Anda di halaman 1dari 35

LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA BLOK ENDOKRIN DAN METABOLISME PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH METODE GOD-PAP

Disusun Oleh : Kelompok C2 Marlina Jaya Diputri Rahayu Nurmalia iryal Maulia Kurnia#an $i%aya D#i 'amas A%i Krisna D#iantama *enri +tami Rasyi, -uhur +tama De/orah Oriona 0e1a arissa +tami 2ne33 An Marie 4ani5 Kun Cahyani 6utri Risma 6ramu,ya $ar,hani G1A012009 G1A012020 G1A0120!" G1A0120&& G1A0120(! G1A01209) G1A012099 G1A01210. G1A01211( G1A012121 G1A01212! G1A0121)( G1A0100)&

Asisten : *te5anus Ariyanto $7 G1A01101&

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NASIONAL UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN JURUSAN KEDOKTERAN PURWOKERTO 2013

LEMBAR PENGESAHAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH METODE GOD-PAP

Oleh : Marlina Jaya Diputri Rahayu Nurmalia iryal Maulia Kurnia#an $i%aya D#i 'amas A%i Krisna D#iantama *enri +tami Rasyi, -uhur +tama De/orah Oriona 0e1a arissa +tami 2ne33 An Marie 4ani5 Kun Cahyani 6utri Risma 6ramu,ya $ar,hani G1A012009 G1A012020 G1A0120!" G1A0120&& G1A0120(! G1A01209) G1A012099 G1A01210. G1A01211( G1A012121 G1A01212! G1A0121)( G1A0100)&

Disusun untuk memenuhi persyaratan men1ikuti u%ian praktikum 'iokimia 'lok 8n,okrin ,an Meta/olisme akultas Ke,okteran ,an 2lmu92lmu Kesehatan Jurusan Ke,okteran +ni:ersitas Jen,eral *oe,irman 6ur#okerto

Diterima ,an ,isahkan 6ur#okerto; Okto/er 201!

Asist !

St "#!$s A%i&#!t' W( G1A01101)

I( A( J$*$+

PENDAHULUAN

6emeriksaan Glukosa Darah <Meto,e GOD96A6= B( H#%i *#! T#!,,#+ *enin; . Okto/er 201! -( T$.$#! 17 Mahasis#a akan ,apat men1ukur ka,ar 1lukosa ,arah ,en1an meto,e GOD96A67 27 Mahasis#a akan ,apat menyimpulkan hasil pemeriksaan 1lukosa ,arah pa,a saat praktikum setelah mem/an,in1kannya ,en1an nilai normal7 !7 Mahasis#a akan ,apat melakukan ,ia1nosa ,ini penyakit apa sa%a yan1 /erkaitan ka,ar 1lukosa ,arah a/normal <patolo1is= ,en1an /antuan hasil praktikum yan1 ,ilakukan7

II(

TINJAUAN PUSTAKA

A( D "i!isi *#! St%$/t$% G+$/'s# Glukosa merupakan kar/ohi,rat yan1 memiliki peranan pentin1 ,alam penye,iaan ener1i ,i ,alam tu/uh; hal ini ,ikarenakan semua %enis kar/ohi,rat yan1 ,ikonsumsi akan terkon:ersi men%a,i 1lukosa ,i hati7 Glukosa merupakan salah satu hasil utama 5otosintesis ,an a#al /a1i respirasi7 'entuk alami <D91lukosa= ,ise/ut %u1a ,ekstrosa; terutama pa,a in,ustri pan1an <2ra#an; 200.=7 Glukosa a,alah prekursor untuk melakukan sintesis kar/ohi,rat lain yan1 a,a ,i ,alam tu/uh; termasuk 1liko1en untuk penyimpanan; ri/osa ,an ,eoksiri/osa ,alam a,am nukleat; 1alaktosa ,alam laktosa susu; serta se/a1ai kom/inasi ,en1an protein ,alam 1likoprotein ,an proteo1likan <'en,er ,an Mayes; 2009=7 Glukosa a,alah salah satu monosakari,a yan1 memiliki rumus C(412O( atau 49<C>O=9<C4O4= &94; yan1 lima hi,roksil <O4= kelompok terse/ut ,iatur ,alam ?ara tertentu ,i sepan%an1 enam kar/on sumsum tulan17 'er,asarkan /entuknya; molekul 1lukosa ,iklasi5ikasikan men%a,i ,ua ma?am; yaitu molekul D91lukosa ,an -91lukosa seperti yan1 ,apat ,ilihat pa,a 1am/ar ,i/a#ah ini :

Gam/ar 2717 St%$/t$% D-G+$/'s# *#! L-G+$/'s# <2ra#an; 200.=7

@erlihat /ah#a posisi 1u1us hi,ro1en <94= ,an alkohol <9O4= ,alam struktur molekul merupakan 5aktor penentu ,ari /entuk 1lukosa ini <2ra#an; 200.=7 B( J#+$% O/si*#si K#%0'1i*%#t Meta/olisme merupakan mo,i5ikasi senya#a kimia se?ara /iokimia ,i ,alam or1anisme ,an sel7 6roses meta/olisme men?akup proses pem/entukan <ana/olisme= ,an pen1uraian <kata/olisme= molekul or1anik kompleks7 6a,a umumnya; proses meta/olisme melalui /e/erapa tahapan yan1 meli/atkan en3im ,alam prosesnya; hal ini yan1 ,ikenal ,en1an %alur meta/olisme atau %alur oksi,asi <2ra#an; 200.=7 Jalur oksi,asi kar/ohi,rat meliputi : 17 Glikolisis Glikolisis merupakan tahap permulaan ,ari meta/olisme kon:ersi 1lukosa men%a,i ener1i ,alam tu/uh ,imana pro,uk akhir /erupa piru:at7 6roses ini /erlan1sun1 se?ara anaero/ik <tanpa mem/utuhkan O 2=7 6roses 1likolisis mem/utuhkan /antuan en3im se/a1ai katalisator ,alam sitoplasma <2ra#an; 200.=7 6a,a proses ini; ter%a,i peme?ahan satu molekul 1lukosa ,en1an ( atom kar/on men%a,i ,ua molekul piru:at ,en1an ! atom kar/on7 4asil ,ari proses ini; selain ter/entuknya piru:at; ter/entuk pula molekul A@6 ,an NAD47 Molekul A@6 ini akan ,iekstrak men%a,i sum/er ener1i oleh tum/uh9tum/uhan7 8mpat molekul A@6 ,an ,ua molekul NAD4 <( A@6= akan ,ihasilkan /eserta pemakaian 2 molekul A@6 pa,a tahap permulaan proses sehin11a %umlah A@6 yan1 ,i/entuk a,alah " molekul <2ra#an; 200.=7 27 Gliko1enesis Gliko1enesis merupakan suatu proses /iosintesis 1liko1en ,ari 1lukosa7 6roses /iosintesis ini /er%alan se?ara /ertahap7 Gliko1enesis ,ia#ali ,en1an proses 5os5orilasi 1lukosa men%a,i 1lukosa9(95os5at ,en1an /anyuan en3im 1lukokinase7 Glukosa9(95os5at kemu,ian akan ,iu/ah men%a,i isomernya yaitu 1lukosa9195os5at ,en1an /antuan en3im 5os5o1lukomutase <*umar,%o; 200"=7 Reaksi selan%utnya a,alah reaksi antara 1lukosa9195os5at ,an uri,in tri5os5at <+@6= ,en1an /antuan en3im +@6 uri,il tran5erase yan1 ,iu/ah

men%a,i uri,in ,i5os5at 1lukosa <+D6G=7 +D6G kemu,ian ,iu/ah men%a,i 1liko1en melalui /e/erapa reaksi en3imatik <*umar,%o; 200"=7 @ahap9tahap 1liko1enesis yan1 telah ,iuraikan ,iatas ,apat ,ilihat pa,a 1am/ar ,i/a#ah ini :

Gam/ar 2727 T#1#2-t#1#2 G+i/', ! sis <*umar,%o; 200"=7 !7 Glikoneo1enesis Glikoneo1enesis merupakan proses /iosintesis 1lukosa atau 1liko1en ,ari senya#a9senya#a non9kar/ohi,rat7 'e/erapa senya#a non9 kar/ohi,rat antara lain a,alah 1liserol; asam laktat; ,an asam amino <*umar,%o; 200"=7 Gliserol merupakan senya#a yan1 ,ipro,uksi oleh %arin1an a,iposa se?ara terus9menerus7 *ama halnya ,en1an 1liko1enesis; proses ini melalui /e/erapa tahap untuk men1u/ah 1liserol men%a,i 1lukosa atau 1liko1en <*umar,%o; 200"=7 )7 Gliko1enolisis Gliko1enolisis merupakan suatu proses peme?ahan 1liko1en men%a,i 1lukosa7 Gliko1enolisis ti,ak /er%alan spontan; tetapi melalui /e/erapa tahap <*umar,%o; 200"=7 @ahap pertama a,alah proses 5os5orilasi 1liko1en ,en1an /antuan en3im 5os5orilasi sehin11a ,ilepaskan 1lukosa9195os5at7 Glukosa9195os5at kemu,ian akan ,iu/ah men%a,i 1lukosa9(95os5at ,en1an /antuan en3im 5os5o1lukomutase7 ,e5os5orilasi aki/at *elan%utnya; pen1aruh 1lukosa9(95os5at en3im akan men1alami sehin11a 1lukosa9(95os5atase

ter/entuk 1lukosa <*umar,%o; 200"=7 @ahapan /er,asarkan pen%elasan ,iatas ,apat ,ilihat pa,a 1am/ar ,i /a#ah ini :

Gam/ar 27!( T#1#2-t#1#2 G+i/', !'+isis <*umar,%o; 200"=7 &7 *iklus Kre/s *iklus Kre/s merupakan suatu ran1kaian reaksi kimia yan1 menye/a/kan asetil9KoA men1alami ,e1ra,asi men%a,i kar/on ,ioksi,a ,an atom hi,ro1en7 6roses ini ,ia#ali ,en1an pen11a/un1an asetil9KoA ,en1an asam ,ikar/oksilat yan1 men1an,un1 ) atom kar/on7 8mpat kar/on ini yaitu asam oksaloasetat untuk mem/entuk asam trikar/oksilat yan1 men1an,un1 ( atom kar/on; yaitu asam sitrat7 Reaksi pen11a/un1an ini ,isertai ,en1an reaksi kimia yan1 men1aki/atkan pem/e/asan ,ua molekul kar/on ,ioksi,a ,an pem/entukan kem/ali asam oksaloasetat <*umar,%o; 200"=7 8n3im yan1 terli/at ,alam proses ini antara lain sitrat sintetase; isositrat ,ehi,ro1enase kompleks A keto1lutarat ,ehi,ro1enase; suksinil9 KoA sintetase; 5umarase; ,an malat ,ehi,ro1enase yan1 ter,apat ,i ,alam mitokon,ria; se,an1kan en3im lain yan1 /erperan a,alah suksinat ,ehi,ro1enase ,an akonitase yan1 ter,apat ,i permukaan mem/ran <*umar,%o; 200"=7 a7 Reaksi pem/entukan asam sitrat Reaksi ini ter%a,i kon,ensasi antara asetil9*koA ,an asam oksaloasetat untuk mem/entuk asam sitrat7 8n3im yan1 /erperan ,alam reaksi ini a,alah sitrat sintetase <*umar,%o; 200"=7

Gam/ar 27)717 R #/si P 30 !t$/#! As#3 Sit%#t <*umar,%o; 200"=7 /7 Reaksi pem/entukan asam isositrat Asam isositrat ,i/entuk ,ari asam sitrat melalui reaksi pem/entukan senya#a antara asam ?is9akonitat7 Akonitase merupakan en3im yan1 men1katalis penam/ahan air se?ara re:ersi/el pa,a reaksi ini <*umar,%o; 200"=7

Gam/ar 27)727 R #/si P 30 !t$/#! As#3 Is'sit%#t <*umar,%o; 200"=7 ?7 Reaksi pem/entukan asam A keto1lutarat Reaksi ini ,ia#ali ,en1an ,ehi,ro1enasi asam isositrat yan1 ,ikatalis oleh en3im isositrat ,ehi,ro1enase yan1 mem/entuk senya#a antara asam oksalosuksinat7 Reaksi kemu,ian ,ilan%utkan ,en1an reaksi ,ekar/oksilasi asam oksalosiksinat men%a,i asam A keto1lutarat <*umar,%o; 200"=7

Gam/ar

27)7!7

R #/si P 30 !t$/#! As#3 4 / t',+$t#%#t

<*umar,%o; 200"=7

,7 Reaksi pem/entukan asam suksinat Reaksi pem/entukan asam suksinat ,ari asam A9keto1lutarat melalui ,ua tahap reaksi7 Reaksi pertama yaitu ,ekar/oksilasi oksi,ati5 asam A9keto1lutarat men%a,i suksinil9KoA ,en1an /antuan en3im asam A9keto1lutarat ,ehi,ro1enase7 Reaksi ke,ua yaitu hi,rolisis suksinil9KoA men%a,i asam suksinil oleh en3im siksinil9KoA sintetase <*umar,%o; 200"=7 e7 Reaksi pem/entukan asam 5umarat Dehi,ro1enasi asam suksinat men%a,i asam 5umarat ,ikatalisis oleh en3im suksinat ,ehi,ro1enase7 8n3im ini /erperan ,alam reaksi yan1 mempunyai koen3im AD <*umar,%o; 200"=7

Gam/ar 27)7)7 R #/si P 30 !t$/#! As#3 F$3#%#t <*umar,%o; 200"=7 57 Reaksi pem/entukan asam -9Malat Reaksi hi,rasi asam 5umarat akan men1hasilkan asam -9malat7 8n3im 5umerase a,alah en3im yan1 /eker%a se/a1ai katalisator pa,a reaksi ini <*umar,%o; 200"=7

Gam/ar 27)7&7 R #/si P 30 !t$/#! As#3 L-M#+#t <*umar,%o; 200"=7 17 Reaksi pem/entukan asam oksaloasetat Reaksi tahap akhir siklus Kre/s a,alah oksi,asi asam malat men%a,i asam oksaloasetat yan1 ,ipen1aruhi oleh en3im malat ,ehi,ro1enase yan1 memiliki koen3im NAD <*umar,%o; 200"=7

Gam/ar 27)7(7 R #/si P 30 !t$/#! As#3 O/s#+'#s t#t <*umar,%o; 200"=7 (7 4eksosa Mono5os5at *hunt Jalur 4eksosa Mono5os5at <4M6@= atau /iasa %u1a ,ise/ut %alur 5os5oketolase atau %alur pentosa 5os5at atau %alur warburg dicken men1hasilkan laktat ,ari 5ermentasi kar/ohi,rat7 Asam laktat yan1 ter/entuk pa,a proses 5ermentasi se/a1ian /esar ,iu/ah men%a,i asam asetat; asam propionat ,an /utirat melalui %alur asetil9KoA <Bainu,,in; 200"= De5isiensi en3im Glukosa (96D pa,a meta/olisme 1lukosa <melalui %alur 4eksosa Mono5os5atC4M6= untuk ener1i eritrosit ,apat menye/a/kan ke1a1alan re1enerasi tri5os5opiri,in nukleoti,a <@6N4= yan1 men1aki/atkan 1a1alnya re,uksi G**G <glutation teroksidasi= men%a,i G*4 <glutation= karena ti,ak ter/entuk re,uktor NAD647 G*4 /erperan ,alam melenyapkan oksi,ator kuat pa,a eritrosit ,an melin,un1i 1u1us sul5ihi,ril eritrosit; sehin11a /lokir terha,ap en3im Glu9(96D menye/a/kan eritrosit mu,ah teroksi,asi ,an lisis7 Oksi,asi eritrosit menye/a/kan ter/entuknya methemo1lo/in ,alam %umlah yan1 /anyak ,an men1en,ap ,i sisi mem/ran ,alam eritrosit; sehin11a kelenturannya /erkuran1 ,an mu,ah ter,estruksi oleh sel 5a1osit <4ayati; 200(=7

Gam/ar 27)7.( R #/si HMP S1$!t <4ayati; 200(=7 .7 Glukoneo1enesis Glukoneo1enesis merupakan suatu proses sintesis 1lukosa yan1 /erasal ,ari prekursor /ukan kar/ohi,rat yan1 ter%a,i terutama ,i hati ,alam kea,aan puasa7 *e/a1ian /esar tahap9tahap 1lukoneo1enesis merupakan ke/alikan ,ari reaksi 1likolisis7 *um/er kar/on utama untuk

reaksi 1lukoneo1enesis a,alah laktat; 1liserol; ,an asam amino terutama alanin <Marks; 200!=7 @ahap reaksi ini meli/atkan peru/ahan piru:at men%a,i 5os5oenolpiru:at <686= ,an reaksi yan1 men1eluarkan 5os5at ,ari 5ruktosa 1;(9/i5os5at untuk mem/entuk 5ruktosa (95os5at ,an ,ari 1lukosa (95os5at men%a,i 1lukosa <Marks; 200!=7 "7 Oksi,asi asam piru:at men%a,i asetil Ko9A Mekanisme transpor khusus ,iperlukan untuk men1an1kut asam piru:at hasil proses 1likolisis anaero/ ,ari sitoplasma menu%u mitokon,ria7 6a,a matriks mitokon,ria; asam piru:at kemu,ian akan ,iu/ah men%a,i asetil9KoA yan1 selan%utnya akan masuk ke ,alam siklus kre/s <*umar,%o; 200"=7

Gam/ar 27&( P %$0#1#! As#3 Pi%$5#t *i Mit'/'!*%i# <*umar,%o; 200"=7 Menurut *umar,%o <200"=; tahap9tahap reaksi peru/ahan asam piru:at men%a,i asetil KoA a,alah se/a1ai /erikut: a7 6roses ,imulai ,en1an a,anya pen1ikatan asam piru:at oleh 819tiamin piro5os5at yan1 mem/entuk senya#a ti,ak sta/il ,an akan men1alami ,ekar/oksilasi men%a,i 819hi,roksietil9@66 ,an kar/on ,ioksi,a7 /7 819hi,roksietil9@66 akan /ereaksi ,en1an 829lipoami,a teroksi,asi mem/entuk 829asetillipoami,a ,an 819@66 yan1 kemu,ian akan melakukan tu1asnya seperti a#al7 ?7 Koen3im asetilase akan men1ikat 1u1us asetil ,ari 829asetillipoami,a sehin11a mem/entuk asetil9KoA ,an melepaskan 829lipoami,a tere,uksi7

,7 829lipoami,a tere,uksi akan kem/ali men%a,i 829lipoami,a teroksi,asi ,en1an /antuan en3im yan1 memiliki koen3im AD7 829lipoami,a teroksi,asi yan1 /e/as akan kem/ali melakukan tu1as seperti semula7 e7 8!9 AD yan1 tere,uksi men%a,i 8!9 AD42 akan ,iu/ah men%a,i 8! AD oleh ker%a en3im yan1 memiliki koen3im NAD7 *e?ara sin1kat proses peru/ahan asam piru:at men%a,i asetil9 KoA ,apat ,ilihat pa,a 1am/ar ,i /a#ah ini :

Gam/ar 27(7 R #/si P %$0#1#! As#3 Pi%$5#t 3 !.#*i As ti+-K'A <*umar,%o; 200"=7 -( H'%3'! T %/#it *#! F$!,si!&# 17 2nsulin 2nsulin ,isintesis ,i sel D pulau pankreas ,an si5at sel9sel D terse/ut a,alah permea/el /e/as terha,ap 1lukosa melalui pen1an1kut G-+@9 2 kemu,ian 1lukosa men1alami 5os5orilasi oleh 1lukokinase7 4al terse/utlah yan1 menye/a/kan penin1katan 1lukosa ,arah akan mempen1aruhi aliran meta/olik melalui 1likolisis; siklus asam sitrat; ,an pem/entukan A@67 6enin1katan A@6 men1ham/at kanal KE; menye/a/kan ,epolarisasi mem/ran sel yan1 menin1katkan in5luks Ca2E melalui kanal Ca2E melalui kanal Ca2E peka :oltase; ,an meran1san1 eksositosis insulin sehin11a ka,ar insulin ,alam ,arah setara ,en1an konsentrasi 1lukosa ,arah <'en,er; 2009F 6ratt; 2010=7 Akti:asi penutupan kanal KE ti,ak hanya ,ise/a/kan oleh ran1san1an A@6 hasil proses 5os5orilasi 1lukosa intrasel; tapi %u1a ,apat oleh pen1aruh /e/erapa 5aktor lain termasuk o/at9o/atan7 O/at sul5onilurea tol/utami, ,an 1li/uri, ,i1unakan untuk meran1san1 sekresi insulin pa,a ,ia/etes mellitus tipe 2 <N2DDM; ,ia/etes mellitus non,epen,ent insulin= karena o/at9o/at ini /eker%a ,en1an men1ham/at kanal KE yan1 peka A@6 namun /eker%a pa,a reseptor tersen,iri; ti,ak

pa,a reseptor yan1 sama ,en1an 1lukosa7 *ulphonylurea receptor (SUR) ter,apat pa,a mem/ran sel /eta %u1a <Mana5; 200(F 'en,er; 2009=7 *etelah makan; konsentrasi 1lukosa ,arah ,apat menin1kat men%a,i " mM; ,ari konsentrasi normal sekitar !7( sampai &7" mM7 penin1katan 1lukosa ,i sirkulasi ini memi?u pen1eluaran hormon insulin7 2nsulin menurunkan 1lukosa ,arah se?ara ?epat ,en1an menin1katkan pemin,ahan 1lukosa ke ,alam %arin1an a,ipose ,an otot ,en1an merekrut pen1an1kut 1lukosa; yaitu G-+@9) ,ari ,alam sel ke mem/ran plasma <'en,er; 2009F 6ratt; 2010=7 6a,a %arin1an peri5er seperti %arin1an otot ,an lemak; insulin /erikatan ,en1an reseptor; yaitu Insulin Receptor Substrate <2R*= yan1 ter,apat pa,a mem/ran sel terse/ut7 2katan antara insulin ,an reseptor akan men1hasilkan sema?am sinyal untuk proses re1ulasi atau meta/olisme 1lukosa7 *etelah /erikatan; trans,uksi sinyal /erperan ,alam menin1katkan %umlah G-+@9) <glucose transporter-4= ,an selan%utnya men,oron1 penempatannya pa,a mem/ran sel7 6roses sintesis ,an translokasi G-+@9) inilah yan1 /eker%a memasukkan 1lukosa ,ari ekstrasel ke intrasel untuk selan%utnya men1alami meta/olisme7 +ntuk men,apatkan proses meta/olisme 1lukosa normal; selain ,iperlukan mekanisme serta ,inamika sekresi yan1 normal; ,i/utuhkan pula aksi insulin yan1 /erlan1sun1 normal <Mana5; 200(=7

Gam/ar 27.7 M /#!is3 / %.# i!s$+i! <Mana5; 200(=7 27 Gluka1on Gluka1on ,ihasilkan oleh sel A pulau pankreas7 *ekresinya ,iran1san1 oleh kon,isi hipo1likemia7 Gluka1on mempen1aruhi /anyak proses meta/olik yan1 %u1a ,ipen1aruhi oleh insulin; tetapi pa,a ke/anyakan kasus e5ek 1luka1on /erla#anan ,en1an e5ek insulin7 @empat utama ker%a 1luka1on a,alah hati yan1 akan menim/ulkan e5ek pa,a meta/olisme kar/ohi,rat; lemak; ,an protein <'en,er; 2009F *her#oo,; 2011=7 Di hati; 1luka1on meran1san1 1liko1enolisis ,en1an men1akti5kan 5os5orilase; namun ti,ak /ere5ek pa,a 5os5orilase otot7 Gluka1on menin1katkan 1lukoneo1enesis ,ari asam amino ,an laktat7 Gluka1on /eker%a melalui pem/entukan ?AM6 ,an /erperan menim/ulkan e5ek hiper1likemik 1luka1on yan1 ker%anya /ertentan1an ,en1an ker%a insulin7 85ek hiper1likemik hormon ini ?en,erun1 menin1katkan ka,ar 1lukosa kem/ali ke normal7 *e/aliknya; penin1katan konsentrasi 1lukosa ,arah; men1ham/at sekresi 1luka1on sehin11a 1lukosa ,arah kem/ali ke normal <'en,er; 2009F *her#oo,; 2011=7 !7 4ormon lain 4ormon9hormon yan1 ,iseksresikan oleh kelen%ar hipo5isis anterior ?en,erun1 /ere5ek menin1katkan ka,ar 1lukosa ,arah sehin11a mela#an

ker%a insulin7 4ormon9hormon terse/ut a,alah hormon pertum/uhan; AC@4 <kortikotropin=; ,an hormon ,ia/eto1enik lainnya <'en,er; 2009=7 a7 Glukokortikoi, Glukokortikoi, <119oksisteroi,= ,isekresikan oleh korteks a,renal ,an %u1a ,isintesis ,i %arin1an a,iposa7 4ormon ini menin1katkan 1lukoneo1enesis ,en1an penin1katan kata/olisme asam amino ,i hati; selain itu %u1a men1ham/at pemakaian 1lukosa ,i %arin1an ekstrahepatik7 Dalam e5ek ini; 1lukokortikoi, /eker%a se?ara anta1onistik terha,ap insulin <'en,er; 2009=7 /7 8pine5rin 8pine5rin ,isekresikan oleh me,ula a,renal aki/at ran1san1an yan1 menim/ulkan stres <per,arahan; rasa takut; ke1em/iraan; hipoksia; ,ll7= ,an menye/a/kan 1liko1enolisis karena stimulasi 5os5orilase melaui pem/entukan ?AM67 6a,a hati; 1liko1enolisis akan menye/a/kan penin1katan 1likolisis ,an pa,a otot akan menye/a/kan pem/e/asan 1lukosa ke ,alam aliran ,arah <'en,er; 2009=7 D( M /#!is3 K s i30#!,#! G+$/'s# D#%#1
Glukosa Darah Naik + Glukosa Darah @urun +

*el A

*el D

*el A

*el D

Gluka1on

2nsulin

Gluka1on

2nsulin

Glukosa Darah ke Normal

Glukosa Darah ke Normal

Gam/ar 27"7 M /#!is3 K s i30#!,#! G+$/'s# D#%#1 *#+#3 T$0$1 <*her#oo,; 2011=7 'er,asarkan /a1an ,i atas; saat ka,ar 1lukosa naik maka sel D pankreas akan menin1katkan pro,uksi hormon insulin untuk menurunkan ka,ar 1lukosa

,arah; se,an1kan sel A pankreas akan men1uran1i pro,uksi hormon 1luka1on7 'e1itu pula se/aliknya saat ka,ar 1lukosa turun7

III(

METODE PRAKTIKUM

A( A+#t *#! B#1#! 17 Alat a7 ?7 e7 57 @a/un1 reaksi ! ml 0a?um me, non98D@A *entri5u1ator Mikropipet <10 H- I 100 H-= /7 Rak ta/un1 reaksi ,7 @orniGuet

17 Makropipet <100 H- I 1000 H-= h7 Jello# tip i7 %7 'lue tip *pektro5otometer

27 'ahan a7 *ampel serum /7 ?7 ,7 Rea1en GOD Kapas *puit ! ?? *ampel ,arah ! ?? 0a?uum me, non 8D@A *entri5u1e )000 rpm selama 10 menit

B( -#%# K %.#

10L serum

1000 L reagen

2nku/asi 20 menit spektro5otometer

-( Ni+#i N'%3#+ 17 Glukosa ,arah se#aktu: K200 m1C,27 Glukosa ,arah puasa: .&911& m1C,-

IV( HASIL6 PEMBAHASAN6 DAN APLIKASI KLINIS A( H#si+ 6ro/an,us: 17 Nama 27 +sia : Marlina Jaya Diputri : 19 tahun

!7 Jenis kelamin : 6erempuan 4asil pemeriksaan 1lukosa ,arah a,alah &! m1C,-7 2nterpretasi pemeriksaan 1lukosa ,arah a,alah a/normal karena ter%a,i penurunan7 B( P 30#1#s#! Ka,ar 1lukosa ,arah pa,a ke/anyakan mamalia ,ipertahankan antara );&9&;& mmolC-7 *etelah men1onsumsi kar/ohi,rat; ka,ar terse/ut ,apat menin1kat men%a,i (;&9.;2 mmolC-; ,an pa,a kelaparan; ka,arnya ,apat turun men%a,i !;!9!;9 mmolC- <Murray et al.; 2009=7 6enurunan men,a,ak 1lukosa ,arah misalnya se/a1ai respons terha,ap o:er,osis insulin menye/a/kan ke%an1 karena keter1antun1an otak pa,a pasokan 1lukosa7 Namun %ika hipo1likemia ter%a,i perlahan sehin11a pasien ,apat /era,aptasi; ka,ar yan1 ,apat ,itoleransi men%a,i %auh le/ih ren,ah <Murray et al.; 2009=7 Ka,ar 1lukosa serum atau plasma se?ara normal a,alah .&911& m1C,-7 4asil pemeriksaan pa,a pro/an,us menun%ukkan hasil &! m1C,-; hal ini merupakan a/normalitas ka,ar 1lukosa ,arah pa,a pro/an,us7 6enurunan ka,ar 1lukosa ,arah ,apat ,ise/a/kan oleh: 17 6elepasan insulin yan1 /erle/ihan oleh pankreas7 27 Kelainan pa,a kelen%ar hipo5isa atau a,renal7 !7 Gan11uan pa,a penyimpanan kar/ohi,rat atau pem/entukan 1lukosa ,i hati7
4. Dosis insulin atau o/at lainnya yan1 terlalu tin11i; yan1 ,i/erikan kepa,a

pen,erita ,ia/etes untuk menurunkan ka,ar 1ula ,arahnya7 @er%a,inya penurunan ka,ar 1lukosa ,arah pa,a pro/an,us %u1a ,apat ,ise/a/kan oleh kesalahan yan1 mun1kin ter%a,i pa,a saat praktikum /erlan1sun1; antara lain :

17 Kesalahan saat meneteskan rea1en ,an sampel serum; sehin11a :olume tetesan men%a,i ti,ak sesuai </isa kele/ihan atau kekuran1an=7 27 @a/un1 reaksi yan1 ti,ak sen1a%a ter1eser men1aki/atkan hasilnya ti,ak :ali,7 !7 @er%a,inya kesalahan teknis pa,a mesin spektro5otometer7 -( A2+i/#si K+i!is 1( Di#0 t s M +it$s #( D "i!isi *#! Eti'+',i Dia/etes Melitus <DM= merupakan suatu kelompok penyakit meta/olik ,en1an karakteristik hiper1likemia yan1 ter%a,i karena kelainan insulin; ker%a insulin atau ke,ua9,uanya7 4iper1likemia kronik pa,a ,ia/etes /erhu/un1an ,en1an kerusakan %an1ka pan%an1; ,is5un1si atau ke1a1alan /e/erapa or1an tu/uh; terutama mata; 1in%al; sara5; %antun1 ,an pem/uluh ,arah7 Dia/etes melitus a,alah 1an11uan meta/olisme yan1 se?ara 1enetis ,an klinis termasuk hetero1en ,en1an mani5estasi /erupa hilan1nya toleransi kar/ohi,rat <6ri?e; 200(F 6urnamasari; 2009=7 6enye/a/ ,ia/etes yan1 utama a,alah /erkuran1nya pro,uksi insulin <DM tipe 2= atau kuran1 sensiti5nya %arin1an tu/uh terha,ap insulin <DM tipe 22=7 Namun %ika ,iruntut le/ih lan%ut; menurut Maulana <200"= a,a /e/erapa 5aktor yan1 menye/a/kan DM; yaitu : 1= Genetik atau 5aktor kekturunan
2) Polycystic O arian Syndro!e <6CO*=

!= 0irus ,an /akteri )= 'ahan toksik atau /era?un &= Nutrisi (= Ka,ar kortikosteroi, yan1 tin11i .= Kehamilan ,ia/etes 1estational "= O/at9o/atan yan1 ,apat merusak pankreas 9= Ra?un yan1 mempen1aruhi pem/entukan atau e5ek ,ari insulin 'e/erapa klasi5ikasi ,ia/etes melitus telah ,iperkenalkan; /er,asarkan meto,e presentasi klinis; umur a#itan; ,an ri#ayat

penyakit7 Klasi5ikasi ,ia/etes "!erican #iabetes "ssociation ,an intoleransi 1lukosa a/normal ,alam 6ri?e <200(= a,alah se/a1ai /erikut : a= Dia/etes melitus tipe 1 i7 ii7 Autoimun 2,iopatik

/= Dia/etes melitus tipe 2 ?= Dia/etes melitus kehamilan <GDM= ,= @ipe spesi5ik lain i7 ii7 iii7 i:7 :7 :i7 :ii7 :iii7 Ca?at 1enetik 5un1si sel /eta: MODJ Ca?at 1enetik ker%a insulin: sin,rom resistensi insulin /erat 8n,rokinopati: *in,rom Cushin1; akrome1ali 6enyakit eksokrin pankreas O/at atau ,iin,uksi se?ara kimia 2n5eksi Gan11uan toleransi 1lukosa <2G@= Gan11uan 1lukosa puasa <2 G=

0( T#!*# *#! G .#+# Mani5estasi klinis ,ia/etes melitus ,ikaitkan ,en1an konsekuensi meta/olik ,e5isiensi insulin7 Jika hiper1likemianya /erat ,an mele/ihi am/an1 1in%al untuk 3at ini; maka tim/ul 1lukosuria7 Glukosuria ini akan men1aki/atkan ,iuresis osmotik yan1 menin1katkan pen1eluaran urin <poliuria= ,an tim/ul rasa haus <poli,ipsia=7 Karena 1lukosa hilan1 /ersama urin; maka pasien men1alami keseim/an1an kalori ne1ati5 ,an /erat /a,an kuran17 Rasa lapar yan1 semakin /esar <poli5a1ia= mun1kin akan tim/ul se/a1ai aki/at kehilan1an kalori <6ri?e; 200(=7 Menurut $aspa,%il <1999=; ,ari su,ut pasien ,ia/etes melitus sen,iri; hal yan1 serin1 menye/a/kan ,atan1 /ero/at ke ,okter ,an kemu,ian ,i,ia1nosis se/a1ai ,ia/etes melitus a,alah keluhan: 1= Kelainan kulit: 1atal; /isul9/isul 2= Kelainan 1inekolo1is: keputihan != Kesemutan; rasa /aal

)= Kelamahan tu/uh &= -uka atau /isul yan1 ti,ak sem/uh9sem/uh (= 2n5eksi saluran kemih 7( P#t'"isi'+',i Ketika ka,ar 1lukosa menin1kat ke ka,ar ,imana %umlah 1lukosa yan1 tersarin1 mele/ihi kemampuan sel tu/ulus melakukan rea/sorpsi maka 1lukosa mun?ul ,alam urin <Glukosuria=7 Glukosa ,i urin menim/ulkan e5ek osmotik yan1 menarik 42O /ersamanya; menye/a/kan ,iuresis osmotik yan1 ,itan,ai oleh poliuria <serin1 /erkemih= <*her#oo,; 2011=7 'esarnya ?airan yan1 keluar ,ari tu/uh menye/a/kan ,ehi,rasi7 *elan%utnya ,apat menye/a/kan ke1a1alan sirkulasi peri5er karena /erkuran1nya :olume ,arah se?ara men?olok7 Ke1a1alan sirkulasi ini; %ika ti,ak ,iper/aiki ,apat menye/a/kan kematian karena /erkuran1nya aliran ,arah ke otak atau 1a1al 1in%al sekun,er aki/at kuran1nya tekanan 5iltrasi7 -e/ih lan%ut; sel9sel kehilan1an air se#aktu tu/uh men1alami ,ehi,rasi aki/at ekstrasel yan1 hipertonik7 *el9sel otak san1at peka terha,ap pen?iutan; sehin11a ,apat ter%a,i mal5un1si sistem sara57 Ge%ala khas lain pa,a ,ia/etes melitus a,alah poli,ipsia <rasa haus yan1 /erle/ihan= yan1 se/enarnya a,alah mekanisme kompensasi untuk mela#an ,ehi,rasi <*her#oo,; 2011=7 6a,a ,e5isiensi 1lukosa intrasel; na5su makan menin1kat sehin11a ter%a,i poli5a1ia7 Namun meskipun asupan makan /ertam/ah ter%a,i penurunan /erat aki/at e5ek ,e5isiensi insulin pa,a meta/olisme lemak ,an protein7 *intesis tri1liseri,a /erkuran1 sementara lipolisis menin1kat; menye/a/kan mo/ilisasi /esar9/esaran asam9asam lemak ,ari simpanan tri1liseri,a7 6enin1katan asam lemak ,arah se/a1ian /esar ,i1unakan oleh sel se/a1ai sum/er ener1i alternati57 6enin1katan pemakaian asam lemak oleh hati menye/a/kan pelepasan /a,an9/a,an keton se?ara /erle/ihan ke,alam ,arah; menye/a/kan ketosis <*her#oo,; 2011=7

*( K'32+i/#si Komplikasi9komplikasi ,ia/etes melitus ,apat ,i/a1i men%a,i ,ua kate1ori mayor; yaitu: 1= Komplikasi Meta/olik Akut Komplikasi meta/olik ,ia/etes ,ise/a/kan oleh peru/ahan yan1 relati5 akut ,ari konsentrasi 1lukosa plasma7 Komplikasi meta/olik yan1 palin1 serius pa,a ,ia/etes tipe 1 a,alah ketoasidosis diabetik <DKA= <6ri?e; 200(=7 4iper1likemia; hiperosmolar; koma nonketotik <44NK= a,alah komplikasi meta/olik akut lain ,ari ,ia/etes yan1 serin1 ter%a,i pa,a pen,erita ,ia/etes tipe 2 yan1 le/ih tua7 4iper1likema /erat ,en1an ka,ar 1lukosa serum le/ih /esar ,ari (00 m1C,-7 Komplikasi meta/olik lain yan1 serin1 ,ari ,ia/etes a,alah hipo1likemia <reaksi insulin; syok insulin=; terutama komplikasi terapi insulin <6ri?e; 200(=7 2= Komplikasi9komplikasi 0askular Jan1ka 6an%an1 Komplikasi :askular %an1ka pan%an1 ,ari ,ia/etes meli/atkan pem/uluh9pem/uluh ke?il I mikroan1iopati I ,an pem/uluh9 pem/uluh se,an1 ,an /esar I makroan1iopati7 Mikroan1iopati merupakan lesi spesi5ik ,ia/etes yan1 menyeran1 kapiler ,an arteriola retina ,an sara59sara5 peri5er; otot9otot serta kulit <6ri?e; 200(=7 2( Hi2',+i/ 3i# I#t%', !i/ #( D "i!isi *#! Eti'+',i 4ipo1likemia se?ara har5iah /erarti ka,ar 1lukosa ,arah ,i /a#ah normal7 $alaupun ka,ar 1lukosa plasma puasa pa,a oran1 normal %aran1 melampaui 99 m1L <&;& mmolC-=; tetapi ka,ar K10" m1L <( mmolC-= masih ,ian11ap normal7 Ka,ar 1lukosa plasma kira9kira 10L le/ih tin11i ,i/an,in1kan ,en1an ka,ar 1lukosa ,arah keseluruhan <whole blood= karena eritrosit men1an,un1 ka,ar 1lukosa yan1 relati5 le/ih ren,ah7 Ka,ar 1lukosa arteri le/ih tin11i ,i/an,in1kan ka,ar

1lukosa :ena; se,an1 ka,ar 1lukosa ,arah kapiler ,iantara ka,ar arteri ,an :ena <*oema,%i; 2009=7 6a,a pasien ,ia/etes; hipo1likemia tim/ul aki/at penin1katan ka,ar insulin yan1 kuran1 tepat; /aik sesu,ah penyuntikan insulin su/kutan atau karena o/at yan1 menin1katkan sekresi insulin seperti sul5onilurea7 Oleh se/a/ itu ,i%umpai saat9saat ,an kea,aan tertentu ,i mana pasien ,ia/etes mun1kin akan men1alami ke%a,ian hipo1likemia <*oema,%i; 2009=7 *ampai saat ini pem/erian insulin masih /elum sepenuhnya ,apat menirukan (!i!icking) pola sekresi insulin yan1 5isiolo1is7 Makan akan menin1katkan ka,ar 1lukosa ,arah ,alam /e/erapa menit ,an men?apai pun?ak sesu,ah 1 %am7 'ahkan insulin yan1 /eker%anya palin1 ?epat <insulin analog rapid-acting= /ila ,i/erikan su/kutan /elum mampu menirukan ke?epatan penin1katan ka,ar pun?ak terse/ut ,an /eraki/at men1hasilkan pun?ak konsentrasi insulin 192 %am sesu,ah ,isuntikkan7 Oleh se/a/ itu; pasien rentan terha,ap hipo1likemia sekitar 2 %am sesu,ah makan sampai #aktu makan yan1 /erikutnya sehin11a risiko hipo1likemia palin1 tin11i a,alah saat men%elan1 makan /erikutnya ,an malam hari <*oema,%i; 2009=7 4ampir setiap pasien yan1 men,apat terapi insulin; ,an se/a1ian /esar pasien yan1 men,apat sul5onilurea; pernah men1alami kea,aan ,i mana ka,ar insulin ,i sirkulasi tetap tin11i sementara ka,ar 1lukosa ,arah su,ah ,i /a#ah normal7 +ntuk men1hin,ari tim/ulnya hipo1likemia pa,a pasien perlu ,ia%arkan /a1aimana menyesuaikan penyuntikan insulin ,en1an #aktu ,an %umlah makanan <kar/ohi,rat=; pen1aruh akti:itas %asmani terha,ap ka,ar 1lukosa ,arah; tan,a9tan,a ,ini hipo1likemia ,an ?ara penan11ulan1annya7 Risiko hipo1likemia terkait ,en1an pen11unaan sul5onilurea ,an insulin ,apat ,ilihat ,alam 1am/ar )71 <*oema,%i; 2009=7 6a,a pasien ,ia/etes tipe 2 ke%a,ian hipo1likemia /erat %auh le/ih se,ikit7 Dari the United $ingdo! Prospecti e #iabetes Study <+K6D*=; pa,a ka,ar 4/Al? yan1 setara ,en1an DCC@ ,alam 10

tahun pertama ke%a,ian hipo1likemia /erat ,en1an terapi klorpropami, tim/ul pa,a 0;) persen; 1li/enklami, 0;( persen ,an insulin 2;! persen <Gam/ar )71=7 Ke%a,ian hipo1likemia /erat %u1a menin1kat ,en1an pen11unaan insulin yan1 semakin lama <*oema,%i; 2009=7

Gam/ar )71 Risi/' 1i2',+i/ 3i# 0 %#t t %/#it * !,#! 0 %0#,#i t %#2i *i#0 t s <*oema,%i; 2009= 0( T#!*# *#! G .#+# aktor utama men1apa hipo1likemia men%a,i pentin1 ,alam pen1elolaan ,ia/etes a,alah keter1antun1an %arin1an sara5 terha,ap asupan 1lukosa yan1 terus9menerus7 Gan11uan (interruption) asupan 1lukosa yan1 /erlan1sun1 /e/erapa menit menye/a/kan 1an11uan 5un1si sistem sara5 pusat <**6=; ,en1an 1e%ala 1an11uan ko1nisi; /in1un1 (con%usion)& ,an koma7 *eperti %arin1an yan1 lain; %arin1an sara5 ,apat meman5aatkan sum/er ener1i altemati5; yaitu keton ,an laktat7 6a,a hipo1likemia yan1 ,ise/a/kan insulin; konsentrasi keton ,i plasma tertekan ,an mun1kin ti,ak men?apai ka,ar yan1 ?ukup ,i **6; sehin11a ti,ak ,apat ,ipakai se/a1ai sum/er ener1i alternati5 <*oema,%i; 2009=7 6a,a in,i:i,u yan1 men1alami hipo1likemia; respon 5isiolo1is terha,ap penurunan 1lukosa ,arah ti,ak hanya mem/atasi makin parahnya peru/ahan meta/olisme 1lukosa; tetapi %u1a man1hasilkan /er/a1ai keluhan ,an 1e%ala yan1 khas7 6etu1as kesehatan; pasien ,an

keluar1anya /ela%ar men1enal keluhan ,an 1e%ala terse/ut se/a1ai episo,e hipo1likemia ,an ,apat se1era melakukan tin,akan9tin,akan koreksi ,en1an mem/erikan 1lukosa oral atau /entuk kar/ohr,rat yan1 lain7 Kemampuan men1enal 1e%ala a#al san1at pentin1 /a1i pasien ,ia/etes yan1 men,apat terapi insulin yan1 in1in men?apai ,an mempertahankan ka,ar 1lukosa ,arah normal atau men,ekati normal7 @er,apat kera1aman keluhan yan1 menon%ol ,iantara pasien maupun pa,a pasien itu sen,iri pa,a #aktu yan1 /er/e,a7 $alaupun ,emikian pa,a umumnya keluhan /iasanya tim/ul ,alam pola terten5u; sesuai ,en1an komponen 5isiolo1is ,an respon 5isiolo1is yan1 /er/e,a <*oema,%i; 2009=7 K +$1#! *#! , .#+# 1i2',+i/ 3i/ #/$t 2#*# 2#si ! DM &#!, Ot'!'3i/ 1= 'erkerin1at 2= Jantun1 /er,e/ar != @remor )= -apar s %i!, *i.$32#i N $%',+i/'2 !i/ 'in1un1 <?on5usion= Men1antuk *ulit /er/i?ara lnkoor,inasi 6erilaku yan1 /er/e,a Gan11uan :isual M#+#is 1= Mual 2= *akit kepala

1= 2= != )= &= (=

.= 6arestesi @a/el )71717 K +$1#! *#! , .#+# 1i2',+i/ 3i/ #/$t 2#*# 2#s i! DM &#!, s %i!, *i.$32#i <*oema,%i; 2009=7 6a,a pasien ,ia/etes yan1 masih relati5 /aru; keluhan ,an 1e%ala yan1 terkait ,en1an 1an11uan sistim sara5 otonomik seperti palpitasi; tremor; atau /erkerin1at le/ih menon%ol ,an /iasanya men,ahului keluhan ,an 1e%ala ,is5un1si sere/ral yan1 ,ise/a/kan oleh nero1likopeni; seperti 1an11uan konsentrasi atau koma7 *akit kepala ,an mual mun1kin /ukan merupakan keluhan malaise yan1 khas7 6a,a pasien ,ia/etes yan1 lama intensitas keluhan otonomik ?en,erun1 /erkuran1 atau men1hila17 4a1 terse/ut menun%ukkan ke1a1alan yan1 pro1resi5 akti:asi sistem sara5 otonomik <*oema,%i; 2009=7 7( P#t'"isi'+',i

6ato5isiolo1i ,ari hipo1likemia ini ,imulai ,ari ter%a,inya ka,ar 1lukosa ,arah ren,ah karena ma?am9ma?am etiolo1i7 Glukosa ren,ah ini akan men1aki/atkan star:asi sel9sel ,i otak7 Menurut Ahma, <2011=; star:asi sel9sel ,i otak ini men1aki/atkan ,ua kon,isi; yaitu: 1= Akti:asi a,rener1ik yan1 pa,a akhirnya akan men1aki/atkan tremor; takikar,i; palpitasi; 1elisah; lapar7 2= Gan11uan **6 misalnya konsentrasi <9=; nyeri kepala; :erti1o; ?on5use; penurunan ,aya in1at serta peru/ahan emosional7 *( K'32+i/#si 4ipo1likemia merupakan salah satu komplikasi yan1 ,apat ter%a,i pa,a ,ia/etes melitus; terutama karena terapi insulin7 6asien ,ia/etes ter1antun1 insulin <2DDM= mun1kin suatu saat akan menerima insulin yan1 %umlahnya le/ih /anyak ,aripa,a yan1 ,i/utuhkannya untuk mempertahankan ka,ar 1lukosa normal yan1 men1aki/atkan ter%a,i hipo1likemia <6ri?e; 200(=7 3( Si!*%'3 M t#0'+i/ #( D "i!isi *in,rom meta/olik a,alah kumpulan 1e%ala yan1 menun%ukan risiko ke%a,ian kar,io:askuler le/ih tin11i pa,a in,i:i,u terse/ut <6urnamasariF *oe1on,o; 2009=7 0( T#!*# *#! G .#+# 'er,asarkan the 'ational (holesterol )ducation Progra! *hird "dult *reat!ent Panel <NC869A@6 222=; *in,rom Meta/olik a,alah seseoran1 ,en1an memiliki se,ikitnya lima kriteria /erikut: 1= O/esitas a/,ominal <lin1kar pin11an1 M "" ?m untuk #anita ,an untuk pria M 102 ?m=F 2= 6enin1katan ka,ar tri1liseri,a ,arah <N 1&0 m1C,-; atau N 1;(9 mmolC-=F != 6enurunan ka,ar kolesterol 4D- <K )0 m1C,- atau K 1;0! mmolCpa,a pria ,an pa,a #anita K &0 m1C,- atau K1;29 mmolC-=F

)= 6enin1katan tekanan ,arah <tekanan ,arah sistolik N 1!0 mm41; tekanan ,arah ,iastolik N "& mm41 atau se,an1 memakai o/at anti hipertensi=F &= 6enin1katan 1lukosa ,arah puasa <ka,ar 1lukosa puasa N 110 m1C,-; atau N (;10 mmolC- atau se,an1 memakai o/at anti ,ia/etes= <A,ult @reatment 6anel 222; 2001=7 7( P#t'"isi'+',i De5inisi sin,rom meta/olik pa,a ,e#asa telah ,isepakati; namun kontro:ersi men1enai etiolo1i yan1 men,asari sin,rom meta/olik sampai saat ini masih tetap a,a7 4ipotesis ter/aik menyatakan /ah#a o/esitas ,an resistensi insulin merupakan kun?i ter%a,inya sin,rom meta/olik7 O/esitas ter%a,i karena keti,akseim/an1an antara asupan ener1i ,en1an luaran ener1i; yaitu asupan ener1i yan1 tin11i atau luaran ener1i yan1 ren,ah7 Asupan ener1i tin11i ,ise/a/kan konsumsi makanan yan1 /erle/ihan; se,an1kan luaran ener1i ren,ah ,ise/a/kan meta/olisme tu/uh yan1 ren,ah; akti:itas Osik; ,an e5ek termo1enesis makanan7 Kele/ihan ener1i ,isimpan ,alam /entuk %arin1an lemak <4aris; 2009=7 4u/un1an antara o/esitas ,an hipertensi telah lama ,iketahui ,an telah /anyak ,ilaporkan oleh /anyak peneliti; namun mekanisme ter%a,inya hipertensi aki/at o/esitas hin11a saat ini /elum %elas7 *e/a1ian /esar peneliti menitik/eratkan patoOsiolo1i terse/ut pa,a ti1a hal utama yaitu 1an11uan sistem autonom; resistensi insulin; serta a/normalitas struktur ,an 5un1si pem/uluh ,arah7 Keti1a hal terse/ut ,apat salin1 mempen1aruhi satu ,en1an lainnya7 Akhir9akhir ini ,iketahui /ah#a penin1katan ke%a,ian o/esitas ,an sin,rom meta/olik ter%a,i aki/at asupan total 5ruktosa menin1kat <4aris; 2009=7 ruktosa seperti 1ula lainnya menye/a/kan penin1katan ka,ar asam urat ,en1an ?epat7 ruktosa a,alah 1ula /iasa yan1 ter,apat pa,a ma,u ,an /uah9/uahan7 ruktosa serin1 ,itam/ahkan pa,a minuman rin1an; kue; permen; ,an yo1urt7 6em/erian 5ruktosa oral atau intra:ena ,alam #aktu !09(0 menit ,apat menin1katkan asam urat

serum pa,a manusia ,an hal ini ,apat /erkesinam/un1an <4aris; 2009=7 Glukosa ,an 1ula se,erhana lainnya ti,ak mempunyai e5ek seperti ini7 Di hati; 5ruktosa akan ,iu/ah men%a,i 5ruktosa911 5os5at ,an AD6 a,enosin triphosphate <A@6= oleh en3im 5ruktokinase; ,an ,imeta/olisme 5os5at men%a,i yan1 /erma?am9ma?am /ersamaan su/trat ,en1an purin7 reaksi selan%utnya ,iu/ah men%a,i adenosin diphosphate <AD6=7 @urunan 6elepasan ?epat

adenosin!onophosphate <AM6= ,eaminase7 Kom/inasi ke,uanya akan menin1katkan su/strat melalui 5ruktosa oral; ,an en3im <,eaminase AM6= merupakan re1ulasi pro,uksi asam urat7 Asam urat yan1 tin11i ,apat men1aki/atkan ,is5un1si en,otel ,an menurunkan /ioa:aila/ilitas nitric o+ide <NO= en,otel7 Gan11uan nitri? oPi,e meme,iasi ter%a,inya resistensi insulin ,an hipertensi <4aris; 2009=7 6a,a o/esitas ter%a,i resistensi insulin ,an 1an11uan 5un1si en,otel pem/uluh ,arah yan1 menye/a/kan :asokonstriksi ,an rea/sorpsi natrium ,i 1in%al yan1 men1aki/atkan hipertensi7 @elah ,i/uktikan oleh penelitian yan1 menyatakan retensi 1aram 5un1si en,otel pem/uluh ,arah yan1 menye/a/kan :asokonstriksi ,an rea/sorpsi natrium ,i 1in%al yan1 men1aki/atkan hipertensi7 @elah ,i/uktikan /erhu/un1an pro,uksi oleh penelitian yan1 menyatakan pa,a retensi o/esitas yan1 1aram yan1 ,apat ,en1an hiperinsulinemia plasma yan1

menye/a/kan hipertensi7 Demikian %u1a insulin ,apat menin1katkan norepinephrine /ermakna menin1katkan tekanan ,arah7 6er/aikan tekanan ,arah ,an respons intoleransi 1lukosa ,en1an penin1katan akti:itas 5isik pa,a o/esitas %u1a /erhu/un1an ,en1an penurunan ka,ar insulin plasma7Resistensi insulin ,apat menin1katkan tekanan ,arah melalui penurunan nitric o+ide yan1 menim/ulkan :aso,ilatasi; penin1katan sensiti:itas 1aram; atau penin1katan :olume plasma <4aris; 2009=7

Gam/ar )72 P#t'"isi'+',i Si!*%'3 M t#0'+i/ <4aris; 2009=7 *( K'32+i/#si 'e/erapa komplikasi sin,roma meta/olik meliputi penyakit %antun1 koroner; 1a1al %antun1; stroke; ,an komplikasi lain meliputi penin1katan ter%a,inya resiko 5i/rilasi atrium; trom/oem/olisme :ena; ,an kematian men,a,ak serta penurunan 5un1si ko1niti5 <4aris; 2009=7

KESIMPULAN A7 Glukosa merupakan kar/ohi,rat yan1 memiliki peranan pentin1 ,alam penye,iaan ener1i ,i ,alam tu/uh; hal ini ,ikarenakan semua %enis kar/ohi,rat yan1 ,ikonsumsi akan terkon:ersi men%a,i 1lukosa ,i hati7 6a,a pemeriksaan ka,ar kolesterol ,arah ini men11unakan meto,e GOD96A67 '7 6emeriksaan 1lukosa ,arah pa,a sampel pro/an,us a,alah ,i/a#ah normal C a/normal yaitu &! m1C,l <nilai normal .&911&m1C,-= 7 C7 Contoh aplikasi klinis yan1 /erkaitan ,en1an peru/ahan ka,ar kolesterol a,alah ,ia/etes melitus; hipo1likemia iatro1enik; sin,rom meta/olik7

DAFTAR PUSTAKA

A,ult @reatment 6anel 2227 20017 8Ppert 6anel on Dete?tion; 8:aluation; an, @reatment o5 4i1h 'loo, Cholesterol in A,ults7 8Pe?uti:e *ummary o5 the @hir, Report o5 the National Cholesterol 8,u?ation 6ro1ram <NC86= 8Ppert 6anel on Dete?tion; 8:aluation; an, @reatment o5 4i1h 'loo, Cholesterol in A,ults <A,ult @reatment 6anel 222=7 ,"-"7 2"&:2)"(92)9(7 Ahma,; 2khsanu,,in7 20117 "suhan $eperawatan Pada Pasien denga $egawatan .angguan Siste! )ndokrin/ $egawatan #iabetek7 A:aila/le at https:CC###71oo1le7?omCu#7usu7a?7i,n&?JAQ/:m>/:7&!.(01!9;,7/mk 7<Diakses pa,a 0" Okto/er 201!= 'en,er; Da:i, A7; Mayes; 67A7 20097 $arbohidrat 0ang Penting Secara 1isiologis dala! 2ioki!ia 3erper )disi 457 Jakarta : 8GC7 4aris; *ya5ru,,in7 20097 4ipertensi pa,a *in,rom Meta/olik7 Sari Pediatri7 0ol7 11; No7)7 A:aila/le at: http:CCsaripe,iatri7i,ai7or7i,Cp,5ileC119)9(7p,5 ,iakses pa,a 0" Okto/er 201! 4ayati; Al5iah et.al. 200(7 4u/un1an Ka,ar M,a *perma Den1an 2nte1ritas Mem/ran *permato3oa @ikus <Rattus 'or egicus= *etelah 6emaparan 2I-etho+yethanol. 2erk. Penel. 3ayati6 11 <1&1I1&)=7 A:aila/le at: http:CC/erkalahayati7or1Cin,eP7phpC/phCarti?leC:ie# ileC)99C!9.7 <Diakses 9 Okto/er 201!= 2ra#an; M An#ari7 200.7 Glukosa ,an Meta/olisme 8ner1i7 Sport Science 2rie%. 0olume 01 No7 0(7 http:CC###7psspla/7?omC%ournalC0(7p,57 <Diakses tan11al . Okto/er 201!=7 Mana5; Asman7 200(7 Insulin6 -ekanis!e Sekresi dan "spek -etabolis!e 7 Dalam: 'uku a%ar ilmu penyakit ,alam7 8,itor: Aru $7 *u,oyo et.al7 Jakarta: 6usat 6ener/itan Departemen 2lmu 6enyakit Dalam K+27 Marks; D7'7 200!. 2ioki!ia $edokteran #asar7 Jakarta: 8GC7 Maulana; Mir3a7 200"7 -engenal #iabetes -elitus Panduan Praktis -enangani Penyakit $encing -anis. Jo1yakarta: Kata 4ati7 6ratt; C7$7; Cornely; K7 20107 )ssential 2ioche!istry7 +*: J7 $2lley 6ri?e; *7A7; $ilson; -7M7 200(7 Pato%isiologi )disi 7 8olu!e 47 Jakarta: 8GC7 6urnamasari; D7; *oe1on,o; *7 20097 Sindro! -etabolik 2uku "9ar Il!u Penyakit #ala!. Jakarta: 2nternal 6u/lishin17 *her#oo,; -auralee7 20117 1isiologi -anusia7 Jakarta: 8GC *oema,%i; D7$7 20097 3ipoglike!ia Iatrogenik 2uku "9ar Il!u Penyakit #ala! 7 Jakarta: 2nternal 6u/lishin17

*umar,%o; Damin7 200"7 Pengantar $i!ia6 2uku Panduan $uliah -ahasiswa $edokteran dan Progra! Strata I 1akultas 2ioeksakta7 Jakarta: 8GC7 $aspa,%il; *ar#ono7 19997 .a!baran $linis #iabetes -elitus 2uku "9ar Il!u Peyakit #ala!7 Jakarta: 'alai 6ener/it K+27 Bainu,,in; A7; $asito; 87'7; 6uspanin1sih; N7N7@7 200"7 6en1u%ian In 8itro Rilooli1osakari,a se/a1ai Kan,i,at 6re/iotik7 2erk. Penel. 3ayati6 :4 (:;:<:::). A:aila/le at: http:CC/erkalahayati7or1Cin,eP7phpC/phCarti?leC:ie#C)1" 7<Diakses 9 Okto/er 201!=