Anda di halaman 1dari 10

Kontribusi TMII Dalam Melestarikan Budaya Nusantara

ARIE WIDIANTORO 11513287 1PA14

Program Sarjana Psikologi

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar Dosen : Muhammad Burhan Amin


Topik Makalah/Tulisan

KONTRIBUSI TMII DALAM MELESTARIKAN BUDAYA NUSANTARA

Kelas : 1-PA14 Tanggal Penyerahan Makalah : 25 November 2013 Tanggal Upload Makalah : 26 November 013

PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.
Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini

Penyusun
NPM Nama Lengkap Tanda Tangan

11513287

ARIE WIDIANTORO

Program Sarjana Psikologi

UNIVERSITAS GUNADARMA
2

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya maka penyusun dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Kontribusi TMII Dalam Melestarikan Budaya Nusantara. Penyusunan makalah merupakan salah satu tugas untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar (IBD) Periode 3. Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk semua orang yang membaca makalah ini. Demikianlah makalah ini saya susun, selamat membaca dan semoga bermanfaat. Amin.

Bekasi, 18 November 2013

Arie Widiantoro

DAFTAR ISI

Pernyataan ......................................................................................................................... 1 Kata Pengantar .................................................................................................................. 2 Daftar Isi ........................................................................................................................... 3 Bab I Pendahuluan ........................................................................................................... 4 1.1 Latar Belakang ............................................................................................................ 4 1.2 Tujuan ......................................................................................................................... 5 1.3 Sasaran ........................................................................................................................ 5 \Bab II Permasalahan ........................................................................................................ 6 1.1 Kekuatan (Strength) ................................................................................................... 6 1.3 Peluang (Opportunity) ................................................................................................ 6 1.4 Tantangan/Hamabatan (Threats) ................................................................................ 6 Bab III Kesimpulan dan Rekomendasi ............................................................................ 7 1.1 Kesimpulan ................................................................................................................ 8 1.2 Rekomendasi .............................................................................................................. 8 Referensi .......................................................................................................................... 9

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merupakan suatu kawasan taman wisata bertema Kebudayaan Indonesia yang berada di Jakarta Timur. Luas wilayah Taman wisata ini kurang lebih 150 hektare atau 1,5 kilometer persegi. Taman ini merupakan rangkuman dari berbagai macam kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek kehidupan dari 26 Profinsi (pada tahun 1975) yang ditampilkan

dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional, seta menampilkan aneka busana, tarian, dan tradisi daerah. Di samping itu, di tengah-tengah TMII terdapat sebuah danau yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia di tengahnya. berbagai sarana rekreasi ini menjadikan TMIII sebagai salah satu kawasan wisata terkemuka di Ibu Kota. Gagasan pembangunan suatu miniatur yang memuat kelengkapan Indonesia dengan segala isinya ini dicetuskan oleh Ibu Negara, Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto. Melalui miniatur ini diharapkan dapat membangkitkan rasa bangga dan rasa cinta tanah air pada seluruh bangsa Indonesia . TMII mulai dibangun pada tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975. Berbagai aspek kekayaan alam dan budaya Indonesia sampai pemanfaatan teknologi modern diperagakan di areal seluas 150 hektare. Oleh karena itu, dengan adanya TMII kita dapat dengan mudah mengetahui berbagai macam budaya yang ada di Indonesia tanpa harus mengunjungi daerah aslinya.

1.2

Tujuan Tujuan penyusun dalam menyusun makalah ini untuk menjelaskan fungsi dan peranan Taman Mini Indonesia Indah dalam melestarikan dan memperlihatkan berbagai macam kebudayaan di Indonesia. Selain itu, makalah ini saya susun untuk menyelesaikan tugas Ilmu Budaya Dasar Periode 3.

1.3

Sasaran Penyusunan makalah ini untuk memberikan gambaran kepada masyarakat tentang betapa pentingnya peran TMII dalam memperkenalkan keanekaragaman budya yang ada di Indonesia, dan penyusun dalam menyusun makalah ini untuk di tujukan kepada seluruh mahasiswa/mahasiswi Universitas Gunadarma dan untuk seluruh masyarakat.

BAB II PERMASALAHAN
Analisis permasalahan Kontribusi TMII Dalam Melestarikan Budaya Nusantara dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek : 2.1 Kekuatan ( Strength ) a. Tata letak anjungan yang rapih sesuai dengan profinsi Dengan tertatanya anjungan-anjungan yang berada di TMII memudahkan untuk para pengunjung atau wisatawan dalam mengunjungi anjungan tersebut. b. Pengelolaan yang baik terhadap fasilitas-fasilitas di TMII Pengelolaan fasilitas yang baik membuat para pengunjung atau wisatawan merasa nyaman terhadap apa saja yang terdapat di TMII c. Pengetahuan tentang berbagai budaya di Nusantara Dengan adanya pengetahuan tentang budaya di Indonesia maka akan menambah wawasan bagi kita yang belum mengetahui tentang kebudayaan di Indonesia. d. Fasilitas yang baik Fasilitas yang disediakan TMII sudah lengkap mulai dari hiburan, tempat ibadah, dan sarana yang lainnya. Kelemahan ( Weakness ) a. Terbatasnya lahan parkir Dengan terbatasnya lahan parkir yang disediakan TMII membuat sulit para pengunjung saat berkunjung dan saat ingin memarkirkan kendaraannya di area TMII. b. Kurangnya perhatian terhadap bangunan-bangunan yang ada Kurangnya perhatian terhadap bangunan yang sudah rapuh membuat pengunjung enggan mengunjunginya. c. Jarak antar anjungan/bangunan Jarak yang cukup jauh antar anjungan/bangunan sehingga pengunjung harus berjalan cukup jauh untuk mengunjungi anjungan tersebut. d. Pelayanan yang kurang ramah Pelayanan yang diberikan TMII yang kurang ramah dapat membuat pengunjung kesal dan merasa kurang nyaman atas sikap pelayanan TMII.
7

2.2

2.3

Peluang ( Opportunity ) a. Letak yang strategis Lokasi TMII yang strategis, memudahkan untuk para pengunjung datang ke sana. b. Kepercayaan masyarakat dengan adanya TMII Masyarakat percaya dengan adanya TMII ini dapat mempertahankan kebudayaan Indonesia yang semakin lama semakin terkikis dengan adanya kemajuan globalisasi. c. Menjaga kelestarian budaya Dengan adanya TMII, kebudayaan yang ada di Indonesia akan semakin dikenal oleh masyarakat ( khususnya masyarakat Indonesia ). d. Menjadikan TMII sebagai tempat wisata yang dikenal TMII merupakan salah satu tempat wisata yang terkenal di Indonesia, dimana ia mengambil tema tentang kebudayaan-kebudayaan di Indonesia.

2.4

Tantangan/Hambatan ( Threats ) a. Kurangnya perhatian terhadap bangunan-bangunan Saat ini TMII kurang memperhatikan bangunan-bangunan yang sudah rapuh, sehingga pengunjung enggan menghampiri gedung tersebut. b. Terjadinya kemacetan akibat terbatasnya lahan parkir Dengan keterbatasan lahan untuk parkir, mengakibatkan kemacetan di sekitar lingkungan TMII. c. Tidak adanya progres pada TMII Apabila TMII tidak ada kemajuan, maka TMII akan kalah bersaing dengan tempat wisata yang lainnya. d. Fasilitas yang kurang baik Fasilitas yang kurang baik maka akan membuat pengunjung merasa tidak nyaman atas apa yang telah diberikan oleh TMII.

BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI


3.1 Kesimpulan TMII berperan penting dalam memperkenalkan, melestarikan, dan menjaga kebudayaan Indonesia. Dengan adanya TMII masyarakat menjadi tahu tentang berbagai macam kebudayaan Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Anjungan-anjungan yang terdapat di TMII dapat menjelaskan tentang adat istiadat dan kebudayaan kepada masyarakat/pengunjung yang datang ke TMII. Fasilitas yang cukup baik dapat membantu para pengunjung mendapatkan informasi tentang kebudayaan di Nusantara.

3.2

Rekomendasi Pengetahuan tentang berbagai budaya di Nusantara Dengan adanya pengetahuan tentang budaya di Indonesia maka akan menambah wawasan bagi kita yang belum mengetahui tentang kebudayaan di Indonesia. Kurangnya perhatian terhadap bangunan-bangunan yang ada Kurangnya perhatian terhadap bangunan yang sudah rapuh membuat pengunjung enggan mengunjunginya. Kepercayaan masyarakat dengan adanya TMII Masyarakat percaya dengan adanya TMII ini dapat mempertahankan kebudayaan Indonesia yang semakin lama semakin terkikis dengan adanya kemajuan globalisasi. Tidak adanya progres pada TMII Apabila TMII tidak ada kemajuan, maka TMII akan kalah bersaing dengan tempat wisata yang lainnya.

Referensi http://uniqpost.com/76477/sejarah-berdirinya-taman-mini-indonesia-indah-tmii/ http://yoshiewafa.blogspot.com/2013/03/wisata-taman-mini-indonesia-indah.html http://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Mini_Indonesia_Indah http://www.tamanmini.com/profile.php

10