Anda di halaman 1dari 1

KIE 1.

Menjelaskan kepada pasien dan orangtuanya mengenai penyakit yang diderita pasien, yakni asma akut, serta memberitahukan gejala-gejala yang muncul apabila pasien kambuh; 2. Memberitahukan kepada orangtua mengenai data-data rekam medik pasien selama di Rumah Sakit dan menjelaskan satu per satu mengenai data yang terdapat dalam rekam medik, sehingga orangtua pun paham hal-hal apa saja yang patut disoroti ketika menerima data hasil rekam medik untuk pasien asma akut; 3. Memberi informasi kepada pasien dan orangtua mengenai faktor-faktor pencetus asma secara umum, lalu bersama-sama menelusur ke belakang guna mencari tahu faktor mana yang paling dominan terhadap pasien, serta menegaskan untuk sebisa mungkin menghindari faktor tersebut; 4. Memberitahu orangtua pasien bagaimana mengenali serangan asma pada saat terjadi kekambuhan dan tingkat keparahannya, serta hal-hal yang harus dilakukan apabila terjadi serangan termasuk mencari pertolongan apabila diperlukan. 5. Memberitahukan kepada pasien dan orangtuanya mengenai obat-obat yang diberikan, termasuk tujuan pemberian obat-obat tersebut, cara pemakaiannya, dosis, interval waktu pemberian, hingga efek samping yang mungkin muncul; 6. Memberitahukan kepada pasien dan orangtuanya mengenai terapi non farmakologi yang harus dijalankan oleh pasien agar segera bisa keluar dari rumah sakit; 7. Menjelaskan pada pasien dan orangtuanya bahwa pengobatan asma adalah pengobatan jangka panjang dan kepatuhan dalam berobat dan pengobatan sangat diharapkan; 8. Menasehati pasien dan orangtuanya bahwa apabila ada keluhan pasien dalam menggunakan obat segera laporkan ke dokter atau apoteker dan apabila terjadi kekambuhan segera melapor pada tenaga medis.