Anda di halaman 1dari 24

MAKALAH SUMBER DAYA ALAM TAHUN AKADEMIK 2012/2013

TEMBAGA

Dibuat oleh
ASTRID HERA!ATI "12#0$110011100#%

&R'GRAM STUDI TEKNIK KIMIA (AKULTAS TEKNIK UNI)ERSITAS BRA!I*AYA MALANG 2013

Mineral - Tembaga

MINERAL-TEMBAGA
SIFAT-SIFAT TEMBAGA
Sifat Fisika 1) Tembaga memiliki warna kuning kemerahmerahan. 2) Unsur ini sangat mudah dibentuk, lunak, sehingga mudah dibentuk menjadi pipa, lembaran tipis, kawat. 3) Bersifat sebagai konduktor panas dan listrik ang bagus untuk aliran elektron. !) Tembaga bersifat keras bila tidak murni. ") #emiliki titik leleh pada 1084,62 C, sedangkan titik
didih pada 2562 C.

Sifat Kimia Gambar 1. Tembaga 1) Tembaga merupakan unsur ang relatif tidak reaktif sehingga tahan terhadap dalam berbagai korosi. 2) $ada udara ang lembab, permukaan tembaga ditutupi bentuknya oleh suatu lapisan ang berwarna hijau ang menarik dari tembaga karbonat basa, %u&'()2%'3. 3) $ada suhu sekitar 3))*% tembaga dapat bereaksi dengan oksigen membentuk %u' ang berwarna hitam. +edangkan pada suhu ang lebih tinggi, sekitar 1)))*%, akan terbentuk tembaga &,) oksida &%u2') ang berwarna merah. !) Tembaga tidak diserang oleh air atau uap air dan asam-asam non-oksidator en-er seperti (%l en-er dan ( 2+'! en-er, tetapi (%l pekat dan mendidih men erang logam tembaga dan membebaskan gas hidrogen. ") Tembaga tidak bereaksi dengan alkali, tetapi larut dalam amonia oleh adan a udara membentuk larutan ang berwarna biru dari kompleks %u&.(3)!/. 0) Tembaga panas dapat bereaksi dengan uap belerang dan halogen. Bereaksi dengan belerang membentuk tembaga&,) sulfida dan tembaga&,,) sulfida dan untuk reaksi dengan halogen membentuk tembaga&,) klorida.

MINERALOGI TEMBAGA

+e-ara mineralogi bijih tembaga dibagi menjadi empat kelompok besar, aitu1 a. Mineral tembaga murni c Mineral !ksi"a tembaga

b. Mineral sulfi"a tembaga

".

Mineral tembaga k!m#leks

Mineral - Tembaga

GENESIS TEMBAGA
2enesa endapan bijih tembaga se-ara garis besar dapat dibagi 2 &dua) kelompok, aitu genesa primer dan genesa sekunder. 1. Genesa $rimer $roses genesan a berada dalam lingkungan magmatik, aitu suatu proses ang berhubungan langsung dengan intrusi magma. sebagian #agma mengkrista l Batuan beku atau mineral

terbentuk

#agma

sebagian

#agma naik ke permukaan bumi melalui rekahanrekahan tanah7batuan

Terowongan atau intrusi terbentuk dalam tanah

4ndapan pegmatie terbentuk

#agma sampai di permukaan bumi, tekanan magma berkurang, temperature turun

Bahan non-3olatile terinjeksi

Bahan 3olatile terlepas

4ndapan hidroterma l Gambar 2. Mekanisme Endapan pegmatite seringPrimer dijumpai berhubungan dengan batuan plutonik Genesa tapi umumn a granit ang ka a akan unsur alkali, aluminium, kuarsa dan beberapa musko3it dan biotit. Endapan hidrotermal merupakan endapan ang terbentuk dari proses pembentukan endapan pegmatite lebih lanjut, dimana larutan bertambah dingin dan en-er. %iri khas endapan hidrotermal adalah urat ang mengandung sulfida ang terbentuk karena adan a pengisian rekahan &fra-ture) atau -elah pada batuan semula, rendah, tersebar relatif merata dengan jumlah -adangan ang besar. 4ndapan bahan galian ini erat hubungann a dengan intrusi batuan %omple5 +ub3ol-ani- %al-aline ang bertekstur porfitik, membentuk endapan tembaga porfiri. 4ndapan porfiri adalah endapan mineral ang terjadi akibat suatu intrusi memiliki kadar rendah namun tersebar merata, ang kemudian terjadi kontak dengan batuan samping ang men ebabkan terjadin a mineralisasi, dan merupakan endapan penghasil tembaga terbesar aitu lebih dari ")6. +ifat susunan mineral bijih endapan tembaga porfiri adalah1 #ineral utama, terdiri1 pirit, kalkopirit dan bornit. #ineral ikutan, terdiri1 magnetit, hematite, ilmenit, rutil, enrgit, kubanit, kasiterit, kuebnit dan emas. #ineral sekunder, terdiri1 hematite, ko3elit, kalkosit, digenit dan tembaga natif. 2. Genesa Sekun"er $roses genesan a melalui proses ubahan &alteration) ang terjadi pada mineral-mineral urat &3ein) terutama tembaga ang bersifat tidak stabil bila terkena pengaruh air dan udara. #ineral sulfida ang terdapat di alam mudah sekali Mineral - Tembaga 3

mengalami perubahan. #ineral ang mengalami oksidasi dan berubah menjadi mineral sulfida keban akan mempun ai sifat larut dalam air. 8khirn a didapatkan suatu massa ang berongga terdiri dari kuarsa berkarat ang disebut 2ossan &penudung besi). +edangkan material logam ang terlarut akan mengendap kembali pada kedalaman ang lebih besar dan menimbulkan 9ona penga aan sekunder. $ada 9ona diantara permukaan tanah dan muka air tanah berlangsung sirkulasi udara dan air ang aktif, akibatn a sulfida-sulfida akan teroksidasi menjadi sulfat-sulfat dan logam-logam dibawa serta dalam bentuk larutan, ke-uali unsur besi. :arutan mengandung logam tidak berpindah jauh sebelum proses pengendapan berlangsung. ;arbon dioksit akan mengendapkan unsur %u sebagai malakit dan a9urit. <isamping itu akan terbentuk mineral lain seperti kuprit, gunati3e, hemimorfit dan angelesit. +ehingga terkonsentrasi kandungan logam dan kandungan ka a bijih. 8pabila larutan mengandung logam terus bergerak ke bawah sampai 9ona air tanah maka akan terjadi suatu proses perubahan dari proses oksidasi menjadi proses reduksi, karena bahan air tanah pada umumn a kekurangan oksigen. <engan demikian terbentuklah suatu 9ona penga aan sekunder ang dikontrol oleh afinitas berma-am logam sulfida. :ogam tembaga mempun ai afinitas ang kuat terhadap belerang, dimana larutan mengandung tembaga &%u) akan membentuk seperti pirit dan kalkopirit ang kemudian menghasilkan sulfida-sulfida sekunder ang sangat ka a dengan kandungan mineral ko3elit dan kalkosit. <engan -ara seperti ini terbentuk 9ona penga aan sekunder ang mengandung konsentrasi tembaga berkadar tinggi bila dibanding bijih primer.

KEBERA%AAN TEMBAGA
Tembaga ditemukan baik sebagai tembaga murni atau sebagai bagian dari mineral. Tembaga sangat langka dan jarang sekali diperoleh dalam bentuk murni. Tembaga mudah didapat dari mineraln a, seperti1 cuprite &%u2', ==,=6 %u), malachite &%u2&'()2%'3, ">,36 %u), azurite, chalcopyrite &%u?e+2), 3!,"6 %u), chalcosite &%u2+, >@,=6 %u), %o3ellite &%u+), enargit &%u38s+!), dan bornite &%u"?e+!), dan ang paling ban ak ditemukan adalah dalam bentuk sulfurn a aitu kalkopirit. &'5tob , 2illis, .a-htrieb, 2))31 2)0)

KEG&NAAN TEMBAGA
1. Logam Tembaga, kegunaan1 a. +ebagai -ampuran untuk membuat perunggu &%u @)6 dan +n1)6) untuk membuat patung, indutri arloji, atau ornamen b. +ebagai -ampuran untuk membuat monel &.i >)6 dan %u 3)6) -. +ebagai -ampuran membuat duralium 'Al ()* "an +u ,*- untuk k!m#!nen #esa.at d. +ebagai -ampuran untuk membuat perhiasan &%u !"6 dan 8u ""6) e. +ebagai -ampuran untuk membuat kuningan &%u >)6 dan An 3)6) untuk membuat akses!ris/ alat musik/ atau !rnamen f. +ebagai -ampuran membuat kupronikel, &%u >"6 dan .i 2"6) untuk membuat uang koin logam &-ontoh logam 8merika) dan logam-logam senjata mengandung tembaga g. 8lat-alat listrik seperti, kabel istrik, kumparan dinamo dan komponen berbagai alat elektronik, alni-o, pipa, motor listrik, generator, kabel transmisi, instalasi listrik rumah dan industri, kendaraan bermotor, konduktor listrik, kabel dan tabung -oa5ial, tabung mi-rowa3e, sakelar, reaktifier transsistor, kawat, pematrian, alat-alat dapur h. +ebagai bahan penahan untuk bangunan dan beberapa bagian kapal i. +erbuk tembaga digunakan sebagai katalisator untuk mengoksidasi metanol menjadi metanal. 2 Senyawa Tembaga, kegunaan1 a. Tembaga &,,) 'ksida &%u'), sebagai insektisida, bahan baterai, bahan pen epuh dan bahan pewarna hitam untuk keramik, bahan gelas, porselen dan ra on
Mineral - Tembaga !

b. Tembaga &,,) +ulfat &%u+'!), sebagai antilumut pada kolam renang dan memberikan warna biru pada air, pengawet ka u, pen epuhan dan 9at aditif dalam radiator -. Tembaga &,,) ;lorida &%u%l2), sebagai pewarna keramik dan gelas, pabrik tinta, untuk menghilangkan kandungan belerang pada pengolahan min a, dan fotografi serta pengawet ka u dan katali d. %ampuran %u+'! dan %a&'()2, disebut bubur boderiux ban ak digunakan untuk mematikan serangga atau hama tanaman, pen-egah jamur pada sa ur dan buah e. %u&'()2 ang larut dalam larutan .(!'( membentuk ion kompleks -upri tetramin &dikenal sebagai larutan schweitser), digunakan untuk melarutkan selulosa pada pembuatan ra on &sutera buatan).

TA0A$ EKS$LORASI TEMBAGA


4ksplorasi tembaga adalah keseluruhan urutan kegiatan mulai men-ari letak mineralisasi sampai menentukan -adangan insitu hasil temuan mineral tembaga ang ada. Tahap-tahap dalam peren-anaan kegiatan eksplorasi se-ara umum1 1 Ta2a# Eks#l!rasi $en"a2uluan #enurut Bhite &1@@>), dalam tahap eksplorasi pendahuluan ini tingkat ketelitian ang diperlukan masih ke-il sehingga peta-peta ang digunakan dalam eksplorasi pendahuluan juga berskala ke-il 11").))) sampai 112".))). 8dapun ang dilakukan pada tahap ini adalah1 a Stu"i Literatur <alam tahap ini, sebelum memilih lokasi eksplorasi dilakukan studi terhadap data dan peta-peta ang sudah ada &dari sur3e terdahulu), -atatan lama, laporan temuan dan lain-lain, lalu dipilih daerah ang akan disur3ei. +etelah itu, studi faktor-faktor geologi regional dan pro3insi metalografi dari peta geologi regional sangat penting untuk memilih daerah eksplorasi, karena pembentukan endapan bahan galian dipengaruhi dan tergantung pada proses-proses geologi ang pernah terjadi, dan tanda-tandan a dapat dilihat di lapangan. b Sur3ei "an $emetaan Cika peta dasar &peta topografi) dari daerah eksplorasi sudah tersedia, maka sur3ei dan pemetaan singkapan &out-rop) atau gejala geologi lainn a sudah dapat dimulai &peta topografi skala 11").))) atau 112".)))). Tetapi jika belum ada, perlu dilakukan pemetaan topografi lebih dahulu. ;alau di daerah tersebut sudah ada peta geologi, maka hal ini sangat menguntungkan, karena sur3ei bisa langsung untuk men-ari tandatanda endapan ang di-ari &singkapan), melengkapi peta geologi dan mengambil -ontoh dari singkapan ang penting. +elain singkapan batuan pembawa bahan galian, ang perlu juga diperhatikan adalah perubahan7batas batuan, orientasi lapisan batuan sedimen &jurus dan kemiringan), orientasi sesar dan tanda-tanda lainn a. (al-hal penting tersebut harus diplot pada peta dasar dengan bantuan alatalat seperti kompas geologi, inklinometer, altimeter, serta tanda-tanda alami seperti bukit, lembah, belokan sungai, jalan, kampung, dan lain-lain. <engan demikian peta geologi dapat dilengkapi atau dibuat baru &peta singkapan). Tanda-tanda ang sudah diplot pada peta tersebut kemudian digabungkan dan dibuat penampang tegak atau model pen ebarann a &model geologi). <engan model geologi hepatitik tersebut kemudian diran-ang pengambilan -ontoh dengan -ara a-ak, pembuatan sumur uji &test pit), pembuatan paritan &tren-hing), dan jika diperlukan dilakukan pemboran. :okasi-lokasi tersebut kemudian harus diplot dengan tepat di peta &dengan bantuan alat ukur, teodolit, BT#, dan lain-lain). <ari kegiatan ini akan dihasilkan model geologi, model pen ebaran endapan, gambaran mengenai -adangan geologi, kadar awal, dan lain-lain ang dipakai untuk menetapkan apakah daerah sur3ei ang bersangkutan
Mineral - Tembaga "

memberikan harapan baik &prospek) atau tidak. ;alau daerah tersebut mempun ai prospek ang baik maka dapat diteruskan dengan tahap eksplorasi selanjutn a. 4 Ta2a# Eks#l!rasi %etail #enurut &Bhite, 1@@>), kegiatan utama dalam tahap ini adalah sampling dengan jarak ang lebih dekat &rapat), aitu dengan memperban ak sumur uji atau lubang bor untuk mendapatkan data ang lebih teliti mengenai pen ebaran dan ketebalan -adangan &3olume -adangan), pen ebaran kadar7kualitas se-ara mendatar maupun tegak. <ari sampling ang rapat tersebut dihasilkan -adangan terhitung dengan klasifikasi terukur, dengan kesalahan ang ke-il &D2)6), sehingga peren-anaan tambang ang dibuat menjadi lebih teliti dan resiko dapat dihindarkan. $engetahuan atau data ang lebih akurat mengenai kedalaman, ketebalan, kemiringan, dan pen ebaran -adangan se-ara 3-<imensi &panjang-lebar-tebal) serta data mengenai kekuatan batuan sampling, kondisi air tanah, dan pen ebaran struktur &kalau ada) akan sangat memudahkan peren-anaan kemajuan tambang, lebar7ukuran bahwa bukaan atau kemiringan lereng tambang. Cuga penting untuk meren-anakan produksi bulanan7tahunan dan pemilihan peralatan tambang maupun prioritas bantu lainn a. 5 Stu"i Kela6akan $ada tahap ini dibuat ren-ana produksi, ren-ana kemajuan tambang, metode penambangan, peren-anaan peralatan dan ren-ana in3estasi tambang. <engan melakukan analisis ekonomi berdasarkan model, bia a produksi penjualan dan pemasaran maka dapatlah diketahui apakah -adangan bahan galian ang bersangkutan dapat ditambang dengan menguntungkan atau tidak.

TA0A$ EKS$LOITASI7$ENAMBANGAN TEMBAGA


#enurut +ukandarrumidi &2))@), penambangan dilakukan dengan -ara tambang terbuka &open pit), apabila endapan bijih ditemukan tidak terlalu dalam. <apat juga dilakukan dengan penambangan dalam &underground) dengan membuat terowongan atau pengangkutan dengan menggunakan alat-alat berat. ;husus untuk tambang tembaga 2rasberg dan Batu (ijau &,ndonesia) adalah tipe porfiri. %ebakan tembaga tipe porfiri mempun ai dimensi besar dan kadar relatif rendah sehingga atas pertimbangan keekonomian, penambangan han a dapat dilakukan dengan -ara tambang terbuka &open pit mining). $engupasan lapisan penutup &o3erburden) dan penambangan bijih dilakukan dengan sistem jenjang &ben-hes). %ebakan bijih tembaga ang sangat tebal memerlukan ban ak jenjang, dengan lebar dan tinggi jenjang diupa akan untuk dapat menahan batuan ang berhamburan saat peledakan, dan men ediakan ruang gerak ang memadai untuk alat pembongkar &e5-a3ator) dan unit pemuat &haulage).

Mineral - Tembaga

Gambar 3. Tambang

atu !i"au# Sumbawa# $T dengan %ara tambang terbuka &open pit mining'

Tahapan eksploitasi tambang terbuka tembaga1 1 $engeb!ran $engeboran merupakan tahap awal untuk menghasilkan lubang siap ledak &blast holes). :ubang siap ledak kemudian diledakkan dengan menggunakan bahan peledak ang sudah ditentukan di bagian peledakan &blasting group) untuk menghasilkan material han-ur hasil peledakan & broken muck) ang selanjutn a digali oleh alat gali dan dimuat oleh alat angkut &dump truck). Tahapan inti dalam proses pengeboran adalah1 a. $ersiapan dan pembersihan lokasi pengeboran ;egiatan utaman a adalah men iapkan ren-ana lokasi pengeboran ang rata untuk mesin bor, membuat tanggul ang aman untuk memisahkan posisi mesin bor dari alat lainn a, dan membersihkan batas material atau lumpur dari sisa peledakan sebelumn a. <isini ditentukan tanda batas lokasi pengeboran ang umumn a berbentuk kotak7persegi empat atau berbatasan langsung dengan hasil peledakan ang sudah dilakukan sebelumn a. $roses persiapan dan pembersihan lokasi pengeboran dengan menggunakan dozer Caterpillar seri <1) atau seri <11.

b $elaksanaan #engeb!ran #r!"uksi $engeboran dilakukan dengan menggunakan mesin bor. $ola pengeboran bisa menggunakan Epola pengeboran manualF atau Epola pengeboran dengan sistem 8GuilaF. $ola pengeboran manual menggunakan patok-patok ka u sebagai tanda posisi lubang ang harus dibor ang diletakkan di tanah dan dilengkapi dengan keterangan sur3e
Mineral - Tembaga >

mengenai kedalaman lubang ang harus dibor. +ementara pengeboran dengan sistem 8Guila sudah terpasang pada semua mesin bor mengandalkan sistem pandu satelit & lobal !ositioning "ystem atau 2$+) ang terhubung langsung ke antenna mesin bor untuk memandu operator mengikuti pola dan kedalaman pengeboran.

+etelah proses pengeboran, mesin bor dipindahkan ke lokasi pengeboran lainn a atau menunggu sampai proses peledakan lubang bor tersebut selesai. $emindahan mesin bor untuk jarak lebih dari ")) meter diangkut dengan alat bantu ang disebut mesin lowboy. 4 $ele"akan +etelah lubang bor dibuat, juru ledak akan memeriksa setiap lubang bor untuk memastikan kedalaman lubang tersebut sebelum dilakukan pengisian bahan peledak &explosi#e). +etelah lubang disetujui, lubang diisi dengan primer &detonator/booster) dan bahan peledak sesuai dengan kandungan air di dalamn a.

$engisian lubang ledakan dengan e5plosi3e berupa $owergel.

Mineral - Tembaga

5 $enggalian $roses penggalian dilakukan dengan menggunakan alat gali atau sho3el untuk menggali material hasil peledakan atau material lepas ang berupa bijih atau batuan penutup.

8da dua jenis sho3el ang digunakan dalam operasi penambangan tambang tembaga1 aitu1 a. +ho3el listrik, aitu alat gali ang digerakkan dengan tenaga listrik. b. +ho3el hidraulik, aitu alat gali ang digerakkan dengan sistem hidraulik. 8da dua metode proses penggalian, aitu1 a. +ingle side loading, aitu metode penggalian di mana ketika menerima muatan, truk berada pada satu sisi sho3el. <engan demikian ketika salah satu truk sedang diberi muatan, truk kedua dalam posisi antri atau prespot. (idraulik sho3el umumn a menggunakan metode single side loading dan dilakukan di sisi kiri sho3el. +ho3el listrik dilakukan bila loading area han a bisa untuk maneu3er satu truk saja. b. <ouble side loading, aitu metode penggalian di mana ketika menerima muatan, truk berada pada kedua sisi sho3el sehingga ketika salah satu truk sedang diberi muatan, truk kedua berada pada posisi menerima muatan di sisi lain. #etode ini pada umumn a diterapkan untuk sho3el listrik dengan lebar area loading ang memenuhi s arat dua kali radius putar truk ang ditugaskan di sho3el tersebut. , $engangkutan Bijih atau batuan penutup ang sudah digali kemudian diangkut ke dalam alat angkut ang dikenal sebagai truk angkut tambang &dump truck). +etelah dilakukan pengisian oleh sho3el, truk akan menuju ke tempat
Mineral - Tembaga @

pembuangan ang telah ditentukan sesuai dengan materialn a. Cika truk mengangkut bijih, material ang diangkut akan dibuang ke crusher bijih atau stockpile bijih. Cika material ang diangkut adalah bahan penutup, material akan dibuang ke crusher o#erburden &$%"&$#erburden %andling "ystem' atau ke o#erburden pump.

8 $enggerusan bi9i2 atau batuan +aat ini 2rasberg ditambang dengan metode tambang terbuka. .amun karena bukaan ang semakin dalam, sekitar tahun 2)1", -ara penambangan akan diubah menjadi tambang bawah tanah. Cika semua terwujud, tambang bawah tanah 2rasberg akan menjadi salah satu ang terbesar.

$ENGOLA0AN MINERAL TEMBAGA MEN:A%I TEMBAGA BATANG


1+ $26r!metalurgi 8dalah suatu proses pengolahan mineral dengan dasar panas. ,nti dari proses ini adalah pengolahan tembaga dengan melalui suatu proses ang bertujuan untuk mengubah pengotor sen awa +ulfida menjadi 'ksida atau disebut dengan proses Hoasting !+uFeS4 ; (O4 < 4+u4S; 4Fe4O5; $ada persamaan kimia diatas menunjukan bahwa proses Hoasting bertujuan mengubah Besi +ulfida menjadi Besi 'ksida sedangkan Tembaga Bijih +lurr <imasukkan ke proses tetap +ulfida. <iubahn a besi sulfida menjadi besi oksida agar pada tembaga &lumpur tangki flotasi untuk selanjutn a aitu smelting atau peleburan, tembaga sulfida akan men-air dicampur tembaga) pemisahan dari meninggalkan besi oksida ang bertitik -air lebih tinggi dan akan ditinggalkan air mineral pengotor sebagai terak pengotor, sedangkan tembaga ang telah men-air akan turun kebawah karena berat jenis tembaga ang lebih tinggi dari terbentuk besi oksida. 8dapun urutan prosesn a sebagai berikut1
Hoasting &pemanggang an) untuk proses reduksi pengotor <ewatering plant &penghilangan air)dengan cara $en aring an putar ;onsentrat %u dengan kadar tinggi

$engeringan sampai didapat %u kering

4kstraksi tembaga murni

dengan cara

$rometalu rgi 4lektrolisis &dengan arus listrik)

Mineral - Tembaga

1)

Gambar (. Pengolahan tembaga se%ara Phyrometalurgi

.amun seiring dengan kemajuan teknologi, proses $h rometalurgi sudah tidak diterapkan untuk pengolahan tembaga, karena kemudian diketahui ada suatu proses ang lebih ekonomis untuk pengolahan tembaga aitu hidrometalurgi. 2+ 0i"r!metalurgi (idrometalurgi adalah suatu proses pengolahan tembaga dari batuan alam dengan berdasar pada air sebagai pengolahn a, namun maksud air adalah bukan air biasa melainkan air ang telah di-ampur dengan suatu asam tertentu sebagai reduktor. (idrometalurgi dipakai karena keuntungankeuntungann a antara lain 1 a. Bia a pengolahan ang rendah b. He-o3er ang tinggi c. $roses pengolahan relatif mudah d. ,n3estasi alat ang rendah sehingga memungkinkan per-epatan B4$ e. $roses pengolahan ang relatif lebih singkat $ada proses ini dipakai suatu asam sebag ai re"ukt!r 6aitu asam sulfat '04SO,- 6ang mu"a2 "i"a#atkan "an ren"a2 bia6a #eng!la2an Asam sulfat "i#akai sebagai #ere"ukt!r bertu9uan untuk membentuk tembaga sulfat '+uSO, 804O- Tembaga a"ala2 suatu unsur 6ang sangat mu"a2 membentuk sulfi"a Maka "ari itu asam sulfat "i#akai sebagai #ili2an A"a#un #r!sesn6a a"ala2 sebagai berikut = a. #ula-mula bijih tembaga "i2ancurkan 2ingga men9a"i 2alus sam#ai mess tertentu +elanjutn a tempatkan pada suatu tabung ang terbuat "ari ba2an ta2an asam '#lastik/ fiber/ "an lain-lain- lalu "itamba2 air "engan ukuran tertentu b. 8sam sulfat &04SO,- #ekat berfungsi sebagai #ere"ukt!r Kemu"ian tamba2kan asam sulfat #ekat sambil "ia"uk agar terbentuk larutan tembaga sulfat '+uSO, 804O- melalui #r!ses #engasaman "an akan "i#er!le2 2asil sam#ing beru#a limba2 2asil #eng!la2an bi9i2 tembaga beru#a #asir tembaga 'tailing- 6ang kemu"ian akan "i!la2 terlebi2 "a2ulu sebelum "ibuang "an "iencerkan "engan air laut men9a"i bentuk slurr6 'lum#ur-/ "an biasan6a "ibuang "i "asar laut c. :arutan tembaga sulfat '+uSO ,- 6ang terbentuk "i#in"a2kan #a"a suatu tabung elektr!lisis 6ang bertu9uan untuk mengambil i!n tembaga "ari larutan tembaga sulfat 6ang terbentuk #a"a #r!ses #engasaman d. +e-ara berta2a# tembaga menem#el #a"a kat!"a/ "an tembaga 2asil "ari kat!"a a"ala2 tembaga murni Asam sulfat 6ang bersisa #a"a #r!ses elektr!lisi beru#a asam sulfat 9enu2 6ang kemu"ian akan "ikembalikan "an "igunakan untuk #r!ses #engasaman Limba2 2asil #en!la2an 6ang terbentuk akan mengalami #r!ses #eng!la2an tailing &)inal Tailling' bersama "engan limba2 tembaga 'tailing- sebelumn6a/ setela2 "i!la2 kemu"ian limba2 tembaga ini "ibuang

Mineral - Tembaga

11

e. +elanjutn a tembaga hasil dari katoda #eleburan #a"a tungku #eleburan meng2asilkan su2u 15>>?+

ta"i sia# untuk #r!ses tembaga 6ang mam#u

$ENGOLA0AN BI:I0 TEMBAGA

$engolahan bijih tembaga melalui beberapa tahap, aitu1 A $enga#ungan 'fl!tasi$roses pengapungan atau flotasi di awali dengan penge-ilan ukuran bijih kemudian digiling sampai terbentuk butiran halus. Bijih ang telah dihaluskan dimasukkan ke dalam -ampuran air dan suatu min ak tertentu. ;emudian udara ditiupkan ke dalam -ampuran untuk menghasilkan gelembung-gelembung udara. Bagian bijih ang mengandung logam ang tidak berikatan dengan air akan berikatan dengan min ak dan menempel pada gelembung-gelembung udara ang kemudian mengapung ke permukaan. +elanjutn a gelembung-gelembung udara ang membawa partikel-partikel logam dan mengapung ini dipisahkan kemudian dipekatkan. B $emanggangan Bijih pekat hasil pengapungan selanjutn a dipanggang dalam udara terbatas pada suhu dibawah titik lelehn a guna menghilangkan air ang mungkin masih ada pada saat pemekatan dan belerang ang hilang sebagai belerang dioksida.

%ampuran ang diperoleh dari proses pemanggangan ini disebut calcine, ang mengandung %u2+, ?e' dan mungkin masih mengandung sedikit ?e+. +etelah itu -al-ine disilika guna mengubah besi&,,) oksida menjadi suatu sanga atau slag besi&,,) silikat ang kemudian dapat dipisahkan. Heaksin a sebagai berikut.

Mineral - Tembaga

12

Tembaga&,) sulfida ang diperoleh pada tahap ini disebut matte dan kemungkinan masih mengandung sedikit besi&,,) sulfide + Re"uksi %u2+ atau matte ang ang diperoleh kemudian direduksi dengan -ara dipanaskan dengan udara terkontrol, sesuai reaksi 2%u2+(s' / 3'2(g' IJ 2%u2'(s' / 2+'2(g' %u2+(s' / 2%u2'&s) IJ 0%u(s' / +'2(g' Tembaga ang diperoleh pada tahap ini disebut blister atau tembaga le#u2an sebab mengandung rongga-rongga ang berisi udara. Elektr!lisis Blister atau tembaga lepuhan masih mengandung misaln a 8g, 8u, dan $t kemudian dimurnikan dengan -ara elektrolisis. $ada elektrolisis tembaga kotor &tidak murni) dipasang sebagai anoda dan katoda digunakan tembaga murni, dengan elektrolit larutan tembaga&,,) sulfat &%u+' !). +elama proses elektrolisis berlangsung tembaga di anoda teroksidasi menjadi %u 2/ kemudian direduksi di katoda menjadi logam %u. ;atoda 1 %u2/&a)) / 2e * %u&s) 8noda 1 %u&s) * %u2/&a)) / 2e $ada proses ini anoda semakin berkurang dan katoda &tembaga murni) makin bertambah ban ak, sedangkan pengotor-pengotor ang berupa 8g, 8u, dan $t mengendap sebagai lumpur.

NEGARA-NEGARA $ENG0ASIL TEMBAGA

Mineral - Tembaga

13

$OTENSI TEMBAGA %I IN%ONESIA

1. $otensi tembaga di +umatera Utara a. Batanggadi, 8ekorsik, 8ekkulbungnagodang, Batanglobung &;e-amatan Batangnatal, ;abupaten #andailingnatal) b. $agargunung -. <esa 8ekhabil ;e-amatan +ibolga &@ ;# +elatan Timur) ;abupaten Tapanuli Tengah d. <olokpianpan ;e-amatan 'nanganjang ;abupaten (umbang (asundutan e. +opokomil ;e-amatan +ilimapunggapungga, ;abupaten <airi 2. $otensi tembaga di Cawa Barat &;abupaten Tasikmala a) 3. $otensi tembaga di $apua &Tembagapura, ;abupaten #imika) !. $otensi tembaga di +ulawesi Tengah &;abupaten Buol, ;abupaten <onggala, ;abupaten $arigimoutong) ". $otensi tembaga di 8-eh1 a. ;rueng Batee, Babah Hot, ;abupaten 1 8-eh Barat b. ;rueng Beureung &Timur %alang ), ;r $anton Haba ;rueng +abee, ;rueng #eurebo, Tutut 7 ;r. Bo la ;abupaten 1 8-eh ja a -. :embah :embaki, 8lur Ha a 7 ;r. 2eunteut, ;r ;ala, ;r, :hoong ;abupaten 1 8-eh besar d. Tangse, 2eumpang, ;r. +ikoleh ;abupaten 1 $idie e. +elatan lokop, +ungai :ahan, Behni Heng ;abupaten 1 8-eh Timur f. Tenggara $endeng, Blang ;ejeren, +ungai ;etambe & Barat :aut kuta-ane) ;abupaten 1 8-eh Tenggara g. Tapak Tuan ;abupaten 1 8-eh +elatan 0. $otensi tembaga di ;alimantan Tengah &;abupaten ;atingan, lokasin a di Tumbang #anggu dan +ungai #anukoi, ;e-amatan +anaman #antikei) >. $otensi tembaga di +umatera Barat a. ;abupaten +olok &Timbulun, K ;oto <iatas, :uhak +elasih, 2unung Talang, Bulangsi, +urian, $antai %ermin, $aninggahan, K ;oto +ingkarak) b. ;abupaten +olok +elatan &Batu #anjulur, +angir :okasi1 +ungai $agu, +angir, Corong Bulantik, .agari 8lam $aluh <ua, ;e-amatan +ungai $agu) =. $otensi tembaga di #aluku Utara a. Laba, ;e-amatan ba-an Barat ;abupaten (almahera +elatan
Mineral - Tembaga 1!

b. -. d. e. f. g. h. i. j.

Haroang, ;abupaten (almahera +elatan $igaraja, ;e-amatan Ba-an Timur sawadae, Ba-an ;abupaten (almahera +elatan +a oang Ba-an ;abupaten (almahera +elatan 'bi +elatan ;abupaten (almahera +elatan $. ;asiruta, Ba-an ;abupaten halmahera +elatan 'bilatu, 'bi ;abupaten (almahera +elatan Bibinoi, ;e-amatan Ba-an Timur ;abupaten (almahera +elatan $a ahe, 'ba ;ota Tidore

FAKTA MENGENAI TEMBAGA

Hata-rata rumah modern dewasa ini mengandung kurang lebih 2)) kg tembaga ang digunakan untuk bahan baku kabel listrik, pipa air, dan alatalat rumah tangga. +ebuah mobil rata-rata mengandung 2" kg tembaga. Tembaga merupakan penghantar listrik dan panas terbaik setelah perak. $atung :ibert mengandung sekitar @) ribu kg tembaga. +etelah lebih dari 1)) tahun, patung :ibert masih tetap menampakkan keindahann a. ;uningan merupakan logam -ampuran antara tembaga dengan seng, sedang perunggu merupakan -ampuran tembaga dengan timah.;uningan dan perunggu lebih kuat dibanding tembaga murni serta lebih tahan korosi. Tembaga adalah logam ang mudah didaur ulang. <i 8merika, setengah dari konsumsi tembaga tahunan dipasok dari hasil daur ulang.

NILAI EKONOMIS TEMBAGA


'A #inerals mempro eksi harga tembaga tahun 2)13 berpotensi naik "6 atau sekitar U+M 3,>-U+M 3,= per pound. ;enaikan harga tembaga didorong adan a urbanisasi dan program pembangunan perkotaan di sejumlah negara berkembang. <i sisi lain terjadi penurunan produksi sejumlah perusahaan tambang. 'A #inerals dalam keterangan perusahaan, mengungkapkan perusahaan menurunkan target produksin a tahun ini menjadi @) ribu ton dari target sebelumn a sebesar @" ribu ton. $adahal, permintaan global diprediksi melebihi pasokan akni sebesar 1> ribu ton pada 2)13. +ementara, #organ +tanle memperkirakan, permintaan tembaga di %hina, negara konsumen logam terbesar dunia, diprediksi bakal naik hingga >,06 tahun ini dan "6 pada 2)1!. (arga rata-rata tembaga tahun lalu ter-atat U+M =.""! per ton. %hina sebagai konsumen tebesar seperti ang dilihat pada graik di bawah ini1

Mineral - Tembaga

1"

Berdasarkan data +loomberg, harga rata-rata tembaga pada 2)12 adalah U+M >.@"3 per ton, lebih rendah @,@6 dibanding harga rata-rata 2)11. $ada awal 2)13, harga tembaga mulai meningkat, namun belum signifikan. (arga tembaga diperkirakan akan terus mananjak karena naikn a permintaan sedangkan produksi tetap atau bahkan sengaja diturunkan.

$ENAMBANGAN TEMBAGA IN%ONESIA '$T FREE$ORT-

Tambang tembaga terbesar di ,ndonesia adalah ang diusahakan $T ?reeport ,ndonesia di area 2rasberg, $apua. $T. ?reeport ,ndonesia adalah sebuah perusahaan pertambangan ang ma oritas sahamn a dimiliki ?reeport#-#oHan %opper N 2old ,n-. $erusahaan ini merupakan perusahaan penghasil emas terbesar di dunia melalui tambang 2rasberg. ?reeport ,ndonesia telah melakukan eksplorasi di dua tempat di $apua, masing- masing tambang 4rtsberg dari &1@0>-1@==) dan tambang 2rasberg &sejak 1@==), di kawasan Tembagapura, ;abupaten #imika, $ro3insi $apua. ?reeport juga mengoperasikan beberapa tambang bawah tanah besar, meski dengan kemampuan produksi ang masih berada di bawah 2rasberg. <engan -adangan 2" mil ar pon tembaga, !) juta
Mineral - Tembaga 10

ons emas dan >) juta ons perak, nilain a sekitar !) mil ar dollar 8+ berdasarkan harga berlaku. 1. $!tensi Ertsberg <itemukan 4rtsberg atau 2unung Bijih, sebuah -adangan mineral ang terletak di kaki pegunungan bersalju. 4rtsberg terdiri dari !)-") 6 oksida besi dalam bentuk mineral magnetit, 3,"6 tembaga dalam bentuk mineral kalkopirit dan bornit &keduan a sulfida besi dan tembaga). 4rtsberg merupakan deposit tembaga terka a ang pernah ditemukan di atas permukaan tanah. 8nalisis laboratorium memastikan perkiraan ekspedisi bahwa terdapat kandungan tembaga sebesar 13 a-res, suatu kode ang dibuat oleh Bilson untuk men atakan 13 juta ton bijih. Cauh lebih ke dalam tanah, diperkirakan terdapat 1! juta ton bijih untuk setiap kedalaman 1)) meter. Cumlah keseluruhan diperkirakan men-apai ") juta ton bijih. $otensi kandungan mineral 4rtsberg men-apai ") juta ton bijih mineral. <inas $ertambangan $apua men ebutkan -adangan 4rtsberg seban ak 3" juta ton, dengan kadar %u 2,"6. Cika diasumsikan harga rata-rata tembaga selama sekitar 2) tahun periode penambangan di 4rtsberg adalah U+M 2)))7ton, pendapatan ang dapat diraih dari seluruh potensi mineral tambang 4rtsbegr adalah &3" juta ton 5 2))) U+M 7ton) O U+M >) miliar. 1+ $!tensi Grasberg Bila ah ?reeport di 2rasberg men impan potensi tembaga, emas dan perak dalam jumlah ang sangat besar. ;andungan logam ang terdapat pada deposit sangat tinggi, aitu 1,@ miliar ton. <eposit logam tersebut mengandung potensi -adangan tembaga 1= juta ton &!),3 mil ar pond), emas men-apai 10)) ton &"2,1 juta ons) dan perak 3!)) ton &111 juta ons). <engan kapasitas ang ada sekarang 11".))) #T$< &million ton per da ), diperkirakan umur tambang tersebut sekitar !0 tahun &estimasi tahun 1@@! adalah 2> tahun). %adangan 2rasberg ang ditemukan tersebut akhirn a melipatgandakan -adangan total menjadi 2)) juta ton metrik. Berdasarkan data-data ang ditampilkan pada :aporan ;euangan ?reeport bulan Cuni 2))@, -adangan emas dan tembaga tambang 2rasberg masing-masing sebesar 3=," juta ons dan 3",0 juta ton. <engan harga rata-rata emas dan tembaga sepanjang periode tambang diasumsikan masing-masing sebesar @)) U+M7ons dan ".))) U+M7ton, total potensi pendapatan emas tambang 2rasberg adalah &3=," juta ons 5 @))U+M7ons) O 3!,0" U+M miliar. +edangkan total potensi pendapatan tembaga tambang 2rasberg adalah &3",0 juta ton 5 ".))) U+M7ton) O 1>= U+M miliar.

Mineral - Tembaga

1>

KONTRAK KAR@A TEMBAGA $T FREE$ORT @ANG MER&GIKAN IN%ONESIA

?reeport memperoleh kesempatan untuk mendulang mineral di $apua melalui tambang 4rtsberg sesuai ;ontrak ;ar a 2enerasi , &;; ,) ang ditandatangani pada tahun 1@0>. ?reeport adalah perusahaan asing pertama ang mendapat manfaat dari ;; ,. $T ?reeport pada pertama kali dibuka sampai sekarang telah menghasilkan >,3 juta ton tembaga dan >2!,> juta ton emas. ;; , dengan ?reeport ini sangat longgar, karena hampir sebagian besar materi kontrak tersebut merupakan usulan ang diajukan oleh ?reeport selama proses negosiasi, artin a lebih ban ak disusun untuk kepentingan ?reeport. <alam operasi pertambangan, pemerintah ,ndonesia tidak mendapatkan manfaat ang proposional dengan potensi ekonomi ang sangat besar di wila ah pertambangan tersebut. $adahal bargaining position pemerintah ,ndonesia terhadap ?reeport sangatlah tinggi, karena -adangan mineral tambang ang dimiliki ,ndonesia di wila ah pertambangan $apua sangat besar bahkan terbesar di dunia.
Mineral - Tembaga 1=

+elain itu, permintaan akan barang tambang tembaga, emas dan perak di pasar dunia relatif terus meningkat. <engan kondisi -adangan ang besar, ?reepot memiliki jaminan atas future earning. 8palagi, bila ditambah dengan ken ataan bahwa bia a produksi ang harus dikeluarkan relatif rendah karena karakteristik tambang ang open pit. ;; , ?reeport disusun berdasarkan UU .o 1 .o. 0> tentang $ertambangan dan UU .o. 11 .o. 0> tentang $#8. ;; antara pemerintah ,ndonesia dengan ?reeport +ulphur %ompan ini memberikan hak kepada ?reeport +ulphur %ompan melalui anak perusahaann a &subsidar ) ?reeport ,ndonesia ,n-orporated &?reeport), untuk bertindak sebagai kontraktor tunggal dalam eksplorasi, ekploitasi, dan pemasaran tembaga ,rian Ca a. :ahan ekplorasi men-angkup areal seluas 1).@)= hektar selama 3) tahun, terhitung sejak kegiatan komersial pertama. ;; , mengandung ban ak sekali kelemahan mendasar dan sangat menguntungkan bagi ?reeport dan segelintir orang ang duduk dikursi kekuasaan. ;elemahan tersebut utaman a adalah sebagai berikut1 1) $erusahaan ang digunakan adalah ?reeport ,ndonesia ,n-orporated, akni sebuah perusahaan ang terdaftar di <elaware, 8merika +erikat, dan tunduk pada hukum 8merika +erikat. <engan kata lain, perusahaan ini merupakan perusahaan asing, dan tidak tunduk pada hukum ,ndonesia. 2) <alam kontrak tidak ada kewajiban mengenai lingkungan hidup, karena pada waktu penandatanganan ;; pada tahun 1@0> di ,ndonesia belum ada UU tentang :ingkungan (idup. +ebagai -ontoh, akibat belum adan a ketentuan tentang lingkungan hidup ini, sejak dari awal ?reeport telah membuang tailing ke +ungai 8ikwa sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan. 3) $engaturan perpajakan sama sekali tidak sesuai dengan pengaturan dalam UU $erpajakan ang berlaku, baik jenis pajak maupun strukturn a. <emikian juga dengan pengaturan dan tarif depresiasi ang diberlakukan. #isaln a ?reeport tidak wajib memba ar $BB atau $$.. !) Tidak sesuain a struktur pajak maupun tarif pajak ang diberlakukan dalam ;; , dirasakan sebagai pelanggaran terhadap keadilan, baik terhadap perusahaan lain, maupun terhadap <aerah. ?reeport pada waktu itu tidak wajib memba ar selain $BB juga, land rent, bea balik nama kendaraan, dan lain-lain pajak ang menjadi pemasukan bagi <aerah. ") Tidak ada kewajiban bagi ?reeport untuk melakukan -ommunit de3elopment. 8kibatn a, keberadaan ?reeport di ,rian Ca a tidak memberi dampak positif se-ara langsung terhadap mas arakat setempat. $ada waktu itu, pertambangan tembaga di $ulau Bougen3ille harus dihentikan operasin a karena gejolak sosial. 0) ?reeport diberikan kebebasan dalam pengaturan manajemen dan operasi, serta kebebasan dalam transaksi dalam de3isa asing. ?reeport juga memperoleh kelonggaran fiskal, antara lain1 ta5 holida selama 3 tahun pertama setelah mulai produksi. Untuk tahun berikutn a selama > tahun, ?reeport han a dikenakan pajak sebesar 3"6. +etelah itu pajak ang dikenakan meningkat menjadi sekitar !1,>"6. ?reeport juga dibebaskan dari segala jenis pajak lainn a dan dari pemba aran ro alti atas penjualan tembaga dan emas ke-uali pajak penjualann a han a "6. ;euntungan ang sangat besar terus diraih ?reeport, hingga ;ontrak ;ar a , diperpanjang menjadi ;ontrak ;ar a ,, ang tidak direnegosiasi se-ara optimal. ,ndonesia tern ata tidak mendapatkan manfaat sebanding dengan keuntungan besar ang diraih ?reeport. $erpanjangan ;ontrak ;ar a ,, seharusn a memberi manfaat ang lebih besar, karena ditemukann a potensi -adangan baru ang sangat besar di 2rasberg. ;ontrak telah diperpanjang pada tahun 1@@1, padahal ;ontrak ;ar a , baru berakhir pada tahun 1@@>. $ada ken ataann a ini adalah kehendak dari orang-orang 8merika di ?reeport, dan merupakan indikasi adan a kepentingan pihak-pihak ang terlibat dalam proses negosiasi untuk mendapat keuntungan pribadi dari pertambangan di bumi ,rian Ca a itu. <alam ;ontrak ;ar a ,,, ketentuan men angkut ro alti atau iuran eksploitasi7produksi &pasal 13), menjelaskan bahwa sistem ro alti dalam kontrak ?reeport tidak didasarkan atas prosentase dari penerimaan penjualan kotor
Mineral - Tembaga 1@

&gross re3enue), tetapi dari prosentase penjualan bersih. $enjualan bersih adalah penjualan kotor setelah dikurangi dengan bia a peleburan &smelting), bia a pengolahan &refining), dan bia a-bia a lainn a ang dikeluarkan ?reeport dalam penjualan konsentrat. $rosentase ro alti & ang didasarkan atas prosentase penerimaan penjualan bersih juga tergolong sangat ke-il, aitu 16-3,"6 tergantung pada harga konsentrat tembaga, dan 16 flat fi5ed untuk logam mulia &emas dan perak).

+edangkan men angkut pengawasan atas kandungan mineral ang dihasilkan, dalam pasal 1) poin ! dan " memang mengatur tentang operasi dan fasilitas peleburan dan pemurnian tersebut ang se-ara implisit ditekankan perlun a untuk dilakukan di wila ah ,ndonesia, tapi tidak se-ara tegas dan eksplisit bahwa hal tersebut seluruhn a &1))6) harus dilakukan atau berada di ,ndonesia. (ingga saat ini, han a 2@6 saja dari produksi konsentrat ang dimurnikan dan diolah di dalam negeri. +isan a &>16) dikirim ke luar negeri, di luar pengawasan langsung dari pemerintah ,ndonesia. <i dalam ;ontrak ?reeport, tidak ada satu pasal pun ang se-ara eksplisit mengatur bahwa pemerintah ,ndoensia dapat sewaktu-waktu mengakhiri ;ontrak ?reeport. $un jika ?reeport dinilai melakukan pelanggaran-pelanggaran atau tidak memenuhi kewajibann a sesuai dengan kontrak. +ebalikn a, pihak ?reeport dapat sewaktu-waktu mengakhiri kontrak tersebut jika mereka menilai pengusahaan pertambangan di wila ah kontrak pertambangann a sudah tidak menguntungkan lagi se-ara ekonomis.

%AM$AK $OSITIF $ENAMBANGAN TEMBAGA


1. 2. #enambah pendapatan negara -ukup besar #embuka lapangan pekerjaan

%AM$AK NEGATIF $ENAMBANGAN TEMBAGA


1. 2. 3. !. ". 0. >. $erubahan bentang alam 4rosi dan sedimentasi 2angguan stabilitas lereng (ilangn a habitat flora dan fauna 8brasi pantai $erubahan peruntukan lahan $enurunan kualitas air dan kerusuhan sosial.

SOL&SI %AN $ENANGAN KER&SAKAN


Mineral - Tembaga 2)

8da beberapa solusi ang dapat digunakan untuk mengatasi kerusakan lingkungan ang diakibatkan ban akn a bekas-bekas tambang tembaga diantaran a1 1. +egera menghentikan berbagai kegiatan pertambangan ang tidak sesuai dan menimbulkan kerusakan lingkungan hidup. +ebab kalau tidak, kerusakan ang akan timul semakin parah dan menanggulangin a akan semakin sulit dan memerlukan bia a ang besar. 2. #elarang penggunaan alat berat bagi tambang berskala ke-il, apalagi tambang dan alat berat tersebut tidak memiliki i9in. $enggunaan alat berat seperti bulldo9er dan sejenisn a pada tambang illegal tidak dibenarkan beroperasi pada daerah terlarang, seperti pada kawasan hutan lindung, daerah aliran sungai, alur pantai dan pegunungan. Tidak berlebihan tindakan dan larangan keras ini diberlakukan jika nanti ditemukan alat berat ang tidak memiliki i9in, maka alat berat tersebut akan disita dan dikenakan sanksi hukum.

LIMBA0 $A%AT $ENANGANANN@A

'TAILING-

TAMBANG

TEMBAGA

%AN

Tailing mengandung berbagai jenis logam berat, seperti besi, timbal, seng, mangan, dan lain-lain. <apat diatasi dengan proses fisika atau kimia. #etode ang digunakan adalah submarine tailing placement techni)ue. <engan rin-ian sebagai berikut1 1. Teknologi $enempatan Tailing ke <asar :aut
Teknologi penempatan tailing ke dasar laut & submarine tailing placement techni)ue) merupakan salah satu hasil penerapan teknik penempatan tailing unggulan ang dianggap lebih ke-il dampak dan resikon a terhadap lingkungan, dibandingkan dengan penempatan tailing di darat &4llis, 1@=>). $enempatan tailing di darat, berpeluang menimbulkan kontaminasi tanah dan air bawah tanah oleh unsur-unsur logam. +elain itu, pelarutan logam berat oleh air hujan dan oksidasi oleh udara akan men ebar di permukaan tanah sehingga akan meningkatkan luasan lahan -emaran. ;ondisi tempat pembuangan tailing di darat umumn a sangat rentan terhadap kestabilan lereng, terutama ang dipi-u oleh fenomena alam seperti gempabumi, banjir, longsoran, ataupun amblesan tanah. 'leh sebab itulah, penempatan tailing di dasar laut merupakan pilihan ang dianggap lebih aman, karena diupa akan berada pada kondisi dasar laut ang stabil dimana fenomena alam lebih ke-il pengaruhn a.

2. Bentuk TimbunanTailing
Tailing merupakan limbah material padat berupa butiran halus setelah tembaga dan emas diekstraksi dan dipisahkan dari bijih. +ebelum dibuang, biasan a tailing ini di-ampur air laut dan dien-erkan dalam bentuk lumpur &slurr ) dengan ukuran butir sangat halus aitu lebih ke-il dari ),)2 mm. Mineral - Tembaga 21

Tailing ang dialirkan ke dasar laut tidak mengalami pengolahan &treatment) lebih dahulu karena kadar seluruh unsur berbaha a termasuk logam berada di bawah baku mutu nasional &baku mutu lingkungan taman laut). $roses pemisahan mineral emas dan tembaga pada unit konsentrator tidak menggunakan sianida, arsen ataupun merkuri sebagaimana ang la9im digunakan pada pemurnian logam emas se-ara kimia, melainkan dengan -ara fisika aitu proses konsentrasi dan flotasi sehingga sama sekali tidak menggunakan aditif bahan kimia ang bera-un dan berbaha a. $enambahan -airan kapur &%a&'() 2) pada unit konsentrator han a untuk mengendalikan derajat keasaman &p() dan kekentalan lumpur saja. <ari unit konsentrator, tailing ini disalurkan melalui pipa berdiameter 1)2 -m sepanjang lebih kurang 0,1 km sampai ke pantai, kemudian akan mengalir sebagai aliran ga a berat melalui pipa bawah laut sepanjang 3,2 km sampai men-apai kedalaman 112 meter. Berdasarkan data distribusi 3erti-al temperatur air laut setempat, kedalaman 1)) m ini merupakan lapisan termoklin &temperatur air laut turun se-ara men-olok terhadap kedalaman). <engan demikian, lumpur tailing ini akan men ebar di dasar laut dan tidak mungkin naik lagi ke permukaan karena lumpur tailing ini mempun ai densitas lebih besar dari densitas air laut aitu antara 1,3 P2,0 gr7-- &:ubis, dkk, 2))1). <i dasar laut, bentuk timbunan tailing ini mengalami pemampatan oleh tekanan hidrostatis dari kolom air laut itu sendiri sehingga membentuk aliran lumpur liat ang bergerak mera ap &-reeping) sepanjang parit dasar laut +enunu. $arit +enunu menurut fisiografi-geologi termasuk submarine -an on of magmati- arang ditutupi sedimen tipis pasir lanauan ang berasal dari abu batuan gunung api Bali dan :ombok dan +umbawa, terutama 3ol-ani- ash letusan gunung Tambora. ;e-epatan aliran lumpur tailing ini sekitar 1,0 km7tahun. <engan demikian, diperkirakan bahwa tailing ini akan men-apai tepian %ekungan :ombok sekitar 2" tahun. Tailing ini akan men atu dengan sedimen dasar laut ang berupa lumpur lanau lempungan. %ekungan :ombok berdasarkan data seismik mempun ai ketebalan sedimen antara 3 - ! km. &3an Beering, 1@=@). ;estabilan &kemantapan) lereng timbunan tailing dapat dihitung berdasarkan sudut kritis lereng, nilai berat isi, kohesi dan sudut geser dalam dari sedimen ang diuji. ?aktor keamanan lereng &safet fa-tor) dihitung dengan membuat model kemiringan lereng asli dari 2) sampai 2)) . .ilai tekanan air pori diberikan dengan anggapan bahwa sedimen dalam keadaan jenuh air dengan koefisien sebesar ),@). (asil hitungan men atakan bahwa lereng kritis terjadi pada ketinggian timbunan ( O ! m dan sudut lereng O =o, artin a kelongsoran lereng akan terjadi pada saat timbunan men-apai kemiringan lereng diatas = derajat.

3. +ebaran Tailing di <asar :aut

Untuk mengetahui jarak jangkau aliran lumpur tailing ini, digunakan hukum +toke dan konser3asi kuantitas sedimen &U+ 4$8, 1@==). $orositas ang diterapkan dalam perhitungan jarak jangkau maksimum endapan dasar laut untuk jenis pasir lanauan &densitas 1,!3-2,3) gr7-m3) adalah @26, sedangkan untuk jenis lanau dan lempung &densitas 1.1" P 1,2) gr7-m3) adalah @"6 &:ubis dan +ilalahi, 1@@@). (asil perhitungan jarak jangkau maksimum sebaran masing-masing jenis endapan dengan menggunakan ke-epatan arus maksimum saat pasang purnama &ke-epatan arus ),2 m7detik) adalah 1,0 km7tahun untuk pasiran, dan !,1 km7tahun untuk lanau dan lempung.

SESI $ERTAN@AAN
1) 8pa indikator tembaga ada di dalam bumiQ Cawab1 +e-ara kasat mata, tidak ada indikator ang dapat memastikan adan a kandungan tembaga di suatu daerah. Untuk memastikan di suatu daerah tersebut mengandung -adangan tembaga harus dilakukan tahap eksplorasi terlebih dahulu. Cadi untuk mengetahui letak -adangan tembaga tidak dapat diketahui se-ara mudah dan harus dilakukan dengan -ara ang -ukup panjang dan terperin-i. +elain itu, tembaga di dalam bumi itu berupa padatan ang ber-ampur dengan tanah, sehingga untuk mengindikasikan ada atau tidakn a tembaga di dalam bumi perlu eksplorasi dalam jangka ang tidak sebentar, misaln a saja perlu mempelajari struktur tanah dari literatur dan sur3ei se-ara rin-i dari unsur tanah ang ingin dieksploitasi.
Mineral - Tembaga 22

2) Bagaimana -ara mengetahui jumlah -adangan tembaga di suatu daerahQ Cawab1 8da beberapa faktor ang harus diperhatikan untuk mengetahui jumlah -adangan ang dapat dieksploitasi. Laitu1 a. Cenis tambang b. +kala tambang -. $eralatan ang digunakan d. Bia a produksi dan ekstraksi e. Bia a amdal f. 8spek politik dan sosial

3) 8pakah ada -iriP-iri fisik di suatu daerah ada kandungan tembagaQ Cawab1 +e-ara umum tidak ada, untuk mengetahui adan a kandungan tembaga harus dengan tahap eksplorasi ang panjang dan terperin-i. +elain itu karena unsur mineral tembaga dalam tanah itu merupakan padatan ang susah bereaksi dengan 9at-9at dalam tanah dan biasan a ber-ampur dengan tanah. #aka dari itu, untuk mengetahui indikasi tembaga di suatu daerah perlu adan a tahapan eksplorasi ang panjang dan terperin-i, tidak bisa diindikasikan dengan kasat mata ataupun dengan penganalisaan se-ara sederhana. !) Bagaimana -ara menutup lubang tambang setelah tidak digunakan dan membuang tailing &limbah padat)Q Cawab1 Untuk sementara ini, lubang bekas penambangan dibiarkan begitu saja. +edangkan untuk masalah pembuangan tailing, awaln a di buang di darat sehingga terjadi penumpukan dan memakan lahan. 8khir P akhir ini, tailing dibuang ke laut. +ebelum dibuang ke laut, tailing diberi koagulan supa a mengendap di dasar laut. ") Bagaimanakah detail kontrak kerja $T ?reeportQ Cawab1 a. ;ontrak kerja ang digunakan adalah UU tahun 1@0>, dimana belum ada peraturan ang mengatur tentang aspek lingkungan b. (asil tambang sepenuhn a hak $T ?reeport -. :aporan tambang tidak transparan.

%AFTAR $&STAKA
8nggakukuh. 2)11. Teknologi !roses. http177anggakukuh.wordpress.-om7 8ustralian 2o3ernment. Copper. http177www.australianminesatlas.go3.au7aimr7-ommodit 7-opper.htmlRtop

Mineral - Tembaga

23

8ustralian 2o3ernment. Copper ,act. http177www.australianminesatlas.go3.au7edu-ation7fa-tSsheets7-opper.htmlR mining Budi. 2)12. !ertambangan Tembaga. http177budi2one.blogspot.-om72)127117pertambangan-tembaga.html %opper <e3elopment 8sso-iation. "ources o- Copper $re. http177www.-opper.-o.9a7-opperSore.php <elete ,srael. ,reeport. http177deleteisrael.pun.b97ironis-tern ata-freeportmerupakan-negar.5html 45plorasi U#,. Tahapan .egiatan /kosplorasi Teknik !ertambangan. http177e5plorasiumi.wordpress.-om72)137)17)17tahapan-kegiatan-eksplorasiteknik-pertambangan7 ?erd , #$. 2)12. Makalah Tembaga. http177ferd mp.blogspot.-om72)1271173beha3iorurldefault3mlo.html ?inan-e Toda . 2)13. 0e-isit "uplai 0orong .enaikan %arga Tembaga. http177www.indonesiafinan-etoda .-om7read73@03@7<efisit-+uplai-<orong;enaikan-(arga-Tembaga 2eo, (abib. eogra-i. http177habib-geo.blogspot.-om72)127117bahan-galiantimah-putih-bauksit.html (ernendi, + afril. 2))@. Tembaga& "alah "atu 1ogam Tua. http177s afrilhernendi.-om72))@7)"71=7tembaga-salah-satu-logam-tua7 #anufa-tor. Mineralogi. http177manufa-tor.wordpress.-om72)117)17217217 #ining Te-hnolog . 2ustralia3s Top !roducing Coppers Mine in 2412. http177www.mining-te-hnolog .-om7features7featureaustralias-top--oppermines-2)12 #ining Te-hnolog . Mount 5sa Copper Mine. http177www.mining te-hnolog .-om7proje-ts7mount isaS-opper7 $Hmob. Tembaga !ertambangan 6usia. http177id.prmob.net7rusia7norilsk7sur3eigeologi-amerika-serikat-2=)11)".html +olid He-our-es. Copper. http177solidresour-es.-om7rare-metals7peru-gold-sil3er-opper7-opper-rare-metals T!!3e6/ Leia Mic2ele. Copper Mining in !eru. http177-opperin3estingnews.-om7in3esting-in--opper7-opper-mining-in-peru Utomo, 2hanie Hipandi. Tembaga. http177bilangapa5.blogspot.-om72)117)17tembaga-tembaga-atau--uprumdalam-tabel.html Bikipedia. /l Chino Mine. http177en.wikipedia.org7wiki74lS%hinoS#ine http177www.ga.go3.au7-edda7publi-ations7 http177www.indonolog .-om7tag7pertambangan

Mineral - Tembaga

2!