Anda di halaman 1dari 5

Identifikasi Cognitive Space Serta Sense of Place Melalui Data Wawancara Berbagai Narasumber (disebelah kanan tulisan ini

dikasih lambang UI) Defi Ohfanisa (1206216020) Nabila Hasna K. (1206255255) Nur Farhana (1206216084) Putri Rachiemnys (1206216065) Departemen Geografi, Fakultas MIPA Universitas Indonesia 2013 Landasan teori Cognitive space Pengetahuan yang didapat dari pengalaman terhadap suatu ruang Menjadi dasar dalam melakukan tindakan Mempengaruhi tingkah laku secara keruangan Memiliki hubungan dengan ukuran Perkembangan Pengetahuan Cognitive Science menurut Kevin Lynch berdasarkan (Lynch, Kevin; The Image of The City,41 - 42) Path : Merupakan Jalur dimana pengamat dengan lazimnya sesekali atau berpotensi bergerak. Edges : Elemen garis yang tidak digunakan atau dipertimbangkan sebagai jalur oleh seorang pengamat. Nodes : Titik strategis di kota dimana seorang pengamat dapat masuk dan merupakan fokus intensif untuk kemana dan darimana ia bepergian. District : Suatu bagian dari kota dengan luasan dari menengah hingga luas. Hal tersebut dipahami sebagai penghubung 2 dimensi atau ruang. Landmark : Jenis lain dan titik referensi, tetapi dalam hal ini pengamat tidak masuk dalam diri mereka (landmark). Tujuan a. b. Dapat membedakan karakteristik suatu lokasi sebagai cognitive space dan sense of place Dapat melakukan analisis identitas ruang dan manusia

Metodologi

Studi Literatur: Sense of Place dan Cognitive space Pengumpulan Data Pengolahan data

Poster dan Sketsa

Hasil akhir

Analisis dan Kesimpulan

Hasil dan Pembahasan

Narasumber Risya A. Profil Narasumber Suku Jawa Tempat Tinggal Jakarta Pekerjaan Fresh Graduate B. Identitas Ruang Wamena, karena di Wamena masih banyak Tempat Paling suku asli Papua dan rumah adatnya yaitu diingat Eka Papua Depok (rumah kost ) Mahasiswa S2

Daerah pegunungan karena merupakan tempat ia tinggal Honai. Tetapi di Wamena, ia hanya singgah sewaktu kecil serta sebentar. pemandangannya yang indah. Sementara di Pulau Biak, masyarakatnya Saat ia masih duduk di bangku lebih modern dibanding di Wamena. Pada sekolah dasar, ia pernah saat Kak Risya disana, ia mengalami merasakan turunnya salju dari kendala berkomunikasi dengan baik dengan puncak Gunung Kelabo. masyarakat disana. Hal ini disebabkan karena masyarakat Papua masih menggunakan bahasa asli Papua sebagai bahasa sehari-hari. Selama di Papua, ia berkomunikasi hanya dengan menggunakan bahasa non verbal dan dibantu tour guide asal Papua yang menjadi jembatan komunikasi. Jalur udara yang menggunakan pesawat ketika pemberangkatan dari Jakarta menuju kota Sorong. Keindahan panoramanya tidak terlupakan. Sebetulnya tidak terlalu spesifik karena semua jalur disana mempunyai kedudukan yang sama tidak ada yang lebih diingat

Jalur Paling Diingat

ataupun yang tidak diingat sebab di desa tersebut jalan-jalannya tidak memiliki nama. Orangorang disana hanya mengingat objek spesifik pada tempat itu untuk mengingat jalur.

Area Paling Diingat

Di Pulau biak, adalah Tanjung Barari. Tempat itu dahulunya adalah Hutan Bakau, tetapi setelah terkena tsunami, Hutan Bakaunya menjadi gundul. Goa 5 kamar peninggalan Jepang.

Semua tempat di sekitar tempat tinggalnya. Menurutnya suasana di sekitar are tempat tinggal sangat nyaman. Landmark di Kabupaten Puncak adalah Gunung Kelabo atau oleh masyarakat setempat dikenal dengan Gunung Gergaji. Batas daerah disana berpatokan kepada sungai serta gunung yang sering digunakan sebagai batas daerah

Bangunan/Mon umen Paling Diingat Batas Daerah

Batas daerah disana tidak diketahui pasti, tetapi banyak patok yang terbuat dari batu bata dan keramik yang memberi tahu perbatasan antar suatu daerah

Narasumber Arina A. Profil Narasumber Suku Jawa Tempat Tinggal Depok Pekerjaan Fresh Graduate B. Identitas Ruang ITB, karena ITB adalah tempat yang paling Tempat Paling sering dikunjungi, tempat kuliah, dan diingat
tempat untuk menghabiskan waktu luang. Khususnya di himpunan (IMG) tempat pusat kegiatan.

Fika Jawa Bandung Karyawati


Toko Scrapbook di Istana Plaza karena bisa menyalurkan hobi, membuang penat dan tempat mengisi waktu luang.

Jalur Paling Diingat

Area Paling Diingat

Bangunan/Mon umen Paling Diingat

Jalur yang paling diingat adalah dari tempat Jalan Riau ( R.E Martadinata). Fika kost menuju kampus. di Jalan Ir. H. Djuanda secara rutin mengunjungi Jalan (Dago). Riau untuk datang ke salon langganan dan tempat kuliner favorit bersama kekasih di sepanjang Jalan Riau. Lokasi Jalan Riau sangat strategis sehingga mudah dijangkau. Bandung Utara (Dago) karena udaranya Dago Selatan. Daerah pusat lebih dingin dan lebih sejuk. Datarannya perbelanjaan, terdapat banyak lebih tinggi dibanding bandung Selatan. tujuan wisata kuliner. Fika menyukai tempat ini walaupun letaknya jauh dari rumah (sejauh 12 km). PVJ ( Paris Van Java ) merupakan tempat Jalan Braga, merupkan nama yang strategis untuk dikunjungi, karena jalan yang masih terjaga letaknya dekat dengan kampus. PVJ dapat keasliannya dan identik dengan

dijangkau dengan mudah dari kampus maupun dari tempat kost.

Bandung tempo dulu. Di sepanjang Jalan Braga terdapat restoran-restoran dengan bangunan yang khas. Setelah parkir di tepi jalan Braga, Jalan Braga dapat ditelusuri dengan berjalan kaki sambil melihat karya seniman jalanan. Gebang tol Cileunyi (Jatinangor) dulunya terdapat Plaza Nangor di perbatasan antara Bandung Timur dengan Sumedang. Kakek neneknya tinggal di Sumedang, saat ia masih kecil sering sekali melewati jalan tol ini.

Batas Daerah

Gerbang Tol Pasteur (barat)

Narasumber Juwandi A. Profil Narasumber Suku Jawa Tempat Tinggal Jakarta Pekerjaan Mahasiswa S1 B. Identitas Ruang Air Terjun Roro Kuning, Desa Banjulan, Tempat Paling Kecamatan Loceret. Ia sering mengunjungi diingat
Air Terjun itu untuk melepas penat, berlibur dengan keluarga serta bermain dengan teman-temannya.

Saiku Jawa Depok Pedagang


Air terjun Sedadu di desa Bendung Rejo. Tempat ini biasa dijadikan sebagai tempat berkumpul Saiku dengan temantemannya. Saiku juga sering berkumpul dengan temannya di sawah saat para petani selesai memasuki masa panen. jalur yang biasa dilewati adalah jalur persawahan

Jalur Paling Diingat

Jalur yang paling diingat adalah jalan disekitar sawah dan perkebunan yang ada di desanya. Didaerah tersebut belu terdapat nama jalan. Sehingga masyarakat biasanya menyebutnya dengan jalan sawah atau jalan perkebunan. Air Terjun Roro Kuning, area ini adalah area wisata yang dekat dengat rumah Juwadi

Area Paling Diingat

Saiku paling ingat dengan air terjun Sedudo karena menyimpang banyak kenangan manis dengan istrinya Candi Bata dan monumen dr.

Bangunan/Mon

Candi Bata atau Candi Lor dan monumen

umen Paling Diingat

dr. Soetomo merupakan tempat tujuan wisata yang memiliki nilai sejarah. Candi bata dipercaya sebagai simbol awal berdirinya Kota Nganjuk dan terletak di Desa candirejo, Kecamatan Loceret tempat Juwadi tinggal.

Soetomo

Batas Daerah

Terdapat Monumen dr. Soetomo yang terletak di Kota Nganjuk. Monumen tersebut sudah ada sejak Kemerdekaan Indonesia untuk menghormati dr. Soetomo sebagai pahlawan pergerakan nasional.

Di desa tempat ia tinggal terdapat gapura yang memberi informasi bahwa setelah wilayah tersebut terdapat Dusun Cengkong, Desa Ungkut.

Kesimpulan 1. Dari hasil wawancara beberapa narasumber, dapat disimpulkan bahwa cognitive space setiap orang dengan umur berbeda yang pernah menyinggahi atau hidup di daerah yang sama mempengaruhi pengalamannya terhadap ruang. 2. Seseorang yang pernah hidup di suatu daerah akan memiliki lebih banyak pengalaman, lebih banyak tahu mengenai sisi-sisi daerahnya, serta jalur yang lazim dilalui oleh masyarakat daerah tersebut dibanding yang hanya datang untuk berkunjung. 3. Berdasarkan data narasumber, dapat diketahui bahwa Papua dan Nganjuk masih lebih mencerminkan wilayah pedesaan dibanding dengan Kota Bandung.

Referensi : Lynch, Kevin (1939). The Image Of The City. The M.I.T Press ; Power Point Materi Cognitive Space Oleh Bu Widyawati ; Data Wawancara Narasumber.