Anda di halaman 1dari 3

MODUL III PENGUKURAN VISKOSITAS DENGAN REDWOOD VISCOMETER

TUGAS PENDAHULUAN

Nama NIM Kelompok Tanggal Praktikum Tanggal Penyerahan Dosen Asisten Modul

: : : : : : :

Ansori Muchtar 10510071 Jumat Shift 2 25 Oktober 2013 18 Oktober 2013 Dr. Ir. Taufan Marhaendrajana Theoza Nopranda (12210064) Bangkit Dewantara Ridwan (12210079)

LABORATORIUM ANALISA FLUIDA RESERVOIR PROGRAM STUDI TEKNIK PERMINYAKAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2013

1. Prinsip kerja alat viskometer redwood adalah mengukur waktu alir minyak sebanyak 50 cc kedalam gelas ukur menggunakan viskometer redwood dalam waktu tertentu, dimana pada percobaan ini adalah 100,140, dan 180 F. 2. a. Viskometer ostwald Digunakan untuk menentukan laju aliran kuat kapiler. Pada viskositas Ostwald yang diukur adalah waktu yang diperlukan oleh sejumlah cairan tertentu untuk mengalir melalui pipa kapiler dengan gaya yang disebabkan oleh berat cairan itu sendiri. b. Viskometer Hoppler Pada viscometer hoppler yang diukur waktu yang dibutuhkan oleh sebuah bola untuk melewati cairan pada jarak atau tinggi tertentu. Prinsip kerjanya adalah menggelindingkan bola yang terbuat dari kaca. Karena gaya gravitasi benda yang jatuh melalui medium yang berviskositas dengan kecepatan yang besar sampai pada kecepatan yang maksimum. c. Viskometer Cup and Bob Prinsip kerjanya sampel digeser dalam ruangan antara dinding luar dari bob dan dinding dalam dari cup dimana bob masuk persis ditengah tengah. d. Viskometer Cone / Plate Viscometer Cone / Plate adalah alat ukur kekentalan yang memberikan peneliti suatu instrumen yang canggih untuk menentukan secara rutin viskositas absolut cairan dalam volume sampel kecil. Cone dan plate memberikan presisi yang diperlukan untuk pengembangan data rheologi lengkap. e. Viskometer lehman Prinsip viskometer lehman adalah mengukur waktu dari kecepatan alir dari fluida. Nilai viskositasnya melalui perbandingan waktu kecepatan alir air dan viskositas air. f. Viskometer bola jatuh / Stokes Prinsip dari viskometer ini adalah dengan menjatuhkan sebuah bola dalam suatu fluida dan diukur kecepatan jatuhnya bola tersebut. Nilai viskositas dihitung menggunakan hukum stokes. 3. Viskositas suatu fluida adalah sifat yang menunjukkan besar dan kecilnya tahanan dalam fluida terhadap gesekan. Untuk cairan viskositas akan Viskositas sebanding dengan tekanan. Untuk gas tekanan tidak mempengaruhi viskositas gas. 4. Data viskositas fluida hidrokarbon digunakan untuk menentukan aliran fluida dalam sistem perpipaan. Transportasi minyak yang jauh tentu membutuhkan data viskositas dalam mengefisiensikan aliran fluida. Selain itu juga data viskositas digunakan terhadap oli lubrikan di industri otomotif. 5. Viskositas(VI) Indeks Viskositas adalah suatu bilangan empirik yang mengindikasikan pengaruh perubahan temperatur terhadap viskositas sampel minyak. Semakin kecil Indeks Viskositas, maka perubahan viskostias yang terjadi akibat perubahan suhu semakin besar. 6. Viskositas kinematik dan viskositas dinamik. Viskositas kinematik adalah viskositas suatu fluida di bawah pengaruh gravitasi dan diberikan beban tekanan sebesar berat molekulnya. Viskositas dinamik adalah viskositas suatu fluida ketika fluida tersebut bergerak, yaitu viskositas kinematic dikalikan dengan densitasnya. Perbedaan dari kedua viskositas tersebut ialah ketika mengukur viskositas kinematik kita hanya

berpatokan dari gravitasi saja dan pada viskositas dinamik terjadi perubahan gaya dengan bergerak. 7. Menaikkan temperatur minyak dan menurunkan tekanan minyak.