Anda di halaman 1dari 20

BAB I PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG Gangguan-gangguan psikis yang sekarang dikenal sebagai skizofrenia,

untuk pertamakalinya diidentifikasi sebagai demence precoce atau gangguan mental dini oleh Benedict Muler (180 -18!"#, seorang dokter kebangsaan Belgia pada tahun 18 0$ %onsep yang lebih &elas dan sistematis diberikan oleh 'mil %raepelin (18()-1 *)#, seorang psikiatri +erman pada tahun 18 "$ %raepelin menyebutnya dengan istilah dimentia praecox$ Menurut %raepeli, dimentia praecox merupakan proses penyakit yang disebabkan oleh penyakit tertentu dalam tubuh$ Dimentia praecox meliputi hilangnya kesatuan dalam pikiran, perasaan dan tingkah laku$ ,enyakit ini muncul pada usia muda dan ditandai oleh kemampuankemampuan yang menurun yang akhirnya men&adi disintegrasi kepribadian yang kompleks$Gambaran %raepelin tentang dimentia paeco- ini meliputi pola-pola tingkah laku seperti delusi, halusinasi, dan tingkah laku yang aneh$1 'ugen Bleuler (18(!-1 " #, seorang psikiater ./iss, memperkenalkan istilah skizofrenia$ 0stilah ini berasal dari bahasa 1unani schitos artinya terbelah, terpecah dan pren yang artinya pikiran$ .ecara harafiah, skizofrenia berarti pikiran2&i/a yang terpecah2terbelah$ Bleuler lebih menekankan pola perilaku, yaitu tidak adanya integrasi otak yang mempengaruhi pikiran, perasaan dan afeksi$ 3engan demikian tidak ada kesesuaian antara pikiran dan emosi, antara persepsi terhadap kenyataan yang sebenarnya$1

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 1

,,3G+ 000 (,edoman ,enggolongan dan 3iagnosis Gngguan +i/a di 0ndonesia 000# menempatkan skizofrenia pada kode 4*0$ .kizofrenia termasuk dalam kelompok psikosisfungsional$ ,sikosis fungsional merupakan penyakit mental secara fungsional yang nonorganis sifatnya, hingga ter&adi kepecahan kepribadian yang ditandai oleh desintegrasi kepribadian dan malad&ustment sosial yang berat, tidak mampu mengadakan hubungan sosial dengan dunia luar, bahkan sering terputus sama sekali denga realitas hidup (lalu men&adi ketidakmampuan secara sosial#$ 1

B.

RUMUSAN MASALAH 1$ 5pakah definisi dari .kizofrenia6 *$ 5pakah definisi dari .kizofrenia .impleks6 "$ 5pa sa&akah yang men&adi etiologi dari .kizofrenia6 7$ Bagaimana epidemiologi dari .kizofrenia6 ($ Ge&ala apa sa&akah yang akan muncul pada penderita .kizofrenia simpleks6 )$ Bagaimanakah cara menegakkan diagnosis .kizofrenia simpleks6 !$ Bagaimana penatalaksanaan dari .kizofrenia simpleks6 8$ Bagaimana prognosis dari .kizofrenia simpleks6

Skizofrenia Simpleks 2012

Page *

C.

TUJUAN PENULISAN MAKALAH 8u&uan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui informasi tentang

skizofrenia secara umum dan skizofrenia simpleks, yang meliputi definisi, etiologi, epidemiologi, ge&ala klinis, diagnosis, diagnosis banding,

penatalaksanaan dan prognosis$

D.

MANFAAT PENULISAN MAKALAH 1$ Menambah /a/asan ilmu kedokteran pada umumnya dan ilmu penyakit &i/a pada khususnya$ *$ .ebagai proses pembela&aran bagi dokter muda yang sedang mengikuti kepaniteraan klinik senior di bagian 0lmu ,enyakit +i/a di 9umah .akit +i/a 3aerah ,ro:insi .umatera ;tara$

Skizofrenia Simpleks 2012

Page "

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A.

DEFINISI .kizofrenia adalah gangguan mental atau kelompok gangguan yang ditandai

oleh kekacauan dalam bentuk dan isi pikiran (contohnya delusi atau halusinasi#, dalam mood (contohnya afek yang tidak sesuai#, dalam perasaan dirinya dan hubungannya dengan dunia luar serta dalam hal tingkah laku$* Menurut 3.M-0<, adapun klasifikasi untuk skizofenia ada ( yakni subtipe paranoid, terdisorganisasi (hebefrenik#, katatonik, tidak tergolongkan dan residual$ ;ntuk istilah skizofrenia simpleks dalam 3.M-0< adalah gangguan deterioratif sederhana$" .edangkan menurut ,edoman ,enggolongan dan 3iagnosis Gangguan +i/a (,,3G+# di 0ndonesia yang ke-000 skizofrenia dibagi ke dalam ) subtipe yaitu katatonik, paranoid, hebefrenik, tak terinci (undifferentiated#, simpleks, residual dan depresi pasca skizofrenia$7 .kizofrenia simpleks merupakan salah satu &enis dari .kizofrenia$ Gangguan &i/a &enis ini timbul pertama kali pada masa pubertas dengan ge&ala utama kedangkalan emosi dan kemunduran kemauan (Maramis, 1 8#$

3iagnosis .kizofrenia simpleks sulit secara meyakinkan karena tergantung kepada pemantapan perkembangan yang ber&alan perlahan-lahan dan progresif dari ge&ala negatif yang khas dari skizofrenia, tanpa didahului oleh ri/ayat halusinasi, /aham atau manifestasi lain dari episode psikotik$ 3isertai dengan

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 7

perubahan- perubahan perilaku pribadi yang bermakna, bermanifestasi sebagai kehilangan minatyang mencolok, tidak berbuat sesuatu, tanpa tu&uan hidup dan penarikan diri secarasosial$ ( ,,3G+ = ",*001 # B. EPIDEMIOLOGI ,enelitian insiden pada gangguan yang relatif &arang ter&adi, seperti skizofrenia, sulit dilakukan$ .ur:ei telah dilakukan di berbagai negara, namun dan hampir semua hasil menun&ukkan tingkat insiden per tahun skizofrenia pada orang de/asa dalam rentang yang sempit berkisar antara 0,1 dan 0,7 per 1000 penduduk$ 0ni merupakan temuan utama dari penelitian di 10-negara yang dilakukan oleh >?@$ ;ntuk pre:alensi atau insiden skizofreniadi 0ndonesia belum ditentukan sampai sekarang, begitu &uga untuk tiap-tiap subtipeskizofrenia$( ,re:alensinya antara laki-laki dan perempuan sama, namun menun&ukkan perbedaandalam onset dan per&alanan penyakit$ Aaki-laki mempunyai onset yang lebih a/al daripada perempuan$ ;sia puncak onset untuk laki-laki adalah 1( sampai *( tahun, sedangkan perempuan *( sampai "( tahun$ Beberapa penelitian telah menyatakan bah/a laki-laki adalahlebih mungkin daripada /anita untuk terganggu oleh ge&ala negatif dan /anita lebih mungkinmemiliki fungsi sosial yang lebih baik daripada laki-laki$ ,ada umumnya, hasil akhir untuk pasien skizofrenik /anita adalah lebih baik daripada hasil akhir untuk pasien skizofrenia laki-laki$.kizofrenia tidak terdistribusi rata secara geografis di seluruh dunia$ .ecara historis, pre:alensi skizofrenia di 8imur Aaut dan Barat 5merika .erikat adalah lebih tinggi daridaerah lainnya$" C. ETIOLOGI Page (

Skizofrenia Simpleks 2012

Merupakan integrasi faktor biologis, faktor psikososial, faktor lingkungan$ Model ini mendalilkan bah/a seseorang mungkin memiliki suatu kerentanan spesifik (diatessis# yang &ika dikenai oleh suatu pengaruh lingkungan yang menimbulkan stress, memungkinkan perkembangan skizofrenia$ %omponen lingkungan mungkin biologikal (seperti infeksi# atau psikologis (missal kematian orang terdekat#$ .edangkan dasar biologikal dari diatesis selan&utnya dapat terbentuk oleh pengaruh epigenetik seperti penyalahgunaan obat, stress psikososial , dan trauma$ %erentanan yang dimaksud disini haruslah &elas, sehingga dapat menerangkan mengapa orang tersebut dapat men&adi skizofren$ .emakin besar kerentanan seseorang maka stressor kecilpun dapat menyebabkan men&adi skizofren$ .emakin kecil kerentanan maka butuh stressor yang besar untuk membuatnya men&adi penderita skizofren$ .ehingga secara teoritis seseorang tanpa diathese tidak akan berkembang men&adi skizofren, /alau sebesar apapun stressornya$

1.

Faktor Neurob o!o" ,enelitian menun&ukkan bah/a pada pasien skizofrenia ditemukan adanya

kerusakan pada bagian otak tertentu$ Bamun sampai kini belum diketahui bagaimana hubungan antara kerusakan pada bagian otak tertentu ddengan munculnya simptom skizofrenia$ 8erdapat beberapa area tertentu dalam otak yang berperan dalam membuat seseorang men&adi patologis, yaitu sitem limbik, korteks frontal, cerebellum dan

Skizofrenia Simpleks 2012

Page )

ganglia basalis$ %eempat area tersebut saling berhubungan, sehingga disfungsi pada satu area mungkin melibatkan proses patologis primer pada area yang lain$ 3ua hal yang men&adi sasaran penelitian adalah /aktu dimana kerusakan neuropatologis muncul pada otak, dan interaksi antara kerusakan tersebut dengan stressor lingkungan dan sosial$

#.

H $ote%a Do$a& ' Menurut hipotesa ini, skizofrenia ter&adi akibat dari peningkatan akti:itas

neurotransmitter dopaminergik$ ,eningkatan ini mungkin merupakan akibat dari meningkatnya pelepasan dopamine, terlalu banyaknya reseptor dopamine, turunnya nilai ambang, atau hipersenti:itas reseptor dopamine, atau kombinasi dari faktor-faktor tersebut$ Munculnya hipotesa ini berdasarkan obser:asi bah/a C 5da korelasi antara efekti:itas dan potensi suatu obat antipsikotik dengan kemampuannya bertindak sebagai antagonis reseptor dopamine 3*$@bat yang meningkatkan akti:itas dopaminergik- seperti amphetamine-dapat menimbulkan ge&ala psikotik pada siapapun$

(.

Faktor Ge'et ka ,enelitian tentang genetik telah membuktikan faktor genetik2keturunan

merupakan salah satu penyumbang bagi &atuhnya seseorang men&adi skizofren$ 9esiko seseorang menderita skizofren akan men&adi lebih tinggi &ika terdapat anggota keluarga lainnya yang &uga menderita skizofren, apalagi &ika hubungan keluarga dekat$ ,enelitian terhadap anak kembar menun&ukkan keberadaan

Skizofrenia Simpleks 2012

Page !

pengaruh genetik melebihi pengaruh lingkungan pada munculnya skizofrenia, dan kembar satu telur memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami skizofrenia$

). a*

Faktor P% ko%o% a! Teor Te'ta'" I'+ , +u Pa% e' Teor P% koa'a! t k 4reud beranggapan bah/a skizofrenia adalah hasil dari fiksasi perkembangan, yang muncul lebih a/al daripada gangguan neurosis$ +ika neurosis merupakan konflik antara id dan ego, maka psikosis merupakan konflik antara ego dan dunia luar$ Menurut 4reud, kerusakan ego (ego defect# memberikan kontribusi terhadap munculnya simptom skizofrenia$ 3isintegrasi ego yang ter&adi pada pasien skizofrenia merepresentasikan /aktu dimana ego belum atau masih baru terbentuk$ %onflik intrapsikis yang berasal dari fiksasi pada masa a/al serta kerusakan ego-yang mungkin merupakan hasil dari relasi obyek yang buruk-turut memperparah symptom skizofrenia$ ?al utama dari teori 4reud tentang skizofrenia adalah dekateksis obyek dan regresi sebagai respon terhadap frustasi dan konflik dengan orang lain$ ?arry .tack .ulli:an mengatakan bah/a gangguan skizofrenia disebabkan oleh kesulitan interpersonal yangyang etr&adi sebelumnya, terutama yang berhubungan dengan apa yang disebutnya pengasuhan ibu yang salah, yaitu cemas berlebihan$

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 8

.ecara umum, dalam pandangan psikoanalitik tentang skizofrenia, kerusakan ego mempengaruhi interprestasi terhadap realitas dan kontrol terhadap dorongan dari dalam, seperti seks dan agresi$ Gangguan tersebut ter&adi akibat distorsi dalam hubungan timbal balik ibu dan anak$ Berbagai simptom dalam skizofrenia memiliki makna simbolis bagi masing-masing pasien$ Misalnya fantasi tentang hari kiamat mungkin mengindikasikan persepsi indi:idu bah/a dunia dalamnya telah hancur$ ?alusinasi mungkin merupakan substitusi dari ketidakmampuan pasien untuk menghadapi realitas yang obyektif dan mungkin &uga

merepresentasikan ketakutan atau harapan terdalam yang dimilikinya$

Teor P% ko+ 'a& k Berbeda dengan model yang kompleks dari 4reud, pandangan psikodinamik setelahnya lebih mementingkan hipersensiti:itas terhadap berbagai stimulus$ ?ambatan dalam membatasi stimulus menyebabkan kesulitan dalam setiap fase perkembangan selama masa kanak-kanak dan mengakibatkan stress dalam hubungan interpersonal$ Menurut pendekatan psikodinamik, simptom positif diasosiasikan dengan onset akut sebagai respon terhadap faktor pemicu2pencetus, dan erat kaitannya dengan adanya konflik$ .imptom negatif berkaitan erat dengan faktor biologis, tertentu$ dan karakteristiknya gangguan adalah dalam absennya hubungan

perilaku2fungsi

.edangkan

Skizofrenia Simpleks 2012

Page

interpersonal mungkin timbul akibat konflik intrapsikis, namun mungkin &uga berhubungan dengan kerusakan ego yang mendasar$ 8anpa memandang model teoritisnya, semua pendekatan

psikodinamik dibangun berdasarkan pemikiran bah/a symptom-simptom psikotik memiliki makna dalam skizofrenia$ Misalnya /aham kebesaran pada pasien mungkin timbul setelah harga dirinya terluka$ .elain itu, menurut pendekatan ini, hubungan dengan manusia dianggap merupakan hal yang menakutkan bagi pengidap skizofrenia$

Teor Be!a-ar Menurut teori ini, orang men&adi skizofrenia karena pada masa kanak-kanak ia bela&ar pada model yang buruk$ 0a mempela&ari reaksi dan cara pikir yang tidak rasional dengan meniru dari orangtuanya, yang sebenarnya &uga memiliki masalah emosional$

b*.

Teor Te'ta'" Ke!uar"a Beberapa pasien skizofrenia-sebagaimana orang yang mengalami nonpsikiatrik-berasal dari keluarga dengan disfungsi, yaitu perilaku keluarga yang patologis, yang secara signifikan meningkatkan stress emosional yang harus dihadapi oleh pasien skizofrenia$ 5ntara lainC

Doub!e B '+

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 10

%onsep yang dikembangkan oleh Gregory Bateson untuk men&elaskan keadaan keluarga dimana anak menerima pesan yang bertolak belakang dari orangtua berkaitn dengan perilaku, sikap maupun perasaannya$ 5kibatnya anak men&adi bingung menentukan mana pesan yang benar, sehingga kemudian ia menarik diri kedalam keadaan psikotik untuk melarikan diri dari rasa konfliknya itu$

S./ &% a'+ Ske0e+ Fa& ! e% Menurut 8heodore Aidz, pada pola pertama, dimana terdapat perpecahan yang &elas antara orangtua, salah satu orang tua akan men&adi sangat dekat dengan anak yang berbeda &enis kelaminnya$ .edangkan pada pola keluarga ske/ed, ter&adi hubungan yang tidak seimbang antara anak dengan salah satu orangtua yang melibatkan perebutan kekuasaan antara kedua orangtua, dan menghasilkan dominasi dari salah satu orang tua$

P%eu+o&utua! a'+ P%eu+o/o%t !e Fa& ! e% 3i&elaskan oleh Ayman >ynne, beberapa keluarga men-suppress ekspresi emosi dengan menggunakan komunikasi :erbal yang

pseudomutual atau pseudohostile secara konsisten$ ,ada keluarga tersebut terdapat pola komunikasi yang unik, yang mungkin tidak sesuai dan menimbulkan masalah &ika anak berhubungan dengan orang lain di luar rumah$ Ek%$re% E&o%

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 11

@rang tua atau pengasuh mungkin memperlihatkan sikap kritis, ke&am dan sangat ingin ikut campur urusan pasien skizofrenia$ Banyak penelitian menun&ukkan keluarga dengan ekspresi emosi yang tinggi (dalam hal apa yang dikatakan maupun maksud perkataan# meningkatkan tingkat relapse pada pasien skizofrenia$

.*.

Teor So% a! Beberapa teori menyebutkan bah/a industrialisasi dan urbanisasi banyak berpengaruh dalam menyebabkan skizofrenia$ Meskipun ada data

pendukung, namun penekanan saat ini adalah dalam mengetahui pengaruhnya terhadap /aktu timbulnya onset dan keparahan penyakit$

D.

GEJALA KLINIS ,embagian skizofrenia men&adi subtipe berdasarkan ge&ala-ge&ala yang

menon&ol$ .ecara garis besar ge&ala skizofrenia, menurut 3.M-0<, dibagi men&adi dua, yaitu C 1. Ge-a!a Po% t 12 ?alusinasi (auditorikD mendengar suara-suara yang mengomentari atau bercakap-cakap tentang dirinnya, :isual, olfaktorik, gustatorik, taktil# >aham (biasa dalam bentuk /aham ke&ar, cemburu, bersalah, kebesaran, keagamaan,somatik, /aham dikendalikan, siar pikiran, penarikan pikiran, /aham menyangkut dirisendiri, dll#$

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 1*

,erilaku aneh (dalam berpakaian, perilaku sosial, seksual, agresif, perilaku berulang# Gangguan proses pikiran (inkoherensi, noologismus, tangensialitas, sirkumtansial, bicarakacau, dll#$*,7,)

#.

Ge-a!a Ne"at 12 5fek yang tumpul2datar (ekspresi /a&ah tidak berubah, penurunan spontanitas gerak,hilangnya gerakan ekspresif, kontak mata yang buruk, afek yang tidak sesuai, tidak adanya modulasi suara# 5logia (kemiskinan bicara, kemiskinan isi bicara, penghambatan dan peningkatan latensirespon# 8idak ada kemauan, apati (bersikap acuh tak acuh# 5nhedonia (tidak suka berhubungan sosial, tidak suka dalam hubungan pertemanan# 5tensional impairmen (pecahnya perhatian#$*,7,)

E.

PEDOMAN DIAGNOSTIK .kizofrenia simpleks sulit dibuat secara meyakinkan karena tergantung pada pemantapan perkembangan yang ber&alan berlahan dan progresif dariC - ge&ala negatif yang khas dari skizofrenia residual tanpa didahului ri/ayat halusinasi /aham, atau manifestasi lain dari episode psikotik dan

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 1"

- disertai dengan perubahan-perubahan perilaku pribadi yang bermakna, bermanifestasi sebagai kehilangan minat yang mencolok, tidak berbuat sesuatu tanpa tu&uan hidup, dan penarikan diri secara sosial$ Gangguan ini kurang &elas ge&ala psokotiknya dibanding dengan sub tipe skizofrenia lainnya$ .kizofrenia simpleks sering timbul pertama kali pada masa pubertas$ Ge&ala utama pada &enis simpleks adalah kedangkalan emosi dan kemunduran kemauan$ Gangguan proses berpikir biasanya sukar ditemukan$ >aham dan halusinasi &arang sekali terdapat$ +enis ini timbulnya perlahan-lahan sekali$ ,ada permulaan mungkin penderita mulai kurang memperhatikan keluarganya atau mulai menarik diri dari pergaulan$ Makin lama ia makin mundur dalam peker&aan atau pela&aran dan akhirnya men&adi pengangguran, dan bila tidak ada orang yang menolongnya ia mungkin akan men&adi pengemis, pelacur, atau pen&ahat$

F.

PERJALANAN GANGGUAN SKI3OFRENIA ,er&alanan berkembangnya skizofrenia sangatlah beragam pada setiapkasus$

Bamun, secara umum mele/ati tiga fase utama, yaitu (,rabo/o, *00!#

1.

Fa%e Pro+ro&a! 4ase prodromal ditandai dengan deteriorasi yang &elas dalam fungsi

kehidupan, sebelum fase aktif ge&ala gangguan, dan tidak disebabkan oleh gangguan afek atau akibat gangguan penggunaan zat, serta mencakup paling sedikit dua ge&ala dari criteria 5 pada kriteria diagnosis skizofrenia$ 5/al

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 17

munculnya skizofrenia dapat ter&adi setelah mele/ati suatu periode yang sangat pan&ang, yaitu ketika seorang indi:idu mulai menarik diri secara sosial dari lingkungannya$( 0ndi:idu yang mengalami fase prodromal dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga bertahun-tahun, sebelum ge&ala lain yang memenuhi kriteria untuk menegakkan diagnosis skizorenia muncul$ 0ndi:idu dengan fase prodromal singkat, perkembangan ge&ala gangguannya lebih &elas terlihat dari pada indi:idu yang mengalami fase prodromal pan&ang (,rabo/o, *00!#$

#.

Fa%e Akt 1 Ge&ala fase aktif ditandai dengan munculnya ge&ala-ge&ala skizofrenia secara

&elas$ .ebagian besar penderita gangguan skizofrenia memiliki kelainan pada kemampuannya untuk melihat realitas dan kesulitan dalam mencapai insight$ .ebagai akibatnya episode psikosis dapat ditandai oleh adanya kesen&angan yang semakin besar antara indi:idu dengan lingkungan sosialnya (,rabo/o, *00!#$

(.

Fa%e Re% +ua! 4ase residual ter&adi setelah fase aktif ge&ala paling sedikit terdapat dua

ge&ala dari kriteria 5 pada kriteria diagnosis skizofrenia yang bersifat mentap dan tidak disebabkan oleh gangguan afek atau gangguan penggunaan zat$ 3alam per&alanan gangguannya, beberapa pasien skizofrenia mengalami kekambuhan hingga lebih dari lima kali$ @leh karena itu, tantangan terapi saat ini adalah untuk mengurangi dan mencegah ter&adinya kekambuhan$

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 1(

G.

PENATALAKSANAAN 8idak ada pengobatan yang spesifik untuk masing-masing subtipe

skizofrenia$ ,engobatan hanya dibedakan berdasarkan ge&ala apa yang menon&ol pada pasien$ ,adaskizofrenia paranoid, ge&ala EpositifF lebih menon&ol, maka adapun pengobatan yangdisarankan kepada pasien obat-obat antipsikotik golongan tipikal (G,H, ?A,#$7 @bat 9isperidon adalah suatu obat antipsikotik dengan akti:itas antagonis yang bermakna pada reseptor serotonin tipe * ((-?8*# dan pada reseptor dopamin tipe * sertaantihistamin (?1#$ Menurut data penelitian, obat ini efektif mengobati ge&ala positif maupunnegatif$" 9isperidon senya/a antidopaminergik yang &auh lebih kuat, berbeda denganklozapin, sehingga dapat menginduksi ge&ala ekstrapiramidal &uga hiperprolaktinemia yangmenon&ol$ Meskipun demikian, risperidon dianggap senya/a antipsikotik Iatipikal secarakuantitatifF karena efek samping neurologis ekstrapiramidalnya kecil pada dosis harian yangrendah$ %lozapin termasuk obat antipsikotik atipikal yang &uga mempunyai akti:itas antagonisyang bermakna pada reseptor serotonin tipe * ((-?8*# dan antagonis lemah pada reseptor dopamin tipe * &uga bersifat antihistamin (?1#$ 'fek samping berupa ge&ala ekstrapiramidalsangat minimal, namun mempunyai sifat antagonis a-1 adrenergik yang bisa menimbulkanhipotensi ortostatik dan sedatif$ .elain itu, dilaporkan ter&adinya agranulositosis denganinsiden 1-*J ditambah harganya yang mahal$ %lozapin adalah obat lini kedua yang &elas bagi pasien yang tidak berespon terhadap obat lain yang sekarang ini

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 1)

tersedia$.elain terapi obat-obatan, &uga bisa diterapkan terapi psikososial yang terdiri dari terapi perilaku, terapi berorientasi keluarga, terapi kelompok, psikoterapi indi:idual$ 8erapi perilaku menggunakan hadiah ekonomi dan latihan keterampilan sosial untuk meningkatkankemampuan sosial, kemampuan

memenuhi diri sendiri, latihan praktis, dan komunikasiinterpersonal$ ,erilaku adaptif didorong dengan pu&ian atau hadiah yang dapat ditebus untuk hal-hal yang diharapkan sehingga frekuensi maladaptif atau menyimpang dapat

diturunkan$8erapi berorientasi keluarga cukup berguna dalam pengobatan skizofrenia$ ,usat dariterapi harus pada situasi segera dan harus termasuk mengidentifikasi dan menghindari situasiyang kemungkinan menimbulkan kesulitan$ .etelah pemulangan, topik penting yang dibahasdi dalam terapi keluarga adalah proses pemulihan khususnya lama dan kecepatannya$ .elan&utnya diarahkan kepada berbagai macam penerapan strategi menurunkan stres danmengatasi masalah dan pelibatan kembali pasien ke dalam akti:itas$8erapi kelompok biasanya memusatkan pada rencana, masalah, dan hubungan dalamkehidupan nyata$ 8erapi kelompok efektif dalam menurunkan isolasi sosial, meningkatkanrasa persatuan dan meningkatkan tes realitas bagi pasien dengan skizofrenia$,sikoterapi indi:idual membantu menambah efek terapi farmakologis$ .uatu konsep penting didalam psikoterapi adalah perkembangan hubungan terapeutik yang dialami psienadalah IamanF$ ,engalaman tersebut dipengaruhi oleh dapat dipercayanya ahli terapi, &arak emosional antara ahli terapi dan pasien, dan keikhlasan ahli terapi seperti yangdiinterpretasikan oleh pasien$ 5hli psikoterapi sering kali memberikan interpretasi yangterlalu cepat terhadap

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 1!

pasien skizofrenia$ psikoterapi untuk seorang pasien skizofrenia harusdimengerti dalam hitungan dekade, bukannya sesi, bulanan, atau bahkan tahunan$ 3i dalamkonteks hubungan profesional, fleksibilitas adalah penting dalam

menegakkan hubunganker&a dengan pasien$ 5hli terapi mungkin akan makan bersama, atau mengingat ulang tahun pasien$ 8u&uan utama adalah untuk menyampaikan gagasan bah/a ahli terapi dapatdipercaya, ingin memahami pasien dan akan coba melakukannya dan memiliki kepercayaantentang kemampuan pasien sebagai manusia$ Mandred Bleuler menyatakan bah/a sikapterapeutik terhadap pasien adalah dengan menerima mereka bukannya mengamati merekasebagai orang yang tidak dapat dipahami dan berbeda dari ahli terapi$"

H.

PROGNOSIS ,rognosis tidak berhubungan dengan tipe apa yang dialami seseorang$

,erbedaan prognosis paling baik dilakukan dengan melihat pada prediktor prognosis spesifik di 8abel *$1 " ,rognosa Baik @nset lambat 4aktor pencetus yang &elas @nset akut 9i/ayat seksual, social dan ,rognosa Buruk @nset muda 8idak ada faktor pencetus @nset tidak &elas 9i/ayat seksual, sosial dan

peker&aan pramorbid yang baik peker&aan pramorbid yang buruk Ge&ala gangguan mood (terutama ,erilaku menarik diri, autistik gangguan depresif# 9i/ayat keluarga gangguan mood .istem pendukung yang baik 9i/ayat keluarga skizofrenia .istem pendukung yang buruk 8anda dan ge&ala neurologist 9i/ayat trauma ,renatal Page 18

Skizofrenia Simpleks 2012

8idak ada remisi dalam " tahun Banyak relaps 9i/ayat penyerangan >alaupun skizofrenia bukanlah penyakit yang fatal, namun rata-rata kematian orangyang menderita skizofrenia dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan populasi umum$8ingginya angka kematian berkaitan dengan kondisi buruk di institusi pera/atan yang berkepan&angan yang menyebabkan tingginya angka 8uberkulosis dan penyakit menular lainnya$ Bamun, penelitian baru-baru ini pada orang-orang skizofrenia yang hidup dalammasyarakat, menun&ukkan bunuh diri dan kecelakaan lain sebagai penyebab utama kematiandi negara berkembang maupun negara-negara ma&u$ Bunuh diri, khususnya, telahmuncul sebagai masalah yang mekha/atirkan, karena risiko bunuh diri pada orang dengangangguan skizofrenia selama hidupnya telah diperkirakan di atas 10J, sekitar 1* kali lebihtinggi dari populasi umum$ .epertinya ada sebuah peningkatan mortalitas untuk gangguankardio:askular &uga, mungkin terkait dengan gaya hidup yang tidak sehat, pembatasan akses pera/atan kesehatan atau efek samping obat antipsikotik$)

BAB III KESIMPULAN

Skizofrenia Simpleks 2012

Page 1

.kizofrenia simpleks merupakan salah satu &enis dari .kizofrenia$ Gangguan &i/a &enis ini timbul pertama kali pada masa pubertas dengan ge&ala utama kedangkalan emosi dan kemunduran kemauan$ Menurut ,,3G+ 000 pedoman diagnostik untuk .kizofrenia .impleks (4*0$)# adalahsebagai berikutC .kizofrenia simpleks sulit dibuat secara meyakinkan karena tergantung pada pemantapan perkembangan yang ber&alan berlahan dan progresif dariC - ge&ala negatif yang khas dari skizofrenia residual tanpa didahului ri/ayat halusinasi /aham, atau manifestasi lain dari episode psikotik dan - disertai dengan perubahan-perubahan perilaku pribadi yang bermakna, bermanifestasi sebagai kehilangan minat yang mencolok, tidak berbuat sesuatu tanpa tu&uan hidup, dan penarikan diri secara sosial$ Gangguan ini kurang &elas ge&ala psokotiknya dibanding dengan sub tipe skizofrenia lainnya$ .kizofrenia simpleks sering timbul pertama kali pada masa pubertas$ Ge&ala utama pada &enis simpleks adalah kedangkalan emosi dan kemunduran kemauan$ Gangguan proses berpikir biasanya sukar ditemukan$ >aham dan halusinasi &arang sekali terdapat$ +enis ini timbulnya perlahan-lahan sekali$ ,ada permulaan mungkin penderita mulai kurang memperhatikan keluarganya atau mulai menarik diri dari pergaulan$

Skizofrenia Simpleks 2012

Page *0

Anda mungkin juga menyukai