Anda di halaman 1dari 13

TINJAUAN PUSTAKA A.

DEFINISI Partus kasep adalah suatu keadaan persalinan yang mengalami kemacetan dan berlangsung lama sehingga menimbulkan komplikasi pada ibu dan atau janin. Menurut Harjono fase terakhir dari suatu partus yang macet dan berlangsung terlalu lama dapat menimbulkan gejala-gejala dehidrasi, infeksi, kelelahan ibu serta asfiksia dan kematian janin dalam rahim (K !"# $,%. &. ETIOLOGI Penyebab partus kasep adalah multikompleks, yang berhubungan dengan penga'asan pada 'aktu hamil dan penatalaksanaan pertolongan persalinan. Penatalaksanaan persalinan yang tidak adekuat dapat disebabkan oleh( ) ) ) Ketidaktahuan Ketidaksabaran Keterlambatan merujuk *. +. FAKTOR-FAKTOR PREDISPOSISI Penyebab terjadinya partus kasep adalah multifaktorial dan tentu saja bergantung pada penga'asan selama kehamilan, pertolongan persalinan yang baik dan pelaksanaannya. ,aktor-faktor predisposisi terjadinya partus kasep adalah( $. ,aktor tenaga (power# ) ) ) ) ) Kelainan his sering dijumpai pada primigra-ida tua, sedangkan inersia uteri sering dijumpai pada multigra-ida dan grande multi. ,aktor herediter, emosi dan ketakutan memegang peranan penting. Kelainan uterus misalnya uterus bikornus unukolis dan susunan uterus yang atipik menyebabkan kontraksi uterus menjadi cenderung abnormal. Kesalahan dalam pemberian obat-obatan seperti oksitosin. Kehamilan post matur $.

%. ,aktor panggul (passage#

Kesempitan panggul atau adanya cephalopelvic disproportion (+P!# merupakan faktor predisposisi dimana bagian terba'ah janin tidak berhubungan tepat dengan segmen ba'ah rahim. Panggul menurut morfologinya dibagi dalam . jenis pokok yaitu( panggul ginekoid, panggul antropoid, panggul android, panggul platipeloid. Pada panggul dengan ukuran normal, apapun jenis pokoknya, kelahiran pervaginam janin dengan berat badan yang normal tidak akan mengalami kesukaran. Akan tetapi karena pengaruh gi/i, lingkungan atau hal-hal lain, ukuran-ukuran panggul dapat menjadi lebih kecil daripada standar normal.

*. ,aktor janin (passenger# &eberapa keadaan pada janin yang menyebabkan perpanjangan masa persalinan diantaranya( ) 0erdapat adanya kelainan letak seperti pada posisi oksipitalis posterior persisten (POPP#, presentasi puncak kepala, presentasi muka, presentasi dahi, letak sungsang maupun presentasi ganda. ) 0erdapat kelainan dalam bentuk janin seperti misalnya makrosomia, kelainan kongenital seperti hidrocephalus, kelainan bentuk janin antara lain janin kembar melekat (double monster#, janin dengan perut besar ataupun adanya tumor lain pada janin $,.. .. ,aktor penolong (provider# 1ang dimaksud dengan provider disini adalah pimpinan proses persalinan yang salah. Pimpinan persalinan yang salah dapat menyebabkan terjadinya kondisi yang membahayakan ibu maupun janin, misalnya pimpinan persalinan yang sudah dimulai ketika pembukaan belum lengkap, pimpinan persalinan pada kelainan letak, presentasi muka, panggul sempit, pimpinan yang tidak terlatih dan sebagainya.. !. TANDA DAN GEJALA &eberapa hal berikut memberikan suatu 'arning bah'a telah atau sedang terjadi partus kasep( $. Komplikasi pada ibu(

) ) ) ) ) )

Edema vagina/vulva Edema porsio Ruptur uteri Dehidrasi Febris, yaitu temperatur rektal lebih dari *2,34+ 0anda infeksi intrauterin 0anda infeksi intrauterin menurut kriteria Gibbs ditegakkan bila temperatur rektal 5*2,64+ disertai dengan dua atau lebih tanda-tanda berikut( a. aternal tach!cardia (7$4489menit# b. Fetal tach!cardia (7$3489menit# c. "terine tenderness d. Foul odour of amniotic fluid e. aternal leucoc!tosis (7 $:.444 cel9mm*# $.

%. Komplikasi pada janin a. #aput suksedaneum Karena tertekan terlalu lama pada kepala janin terjadi edema akibat pengeluaran serum dari pembuluh darah di kepala .. ,etal distress !itandai dengan gerak anak yang berkurang, tach!cardi/brad!cardi dan air ketuban yang bercampur mekonium $. Kematian janin. !inilai dengan fakta bah'a setelah dipisahkan dari ibunya, janin tidak bernafas atau menunjukkan tanda-tanda kehidupan seperti denyut jantung, pulsasi tali pusat ..

;. DIAGNOSIS !iagnosis partus kasep ditegakkan berdasarkan anamnesis keluhan ibu serta perjalanan persalinan apabila penderita dirujuk atau diantar oleh penolong persalinan sebelumnya. !ari anamnesis akan ditemukan fase laten atau fase aktif yang memanjang. <edangkan dari pemeriksaan didapatkan( Adanya tanda dan gejala klinis partus lama, seperti( ) ) ) ) ) =bu kelelahan dan dehidrasi $ulva edema #aput suksedaneum Perut kembung !emam9febris

%. Adanya komplikasi pada ibu( ) ) ) ) >angguan keseimbangan asam basa9elektrolit =nfeksi intra uterin sampai sepsis !ehidrasi sampai syok "obekan jalan lahir sampai robekan rahim (ruptura uteri#

*. Adanya komplikasi pada janin( ) ) >a'at janin Kematian janin $.

,. PENATALAKSANAAN Adapun penatalaksanaan partus kasep dapat dibagi * hal yaitu memperbaiki keadaan umum, resusitasi intra uterin dan pertimbangan terminasi kehamilan. $. Memperbaiki keadaan umum ibu, bertujuan untuk( ) Koreksi cairan (rehidrasi#

) ) ) )

Koreksi keseimbangan asam basa dan elektrolit Pemberian kalori Pencegahan dan pemberantasan infeksi Penurunan panas Adapun langkah-langkah yang bisa ditempuh dalam upaya untuk memperbaiki keadaan umum ibu antara lain( ) ) Pasang infus dan kateter urin Pemberian cairan, kalori dan elektrolit o o ) ) =nfus "? dan elektrolit =nfus de8trose :@ %:4 cc tetesan cepat (cairan dapat diberikan sesuai kebutuhan#. Koreksi asam basa dengan pengukuran +A% darah dan PH (bila perlu# Pemberian antibiotika spektrum luas secara parenteral o =njeksi ampisilin $ gr93 jam, injeksi gentamisin 64 mg9$% jam dan metronida%ole rektal supp $ gram9$% jam selama * hari dilanjutkan amoksisilin *8:44 mg selama % hari. ) Penurunan panas o o =njeksi antipiretik % cc intra muskuler Kompres dingin

%. "esusitasi intra uterine, bertujuan untuk mengupayakan perbaikan kondisi janin di dalam rahim, yang dilakukan melalui( ) Meningkatkan aliran darah uterus dengan cara( o o o ) ) Hindari tidur terlentang Kurangi kontraksi uterus Pemberian infus

0ingkatkan arus darah tali pusat dengan mengubah posisi tidur ibu miring ke kiri 0ingkatkan pemberian oksigen. 0erminasi kehamilan dilakukan dengan cara persalinan pervaginam

*. 0erminasi kehamilan maupun dengan seksio sesarea. Apabila syarat persalinan pervaginam terpenuhi

maka dilakukan ekstraksi vakum atau forcep atau embriotomi, apabila tidak terpenuhi maka dapat dilakukan seksio sesarea $. >. KOMPLIKASI Komplikasi yang ditimbulkan pada partus kasep yaitu( Komplikasi pada janin seperti( ) ) ) Kaput suksedaneum besar Fetal distress olding kepala bayi Molding adalah suatu proses dimana tulang-tulang tengkorak mengalami tumpang tindih pada sutura-sutura mayor akibat tekanan dari kontraksi uterus yang kuat. Molding bisa menyebabkan robekan tentorial, laserasi pembuluh darah fetus dan perdarahan intra kranial yang fatal. $. Komplikasi pada ibu seperti( ) ) ) Bagina atau -ul-a edema Porsio edema "uptura uteri Penipisan abnormal segmen ba'ah rahim mengakibatkan bahaya yang serius selama partus lama, khususnya pada 'anita dengan paritas tinggi atau mempunyai ri'ayat seksio sesarea. ika disproporsi kepala janin dan pel-is sangat menjolok sehingga tidak terjadi engagement dan descent, segmen menjadi sangat teregang dan dapat diikuti ruptur. ) ) ) =nfeksi jalan lahir sampai sepsis Perdarahan post partum. ,istula -esiko -aginalis dan fistula rekto -aginalis. Ketika presentasi janin masuk pintu atas panggul tapi tidak mengalami kemajuan pada 'aktu yang ditentukan, bagian-bagian jalan lahir yang terletak di antara bagian presentasi janin dan dinding pel-is terpapar tekanan yang sangat tinggi. Akibat sirkulasi yang terganggu, dapat terjadi nekrosis dan termanifestasi beberapa hari setelah persalinan dalam bentuk

fistula -esiko -aginalis, -esikoser-iks atau rekto-aginal. Cekrosis akibat tekanan tersebut paling sering mengikuti kala == yang lama $,%,.,:.

H. PROGNOSIS Prognosis dari partus kasep ini ditentukan oleh ketepatan dan kecepatan dalam mendiagnosis dari partus kasep dan tindakan yang akan direncanakan. <emakin lama partus tersebut berjalan semakin besar kemungkinan terjadinya partus kasep dan semakin banyak komplikasi yang ditimbulkan baik pada ibu maupun janinnya. Kejadian partus kasep sangat bergantung dari faktor predisposisi dari terjadinya partus kasep tersebut. <emakin banyak dan berat faktor predisposisi dari partus kasep maka semakin besar kemungkinan terjadinya partus kasep tersebut. Keadaan ibu serta bayi tergantung dari berat ringannya komplikasi yang terjadi %.

LAPORAN KASUS
=. Identitas Pasien Cama enis Kelamin Dmur <uku Pendidikan Pekerjaan <tatus Pernikahan Alamat M"< ==. Anamnesis Keluhan Dtama( Pasien kiriman puskesmas Ampenan dengan >$P4A4 aterm tunggal hidup dengan kala == lama. <ebelumnya pasien mengeluh keluar cairan banyak melalui jalan lahir dan sakit pinggang menjalar ke perut sejak pukul 4*.*4 E=0A ($%9429%446#. !i puskesmas dilakukan pemeriksaan, didapatkan ( Pukul 4..44 'ita ( 0! ( $44924 mmHg Cadi ( 6489mnt <uhu ( *3,:o+ ! ( $.489mnt B0 F . cm, efficement .4@, ketuban (G#, uuk kanan depan, tidak teraba bagian kecil9tali pusat janin. 0indakan ( Abser-asi kesejahteraan ibu dan janin Abser-asi kemajuan persalinan ( Mahnun Anggraeni ( Perempuan ( %% tahun ( <asak ( <MA ( ="0 ( Menikah ( Pejeruk, Ampenan ( $% uli %446, pkl. $*.:4 E=0A

Pukul 46.44 'ita ( B0 F H cm, efficement H4@, ketuban (-#, uuk kanan depan, tidak teraba bagian kecil9tali pusat janin. Pukul $4.44 'ita ( B0 F lengkap, efficement $44@, ketuban (-#, uuk kanan depan, penurunan H ===, tidak teraba bagian kecil9tali pusat janin. =bu tidak ada tenaga untuk mengedan HPH0 AC+ tidak pernah. "i'ayat Persalinan $. =ni "i'ayat kontrasepsi ( Menikah ( $ kali selama $ tahun "i'ayat penyakit terdahulu( penderita menyangkal pernah menderita penyakit jantung, asma, tekanan darah tinggi dan sesak nafas. ===. Pemeriksaan Fisik <tatus Present Keadaan umum Kesadaran 0ensi Cadi "espirasi 0 rectal <tatus generalis ( Mata 0horak ( Anemis -9-, ikterus -9( +or <$<% tunggal reguler murmur (-# ( &aik ( +omposmentis ( $%4964 mmHg. ( H389menit ( %.89menit ( *6o+ ( ( ?upa ( 0eratur di puskesmas, terakhir tanggal 46-42-46. D<>

Pulmo -esikuler G9G, ronkhi -9-, 'hee/ing -9Abdomen <tatus Abstetri Abdomen( =nspeksi 0& Palpasi ?eopold = uteri ?eopold == ?eopold === ?eopold =B His Auskultasi B0 ( teraba bagian punggung di perut kiri dan bagian kecil janin di perut kanan. ( teraba bagian keras, ballotement (G#, kepala masuk .9: ( bagian terba'ah janin adalah kepala. ( (G# (! (G# $%-$$-$% ( Pembukaan lengkap, ketuban -, teraba kepala, penurunan Hodge ( 0inggi fundus uteri *. cm ( *:3: gram ( ( 0eraba bagian lunak, ballotemen (-# pada fundus ( sesuai status obstetri

==, caput (G#, tidak teraba bagian kecil9tali pusat janin. =B. Pemeriksaan Penunjan !arah ?engkap Hb ( $%,: gr9dl ?eukosit ( $6.*449mm* 0rombosit ( %33.4449mm* Hematokrit ( *:,. Hb<Ag ( (-# B. Dia n!sis >$P4A4 hamil aterm tunggal hidup partus kala == kasep.

B=. Penata"aksanaan "encana 0indakan ) ) ) ) ) ) ) ) B==. ( <eksio <esarea ( Abser-asi kesejahteraan ibu dan janin. +ek laboratorium( !?, Hb<Ag. Pasang A% . lt9menit "ehidrasi dengan "? ( !:@ I % ( $ 0est +efota8ime ( negatif ( - # =njeksi cefota8ime % gr =B Pasang !+ Membersihkan daerah operasi #asi" 2 J H, P&( :4 cm, Anus (G#, Kelainan (-#. Pukul $:..2 lahir

Pukul $:..: Eita ($%9429%446# lahir bayi laki-laki, *$44 gram, air ketuban sedikit, keruh, Apgar <core plasenta lengkap. Abser-asi % jam post partum ( K9D( baik, Kes ( ;.B:M3 0ensi ( $$4924 mmHg Cadi ( 66 89menit " ( %. 89menit kontraksi uterus baik, tinggi fundus uteri % jari ba'ah pusat. Perdarahan aktif (-# Abser-asi di ruang nifas ($*9429%446# Pkl 43.44 Keluhan ( (-# K9D ( baik Kes ( ;.B:M3

0ensi( $$4964 mmHg, nadi( 6489menit, "( %489menit, perdarahan (-#, kontraksi uterus baik. 0erapi( Ampicillin * 8 $gr Kaltrofen <upp * 8 $

PEM$A#ASAN Partus kasep adalah suatu keadaan persalinan yang mengalami kemacetan dan berlangsung lama sehingga menimbulkan komplikasi pada ibu dan atau janin. !iagnosis partus kasep ditegakkan berdasarkan gejala dan tanda yang ditemukan pada 'aktu dilakukan pemeriksaan. Pada kasus di atas, gejala dan tanda yang ditemukan pada ibu adalah( dehidrasi, febris, yaitu temperatur rektal *6 4+, tanda infeksi intrauterin yaitu uterine tendersness dan flour odor of amniotic fluid dan ada oedema -ul-a. <edangkan gejala dan tanda pada janin yaitu ditemukan adanya kaput suksedaneum pada 'aktu dilakukan pemeriksaan dalam. Pada kasus diatas faktor predisposisi terjadinya partus kasep adalah tidak adanya tenaga ibu untuk mengedan atau ibu tidak efektif mengedan, selain itu kemungkinan karena faktor ibu yang pendek sehingga panggul sempit dan memudahkan terjadinya sepalopel-ik disproportion (+P!#. Keadaan ini timbul karena berkurangnya ukuran panggul, ukuran janin terlalu besar atau yang lebih umum kombinasi keduanya. Pada kasus di atas telah terjadi komplikasi pada janin yaitu ditemukannya kaput suksedaneum karena kepala janin tertekan terlalu lama sehingga terjadi edema akibat pengeluaran serum dari pembuluh darah di kepala. <edangkan pada ibu terjadi edema -ul-a. Pada kasus ini dilakukan terminasi kehamilan dengan cara sectio cesarea karena indikasinya sudah jelas yaitu adanya cepalopel-ik disproportion sehingga tidak bisa dilahirkan per-aginam.