Anda di halaman 1dari 15

Struktur dan Fungsi Sel

27 Agustus 2009 tags: Sel, Tumbuhan, Membran Plasma, Video, Bakteri, Nukleus, Hewan, Organel, Struktur sel, Fungsi Sel, Prokariot, Eukariot, Teori sel, kromosom, ribosom, membran inti, sitoplasma, uniseluler, multiseluler, Robert Hooke, Gabus, Cell, Schleiden, T. Schwann, Max Schultze, Rudolf Virchow, mesosom, Dinding Sel, Kapsul, Pili, Flagella, Lisosom, Mitokondria, Aparatus Golgi, RE, Plastida, Vakuola, Mikrotubulus, Mikrofilamen, Badan Mikro, Sentriol, Sentrosom oleh wbio

Sel Gabus (Sumber : biology.clc.uc.edu) Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup. Setiap Organisme di dunia ini tersusun atas sel-sel yang saling berintegrasi membentuk suatu fungsi tertentu dalam tubuh makhluk hidup. Baik organisme tingkat seluler (Uniseluler) maupun organisme Multiseluler. Sel pertama kali dikenalkan oleh Robert Hooke pada tahun 1665 yang mengamati jaringan gabus pada pada tumbuhan dengan menggunakan lensa pembesar. Gabus merupakan bangunan yang berlubanglubang kecil seperti susunan sarang lebah yang dipisahkan oleh diafragma. Bangunan seperti sarang lebah ini selanjutnya disebut dengan Cell (sel). Nama sel diambilnya dari bahasa Yunani Kytos yang berarti ruang kosong, sedangkan bahasa latin ruang kosong adalah cella. Perkembangan teori tentang sel dimulai pada tahun 1839 sampai akhir abad XIX. 1. Schleiden dan T. Schwann. Sel sebagai unit struktural terkecil makhluk hidup. Teori ini menjelaskan bahwa setiap makhluk hidup disusun atas sel-sel. Sel adalah bagian terkecil makhluk hidup yang menyusun makhluk hidup. 2. Max Schultze. Sel sebagai unit fungsional terkecil makhluk hidup. Teori ini menjelaskan bahwa sel adalah bagian terkecil dari makhluk hidup yang melakukan fungsi kehidupan. Fungsi-fungsi kehidupan di dalam sel dapat ditunjukkan dengan adanya metabolisme sel dan pengaturan sel oleh nukleus. 3. Rudolf Virchow. Sel sebagai unit pertumbuhan terkecil makhluk hidup. Sel sebagai penyusun terkecil makhluk hidup selain menjalankan suatu fungsi kehidupan juga mengalami pertumbuhan. sel dapat mengalami perpanjangan ukuran maupun perbesaran volume sel.

4. Akhir abad XIX. Sel sebagai unit hereditas terkecil makhluk hidup. sel memiliki struktur yang dinamakan degan nukleus (inti sel). Nukleus memiliki peranan sebagai pembawa materi genetik (tersimpan sebagai molekul DNA) yang memiliki sifat diwariskan ke generasi sel selanjutnya. Sel dapat digolongkan menjadi dua berdasarkan ada tidaknya membran nukleus (membran inti), yaitu sel prokariot, jenis sel yang tidak dilengkapi dengan membran inti contohnya bakteri dan ganggang alga biru (Cyanophita); dan sel eukariot, yaitu jenis sel yang memiliki membran inti contohnya sel hewan, tumbuhan, fungi.

Sel Prokariot
Bakteri sebagai organisme prokariotik yang merupakan organisme uniseluler memiliki struktur sel yang tidak memiliki membran inti. Struktur sel secara umum yang dimiliki oleh sel prokariot dapat kita lihat pada sel bakteri.

Struktur Sel Bakteri Nukleoid (Nukleus) atau inti sel berfungsi sebagai pengendali dan pengatur sel. seluruh aktifitas sel diatur oleh nukleus. Nukleus juga berfungsi sebagai pembawa informasi genetik yaitu

kromosom, yang diwariskan ke generasi selanjutnya. Kromosom adalah struktur yang tersusun oleh molekul DNA dan protein (histon). Nukleus sel bakteri terpapar atau kontak langsung dengan sitoplasma karena tidak memiliki membran inti. Cytoplasm (Sitoplasma) adalah bagian sel yang berisi cairan tempat berlangsungnya metabolisme sel. Kandungan terbesar dalam sitoplasma adalah air (80-90%). Ribosome (Ribosom) merupakan struktur berupa butiran-butiran kecil yaang merupakan tempat sintesis protein. Protein disintesis atau dibuat dengan menggabungkan beberapa asam amino yang sesuai informasi genetik yang ada di molekul DNA. Ribosom berada di sitoplasma. Cytoplasmic membrane (Membran Plasma) adalah lapisan di luar sitoplasma yang tersusun atas . Fungsi membran plasma adalah sebagai pelindung dan mengatur transportasi sel. Pengaturan transportasi sel dimasksudkan untuk mengatur keluar masuknya substansi ke dalam dan ke luar sel. Membran plasma juga berperan dalam penerima rangsang yang datang dari luar sel. Membran sel pada sel prokariot mengalami pelekukan ke arah dalam membentuk struktur yang disebut mesosome (mesosom). Mesosom berfungsi sebagai tempat terjadinya respirasi sel sehingga dihasilkan energi yang akan digunakan untuk aktifitas di dalam sel. Cell wall (Dinding Sel) adalah struktur pelindung kedua setelah membran plasma. Capsule (Kapsul) adalah struktur pelindung sel ketiga setelah membran plasma dan dinding sel. Pili (Bulu Rambut) berfungsi sebagai alat pelekatan sel bakteri pada suatu permukaan substrat atau benda. Flagella (Flagel) berfungsi dalam pergerakan sel. Baik flagel dan pili disusun oleh mikrotubulus.

Sel Eukariot
Sel Eukariot memiliki struktur yang lebih komplek dibandingkan dengan sel prokariot. Sel eukariot memiliki membran inti yang memisahkan Nukleus dengan sitoplasma. Sel ini juga memiliki struktur endomembran yang disebut dengan Organel. Organel-organel sel eukariot memiliki fungsi-fungsi tertentu yang menunjang kehidupan sel eukariot. Macam organel yang dimiliki Sel eukariot antara lain :

Lisosom, Organel yang berperan dalam pencernaan sel. Organel ini mengandung enzim lisozim yang akan melisis bagain sel yang telah mati, rusak atau sudah tua. Mitokondria, Organel yang berperan dalam respirasi sel. Respirasi sel bertujuan untuk mengahasilkan energi yang akan digunakan dalam aktivitas sel. Aparatus Golgi, Oraganel yang berperan dalam sekresi produk, baik protein, polisakarida maupun lemak.

Retikulum Endoplasma (RE), organel yang berperan dalam sintesis produk. Ada dua jenis RE, yaitu RE kasar (RE yang di bagian permukaannya terdapat butiran ribosom) dan RE halus (RE yang tidak memiliki ribosom). RE kasar berfungsi untuk mensintesis protein, sedangkan RE halus berfungsi dalam sintesis lemak dan sterol. Plastida, organel yang mengandung pigmen (warna). Vakuola, organel yang berfungsi dalam penyimpanan cadangan makanan, minyak atsiri dan sisa metabolisme sel. Mikrotubulus, organel yang memiliki struktur tabung. contohnya flagela (untuk pergerakan sel), silia (alat pelekatan sel) dan spindel (untuk pembelahan sel). Mikrofilamen, oragnel yang memiliki struktur filamen (benang). berfungsi dalam pergerakan sitoplasma dan kontraksi otot. Badan Mikro, ada dua macam badan mikro, yaitu Peroksisom (mengandung enzim katalase) dan Glioksisom (mengandung enzim katalase dan oksidase) Dinding Sel, struktur selulolitik dan kitin yang berfungsi memberi bentuk sel dan sebagai pelindung sel. Sentriol, organel yang berperan dalam pembelahan sel. Sentriol berfungsi menarik kromosom ke arah kutub yang berlawanan.

Sel Eukariot dibedakan atas sel hewan dan sel tumbuhan. Perbedaan yang mendasar antara kedua jenis sel tersebut adalah adanya beberapa bagian sel yang hanya dimiliki sel hewan (Sentrosom dan Lisosom) dan yang hanya dimiliki oleh sel tumbuhan (Plastida dan Dinding Sel). Berikut ini adalah video animasi yang menjelaskan perbedaan sel tumbuhan dengan sel hewan. www.wordbiology.wordpress.com

Teori-teori

tentang

sel

- Robert Hooke (Inggris, 1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop. Hasil pengamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula) - Hanstein (1880) menyatakan bahwa sel tidak hanya berarti cytos (tempat yang berongga), tetapi juga berarti cella (kantong yang berisi) - Felix Durjadin (Prancis, 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam, rongga sel tersebut yang penyusunnya disebut Sarcode - Johanes Purkinje (1787-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi Protoplasma - Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodore Schwann (ahli zoologi) tahun 1838 menemukan adanya kesamaan yang terdapat pada struktur jaringan tumbuhan dan hewan. Mereka mengajukan konsep bahwa makhluk hidup terdiri atas sel . konsep yang diajukan tersebut menunjukkan bahwa sel merupakan satuan structural makhluk hidup. - Robert Brown (Scotlandia, 1831) menemukan benda kecil yang melayang-layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus) - Max Shultze (1825-1874) ahli anatomi menyatakan sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup - Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap cel berasal dari cel sebelumnya (omnis celulla ex celulla) Macam Sel Berdasarkan Keadaan Inti

a. sel prokarion, sel yang intinya tidak memiliki membran, materi inti tersebar dalam sitoplasma (sel yang memiliki satu system membran. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah bakteri dan alga biru b. sel eukarion, sel yang intinya memiliki membran. Materi inti dibatasi oleh satu system membran terpisah dari sitoplasma. Yang termasuk kelompok ini adalah semua makhluk hidup kecuali bakteri dan alga biru Struktur sel prokariotik lebih sederhana dibandingkan struktur sel eukariotik. Akan tetapi, sel prokariotik mempunyai ribosom (tempat protein dibentuk) yang sangat banyak. Sel prokariotik dan sel eukariotik memiliki beberapa perbedaan sebagai berikut : Sel Prokariotik - Tidak memiliki inti sel yang jelas karena tidak memiliki membran inti sel yang dinamakan nucleoid Organel-organelnya tidak dibatasi membran Membran sel tersusun atas senyawa peptidoglikan Diameter sel antara 1-10mm Mengandung 4 subunit RNA polymerase Susunan kromosomnya sirkuler Sel Eukariotik - Memiliki inti sel yang dibatasi oleh membran inti dan dinamakan nucleus Organel-organelnya dibatasi membran Membran selnya tersusun atas fosfolipid Diameter selnya antara 10-100mm Mengandungbanyak subunit RNA polymerase - Susunan kromosomnya linier

www.kamuspengetahuan.blogspot.com

STRUKTUR SEL : STRUKTUR SEL DR. SISWIDIYATI,S.KED

Slide 2: Secara umum setiap sel memiliki membran sel, sitoplasma, dan inti sel atau nukleus. Sitoplasma dan inti sel bersama-sama disebut sebagai protoplasma Sitoplasma berwujud cairan kental (sitosol) yang di dalamnya terdapat berbagai organel yang memiliki fungsi yang terorganisasi untuk mendukung kehidupan sel

Slide 4: Animal Cells Plant Cells Centrioles Cell Wall Chloroplasts Cell membrane Ribosomes Nucleus ER Golgi apparatus Lysosome Vacuoles Mitochondria Cytoskeleton

Inti sel : Inti sel Fungsi inti atau nukleus sebagai pusat pengatur genetik sel eukariot Nukleus adalah blue print hereditas sel yang mengatur: aktivitas sel DNA diikat protein membentuk benang panjang yang disebut KROMATIN Selama masa reproduksi sel, kromatin bergelung ke dalam struktur yang disebut KROMOSOM

Slide 7: Struktur nukleus dibungkus oleh kantung nukleus (nuclear envelope) yaitu membran lapis dua yang memiliki lubang-lubang (pore) Dari lubang-lubang tersebut material masuk dan keluar nukleus Berdekatan dengan kromatin dalam nukleus, benang kromatin dan granula-granula disebut nukleolus Nukleolus terdiri atas bagian kromatin DNA dan RNA dan protein Nukleolus adalah tempat ribosom dibuat

Organel dalam Sistem endomembran : Organel dalam Sistem endomembran

Slide 9: Sistem endomembran menyusun sebagian besar organel sel Organel sel eukariot terbentuk dari membran yang saling berhubungan Secara fisik membran-membran organel berhubungan dan beberapa tidak berhubungan, tetapi secara bersama-sama mereka membentuk suatu jaringan membran yang secara biologi sama dalam membuat, menyimpan dan mengeluarkan molekul-molekul penting

Retikulum Endoplasmik : Retikulum Endoplasmik Fungsi: membuat membran dan protein Struktur: ER kasar dan ER halus ER kasar (rough ER): Istilah ER kasar berasal dari gambaran di bawah mikroskop elektron yang menunjukkan gambaran kasar dari permukaan ER karena menempelnya ribosom Fungsi sintesis protein

Slide 11: ER halus (smooth ER) Di bawah mikroskop elektron terlihat gambaran halus Fungsi: sintesis lemak, termasuk asam lemak, fosfolipid, dan steroid Masing-masing produk tersebut dibuat oleh sel-sel khusus Pada mamalia: ER halus dalam sel ovarium dan testis mensintesis hormon kelamin steroid Sel-sel hati kita juga memiliki sel dengan ER halus dengan fungsi khusus lainnya, yaitu menghasilkan enzim-enzim khusus untuk proses metabolisme dan detoksifikasi

Golgi Aparatus : Golgi Aparatus Fungsi: menyelesaikan, menyortir, atau memilih dan mengirimkan hasil-hasil sel

Slide 14: Nama organel ini berasal dari biologiwan dan dokter dari Italia Camillo Golgi yang memperlihatkan hasil pengamatan organel ini pada sel hewan dan sel tanaman

Lisosom : Lisosom Lisosom adalah organel yang termasuk dalam sistem endomembran, produk dari ER kasar dan Golgi apparatus. Nama lisosom berasal dari dua kata Latin yang berarti badan pemecahan. Lisosom terdiri atas enzim-enzim pencernaan (hidrolitik) yang dikemas dalam suatu kantung bermembran Lisosom menggambarkan tema pokok struktur sel eukariotik yaitu kompartemenalisasi atau perkamaran

Slide 16: mendegradasi makromolekul (protein, polisakarida, asam nukleat, lipid)Lisosom mengandung enzim hidrolitik,

Slide 17: Membran lisosom sebagai suatu kompartemen di mana enzim pencernaan disimpan dan secara aman terpisah dari bagian sitoplasma yang lain. Lisosom memiliki beberapa tipe fungsi pencernaan. Lisosom bergabung dengan vakuola makanan sehingga makanan dapat dicerna enzim yang dimiliki lisosom menjadi molekul-molekul kecil Molekul kecil hasilnya meninggalkan lisosom dan digunakan lagi oleh sel.

Slide 18: Lisosom juga berfungsi menghancurkan bakteri yang membahayakan. Sel darah putih memasukkan bakteri ke dalam vakuola sel, lalu organel lisosom sel darah putih memasukkan enzimnya ke dalam vakuola untuk mencernakkan dinding sel bakteri Lisosom juga berfungsi penting pada perkembangan embrio. Contohnya, enzim lisosom menghancurkan sel-sel selaput yang menghubungkan antara jari-jari pada tahapan perkembangan awal manusia Lisosom yang abnormal menyebabkan penyakit yang fatal atau menyebabkan kematian

vakuola : vakuola Organel vakuola mempunyai bentuk, ukuran, dan fungsi yang berbeda-beda Fungsi vakuola berhubungan dengan fungsi lisosom Pada sel tanaman, vakuola pusat berfungsi sebagai tempat penyimpanan, berperan dalam pertumbuhan sel dan berfungsi sebagai lisosom besar Pada protista, vakuola kontraktil berfungsi sebagai pengatur air VAKUOLA

Kloroplast : Kloroplast FUNGSI: Mengubah energi matahari menjadi energi kimia Fungsi ini sangat penting dalam kehidupan kita Organel kloroplast dijumpai pada umumnya sel tanaman dan beberapa protista dan merupakan organel yang dibatasi oleh membran ganda

Slide 21: Kloroplast terdiri atas tiga bagian utama yaitu: Ruangan sempit antar membran protoplast Bagian dalam membran dalam yang mengandung cairan tebal disebut STROMA Dan jaringan tabung dan lubang kaset yang membentuk membran Kaset-kaset bertumpuk-tumpuk dan masingmasing tumpukannya disebut GRANUM, jamaknya GRANA

Slide 22: GRANA adalah tempat di mana klorofil menangkap energi matahari Ruangan di dalam membran tabung dan disket adalah bagian ketiganya Masing-masing kloroplast memainkan peranan khusus untuk memindahkan energi matahari menjadi energi kimia

Sitoskeleton : Sitoskeleton Sitoskeleton adalah kerangka internal sel, yang merupakan kumpulan serabut atau filamen globular, serabut protein Sitoskeleton terdiri atas: 1. Mikrofilamen (struktur mirip rod yang berupa protein globular, protein tubulin) 2. Filamen intermediate (protein serabut, protein fibrous) 3. Mikrotubul (tabung berlubang terdiri atas protein globular, protein aktin)

Flagela dan Cilia : Flagela dan Cilia Cilia (tunggalnya cilium) dan flagela (tunggalnya flagellum) adalah alat atau mesin pergerakan sel, yang muncul dari suatu sel tertentu Cilia dalam satu sel jumlahnya biasanya banyak, ukurannya pendek Flagella biasanya tunggal atau sedikit jumlahnya dan ukuran biasanya panjang

flagela : flagela Alat gerak, tidak dimiliki semua bakteri flagelinTerdiri dari protein Flagela berbentuk seperti cambuk. Flagela digunakan bakteri sebagai alat gerak. Bentuk : Monotrik - Flagela tunggal ditemukan di satu tempat di sekitar sel Peritrik - Banyak flagela ditemukan di beberapa tempat di sekitar sel Amfitrik Banyak flagela ditemukan pada kedua kutub sel Lofotrik - Flagela ditemukan pada salah satu kutub sel

Slide 27: Baik cilia atau flagela tersusun atas bagian tengah atau pusat mikrotubul dobel dikelilingi oleh 9 mikrotubul dobel Oleh karena itu susunan cilia atau flagela sering disebut struktur atau pola 92 disebut struktur axoneme Mikrotubul pada cilia dan flagela bertindak sebagai pendukung sekaligus alat pergerakan ketika organel cilia atau flagela bergetar Pergerakan organel itu disebabkan karena mikrotubul penyusunnya berlekuk

www.athorstream.com DR.SISWIDIYATI,S.KED

KOMPOSISI DARI STRUKTUR SEL


Struktur Fungsi Permukaan sel Dinding sel :perlindungan; menjaga bentuk dan ukuran sel tetap Membran plasma :mengisolasi komponen dalam sel dengan lingkungan; mengatur pergerakan materi dari dan kedalam sel; memungkinkan komunikasi dengan sel lain Komponen genetik Materi genetik :mengkodekan informasi yang diperlukan untuk membangun sel dan mengendalikan aktivitas seluler Kromosom :mengandung dan mengendalikan penggunaan DNA Inti sel :Struktur yang mengandung kromosom Membran inti :melapisi inti sel; mengatur pergerakan materi dari dan kedalam inti sel Nukleolus :mensintesis ribosom Struktur sitoplasma Mitokondria :respirasi seluler menghasilkan energi melalui metabolisme aerob Kloroplas :penyerapan energi cahaya untuk menjalankan fotosintesis Ribosom :tempat sintesis protein Retikulum endoplasma :mensintesis komponen membran dan lipid Kompleks golgi :memodifikasi dan membentuk paket protein dan lipid; mensintesis karbohidrat Lisosom :mengandung enzim pencernaan intraseluler Plastida :mengandung pigmen dan menyimpan makanan Vakuola tengah :mengandung air dan sisa metabolisme; memberikan tekanan turgor untuk mendukung sel Vesikel/Vakuola :mengandung makanan yang diperoleh melalui proses fagositosis; mengandung produk yang akan dibuang keluar sel Sitoskeleton :memberikan bentuk dan mendukung struktur sel; memposisikan dan menggerakkan bagian-bagian sel Sentriol :mensintesis mikrotubul silia dan flagela; dapat menghasilkan gelendong pada sel hewan Silia/flagela :menggerakan sel pada cairan atau menggerakan cairan melewati permukaan sel

Cell organisasi
Sci-Tech Encyclopedia: Sci-Tech Encyclopedia:

Cell organization Cell organisasi


Home > Library > Science > Sci-Tech Encyclopedia Home > Perpustakaan > Ilmu > Ensiklopedia Sci-Tech

Cells are divided into several compartments, each with a characteristic structure, biochemical composition, and function (see illustration). Sel dibagi ke dalam beberapa kompartemen, masingmasing dengan struktur karakteristik, susunan biokimia, dan fungsi (lihat gambar). These compartments are called organelles . Kompartemen ini disebut organel . They are delimited by membranes composed of phospholipid bilayers and a number of proteins specialized for each type of organelle. Mereka dipisahkan oleh membran yang terdiri dari fosfolipid bilayers dan sejumlah protein khusus untuk setiap jenis organel. All eukaryotic cells have a nucleus surrounded by a nuclear envelope , and a plasma membrane that borders the whole cell. Semua sel eukariotik memiliki inti dikelilingi oleh amplop nuklir , dan membran plasma yang berbatasan seluruh sel. Most eukaryotic cells also have endoplasmic reticulum , a Golgi apparatus, lysosomes, mitochondria, and peroxisomes. Kebanyakan sel-sel eukariotik juga memiliki retikulum endoplasma , alat Golgi, lisosom, mitokondria, dan peroksisom. Plant cells have chloroplasts for photosynthesis in addition to the organelles that both they and animal cells possess. Sel tumbuhan memiliki kloroplas untuk fotosintesis selain organel bahwa baik mereka dan sel-sel hewan miliki. These organelles are suspended in a gellike cytoplasmic matrix composed of three types of protein polymers called actin filaments, microtubules, and intermediate filaments. Organel ini adalah disuspensikan dalam gellike sitoplasmik matriks terdiri dari tiga jenis polimer protein yang disebut aktin filamen, mikrotubulus, dan filamen intermediate. In addition to holding the cell together, the actin filaments and microtubules act as tracks for several different types of motor proteins that are responsible for cell motility and organelle movements within the cytoplasm. Selain memegang sel bersama-sama, filamen aktin dan mikrotubulus bertindak sebagai lagu untuk beberapa jenis protein motor yang bertanggung jawab untuk motilitas sel dan gerakan organel di dalam sitoplasma.

Section through an animal cell showing the major components visible by electron microscopy. Bagian melalui sel hewan yang menunjukkan komponen utama terlihat dengan mikroskop elektron. To simplify, a few important components, including intermediate filaments, have been omitted. Untuk mempermudah, komponen penting yang, termasuk filamen menengah, telah dihapus. A major challenge in the field of cell biology is to learn how each organelle and the cytoplasmic matrix are assembled and distributed in the cytoplasm. Tantangan utama dalam bidang biologi sel adalah untuk mempelajari bagaimana masing-masing organel dan matriks sitoplasma dirakit dan didistribusikan dalam sitoplasma. This is a very complex process since cells consist of more than 2000 different protein molecules together with a large number of lipids , polysaccharides, and nucleic acids , including both deoxyribonucleic acid (DNA) and many different types of ribonucleic acid (RNA). See also Nucleic acid . Ini adalah proses yang sangat kompleks karena sel terdiri dari lebih dari 2000 molekul protein yang berbeda bersama dengan sejumlah besar lemak , polisakarida, dan asam nukleat , termasuk asam deoksiribonukleat (DNA) dan berbagai jenis asam ribonukleat (RNA). Lihat juga asam nukleat . The cell must possess enough information to specify which molecules are to be associated in a specific compartment , to route the appropriate groups of molecules to their compartments, and then to position each type of component appropriately in the cell. Sel harus memiliki informasi yang cukup untuk menentukan molekul harus terkait dalam tertentu kompartemen , untuk rute grup yang diperlukan molekul kompartemen mereka, dan kemudian ke posisi setiap jenis komponen tepat dalam sel. As a result of intense research on each of these topics, a number of specific chemical reactions that contribute to organizing cells are now recognized, but even more important, a small number of general principles that explain these complex processes of life can be appreciated. Sebagai hasil penelitian intens pada masing-masing topik, sejumlah reaksi kimia

yang spesifik yang berkontribusi terhadap sel-sel mengorganisir sekarang diakui, tetapi bahkan lebih penting, sejumlah kecil prinsip-prinsip umum yang menjelaskan proses-proses kehidupan yang kompleks dapat dihargai. Normal cells regulate the production and degradation of all of their constituent molecules so that the right balance of molecules is present at any given time. Sel-sel normal mengatur produksi dan degradasi semua molekul konstituen mereka sehingga keseimbangan antara molekul hadir pada suatu waktu tertentu. The genes stored in nuclear DNA are duplicated precisely once per cell cycle. Gen-gen tersimpan di dalam DNA nuklir merupakan duplikasi tepat sekali per siklus sel. The supply of each of thousands of proteins is usually regulated at the level of the genes at the time of biosynthesis and by the rate of degradation. Pasokan setiap ribu protein biasanya diatur pada tingkat gen pada saat biosintesis dan oleh laju degradasi. These proteins serve as enzymes that determine the rate of synthesis of themselves as well as of other cellular components such as nucleic acids, carbohydrates , and lipids. Protein ini berfungsi sebagai enzim yang menentukan laju sintesis diri sendiri maupun komponen seluler lainnya seperti asam nukleat, karbohidrat , dan lipid. Each of these processes is regulated by molecular feedback loops to assure the proper levels of each cellular constituent. See also Cell cycle ; Cell metabolism . Setiap proses ini diatur oleh loop umpan balik molekuler untuk menjamin tingkat yang tepat dari setiap konstituen seluler juga. Lihat siklus Cell ; Cell metabolisme . A large majority of cellular components are generated by the self-assembly of their constituent molecules. Sebagian besar komponen seluler dihasilkan oleh majelis-diri molekul penyusunnya. Self-assembly means that the information required for molecules to bind together in the proper orientation is contained in the molecules themselves. Self-assembly berarti bahwa informasi yang diperlukan untuk molekul untuk mengikat bersama dalam orientasi yang tepat terdapat dalam molekul sendiri. Some examples include the binding of histones to DNA, the formation of bilayers from phospholipids, and the polymerization of actin molecules into filaments. Beberapa contoh termasuk pengikatan histon terhadap DNA, pembentukan bilayers dari fosfolipid, dan polimerisasi molekul aktin ke filamen. The molecules are usually brought together by diffusion . Molekul-molekul biasanya dibawa bersama oleh difusi . The energy required to hold them together derives from the exclusion of water from their complementary surfaces as well as from the formation of ionic bonds and hydrogen bonds. Energi yang dibutuhkan untuk menahan mereka bersama-sama berasal dari pengecualian air dari mereka komplementer permukaan maupun dari pembentukan ikatan ion dan ikatan hidrogen. The variety of molecular structures found in proteins allows each type to self-assemble specifically, only with their correct partner molecules. Berbagai struktur molekul ditemukan dalam protein memungkinkan setiap jenis dirimerakit khusus, hanya dengan molekul yang benar mitra. After biosynthesis, proteins and nucleic acids are routed to their proper cellular compartment by specific recognition signals consisting of parts of the molecule or, in the case of some proteins, by sugar side chains. Setelah biosintesis, protein dan asam nukleat yang diarahkan ke kompartemen yang tepat seluler mereka dengan sinyal pengakuan khusus yang terdiri dari bagian molekul atau, dalam kasus sejumlah protein, dengan rantai samping gula. These signals are recognized by compartment-specific receptors that guide the molecules to the correct compartment. Sinyal ini diakui oleh reseptor kompartemen-spesifik yang memandu molekul ke ruang yang benar. For example, proteins destined for lysosomes have a specific sugar side chain

added in the Golgi apparatus that guides them to lysosomes. Misalnya, protein ditakdirkan untuk lisosom memiliki rantai gula sisi tertentu ditambahkan dalam aparatus Golgi yang menuntun mereka untuk lisosom. Similarly, proteins destined for the nucleus all contain short sequences of amino acids that target the proteins for uptake by the nucleus. Demikian pula, protein ditakdirkan untuk inti semuanya mengandung sekuens pendek asam amino yang target protein untuk pengambilan oleh inti. These so-called nuclear recognition sequences most likely bind to specific receptors associated with the nuclear pores, the channels through the nuclear envelope that connect the nucleus with the cytoplasm. Ini disebut nuklir pengakuan-jadi urutan kemungkinan paling mengikat reseptor spesifik yang terkait dengan nuklir pori-pori, saluran melalui nuklir amplop yang menghubungkan nukleus dengan sitoplasma. Most molecules move to their correct compartment by the process of diffusion down concentration gradients, but organelles generally require transport systems composed of microtubules or actin filaments together with specific motor proteins to position them correctly in the cytoplasm. Kebanyakan molekul pindah ke kompartemen benar mereka melalui proses difusi ke bawah gradien konsentrasi, tapi organel umumnya memerlukan sistem transportasi terdiri dari mikrotubulus atau filamen aktin bersama-sama dengan protein motor khusus untuk posisi mereka benar di sitoplasma. For example, a protein molecule destined to be part of a mitochondrion will diffuse from the site of biosynthesis through the cytoplasm to a mitochondrion, where it will bind to a receptor that guides its incorporation into the mitochondrion. Sebagai contoh, molekul protein ditakdirkan untuk menjadi bagian dari mitokondria akan berdifusi dari tempat biosintesis melalui sitoplasma ke mitokondria, di mana ia akan mengikat ke reseptor yang memandu penggabungan menjadi mitokondria. On the other hand, the mitochondrion itself is too large to diffuse through the network of protein fibers in the cytoplasmic matrix, and so it must be pulled through the matrix by a motor protein that moves along microtubules to the correct place in the cell. Di sisi lain, mitokondria sendiri terlalu besar untuk menyebar melalui jaringan serat protein dalam matriks sitoplasma, dan sehingga harus ditarik melalui matriks oleh protein motor yang bergerak sepanjang mikrotubulus ke tempat yang benar dalam sel. Some cellular components, such as ribosomes and the filaments in the cytoplasmic matrix, assemble afresh from their constituent molecules, but all organelles composed of membranes form only by the growth and division of preexisting organelles. Beberapa komponen selular, seperti ribosom dan filamen dalam matriks sitoplasma, merakit lagi dari molekul penyusunnya, tetapi semua organel terdiri dari membran satunya bentuk oleh pertumbuhan dan pembagian yang sudah ada sebelumnya organel. The reason that these organelles require precursors is that biological membranes composed of phospholipids can grow only by expansion of preexisting bilayers. Alasan bahwa organel memerlukan prekursor adalah bahwa membran biologis terdiri dari fosfolipid bisa tumbuh hanya dengan ekspansi bilayers yang sudah ada sebelumnya. As a consequence, organelles such as mitochondria and the endoplasmic reticulum are inherited maternally starting from the egg and expanding into every cell in the body by continued growth and partition into both daughter cells at every cell division. Sebagai akibatnya, organel seperti mitokondria dan endoplasma retikulum diwariskan maternal mulai dari telur dan ekspansi ke setiap sel dalam tubuh dengan pertumbuhan dan partisi ke kedua sel anak di setiap pembelahan sel. Other membrane-bound organelles, such as lysosomes, form by budding off the Golgi apparatus. Lain-terikat membran organel seperti lisosom, bentuk oleh tunas dari aparatus Golgi.

Many of the individual self-assembly reactions required for normal cell growth can be reproduced in the test tube, but the cell is the only place known where the entire range of reactions, including biosynthesis, targeting, and assembly, can go to completion. Banyak reaksi perakitan diri individu yang diperlukan untuk pertumbuhan sel normal dapat direproduksi dalam tabung tes, tetapi sel adalah satu-satunya tempat yang diketahui di mana seluruh berbagai reaksi, termasuk biosintesis, penargetan, dan perakitan, bisa pergi ke penyelesaian. Thus, cells are such a special environment that the chain of life has required an unbroken lineage of cells stretching from all living cells back through their ancestors to the earliest forms of life. Dengan demikian, sel-sel seperti lingkungan khusus yang rantai kehidupan telah diperlukan suatu tak terputus keturunan dari sel-sel yang membentang dari semua sel hidup kembali melalui nenek moyang mereka dengan bentuk awal kehidupan. This requirement for cellular continuity explains why extinction is an irreversible process . Ini persyaratan untuk kelangsungan seluler menjelaskan mengapa kepunahan adalah sebuah proses ireversib www.answer.com