnya.Diperlukan perawatan ortodontik prabedah, dengan maksud untuk meratakan gigi sehingga terletak baik di lengkung gigi. +adi, seorang Spesialis (edah /ulut dan /aksilofasial akan melakukan perawatan bedah untuk memperbaiki bentuk rahang, tidak meratakan letak gigigigi di atas rahang. !. Diperlukan pengambilan gigi-gigi geraham ke-# yang tertanam, oleh karena pada daerah gigi tertanam tersebut merupakan daerah yang akan dilalui untuk melakukan pemotongan rahang, baik di rahang atas maupun bawah. 0indakan operasi pengambilan gigi gerahan ini sebaiknya dilakukan antara 4-6 bulan sebelum operasi bedah ortognatik agar tulang bekas operasi gigi tertanam telah megalami penulangan sempurna.

#%ustrasi ca!aian !er$aikan !osisi tu%ang rahang me%a%ui $edah ortognatik: ". pada kasus gigitan terbuka- diperlukan perbaikan pada posisi rahang atas seringkali diperlukan operasi simultan rahang atas dan bawah bersamaan untuk memperoleh posisi rahang atas dan bawah ideal< !. dan kasus lain untuk bentuk rahang bawah kecil sehingga tindakan bedah untk memajukan rahang bawah ke arah depan sehingga dapat diperoleh gigitian ideal-