Anda di halaman 1dari 2

Contoh Soal 2 : PPh pasal 22 Bendaharawan

PT XY menerima pembayaran dari Pemkot Tangarang untuk Jasa yang telah


diselesaikan. Jumlah pembayaran yang dilakukan Bendaharan adalah sebesar Rp.
200.000.000,- sudah termasuk PPN 10%. Jumlah pajak yang harus
dipotong/dipungut Bendaharawan atas pembayaran tersebut adalah :
Nilai tagihan
PPN : 10/110 x Rp. 200.000.000,Dasar Pengenaan Pajak (DPP)

Rp. 200.000.000,Rp. 18.181.818,Rp. 181.818.182,-

Penghasilan Netto :
25% x Rp. 181.818.182,-

Rp.45.454.546,-

PPh pasal 22 : 6% x Rp. 45.454.546,-

Rp.

2.727.273,-

Atau :
1,5% X Rp. 181.818.182,-

Rp.

2.727.273,-

Pajak yang dipotong/dipungut Bendaharawan :


1. PPN
Rp. 18.181.818,2. PPh pasal 22
Rp.
2.727.273,Jumlah
Rp. 20.909.091,-

Contoh 3 : PPh pasal 23 untuk Jasa Tenaga Kerja


PT Kinanti adalah perusahaan penyedia tenaga kerja untuk tenaga keamanan dan
cleaning service pada PT XY. Dalam bulan April 2013 PT Kinanti mengajukan tagihan
kepada PT XY dengan perincian sbb :
No
Keterangan
Jumlah
1
Gaji/Premi kehadiran/lembur karyawan
Rp. 760.000.000,2
Jamsostek
Rp.
22.650.000,3
Fee Management
Rp.
45.000.000,Jumlah
Rp. 837.650.000,Dari Tagihan tersebut, maka pajak yang terhutang adalah sbb :
a.
No
1
2
3

Jika Biaya yang dibayarkan di rinci dalam Faktur Pajak ( 040..)


Keterangan
Jumlah
Gaji/Premi kehadiran/lembur karyawan
Rp. 760.000.000,Jamsostek
Rp.
22.650.000,Nilai Lainnya (Fee Management)
Rp.
45.000.000,Jumlah
Rp. 827.650.000,Dasar Pengenaan Pajak (DPP)
Rp.
45.000.000,PPN 10 %
Rp.
4.500.000,PPh pasa 23 : Nilai lainnya x Tarif

Rp.
45.000.000,- x 2 %
= Rp. 900.000,b. Jika Biaya yang dibayarkan tidak di rinci dalam Faktur Pajak (
010..)
No
Keterangan
Jumlah
1
Nilai Lainnya (Fee Management)
Rp.
45.000.000,Jumlah
Rp.
45.000.000,Dasar Pengenaan Pajak (DPP)
Rp.
45.000.000,PPN 10 %
Rp.
4.500.000,PPh pasa 23 : Nilai lainnya x Tarif
Rp.
45.000.000,- x 2 %
= Rp. 900.000,-