Anda di halaman 1dari 9

BUPATI SUMENEP

PERATURAN BUPATI SUMENEP NOMOR : 55 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI SUMENEP NOMOR : 22 TAHUN 2012 TENTANG PELIMPAHAN SEBAGIAN WEWENANG BUPATI KEPADA CAMAT

BUPATI SUMENEP, Menimbang : bahwa untuk menindaklanjuti surat Gubernur tanggal 3 Juli 2012, Nomor : 188/12469/013/2012 serta dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Pemerintah dan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, perlu melakukan perubahan atas Peraturan Bupati Sumenep Nomor 22 Tahun 2012 tentang Pelimpahan Sebagian Wewenang Bupati kepada Camat yang ditetapkan dalam suatu Peraturan Bupati Sumenep. : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang PokokPokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3851); 3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437), sebagaimana telah diubah kedua kali dengan UndangUndang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Nomor 154);

Mengingat

Salinan Perbup 55 Th 2012/dokhuk.Setda

Page 1

5. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5234); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelengaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165 , Tambahan Lembaran Negara Nomor 4585); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4593); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan; 9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 04 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan; 10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2011 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah; 11. Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Nomor 02 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Daerah kabupaten Sumenep; 12. Peraturan Bupati Sumenep Nomor : 22 Tahun 2012 tentang Pelimpahan Sebagian Wewenang Bupati Kepada Camat (Berita Daerah Kabupaten Sumenep Tahun 2012 Nomor 202).

MEMUTUSKAN

Menetapkan

: PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI SUMENEP NOMOR : 22 TAHUN 2012 TENTANG PELIMPAHAN SEBAGIAN WEWENANG BUPATI KEPADA CAMAT Pasal I Beberapa ketentuan dalam Peraturan Bupati Sumenep Nomor 22 Tahun 2012 tentang Pelimpahan Sebagian Wewenang Bupati Kepada Camat (Berita Daerah Kabupaten Sumenep Tahun 2012 Nomor 202), diubah sebagai berikut : 1. Ketentuan Pasal 4 ayat (1) diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut : a. Izin Gangguan (HO) dan Usaha; b. Izin Mendirikan Bangunan; c. Izin Pertambangan Rakyat (IPR); d. Izin Penggilingan Padi; e. Izin Penebangan Pohon Peneduh; f. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) g. Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Salinan Perbup 55 Th 2012/dokhuk.Setda

Page 2

2.

Ketentuan Pasal 5 ayat (1) huruf h, huruf i, huruf j, huruf l, huruf m, huruf n, huruf o, huruf p, huruf q, huruf r, huruf s dan huruf t diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut : h. rekomendasi perubahan data objek pajak bumi dan bangunan (PBB); i. rekomendasi penggalangan dana sarana sosial dan peribadatan; j. rekomendasi pelepasan hak atas tanah (kepentingan umum); l. surat pengantar surat pernyataan miskin; m. legalisasi keterangan model c; n. surat keterangan tidak mampu; o. surat keterangan domisili perusahaan p. surat keterangan kewarisan (tanah dan bangunan); q. surat keterangan bepergian; r. surat keterangan penelitian/survey; s. rekomendasi peralihan hak atas tanah; t. legalisasi proposal. Ketentuan Pasal 9 ayat (1) huruf b diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut : b. memfasilitasi pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Tunjangan Pendapatan Aparatur Perangkat Desa (TPAPD). Ketentuan Pasal 11 ayat (1) diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut : (1) Lingkup Penyelenggaraan, Camat diberikan wewenang untuk melaksanakan penyelenggaraan antara lain : a. melantik Anggota Badan Permusyawaratan Desa; b. menyelenggarakan lomba Desa Teladan setiap tahun; c. menyelenggarakan sosialisasi peningkatan tertib administrasi desa; d. menyelenggarakan pelayanan perijinan dan rekomendasi sebagaimana Pasal 4 dan Pasal 5 dengan sistim satu pintu; e. penyelenggaraan evaluasi Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Ketentuan dalam Lampiran angka romawi III huruf A nomor urut 2) diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut : 2) Izin Mendirikan Bangunan : a) Definisi : Izin mendirikan bangunan yang menjadi domain Kecamatan dalam hal ini bangunan dengan maksimal ukuran bangunan 100 meter persegi, tidak bertingkat dan tidak menjadi bagian dari Perumahan.

3.

4.

5.

Salinan Perbup 55 Th 2012/dokhuk.Setda

Page 3

Mengenai persyaratan teknis, ukuran bangunan sampai dengan 70 meter persegi diberikan fleksibilitas dalam penyusunan gambar yang dapat hanya berupa denah ruangan, bentuk depan dan belakang serta susunan dasar bangunan (konstruksi bangunan). Ukuran diatas 70 meter persegi sampai dengan 100 meter persegi, menggunakan gambar teknis. b) Standar Pelayanan : untuk mendukung operasional pelaksanaan izin Mendirikan Bangunan, maka berikut standar pelayanannya : (1) Dasar Hukum : Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Nomor 04 Tahun 2012 tentang Retribusi Perizinan Tertentu. (2) Persyaratan : Setiap pelaksanaan pendirian bangunan baru, pemugaran dan atau perbaikan bangunan tersebut terlebih dahulu harus mendapat izin. Izin diberikan berdasarkan permohonan tertulis dari yang bersangkutan. Setiap permohonan harus mengisi formulir dan dilampiri : - Identitas pemohon - Status, letak dan luas tanah yang dibangun - Jenis bangunan - Gambar rencana bangunan secara terinci beserta konstruksi dan bahan yang digunakan. Permohonan izin mendirikan bangunan dapat ditolak jika : - Dianggap dapat mengganggu keselamatan, ketentraman atau kepentingan umum dan atau tempat sekitarnya. - Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku menyangkut Tata Ruang. (3) Besarnya Tarif/biaya : Sesuai dengan Ketentuan pada Lampiran Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Nomor 4 Tahun 2012 tentang Retribusi Perizinan Tertentu. (4) Lama waktu : 10 (sepuluh) hari (5) Prosedur : Foto copy Identitas pemohon Mengisi Blanko Izin Mendirikan Bangunan Foto copy Status Tanah

Salinan Perbup 55 Th 2012/dokhuk.Setda

Page 4

Tanda Lunas PBB Denah gambar Mengajukan permohonan berkas diterima dan dipelajari sesuai dengan ketentuan Rapat Koordinasi Mengadakan peninjauan/survey Dikeluarkan ijin atau ditolak Membayar retribusi sesuai dengan ketentuan (6) Spesifikasi Produk/Hasil : Izin Mendirikan Bangunan (IMB) (7) Kompetensi Petugas : Dilaksanakan oleh petugas PATEN dengan Camat sebagai penandatangan Izin (8) Sarana dan Prasarana : Komputer Meja Kursi Toilet Ruang tunggu bagi pemohon izin Tempat parkir bagi pemohon izin (9) Pelayanan Informasi dan Pengaduan Website / Situs : www. sumenep.go.id SMS pengaduan : Ketik (nama kecamatan) spasi isi pengaduan, kritik dan saran kirim ke 081.3333.000.33 Kotak saran Buku keluhan masyarakat (10) Pemberian Kompensasi Jika ada keterlambatan dalam proses penerbitan izin atau dengan kata lain proses penyelesaian izin melebihi 10 (sepuluh) hari sejak penerimaan berkas dengan persyaratan lengkap serta penyelesaian pembayaran biaya retribusinya, maka pemohon akan menerima kompensasi, yaitu IMB akan diantar ke rumah yang bersangkutan.

6.

Ketentuan dalam Lampiran angka romawi III huruf A setelah nomor urut 5) ditambah nomor urut 6) dan 7), sehingga berbunyi sebagai berikut : 6) Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) a) Definisi : Surat Izin Usaha Perdagangan adalah dokumen perizinan berkaitan dengan kegiatan usaha perdagangan yang dapat dijadikan legalitas untuk menjalankan usaha perdagangan. Dalam hal ini, domain Kecamatan adalah segala jenis usaha perdagangan skala mikro (kecil) yang tidak berbentuk CV., UD. dan PT.

Salinan Perbup 55 Th 2012/dokhuk.Setda

Page 5

b) Standar Pelayanan : untuk melaksanakan izin tersebut, maka berikut standar pelayanan sebagai kontrol implementasi izin yakni : (1) Dasar Hukum Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor : 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan. (2) Persyaratan FC. KTP, NPWP dan HO Neraca awal Keterangan domisili Pas foto 4x6 dan materai 6.000 (3) Besarnya Tarif/biaya Gratis (4) Lama Waktu 2 (dua) hari (5) Prosedur Pengajuan berkas permohonan Berkas diterima dan dipelajari Koordinasi dan survey Pengajuan pengesahan Dikeluarkan surat izin (6) Spesifikasi Produk/Hasil Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) (7) Kompetensi Petugas Dilaksanakan oleh petugas PATEN dengan Camat sebagai penandatangan Izin (8) Sarana Dan Prasarana Komputer Meja Kursi Toilet Ruang tunggu bagi pemohon izin Tempat parkir bagi pemohon izin (9) Pelayanan Informasi dan Pengaduan Website / Situs : www. sumenep.go.id SMS pengaduan : Ketik (nama kecamatan) spasi isi pengaduan, kritik dan saran kirim ke 081.3333.000.33 Kotak saran Buku keluhan masyarakat (10) Pemberian Kompensasi Jika terjadi keterlambatan, maka Surat Izin yang sudah jadi akan diantar ke alamat pemohon 7) Tanda Daftar Perusahaan (TDP) a) Definisi : Tanda daftar perusahaan (TDP) adalah suatu dokumen sebagai legalisasi atau pengakuan bahwa suatu perusahaan sudah melakukan wajib daftar.

Salinan Perbup 55 Th 2012/dokhuk.Setda

Page 6

Dalam hal ini, domain Kecamatan adalah segala jenis usaha perdagangan skala mikro yang tidak berbentuk CV., UD. dan PT. b) Standar Pelayanan : untuk melaksanakan pelayanan tersebut, maka berikut standar pelayanan sebagai kontrol implementasi yakni : (1) Dasar Hukum Undang-undang nomor 3 tahun 1982 tentang Tentang Wajib Daftar Perusahaan; Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 37/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Perusahaan. (2) Persyaratan FC. KTP, NPWP dan HO Neraca awal Keterangan domisili Materai 6.000 (3) Besarnya Tarif/biaya Gratis (4) Lama Waktu 2 (dua) hari (5) Prosedur Pengajuan berkas permohonan Berkas diterima dan dipelajari Koordinasi dan survey Pengajuan pengesahan Dikeluarkan surat izin (6) Spesifikasi Produk/Hasil Tanda Daftar Perusahaan (TDP) (7) Kompetensi Petugas Dilaksanakan oleh petugas PATEN dengan Camat sebagai penandatangan Izin (8) Sarana Dan Prasarana Komputer Meja Kursi Toilet Ruang tunggu bagi pemohon izin Tempat parkir bagi pemohon izin (9) Pelayanan Informasi dan Pengaduan Website / Situs : www. sumenep.go.id SMS pengaduan : Ketik (nama kecamatan) spasi isi pengaduan, kritik dan saran kirim ke 081.3333.000.33 Kotak saran Buku keluhan masyarakat (10) Pemberian Kompensasi Jika terjadi keterlambatan, maka Surat Izin yang sudah jadi akan diantar ke alamat pemohon

Salinan Perbup 55 Th 2012/dokhuk.Setda

Page 7

7.

Ketentuan dalam Lampiran angka romawi III huruf B, nomor urut 8), nomor urut 9), nomor urut 10), nomor urut 12), nomor urut 13), nomor urut 14), nomor urut 15), nomor urut 16), nomor urut 17), nomor urut 18), nomor urut 19), dan nomor urut 20), diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut : 8) rekomendasi perubahan data objek pajak bumi dan bangunan (PBB); 9) rekomendasi penggalangan dana sarana sosial dan peribadatan; 10) rekomendasi pelepasan hak atas tanah (kepentingan umum); 12) surat pengantar surat pernyataan miskin; 13) legalisasi keterangan model c; 14) surat keterangan tidak mampu; 15) surat keterangan domisili perusahaan 16) surat keterangan kewarisan (tanah dan bangunan); 17) surat keterangan bepergian; 18) surat keterangan penelitian/survey; 19) rekomendasi peralihan hak atas tanah; 20) legalisasi proposal. Ketentuan dalam Lampiran angka romawi III huruf F diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut : F. FASILITASI Pola fasilitas menjadi sangat penting untuk didelegasikan kepada Camat, hal ini karena berkaitan dengan data-data yang dibutuhkan oleh instansi lainnya sehingga apa yang menjadi program kerja di Kabupaten melalui instansi dapat difasilitasi oleh Camat khususnya berkaitan dengan data dan informasi pendukung. Khusus dalam hal ini yang menjadi domain Kecamatan salah satunya adalah pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Tunjangan Pendapatan Aparatur Perangkat Desa (TPAPD), mulai perencanaan, penetapan serta pertanggungjawabannya harus sudah melalui Kecamatan. Sehingga memudahkan perangkat desa dalam hal pertanggungjawaban penggunaannya serta mendekatkan Pemerintahan Desa kepada Kecamatan. Ketentuan dalam Lampiran angka romawi III huruf H, diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut : H. PENYELENGGARAAN Pola penyelenggaran yang dimaksud dalam tugas Camat adalah bagaimana menciptakan iklim yang baik dalam pola tatakelola pemerintahan di Kecamatan, untuk itu program kerja yang dirancang untuk peningkatan pelayanan di Kecamatan menjadi dasar terciptanya pola tata pemerintahan yang baik.

8.

9.

Salinan Perbup 55 Th 2012/dokhuk.Setda

Page 8

Peningkatan tertib administrasi desa yang menjadi isu sentral dalam pelaksanaan pelayanan di Desa akan sangat mudah teratasi apabila Camat mengambil peran dalam proses sosialisasi dan pendampingan atau semacamnya sehingga permasalahan administrasi desa dapat dengan mudah terurai. Selain itu, dalam rangka efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Kecamatan, Camat diberikan kewenangan untuk melakukan evaluasi terhadap Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Pasal II Peraturan Bupati diundangkan. ini mulai berlaku pada tanggal

Agar setiap orang mengetahuinya, pengundangan Peraturan Bupati menempatkannya dalam Berita Daerah.

memerintahkan ini dengan

Ditetapkan di : Sumenep pada tanggal : 20 Nopember 2012 BUPATI SUMENEP ttd KH. A. BUSYRO KARIM, M.Si

Salinan Perbup 55 Th 2012/dokhuk.Setda

Page 9