Anda di halaman 1dari 3

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HYGIENE SAAT MENSTRUASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWI REMAJA PUTRI KELAS VIII

DI SMP NEGERI 3 GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA

Karya Tulis Ilmiah Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Keperawatan Pada Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Disusun Oleh: SAFITRI EKA WATI 20060320095

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2010

Safitri Eka Wati. (2006). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Hygiene Saat Menstruasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswi Remaja Putri Kelas VIII Di SMP N 3 Gamping Sleman Yogyakarta. Pembimbing: Erfin Firmawati, S.Kep., Ns INTISARI Masa remaja merupakan masa transisi dari kanak-kanak ke dewasa. Masa remaja sangat rentan terhadap masalah kesehatan. Banyak faktor yang mempengaruhi status kesehatan pada remaja putri, salah satunya adal ah hygiene menstruasi. Informasi mengenai hygiene menstruasi sangat penting diberikan pada remaja putri supaya terhindar dari infeksi pada alat reproduksi. Pen elitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang hygiene saat menstruasi terhadap tingkat pengetahuan siswi remaja putri kelas VIII di SMP N 3 Gamping Sleman Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperiment dengan rancangan one Group pretest-posttest design yaitu mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan melibatkan satu kelompok subjek . Populasi penelitian berjumlah 113 siswi remaja putri kelas VIII SMP N 3 Gamping Sleman Yogyakarta dengan jumlah sample 38 responden diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling . Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner kemudian diukur tingkat pengetahuan siswi tentang hygiene saat menstruasi dengan skala ordinal dan menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswi remaja putri pada saat pre test ada 30 responden (78,9%) yang berpengetahuan tinggi dan ada 8 responden (21,1%) berpengetahuan sedang tentang hygiene saat menstruasi dan terjadi peningkatan yang signifikan p ada saat post test ada 37 responden (97,4%) berpengetahuan tinggi tentang hygiene saat menstruasi dan hanya 1 responden (2,6%) berpengetahuan sedang tentang hygiene saat menstruasi. Ditemukan adanya perbedaan yang bermakna antara nilai pre test dan post test dengan nilai p=0,020. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan kesehatan tentang hygiene saat menstruasi dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan sis wi remaja putri oleh karena itu diharapkan supaya dilakukan pendidikan kesehatan tentang hygiene saat menstruasi supaya para siswi lebih mengerti dan dapat menerapkan hygiene menstruasi. Kata kunci: Pendidikan kesehatan, Hygiene, Menstruasi, Remaja putri

Safitri Eka Wati. (2006). Influence of Health Education on Hygiene during Menstruation towards Level of Knowledge of Female Adolescence Students Class VIII of SMP N 3 Gamping Sleman Yogyakarta Advisers: Erfin Firmawati, S.Kep., Ns ABSTRACT Adolescence is a transition time from children to adult. It is susceptible to health problems. There are many factors influencing the health status of female adolescence, one of them is menstruation hygiene. Information on menstruation hygiene is crucial to be given to female adolescence so that they do not have reproduction system infection. The research aim s to find out the influence of health education on hygiene during menstruation towards level of knowledge of female adolescence students class VIII of SMP N 3 Gamping Sleman Yogyakarta. The method of the research used Quasy Experiment with one group pretest-posttest design that is to find out the relation of cause effect by involving a subject group. The research population was 113 female students class VIII of SMP N 3 Gamping Sleman Yogyakarta. The number of the sample was 38 respondents who were chosen u sing purposive sampling technique. The data were obtained through questionnaires and then the level of knowledge of female students on menstruation hygiene were measured using ordinal scale and wilcoxon test. The statistical test showed that the level of k nowledge of the female students in pretest were 30 students (78.9%) who had high level of knowledge and 8 respondents (21.1%) who had fair level of knowledge on menstruation hygiene. There was a significant improvement in post test in which 37 respondents (97.4%) showed high level of menstruation hygiene and only 1 showed fair level of menstruation hygiene. It found that there was a meaningful differences between pre-test and post-test value that is p=0.020. The conclusion of the research is that the educa tion on health education on menstruation hygiene can be influence the level of knowledge of female adolescence students therefore expected to be conducted health education about hygiene during menstruation so that the students more understand and can apply the menstrual hygiene. Key words : Health education, Hygiene, Menstruation, Female adolescence