Anda di halaman 1dari 18

TUGAS AKHIR PS 1380

PERENCANAAN DETAIL PEMBANGUNAN DERMAGA DAN TRESTLE PELABUHAN PETIKEMAS DI SOCAH KABUPATEN BANGKALAN
IMTIHAN SYAHRIYAL BAQY NRP 3104.100.042 Dosen Pembimbing Ir. Dyah Iriani W., M.Sc JURUSAN TEKNIK SIPIL Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 2009

FINAL PROJECT PS 1380

DETAIL ENGINEERING DESIGN FOR PIER AND TRESTLE CONTAINER PORT CONSTRUCTION AT SOCAH BANGKALAN
IMTIHAN SYAHRIYAL BAQY NRP 3104.100.042 Supervisor Ir. Dyah Iriani W., M.Sc CIVIL ENGINEERING DEPARTMENT Civil Engineering and Planing Faculty Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 2009

LEMBAR PENGESAHAN

PERENCANAAN DETAIL PEMBANGUNAN DERMAGA DAN TRESTLE PELABUHAN PETI KEMAS DI SOCAH KABUPATEN BANGKALAN

TUGAS AKHIR Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik pada Program Studi S-1 Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Oleh : IMTIHAN SYAHRIYAL BAQY NRP. 3104 100 042

Disetujui oleh Pembimbing Tugas Akhir :

Pembimbing : Ir. Dyah Iriani W., MSc. (......)

SURABAYA, JUNI 2009

PERENCANAAN DETAIL PEMBANGUNAN DERMAGA DAN TRESTLE PELABUHAN PETI KEMAS DI SOCAH KABUPATEN BANGKALAN
Nama Mahasiswa NRP Jurusan Dosen Pembimbing Abstrak Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya memiliki peran strategis menunjang kegiatan lalu lintas transportasi angkutan laut dan sebagai penggerak dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian Jawa Timur dan Indonesia Bagian Timur. Setiap tahun pertumbuhan arus barang untuk muatan curah dan petikemas baik domestik maupun Internasional di Pelabuhan Tanjung Perak mengalami peningkatan melebihi kapasitas yang ada. Pada Tahun 2006 tercatat arus petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak sebesar 1.843.638 TEU. Sedangkan kapasitas total seluruh pelabuhan Tanjung Perak yang tersedia adalah 1.184.757 TEU. Sehingga perlu adanya pembangunan areal pelabuhan baru untuk menampung arus overflow yang tidak tertangani di Pelabuhan Tanjung Perak dimasa yang akan datang. Dengan dibangunnya jembatan Suramadu maka akses menuju pulau Madura akan jadi lebih mudah. Dengan dasar pemikiran tersebut maka diusulkanlah pembangunan pelabuhan baru di Pulau Madura tepatnya di Socah Kabupaten Bangkalan. Dermaga ini direncanakan untuk menampung kapal dengan kapasitas maksimum 30.000 DWT. Type struktur dermaga ini adalah wharf terbuka atau pier dengan trestle sebagai penghubung antara lapangan penumpukan dengan dermaga. Panjang total dermaga adalah 2550 m dengan lebar 50 m serta panjang trestle 500 m dengan lebar 14 m dengan jumlah trestle adalah sembilan buah. Kata kunci : Pelabuhan, Petikemas, Dermaga, Trestle. : IMTIHAN SYAHRIYAL BAQY : 3104.100.042 : TEKNIK SIPIL FTSP ITS : IR. DYAH IRIANI W., M.SC

ii

DETAIL ENGINEERING DESIGN FOR PIER AND TRESTLE CONTAINER PORT CONSTRUCTION AT SOCAH BANGKALAN
Name NRP Departement Supervisor Abstract Tanjung Perak Surabaya Port have supported for traffic activity of sea transport and as an activator in improving economics growth of East Java and East Indonesia. Every year the growth of goods current for both domestic and International for bulk and container in Tanjung Perak Surabaya Port have improved exceed existing capacities. In 2006 noted that a container current in Tanjung Perak Surabaya Port is almost 1.843.638 TEU. While total capacities entire Tanjung Perak Surabaya Port is about 1.184.757 TEU. After Suramadu bridge was built, then access to Madura island is easier than before. Base that idea then a new container port has been proposed and the location is at Socah,, Bangkalan. This dock was planned to accommodate ship with maximum capacities 30.000 DWT. The Type of this jettys structure is open pier and trestle as connector from container yard to pier. The total length for pier up to 2550 m and 50 m for wide and also total length for trestle up to 500 m and 14 m for wide. And number of trestle is nine.
: IMTIHAN SYAHRIYAL BAQY : 3104.100.042 : CIVIL ENGINEERING FTSP-ITS : IR. DYAH IRIANI W., M.SC

Key Words : Port, Container, Pier, Trestle

iii

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum, Wr. Wb Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayahnya, akhirnya penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul Perencanaan Detail Pembangunan Dermaga dan Trestle Pelabuhan Petikemas di Socah Kabupaten Bangkalan. Tugas Akhir merupakan syarat utama yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa Jurusan Teknik Sipil FTSP ITS untuk menyelesaikan masa studi tingkat sarjana (S1) dan memperoleh gelar Sarjana Teknik. Tugas Akhir ini berisikan tentang rencana pembangunan jangka panjang yang diusulkan oleh salah satu konsultan Jepang (JICA) atas permintaan pemerintah Indonesia guna mengatasi overflow pada pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Perencanaan detail teknik disini meliputi perencanaan struktur dermaga dan trestle, metode pelaksanaan dan anggaran biaya. Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir ini masih jauh dari kesempurnaan, sehingga kritik dan saran sangat penulis harapkan dari para pembaca untuk penyempurnaannya. Semoga Tugas Akhir ini dapat bermanfaat sebagai referensi untuk mahasiswa-mahasiswa yang berminat mengambil Tugas Akhir khususnya untuk perencanaan detail Pelabuhan. Surabaya, Juni 2009

Imtihan Syahriyal Baqy Penulis

iv

UCAPAN TERIMA KASIH Dalam kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berjasa dalam penyelesaian Tugas Akhir ini yaitu : 1. Allah SWT. Yang maha Agung dan maha Pemberi yang telah memberikan jalan yang terang dalam kehidupanku. Serta Nabi Muhammad SAW. sebagai pembawa obor penerang dalam jalan umat umatnya. 2. Keluargaku tercinta khususnya untuk Ayahanda Drs. Tholib Muhayat dan Ibunda Soewarti. Beliau-lah yang senantiasa mendukung dan selalu memberikan semangat, harapan, doa serta materinya untuk menyelesaikan Tugas Akhir ini. Kakak kakakku tercinta Mas Agus, Mbak Denok, Mbak Nuk, terima kasih atas nasehat nasehatnya slama ini. 3. Ir. Dyah Iriani W., MSc. selaku dosen pembimbing yang telah berkenan meluangkan waktunya serta dengan sabar memberikan bimbingan dan ilmunya dalam penyelesaian Tugas Akhir ini. 4. Ir. Fuddoly, M.Sc dan Prof. Dr. Ir. Herman Wahyudi, DEA dan Ir. Sri Hariyati selaku dosen penguji yang telah memberikan kritik dan saran yang membangun dalam sidang Tugas Akhir penulis. 5. Dosen dosen dan karyawan karyawan di Jurusan Teknik Sipil ITS. 6. Teman-teman seperjuangan di bidang Pelabuhan; Ida, Deddy, dan Iwan yang telah sepakat berjuang bersama, berbagi suka dan duka dalam menyelesaikan Tugas Akhir masing-masing. 7. Teman-Teman S47, terima kasih atas bantuannya selama menyelesaikan kuliah di Teknik Sipil ITS ini. Dukungan kalian tak akan pernah terlupakan seumur hidup.

8. Teman-teman kost, Aguy, Iwan, Roni, Iyus, Tanjung, Hasis, Gondrong, Dodik (terima kasih monitornya) yang telah sama sama merasakan kejamnya siksaan tugas akhir selama smester ini. Dan terus berjuang, karena hidup masih akan terus berlanjut setelah ini. 9. Teman teman mendaki gunung yang sagat kurindukan, Aguy, Dedi, Udin, Wingga, Gundul. Kutunggu janjinya untuk ke Rinjani. 10. Team futsal GK61 Bang wiq, Iwan, Aguy, Hanafi, Dodik, Lison, Geta, Hasis, Gondrong, Dedi junior, Topik, setelah ini jangan bubar dulu rek. 11. Dan Yossi Apriana yang semangatnya dalam memberi dukungan tidak pernah surut. Terimakasih telah seratus persen menjadi penyemangat untuk menyelesaikan Tugas Akhir ini. 12. Dan nama-nama yang tidak bisa disebutkan satu-persatu disini, penulis mengucapkan terima kasih yang sebanyakbanyaknya, semoga Allah SWT senantiasa membalas semua kebaikan yang telah diberikan.

Surabaya, Juni 2009

Imtihan Syahriyal Baqy Penulis

vi

DAFTAR ISI Halaman judul Lembar Pengesahan Abstrak Kata Pengantar Ucapan Terimakasih Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Tabel BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Permasalahan 1.3 Tujuan 1.4 Lingkup pekerjaan dan batasan masalah 1.5 Metodologi BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Evaluasi Layout 2.1.1 Evaluasi layout perairan 2.1.2 Evalusai layout daratan 2.2 Data dan Analisa 2.2.1 Peta Bathymetri dan Topografi 2.2.2 Data Pasang Surut 2.2.3 Data Arus 2.2.4 Data Tanah 2.3 Fender dan Boulder 2.3.1 Fender 2.3.2 Boulder 2.4 Pembebanan 2.4.1 Beban Vertikal 2.4.2 Beban Horisontal 2.5 Peritungan Struktur Dermaga dan Trestle 2.5.1 Struktur atas

i ii iv v vii xiii xvii 1 1 4 5 5 6 11 11 11 15 16 16 17 19 19 20 20 22 27 27 28 31 31

vii

2.5.2 Struktur Bawah 2.6 Pengerukan (Dredging) BAB III PENGUMPULAN DAN ANALISA DATA 3.1 Umum 3.2 Data Bathymetri 3.3 Data Arus 3.4 Data Pasang Surut 3.5 Data Tanah 3.6 Data Angin BAB IV EVALUASI LAYOUT 4.1 Evaluasi Layout Perairan 4.1.1 Kapal Rencana 4.1.2 Kolam Dermaga 4.1.3 Kedalaman Perairan 4.1.4 Turning Basin 4.2 Evaluasi Layout Daratan 4.2.1 Dermaga 4.2.2 Trestle BAB V KRITERIA DESAIN 5.1 Kriteria Perencanaan 5.1.1 Peraturan yang digunakan 5.1.2 Kualitas material 5.1.3 Layout Rencana 5.1.4 Desain Dimensi Struktur 5.2 Pembebanan 5.2.1 Beban Vertikal 5.2.2 Beban Horisontal 5.2.3 Perencanaan dan Pemilihan Tipe Fender 5.2.4 Pemasangan Boulder BAB VI PERENCANAAN STRUKTUR DERMAGA DAN TRESTLE

41 49 55 55 55 58 58 60 65 67 67 67 68 68 68 68 68 70

71 71 72 75 75 76 76 79 85 87

91

viii

6.1 Umum 6.2 Perencaan Dermaga 6.2.1 Perencanaan Plat a. Pembebanan Plat b. Perhitungan Momen Plat c. Perencanaan Tulangan Plat Dua Arah d. Perencanaan Tulangan Plat Satu Arah 6.2.2 Perencanaan Balok a. Pembebanan Balok b. Analisa Struktur c. Hasil Analisa Struktur d. Penulangan Balok Melintang e. Penulangan Balok Memanjang f. Penulangan Balok Crane g. Penulangan Balok Fender h. Penulangan Plank Fender 6.2.3 Penulangan Poer a. Momen Poer b. Penulangan Poer Ganda Diluar Balok Crane c. Poer Ganda Dibawah Balok Crane d. Poer Tunggal 6.2.4 Perencanaan Pondasi a. Data Spesifikasi Tiang Pancang b. Daya Dukung Akibat Beban Vertikal c. Kontrol Momen d. Daya Dukung Tiang Akibat Beban Horisontal e. Kontrol Kekuatan Bahan f. Kontrol Terhadap frekuensi Gelombang g. Kalendering 6.3 Trestle 6.3.1 Perencanaan Plat a. Pembebanan Plat b. Perhitungan Momen Plat c. Perencanaan Tulangan Plat Dua Arah

91 91 91 91 93 124 131 141 141 142 144 146 154 162 171 176 181 181 183 186 189 192 193 193 197 198 200 201 202 204 204 204 204 222

ix

6.3.2

6.3.3

6.3.4

d. Perencanaan Tulangan Plat Satu Arah Perencanaan Balok a. Pembebanan Balok b. Analisa Struktur c. Hasil Analisa Struktur d. Penulangan Balok Melintang e. Penulangan Balok Memanjang Perencanaan Poer a. Momen Poer b. Penulangan Poer Tunggal c. Penulangan Poer Ganda Perencanaan Pondasi a. Data Spesifikasi Tiang Pancang b. Daya Dukung Akibat Beban Vertikal c. Kontrol Momen d. Daya Dukung Tiang Akibat Beban Horisontal e. Kontrol Kekuatan Bahan f. Kontrol Terhadap frekuensi Gelombang g. Kalendering

228 141 236 236 238 239 247 255 255 256 259 262 262 263 267 268 270 271 272 275 275 275 281 287 289 289 289 289 289 293 295 296

BAB VII PERENCANAAN PENGERUKAN 7.1 Umum 7.2 Volume Pengerukan Awal 7.3 Pemilihan Tipe Kapal Keruk 7.4 Analisa Sedimentasi BAB VII METODE PELAKSANAAN 8.1 Umum 8.2 Pekerjaan Dermaga dan Trestle 8.2.1 Pekerjaan persiapan 8.2.2 Pemancangan Tiang Baja 8.3.3 Pengecoran Poer 8.3.4 Pengecoran Plat dan Balok 8.3.5 Pemasangan Fender

8.3.6 Pemasangan Boulder 8.3 Pekerjaan Pengerukan 8.3.1 Pekerjaan Persiapan 8.3.2 Pekerjaan Pengerukan 8.3.3 Pra Survey Pengerukan 8.3.4 Survey Setelah Pengerukan 8.3.5 Posisi Buang BAB XI ANALISA BIAYA 9.1 Umum 9.2 Harga Material dan Bahan 9.3 Analisa Harga Satuan 9.4 Rencana Anggaran Biaya 9.5 Rekapitulasi Harga BAB X KESIMPULAN

296 297 297 298 300 300 300 301 301 301 303 307 311 313

DAFTAR PUSTAKA BIODATA PENULIS LAMPIRAN

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Gambar 1.2 Gambar 1.3

Lokasi rencana pelabuhan di Socah Lokasi rencana pelabuhan di Socah Rencana Lokasi dermaga Petikemas, Socah, Bangkalan Rencana Layout Dermaga Petikemas, Socah Bangkalan Diagram Alir Metodologi Penyusunan Tugas Akhir Panjang Dermaga Kedudukan bumi bulan matahari Benturan Kapal Pada Dermaga Gaya Boulder Koefisien Arus Koefisien Tekanan Angin Posisi Beban bx dan by Pada Lantai Dermaga Pengurangan Momen Jepit Letak dari Nilai Nilai dalam Perhitungan Np Posisi Titik Jepit Tiang Pancang Cross Section Bangunan Bawah Peta Bathymetri Peta Bathymetri Hasil Pemeriksaan Data Tanah di Socah Wind Rose Untuk Kawasan Tanjung Perak dan Gresik Kapal Rencana Elevasi Dermaga Konfigurasi Roda dan Beban Roda Truk Konfigurasi Beban Pada Roda Crane

2 3 3

Gambar 1.4 Gambar 1.5 Gambar 2.1 Gambar 2.2 Gambar 2.3 Gambar 2.4 Gambar 2.5 Gambar 2.6 Gambar 2.7 Gambar 2.8 Gambar 2.9 Gambar 2.10 Gambar 2.11 Gambar 3.1 Gambar 3.2 Gambar 3.3 Gambar 3.4 Gambar 4.1 Gambar 4.2 Gambar 5.1 Gambar 5.2

4 6 12 18 21 23 30 30 34 37 43 45 48 56 57 61 65 67 70 78 79

xiii

Gambar 5.3 Gambar 5.4 Gambar 5.5 Gambar 5.6 Gambar 5.7 Gambar 6.1 Gambar 6.2 Gambar 6.3 Gambar 6.4 Gambar 6.5 Gambar 6.6 Gambar 6.7 Gambar 6.8 Gambar 6.9 Gambar 6.10 Gambar 6.11 Gambar 6.12 Gambar 6.13 Gambar 6.14 Gambar 6.15 Gambar 6.16 Gambar 6.17 Gambar 6.18 Gambar 6.19 Gambar 6.20 Gambar 6.21

Jari Jari Girasi Koefisien Blok Fender Karet Super Arch SA-600H x 2.0 m Rencana Pemasangan Fender Bollard Tipe Tee Head Potongan Bollard Tipe Tee Head Beban Terpusat Akibat Truk Beban Petikemas Dimensi Plat A Layout Pembagian Plat Dermaga Posisi Roda Truk Arah Melintang Posisi Roda Truk Arah Memanjang Posisi roda pada kombinasi II arah melintang Posisi Roda Truk Pada Kondisi II Arah Memanjang Posisi Kaki Petikemas pada Kondisi I Arah Melintang Posisi Beban Kaki Petikemas Pada Kondisi I Arah Mamanjang Posisi Kaki Petikemas pada Kondisi II Arah Melintang. Posisi Kaki Petikemas pada Kondisi II Arah Memanjang Tulangan arah X dan Y pada plat Tulangan arah X dan Y pada plat Plat Tipe I Tulangan Arah X Plat Satu Arah Tinggi Struktur Tampak 3 Dimensi Struktur Dermaga Gaya-gaya yang bekerja pada poer tunggal dan poer ganda di luar balok crane Gaya-gaya yang bekerja pada poer ganda di bawah balok crane Grafik Daya Dukung vs kedalaman BH2

81 85 86 88 88 92 92 93 94 96 101 103 105 108 111 113 115 125 128 131 133 143 144 182 183 196

xiv

Gambar 6.22 Gambar 6.23 Gambar 6.24 Gambar 6.25 Gambar 6.26 Gambar 6.27 Gambar 6.28 Gambar 6.29 Gambar 6.30 Gambar 6.31 Gambar 7.1 Gambar 7.2 Gambar 7.3 Gambar 7.4 Gambar 7.5 Gambar 8.1 Gambar 8.2 Gambar 8.3 Gambar 8.4 Gambar 8.5 Gambar 8.6 Gambar 8.7 Gambar 8.8 Gambar 8.9 Gambar 8.10 Gambar 8.11 Gambar 8.12 Gambar 8.13

Dimensi Type Pelat A Layout Pelat Trestle Posisi Roda Truk pada Kondisi I Arah Melintang Posisi Beban Roda Truk pada Kondisi I Arah Mamanjang Posisi Roda Truk Pada Kondisi II Arah Melintang. Posisi Roda Truk Pada Kondisi II Arah Memanjang Dimensi Type plat II (type C) Tinggi Struktur Tampak 3 Dimensi Struktur Trestle Grafik Daya Dukung vs kedalaman BH1 Layout Pengerukan Layout pengerukan pias II VI Layout pengerukan pias VII IX Layout pengerukan pias I Layout pengerukan pias X Cek Titik Tiang Pancang dari Darat Penyambungan antar tiang pancang baja Pengangkutan Tiang Pancang Baja Pemancangan Tiang Baja Pengikatan Tiang Pemasangan Landasan Bekisting Poer Pemasangan Bekisting Poer Pengecoran In situ Poer Bekisting Balok Arah Memanjang Pengecoran Monolit Pelat dan Balok Fender Karet Tipe SA-600 H Boulder tipe Tee Head Tampak Wheel Cutter Suction Dredger

206 207 209 213 216 217 228 237 238 266 276 277 278 279 280 291 291 292 292 293 294 294 294 295 295 296 297 299

xv

DAFTAR TABEL Tabel 2.1 Tabel 2.2 Tabel 2.3 Tabel 2.4 Tabel 2.5 Tabel 2.6 Tabel 3.1 Tabel 3.2 Tabel 3.3 Tabel 3.4 Tabel 5.1 Tabel 6.1 Tabel 6.2 Tabel 6.3 Tabel 6.4 Tabel 6.5 Tabel 6.6 Tabel 6.7 Tabel 6.8 Tabel 6.9 Tabel 6.10 Tabel 6.11 Tabel 6.12 Tabel 6.13 Tabel 6.14 Tabel 6.15 Kedalaman Perairan Kebutuhan Alur Masuk Gaya Tarik Kapal Hubungan Diameter Boulder dengan Gaya Tarik Boulder Penentuan Jumlah dan Penempatan Boulder Klasifikasi Dari Dredgers Distribusi Angin Antara Bulan Nopember - Maret Distribusi Angin Antara Bulan Mei September Distribusi Angin Bulan Oktober Distribusi Angin Bulan April Kecepatan Tambat Kapal Nilai koefisien x dan c pada tiap plat Perhitungan momen akiban beban truk Perhitungan momen akibat beban petikemas Perhitungan kombinasi momen Kebutuhan penulangan tiap plat Perhitungan retak pada plat Hasil Output SAP Momen Pada Poer Output Gaya Dalam Tiang Pancang dari SAP 2000 Kedalaman Tiang Pancang Dari Seabed Final Set Hasil Perhitungan Kalendering Momen Akibat Beban Mati Untuk Masing Masing Tipe Plat Koefisien Momen Akibat Beban terpusat Momen Akibat beban Terpusat Truk Momen Rencana dari Kombinasi Momen 13 14 23 24 26 53 63 63 64 64 82 96 118 120 122 137 139 144 181 195 195 203 208 210 220 221

xvii

Tabel 6.16 Tabel 6.17 Tabel 6.18 Tabel 6.19 Tabel 6.20 Tabel 6.21 Tabel 6.22 Tabel 7.1 Tabel 9.1 Tabel 9.2 Tabel 9.3 Tabel 9.4 Tabel 9.5 Tabel 9.6

Perhitungan Tulangan Plat Pada Trestle Perhitungan Retak Pada Trestle Hasil Output SAP Momen Pada Poer Output Gaya Tiang Pancang dari SAP 2000 Kedalaman Tiang Pancang dari Seabed Final Set Hasil Perhitungan Kalendering Penilaian Tehadap Alat Alat Dredger Harga Material Harga Upah Harga Sewa Peralatan Analisa Harga Satuan Rencana Anggaran Biaya Rekapitulasi

234 235 238 256 265 265 273 287 301 302 303 303 307 311

xviii