Anda di halaman 1dari 4

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama Alamat Pekerjaan

: Alam Sulaeman : Jl. Sangkuriang Cimahi : Wiraswasta

Dengan ini saya Menyatakan, Menyetujui dan Sanggup bekerja mengacu pada SURAT PERINTAH KERJA Nomor : 001/SPK/KAP IV/2010 yang telah di sepakati dan KETENTUAN-KETENTUAN PENGIRIM BATU Nomor : 001/KKPB/KAP IV/2010 dari pemilik lahan tambang di Gunung Bende (dalam hal ini adalah PT Bende Lembaran Baru dan PT Kurnia Artha Pratiwi).

Surat pernyataan ini saya buat dengan sadar tanpa paksaan pihak manapun,untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Padalarang , 15 April 2010 Yang Membuat

( Alam Sulaeman )

SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Nomor : 001/SPK/BLB/2013 Pada hari ini ........................ Tanggal ............................. Tahun Dua ribu tiga belas, telah terjadi kesepakatan kerjasama dalam penambangan brangkal yang terletak di lokasi Gunung Bende Blok Bojong Honje Desa Citatah Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat antara : Nama Alamat Pekerjaan : Alexander : Jl. Raya ciburuy No. 730 Padalarang : Wiraswasta

Selanjutnya disebut Pihak 1 (Kesatu) Nama Alamat Pekerjaan : Otoh : Kp Ciwalahir RT 02/07 Ds Gunung Masigit Kec Cipatat Kab Bandung Barat : Wiraswasta

Selanjutnya disebut Pihak II (Kedua) Secara bersama-sama disebut Para Pihak. PASAL I Pihak I (Kesatu) menyediakan lahan penambangan Batu Brangkal yang terletak di Blok Bojong Honje (KX) sesuai lokasi yang disepakati bersama sekarang. PASAL II Pihak II menyediakan peralatan untuk penambangan Batu Brangkal dan bertanggung jawab sepenuhnya atas operasional dan semua resiko yang terjadi di lokasi garapan Pihak II (Kedua) termasuk bertanggung jawab sepenuhnya atas keselamatan pegawai atau Pihak manapun yang berada di lokasi garapan Pihak II (Kedua) dan atau bekerja di lokasi garapan Pihak II (Kedua). PASAL III Besar dan tatacara pembayaran Fee atau Ontrek a. Pihak II akan dibayar sebesar Rp 47,-/kg oleh Pihak I dari setiap pengiriman batu brangkal yang dikirim ke pabrik Pihak I. b. Pihak II dikenakan Fee atau Ontrek sebesar Rp 7,-/kg, untuk setiap pengiriman batu brangkal selain kepada Pihak I. c. Pembayaran Ontrek dilakukan dengan cara pemotongan oleh Pihak I pada saat pembayaran batu dari Pihak I kepada Pihak II sebesar tonase yang diterima Pihak I dikalikan harga Ontrek yang dipotong sesuai periode pembayaran. d. Besaran/jumlah pemotongan Fee atau Ontrek dari Pihak II oleh Pihak I akan diserahkan oleh Pihak II kepada Pihak I.

PASAL IV a. Pihak II diwajibkan untuk mengirimkan seluruh hasil tambang/batu brangkal ke pabrik Pihak . b. Pihak II diperbolehkan dan diijinkan untuk menjual hasil tambang selain kepada Pihak I bilamana : 1. Persediaan bahan baku yang ada di Pabrik Pihak I sudah cukup banyak dan tempat/lahan penyimpanan bahan baku tidak mampu lagi untuk menampung pengiriman batu brangkal. 2. Pada saat Pihak I dalam kondisi sulit untuk membayar batu brangkal yang dikirim oleh Pihak II, dengan menyatakan secara lisan ataupun tulisan bahwa batu brangkal dibolehkan untuk dikirim selain kepada Pihak I. PASAL V Perjanjian kerjasama ini dilakukan dan diterima untuk jangka waktu 1 (satu) tahun terhitung sejak ditandatanganinya surat perjanjian ini dan akan berakhir tanggal .......................... 2013, terkecuali jika terjadi pencabutan ijin bekerja . Perpanjangan akan dilakukan dan diberikan secara otomatis selama hasil kinerja penambang dinilai baik dan mendukung seluruh point-point yang dituangkan dalam SPK ini . Evaluasi dilakukan per 3 bulan termasuk penambahan lahan kerja untuk penggarap yang berprestasi. Evaluasi bulanan dijalankan secara rutin sebagai forum untuk mendiskusikan keperluan dalam usaha peningkatan kinerja kerja tambang. PASAL VI Pihak I (Kesatu), berhak untuk sewaktu-waktu mencabut ijin penambangan Pihak II (Kedua) dan mengalihkan hak penambangan lokasi tersebut kepada pihak lainnya tanpa ada ganti rugi bilamana : 1. Penambangan yang dilakukan oleh Pihak II membahayakan lingkungan dan masyarakat sekitar dan atau Pihak II tidak memperhatikan dan melaksanakan cara-cara penambangan yang baik, dimana akan menyebabkan pencaputan ijin usaha penambangan (IUP). 2. Pihak II (Kedua) menjual/mengirim batu dan hasil tambang selain kepada Pihak I tanpa sepengetahuan Pihak I. 3. Point-point yang belum dituangkan disini dapat ditambahkan di kemudian hari. PASAL VII Bilamana pada saat pengiriman, Surat jalan hilang/tidak ada, harus memberi laporan kepada PT BENDE LEMBARAN BARU. PASAL VIII Pihak I (Kesatu) sebagaimana menugaskan satpam portal, berhak untuk melarang truk Pihak II (Kedua) keluar dari lokasi penambangan apabila : 1. Pihak II (Kedua) tetap melakukan penarikan hasil tambang sesudah masa perjanjian ini berakhir dan atau dicabutnya ijin. 2. Pihak II (Kedua) tidak melampirkan surat jalan yang jelas pada saat penarikan hasil tambang.

PASAL IX Selama Pihak II (Kedua) menggarap penambangan di lokasi tersebut, Pihak I (Kesatu) tidak diperkenankan untuk mengontrakan/menyerahkan garapan pada pihak lain. PASAL X Pihak I (Kesatu) tidak bertanggung jawab atas segala kerugian kepada pihak lain/masyarakat sekitar yang terjadi akibat adanya penambangan batu yang dilakukan oleh Pihak II (Kedua) dilokasi tersebut. PASAL XI Surat Perintah Kerja ini dibuat rangkap 2 (dua) dengan dibubuhi meterai yang cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama. PASAL XII Pemeliharaan jalan milik Pihak I dan Pihak II yang digunakan harus dirawat bersamasama, dengan pembagian kerja sebagai berikut : 1. Supplier sebagai penambang Penyedia Batu Koral 2. Supplier sebagai pengangkut barang Penyedia jasa angkutan 3. Pemilik Lahan Penyedia dan pembayaran tenaga kerja untuk membetulkan sarana dan prasarana jalan ini. 4. Jika ada biaya lainnya akan dibagikan secara adil dikemudian hari. PASAL XIII Hal-hal yang tidak atau kurang cukup diatur dalam perjanjian ini akan diputuskan secara musyawarah oleh Para Pihak. Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani dalam keadaan sadar tanpa paksaan dari pihak manapun. Bandung Barat, ......................... Pihak I

Pihak II

Alexander Saksi I

Otoh

Herry Wibisana