Anda di halaman 1dari 5

Karakterisasi Lebar Spektrum pada Lampu TL LED dan Laser

W. Rozaaq1, D. H. Napitupulu 2 Institut Teknologi Sepuluh Nopember wisnurozaaq@gmail.com, davied.napitupulu@gmail.com

ABSTRAK Dalam desain interior sebuah ruangan, cahaya tidak hanya digunakan sebagai penerangan namun juga dapat dimanfaatkan sebagai penghias serta untuk tujuan tertentu lainnya. Dalam pengaplikasiannya, fungsi cahaya sebagai penerangan sekaliagus penghias ruang kurang maksimal, sehingga terkadang hanya memandang salah satu aspek dan mengabaikan aspek lainnya, sehingga intensitas cahaya ruang tersebut kurang memadai. Oleh karena itu karakterisasi spektrum cahaya perlu dilakukan agar dapat diketahui lebar spektrum cahaya berdasarkan daya dan intensitasnya. Percobaan ini dilakukan dengan mengukur daya dan intensitas dari cahaya dengan panjang gelombang tertentu sehingga didapatkan lebar spektrum berdasarkan daya dan intensitas. Lebar spektrum cahaya lampu TL berdasarkan daya adalah 173.417 nm, dan berdasarkan intensitas sebesar 16.498 nm. Sedangkan lebar spektrum LED(biru) dan laser pointer bedasarkan daya berturut-turut 37.0863 nm dan 28,6663 nm. Kata kunci: spektrum cahaya, intensitas cahaya, lampu TL, LED, laser pointer

1. PENDAHULUAN Pencahayaan suatu ruang merupakan hal yang penting dalam desain sebuah ruangan. Sebuah lampu dapat digunakan sebagai penerangan sekaligus penghias ruangan dengan warna dari cahaya tersebut. Terkadang desain suatau ruangan hanya terpaku pada warna cahaya sehingga penerangan kurang maksimal dan berakibat buruk bagi penglihatan. Oleh karena itu dibutuhkan karakterisasi spektrum cahaya sehingga bisa diketahui intensitas dan spektrum warna dari suatu cahaya. Pengukuran spektrum cahaya tampak dapat dilakukan dengan metode yang lebih sederhana dibandingkan dengan spektrometer terkini. Beberapa penelitian telah dilakukan, misalnya menggunakan metode interferometer Michelson untuk menentukan panjang gelombang laser He-Ne dan diperoleh l = (625,7 + 8,2)nm, sekaligus menentukan indeks bias cairan dalam berbagai larutan dengan konsentrasi yang berbeda [1]. Pada percobaan ini digunakan monokromator grating sebagai alat percobaan untuk mengukur spektrum cahaya [2-4]. Percobaan ini dilakukan dengan mengukur daya dan intensitas dari cahaya dengan panjang gelombang tertentu sehingga didapatkan lebar spektrum berdasarkan daya dan intensitas. 2. METODOLOGI DAN LANGKAH PERCOBAAN

2.1 Percobaan Karakterisasi Spektrum TL Gambar dari percobaan dapat dilihat seperti gambar di bawah ini:

Gambar 1. Percobaan Karakterisasi Spektrum TL

Pada percobaan karaterisasi spektrum lampu TL, cahaya lampu TL dilewatkan pada monokromator kemudian diukur daya dan intensitas mulai panjang gelombang 400 nm sampai 700 nm dengan perubahan setiap 25 nm. Kemudian dilakukan perhitungan lebar spektrum lampu TL. 2.2 Percobaan Karakterisasi Spektrum LED Biru Gambar dari percobaan dapat dilihat seperti gambar di bawah ini:

Gambar 2. Percobaan Karakterisasi Spektrum LED Biru

Pada percobaan karakterisasi spektrum LED biru, daya lampu diukur dari panjang gelombang 400

nm sampai 700 nm dengan perubahan tiap 25 nm. Kemudian lebar spektrum dihitung. Interpolasi 1: 2.3 Percobaan Karakterisasi Spektrum Laser Sama dengan percobaan spektrum LED biru, pada percobaan karakterisasi spektrum laser daya laser diukur dari panjang gelombang 400 nm sampai 700 nm dengan perubahan tiap 25 nm. Kemudian lebar spektrum dihitung.

3. ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 3.1 Percobaan Karakterisasi Spektrum TL Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan didapatkan hasil sebgai berikut.
Tabel 1. Hasil Pengukuran Daya Lampu TL
(nm) 400 425 450 475 500 525 550 575 600 625 650 675 700 P Percobaan ke- (10-6 W) 1 2,3510 6,6817 1,0194 8,8590 8,3884 8,7002 1,5416 8,5432 7,6306 7,9841 2,5071 7,8506 7,7167 2 1,7928 6,6949 1,0192 8,8357 8,3834 8,7137 1,5423 8,5746 7,6121 7,9738 2,5004 7,8768 7,7126 3 1,0569 6,6634 1,0188 8,8694 8,3786 8,7125 1,5385 8,5875 7,6195 7,9591 2,4978 7,8747 7,7361 4 1,0397 6,6524 1,0186 8,8633 8,3669 8,7097 1,5385 8,5798 7,6032 7,9733 2,5048 7,8766 7,7417 5 1,0369 6,7055 1,0208 8,8717 8,3846 8,7104 1,5387 8,5900 7,6297 7,9789 2,5020 7,8973 7,7219 P ratarata (10-6 W) 1,4555 6,6796 10,194 8,8598 8,3804 8,7093 15,399 8,5750 7,6190 7,9738 2,5024 0,78752 0,77258

nm Interpolasi 2:

nm Lebar spektrum = = 605,6722 nm 432,2552 nm = 173,417 nm Sehingga didapatkan lebar spektrum lampu TL berdasarkan daya sebesar 173,417 nm.
Tabel 2. Hasil Pengukuran Intensitas Lampu TL
(nm) P Percobaan ke- (10-6 W) 1 2 3 3 2 8 22 83 134 63 3 3 2 2 7 23 83 133 62 I rata-rata (lux) (lux) 3 2,333 2 7,667 22,667 83,333 133,667 62,333

P Lampu TL
16 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0

P (10-6 )

400 425

3 2 2 8 23 84 134 62

375 400 425 450 475 500 525 550 575 600 625 650 675 700 725

450 475 500 525

(nm) Gambar 3. Daya yang Dimiliki oleh Lampu TL

Kemudian dilakukan perhitungan untuk mendapatkan lebar spektrum berdasarkan daya.

550 575

600 625 650 675 700

44 30 7 3 2

44 30 7 4 3

44 30 7 3 2

44 30 7 3,333 2,333

Intensitas Lampu TL
140 130 120 110 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0

nm Lebar spektrum = = = 16, 4988 nm Sehingga didapatkan lebar spektrum lampu TL berdasarkan intensitas sebesar 16, 4988 nm.

I (lux)

1 2

3.2 Percobaan Karakterisasi Spektrum LED Biru Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan didapatkan hasil sebgai berikut.
Tabel 3. Hasil Pengukuran Daya LED (biru)
(nm) 1 400 425 450 475 500 17,245 10,05 7,1646 5,1036 4,6625 4,2143 3,5287 3,3528 3,0268 2,3526 1,9737 1,3563 1,0176 P Percobaan ke- (10-5 W) 2 17,276 9,9918 7,1796 5,1373 4,6880 4,2156 3,4803 3,3922 3,0119 2,3303 1,9924 1,3625 1,0185 3 17,288 10,036 7,2158 5,1256 4,7581 4,2155 3,4616 3,3446 3,0441 2,3315 2,0245 1,3727 1,0308 4 17,422 10,119 7,1477 5,1203 4,7701 4,1797 3,4419 3,3668 3,0687 2,3316 2,0075 1,3673 1,0179 5 17,342 10,087 10,057 7,1032 7,1622 5,0839 5,1141 4,8602 4,7478 4,1646 4,1979 3,5239 3,4873 3,3806 3,3674 3,0631 3,0429 2,3690 2,343 1,9876 1,9971 1,3595 1,3637 1,0474 1,0264 P rata-rata (10-5 W) 17,315

375 400 425 450 475 500 525 550 575 600 625 650 675 700 725

(nm)
Gambar 4. Intensitas yang Dimiliki oleh Lampu TL

Kemudian mendapatkan intensitas.

dilakukan perhitungan untuk lebar spektrum berdasarkan

lux Interpolasi 1:

525 550 575 600 625 650 675 700

P LED biru
18 17 16 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 375 400 425 450 475 500 525 550 575 600 625 650 675 700 725

Interpolasi 2:

P (10-5 W)

nm

(nm)
Gambar 5. Daya yang Dimiliki oleh LED Biru

Kemudian dilakukan perhitungan untuk mendapatkan lebar spektrum berdasarkan daya,

P Laser
16 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 375400425450475500525550575600625650675700725750

Interpolasi :

P (10-5 W)

(nm)
Gambar 4. Daya yang Dimiliki oleh Laser

Kemudian dilakukan perhitungan untuk mendapatkan lebar spektrum berdasarkan daya.

nm Lebar spektrum = = = 37,0863 nm Sehingga didapatkan lebar spektrum LED biru berdasarkan daya sebesar 37,0863 nm. 3.3 Percobaan Karakterisasi Spektrum Laser Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan didapatkan hasil sebgai berikut.
Tabel 4. Hasil Pengukuran Daya Laser
(nm) 400 425 450 475 500 525 550 575 600 625 650 675 700 P Percobaan ke- (10-5 W) 1 15,408 8,1239 5,3165 3,5779 3,0482 2,4231 1,8806 1,7014 1,4033 1,0833 0,83215 0,4331 0,20585 2 15,441 8,1337 5,3251 3,5839 3,0539 2,427 1,8826 1,7035 1,4417 1,0852 0, 83397 0,43835 0,20703 3 15,465 8,1437 5,3362 3,5884 3,0583 2,4315 1,885 1,7051 1,4431 1,0872 0,8363 0,44351 0,20805 4 15,491 8,1551 5,3472 3,5934 3,0624 2,4361 1,8869 1,7072 1,4451 1,0886 0,83859 0,4483 0,20929 5 15,521 8,1649 8,1443 5,3567 5,3363 3,5991 3,5885 3,0683 3,0582 2,4412 2,4318 1,8892 1,8849 1,7092 1,7053 1,4472 1,4361 1,0908 1,087 0,84072 0,83635 0,45335 0,44332 0,2107 0,20818 P ratarata (10-5 W) 15,465

Interpolasi :

nm Lebar spektrum = = = 28,6663 nm Sehingga didapatkan lebar spektrum berdasarkan daya sebesar 28,6663 nm. 4. KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN Berdasarkan percobaan yang telah dilakuakan, kesimpulan yang diperoleh yaitu : laser

1. Berdasarkan grafik daya lebar spektrum Lampu TL adalah 173,417nm, lebar spektrum LED biru adalah 37,0863nm dan Lebar Spektrum laser adalah 28,6663 nm, dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa lebar spektrum cahaya monokromatik lebih kecil dari pada cahaya polikromatik. Laser pointer dan LED biru adalah jenis cahaya monokromatik sedangkan lampu halogen dan lampu TL merupakan sumber cahaya polikromatis. 2. Intensitas cahaya akan terus bertambah hingga mencapai maksimum pada panjang gelombang tertentu dan kemudian akan turun lagi. Hal ini terjadi pada lampu TL. Intensitas maksimum pada saat panjang gelombang 550nm dan setelah itu turun lagi.

SARAN Melihat hasil percobaan yang telah dilakukan perlu dilakukan percobaan dengan menggunakan variasi metode yang lebih banyak dan jenis lampu yang bervariasi sehingga bisa didapatkan nilai pembanding dari percobaan.

5. DAFTAR PUSTAKA [1]. Laud, B. B.,1988,Laser dan Optika Non Linier, UI Press, Jakarta [2]. Sahodo, Agung Yasin, 2012, Pengendali Kisi Difraksi pada Monokromator( http://seratoptik.blogspot.com/2012/06/peng endali-kisi-difraksi-pada.html diakses pada 12 Nopember 2012) [3]. Warren, Smith. Modern Optical Engineering - Chapter 1. USA : SPIE Press. 2008 [4]. Yoshizawa, Toru. Handbook of Optical Metrology Chapter 5. USA : CRC Press. 2009

Beri Nilai